Meninggal Akibat Serangan Jantung, Penumpang Cathay Pacific Baru Ditemukan Setelah 17 Jam!

Lounge Cathay Pacific di San Francisco International Airport. Sumber: everybodyhatesatourist.net

Sesosok jenazah ditemukan di lounge dari Cathay Pacific yang berada di San Francisco International Airport. Anehnya, tidak ada yang menyadari keberadaan jenazah ini selama lebih dari setengah hari, dan lokasi meninggalnya pun bisa dibilang cukup tertutup, yaitu di kamar mandi lounge tersebut. Kuat dugaan, jenazah berjenis kelamin pria ini meninggal karena terserang penyakit, bukan karena tindak kriminal atau pembunuhan.

Baca Juga: Cathay Pacific Hong Kong, Ternyata Didirikan oleh Orang Australia dan Amerika

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com (16/5/2019), kejadian ini sendiri terjadi pada akhir tahun lalu – tepatnya pada 29 Oktober 2018. Setelah dilakukan investigasi, ternyata jenazah tersebut bernama Ming Kou Chan yang berusia 69 tahun. Anehnya lagi, jenazah Ming Kou Chan baru diketemukan 17 jam 20 menit berselang setelah calon penumpang yang hendak mengudara menuju Hong Kong ini menghembuskan nafas terakhirnya.

Menurut pantauan kamera pengawas (CCTV), Ming Kou Chan memasuki area lounge Cathay Pacific sebelum akhirnya masuk kamar mandi sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Diketahui, tujuan Ming Kou Chan ke Hong Kong adalah untuk menemui salah satu muridnya, dan ketika menyadari ada sesuatu yang tidak beres, muridnya ini lalu mencoba untuk menghubungi Ming Kou Chan.

Ming Kou Chan. Sumber: CBS San Francisco

Di saat yang bersamaan, ada seseorang yang mendengar panggilan telepon dari arah kamar mandi sekira pukul 18.20 waktu setempat – 17 jam 20 menit setelah terakhir kali kamera pengawas menyoroti gerak-gerik dari Ming Kou Chan.

Seketika tubuhnya ditemukan secara tidak sengaja, pertolongan pertama pun langsung diupayakan untuk menyelamatkan nyawanya, Petugas medis yang menghampiri jenazah Ming Kou Chan juga sempat memberikan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau teknik kompresi dada dan pemberian nafas buatan, namun sayang usaha mereka sia-sia.

Setelah dilakukan otopsi, ternyata Ming Kou Chan dinyatakan meninggal karena serangan jantung yang disebabkan oleh penyumbatan salah satu pembuluh darah. Lalu, kalau sudah terjadi seperti ini, siapa yang harus bertanggung jawab atas meninggalnya Ming Kou Chan?

Apabila yang harus bertanggung jawab adalah pihak bandara, namun sejatinya area lounge bukanlah bagian dari tanggung jawab pihak bandara.

Baca Juga: OMG! Salah Penulisan Livery Pesawat, Nama Cathay Pacific Menjadi ‘Cathay Paciic’

“Area lounge secara langsung dikelola oleh pihak Cathay Pacific, bukan oleh pihak bandara,” ujar salah satu juru bicara dari San Francisco International Airport, Doug Yakel.

Tapi pihak maskapai juga tidak bisa mencari satu penumpang di keseluruhan penjuru bandara, karena mereka akan beranggapan bahwa penumpang yang tidak ada di dalam sebuah penerbangan hanyalah seperti mereka yang membatalkan keberangkatan, ketinggalan pesawat, atau masalah lainnya.

Lalu, siapa yang harus bertanggung jawab?