Pamerkan Mock-Up 777X, Boeing Mainkan Sisi Psikologis Penumpang

Sumber: cnn.com

Setelah dengan bangga memamerkan varian Boeing 777-9 terbaru pada tangga 13 Maret 2019, kini raksasa aviasi asal Amerika Serikat ini dikabarkan baru saja merilis interior dari Boeing 777X. Jika diperhatikan dengan seksama, terdapat sejumlah perbedaan yang cukup mencolok dari pesawat yang terbagi ke dalam dua varian ini, 777-8 dan 777-9. Satu yang paling mencolok dari perubahan desain kabin ini adalah interior melengkung yang dirancang untuk menambah ‘kelapangan’ space.

Baca Juga: Meski Khusus Internal Perusahaan, Boeing Tepati Janji Perlihatkan 777-9

Namun, gambaran interior dari Boeing 777X ini masih hanyalah sebatas mock-up yang dipamerkan di pagelaran Aircraft Interior Expo (AIX) 2019 di Hamburg, 31 Maret 2019 hingga 2 Maret 2019 silam. Kendati sempat menghadapi masa yang tidaklah mudah pasca jatuhnya dua pesawat 737 MAX 8 yang masing-masing dioperasikan oleh Ethiopian Airlines dan Lion Air dalam rentang waktu lima bulan ini, namun pihak Boeing mengatakan bahwa mereka tetap bangga dapat memamerkan mock-up interior dari pesawat yang sudah dinantikan oleh banyak orang ini.

“Kami telah banyak belajar sejak varian 777 pertama kali dirilis pada tahun 1990-an, terutama dari sisi psikologi penumpang saat melakukan perjalanan,” ujar Cabin Experience and Revenue Analysis Regional Director Boeing, Kent Craver, dikutip KabarPenumpang.com dari laman cnn.com (17/4/2019).

“Setiap orang pasti terpesona dengan sektor aviasi, dan kami bermaksud untuk memperkenalkan kembali keajaiban di dunia penerbangan,” tandasnya.

Kendati mock-up yang dipamerkan di pagelaran AIX 2019 tersebut belumlah sempurna dan masih terbuka kemungkinan untuk dirombak oleh pihak perusahaan, namun dari situ kita bisa mendapatkan gambaran dari pesawat ini di masa yang akan datang.

Bagasi kabin dari Boeing 777X. Sumber: simpleflying.com

Pihak Boeing mengatakan bahwa jarak antar bangku pada varian 777X ini dilebarkan sekira empat inci – dimana ini diharapkan dapat berimplikasi pada kenyamanan penumpang saat melakukan perjalanan. Kembali ke pernyataan di awal dimana Boeing menggunakan desain interior melengkung yang akan memainkan sisi psikologis penumpang – penumpang akan melihat varian ini lebih lega ketimbang varian lain dari Boeing.

“Kami menggunakan tata pencahayaan dan arsitektur untuk menciptakan tidak hanya ruang fisik semata, tetapi juga kesan lega – jadi pada tingkat psikologis,” kata Kent Craver.

Setelah memainkan sisi psikologis dari penumpang, Boeing juga mengaplikasikan sistem tekanan kabin yang lebih rendah, dimana itu dipercaya dapat meningkatkan kenyamanan dari para penumpangnya.

“Itu (tekanan kabin yang lebih rendah) dapat membantu menghilangkan perasaan tidak enak ketika mengudara di ketinggian seperti sakit kepala, nyeri oto, hingga mual,” terangnya.

Baca Juga: Gunakan Sayap Lipat nan Unik, Akankah Boeing 777X Jadi Pesawat Paling Efisien?

Selain itu, pihak Boeing juga menambahkan bahwa ketersediaan ruang yang lebih lega pada varian 777X ini dapat menguntungkan pihak maskapai yang kelak akan menggunakan jenis pesawat ini.

“Karena kabin di varian 777X ini lebih ringan, dimana secara otomatis akan memberikan ruang lebih banyak bagi maskapai penerbangan yang menggunakannya. Itu (ketersediaan tempat) dapat dimanfaatkan oleh para maskapai untuk mengisinya dengan fitur yang mereka harapkan,” tutup Kent Craver.