1.322 Pengguna Uber di Indonesia Rayakan Pergantian Tahun di Dalam Kendaraan

Uber, pionir dalam bisnis layanan transportasi berbasis online kini telah hadir di 24 kota di Indonesia. Dari Medan hingga Bali, masyarakat Indonesia merayakan kemeriahan tahun baru dengan berbagai acara dan tradisi. Dari berpesta bersama teman-teman, menikmati suasana pantai hingga makan malam bersama keluarga, Uber telah menemani perjalanan masyarakat di berbagai kota untuk menyambut tahun 2018. Baca juga: Uber Tak Lagi Ilegal di Uni Eropa, Indonesia Kapan Bisa Terapkan Aturan Serupa? Dan ada kabar menarik yang disampaikan pihak Uber pada saat malam pergantian tahun 2017/2018. Simak beberapa hal menarik yang tercatat dalam perjalanan Uber di malam tahun baru di 24 kota di Indonesia: ● Jakarta adalah kota dengan perjalanan Uber paling banyak di malam tahun baru di Indonesia. ● 13 perjalanan tercatat sebagai jumlah perjalanan terbanyak yang diselesaikan oleh satu mitra pengemudi selama periode tersibuk di malam tahun baru di Bandung. ● 6 tujuan, ternyata satu tujuan saja tidak cukup dalam merayakan tahun baru bagi dua penumpang di Jakarta. 8 penumpang lain di Jakarta menggunakan Uber sebanyak 5 kali pada malam tahun baru. Mereka adalah pengguna dengan perjalanan terbanyak di malam tahun baru 2018. ● 1.322 pengguna Uber merayakan pergantian tahun baru ketika dalam perjalanan dengan Uber. ● 16 perjalanan. Sebanyak 16 pengguna memilih layanan uberTRIP untuk memudahkan bepergian keliling kota menjelang momen pergantian tahun. Di Indonesia, UberTRIP hadir di Bali, Lombok dan Yogyakarta yang dapat digunakan minimum 3 jam. ● 554 pengguna. Banyak penumpang Uber yang memulai dan mengakhiri perjalanan Uber bersama dengan teman-teman mereka. Buktinya, ada 554 pengguna memakai fitur Multiple Destinations (Multi Destinasi) dan/ atau Split Fare (Berbagi Biaya). ● Penumpang Uber senang dengan layanan mitra pengemudi di malam tahun baru. Setidaknya ada 4768 mitra pengemudi yang mendapatkan pujian dari penumpang. Selain itu, Uber juga mencatat beberapa tren perjalanan selama tahun 2017 di kota-kota di Indonesia termasuk Jakarta: ● Waktu terpopuler – Di Indonesia, waktu terpopuler untuk memesan perjalanan Uber adalah Jumat pukul 5 sore, tepat ketika waktu kerja berakhir. Sementara di Jakarta, warga dan pengunjung di Jakarta justru paling sering menggunakan Uber pada hari Rabu pukul 9.00. ● Produk terpopuler – Di Indonesia dan di Jakarta, produk Uber yang paling banyak digunakan adalah UberMOTOR, efektif digunakan untuk menembus kemacetan dengan harga yang terjangkau. ● Tujuan favorit – Warga Indonesia pengguna Uber paling sering bepergian ke lima negara selama tahun 2017, diantaranya Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Thailand, dan Australia. Untuk warga Jakarta, ternyata lima kota tujuan favorit mereka adalah Bandung, Surabaya, Bali, Singapura, dan Yogyakarta. Di kota-kota atau negara tersebut, warga Jakarta terus menggunakan ridesharing Uber sebagai solusi mobilitas mereka. ● Pengunjung mancanegara – Dalam 3 bulan terakhir, pengguna Uber di Jakarta tercatat berasal dari 78 negara.

JR Shikoku Rilis Kereta Wisata Khusus di April 2018

JR Shikoku, perusahaan layanan kereta di Jepang akan memulai tur khusus pada April 2018 mendatang, perjalanan ini membuat pelancong merasakan keseruan lebih dari satu kereta wisata untuk berkeliling pulau Shikoku di Jepang Barat. Selain menikmati kereta, pelancong juga bisa menikmati fasilitas menginap di berbagai tempat dalam semalam. Baca juga: Jepang Tawarkan Paket Wisata dengan Kereta Mewah Yang Ramah Dompet KabarPenumpang.com merangkum dari laman asahi.com (29/12/2017), tur ini bernama Shifuku no Monogatari dan memungkinkan para pelancong mengunjungi tempat-tempat wisata di seluruh pulau sambil berganti kereta. Paket tur ini akan berubah tergantung musim saat perjalanan. Dikarenakan, perjalanan kereta ini memiliki fasilitas akomodasi sepanjang rute tur di malam hari, program ini juga diharapkan bisa membantu merevitalisasi masyarakat setempat. JR Shikoku yang dijalankan oleh Shokoku Railway Co memulai operasi kereta wisata pertamanya yakni Iyonada Monogatari pada Juli 2014 lalu.
(Wikimedia Commons)
Sedangkan untuk kereta Shikoku Mannaka Sennen Monogatari dan kereta troli turis Shikoku Kochi Bakumatsu Ishingo melakukan debut mereka masing-masing pada bulan April dan September tahun ini. Kereta-kereta ini cukup populer, sebab hidangan yang disajikan dalam kereta adalah makanan khas setempat sembari menikmati pemandangan indah. Diketahui, nama Shifuku berarti empat jenis kebahagiaan yang didapat dari empat musim. Pada musim semi dua versi tur akan ditawarkan yakni Sakura no Sho dengan perjalanan yang akan dimulai dari kuil Zentsuji dan kemudiaan menaiki Shikoku Mannaka Sennen Monogatari dan kemudian dilanjutkan dengan kereta api Shikoku Kochi Bakumatsi Ishingo. Para pelancong yang merupakan peserta tur akan menyaksikan bunga sakura di Kebun Raya Makino Makuba Kochi pada malam hari dan bunga-bunga di kastil Ozu. Ada pula budaya tradisional dari daerah setempat dan menikmati makanan di restoran Meiji 1868. Tak hanya itu, paket wisata lainnya pelancong bisa menciptakan produk seni lacquer dengan Yoshito Yamashita. Setelah melihat Shikoku Konpira Kabuki Oshibai bermain di teater Kyu Konpira Oshibai, juga dikenal sebagai Kanamaruza, para peserta akan mengikuti sebuah jalan di Sakawa, Prefektur Kochi, di mana samurai terkenal Sakamoto Ryoma (1836-1867) berjalan sekitar saat dia memisahkan diri. Peserta dalam dua paket tur musim semi akan mengakhiri perjalanan mereka dengan wahana di Iyonada Monogatari. Di musim panas atau lambat, JR Shikoku berencana untuk mengatur tur ekstra sepanjang Jalur Yodo dan di Tokushima. Operator kereta api lainnya juga telah membuat serangkaian tur kereta api yakni Kyushu Railway Co memperkenalkan Nanatsuboshi (Seven Stars) pada tahun 2013. Sedangkan East Japan Railway Co memulai pengoperasian Train Suite Shiki-Shima pada bulan Mei tahun ini. Twilight Express Jepang Barat Mizukaze memulai debutnya di bulan Juni. Semua adalah kereta tidur mewah dan menarik banyak perhatian. Tur JR Shikoku yang baru saja diluncurkan tidak akan menggunakan kereta tidur mewah seperti itu. Namun, paket tersebut diharapkan memiliki efek ekonomi yang menguntungkan di daerah-daerah di sepanjang jalur kereta api, karena para peserta perlu mengganti kereta di sepanjang jalan. “Saya berharap penumpang, saat mengganti kereta, tetap berada di daerah terdekat dengan cara yang bisa menimbulkan efek riak pada masyarakat lokal,” kata Presiden JR Shikoku Shinji Hani. Paket Sakura no Sho tiga hari, dua malam akan dimulai pada tanggal 1 April, sedangkan tur musim semi lainnya akan dimulai pada tanggal 11 April dan berlangsung selama empat hari tiga malam. Tuduhan untuk kamar dua orang masing-masing adalah 125.000 yen atau Rp14.975.727 dan 175.000 yen atau Rp20.966.017 per orang. Baca juga: 10 Tips Menikmati Perjalanan dengan Kereta di Eropa Harga termasuk tiket kereta api dan bus serta biaya hotel dan biaya makan selama tur berlangsung. JR Shikoku akan menerima pemesanan di loketnya di stasiun dan di situsnya di https://www.jr-eki.com antara 15 Desember dan 19 Januari. Setiap paket tur akan dibatasi hingga 24 peserta. Jika lebih banyak orang daripada kuota yang berlaku, peserta akan dipilih dengan undian.

Bandara Juanda Bantu Lancarkan Arus Penumpang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018

Bandara Internasional Juanda Surabaya membuka Posko yang digunakan untuk memperlancar pelaksanaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Hal dikatakan oleh General Manager Heru Prasetyo. Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2018, Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 73.000 Kursi Tambahan Heru mengatakan, Posko Natal dan Tahun Baru 2018 yang dibuat ini untuk mendukung kelancaran dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa pesawat utara. Posko ini diketahui melibatkan seluruh mitra kerja di PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Juanda seperti Otoritas Bandara Wilayah III Juanda, TNI, AirNav, Polisi, Kesehatan Pelabuhan, Maskapai, BMKG, Basarnas, Bea Cukai, Imigrasi dan Karantina. “Posko angkutan udara untuk Natal dan Tahun Baru 2018 ini berlangsung selama 22 hari sejak 18 Desember 2017 sampai dengan 8 Januari 2018 dan diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan di berbagai sisi supaya pelaksanaan Natal dan Tahun Baru yang ada di Bandara Internasional Juanda. Selama pelaksanaan Posko, Bandara akan terus dioperasikan selama 24 jam,” ujar Heru yang dikutip KabarPenumpang.com dari siaran pers yang diterima (31/12/2017). Untuk periode dari tgl 18 sampai dengn 29 des 2017 Bandara Internasional Juanda telah melayani 797.605 penumpang atau naik 11,6 persen dan melayani 5.479 penerbangan atau naik 11,2 persen dari periode yg sama di tahun 2016. Selama berlangsung Posko, kami juga memberikan tambahan pelayanan kepada penumpang berupa hiburan musik dan kesenian baik di Terminal 1 dan 2 Bandara Internasional Juanda. Baca juga: Faik Fahmi Jadi Direktur Utama Baru Angkasa Pura I “Koordinator posko bandara juga secara periodik melaporkan dan berkoordinasi dgn koordinator posko nasional di kementerian perhubungan dgn menggunakan fasilitas video conference, adapun petugas operasional posko nasional dan posko di seluruh Bandara beroperasi sesuai jam operasi secara shift, diharapkan dengan adanya Posko ini penumpang yang ingin mendapatkan informasi seputar pelayanan dapat dimudahkan,” tambah Heru.

Siapkan Rp300 Ribuan Untuk Menikmati Cat Cafe Train

Kafe kucing pertama di Jepang sudah ada sejak 13 tahun lalu dan belum lama ini dibuat dalam sebuah kereta. Kereta kafe kucing atau Cat Cafe Train tersebut saat pertama diumumkan mendapat respon yang fantastis dari para penggemar kucing dan kereta api. Pada awalnya sebelum booming, seperti sekarang banyak yang tidak yakin kafe kucing akan bertahan lama. Tak hanya itu gagasan membuat kafe ini terlihat seperti isapan jempol saja. Baca juga: Dulunya Stasiun Kini Jadi Restoran Ramen Namun, yang ada adalah terbalik, dimana kafe ini justru populer dengan penyuka kucing. KabarPenumpang.com melansir dari en.rocketnews24.com (8/8/2017), kesuksesan kafe kucing membuat kelompok penyelamat kucing yakni Gifu Sanctuary membuat ide dengan menciptakan kereta kafe kucing pertama di Jepang. Proyek ini bekerja sama dengan Yoro Railway yang beroperasi di Preferensi Gifu dan Mei. Kereta kafe kucing ini nantinya akan berjalan diantara stasiun Ogaki dan Ikeno Gifu. Para penumpang penguna kereta tersebut akan berbagi dengan sejumlah kucing yang diselamatkan dari pemusnahan masal. The Cat Cafe Train sendiri mulai beroperasi tanggal 10 Setember 2017 dengan kereta Yoro dari Ogaki pada pukul 10.30 dan tiba di Ikeno pukul 13.00. Sedangkan rute sebaliknya, para penggemar kucing bisa naik dari Ikeno pukul 11.20 dan tiba di Ogaki 14.50. Dalam kereta kafe kucing ini, penumpang akan diberi makan siang bento kotak, permen dan bisa memeluk sebanyak 30 ekor kucing sepuasnya. Untuk menikmati perjalanan bersama para kucing, penumpang harus merogoh kocek sebanyak US$27 atau 3000 Yen atau sekitar Rp366.175. Sebenarnya, dengan uang sebesar itu, selain menikmati perjalanan dengan kucing-kucing, juga untuk biaya penyelamatan mereka di Sanctuary. Diketahui sekali perjalanan, kereta dibatasi hanya 40 penumpang setiap Cat Cafe Train. Pada perjalanan perdanya kereta api Yoro dengan Cat Cafe Train ini memulai pemesanan tiket pada 7 Agustus lalu dan mengumumkan hanya bisa dipesan sampai 4 September kemarin. Mengingat kecintaan Jepang terhadap hewan lucu dan perjalanan kereta api, tidak mengherankan jika dibutuhkan waktu kurang dari satu hari bagi 80 orang untuk memesan tempat duduk mereka, dan Yoro Railway mengirimkan pengumuman kedua pada 7 Agustus bahwa pemesanan sekarang telah ditutup saat itu. Baca juga: Jepang Tawarkan Paket Wisata dengan Kereta Mewah Yang Ramah Dompet Dengan respon yang sangat cepat, bagaimanapun, pihak Yoro Railway tidak akan terkejut jika perusahaan tersebut sudah merencanakan Train Cat Cafe lain untuk perjalanan pada tanggal berikutnya.

Agar Aman Menggunakan Keran Air Siap Minum, Perhatikan Tips Berikut Ini!

Musim libur telah tiba! Tidak sedikit warga ibukota yang memilih untuk menghabiskan waktu berlibur mereka bersama orang-orang tercinta. Ada yang mengunjungi keluarga di kampung halaman, hingga mengunjungi suatu destinasi wisata. Nah, jika diperhatikan, beberapa destinasi wisata lokal kini sudah menyediakan sebuah fasilitas yang memungkinkan para pengunjungnya untuk minum melalui keran air. Walaupun air yang dikeluarkan dari keran tersebut siap minum, tapi ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Berikut, KabarPenumpang.com paparkan beberapa tips untuk minum melalui keran air tersebut, disarikan dari laman doityourself.com. Baca Juga: Nikmati Perjalanan dengan Makanan dan Minuman Sehat Periksa Terlebih Dahulu Keran Air Siap Minum Memang, rasa haus berlebih kadang membuat konsentrasi berkurang, tapi, jangan asal minum juga. Tentu hal pertama yang harus diperhatikan adalah kebersihan dari keran tersebut. Secara awam kita dapat menentukan tingkat kebersihan dari keran air siap minum melalui beberapa hal sederhana, antara lain kondisi fisik keran tersebut apakah bersih atau mungkin berkarat/berkerak. Kondisi fisik dari keran air penting untuk diperhatikan mengingat rata-rata keran air siap minum ditempatkan di luar ruangan dimana keran air tersebut terpapar debu selain juga kondisi keran air minum digunakan secara umum yang sudah tentu menjadi media untuk bakteri berkembang. Selain kondisi fisik dari keran air, perlu juga diperhatikan tingkat kejernihan air yang keluar dari keran tersebut. Tingkat kejernihan air merupakan aspek dasar untuk menentukan apakah air tersebut bersih dan layak untuk dikonsumsi. Kondisi fisik dari keran air siap minum dan tingkat kejernihan air yang keluar dari keran tersebut merupakan dua aspek sederhana untuk menentukan kelayakan dari sebuah keran air siap minum. Alirkan Air Untuk Beberapa Saat Sebelum Diminum Berkaitan dengan poin yang telah dijelaskan sebelumnya mengenai tingkat kejernihan air yang keluar dari keran air siap minum. Saat mengecek tingkat kejernihan air yang keluar dari keran dan dirasa cukup layak untuk dikonsumsi, biarkan air tersebut mengalir untuk beberapa saat sebelum dikonsumsi. Merupakan langkah preventif, dimana kemungkinan bibir keran dalam kondisi kotor, dengan membiarkan air mengalir beberapa saat dapan membantu untuk membuang debu dan kotoran yang mungkin menempel di bibir keran. Di sisi lain juga untuk membuang air yang sebelumnya mengendap di saluran air tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan air lebih aman lagi untuk dikonsumsi. Tentunya Anda tidak ingin terserang diare setelah meminumnya, kan? Tunjukkan Sikap Peduli dan Empati Anda Keran air siap minum merupakan fasilitas publik yang digunakan oleh banyak orang. Turut andil untuk menjaga kebersihan dari sarana tersebut sepertinya merupakan langkah yang mulia. Sesederhana tidak meludah atau bersin-bersin di depan keran tersebut sebelum ataupun sesudahnya demi kenyamanan bersama. Hindari Menggunakan Keran Air Minum Jika Sedang Sakit Masih berkaitan dengan kondisi keran air siap minum yang merupakan fasilitas publik, hindari menggunakan fasilitas publik yang satu ini ketika Anda sedang dalam keadaan kurang sehat. Fasilitas publik terlebih lagi air minum adalah media yang riskan untuk penyebaran virus dan bakteri. Menggunakan fasilitas ini ketika sedang sakit akan mempermudah penularan penyakit yang sedang Anda derita pada orang-orang yang menggunakan fasilitas tersebut setelah Anda. Flu merupakan contoh penyakit yang akan sangat mudah penularannya melalui keran air siap minum. Baca Juga: Ini Dia! Pekerjaaan Favorit Yang Asyik Dilakukan Sembari Liburan Untuk Digunakan Oleh Manusia, Bukan Oleh Hewan Fasilitas ini disediakan untuk digunakan oleh manusia, jadi jangan biarkan hewan peliharaan Anda minum dari keran air minum ini. Secara moral, memberi minum binatang peliharaan Anda melalui keran air minum yang diperuntukkan untuk manusia ini secara tidak langsung telah merendahkan derajat manusia yang minum dari keran ini setelah binatang peliharaan Anda. Di samping hal terpenting yang harus diperhatikan disini adalah bisa jadi air liur atau air seni dari binatang peliharaan Anda yang tidak sengaja tertetes di sekitaran keran mengkontaminasi orang lain yang menggunakan fasilitas ini setelahnya. Akan menjadi masalah serius jika yang terkontaminasi adalah anak dibawah umur yang sistem kekebalan tubuhnya belum sekuat orang dewasa. Jangan Disentuh! Hindari menyentuh bibir keran (bagian dimana air keluar) dengan tangan atau media apapun. Bahkan ketika Anda minum dari keran ini, usahakan memberi jarak antara mulut Anda dan bibir keran. Hal ini untuk menghindari keran terkontaminasi virus dan bakteri yang dapat membahayakan pengguna selanjutnya. Berlaku juga untuk pengambilan air dengan media botol, kaleng ataupun gelas, usahakan tidak ada bagian dari media tamping yang menyentuh bibir keran.

Ini Dia! Jurus Jitu Plesir Menyenangkan Bareng Keluarga

Jangan kacaukan liburan Anda! Perjalanan yang semula menyenangkan bisa saja sewaktu-waktu berubah menjadi petaka. Tentu Anda tidak menginginkan hal tersebut menimpa keluarga tercinta, kan? Sehubungan dengan nuansa libur panjang yang sudah mulai terasa sejak beberapa waktu yang lalu, berikut KabarPenumpang.com himpun 8 tips ampuh jalan-jalan menyenangkan bersama keluarga versi laman king5.com. Baca Juga: Jurus Awak Kabin Emirates Taklukan Si Kecil di Penerbangan Jarak Jauh Turut Sertakan si Buah Hati Bukan melulu Anda sebagai orang tua yang patut menentukan tujuan liburan Anda, tapi ada baiknya ajak si kecil untuk turut menyalurkan aspirasinya. Karena niscaya, liburan tersebut akan lebih bermakna ketika Anda menuruti keinginan  si buah hati. Mulai Sisihkan Kocek Anda Sejak Jauh-Jauh Hari Untuk mengantisipasi over budget selama liburan, ada baiknya Anda menabung melebihi batas yang sudah Anda perkirakan sebelumnya. Selain bisa dijadikan dana cadangan, extra budget yang sebelumnya sudah Anda kumpulkan bisa dipergunakan untuk membeli buah tangan (Jika extra budget tersebut tidak terpakai). Agendakan Perjalanan Anda Secara Matang Buatlah satu daftar kecil yang memuat keseluruhan rencana aktifitas Anda selama masa liburan. Mulai dari tujuan, waktu, estimasi perjalanan, hingga moda apa yang hendak Anda gunakan selama berada di sana. Demi kelancaran selama liburan, usahakan untuk tidak meleset dari jadwal yang sebelumnya sudah ditetapkan dan dirembukkan. Siapkan Aplikasi Penunjuk Arah (GPS) Mengingat destinasi yang Anda sambangi masih tergolong baru dan asing, tidak ada salahnya untuk menyediakan peta atau aplikasi yang dapat menunjukkan arah. Alih-alih tersasar dan hanya menghabiskan waktu saja, lebih baik Anda mempersiapkan segala sesuatunya di awal bukan? Antisipasi si Kecil Rewel Selama Perjalanan Sedikit menjengkelkan memang ketika kita yang sudah kelelahan karena perjalanan jauh, mendengar si buah hati merengek karena merasakan hal yang sama. Eits, sabar dulu! Siapkan segala sesuatu yang dapat mengembalikan keceriaan si buah hati secara instan, seperti mainan kesukaannya, atau beragam film favoritnya yang dapat diunduh melalui gadget Anda. Baca Juga: Naik Pesawat Bawa Stroller, Simak Beberapa Tipsnya! Siapkan Senjata Pamungkas: Makanan Ringan! Jangankan anak kecil, kita saja yang sudah dewasa terkadang masih membutuhkan yang namanya makanan ringan. Selain dapat menahan perut yang lapar, makanan ringan seperti cokelat juga dapat merilekskan pikiran lho! Ajak Si Buah Hati Beristirahat Lelah selama perjalanan menuju destinasi bisa menghantui siapa saja, termasuk si kecil. Alangkah baiknya jika Anda menyiapkan segala sesuatu yang dapat memancing si buah hati untuk beristirahat, selimut kesayangannya misalkan.

Bayi Perempuan Lahir di Grab, Orang Tua Diganjar Kupon S$8000

Berita kelahiran seorang bayi di pesawat mungkin satu dari seribu dan menjadi berita hangat serta menarik. Apalagi jika bayi tersebut mendapatkan segala fasilitas dan bisa menggunakan maskapai tersebut dengan kompensasi atau hadiah yang diberikan. Baca juga: Melahirkan di Dalam Pesawat, Antara Jaminan Terbang Gratis dan Isu Kewarganegaraan Tapi bagaimana jika melahirkan di dalam sebuah taksi online? Apakah itu masih menarik perhatian dan juga mendapat sebuah kompensasi atau hadiah? Ya, belum lama ini, tepatnya pada 21 November 2017 kemarin, di dalam taksi online Grab yang dikemudikan oleh Mohammad Fazli Omar lahir seorang bayi perempuan. KabarPenumpang.com melansir dari laman berita tnp.sg (15/12/2017), bayi perempuan ini anak dari pasangan Ruben Chow dan istri tercintanya Cindy lim. Kejadiannya bermula ketika sepasang suami istri ini akan berangkat ke Mount Alvernia Hospital, Singapura pukul 02.42 waktu setempat untuk proses persalinan sang istri. Jarak dari tempat tinggal mereka hanya sekitar lima sampai tujuh menit jauhnya berkendara. Namun, belum ada dua menit perjalanan, Madam Lim mengatakan, bayi mereka akan lahir. Sebenarnya, saat memesan Grab, Chow mengatakan istrinya memiliki siklus kontraksi yang tidak teratur. “Saat kami berangkat dari rumah kami di Bishan-Ang Mo Kio, kontraksi istri saya semakin intensif. Kami membutuhkan waktu dan usaha untuk masuk ke mobil,” ujar Chow. Bayi pasangan ini bernama Elora Fae dan menjadi bayi kedua di Singapura yang lahir dalam taksi online Grab tersebut. Sebelumnya pada 12 Agustus 2017 lahir seorang bayi laki-laki yang diberi nama Ahmad Luqmaan saat kedua orangtuanya akan berangkat ke National University Hospital. Baca juga: Awak Kabin Bantu Melahirkan Seorang Ibu di Ketinggian 42.000 Kaki Atas peristiwa ini, Grab mempertemukan keluarga Elora Fae dan Mohammad Fazli di Midview City. GrabCar Singapore head Andrew Chan memberikan hadiah kepada Chow dan sang istri Madam Lim kupon Grab senilai S$8000 dan sebuah pakaian untuk bayi perempuan tersebut. Tak hanya itu, Mohammad Fazli juga diberi kupon bahan bakar senilai S$800 dan kartu ucapan terimakasih dari Sarah Ann anak pasangan tersebut yang berusia lima tahun.

Garuda Indonesia Maksimalkan OTP Pada Peak Season Pergantian Tahun

Memasuki periode liburan pergantian tahun 2017/2018, maskapai nasional Garuda Indonesia terus memperkuat pencapaian On Time Performance (OTP) dengan rata-rata capaian tingkat ketepatan waktu sebesar 90 persen untuk seluruh station penerbangan baik domestik maupun internasional pada periode 25-29 Desember 2017. Hingga memasuki hari ke-4 pasca hari raya Natal beberapa waktu lalu, Garuda Indonesia juga berhasil mencatatkan rata-rata capaian On Time Performance (OTP) sebesar 92 persen untuk OTP keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Baca juga: Performa Penerbangan Haji, Antara Level OTP dan Ketersediaan Pesawat Sewaan Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono mengungkapkan, “Sejalan dengan peningkatkan trafik penumpang dan pergerakan pesawat, serta kepadatan slot penerbangan, Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif bersama stakeholder penunjang layanan penerbangan lainnya seperti Angkasa Pura, Otoritas Bandara dan AirNav, untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan.” “Tercatat pada siang ini tingkat ketepatan waktu layanan penerbangan Garuda Indonesia pada keseluruhan station mencapai lebih dari 91 persen dengan capaian OTP pada sektor penerbangan Jakarta sebesar 92 persen. Adapun puncak periode peak season pada libur akhir tahun ini terjadi di tanggal 23 Desember 2017 dengan jumlah penumpang per hari mencapai 84 ribu penumpang,” ungkap Hengki. Hengki menambahkan, “Kami tentunya menyadari kelancaran kinerja operasional penerbangan Garuda Indonesia tidak terlepas dari sinergi bersama yang dilakukan antar stakeholder layanan penerbangan khususnya hal-hal yang terkait dengan pelayanan kebandaraan, kami optimis dengan koordinasi intensif yang dilaksanakan antar pemangku kepentingan, kelancaran operasional penerbangan dapat ter-maintain dengan baik.” Sementara itu, Garuda Indonesia juga kembali melakukan penambahan extra seat sebanyak 3 ribu kursi diluar kapasitas tambahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Penambahan kapasitas tersebut dilakukan menyusul meningkatnya demand pasar pada periode liburan akhir tahun ini serta telah terpenuhinya target keterisian penumpang pada kapasitas kursi tambahan pada layanan penerbangan akhir tahun. Dengan demikian total kapasitas kursi tambahan layanan penerbangan Garuda Indonesia pada periode Natal dan  Tahun Baru adalah sebesar 26 ribu kursi. “Kami akan terus me-maintain capaian OTP tersebut mengingat periode peak season masih akan terus berlangsung hingga pekan pertama Januari 2018. Kami jugamengantisipasi kegiatan operasional di periode peak season tersebut dengan mempersiapkan prosedur mitigasi dalam menunjang kelancaran operasional serta posko layanan operasional yang beroperasi selama 24 jam.” Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2018, Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 73.000 Kursi Tambahan Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyiapkan sedikitnya 76 ribu kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangandomestik dan juga internasional sebagai upaya mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode hari libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, mulai tanggal 20 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Intip Kecanggihan dan Ruang Kabin Boeing 737 MAX 8 Garuda Indonesia

Meski telah menyebutkan tidak akan mendatangkan pesawat baru pada tahun 2018, maskapai Garuda Indonesia di penghujung tahun ini kedatangan pesawat anyar. Tak lain adalah Boeing 737 MAX 8 yang telah dipesan pada tahun 2014 lalu. Berdasarkan informasi dari Boeing.com, maskapai plat merah ini telah memesan 50 unit Boeing 737 MAX 8 pada tahun 2014. Baca juga: Airbus A320Neo – Tawarkan Kabin Lebih Senyap, Inilah Pesawat Terbaru Citilink Dari informasi yang dihimpun, Boeing 737 MAX 8 perdana Garuda Indonesia diterbangkan ke Indonesia melalui rute Seattle-Tacoma, Washington-Honolulu, Hawai-Kepulauan Marshall, Majuro-Bandara Frans Kaisiepo, Biak. B737 Max 8 kemudian melanjutkan penerbangan ke Bandara Juanda di Surabaya untuk menjalani sertifikasi PBN. Nah, seperti apakah kemampuan Boeing 737 MAX? Pesawat narrow body yang sebelumnya telah dioperasikan Lion Air dan Batik Air. Boeing 737 MAX 8 dirancang sebagai pesawat yang efisien bahan bakar dan nyaman bagi penumpang dengan suasana kabin yang lebih senyap. Bahan bakar 737 MAX juga diklaim lebih hemat 20 persen dibanding generasi 737 saat ini (737 NG). Boeing 737 MAX 8 meningkatkan kemampuan varian Boeing 737 Next Generation (NG) dengan daya jelajah terbang 340-570 mil laut lebih jauh, menjadi 3.500 mil laut (6.500 km). Dari segi aerodinamika, Boeing 737 MAX 8 mengusung desain winglet terbaru, yang dijuluki Scimitar Winglet. Ujung sayap B737 MAX 8 terlihat seperti dibelah menjadi dua, satu menjulur ke atas dan satu ke bawah. Inilah ciri utama varian B737 MAX. Winglet di ujung sayap berguna untuk memecah turbulensi udara yang terjadi di ujung sayap, saat pesawat berjalan dalam kecepatan tinggi. Turbulensi yang dihasilkan itu menghasilkan drag (daya hambat). Karena menghambat laju pesawat, maka mesin membutuhkan tenaga lebih, yang ujung-ujungnya drag ini membuat konsumsi bahan bakar boros. Dengan winglet tambahan di ujung sayap, turbulensi udara di ujung sayap tadi bisa dipecah. Baca juga: Kebanjiran Pesanan, Boeing 737 MAX Toreh Sejarah Penjualan Pesawat Tercepat di Dunia Pasokan tenaga Boeing 737 MAX 8 menggunakan mesin jenis terbaru, CFM LEAP 1B. Desain mesin ini diklaim lebih senyap dibanding generasi mesin sebelumnya, yakni CFM56. Operating cost-nya juga diklaim 7 persen lebih hemat dibanding mesin CFM56 yang dipakai varian Boeing 737 NG. Untuk membuat kabin menjadi lebih senyap, polusi suara (noise) yang dihasilkan oleh mesin CFM LEAP-1B juga sudah diturunkan. Caranya, Boeing membuat desain penutup mesin bergerigi di bagian belakangnya. Hingga akhir 2015 lalu, Boeing mengklaim telah menerima 3.000 pesanan 737 MAX dari berbagai konsumennya di seluruh dunia. Garuda Indonesia memesan B737 Max 8 sebanyak 50 unit dengan harga pada tahun itu senilai 4,9 miliar dolar AS.

Tingkatkan Keselamatan, Jepang Luncurkan Pemindai QR Code di Peron Kereta Bawah Tanah

Sebagai salah satu kiblat perkeretaapian dunia, tidak heran nampaknya jika Jepang menelurkan sebuah inovasi baru yang dapat menunjang keseluruhan aspek pengoperasian si ular besi ini. Seperti yang baru-baru ini menjadi viral adalah pemasangan QR Code yang akan menunjang pengoperasian dari pintu penghalang di platform (peron) stasiun kereta bawah tanah. Tak ayal, sebagian netizen menganggap pemasangan inovasi ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya laporan tentang penumpang yang jatuh ke rel di dalam peron. Baca Juga: Beragam Alasan Mengapa Orang Jepang Fanatik Pada Sosok Kereta Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman qrcodepress.com (27/12/2017), ada banyak keuntungan dari pemasangan QR Code yang bersinergi dengan safety barriers ini, diantaranya adalah adalah kenyataan bahwa safety barriers dapat digunakan terlepas dari penempatan pintu di kereta. Semua pemangku kepentingan di Negeri Sakura berharap, pemasangan QR Code yang bersinergi dengan safety barriers ini dapat sepenuhnya rampung di seluruh platform kereta bawah tanah sebelum pagelaran Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpiade di mulai. Baru-baru ini, pemerintah Jepang menguji coba inovasi yang berkaitan dengan keselamatan penumpang ini di sepanjang jalur kereta bawah tanah di Toei. Sebuah QR Code berukuran 15cm X 15cm yang ditempel di jendela kereta akan di-scan oleh kamera yang terpasang di safety barriers. Sementara tidak ada QR Code yang di-scan oleh kamera, maka safety barriers tetap berada dalam kondisi tertutup. Ketika kereta tiba, maka kamera dengan otomatis akan memindai QR Code tersebut dan membuka safety barriers, sehingga penumpang bisa masuk ke dalam rangkaian. Baca Juga: Samsung Pasok Teknologi 5G di Kereta Cepat Jepang “Kamera akan memindai kode dan membuka semua safety barriers secara bersamaan,” ungkap salah seorang pejabat Biro Transportasi metropolitan Tokyo. Dalam merealisasikan inovasi ini, pemerintah Jepang tidak berdiri sendiri. Mereka bekerja sama dengan Denso Wave Inc., sebuah perusahaan yang menaungi bisnis Automatic Data Captures, Industrial Robots and Controllers. Kerja sama ini memang bisa dibilang tidak terlalu mudah untuk dijalani, mengingat pemasangan QR Code yang bersinergi dengan safety barriers di kereta api merupakan yang pertama di dunia. Mungkin sistem seperti ini patut dicontoh oleh perkeretaapian Indonesia, karena setidaknya pemasangan QR Code dan safety barriers akan membuat penumpang lebih tertib dan dapat menghindari kejadian penumpang yang jatuh ke rel di dalam peron.