Mengerikan! Kereta Bawah Tanah di Cina Kebanjiran, 12 Orang Tewas

0
Penumpang terjebak di kereta di jaringan bawah tanah Zhengzhou yang banjir kemarin. Video mengejutkan menunjukkan beberapa kereta terjebak dalam air yang naik (dailymail.co.uk)

Dua belas orang meninggal dunia dan lima lainnya terluka setelah hujan lebat membanjiri kereta bawah tanah di kota Zhengzhou, Cina Tengah. Hal ini dikatakan oleh pihak berwenang saat gambar penumpang berjuang melawan air setinggi leher di dalam gerbong tersebar di media sosial.

Baca juga: Konstruksi LRT Ottawa Dilanda Banjir, Serikat Pekerja Khawatir Akan Keselamatan Pekerjanya

KabarPenumpang.com melansir dailymail.co.uk (21/7/2021), Zhengzhou mengalami serangkaian hujan badai yang jarang dan lebat. Hal ini kemudian menyebabkan air menumpuk di jalur metro Zhengzhou. Pejabat setempat mengatakan hujan turun antara pukul 16.00 dan 17.00 waktu setempat.

Menurut otoritas cuaca Zhengzhou, curah hujan ini adalah yang tertinggi yang tercatat sejak pencatatan dimulai 26 tahun lalu. Selain foto banjir di jalur dan di dalam kereta metro, video yang memperlihatkan penumpang terimbas banjir pun tersebar di media sosial.

Dalam video, penumpang kereta bawah tanah itu berpegangan saat air naik hingga setinggi bahu dan beberapa orang berdiri di kursi. Air terlihat memancar melalui platform bawah tanah yang kosong dalam rekaman CCTV penyiar negara.

Operator kereta bawah tanah kota mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa mereka akan menutup semua stasiun di semua jalurnya karena cuaca buruk. Di akun Weibo resminya, dinas pemadam kebakaran membagikan laporan bahwa penumpang diselamatkan dari kereta yang terdampak.

Salah satu akun penumpang mengatakan petugas pemadam kebakaran dan penyelamat telah membuka lubang di atap gerbongnya dan mengevakuasi penumpang satu per satu. Otoritas cuaca telah mengeluarkan tingkat peringatan tertinggi untuk provinsi Henan tengah ketika CCTV menunjukkan mobil yang terendam, toko-toko yang tutup dan penduduk berada di jalan-jalan yang banjir kemudian diselamatkan dengan rakit.

Karena banjir ini, ada lebih dari 10 ribu orang telah dievakuasi pada Selasa sore, kata pihak berwenang provinsi. Di mana juga diperingatkan bahwa 16 waduk telah memperlihatkan kenaikan air ke tingkat yang berbahaya karena hujan merusak ribuan hektar tanaman dan menyebabkan kerusakan sekitar $11 juta.

Bukan hanya kereta metro bawah tanah, banjir juga mengakibatkan sekitar 260 penerbangan telah dibatalkan. Banjir biasa terjadi selama musim hujan di Cina, yang menyebabkan kekacauan tahunan dan menghanyutkan jalan, tanaman, dan rumah.

Baca juga: Inilah Serangkaian Alasan Layanan Kereta di Jerman Sering ‘Banjir’ Keluhan

Tetapi ancaman itu telah memburuk selama beberapa dekade, sebagian karena pembangunan bendungan dan tanggul yang meluas yang telah memutuskan hubungan antara sungai dan danau yang berdekatan dan mengganggu dataran banjir yang telah membantu menyerap gelombang musim panas. Awal bulan ini ratusan penerbangan dibatalkan di ibu kota Beijing dan kota-kota terdekat lainnya dengan sekolah dan lokasi wisata ditutup karena hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah tersebut.






















LEAVE A REPLY