Wajib Tahu! Mulai 18 Juni KA Pangrango Tidak Lagi Berangkat dan Tiba di Stasiun Bogor

Suka healing ke Sukabumi naik Kereta Api (KA) Pangrango? Sepertinya informasi yang satu ini sangat penting bagi kalian yang menggunakan KA tersebut. Karena mulai tanggal 18 Juni 2025, KA Pangrango dengan rute Bogor – Sukabumi pp. akan diberangkatkan dari Stasiun Bogor Paledang.

Biasanya KA ini berangkat dan tiba di jalur 2 Stasiun Bogor. Ternyata perubahan ini ada hubungannya dengan selesainya pembangunan Skybridge Paledang yang akan mulai diuji coba operasionalnya pada 16–17 Juni 2025.

Kereta api dengan kelas campuran Eksekutif dan Ekonomi ini, tidak lagi menaikkan dan turunkan penumpang di Stasiun Bogor, melainkan secara full beroperasi dari Stasiun Bogor Paledang – Stasiun Sukabumi pp. Calon penumpang KA Pangrango yang sebelumnya naik KRL, tetap turun di Stasiun Bogor. Kemudian lanjut jalan kaki melalui skybridge yang menghubungkan Stasiun Bogor dengan Stasiun Bogor Paledang.

Info Grafis dari Sosial Media KAI 121.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga berpesan agar calon penumpang KA Pangrango untuk mempersiapkan waktu lebih awal, sehingga tidak tergesa-gesa menuju Stasiun Bogor Paledang.

Akses dari Stasiun Bogor melewati skybridge ini pun terlihat cukup nyaman untuk pejalan kaki, terutama terhindar dari resiko terjebak di jalan raya yang mengharuskan menyeberang jalan jika dalam kondisi ramai. Selain faktor keselamatan, faktor keamanan pun juga termasuk didalamnya. Apalagi melewati jembatan ini bisa terhindar dari cuaca panas maupun hujan.

Diketahui, panjang Skybridge Stasiun Bogor dan Stasiun Bogor Paledang kurang lebih 200 meter dengan lebar 6 meter. Cukup panjang dan lebar. Penumpang bisa memanfaatkan ekskalator dan lift. Untuk Skybridge Stasiun Bogor terdapat fasilitas eskalator dan lift.

Selain memperhatikan waktu karena perpindahan dari Stasiun Bogor ke Stasiun Bogor Paledang dan sebaliknya, pada masa uji coba skybridge ini penumpang diharapkan mengikuti instruksi dan arahan dari petugas.

Untuk jadwal perjalanan KA Pangrango tidak mengalami perubahan. Keberangkatan dari Stasiun Bogor Paledang tetap mengikuti jadwal yang ada. Untuk scan barcode boarding pass bisa dilakukan di Stasiun Bogor Paledang ya. Di Stasiun Bogor sudah tidak tersedia scan boarding pass atau petugas boardingnya.

Tak Perlu Mahal, Hiling Naik KA Pangrango Cukup Bayar Tiket Mulai dari Rp30 Ribu Aja!

Stasiun Tangerang, Saksi Bisu Sejarah Transportasi yang Tak Terhapuskan

Stasiun Tangerang berdiri megah sebagai saksi bisu perjalanan waktu. Terletak di Sukarasa dan menjulang sekitar 15 meter di atas permukaan laut, stasiun ini bukan hanya sekadar tempat transit, namun jendela menuju sejarah dan simbol kemajuan transportasi di Indonesia. Sebagai stasiun tipe C yang melayani KRL Commuter Line, Stasiun Tangerang dikenal sebagai titik paling barat di jalur kereta api Tangerang-Duri.

Bersamaan pembukaan lintas Duri-Tangerang, Staatsspoorwegen (SS) juga meresmikan Stasiun Tangerang pada 2 Januari 1898. Stasiun ini merupakan tempat pemberhentian akhir pada lintas Duri-Tangerang. Stasiun Tangerang juga menjadi saksi bisu pembangunan Kota Tangerang. Selain menjadi pusat transportasi penumpang pada era kolonial, juga sebagai pusat transportasi perdagangan.

Dikutip dari laman Heritage KAI, Stasiun Tangerang bertugas mengangkut hasil-hasil pertanian, seperti kacang tanah, ketela, nila, kelapa, dan berbagai jenis sayuran. Selain itu, diangkut pula hasil kerajinan rumah tangga atau industri kecil dari Tangerang. Kerajinan yang paling banyak dikerjakan adalah topi anyaman dari bambu.

Tercatat ada 12 kali operasional kereta api dari Duri ke Tangerang, dan begitu pula sebaliknya. Adapun pada zaman dahulu, waktu tempuh dari Stasiun Duri ke Stasiun Tangerang adalah sekitar 50 menit. Kerata api Duri-Tangerang tersedia dalam dua rangkaian yakni rangkaian khusus kelas 3 dan rangkaian campuran antara kelas 2 dan 3. Kelas 2 diperuntukan bagi orang China atau Timur Asing dan pengusaha pribumi, sedangkan kelas 3 untuk orang pribumi.

Jalur kereta Duri-Tangerang sempat rusak akibat peperangan yang terjadi di Tanah Air. Selama perang mempertahankan kemerdekaan, ini menjadi saksi bisu pertempuran antara pasukan Indonesia dengan pasukan sekutu dan Nedherland Indies Civil Administration (NICA) yang mengakibatkan sarana dan prasarana kereta api rusak. Pada lintas Tangerang misalnya, rel, wesel dan alat-alat sinyal di Stasiun Pesing dirusak oleh serdadu NICA yang bermarkas di depan stasiun.

Setelah Indonesia meraih kemerdekaan, Stasiun Tangerang mengalami rehabilitasi besar-besaran. Djawatan Kereta Api (DKA), yang kini dikenal sebagai PT KAI, melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat pertempuran. Stasiun ini kini melayani lebih dari 38.000 penumpang setiap harinya, menjadikannya salah satu stasiun tersibuk di Indonesia.

Stasiun Palmerah, Dulu Bernama Paal Merah yang Berarti Patok Merah

Enam Bandara di Indonesia Sudah Terhubung dengan Jalur Kereta Api, Mana Saja?

Bepergian menggunakan transportasi udara, kiranya membutuhkan perjalanan yang memakan waktu singkat dan bebas dari kemacetan. Bisa-bisa jika terjadi masalah diperjalanan menuju bandara, pastinya sangat khawatir akan ketinggalan pesawat. Dari situlah masyarakat terbantu dengan adanya transportasi kereta api dari stasiun menuju bandara.

Nah, beberapa bandara di Indonesia sudah terintegrasi dengan kereta api untuk memudahkan masyarakat dengan waktu yang relatif singkat, bebas macet, dan nyaman tentunya.

Rangkaian KA BIAS di Stasiun Madiun. (Foto: Dok. KAI)

Seperti yang dilansir dari akun Instagram resmi Ditjen Perkeretaapian, kira-kira mana saja, ya bandara yang memiliki jalur kereta api? Yuk simak rangkumannya berikut ini.

• Bandara Kualanamu
Kita mampir dulu ke wilayah Sumatera Utara. Nah, bandara ini merupakan yang pertama menggunakan jalur kereta api yang menghubungkan dari Stasiun Medan sampai Stasiun KA Bandara Kualanamu. Stasiun KA Bandara Kualanamu berdiri megah dengan luas sekitar 10.000 m2 dengan kapasitas 308 tempat duduk. Stasiun ini beroperasi pada 25 Juli 2013.

Berbeda dengan di Jakarta yang menggunakan listrik (KRL), kereta bandara Kualanamu menggunakan kereta rel diesel (KRDE), dengan rute Medan-Kualanamu International Airport (KNIA). Terdiri dari 16 gerbong dan empat set kereta dengan kapasitas angkut 172 penumpang. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit dengan jarak tempuh 28 km.

• Bandara Internasional Minangkabau
Kita turun ke Sumatera Barat. Diresmikan pada 21 Mei 2018, KA Bandara Internasional Minangkabau merupakan KA Bandara ke-3 di Indonesia. KA bandara ini melayani pengguna dari Stasiun Padang menuju Bandara Internasional Minangkabau. Waktu tempuh perjalanan KA Bandara ini menjadi sekitar 30 menit, dibandingkan dengan berkendara yang bisa memakan waktu 45 menit hingga 1 jam. Terdapat enam stasiun pemberhentian yakni Pulau Air, Padang, Alai, Air Tawar, Tabing dan Duku dengan disiapkan sepuluh perjalanan kereta setiap harinya.

• Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang
Beralih ke Sumatera Selatan. Kereta api bandara ini sudah beroperasi sejak 1 Agustus 2018 silam. KA bandara dengan tujuan akhir stasiun SMB II Palembang dapat diakses melalui 11 stasiun LRT yakni, Opi, Jakabaring, Gubernur Bestari-Polresta, Jembatan Ampera, Pasar Cinde, Dishub Kominfo Prov. Sumsel, Palembang Icon, SMK 2, Polda, RSUD dan Asrama Haji.

• Bandara Soekarno-Hatta
Sekarang kita beralih ke Pulau Jawa. KA Bandara Soekarno-Hatta beroperasi di empat stasiun yakni Manggarai, BNI City, Duri dan Batu Ceper. KA ini menyiapkan sepuluh trainset KA Bandara Soekarno-Hatta dengan kapasitas 33 ribu penumpang setiap harinya. Dibangun sejak Juni 2015, Stasiun KA Bandara Soekarno-Hatta berdiri di atas lahan seluas lebih dari 8000 m2. Stasiun yang memiliki kapasitas peron 2 ribu penumpang dan kapasitas bangunan 1.500 penumpang ini mulai beroperasi sejak 27 Desember 2017 dan diresmikan pada 2 Januari 2018.

• Bandara Yogyakarta International Airport (YIA)
Adanya KA bandara YIA, waktu tempuh Kota Yogyakarta-Bandara YIA pun menjadi hanya 40 menit dari sebelumnya 90 menit. KA Bandara YIA ini berhenti di tiga stasiun pelayanan, yakni Stasiun Tugu Yogya, Stasiun Wates dan Stasiun KA Bandara YIA dengan headway rata-rata 60 menit. KA Bandara YIA ini merupakan kereta api bandara ke-6 yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan diresmikan pada 27 Agustus 2021.

• Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS)
KA Bandara Internasional Adi Soemarmo diresmikan oleh Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 29 Desember 2019. Apalagi penambahan rute KA Bandara menuju BIAS saat ini sudah bisa diberangkatkan dari Stasiun Madiun dengan waktu tempuh 2 jam saja.

Nah, itulah beberapa nama-nama bandara di Indonesia yang terhubung dengan kereta api. Dengan adanya layanan kereta api bandara, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan.

Lima Bandara Ini Punya Jalur “Kereta Bandara” Terbaik di Dunia

Paris AirShow 2025 – Pertama di Arab Saudi, Riyadh Air Order 25 Pesawat Airbus A350-1000

Riyadh Air, maskapai penerbangan internasional premium baru yang berkantor pusat di Arab Saudi, telah memesan 25 pesawat A350-1000. Perjanjian tersebut, yang berpotensi meningkat menjadi 50 pesawat A350-1000, ditandatangani di Paris AirShow 2025 dengan upacara yang dihadiri oleh Yasir Al-Rumayyan, Gubernur Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, Christian Scherer, CEO Commercial Aircraft di Airbus, dan Tony Douglas, CEO Riyadh Air.

Riyadh Air akan menjadi maskapai penerbangan pertama di Arab Saudi yang mengoperasikan A350-1000. Maskapai ini juga mendukung ambisi Visi 2030 Arab Saudi untuk mencapai 300 juta penumpang udara setiap tahunnya pada akhir dekade ini, yang memposisikan negara tersebut sebagai pusat penerbangan dan pariwisata global.

“Pesanan ini menandai langkah maju yang signifikan dalam membangun maskapai penerbangan kelas dunia yang mencerminkan ambisi Visi 2030. A350-1000 akan menghadirkan efisiensi dan kenyamanan yang luar biasa bagi armada kami, mendukung tujuan keberlanjutan kami, dan memungkinkan Riyadh Air untuk menawarkan pengalaman premium sekaligus menghubungkan Arab Saudi dengan dunia,” kata Adam Boukadida, Chief Financial Officer Riyadh Air. “Ini adalah sinyal yang jelas tentang niat kami untuk membentuk masa depan perjalanan udara dan berkontribusi secara berarti bagi ekosistem penerbangan Kerajaan yang tengah berkembang pesat.”

Pangeran Arab Saudi Dirikan Maskapai Baru Riyadh Air, Siap Saingi Emirates Sampai Qatar Airways

“Kami bangga dapat memperluas kemitraan strategis kami dengan Riyadh Air seiring upayanya untuk terus membangun maskapai penerbangan perintis bagi Kerajaan. Sebagai pemimpin jangka panjang, A350-1000 akan menghadirkan efisiensi, jangkauan, dan kenyamanan penumpang yang tak tertandingi, menjadikannya pilihan ideal untuk mendukung rencana pertumbuhan maskapai yang ambisius dan tujuan Visi 2030 Arab Saudi untuk meningkatkan konektivitas global dan diversifikasi ekonomi,” kata Benoît de Saint-Exupéry, EVP Penjualan Airbus untuk bisnis Pesawat Komersial.

A350 adalah pesawat berbadan lebar paling modern dan efisien di dunia, yang menetapkan standar baru untuk perjalanan antarbenua. Pesawat ini juga menawarkan kemampuan jangkauan terjauh dari semua pesawat komersial yang diproduksi saat ini.

Seperti halnya semua pesawat Airbus, A350 sudah mampu beroperasi dengan hingga 50% Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF). Airbus menargetkan semua pesawatnya memiliki 100% kemampuan SAF pada tahun 2030.

Pada akhir Mei 2025, Keluarga A350 telah memenangkan lebih dari 1.390 pesanan pasti dari lebih dari 60 pelanggan di seluruh dunia, dengan 657 pesawat dalam layanan pada rute jarak jauh, menengah, dan pendek di seluruh dunia.

Pertama di Dunia, Airbus A350-1000 Berhasil Lepas Landas, Landing, dan Taxi Otomatis! Pilot Terancam?

Setiap 17 Juni Diperingati Sebagai Hari Dermaga di Indonesia, Ternyata Berlatar Sejarah

Mungkin tak banyak yang tahu, di Indonesia setiap tanggal 17 Juni diperingati sebagai Hari Dermaga Nasional. Peringatan ini mengingatkan peran penting dermaga dalam sejarah maritim Indonesia.

Di mana dermaga menjadi bagian vital dari sistem transportasi laut dan sungai. Momentum ini pun menegaskan ketergantungan tinggi negara kepualuan terhadap Pelabuhan untuk konektivitas dan ekonomi.

Dermaga sendiri memiliki fungsi tak hanya sebagai tempat standar kapal, tetapi juga sebagai simpul Utama dalam aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat. Pada sejarahnya, peringatan hari dermaga berkaitan erat dengan pembentukan Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara.

Pelabuhan tersebut kini menjadi simbol utama perkembangan Pelabuhan modern dan tersibuk di Indonesia. Pelabuhan ini merupakan hasil pengembangan dari Pelabuhan Sunda Kelapa, yang pada masanya tidak lagi mampu menampung arus perdagangan yang terus meningkat.

Sementara hari Dermaga Nasional diperingati setiap 17 Juni untuk mengenang peresmian Pelabuhan Tanjung Priok. Peringatan ini merujuk pada tanggal 17 Juni 1888, saat Pelabuhan Tanjung Priok secara resmi diresmikan setelah pengembangan dari Pelabuhan Sunda Kelapa (dimulai 1877) oleh pemerintah Hindia Belanda dan didukung oleh Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM).

Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM), merupakan sebuah perusahaan pelayaran Belanda yang turut berperan besar dalam membangun infrastruktur maritim di wilayah Hindia Belanda. Tujuan utama pembangunan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pusat distribusi yang mampu bersaing dengan Singapura, yang kala itu mendominasi jalur perdagangan di Asia Tenggara.

Apalagi Tanjung Priok memiliki posisi strategis dan fasilitas yang memadai yang membuatnya berkembang pesat sebagai gerbang Utama ekspor-impor Indonesia.

Menurut Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, dermaga terbagi menjadi dua jenis berdasarkan fungsinya. Dermaga laut melayani pelayaran lintas samudra, sementara dermaga pantai lebih banyak digunakan untuk kegiatan lokal, pariwisata, dan ekonomi rakyat.

Peringatan Hari Dermaga Nasional diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran publik akan arti strategis pelabuhan dalam perjalanan sejarah dan kemajuan negara. Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk merawat serta mengoptimalkan fungsi dermaga sebagai penggerak sektor maritim.

Peringatan Hari Dermaga Nasional pada 17 Juni tak sekadar menjadi simbol historis, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga dan mengembangkan infrastruktur maritim. Melalui dermaga dan pelabuhan yang terintegrasi dan modern, Indonesia sebagai negara kepulauan dapat terus mendorong kemajuan ekonomi dan memperkuat konektivitas antar wilayah.

Pelabuhan Sunda Kelapa, Dari Pusat Perdagangan Hingga Ancaman Banjir Rob

Jangan Buang Karcis Bus, Bisa Jadi Jaminan Barang Hilang dan Asuransi!

Siapa yang sering kali buang karcis bus? Ternyata karcis bus punya manfaat bukan hanya sebagai karcis yang habis beli, naik ke bus dan langsung dibuang begitu aja tanpa artinya.

Padahal karcis atau tiket bus ini memiliki manfaat yang banyak jika disimpan sebelum sampai tujuan. Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, karcis bus bukan hanya bukti pembayaran, tetapi juga jaminan kepada penumpang bilamana ada barang tertinggal.

Dengan karcis yang ada penumpang, kondektur bisa mengecek barang yang tertinggal di bus. Kondektur perusahaan otobus (PO) PT. Bintang Mas, Andri mengatakan mereka bisa mengecek barang yang tertinggal itu punya penumpang yang tertinggal di bus yang dinaiki atau bus lainnya.

“Makanya di karcis itu tercantum plat nomor bus, agar si pelapor mudah mendapatkan informasi jika barangnya tertinggal,” kata Andri di Terminal Rajekwesi.

Bukan hanya itu, karcis bus memiliki peran ganda baik bagi penumpang maupun perusahaan bus dalam memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan. Sebab, karcis bus bisa menjadi jaminan atau asuransi bagi penumpang.

Sehingga bila bus terjadi hal yang tak diinginkan, bisa diklaim dengan karcis tersebut. Adapun fungsi lainnya yakni sebagai pencatatan rute, berperan dalam pengendalian jumlah penumpang serta keamanan.

“Banyak kejadian penumpang lupa sehingga barang bawaan tertinggal, hal yang pertama saya tanyakan adalah menunjukan karcisnya, agar mempermudah pengelola terminal mendapatkan barang tersebut, apakah barang hilang atau ketinggalan di dalam bus,” kata Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro, Budi Sugiarto.

Meski begitu, selain karcis, ada pendukung keamanan dan kenyamanan penumpang dalam bus. Salah satunya kamera pengawas serta GPS, di mana PO bus bisa mengawasi pengemudi dan keadaan di dalam bus.

Sebagai informasi, dalam bus milik Bintang Mas, kamera pertama berada di depan berguna untuk bisa mengetahui, jika misalkan bus mengalami kecelakaan, bisa di cek di kamera apakah kecelakaan tunggal atau keterlibatan bus dengan pengendara lain. Lalu, kamera kedua berfungsi untuk melihat situasi di dalam bus, apakah ada tindak kejahatan dan mengawasi situasi penumpang, serta mengetahui jumlah penumpang.

Gak Akan Rugi! Inilah Keuntungan Bagi Kalian yang Pakai Kartu Multi Trip

Gak Akan Rugi! Inilah Keuntungan Bagi Kalian yang Pakai Kartu Multi Trip

Sering gunakan Kartu Multi Trip (KMT) buat perjalanan naik Kereta Rel Listrik (KRL)? Tau ga sih, makin kesini penggunaan KMT makin istimewa, lho. Tak hanya dijadikan transaksi pembayaran perjalanan KRL dengan cara di tap masuk atau keluar saja, tapi sudah bisa digunakan hal lain sesuai kebutuhan masyarakat.

Secara sederhana, Kartu KAI atau KMT adalah kartu elektronik berbasis teknologi contactless smart card yang bisa kalian gunakan untuk membayar tiket naik kereta api, khususnya KRL Commuter Line.

Menggunakan kartu ini, pastinya kalian cukup melakukan tap-in saat masuk stasiun dan tap-out saat keluar, tanpa perlu repot membeli tiket fisik. Ini bukan hanya mempercepat proses masuk kereta, tapi juga mengurangi antrean dan penggunaan kertas tiket yang ramah lingkungan.

Seperti diketahui bahwa KMT bisa digunakan sebagai alat pembayaran di KRL Commuter Line, TransJakarta, Res-Parking area stasiun kereta, MRT, Trans Jogja, LRT Jabodebek, dan lainnya. Sesuai informasi resmi dari laman Instagram @commuterline, KMT ini bisa digunakan untuk berbagai jenis transaksi transportasi umum juga antara lain naik bus Transjakarta, Commuter Line Basoetta, LRT Jabodebek, Commuter Line Yogyakarta, Prameks, Trans Jogja, Trans Jateng, Trans Jatim, hingga MRT Jakarta.

Tidak hanya untuk naik transportasi, KMT juga berfungsi sebagai alat pembayaran parkir kendaraan di area stasiun tertentu. Tentunya hal ini sangat membantu kalian yang sering membawa kendaraan pribadi ke stasiun, membuat proses parkir menjadi lebih cepat dan nyaman.

Yang suka ngemil atau jajan, KMT juga bisa digunakan untuk transaksi hal lainnya, seperti berbelanja makanan dan minuman di toko-toko stasiun, khususnya di Loko Cafe. Loko Cafe merupakan gerai yang dimiliki oleh PT Reska Multi Usaha, anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia.

Informasi tambahan, setiap pengguna yang memiliki KMT, kartu tersebut tidak akan kedaluwarsa. Saldo di KMT tidak akan hilang atau kedaluwarsa, selama kartu tidak rusak. Ini membuat kartu ini ideal untuk penggunaan jangka panjang. Saldo yang ada di KMT memang dibatasi sampai dengan limit Rp5.000, jadi kalian harus mengisi atau top-up saldo kartu KMT minimal Rp10.000 di semua stasiun KRL Jabodetabek.

Selain itu pengisian KMT juga bisa berbasis aplikasi digital, seperti LinkAja, OVO, atau Tokopedia. Ini memberikan fleksibilitas bagi Anda untuk mengisi ulang kapan saja. KMT juga bisa digunakan semua masyarakat. Jadi jika ada teman, keluarga atau saudara bisa meminjamkannya tanpa masalah. Yang pasti KMT hanya bisa digunakan satu kartu untuk satu orang saja.

Bagaimana, gak akan rugi, kan menggunakan Kartu Multi Trip saat ini? Karena Kartu Multi Trip merupakan bagian dari upaya digitalisasi layanan PT KAI dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), agar pengalaman bepergian Anda menjadi lebih praktis dan modern.

Tak Lagi Gunakan Kartu Multi Trip, Penumpang KRL Bisa Reedem dan Dapatkan Uang Sisa Saldo

Damri Beri Promo Rp50 Ribu Untuk Perjalanan Pergi-Pulang di Rute AKAP

Liburan sekolah sudah semakin dekat dan berbagai promo mulai diberikan oleh operator angkutan umum jarak jauh seperti pesawat, kereta api, hingga bus. Promo ini juga diberikan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan perjalanan masyarakat di seluruh Indonesia.

Salah satu yang memberikan promo spesial liburan sekolah adalah Perum Damri. Mereka memberika promo bagi pelanggan yang membeli tiket pergi pulang dengan rute antarkota antarprovinsi (AKAP).

Dilansir dari laman resmi Damri, diskon yang diberikan sebesar 15 persen untuk sejumlah rute bepergian ke destinasi favorit tanpa harus khawatir soal anggaran. Promo ini dirancang khusus untuk menemani liburan dari dan ke kota-kota wisata popular seperti Bandung dan Denpasar.

Bagi penumpang yang membeli melalui aplikasi Damri, juga mendapat potongan Rp50 ribu. Head of Corporate Communication DAMRI Atikah Abdullah mengatakan promo ini hadir sebagai bentuk apresiasi dan dukungan DAMRI untuk masyarakat yang ingin bepergian dengan nyaman tanpa harus khawatir soal biaya transportasi.

“Damri berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati perjalanan dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat transportasi umum nasional yang aman dan nyaman,” lanjutnya.

Untuk promo ini ada syarat dan ketentuan yang diberlakukan oleh Damri. Periode penukaran dan keberangkatan berlaku mulai 15 Juni hingga 15 Juli 2025 mendatang.

Promo berlaku untuk pembelian tiket pergi-pulang ke seluruh rute AKAP wilayah Sumatera dan Jawa melalui aplikasi Damri. Sebelum melakukan pembayaran, penumpang harus memasukkan kode voucher PulangPergiWithDAMRI untuk mendapat diskon Rp50 ribu.

Diskon ini pun terbatas, alias tidak semua penumpang dapat karena ada kuota yang ditetapkan oleh pihak Damri. Promo tidak dapat digabung dengan penawaran lain.
Tiket promo tidak dapat direfund atau dijadwalkan ulang (reschedule).

Damri ingin setiap perjalanan bersama Damri menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan, sekaligus mendukung gaya hidup hemat dan cerdas. Jangan lewatkan kesempatan ini! Segera unduh DAMRI Apps, rencanakan perjalanan Anda, dan nikmati sensasi pulang-pergi lebih hemat bersama Damri.

Koridor 13 Transjakarta Rutenya Diperpanjang Sampai CBD Ciledug

Xiaomi Luncurkan Koper Travel dengan Lapisan Anti Bakteri dan Kunci TSA

Selain kondang sebagai manufaktur ponsel pintar (smartphone), Xiaomi dari Cina rupanya mulai menjajal pasar baru, yakni dalam rancangan koper. Tidak sembarang koper, Xiaomi meluncurkan koper travel pendamping perjalanan canggih dengan lapisan anti bakteri dan dilengkapi kunci TSA untuk keamanan.

Xiaomi meluncurkan koper ini dalam platform crowdfunding Youpin, dan disebut sebagai koper travel bukaan depan Mijia 18 inci. Diposisikan sebagai koper yang dirancang dengan cerdas dan ramah bisnis, entri baru ini memadukan fitur praktis dengan gaya yang bersahaja. Koper ini akan mulai di-crowdfunding pada 16 Juni 2025 dengan harga 369 yuan (sekitar US$51).

Koper ini memiliki desain bukaan depan yang memungkinkan pengguna untuk mengakses barang-barang penting tanpa membuka kompartemen utama. Koper ini menggunakan mekanisme buka-tutup berdiri, yang memungkinkan akses cepat ke laptop, tablet, pengisi daya, dan kabel. Tata letak ini bertujuan untuk menyederhanakan proses melewati pemeriksaan keamanan bandara dan membuat koper lebih nyaman bagi pelancong bisnis.

Xiaomi telah merancang bagian depan dengan tiga lapisan penyimpanan khusus. Koper ini dapat menampung laptop lipat hingga 15,6 inci, tablet, dan berbagai aksesori kecil lainnya. Kompartemen utamanya memiliki struktur penyimpanan dalam yang menyediakan cukup ruang untuk pakaian dan barang pribadi, sehingga cocok untuk perjalanan singkat dan penggunaan bisnis sehari-hari.

Bisa Dibuka Langsung Oleh Petugas Keamanan Bandara, Inilah Gembok Koper TSA

Koper ini menggunakan bahan pelapis antibakteri yang menghambat pertumbuhan bakteri seperti E. coli dan Staphylococcus aureus. Xiaomi mengklaim tingkat antibakterinya hingga 99%. Koper ini juga dilengkapi kantong berbentuk U dan tali pakaian terintegrasi yang membantu pengguna mengatur barang bawaan dan menjaganya tetap aman selama perjalanan.

Xiaomi membuat rangka koper dari bahan PC komposit Covestro. Proses berlapis-lapis meningkatkan kekuatan rangka dan ketahanan benturan sekaligus membuatnya tetap ringan. Koper ini dilengkapi roda berdiameter besar sekelas pesawat yang memberikan gerakan halus dan senyap. Koper ini juga dilengkapi pegangan teleskopik tiga tingkat yang dapat disesuaikan untuk mengakomodasi pengguna dengan tinggi badan yang berbeda.

Untuk keamanan tambahan, Xiaomi mengintegrasikan kunci yang disetujui TSA. Kunci ini tidak menyertakan kunci pengguna, karena petugas bea cukai dapat membukanya dengan kunci utama mereka sendiri untuk menghindari kerusakan pada koper selama pemeriksaan.

Masih Belum Berminat? Sepeda Listrik Xiaomi Ini Bisa Dilipat Seukuran Ransel!

Makin Dekat, Makin Nyaman, Makin Canggih, Naik Kereta Api Makin Diminati Warga Indonesia

Semenjak pelayanan dan fasilitas yang semakin baik, kereta api di Indonesia sudah sangat diminati warga Indonesia sebagai transportasi darat yang paling diminati. Walaupun tidak semua kelas dan fasilitas berbeda di setiap rangkaian kereta, namun bagi masyarakat menggunakan kereta api lebih praktis bahkan terjangkau menuju ke tempat-tempat destinasi saat tiba di tujuan.

Tak jarang, transportasi kereta api menjadi pilihan masyarakat untuk berpergian. Mulai jarak yang dekat maupun jarak jauh, tersedia pilihan sesuai tujuan dan keberangkatan penumpang. Fasilitas kereta api juga berbeda-beda. Banyaknya kereta api yang saat ini sudah terbilang canggih, kali ini kabarpenumpang akan merangkum apa saja yang sudah dimiliki krcanggihan dari alat transportasi yang ramah lingkungan ini.

Ilustrasi interior kereta wisata. (Foto: Dok. Istimewa)

• Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ)
Untuk kereta api yang satu ini sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Namun saat ini sudah sangat jauh berbeda dan perkembangan kereta api di Indonesia khususnya perjalanan jarak jauh mrnjadi andalan utama warga Indonesia untuk bepergian ke kota-kota tujuan di Jawa dan Sumatera.

Kereta api antar kota yang ditarik menggunakan lokomotif ini pun sering digunakan penumpang untuk berpergian jarak jauh karena waktu tempuhnya relatif cepat. Jenis kereta api ini bisa menampung 1000-1120 penumpang. Kecepatannya pun saat ini mencapai 120 km/jam.

• Kereta Commuter Line
Angkutan penumpang dengan jarak dekat alias layanan commuter saat ini sudah ada di beberapa wilayah Daerah Operasi (Daop) di Pulau Jawa, seperti Daop 1 Jakarta, Daop 2 Bandung, Daop 4 Semarang, Daop 6 Yogyakarta dan Daop 8 Surabaya. Jalur KA Commuter terbanyak adalah dimiliki wilayah Daop 1 Jakarta termasuk jalur Kereta Listrik (KRL) termasuk wilayah Yogyakarta, namun penumpang terbanyak tentu dimiliki wilayah Jabodetabek.

Kereta ini sangat terkenal dan menjadi pilihan masyarakat di Jabodetabek dan Solo-Yogyakarta. Karena KRL beroperasi dirute tersebut. Kereta ini bergerak diatas rel dan menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. Kecepatannya yaitu 95km/jam. Selain itu, KRL tidak menggunakan lokomotif dan tetap bisa mengangkut banyak penumpang hingga 2000 orang.

• Kereta Mass Rapit Transit (MRT)
Pertama kali dioperasikan pada 24 Maret 2019, MRT Jakarta hingga saat ini sangat diminati seluruh masyarakat. Diresmikan oleh presiden ke-7 Joko Widodo, MRT ini merupakan layanan kereta bawah tanah pertama yang beroperasi di Indonesia. MRT juga bisa diartikan kereta mode raya terpadu yang memiliki 6 gerbong ditiap rangkaiannya dan bisa menampung 1950 penumpang. MRT dan KRL sama sama menggunakan daya listrik dari atas kereta atau biasa disebut Listrik Aliran Atas (LAA).

• Kereta Light Rail Transit (LRT)
Jenus transportasi ini memiliki 2 jenis dan tipe, yaitu LRT Jakarta dan LRT Jabodebek. Kereta jenis ini juga biasa disebut kereta lintas rel terpadu yang mulai beroperasi pada Agustus 2022. Berbeda dengan MRT dan KRL yang mengambil daya listrik aliran atas, LRT menggunakan daya listrik aliran bawah. Memang kereta ini diperuntukkan wilayah perkotaan, daya tampungnya juga lebih kecil yaitu 600 penumpang dengan kecepatan 90 km/jam.

• Kereta Bandara
Ini yang paling dimanfaatkan masyarakat untuk transit menuju ke bandara baik di Jawa dan Sumatera. Menggunakan kereta bandara, menjadi andalan warga sebagai transportasi singkat yang tentunya terhindar dari kemacetan lalu lintas. Saat ini kereta bandara sudah terintegrasi dari berbagai daerah menuju bandara internasional seperti di Medan, Padang, Jakarta, Yogyakarta, dan Solo.

• Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB)
Sudah sepatutnya Indonesia bangga sudah memiliki kereta api cepat Jakarta-Bandung yang digadang-gadang sebagai kereta api dengan perjalanan tersingkat yaitu hanya 40 menit saja. Ya, menggunakan KCJB sudah menjadi transportasi diminati warga Indonesia bagi mereka yang ingin mempersingkat waktu perjalanan dari Jakarta ke Bandung maupun sebaliknya. Biasanya menggunakan kereta api dengan rute tersebut paling cepat adalah 2 jam.

Kereta jenis ini menggunakan kereta cepat generasi terbaru yaitu CR400AF. Sangat memudahkan pengguna yang mobilitas dari Jakarta-Bandung yang hanya menempuh waktu 36 menit jika langsung dan 46 menit dengan kondisi berhenti disetiap stasiun. Padahal jarak tempuh Jakarta – Bandung 142,3 km.

Oke, itulah kecanggihan kereta api yang hingga kini masih diminati warga baik Indonesia maupun luar Indonesia sebagai transportasi yang aman, nyaman, praktis dan efisien. Kalian sudah sering mencoba yang mana?