Prambanan Ekspres, KRD Pertama yang Gunakan Aplikasi KAI Access untuk Pembelian Tiket

KA Prameks Solo-Jogja

Prambanan Ekspres atau yang sering disebut Prameks relasi Yogyakarta-Solo-Kutoarjo PP tersebut, kini tiketknya bisa dibeli melalui aplikasi KAI Access. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan kemudahan ini untuk meningkatakan pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan kereta rel diesel (KRD) itu.

Baca juga: Kereta Lokal Daerah Seperti Tak Terurus, Bahkan Terkesan Diabaikan PT KAI

Bisa dikatakan KA Prameks merupakan KRD pertama yang pembelian tiketnya melalui aplikasi. Sebab kereta Bandung Raya yang merupakan kereta komuter masih menggunakan kereta ekonomi biasa meski tiketnya bisa dibeli melalui aplikasi yang sama.

Pembelian tiketnya sudah bisa dibeli per hari ini yakni 1 Februari 2019 sehingga penumpang tak lagi perlu membeli di loket stasiun. Cara pembeliannya pun mudah, bagi pengguna baru wajib mengunduh aplikasi KAI Access dan mendaftarnya. Bila sudah memiliki aplikasi, akan lebih mudah dengan memilik menu kereta lokal.

KAI Access layanin pembelian tiket KA Prameks (KabarPenumpang.com)

Dilansir KabarPenumpang.com dari kai.co.id (31/1/2019), pemesanan tiket KA Prameks dapat dilakukan tujuh hari hingga lima menit sebelum keberangkatan. Pembelian tiket KA Prameks dalam satu kali transaksi hanya satu tiket dan dalam satu hari dibatasi maksimal 15 kali transaksi per hari melalui aplikasi. Pembelian tiket ini akan berbeda ketika penumpang datang langsung ke loket stasiun, maka berlaku satu orang bisa memesan hingga empat tiket.

Setelah berhasil melakukan transaksi pembelian tiket KA, maka nama dan nomor ID pemilik akun akan muncul di data e-ticket. Perlu diketahui juga bahwa anak usia tiga tahun sudah wajib membeli tiket. Untuk pembayaran, cukup melalui dompet elektronik (e-wallet). Sedangkan batas waktu pembayaran transaksi tiket tergantung dari masing-masing dompet elektronik (e-wallet) yang dipilih.

Bagi calon penumpang KA Prameks yang akan melakukan pembatalan dan ubah jadwal hanya dapat dilakukan di loket stasiun. Dan bagi penumpang yang sudah melakukan proses ubah jadwal pembatalan di loket maka e-tiket pada aplikasi KAI Access dinyatakan tidak berlaku dan tidak valid.

Untuk melakukan proses boarding, penumpang cukup menunjukkan e-tiket (bukti transaksi) di menu My Trips aplikasi KAI Access dengan memilih halaman Local Train dan petugas akan melakukan proses boarding dengan scan QR code pada e-tiket dan validasi visual mencocokan e-tiket dengan bukti identitas asli penumpang.

Di atas KA, penumpang yang menggunakan e-tiket akan diperiksa oleh Kondektur, dan masing masing penumpang diperiksa dengan cara menyetuh layar smartphone untuk memastikan barcode penumpang berdetak dan e-tiket sesuai dengan perjalanan kereta apinya.

Baca juga: KA Komuter Prameks, Rencana Hingga Ke Sragen dan Pembangunan Jalur Listrik Yogya-Solo

“Layanan pemesanan tiket KA Prameks melalui aplikasi KAI Access ini kami berikan kepada pelanggan setia kereta api sebagai wujud konkret bahwa KAI selalu mendengar masukan dari konsumen. Kami berharap bertambahanya kemudahan pemesanan tiket ini menjadikan moda kereta api sebagai pilihan utama masyarakat pelaju dari Yogya, Solo, dan Kutoarjo,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.