Malas Berolahraga Pasca Melahirkan? Elliptical Stroller Solusinya!

Siapa orang yang tidak senang punya momongan pasca pernikahan? Tentu ini merupakan salah satu mimpi dari setiap pasangan yang baru saja melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi, proses pra dan pasca melahirkan di sini dapat memberikan perubahan pada aktivitas fisik si pengandung. Terkait persoalan di atas, sebuah kick starter menawarkan solusi yang diharapkan dapat mengentaskan masalah tersebut. Baca Juga: Naik Pesawat Bawa Stroller, Simak Beberapa Tipsnya! Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, Pier Paolo Visconti menemukan inovasi bernama Elliptical Stroller, dimana seorang Ibu dapat menggunakan kereta bayi (stroller) sebagai sarana mereka untuk berolahraga pasca melahirkan. Sesuai dengan namanya, Elliptical Stroller dilengkapi dengan salah satu alat fitness yang bernama Elliptical Machine, yang tentu saja akan mebuat stroller ini berbeda dengan yang lainnya. Ketika stroller biasa dioperasikan dengan cara berjalan dan mendorongnya,maka dengan menggunakan Elliptical Stroller, si pengguna akan berdiri di atas dudukan kaki, menekannya ke bawah secara bergantian, dan Elliptical Stroller akan bergerak maju sesuai dengan irama hentakan kaki. Semakin cepat hentakan kaki, maka semakin tinggi pula kecepatan yang dihasilkan. Untuk sistem pengereman, Pier sudah mempertimbangkannya secara matang. Terdapat hand brake levers (tuas rem tangan) yang terpasang pada bagian pegangan stroller, dimana para pengguna dapat menggunakannya kapan pun diperlukan. Dengan alasan keselamatan para penggunanya, Pier lebih memilih untuk menggunakan rem cakram ganda ketimbang kolaborasi rem tromol dan cakram. Pier sendiri mengatakan bahwa detraining effect yang dihasilkan pasca proses melahirkan mendorong para kaum Hawa untuk malas berolahraga dan menjadi kurang percaya diri untuk turut serta dalam olahraga yang bersifat kompetitif. Dikutip dari laman ellipticalstroller.com, latihan dengan Elliptical Stroller akan membantu mengembalikan kepercayaan diri dan dorongan untuk melakukan olahraga yang bersifat kompetitif. “Kereta dorong revolusioner ini akan memungkinkan Anda untuk tetap menjaga kesehatan fisik tanpa mengurangi waktu penting dan intim dengan anak Anda,” tulis Pier dalam laman resmi Elliptical Stroller. Diketahui, Pier saat ini tengah berusaha untuk mencari mitra manufaktur yang dapat membantunya membawa produk Elliptical Stroller ke pasar. Baca Juga: Swiss Freitag Ciptakan Tas Travel yang Bisa Dilipat! Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk memilikinya? Harga yang ditawarkan oleh Pier untuk satu keseluruhan Elliptical Stroller berkisar di angka $1.250 atau yang setara dengan Rp 16,8 juta. Jika harga tersebut melebihi budget Anda, Pier pun menawarkan instalasi Elliptical Machine-nya saja yang dibanderol dengan harga $150 atau yang setara dengan Rp2,1 juta.

Kokoh Layaknya Seekor Gajah, “Terowongan Gunung Gajah” Masih Eksis Dilintasi Kereta

Kabupaten Lahat penuh pesona dan bersejarah, memiliki hamparan situs megalitikum, air terjun hingga peninggalan bersejarah lainnya dari masa penjajahan dulu yang kini menjadi nuansa tersendiri di Kota tua ini. Tak hanya itu, Lahat sendiri menjadi salah satu kota sentral di dunia perkeretaapian untuk kawasan Sumatera Selatan. Baca juga: Hanya Cerita yang Tersisa dari Terowongan KA Wilhelmina di Pangandaran Di kota ini ada sesuatu yang unik dan berkaitan dengan jalur perkeretaapian, dimana ada sebuah terowongan yang nama belakangnya diambil dari nama seekor binatang yakni gajah. Nah, mendengar gajah, yang ada di benak pastinya terowongan ini besar dan kokoh seperti gajah. KabarPenumpang.com yang merangkum dari berbagai sumber dan menemukan bahwa terowongan tersebut sebenarnya memiliki nama Willem Synja Tunnel, nama ini diambil dari arsitek pembuatnya yang berasal dari Belanda yakni Willem. Namun, karena terowongan ini berada di Kelurahan Gunung Gajah, sehingga masyarakat sudah melupakan nama aslinya dan lebih sering menyebut terowongan Gunung Gajah. Terowongan yang dibangun tahun 1924 dan selesai satu tahun kemudian yakni 1925 kini menjadi terowongan tua di Kabupaten Lahat sendiri. Selain itu terowongan ini sempat ditutup dan dibuka lagi tahun 1952. Terowongan ini menjadi yang terpanjang kesepuluh di Indonesia dengan memiliki panjang 368 meter. Bangunannya memiliki nilai seni tersendiri dimana goresan keindahan arsitek Belanda berpadu dengan kekokohan bangunannya. Tak hanya sebuah terowongan, di sana berdiri Balai Yasa atau disebut juga Bengkel Kereta Api yang dibangun pada 1931 dan hingga sekarang masih digunakan. Terowongan Gunung Gajah juga tak luput dari mitos yang berkembang dan meninggalkan aura mistis didalamnya. Hal ini dikarenakan banyak korban jiwa saat pengerjaan pembuatan terowongan dengan sistem kerja rodi di masa penjajahan Belanda. Baca juga: Di Sawahlunto, Ternyata Juga Ada Museum Kereta Api Walaupun dengan kemajuan teknologi transportasi, terowongan yang pernah tertutup longsor pada Januari 2016 lalu ini bukan berarti tak dapat digunakan lagi. Justru masih tetap eksis. Sebab menjadi terowongan dan satu-satunya jalur perlintasan kereta api yang masih digunakan untuk menghubungkan Kabupaten Empat Lawang di kota Tebing Tinggi dan Lubuk Linggau. Tahu kan kenapa nama Gunung Gajah tak tergantikan untuk menjadi nama terowongan ini selain karena diambil dari nama di satu tempat?

Per 15 Januari 2018, Ryanair Berlakukan Kebijakan Baru Untuk Tas di Dalam Kabin

Ryanair sebagai maskapai low cost carrier (LCC) atau penerbangan dengan biaya rendah asal Irlandia, per 15 Januari 2018 mengeluarkan kebijakan baru untuk tas dalam kabin. Biasanya penumpang boleh membawa dua tas saat akan masuk dalam kabin, tetapi pada kebijakan baru ini hanya penumpang dengan boarding prioritas yang diperbolehkan membawa dua tas ke dalam kabin. Baca juga: Alami Krisis Penerbang, Ryanair Undang Mantan Pilot Untuk Bergabung Kembali Sedangkan untuk penumpang biasa hanya diperbolehkan membawa satu tas jinjing untuk masuk dalam kabin pesawat. KabarPenumpang.com mengabarkan dari laman mirror.co.uk (8/1/2018), bahwa penumpang dengan boarding prioritas adalah penumpang yang membayar ekstra £5 sampai £6 atau Rp90 ribu sampai Rp110 ribu untuk mendapatkan hak istimewa tersebut. Setelah itu penumpang yang memiliki boarding prioritas bisa membawa dua tas dengan ukuran normal (55cm x 40cm x 20cm) dan satu tas kecil (35cm x 20cm x 20cm ). Ryanair juga menegaskan, bagi penumpang non prioritas dan memaksa tas kedua mereka untuk dibawa masuk kedalam kabin tidak akan diizinkan melakukan perjalanan dan tidak berhak menerima pengembalian biaya penerbangan. Aturan baru ini akan berlaku untuk semua penerbangan setelah 15 Januari. Dengan adanya kebijakan baru ini, Ryanair juga meningkatkan berat tas yang akan masuk dalam kargo dari 15 kg menjadi 20 kg dan biaya check in tas standar akan dipotong dari £35 atau Rp636 ribu menjadi £25 atau Rp545 ribu. Kenny Jacobs dari Ryanair mengklaim bahwa kebijakan baru tersebut akan mengurangi penundaan keberangkatan pesawat. “Kami berharap dengan membatasi pelanggan non-prioritas ke satu tas carry-on kecil. Tas wheelie mereka harus ditempatkan di dalam pegangan, tanpa dipungut biaya di ruang tunggu. Ini akan mempercepat naik pesawat terbang dan menghilangkan penundaan penerbangan karena tidak memiliki ruang kabin overhead yang memadai dengan penerbangan yang sibuk untuk menampung lebih dari 360 (182 pelanggan x 2 kantong) tas jinjing,” ujar Jacobs. Baca juga: Terima Pesan Hoax, Eurofighter Typhoon Inggris Paksa Mendarat Ryanair Awalnya, maskapai ini merencanakan untuk melaksanakan kebijakan tersebut pada bulan November 2017 lalu. Namun, karena Ryanair membatalkan 700 ribu pemesanan pada September dan mendapat teguran, sehingga memundurkan penetapan kebijakan tersebut di Januari.

Indonesian Train Simulator, Rasakan Sensasi Menjadi Masinis Kereta Indonesia

Game dengan genre simulator selalu membawa keseruan tersendiri untuk dimainkan. Selain simulator pesawat dan mobil balap, game simulator kereta juga mulai banyak dilirik, terbukti di Google Play Store dan iTunes, ada beberapa game simulator kereta yang sudah ditawarkan secara gratis. Dan seolah menjawab kerinduan para pecinta kereta di Tanah Air, Highbrow Interactive melansir game simulator kereta yang diberi label Indonesian Train Simulator. Wah, kira-kira apa saja ya yang ditawarkan oleh game ini? Baca Juga: Mobile Game Ini “Ajarkan” Penumpang Hadapi Situasi Darurat Selama Mengudara Game yang telah diunduh 1 juta kali di Play Store ini dikembangkan oleh Highbrow Interactive ini mengajak Anda untuk berperan sebagai masinis PT KAI yang ditugaskan untuk mengantar penumpang ke stasiun tujuan. Seolah mengobati luka sebagian kalangan yang tidak lolos seleksi masinis, game Indonesian Train Simulator ini benar-benar menyesuaikan kondisi perkeretaapian Indonesia, terlihat dari tampilan livery lokomotif hingga nama keretanya. Games ini memiliki tiga jenis mode yang dapat Anda pilih; Career, Play Now (Quick Game), dan Drive (Custom). Sama seperti kebanyakan game pada umumnya, di mode Career, Anda bisa mengikuti terlebih dahulu fase tutorial hingga Anda memahami cara memainkannya. Setelah menyelesaikan fase tutorial, Anda akan diarahkan untuk melewati setiap level di game Indonesian Train Simulator ini sampai tamat. Sementara di mode Quick Game, Anda akan mulai bermain tanpa harus mengikuti fase tutorial terlebih dahulu. Di mode Quick Game, Anda tidak perlu repot-repot untuk memilih kereta, karena main engine, gerbong, dan jalur kereta sudah dipilih oleh sistem secara acak. Sedangkan mode Custom memungkinkan Anda untuk melakukan konfigurasi secara manual dan menyeluruh terhadap armada, jalur, hingga tujuan. Tidak sebatas mengatur keseluruhan armada beserta jalur dan tujuannya, di mode Custom, Anda juga dapat mengatur waktu (pagi, siang, sore, dan malam) dan cuaca (cerah, mendung, hujan, dan badai) sesuai keinginan Anda. Baca Juga: Mau Jadi Masinis PT KAI, Baca Dulu Beberapa Persyaratannya! Rumah produksi Highbrow Interactive yang bermarkas di Australia terkenal sebagai penyedia games yang berkutat di simulasi dunia perkeretaapian. Selain Indonesian Train Simulator, Highbrow Interactive juga mengeluarkan sejumlah games lain seputaran simulasi kereta, seperti Euro Train Simulator, Indian Train Simulator, Indian Local Train, hingga Railroad Crossing 1 dan 2. Serunya lagi, game gratisan dengan besar file 39 MB ini juga tersedia di App Store. Bagaimana? Anda Tertarik untuk mencoba jadi seorang masinis?

Sepanjang 2017, Angkasa Pura I Catat Melayani 89,7 Juta Penumpang

PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola 13 bandara di kawasan Indonesia Tengah dan Timur di sepanjang tahun 2017 berhasil melayani 89,7 juta penumpang atau meningkat 5,9 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 84,7 juta penumpang di 13 bandara yang dikelola. Adapun jumlah tersebut terdiri dari 69,8 juta meningkat penumpang domestik atau tumbuh 4,7 persen dibandikan tahun sbeelumnya sebesar 66,7 juta penumpang, 14,4 juta penumpang internasional atau tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 13 juta penumpang dan 5,4 juta penumpang transit atau tumbuh 8,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,7 juta penumpang. Baca juga: Di Pergantian Tahun 2017/2018, Angkasa Pura I Sukses Layani 6 Juta Penumpang “Trafik penumpang tertinggi sepanjang tahun 2017 terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang melayani 21,05 juta penumpang datang dan berangkat atau meningkat 5,3 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 20,01 juta penumpang. Sementara itu Bandara Adi Soemarmo Solo menjadi yang tertinggi untuk pertumbuhan penumpang yang mencapai 27,2 persen atau telah melayani 2,78 juta penumpang dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,18 juta penumpang datang dan berangkat,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi. Selain peningkatan jumlah penumpang, sepanjang tahun 2017 pergerakan pesawat juga mengalami pertumbuhan. Angkasa Pura I mencatat 791,49 ribu pergerakan pesawat sepanjang tahun 2017 atau meningkat 3,5% jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 764,53 ribu pergerakan pesawat. Adapun jumlah tersebut meliputi 647 ribu pergerakan pesawat domestik, 89 ribu pergerakan pesawat internasional dan 55 ribu pergerakan pesawat lokal. Trafik pergerakan pesawat tertinggi terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang melayani 148,73 ribu pergerakan pesawat atau meningkat 0,09 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 148,59 ribu pergerakan pesawat. Sementara itu Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi bandara Angkasa Pura I dengan pertumbuhan pergerakan pesawat tertinggi hingga 13,2 persen atau mencapai 113,91 ribu pergerakan pesawat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100,63 ribu pergerakan pesawat baik domestik, internasional dan lokal. Baca juga: Faik Fahmi Jadi Direktur Utama Baru Angkasa Pura I Sementara itu trafik Kargo mengalami kenaikan hingga 11,4 persen yaitu sebesar 403 juta Kg dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 362 juta Kg. Adapun jumlah tersebut meliputi 334 juta Kg kargo domestik dan 69 juta Kg kargo internasional. Trafik kargo tertinggi terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang melayani 97,65 juta Kg atau tumbuh 1,4 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 96,28 juta Kg. Pertumbuhan kargo tertinggi terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang mencapai 37,8 persen atau mencapai 71,06 juta Kg dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 51,56 juta Kg. “Tahun 2018 ini kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang dan seluruh pemangku kepentingan di bandara yang kami kelola dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan. Selain itu kami juga akan memfokuskan diri pada percepatan Proyek Strategis Nasional seperti seperti Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Pembangunan Bandara Internasional Baru Yogyakarta serta Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin serta pengembangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali guna mendukung Bali sebagai tuan rumah IMF World Bank,” tambah Faik.

Sering Ngantuk Padahal Cukup Tidur, Mungkin Inilah Sebabnya!

Rasa kantuk kadang bisa menjadi gangguan, apalagi jika kantuk hadir di jam-jam produktif. Kantuk yang menyerang juga bisa mengakibatkan banyak masalah seperti pekerjaan yang tertunda, lupa apa yang harus dilakukan, hingga yang parah menyebabkan kecelakaan. Baca juga: Serba-Serbi Rumble Strip, “Polisi Tidur Mini” Yang Kerap Dijumpai di Jalan Tol Padahal di satu sisi, Anda adalah orang yang memiliki waktu tidur cukup dan tidak pernah begadang. Mungkin jika Anda begadang merasa ngantuk di wajarkan, tapi jika tidur cukup dan masih merasa ngantuk ada sesuatu hal yang tak wajar. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai sumber, ada berbagai macam hal yang menyebabkan Anda sering mengantuk walaupun tidur cukup. 1. Punya beban pikiran  Bila normalnya seseorang yang mengantuk ada masalah kesehatan fisik, tapi juga tidak menutup kemungkinan kondisi hati atau perasaan sedang kurang baik pula. Mungkin Anda punya beban pikiran yang cukup banyak baik itu keluarga maupun soal asmara. 2. Kurang darah Kurang darah atau anemia bisa menyebabkan lemah, letih, lesu, lelah, lunglai dan lemas. Kantuk sendiri juga bisa terjadi karena anemia. Sebab biasanya kekurangan darah juga menyebabkan kurangnya zat besi dalam tubuh. Sehingga sel darah merah yang di perlukan untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh juga berkurang sehingga kantuk menyerang. 3. Kurang olahraga dan aktivitas paling banyak duduk Sebagian besar masyarakat modern lebih banyak duduk di depan laptop atau komputer. Bukan hanya pekerja kantoran, pelajar pun juga sering. Sebenarnya kebanyak duduk tidaklah menyehatkan, apalagi seharian dengan jangka waktu delapan jam atau lebih. Lebih banyak duduk dan kurang olahraga bisa mengakibatkan kurang lancarnya perdaran darah sehingga oksigen ke otak tidak banyak. Untuk itu, baiknya lakukan gerakan olahraga ringan untuk membantu memperlancar aliran darah. 4.Terjangkit diabetes Pederita diabetes memiliki kadar glukosa yang tinggi. Efeknya adalah tubuh lebih mudah mengantuk dan lelah. Ini bisa terjadi pada Anda karena asupan tinggi karboohidrat dan gula dalam makanan dan kemungkinan kantuk Anda karena diabetes. 5. Tubuh kekurangan cairan Air adalah kebutuhan terpenting dalam kehidupan. Biasakan minum air putih jangan minum minuman lain. Bila Anda mengalami dehidrasi, metabolisme tubuh kurang optimal, kecepatan jantung melambat untuk mengirim oksigen dan sulit konsentrasi karena 85 persen otak terdiri dari air. Baca juga: Aplikasi ini Dirancang Untuk Sadarkan Pengemudi Lelah dan Mengantuk 6. Kebanyakan makan Makan yang berlebihan atau sampai kekenyangan bisa juga menyebabkan kantuk. Sebab makanan yang banyak masuk dalam tubuh, insulin yang dibutuhkan juga harus banyak. Sedangkan pankreas tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga tubuh kelelahan karena beban terlalu berat untuk di olah dan memberikan reaksi mengantuk untuk mengolah semua makanan.

Kelas Satu Japan Airlines, Pelayanan Nyaman, Ramah dan Sajian Makanan Tradisional

Ketika mendengar kabin kelas satu, yang terpikir pastinya fasilitas nyaman dan serba mewah Tak hanya itu, pelayanan yang lebih dengan segala kemudahannya bisa didapatkan di kelas satu. Japan Airlines, maskapai plat merah asal Negeri Sakura kini juga menghadirkan layanan kelas satu favorit di Boeing 777-300ER miliknya. KabarPenumpang.com merangkum dari laman runwaygirlnetwork.com (5/1/2018), penerbangan Japan Airlines sendiri memiliki rute favorit dalam penerbangan kelas satunya yakni dari Los Angeles menuju Tokyo. Baca juga: Japan Airlines Gelontorkan US$10 Juta Untuk Proyek Pesawat Supersonik Rute ini berangkat pukul 13.20 dari Los Angeles dan tiba di Tokyo esok harinya pukul 16.55. Dengan waktu keberangkatan seperti ini, penumpang akan mengatur waktu istirahat untuk menghindari jetlag. Awak kabin yang melayani pelayanan kelas satu ini juga bersahabat dan ramah, saat penumpang masuk dalam pesawat, awak kabin mengantar penumpang kelas satu ke tempat duduk mereka. Pelayanan yang diberikan Japan Airlines juga membuat penumpang nyaman dimana, penumpang akan diberikan makan siang lezat, beberapa gelas anggur, menikmati tidur siang yang nyaman ataupun menonton film serta membaca buku.
Makanan tradisional yang disajikan dalam kabin kelas satu Japan Airlines (Pinterest)
Kursi yang ada di kelas satu juga terlihat elegan namun sederhana dengan bahan kulit. Tidak ada pintu yang menyekat lorong dengan kursi tetapi ruang untuk bergerak fleksibel. Meski tanpa pintu, kelas satu ini tetap memberikan kenyamanan baik saat duduk maupun menikmati tidur siang. Dari beberapa hasil riview, ternyata layanan kelas satu milik Japan Airlines lebih baik dibandingkan dengan kursi milik ANA yang terasa kurang luas untuk bergerak. Diketahui, pelayanan makanan dan segelas anggur pada JAL sendiri merupakan pelayanan yang cukup baik. Dimana segelas anggur yang diberikan kepada penumpang dengan suhu yang tepat. Baca juga: Inilah Para Pengguna Augmented Reality di Industri Dirgantara Makanan yang disajikan adalah masakan nasional atau tradisional Jepang. Biasanya bahan-bahan yang digunakan adalah sayur, ikan dan beberapa bahan segar lainnya. Namun ada satu yang kurang dalam JAL yakni konektifitas WiFi dari Panasonic Avionics kurang begitu baik. Karena hal ini, maka pihak Panasonic akan meningkatkan pelayanan kualitas WiFi dengan modem barunya agar penumpang nyaman dan menikmati penerbangan mereka. Nah, bagaimana mau coba gunakan kelas satu milik JAL dengan keramahan dalam pelayanannya?

Indian Railways Bakal Gunakan Drone Untuk Tunjang Pelayanan di Berbagai Aspek

Sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan jaman dan efisiensi tenaga manusia, Indian Railways mengutarakan rencananya untuk ‘mempekerjakan’ Unmanned Aerial Vehicles (UAV) atau yang lebih dikenal dengan drone. Rencana ini ditujukan untuk berbagai kegiatan terkait keselamatan dan perawatan, dimana hal tersebut secara tidak langsung akan meningkatkan pelayanan perkeretaapian India terhadap para penumpangnya. Baca Juga: Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Indian Railways Adopsi Teknologi Satelit Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman opengovasia.com (9/1/2018), kerja sama yang dijalin pihak Indian Railways dengan Indian Space Research Organization (ISRO) terkait penerapan Sistem Informasi Kereta Api Real-Time juga ditengarai sebagai salah satu alasan perkeretaapian India ingin melibatkan drone dalam layanannya. Tidak berhenti sampai di situ, Indian Railways juga menggunakannya untuk menilai kesiapan kerja dari Non-Interlocking (NI), sistem pemantau udara selama acara publik seperti pameran dan lain-lain. Menurut laman sumber, inisiatif ini sejalan dengan keinginan Indian Railways untuk menggunakan teknologi guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi dalam pengoperasi kereta api. Di sisi lain, West Central Railways (WCR) diketahui baru mencoba teknologi drone di dalam layanannya dan langsung menguji cobanya. Sedikit berbeda dengan Indian Railways, WCR akan menugaskan drone untuk memantau proyek, inspeksi jembatan, dan antisipasi bencana musiman pada layanan kereta yang melewati daerah pegunungan. Sebelumnya, demonstrasi drone dilakukan untuk pemantauan proyek kerja Elektrifikasi Kereta Api Jabalpur Yard. Pada tanggal 3 Januari kemarin, Pemerintah mengumumkan bahwa Kementerian akan segera menerapkan Real-Time Train Information System (RTIS) pada kereta yang bekerja sama dengan ISRO. Ini melibatkan pelacakan kereta dengan menempatkan perangkat berbasis GPS / GAGAN (Global Positioning System Aided Geo Augmented Navigation System) pada lokomotif. Tahap I direncanakan selesai pada bulan Desember 2018, proyek RTIS yang menggunakan teknologi GPS ini akan dipasang di sekitar 2700 lokomotif listrik. Sedangkan lokomotif yang belum dipasang teknologi GPS ini akan masuk ke dalam daftar tunggu pemasangan pada fase selanjutnya. Baca Juga: “The Rail Saarthi,” Aplikasi Mirip KAI Accsess Untuk Penumpang Kereta di India Uji coba untuk sistem RTIS telah dilakukan di kereta api New Delhi – Guwahati dan New Delhi – Mumbai Rajdhani di enam lokomotif listrik yang berbeda. Tingkat pelaporan real-time yang handal dan tinggi (sekitar 99,3%) telah diamati dan dianggap memadai untuk memenuhi persyaratan RTIS. Adapun tujuan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pihak Indian Railways dan ISRO pada bulan Maret 2016 diantaranya adalah untuk pengembangan sistem peringatan dini untuk pengguna jalan di perlintasan sebidang kereta nirawak, pemetaan aset Indian Railways melalui teknologi Geospasial, mengembangkan RTIS dengan menggunakan Layanan Satelit Komunikasi, hingga memenuhi persyaratan komunikasi berbasis satelit Indian Railways.

Sah! Stasiun Sudirman Baru Ganti Nama Jadi Stasiun BNI City

Siapa yang tidak kenal Bank Nasional Indonesia (BNI)? Salah satu bank terkemuka di Indonesia ini namanya bisa dibilang cukup mahsyur. Setelah pada bulan September 2017 kemarin pihaknya menjalin kerja sama dengan maskapai flag carrier, Garuda Indonesia, belakangan ini bank yang didirikan oleh Margono Djojohadikusumo ini kembali menjalin kerja sama mutual dengan PT Railink selaku pengelola dari layanan Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Baca Juga: Begini Cara Beli Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, nama stasiun kereta bandara yang sebelumnya bernama Stasiun Sudirman Baru, kini berubah menjadi Stasiun BNI City. Adapun faktor geografis yang menjadi salah satu alasan penggantian nama stasiun yang terletak di kawasan Sudirman ini. Keberadaan kantor pusat BNI yang berdekatan dengan stasiun kereta bandara tersebut dinilai dapat memudahkan setiap penumpang jika ingin menggunakan layanan BNI di kantor pusat. Selain itu, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank BNI, Catur Budi Harto mengatakan bahwa penggantian nama tersebut sebagai salah satu ajang promosi BNI, dengan cara mengenalkan kepada penumpang KA Basoeta bahwa BNI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia. “Jadi, saya kira BNI bukan nama asing lagi. Akan tetapi, lepas dari itu ini upaya kami mendukung program pemerintah di samping ada branding BNI yang sudah dikenal jadi dikenal lagi dan memudahkan lagi,” ungkap Catur, dikutip dari laman kompas.com (8/1/2018). Sebelumnya, pihak BNI dan PT Railink sendiri sudah menjalin kerja sama pada 11 April 2017 silam, dimana BNI turut mendaftarkan diri sebagai salah satu mitra yang akan memudahkan penumpang untuk membeli tiket Kereta Bandara. Melalui kerja sama ini, transaksi pembelian tiket Kereta Bandara dapat dilakukan dengan menggunakan channel-channel digital dan kartu yang diterbitkan BNI. Terlepas dari kerja sama pada 11 April 2017 tersebut, pergantian nama stasiun ini baru mendapat restu setelah BNI membuat kesepakatan dengan PT Railink. Namun dirinya enggan menyampaikan sampai kapan nama Stasiun BNI City ini akan bertahan. “Kami harapkan (penamaan stasiun) bisa selamanya, karena keberadaan kami di sini tidak berhenti sampai di sini. Nantinya, diharapkan kawasan terpadu yang dekat ini kami bisa kembangkan,” tandasnya. Baca Juga: Dengan Regulasi Terpadu, MRT Jakarta Mampu Kurangi Subsidi Pemerintah Tidak sekedar nama, BNI juga turut melengkapi interior stasiun dengan fasilitas unggulannya, yang notabene akan mempermudah penumpang dalam urusan perbankan. “Di Stasiun BNI City kami siapkan berbagai layanan yang sepenuhnya mendukung penumpang. Ada ATM, money changer, dan lain-lain,” imbuh Catur. Masih dihimpun dari sumber yang sama, BNI membuka satu outlet khusus yang terletak di lantai dua Stasiun BNI City. Sebanyak dua mesin ATM juga turut menghiasi outlet tersebut, satu mesin ATM Bersama di lokasi yang berbeda, dan satu mesin ATM di stasiun Soekarno-Hatta. Dilansir dari sumber terpisah, pergantian nama stasiun ini ditengarai adanya campur tangan BNI dalam hal pendanaan proyek, yaitu pemberian kredit sindikasi. “Porsi pembiayaan dari BNI untuk proyek kereta Bandara Soetta mencapai Rp 515,27 miliar,” ungkap Corporate Secretary BNI, Ryan Kiryanto, dikutip dari laman Tempo.co.

Jauh Sebelum Motobus, Ternyata Sudah Ada Jasa Kirim Motor via Bus AKAP!

Setelah sejumlah kalangan dibuat sedikit kecewa dengan ketidakjelasan PT Motobus Trans Nusantara dalam menghadirkan layanan bus yang dapat mengangkut sepeda motor, ternyata selama ini kita seolah lupa dengan layanan serupa yang sudah eksis. Layanan angkut mengangkut sepeda motor ini pun disediakan oleh salah satu PO kawakan yang namanya sudah harum seantero Jawa. Ya, PO Harapan Jaya! Baca Juga: Layanan Bus Angkut Motor ini Akan Hadir di Indonesia Bulan Depan! Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, bus pengangkut sepeda motor ini menggunakan chassis dan mesin rakitan Scania, salah satu manufaktur raksasa asal Swedia, dan karoseri kawakan asal kota Malang, Tentrem. Kolaborasi kedua perusahaan beda negara ini menghasilkan sebuah bus Super High Deck (SHD) yang memiliki ruang bagasi super besar. Saking besarnya, bagasi dari bus yang menggunakan chassis dan mesin Scania K360iB opticruise ini mampu mengangkut motor dalam posisi tegak! Dilihat dari penampakan luarnya, lekuk garis body dari bus ini menonjolkan sifat aerodinamis, ditambah  dengan desain livery yang simpel semakin menggambarkan kemegahan dari bus ini. Dihimpun dari sumber lain, bus bertenaga 360HP ini dinilai sangat cocok dipergunakan oleh bus-bus dengan jarak tempuh yang jauh, semisal untuk AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) atau bus pariwisata.
Sumber: poharapanjaya.com
Di Indonesia sendiri nama Scania sudah mulai terkenal dan dinilai mampu untuk bersaing dengan bus lain, bahkan sekelas Mercedes Benz sekali pun yang sudah lama bermain di kelas bus dan juga truk. Dengan segala kelebihan dan keandalan mesinnya, tidak heran jika Scania kini tengah menjadi incaran kebanyakan PO, karena memang menawarkan kualitas mesin yang dapat di andalkan, ekonomis, handal dan pastinya hemat bahan bakar yang akan secara langsung berpengaruh terhadap biaya operasional yang rendah bagi pengusaha transportasi. Baca Juga: Perjalanan Perdana Meleset dari Target, Ini Dia Penampakan Interior MotoBus Kembali ke topik pembahasan awal, PO Harapan Jaya melayani jasa angkut motor menggunakan bus dengan trayek Jakarta – Tulung Agung via Solo. Melalui wawancara singkat dengan pihak PO Harapan Jaya, harga yang ditawarkan untuk motor di atas 150CC adalah Rp495.000, sedangkan untuk motor di bawah 150CC berada di harga Rp395.000. Pemberangkatan dari Jakarta dapat dilakukan dari empat titik, yaitu Grogol, Bekasi, Pasar Rebo, dan Ciputat. Setiap harinya, layanan ini hanya melakukan pemberangkatan sekali, yaitu pada pukul 12.00 WIB. Bagaimana? Apa Anda tertarik untuk mencoba mengirimkan motor menggunakan bus seperti yang disediakan oleh PO Harapan Jaya?