Samsung Electronics Luncurkan LTE Railway Perdana di Korea Selatan

Perkembangan teknologi saat ini tidak bisa dipungkiri lagi, sebab sudah merambah kesemua lini salah satunya dunia transportasi internasional. Dilansir dari railway-technology.com (21/4/2017), Korea Selatan telah resmi menghadirkan jaringan LTE (Long Term Evolution)-Railway atau LTE-R. Diketahui jaringan LTE-R ini menggunakan solusi dari Samsung Electronics yang sudah bermitra dengan SK Telcom dan Busan Transportation (BTS) dalam penerapan sistem manajemen perkeretaapian. Adanya solusi ini untuk menggantikan teknologi nirkabel analog dengan LTE-R dan digunakan pada jalur Busan dengan panjang 41 km yang mencakup 40 stasiun. Sistem komunikasi terbaru ini telah diuji sejak Februari lalu dengan tes interoperabilitas pada peralatan di metro dan perangkat mobile LTE-R yang dipasang pada kereta api tepatnya di Busan Metro Line 1 antara Sinpyeong dan Nopo.
www.railway-technology.com
www.railway-technology.com
Sebenarnya, dengan teknologi LTE-R berbasis 4G dikembangkan sebagai solusi komunikasi mission-critical modern untuk operasi dan pemeliharaan kereta api dengan layanan multimedia yang stabil. Adanya ini, memungkinkan operator kereta bisa mengirimkan video stasiun secara real time ke pusat kendali jika terjadi kecelakaan di kereta. Selain itu, sistem ini juga memungkinkan komunikasi kelompok ataupun individu secara real time dengan teknisi kereta dan pusat kontrol. Teknologi LTE-R memiliki tingkat interval waktu yang rendah yakni 10 ms dengan dukungan Qos, selain itu, juga dapat diterapkan untuk komunikasi mission-critical yang sangat membutuhkan kecepatan, konsistensi dan keamanan tinggi. Kemampuan teknis dari LTE yang punya latency rendah (dibawah 10 ms) dipandang sangat ideal untuk mendukung aplikasi yang sensitif pada waktu, dan artimya kualitas yang dapat dinikmati penumpang dan sistem kereta api menjadi optimal. Komposisi yang mendukung  LTE Ground to Train for Railways terdiri dari Evolved Packet Core (EPC), akses radio UMTS Terrestrial Radio Access Network (E-UTRAN). E-UTRAN di install pada perangkat radio eNodeB (BTS 4G). “Keandalan dan stabilitas sangat penting karena mereka terkait langsung dengan keamanan publik. Peluncuran solusi Samsung LTE-R hari ini dengan BTS dan SK Telecom merupakan tonggak sejarah besar bagi industri ini. Sebagai penyedia solusi LTE-R terkemuka, kami memungkinkan komunikasi yang cepat dan andal pada kereta berkecepatan tinggi yang mampu melaju setinggi 300 km per jam, yang diharapkan dimulai awal tahun depan,” ujar Senior VP and Head of Domestic Business Marketing in Networks Business at Samsung Jinsoo Jeong yang dikutip dari techblog.comsoc.org. Dengan adanya sistem solusi terbaru ini, pemerintah Korea Selatan berencana memperluas area yang tercakup dalam proyek LTE-R sekitar 5600 km pada tahun 2025 mendatang. Hadirnya LTE-R sendiri merupakan buah dari transformasi teknologi sebelumya, yakni GSM-R yang diperkenalkan 12 tahun silam oleh vendor jaringan asal Jerman yang telah bubar, Siemens Network.

Barcelona Terapkan Internet of Things di Transportasi Publik

Rata-rata negara di Eropa sudah menerapkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT). Dan salah satu imbas penerapan IoT adalah konvergensi dari jaringan seluler ke WiFi public, dan turunan dari implementasi WiFi public yakni adopsinya pada moda transportasi, khususnya di kota-kota besar. Aptilo Networks bahkan menyebut hadirnya IoT akan memurunkan hingga 30 persen jalur data selular ke WiFi. Update terbaru WiFi public pada bidang transportasi dilakukan Hitachi Insight Group yang kini tengah membangun jaringan IoT di Kopenhagen, Denmark dalam membantu warga untuk melacak keberadaan moda transportasi dan cara mereka menggunakan berbagai moda transportasi di kota tersebut. Sampai saat ini, Spanyol dan Perancis telah memiliki jaringan IoT yang menjangkau seluruh negara dengan teknologi tinggi berdaya rendah, sedangkan di Republik Ceko dan Finlandia dilengkapi sistem yang lebih cerdas. Baca juga: Internet of Things Tunjang Transportasi Berbasis Bus Pemerintah kota Barcelona di Spanyol bekerjasama dengan Aptilo Networks melakukan inovasi baru, wujudnya berupa penyebaran WiFi di Barcelona akan menjadi yang paling besar di semua negara Eropa lainnnya. Dilansir dari rtinsights.com, jaringan WiFi yang dimiliki Barcelona baru saja diperluas hingga mencakuo  1.003 armada bus. Selain itu, jaringan WiFi ini juga mencakup sebagian besar Kota Barcelona lebih dari 1.100 poin akses di lokasi utama dan bisa lagsung dirasakan oleh pengguna angkutan umum. Aptilo Networks yang menangani Aptilo Service Managment Platform (SMP) akan memberikan layanan data selular kelas bawah untuk jaringan WiFi. CEO Aptilo Networks Paul Mikkelsen, jaringan WiFi di Barcelona harus bisa menjangkau 1,6 juta warganya dan 7,5 juta turis yang berkunjung setiap tahunnya. Adanya hal ini, bisa menciptakan masalah pada bandwith apalagi saaat penggunaan tertinggi. Sayangnya WiFi yang disediakan di Pemkot Barcelona penggunaannya dibatasi maksimal 256 Kbps di lokasi outdoor dan sesuai dengan aturan dari pemerintah. Ini artinya kualitas koneksi internet serupa dengan teknologi 2.5G (GPRS/EDGE). Meski begitu tak semua serba dibatasi hanya 256 Kbps, bila Anda turis yang berkunjung museum atau perpustakaan, maka koneksi WiFi akan ditingkatka. Untuk menggunakan WFi public di Barcelona, pengguna bisa mendaftar untuk penggunaan jaringan melalui portal web. Kemudian, akses akan langsung terhubung secaraa otomatis ke hotspot WiFi yang ada di Barcelona. Aptilo SMP menggunakan otentikasi berbasis kartu SIM pada smartphone, sebab otentikasi SIM ini harus menggunakan enkripsi dalam pengiriman atau penerimaan data. Aptilo mengklaim jaringan WiFi-nya seaman jaringan mobile, sehingga hal ini bisa mengurangi kekhawatiran umum dalam menghubungkan WiFi umum dan soulusi umum. Salah satu kunci untuk berhasil membongkar data seluler adalah memastikan pengalaman pengguna yang mulus yang juga mempertahankan tingkat keamanan tertentu. Aptilo mengklaim bahwa “beberapa pelanggan kami telah menggunakan platform kami untuk komunikasi M2M jauh sebelum istilah IoT ditemukan,” jadi akan menarik untuk melihat apakah Dewan Kota Barcelona memutuskan untuk mendukung lebih banyak sumber daya “kota pintar” – seperti lampu jalan atau lalu lintas Lampu-ke jaringan WiFi yang baru dikembangkan sebagai platform IoT ad-hoc.

Gara-Gara Kebelet Buang Air Kecil, Penumpang Diturunkan dari Pesawat

Seorang penumpang Delta Airlines bernama Kima Hamilton terpaksa diturunkan dari pesawat lantaran tidak tahan untuk pergi ke toilet karena ingin buang air kecil. Padahal saat itu pesawat dalam posisi siap lepas landas dari Atlanta, Amerika Serikat.  Diketahui saat itu, posisi pesawat sudah dalam panggilan terakhir dari ATC (Air Traffic Control) namun belum bergerak sama sekali. Alhasil Hamilton berpikir tidak masalah bila dirinya bergerak untuk ke toilet pesawat. Saat itu, seorang pramugari menegur Hamilton tentang pesawat akan lepas landas, dan bila dirinya memaksa untuk ke toilit maka pesawat akan kehilangan kesempatan lepas landas dan menunggu giliran berikutnya setelah pesawat lain lepas landas.
Kima Hamilton 
Seorang penumpang bernama Krista Rosolino yang saat itu menulis di blog pribadinya mengatakaan bahwa pesawat tersebut telah menunggu setengah jam untuk lepas landas. Kali ini, karena desakan dari dirinya, Hamilton benar-benar kembali kebelakang untuk mengeluarkan hasrat buang air kecilnya yang sudah tidak tertahankan. “Hadirin sekalian saya turut prihatin atas ketidaknyamanan ini, tapi kami harus kembali ke gerbang untuk memindahkan penumpang,” ujar sang pilot. Dilansir dari huffingtonpost.ca (27/4/2017), terlihat video dimana Hamilton di datangi seorang karyawan dan menjelaskan keadaannya yang mengalami keadaan darurat untuk buang air kecil. “Saya mengalami keadaan darurat, saya harus buang air kecil dan sudah tidak bisa menahannya,” ujar Hamilton pada karyawan tersebut. Kemudian, petugas pertama tersebut memanggil petugas lainnya dan berjongkok di dekat Hamilton serta menjelaskan saat akan lepas landas semua penumpang diharapkan untuk di tempat masing-masing. Saat kembali ke gerbang keberangkatan, para penumpang terpaksa meninggalkan pesawat dan kembali tanpa hamilton dalam pesawat tersebut. “Akhirnya kami kehilangan waktu berjam-jam karena masalah ke toilet selama 30 detik,” ujar Michael suami dari Krista kepada WTMJ-TV. Saat diturunkan itu, Hamilton dipanggil oleh agen FBI di terminal keberangkatan Atlanta dan mengatakan kepada WISN untuk menangkapnya. Selain itu pihak FBI juga memutuskan untuk tidak mendengar cerita versi Hamilton dan berbicara pada penumpang lainnya. Hamilton mengatakan bahwa biaya penerbangan telah dikembalikan setengahnya, namun Delta Airlines membungkamnya sehingga Hamilton harus membeli tiket tiga kali lipat dari maskapai lain. Setelah kejadian ini, Delta Airlines membuat pernyataan terkait masalah ini dengan mengatakan, setiap penumpang wajib mematuhi instruksi awak penerbangan saat tahap-tahap penerbangan terkhusus pada saat akan lepas landas dan mendarat.
Krista Rosolino
Dalam tulisan lain yang dibuat Krista, ternyata bukan hanya Delta Airlines, penerbangan lainnya juga pernah ada kejadian serupa, namun penangannya berbeda. Saat itu ada dua orang penumpang yang berada di toilet dan pramugari mengatakan pada pilot untuk tidak bergerak menuju landasan. Setelah kejadian ini, Krista menulis bahwa dirinya tidak akan pernah menggunaka Delta Airlines lagi. “Saya pikir, Anda mungkin lupa bahawa penumpang Anda juga manusia,” tulisnya.

Karena Sapi Dianggap Suci, Penumpang Rela Turun dari Kereta

India adalah negara dengan mayoritas penduduknya beragama Hindu dan menganggap sapi adalah hewan paling dihormati. Sebab Sapi di agama Hindu adalah hewan milik para dewa dan dianggap suci, sehingga sapi tidak boleh disakiti. Seperti dilansir dari timesofindia.indiatimes.com (1/4/2017), sapi-sapi berkeliaran di sekitar jalur kereta api dan tidak akan mungkin di tabrak ataupun di usir secara paksa oleh penduduk atau penumpang. Penumpang atau penduduk harus melakukan secara halus untuk memindahkan sapi-sapi tersebut atau menunggu sampai sapi-sapi itu pergi dengan sendirinya setelah kenyang. Pada Minggu malam (30/4/2017), sapi-sapi liar menghalangi jalur kereta barang untuk ke peron tujuh di Stasiun Charbagh. Diketahui, kawanan sapi tersebut datang ke jalur kereta sekitar pukul 6 sore waktu Charbagh. Kemudian tak sampai lima menit, sebuah mobil kontainer pembawa bahan bakar minyak tiba di dekat jalur tersebut dan terpaksa menghentikan kendaraannya di dekat persimpangan NER karena sapi-sapi tersebut berada di jalan. Saat itu, pengemudi kontainer bersiul tapi tidak juga sapi-sapi itu bergerak dari tempatnya. Akibat masalah ini selain mobil kontainer dan kereta barang, ada dua kereta penumpang lainnya yakni Farakka Express dan Bareilly yang tertunda masuk ke stasiun lebih dari satu jam. Para penumpang kereta Farakka Express dan Bareilly baik yang muda hingga lanjut usia banyak yang turun dari kereta dengan menyusuri jalur yang sedikit terjal dan membuat tidak nyaman para penumpang yang berjalan kaki akibat bosan menunggu sapi-sapi itu beranjak dari jalur kereta. Sebenarnya para penumpang ini turun dari kereta dan berjalan kaki menuju stasiun Charbagh untuk melaporkan masalah gangguan sapi-sapi yanng berada di jalur kereta kepada kepala stasiun. Sayangnya setelah melaporkan masalah tersebut, pihak stasiun menganggap keluhan tersebut tidak dapat dilajutkan. “Kami memberitahu ke Kepala Stasiun bahwa sapi lah yang menghentikan perjalanan. Di jalur tersebut juga tidak ada orang yang berinisiatif mengeluarkan sapi-sapi dari jalur rel, justru hewan-hewan itu malah merumput disekitaran rel,” ujar salah seorang penumpang. Beberapa penumpang lainnya juga mengatakan kaget saat turun dari kereta melihat ada dua ekor sapi yang berada di rel. Tak hanya itu, ada beberapa penumpang yang jatuh akibat harus berjalan dan turun dari kereta yang ditumpanginya menuju stasiun Charbagh.

Pilah-Pilih Lounge Eksekutif di Bandara

Banyak hal yang menarik setibanya di bandara, salah satunya adalah fasilitas lounge atau ruang tunggu eksekutif yang lumrah menawarkan layanan setelah kita melewati gerbang pengecekan keamanan, atau jika di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta fasilitas ini banyak berjejer setelah calon penumpang melewati gerbang imigrasi. Dari beberapa jasa lounge yang ditawarkan, boleh jadi Anda merasa bingung menentukan lounge mana yang ingin dituju. Sembari menimbang-nimbang detail fasilitas, menu makanan/minuman, dan tentunya harga, kami menyarikan beberapa tips memilih lounge dari independenttraveler.com. 
finansialku.com
finansialku.com
1. Lounge dari maskapai Biasanya setiap maskapai memberikan kemudahan bagi penggunanya dengan menyediakan lounge. Anda yang bukan anggota tetapi pengguna pesawat dari maskapai tersebut bisa menggunakan lounge ini dengan membayar sesuai harga yang diberikan. Selain itu Anda bisa menikmati semua fasilitas yang ada di lounge. 2. Fasilitas lengkap Baiknya dalam memilih lounge Anda harus jeli dengan fasilitas yang diberikan. Biasanya lounge eksekutif memberikan fasilitas seperti sofa, kursi pijat, video game hingga lainnya. Semua fasilitas ini bisa Anda manfaatkan sebaik mungkin. 3. Kartu Kredit Bank Selain menjadi satu anggota maskapai, manfaatkan kartu kredit yang Anda miliki. Dengan kartu kredit, Anda bisa menikmati semua fasilitas lounge. Bila di luar negeri, baiknya cek kartu kredit bank Anda terdaftar atau tidak di negara lain.
Polahku.com
Polahku.com
4. Chek in mudah Ini yang biasanya dicari para pengguna maskapai, apalagi yang berada di kelas bisnis, chek in pun dibantu tanpa Anda harus menuju counter chek in. Jadi Anda bisa tenang menikmati segala fasilitas yang ada di lounge. 5. Jasa antar ke pesawat Bila Anda menggunakan kartu kerdit atau seorang dari anggota masyarakat, untuk mengantar Anda menuju pesawat tidak akan dikenakan biaya apapun. Tetapi bila Anda membayar lounge dengan uang tunai, Anda harus menambah bayaran untuk bisa di antar sampai ke pesawat. Dengan adanya lounge eksekutif, baik dengan kartu kredit, kartu anggota suatu maskapai atau bayar tunai, lounge ini bisa Anda nikmati. Tak hanya fasilitas, bila dihitung untuk membayar lounge eksekutif sekitar Rp75 ribu-Rp150 ribu dengan fasilitas lengkap, ini menghemat pengeluaran di bandara di banding harus membeli makan di counter makanan atau hanya sekedang nongkrong di cafe sembari menunggu keberangkatan. Hal ini bisa menjadi pertimbangan Anda saat berada di bandara, hemat dan cermat dengan lounge atau boros dengan makan dan menikmati fasilitas di luar lounge.

Aeroflot Terkena Turbulensi Langit Cerah, 27 Penumpang luka Serius

Turbulensi bisa terjadi kapan saja dan di langit mana saja, apalagi saat adanya perbedaan tekanan udara di langit atau pesawat melintasi lubang udara yang ada di awan. Semua masalah ini bisa mengakibatkan adanya turbulensi atau goncangan pada pesawat. Dilansir dari CNN.com (2/5/2017), maskapai plat merah asal Rusia, Aeroflot dari Moskow menuju Bangkok mengalami turbulensi hebat pada Senin 1 Mei 2017 karena menabrak lubang udara di angkasa. Akibat kejadian ini sebanyak 27 penumpang mengalami luka serius dan ringan. Dari 27 orang, 23 diantaranya warga Rusia da 4 lainnya warga Thailand. Rata-rata penumpang yang luka parah banyak mengalami patah tulang baik kaki maupun hidung dan memar di sekujur tubuhnya. Banyaknya penumpang yang terluka diperkirakan karena tidak menggunakan sabuk pengaman sehingga terbentur dan terlempar saat turbulensi terjadi. Sebenarnya, saat turbulensi, pesawat sudah berada di atas negara Myanmar dan hampir tiba di bandara Suvarnabhumi, Thailand. Diketahui setelah sampai di Suvarnabhumi, ada 30 penumpang dengan luka-luka dengan 27 orang di bawa ke rumah sakit Samitivej Srinakarin, Bangkok dan tiga lainnya memilih untuk perawatan sendiri karena hanya terluka ringan.
CNN.com
Aeroflot dalan penerbangan ini mengoperasikan pesawat Boeing 777 yang mengangkut 318 penumpang dan 14 awak pesawat. Salah seorang penumpang yang tidak mengalami luka Rostik Rusev mengatakan, saat itu turbulensi sangat buruk, sehingga membuat para penumpang terlempar dari tempat duduknya. “Kejadian ini sekitar 10 detik, terlihat ada darah di langit-langit tepatnya di pintu bagasi kabin atas. Para pesonil maskapai sudah bekerja dan mereka sangat berani. Mereka pahlawan dengan apa yang mereka lakukan untuk menolong para penumpang terluka,” ujar Rusev. Sebenarnya, bila turbulensi terjadi dan semua penumpang pesawat menggunakan sabuk pengaman, hal ini tak haruslah terjadi. Sebab, sabuk pengaman adalah salah satu alat pengamanan bagi para penumpang saat berada di pesawat. Karena hal ini, pihak maskapai Aeroflot mengeluarkan pernyaataan atas kejadian yang menimpa Boeing 777 rute Moskow – Bangkok tersebut. Turbulensi yang terjadi lebih dikenal dengan turbulensi langit cerah, sehingg semuanya sulit untuk dipersiapkan secara cepat karena tidak terjadi diawan melainkan saat langit cerah dengan visibilitas yang baik dan pemerintah Rusia telah memberikan bantuan atas kejadian ini. Yang menyebabkan korban luka-luka yakni tidak ada peringatan kepada penumpang untuk kembali ketempat duduk masing-masing dan menggunakan sabuk pengaman mereka. Sebelum kejadian yang menimpa Aeroflot, dalam satu tahun belakangan ini setidaknya ada 750 penerbangan lainnya yang terkena turbulensi langit cerah.

Agustus 2017, Diharapkan Semua Rute Internasional Pindah ke Terminal 3 Bandara Soetta

Pada 1 Mei 2017 kemarin, Garuda Indonesia menjadi yang pertama pindah ke Terminal 3 untuk rute internasional. Perpindahan ini adalah awal dari Terminal 3 menjadi terminal internasional, sebab pada Agustus 2016 lalu, maskapai Air Asia perlahan berpindah ke Terminal 2F menggantikan posisi Garuda Indonesia yang berpindah ke Terminal 3. PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan Agustus 2017 mendatang semua rute internasional di Terminal 2 akan berpindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, untuk tahap pertama ini Garuda Indonesia yang terlebih dahulu berpindah ke Terminal 3 per 1 Mei 2017. Nantinya akan disusul oleh maskapai lain untuk rute internasionalnya. “Kita akan ada 3 tahap, pertama Garuda Indonesia. Kedua Sky Team Group yang terdiri dari delapan maskapai yang kita harapkan Juni ini bisa moving dari Terminal 2 ke Terminal 3. Dan hingga Agustus total akan ada 30 maskapai penerbangan rute internasional yang beroperasi di Terminal 3,” ungkapnya di Terminal 3 bandara Soetta, Tangerang, Senin malam (1/5/2017) yang dikutip dari okezone.com (2/5/2017). Awaluddin mengatakan, saat ini Terminal 3 memiliki kapasitas yang mampu menampung penumpang sekitar 25 juta orang pertahun. Selain itu pihak AP II juga akan melakukan pembaharuan untuk terminal lainnya di bandara Soetta agar setara dengan bandara lainnya di dunia. “Setelah Terminal 3 ini selesai dan kami akan revitalisasi Terminal 1, dan kemudian kelanjutan Terminal 2. Sehingga dengan reposisi beban Terminal akan lebih merata,” tambahnya.

Kereta Bawah Tanah Toronto Penyumbang Polusi Udara Tertinggi

Seorang Insinyur Kimia dari University of Toronto, Greg Evans menyebutkan bahwa kereta bawah tanah di Toronto memiliki tingkat pencemaran udara tertinggi di Kanada. Sebuah fakta yang mencengangkan mengingat hal tersebut amat bertolak belakang dengan aksi mereka dalam mengurangi tingkat emisi  secara keseluruhan. Temuan tersebut berdasarkan pada data yang dikumpulkan di platform Toronto Transit Commission (TTC) dan di kereta api dalam kurun waktu tiga minggu di musim panas tahun 2010 dan musim dingin tahun 2011. Dalam melakukan penelitian ini, Prof. Greg Evans selaku kepala peneliti bersama murid-muridnya menggunakan instrumen portabel yang berukuran sangat mini, yaitu 25 mikrogram. Partikulat materi kecil ini mudah terhirup, dan bisa menyebabkan masalah pernapasan. Guna mendapatkan hasil dari penelitiannya mengenai kualitas udara, Greg menggunakan sebuah metrik bernama PM2,5 (Particulate Matter yang diameternya kurang dari 2,5 mikron). Sebagai patokan dalam penelitiannya, Greg mengatakan bahwa nilai PM2.5 untuk Toronto dalam kondisi normal akan berada di angka 10 mikrogram partikel per meter kubik udara. Sedangkan bila kualitas udara di Toronto sedang buruk, nilai tersebut bisa naik ke angka 30 mikrogram per meter kubik, dan partikelnya dapat terlihat di udara, mirip seperti kabut asap. Namun, dari penjabaran di atas, diperoleh fakta yang cukup mengejutkan dari penelitian yang dilakukan oleh Greg di jalur kereta bawah tanah Toronto. Greg bersama timnya tersebut mendapatkan nilai rata-rata 100 mikrogram per meter kubik udara dari jalur kereta bawah tanah Toronto. “Itu sebanding dengan hari biasa di Beijing,” Tutur Greg seperti yang diwartakan oleh sciencedaily.com, Selasa (25/4/2017). Di jalan raya, penyumbang tingkat polusi paling besar adalah dari asap truk dan bus, namun hal berbeda ditemukan pada jalur kereta bawah tanah Toronto, dimana Greg mengatakan penyumbang polusi udara terbesar datang dari komponen yang berbeda. “Sebagian besar partikelnya berasal dari roda logam di rel. Jejak barium juga ditemukan di sampel udara, yang kemungkinan berasal dari rem sendiri,” ungkap Greg. “Ketika Anda berdiri di atas sebuah stasiun bawah tanah, Anda bisa merasakan guncangan saat kereta bawah tanah masuk. Itu dikarenakan kereta bergerak menyusuri terowongan seperti sebuah piston, mendorong udara di depannya. Jadi tidak ada tempat bagi partikel untuk pergi. Saat kereta masuk ke stasiun, itu menyebabkan debu dan partikel mengudara,” tambahnya pada kesempatan yang sama. Greg mengatakan perbandingan antara tiga sistem kereta bawah tanah menunjukkan bahwa penyebaran partikel radikal tersebut dapat dicegah dan para unsur masyarakat terkait harus mulai memikirkan cara untuk menguranginya. ” Partikel ini mungkin juga lebih beracun daripada partikel luar biasa karena kandungan logamnya yang amat tinggi.” Pada akhirnya, Greg mengakui bahwa kereta bawah tanah memegang andil penting dalam kehidupan masyarakat Toronto, dan Ia pun akan tetap menggunakannya, paling tidak saat bersepeda tidak masuk ke dalam pilihan. “Ini tidak akan membuat saya untuk berhenti naik kereta bawah tanah, tapi pada saat yang sama, kita harus berusaha untuk mengurangi kecondongan kita untuk menggunakan kereta bawah tanah.” Tutupnya.

Sistem Monitoring Jadi Hambatan Terbesar Implementasi Tol Laut

Saat ini masih banyak yang mengira tol laut adalah tol yang dibangun di atas lautan untuk menghubungkan daerah satu dengan yang lain. Padahal bila diusut dan dijelaskan, tol laut adalah jalur pelayaran yang bebas hambatan dan menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu, tol laut juga nantinya diharapkan membantu pengiriman barang dari satu pulau ke pulau lainnya, sehingga tidak terjadi kelangkaan bahan-bahan pokok baik itu sembako, BBM hingga semen. Nantinya, dengan adanya tol laut ini diharapkan, harga barang bisa lebih murah dari pengiriman menggunakan moda transportasi lainnya. Presiden Jokowi, mengharapkan dengan laut, masyarakat Indonesia bisa merasakan pemerataan ekonomi. Sayangnya, dalam pembangunan tol laut ini tak mudah terealisasikan sebab banyak kendala salah satunya adalah anggaran untuk pegembangan atau pertahanan laut yang tak lebih dari 1 persen.
Ports Of Indonesia
Ports Of Indonesia
Dilansir dari Kontan.co.id (19/8/2014), kondisi pelabuhan Indonesia saat ini belum semua memungkinkan atau bisa dikatakan sangat minim walaupun jumlahnya sudah banyak. Namun, sekarang hanya ada beberapa pelabuhan yang sudah siap dengan konsep laut ini karena masuk dalam kategori pelabuhan besar. Peta pelayaran juga menjadi permasalahan besar lainnya, karena Indonesia belum memiliki peta jalur laut yang jelas dan bisa digunakan untuk pelayaran dalam negeri. Apalagi untuk menjalankan tol laut, pemerintah harus siap dengan sumber daya yang ada. Menggunakan sistem monitoring adalah hal terpenting. Sehingga pemerintah harus memperbaiki sistem monitoring ini sebelum menjalankan tol laut. Sebab, sistem monitoring laut Indonesia, digunakan untuk menyimpan data dan mengetahui posisi kapal. Bila sistem monitoring laut tidak berjalan, bukan hanya tidak bisa mencari dan melihat posisi kapal, tetapi akan membuat jalur pelayaran terhambat akan arah dan tujuan kapal berlayar. Berbicara masalah laut, sumber daya alam yang ada di lautan juga patut untuk dikelola. “Ketika kita bicara laut, kita harus tahu ada apa saja di laut, ada minyak,ada potensi gas besar, cilakanya dengan teknologi asing itu lebih tinggi, dan mereka melakukan riset, akurasinya baik dan ini takutnya sudah sampai ke dunia bisnisnya,” kata Ridwan yang dikutip dari Kompas.com (19/8/2017). Diketahui hingga saat ini ada empat pelabuhan besar yang mampu menjadi persandaran kapal-kapal untuk tol laut yakni, Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Perak dan Makassar. Selain itu ada tujuh trayek dalam perjalanan tol laut ini, tiga diantarnya adalah trayek baru yakni Tanjung Priok-Enggano-Mentawai-Pulau Nias-Sinabang, Tanjung Perak-Belang Belang-Sanggara-Pulau Sebatik-Tanjung Perak dan Tanjung Perak-Kisar-Namrole-Kisar-Tanjung Priok. Bila dihitung, saat ini trayek perjalanan tol laut sudah ada 13 taryek tol laut.

Ketika Dunia Transportasi “Teracuni” Perkembangan Jaman

Roda inovasi seakan tidak pernah berhenti berputar, terbukti dengan banyaknya terobosan-terobosan baru yang menghantam beberapa aspek, salah satunya adalah transportasi. Beragam terobosan ini bukanlah tanpa bukti, contohnya adalah pengadaan taksi udara oleh Uber di Dallas yang rencananya akan beroperasi pada tahun 2020 mendatang. Ditambah dengan Waymo, mobil yang dapat membuka pintunya sendiri, Waymo sendiri sudah memesan sekitar 500 buah  Chrysler Pacifica untuk menunjang rencananya tersebut. Berikut, KabarPenumpang.com coba rangkum 5 perubahan yang terjadi dalam dunia transportasi akibat pengaruh dari perkembangan jaman. Drone Pengantar Barang
Sumber: designboom.com
Sumber: designboom.com
Pada awal kemunculannya, drone dipergunakan untuk mengambil foto atau merekam kejadian melalui udara yang dikontrol menggunakan remot pengendali. Namun, seiring berjalannya waktu, penggunaan drone sudah mulai merambah bidang lain, seperti jasa pengantar barang. Ambil contoh di Swiss, dimana sebuah drone digunakan sebagai alat untuk mengantarkan hasil pemeriksaan laboratorium dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya. Adapun tujuan dibalik pergeseran fungsi drone yang sesungguhnya adalah untuk menghemat waktu perjalanan, karena jalur darat yang sudah terlalu padat dan dikhawatirkan akan merubah struktur dari hasil pemeriksaan tersebut. Mobil Bertenaga Baterai
Sumber: vox.com
Sumber: vox.com
Tidak bisa dipungkiri, mobil bertenaga baterai masih sangat langka di Indonesia mengingat mahalnya teknologi yang digunakan sehiingga membuat banderol dari mobil ini melambung tinggi. Padahal, penggunaan mobil seperti ini terbukti mengurangi tingkat polusi yang dihasilkan dibanding dengan mobil bertenaga bensin yang sehari-hari kita jumpai. Namun, berbeda dengan di Amerika, dimana sebuah perusahaan mobil bertenaga baterai ini sudah terjual sekitar 160.000 mobil sepanjang tahun 2016. Bahkan, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur otomotif, Tesla menargetkan akan melakukan penjualan satu juta mobil bertenaga baterai pada tahun 2020. Hyperloop
Sumber: independent.co.uk
Sumber: independent.co.uk
Bayangkan oleh Anda sebuah kereta dapat melaju hingga menembus angka 1.300 km/jam pada kecepatan maksimum, ya, Hyperloop memang salah satu terobosan dalam dunia transportasi yang dipercaya akan membawa dampak besar di masa yang akan datang. Bermodalkan sebuah kereta berbentuk kapsul yang berada di dalam sebuah pipa raksasa yang seakan ditembakkan menuju lokasi tujuan, membuat pengalaman berkendara Anda menjadi berbeda. Hyperloop Transportation Technology (HTT) yang menjadi penyedia jasa layanan transportasi ini berencana untuk mengangkut 6 juta penumpang yang hendak bertolak dari San Francisco menuju Los Angeles setiap tahunnya. Apabila tidak meleset, Hyperloop akan mulai beroperasi pada tahun 2020 untuk mengangkut barang, dan 2021 untuk jasa pengantaran penumpang. Moda Tanpa Awak
Sumber: vox.com
Sumber: vox.com
Mungkin ini adalah salah satu cerminan kendaraan masa depan, yaitu sebuah moda darat tanpa awak. Tercatat, beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa transportasi seperti Uber, Tesla, hingga Waymo milik Google sedang mematangkan konsep kendaraan nirawak tersebut. Bahkan, perusahaan manufaktur otomotif raksasa asal Amerika, Ford menyatakan pihaknya tengah mengembangkan konsep mobil tanpa setir yang direncanakan akan beroperasi pada tahun 2021 mendatang. Tidak mau kalah dengan saingannya, Audi mengatakan pada 2020 kelak, perusahaannya akan menerapkan sistem mobil tanpa awak pada semua hasil produksinya. Robot Pengantar Makanan
Sumber: vox.com
Sumber: vox.com
Diantara semua perkembangan teknologi yang ada, robot pengantar makanan inilah yang sudah mulai diuji coba oleh sejumlah perusahaan yang memproduksinya. Setelah dilakukan beberapa uji coba, muncul pertanyaan yang sedikit membandingkan kinerja robot ini dengan drone pengantar hasil laboratorium yang sebagaimana sudah disebutkan di atas. Manakah yang lebih efektif, apakah robot yang menggunakan jalur darat, atau drone yang menggunakan jalur udara? Pertanyaan tersebut tentu belum bisa dijawab mengingat belum kondusifnya penggunaan dari kedua teknologi ini.