Hari Ini, Jacqueline Auriol ‘Sang Wanita Tercepat’ Pemegang 5 Rekor Dunia Wafat

0
Jacqueline Auriol, bersaing merengkuh gelar sebagai wanita tercepat di dunia, bersama Jacqueline Cochrane. Foto: Daily Kos

Hari ini, 21 tahun lalu, bertepatan dengan 11 Februari 2000, Jacqueline Auriol, pemilik lima rekor kecepatan dunia wafat. Selain itu, Jacqueline juga dianugerahi sederet penghargaan, termasuk gelar sebagai wanita tercepat di dunia.

Baca juga: Amelia Earhart, Pilot Wanita Pertama di Dunia yang Hilang Misterius! Berhasil Ditemukan Setelah 80 Tahun

Dikutip dari encyclopedia.com, wanita yang terlahir dengan nama Jacqueline Douet ini, mulai mencicipi sensasi menerbangkan pesawat pada tahun 1946. Saat itu, ia sudah menjadi keluarga besar presiden, dimana, ayah mertuanya, Vincent Auriol, menjadi orang nomor satu Perancis tak lama setelah ia menikah pada tahun 1938.

Sekalipun sudah menjadi kaum borjuis, ia tetap dekat dengan masyarakat dan tentu saja tetap menyalurkan hobinya untuk terbang. Ia bahkan sempat menderita luka parah akibat kecelakaan pesawat SCAN-30 pada tahun 1949 atau setahun setelah mendapat lisensi pilot.

Namun, kecelakaan tersebut rupanya menjadi berkah buatnya. Adanya kecelakaan itu, ia jadi lebih bebas untuk mempelajari aljabar, trigonometri, aerodinamika, dan mata pelajaran lain yang diperlukan untuk memperoleh sertifikasi pilot tingkat lanjut. Terbukti, ia pun berhasil mendapatkan lisensi militer dan memenuhi syarat sebagai salah satu pilot uji wanita pertama pada tahun 1950. Dari sinilah lima rekor kecepatan dunia ia gapai.

Pada 12 Mei 1951, Auriol melesat dengan kecepatan rata-rata 818 km per jam menggunakan pesawat de Havilland Vampire, dari Istres ke Avignon, Perancis. Ia pun berhasil mencatat rekor wanita tercepat di dunia, menggusur pemegang sebelumnya, Jacqueline Cochran dari Amerika Serikat.

Di tahun-tahun berikutnya, ia terus berkarya dan memecahkan rekor wanita tercepat di dunia atas namanya sendiri dan kompetitor. Pada tanggal 21 Desember 1951, ia berhasil mencapai kecepatan 855 km per jam saat menerbangkan Sud-Est Mistral, pesawat pengembangan dari de Havilland Vampire buatan Perancis dengan mesin Hispano-Suiza Nene.

Tiga tahun berselang, atau tepatnya pada tanggal 31 Mei 1955, Auriol memecahkan rekor bersama pesawat Dassault Mystère IVN dengan kecepatan rata-rata 1.151 km per jam. Berbeda dengan dua rekor sebelumnya (trek sirkuit), rekor kali ini digapai pada kategori trek lurus sejauh 15-25 km, yang sebelumnya dipegang oleh Jacqueline Cochrane.

Pada 22 Jun 1962, ia berhasil menerbangkan Dassault Mirage IIIC di kecepatan rata-rata 1.850 km per jam di sirkuit tertutup 100 km, merebut kembali rekor wanita tercepat di dunia dari tangan Jacqueline Cochran.

Deretan rekornya pun ditutup pada tanggal 14 Jun 1963. Saat itu, ia menerbangkan Dassault Mirage IIIR dan berhasil mencapai 2.038 km per jam, merebut kembali rekor wanita tercepat di dunia pada kategori sirkuit tertutup 100 km dari tangan Jacqueline Cochran, yang notabene berhasil melampaui capaian Auriol sebelumnya, pada Mei 1963, meskipun berhasil direbut kembali Auriol sebulan setelahnya.

Sayangnya, saat Auriol berhenti terbang dan memecahkan rekor wanita tercepat di dunia, Jacqueline Cochran masih terus terbang dan berhasil sedikit melampaui Auriol di kecepatan 2.097 km per jam pada 1 Juni 1964, di kategori sirkuit tertutup 100 km menggunakan Lockheed F- 104G Starfighter.

Baca juga: Deborah Lawrie, 67 Tahun, Pilot Wanita Tertua yang Masih Aktif di Maskapai Komersial

Sampai sebelum ajal menjeput, Auriol setidaknya sudah mendapat sederet penghargaan, seperti penghargaan Piala Harmon, pada tahun 1951, 1952, 1953, dan 1956, diangkat menjadi perwira tinggi oleh Légion d’honneur, diangkat menjadi grand-croix oleh Ordre national du Mérite pada tahun 1997, serta penghargaan sebagai Elang pada tahun 1992 sebagai wujud wanita tercepat di dunia.

Usai wafat, ia kembali menerima penghargaan terakhir dari Perancis, dimana pemerintah mengeluarkan perangko €4,00 bergambar dirinya sebagai suatu kehormatan tertinggi negara kepadanya.

LEAVE A REPLY