Setelah Batik Air, Giliran Lion Air Pastikan Semua Armadanya Telah HEPA Ready

0
Ilustrasi pesawat Airbus A330-300 yang dilengkapi HEPA Cabin Air Filter. Foto: Bangkok Post

Setelah sebelumnya Batik Air merilis kabar bahwa seluruh armadanya telah mengadopsi fitur High Efficiency Particulate Air (HEPA), maka maskapai induknya, Lion Air yang melayani penerbangan berbiaya murah, juga telah menyatakan bahwa seluruh armadanya, juga telah dipasang fitur HEPA.

Secara keseluruhan, armada Lion Air yang terdiri dari Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900NEO telah dipasang fitur yang dapat menangkal penyebaran virus corona.

Baca juga: Tak Semua Kabin Pesawat Dilengkapi Filter HEPA, Apakah Aman dari Covid-19? 

Sistem kerja HEPA ialah menyaring serta membuat sirkulasi ulang dari kabin dan menyampurkannya dengan udara bersih dari luar pesawat. Sebagian udara yang berasal dari dalam dibuang ke luar kabin, sisanya dipompa melalui filter udara – HEPA. HEPA filter bekerja efektif dengan tingkat 99,9+ persen menghilangkan partikel seperti virus, bakteri dan jamur sebelum udara kembali didistribusikan (sirkulasi) ke kabin. Perputaran sirkulasi udara dalam pesawat yang dilengkapi HEPA berlangsung cepat. Dengan demikian sirkulasi udara yang segar di kabin diperbarui 20 hingga 30 kali dalam satu jam atau setiap dua hingga tiga menit, sehingga penumpang akan merasa aman, nyaman dan percaya diri untuk bepergian menggunakan pesawat udara.

Perangkat teknologi yang terpasang dan berbagai langkah preventif, seluruh awak pesawat dan karyawan serta penumpang mematuhi ketentuan penerbangan Lion Air, sebagaimana yang menjadi pedoman protokol kesehatan selama masa waspada ini, akan memberikan optimis bahwa perjalanan udara perlahan mulai kembali. Dengan harapan, penumpang dapat memulai perjalanan tanpa ragu-ragu (resume their journeys with confidence).

Teknologi lainnya yang membuat kualitas udara di kabin aman ialah material komposit di kabin pesawat yang memungkinkan menjaga kelembaban sehingga mengurangi efek dehidrasi, kondisi kering dan tidak berkarat seperti pada logam di bawah kelembaban tinggi. Kabin pesawat didesain mampu mempertahankan kelembaban kurang lebih 25 persen, meningkat jika dibandingkan pesawat seri terdahulu yakni sebesar 20 persen.

“Peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara Lion Air Group secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC) selama ini dijalankan di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic (BAT) dan di berbagai basis bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air berada,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Baca juga: Jadi ‘Kebanggaan’ Maskapai di Masa Pandemi, HEPA Ternyata Tidak Membuat Kabin Pesawat Bebas Corona!

Pengerjaan kebersihan di BAT meliputi ruang kemudi (flight deck); dapur (galley); kamar kecil (lavatories), termasuk pintu, pegangan pintu, wastafel dan tempat sampah; alas makan dan pegangannya; fasilitas hiburan (in-flight entertainment) termasuk remote control; pegangan pembuka rak bagasi kabin (luggage storage bin handle); overhead lighting, ventilasi udara dan call button; sandaran kursi; penutup tempat duduk (seat covers); sabuk pengaman (seat belts); sandaran kepala tempat duduk (seat headrests); karpet lantai; jendela dan penutup jendela; fasilitas penumpang lainnya; ruang kargo (cargo compartment) dan lainnya.

Leave a Reply