Introduire! Layanan Kereta Cepat di Perancis Pengganti TGV

Demi menjaring lebih banyak penumpang, perusahaan kereta api milik negara dan pengelola lalu lintas kereta api di Prancis dan Monako, SNCF mengumumkan rencananya untuk mengubah citra merek kereta cepat TGV. Rencananya, SNCF akan menargetkan mengangkut 15 juta penumpang baru di tahun 2020. Dalam pengaplikasian rencana tersebut, SNCF akan membagi dua layanan sehingga bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

Baca Juga: TGV, Masih Jadi Lambang Supremasi Kereta Cepat Eropa

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman globalrailnews.com (31/5/2017), SNCF akan mengoperasikan Ouigo, kereta berkecepatan tinggi dengan biaya rendah dan inOUI yang merupakan layanan kereta premium. Diketahui, Ouigo yang perkembangannya hingga kini sudah mencapai 90 persen telah membawa 13 juta penumpang.

Selain merubah citra, SNCF juga akan menambahkan sekitar 30 destinasi dan 34 trainset baru untuk melengkapi jaringan kereta cepat tersebut. “Kita hanya membaptis sebuah layanan yang tidak memiliki nama,” tutur presiden SNCF, Guillaume Pepy. Dilansir dari sumber terpisah, inOUI sendiri akan memanjakan para penumpangnya dengan layanan free WiFi, tempat duduk yang jauh lebih nyaman dibandingkan kereta lainnya, ruang kaki yang lebih lega, hingga pengadaan gerbong restorasi.

Sementara itu, dana yang dianggarkan dalam proyek ini adalah sebesar €2,5 miliar hingga periode 2020. Untuk masalah harga yang dikenakan untuk layanan baru ini, Guillaume menyotori penurunan tariff sebesar enam persen sejak tahun 2015 silam dan berencana untuk tidak menaikkan harga tiket. “Tidak akan ada kenaikkan harga, ini bukan soal menciptakan produk mewah,” imbuhnya.

Baca Juga: Mau Ke Eropa dengan Visa Schengen? Jangan Lupa Pesan Tiket Kereta Secara Online

Ada yang unik dari penamaan layanan baru ini. Kata “Oui” di bahasa Perancis memiliki arti “Ya”, dan dirasa cocok dengan semua merek SNCF di semua layanannya. Direktur Pelaksana Voyages SNCF, Rachel Picard mengutarakan harapannya agar pembaruan layanan kereta cepat ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia transportasi di Perancis. “Selain itu, inOui juga mencerminkan transformasi layanan penumpang kami yang akan memacu pertumbuhan di seluruh jaringan kami,” ungkapnya.

Mengamini pernyataan Rachel, Managing Director OUI.sncf, Franck Gervais menambahkan bahwa merek anyar tersebut akan menjadi standar baru e-Tourism di Perancis. “Ini merupakan sebuah transformasi besar. OUI.sncf akan menawarkan sesuatu yang lebih kepada para penumpang,” jelasnya.

Ini Dia! Pekerjaaan Favorit Yang Asyik Dilakukan Sembari Liburan

Sebagai seorang pelancong, Anda memiliki budget atau anggaran yang dikeluarkan selama perjalanan. Apalagi bila perjalanan jangka panjang, pastinya akan menyiapkan jauh-jauh hari. Tetapi pernahkah Anda berfikir untuk menghasilkan uang saat melakukan perjalanan jauh? Sebenarnya, sebagai pelancong, Anda bisa memanfatkan teknologi yang ada untuk menambah penghasilan sebagai pelancong.

Baca juga: Lima Negara Ini Dianggap “Berbahaya” Bagi Pelancong Perempuan

KabarPenumpang.com merangkum berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menghasilkan uang dalam perjalanan jangka panjang dari laman theblondeabroad.com. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

1. Sebagai pengembang website
Menjadi web developer merupakan salah satu cara terbaik untuk mendapatkan tiket online dengan mudah. Sekarang ini banyak perusahaan baik besar maupun kecil membutuhkan situs web dan layanan pengembang. Belakangan banyak freelancer yang juga seorang pelancong menggunakan cara ini untuk mendanai petualangan mereka.

2. Menulis untuk website perjalanan
Cara tepat untuk mendapatkan penghasilan lain bagi Anda adalah menulis untuk sebuah website. Anda bisa meningkatkan kemampuan menulis dan bisa menyimpan artikel sebagai satu dari portofolio Anda. Situs web seperti Boots n All dan Matador Network bersedia membayar $25 sampai $50 untuk sebuah artikel tergaantung dengan kualitas dan jumlah kata.

3. Desain grafis
Bisnis yang terkait logo dan merek, desain web atau lainnya pasti dibutuhkan setiap perusahaan. Bila Anda seorang desain grafis, ini adalah sebuah keuntungan karena bisa mengerjakannya dari manapun.

4. Blog perjalanan
Sebagai seorang pecinta wisata, blog Anda sangat berguna, dari blog bisa menghasilkan uang. Memang hasilnya akan berbeda dengan menulis di website milik perusahaan lain. Banyak penulis blog yang mendapatkan setidaknya $1000 secara bulanan melalui pendapatan iklan, konten sponsor dan penjualan online.

5. Buka toko online
Buka toko online untuk menjual barang-barang oleh-oleh dari berbagai kota dan negara bisa Anda lakukan. Sebab, terkadang saat Anda bepergian banyak teman atau kerabat yang menitip untuk dibelikan barang-barang dari tempat Anda pergi.

6. Fotografi dan Videografi
Penyuka fotografi dan videografi? Saat ini banyak perusahaan yang mencari fotografer dan videografer berbakat. Pertimbangkan bila ada penawaran untuk pernikahan, wisata dan perusahaan tempat tujuan yang Anda kunjungi.

Baca juga: Mau Tidur Nyenyak dalam Penerbangan? Ini Dia Tips dari Awak Kabin!

7. Mengajar bahasa Inggris
Jika Anda fasih dalam berbahasa Inggris, bisa digunakan untuk mengajar. Kemampuan Anda ini juga bisa digunakan saat Anda berjalan-jalan, karena siapa tahu dalam perjalanan ada turis yang membutuhkan bantuan penerjemah sehingga memudahkan Anda.

Dengan berbagai kemampuan apapun itu, sebenarnya sebagai pelancong Anda bisa memanfaatkan berbagai hal. Baik diri sendiri, bakat maupun hal lainnya yang bisa menjadikan keuntungan dan bisa bepergian gratis atau mendapat uang jajan lebih dari yang Anda lakukan.

Maskapai di Amerika Serikat Tawarkan Tarif Ekonomi Dasar, Murah Tapi Berisiko

Apa yang Anda rasakan bila saat melintasi gerbang pemeriksaan di bandara, tapi tiba-tiba Anda harus membayar hingga US$50 (setara Rp600 ribuan)? Kaget, marah dan tidak terima rasanya wajar jika hadir bersamaan.

KabarPenumpang.com melansir dari time.com (14/9/2017), baru-baru ini maskapai American Airlines, Delta dan United Airlines memperkenalkan tarif dan memperluas kelas tiketnya yang disebut dengan Basic Economy atau biaya paling dasar untuk penerbangan kelas ekonomi. Ini merupakan jenis tiket paling murah yang bisa Anda beli tetapi dengan risiko ekstra.

Baca juga: Pangkas Durasi Security Check, Ini yang Dilakukan Beberapa Bandara dan Maskapai

Pasalnya, akibat dari pembelian tiket kelas ekonomi dasar ini penumpang akan terkena pinalti saat melewati gerbang sebelum masuk pesawat dengan barang yang berlebih. Semua barang bawaan Anda juga harus masuk bagasi (kargo) dan tidak memiliki tempat untuk barang di kabin.

Dalam skema tarif ini, penumpang hanya diperbolehkan membawa satu tas yang muat diletakkan di bawah kursi dekat kaki Anda. Jika Anda membawa koper atau ransel besar yang tidak muat di dekat kaki, baiknya masukkan dalam bagasi (kargo) sebelum Anda dikenakan biaya US$25 atau lebih. Apalagi bila Anda tidak memeriksa barang untuk di bawa ke kabin alias kelebihan muatan, pastinya Anda akan dikenakan denda lagi sebesar US$25 dan pembayaran pinalti pun ditagihkan saat itu juga dengan kartu kredit.

Sebenarnya terkait dengan biaya ini untuk American Airlines dan United sudah dijelaskan peraturan ini di website milik mereka. Sedangkan untuk Delta sendiri masih memperbolehkan penumpang membawa barang bawaan ke kabin dan meletakkannya di kabin atas. Tetapi, penumpang dengan tiket kelas ekonomi dasar baru bisa naik ke pesawat di urutan paling terakhir.

Untuk Anda yang tidak mau repot dengan biaya tambahan ini, sebaiknya beli tiket dengan harga lebih mahal di awal, dengan membayar untuk tiket ekonomi biasa, Anda masih bisa membawa satu tas lainnya selain tas jinjing untuk dimasukkan dalam kabin atas tanpa biaya tambahan. Bila dilihat dari harga, biasanya selisih harga untuk ekonomi dasar dan ekonomi biasa tak telalu jauh tetapi dengan keuntungan lebih banyak bila membeli kelas ekonomi biasa.

Baca juga: Peluang Pendapatan Baru, LCC Mulai Kenakan Biaya Untuk Bagasi Kabin

Maskapai mungkin ingin wisatawan melihatnya seperti itu. Dengan meyakinkan penumpang untuk memesan ekonomi daripada ekonomi dasar, maskapai mendapatkan lebih banyak uang dimuka. Dan bahkan ketika mereka tidak mendapatkan lebih banyak uang dimuka, ada kemungkinan maskapai penerbangan akan mendapatkan uangnya nanti saat penumpang terkena biaya yang tidak mereka harapkan.

Bulan Depan, Tesla Siap Tampilkan Truk Besar Bertenaga Semi Elektrik

Tahun 2016 lalu, Elon Musk CEO Tesla untuk pertama kalinya menandai perpindahan jenis kendaraan yang lebih besar dengan penggunaan tenaga listrik. Dan tahun ini, Musk kembali mengumumkan rencananya untuk melakukan uji coba pada truk besar dengan tenaga semi listrik pertama di kantor pusatnya di Hawthrone, California.

Baca juga: Elon Musk – Sosok Dibalik Transportasi Ultra Modern

Rencananya uji coba ini akan dilangsungkan bulan Oktober mendatang. KabarPenumpang.com melansir dari laman newatlas.com (13/9/2017), diketahui Tesla pertama kalinya memiliki ambisi untuk membangun truk besar tenaga semi elektrik dalam Master Plan, Part Deux tahun lalu. Di dalamnya, Musk menggambarkan sebuah truk besar yang substansial yang akan mengurangi biaya transportasi kargo dan meningkatkan keamanan dan tentunya mudah untuk dioperasikan.

Namun, tidak banyak yang mengetahui tentang truk besar pengangkut barang dengan tenaga semi elektrik milik Tesla ini. Tetapi Musk mengatakan, pada buan April lalu bahwa perusahaan tersebut sudah berada di jalur peluncuran di September ini.

Sebagai gambaran, Musk menyebut truk besar bertenga semi listrik pengangkut barang ini bisa menampung beban berat dan besar, plud dilengkapi torsi yang tinggi, bisa mengangkut barang untuk rute jarak jauh. “Ini adalah sesuatu yang tak dipikirkan orang saat ini,” kata Musk.

Dia menambahkan, jangan berpikir truk tidak memiliki tenaga yang cukup atau tidak memiliki jangkauan yang cukup dengan Tesla. “Tetapi tidak, kami menunjukkan bahwa, sebuah truk bertenaga semi elektrik dapat mengeluarkan torsi semi diesel dan jika Anda memiliki tarikan kompetisi semi Tesla akan menarik diesel,” ujar Musk.

Baca juga: Elon Musk Pertegas Eksistensinya Dalam Kompetisi Pengadaan Moda Futuristik

Untuk masalah ini, Musk hanya bisa mengatakan, bahwa nantinya waktu yang akan membuktikan siapa yang akan memenangkan pertempuran semacam ini yang berkaitan dengan masalah truk besar bertenaga semi elektrik. Dia dan Tesla akan belajar lebih besar lagi tentang Semi Tesla menjelang akhir Oktober tepatnya tanggal 26 mendatang. Pembuatan truk besar elektrik dan uji cobanya menurut Musk sangat memuaskan.

Gottlieb Wilhelm Daimler – Serap Ribuan Ilmu Jadi Kunci Kesuksesan Bapak Otomotif Asal Jerman Ini

Dikenal sebagai seorang penemu dan pionir di bidang otomotif Jerman, Gottlieb Wilhelm Daimler lahir di Schorndorf pada 17 Maret 1834. Beberapa temuannya yang dikenang oleh dunia otomotif antara lain mesin pembakaran internal, mesin kendaraan berkecepatan tinggi berbahan bakar cair, serta pengembangan automobile. Pria yang akrab dipanggil Damiler ini diketahui kerap kali menghadiri Sekolah Latin dan kelas teknik menggabar pada hari Minggu.

Baca Juga: Jamnalal Bajaj, Sang Pendiri Bajaj Yang Terlahir dari Keluarga Marjinal

Di usianya yang menginjak 14 tahun, Daimler sempat magang di pabrik pembuat senjata di kampung halamannya. Empat tahun berselang, Ia berhasil menyelesaikan proyek pistol berlaras ganda pertamanya. Masih di tahun yang sama, yaitu 1852, Daimler memutuskan untuk meninggalkan dunia persenjataan dan membanting stir untuk mempelajari teknik mesin. Ia lalu mendaftarkan diri di School for Advanced Training in the Industrial Arts di Stuttgart, di bawah bimbingan Ferdinand von Steinbeis.

Keseriusan Daimler ditunjukkan dengan rajinnya ia mengikuti asistensi, bahkan hingga mengambil kelas tambahan pada hari Minggu. Di usianya yang cukup belia, yaitu 22 tahun, Daimler ditunjuk sebagai mandor oleh Perusahaan Rollé und Schwilque dalam proyek perakitan lokomotif. Alih-alih melanjutkan masa magangnya, Daimler kembali melanjutkan kuliah, mengasah keterampilannya, dan mendapatkan pemahaman mendalam tentang lokomotif uap.

Pada tahun 1861, Daimler mengundurkan diri dari Rollé und Schwilque, dan memilih untuk mengunjungi Paris, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Inggris. Sesampainya di Tanah Britania, ia mulai bekerja di salah satu perusahaan teknik tinggi negara, membuat pengetahuannya di bidang peralatan mesin menjadi semakin luas. Dia menghabiskan waktu di Inggris sejak musim gugur 1861 hingga musim panas 1863.

Pada akhir 1863, Daimler menjadi inspektur lokakarya di pabrik mesin Bruderhaus Reutlingen, sebuah institusi Kristen yang didirikan untuk menyediakan tempat tinggal dan mempekerjakan orang-orang yang kurang beruntung. Pada tanggal 9 November 1867 ia memutuskan untuk mempersunting Emma Kurtz dari Maulbronn. Dua tahun berselang, ia berhenti dari Bruderhaus Reutlingen dan kembali ditunjuk menjadi kepala mandor di Maschinenbau-Gesellschaft di Karlsruhe. Di tahun 1872, Daimler kembali menemukan batas ilmunya di Maschinenbau-Gesellschaft dan memutuskan untuk bergabung bersama Otto und Langen sebagai Technical Manager. Di sini, ia mulai terbiasa dengan prinsip four-strokes milik Otto. Namun perdebatan dengan pihak manajemen di pertengahan tahun 1882 memaksa Daimler untuk kembali merantau.

vila di Taubenheimstraße milik Daimler. Sumber: mercedes-benz.com

Di tahun yang sama, Daimler diketahui membeli sebuah vila di Taubenheimstraße, Cannstatt seharga 75.000 Goldmarks. Villa yang dilengkapi dengan taman besar ini berisikan rumah kaca yang disulapnya menjadi sebuah bengkel. Prinsip dasar yang diterapkan oleh Daimler adalah penggunaan bensin sebagai bahan bakar untuk semua jenis kendaraan, baik darat, laut, maupun udara. Namun, prinsip Daimler tersebut terbentur oleh teori four-strokes untuk mengoperasikan mesin kendaraan yang ia dapatkan dari Otto. Karena mekanisme pengapiannya yang rumit, maka hal tersebut tidak dapat diwujudkan.

Daimler lalu memutar otak untuk dapat mewujudkan dua hal yang saling bertolak belakang tersebut. Setelah melakukan sejumlah eksperimen dengan intensif, Daimler mengajukan paten untuk mesin berpendingin tanpa tangki dengan sistem pengapian tabung yang tidak diatur. Paten dengan nomor DRP 28022 ini sangat inovatif, karena hampir tidak ditemukan perbedaan dengan prinsip four-strokes yang ditemukan oleh Otto. Lalu pada tahun 1890, Daimler berhasil mengembangkan mesin pembakaran internal.

Baca Juga: William Boeing, Eks Pengusaha Kayu Yang Bawa Pengaruh Besar di Dunia Aviasi

Daimler-Benz
Sebelumnya, Daimler juga sukses melakukan beberapa penemuan, seperti motor pembakaran internal pertama bernama Reitwagen pada tahun 1885, dan menerapkan mesin di perahu pada tahun yang sama. Karir Daimler sempat goyah ketika ia tersandung masalah dengan Carl Benz. Nama Daimler mulai tenar karena ia berhasil mengembangkan kendaraan berbahan bakar cair pertama pada tahun 1885, beberapa bulan setelahnya, Carl Benz berhasil mengembangkan mobil dengan 2 cycle engine dengan desainnya sendiri.

Uniknya, jauh sebelum perusahaan yang dipimpin oleh Daimler dan Benz memutuskan untuk bekerja sama, keduanya sama sekali belum pernah bertemu. Bahkan, dua orang penemu ini pernah bersitegang akibat Benz melanggar salah satu paten Daimler dan memaksanya untuk membayar royalti kepada Daimler. Momen pertemuan mereka hadir di pengadilan ketika tengah mengusut kasus pelanggaran paten yang dilakukan oleh Benz, namun Daimler memilih untuk tidak menghadiri acara tersebut.

Gottlieb Daimler meninggal pada tanggal 6 Maret 1900, namun bukan berarti perjuangannya di dunia otomotif berhenti sampai situ saja. Diketahui, perusahaan Daimler-Motoren-Gesellschaft (DMG) dan Benz & Cie melakukan banyak kerja sama setelahnya, dan memutuskan untuk menandatangani kesepakatan kerja sama yang berisikan tentang penggabungan dua produsen mobil tertua di dunia pada 28 Juni 1926. Kesepakatan kerja sama tersebut melahirkan perusahaan baru yang bernama Daimler-Benz.

Sedikit Rahasia Yang Terlupakan dari Sosok Awak Kabin

Apa yang Anda ketahui tentang awak kabin? Umumnya kita hanya mengenalnya sebagai awak yang membantu dan melayani kebutuhan penumpang di pesawat. Tapi tahukah Anda ada beberapa rahasia tentang awak kabin yang sebaiknya Anda ketahui sebelum penerbangan Anda tiba di tujuan.

KabarPenumpang.com merangkum dari foxnews.com, ternyata ada beberapa hal rahasia yang tidak pernah disadari saat berada di dalam pesawat.

Baca juga: Mau Tidur Nyenyak dalam Penerbangan? Ini Dia Tips dari Awak Kabin!

1. Tidak menerima tip
Maskapai dan Asosiasi Petugas Penerbangan melarang adanya pemberian tip pada awak kabin. Bila Anda sebagai penumpang memberi tip pada awak kabin, kemungkinan besar akan ditolak oleh awak kabin. Sebenarnya tidak harus memberi tip, tetapi dengan memberi komentar baik bila memang Anda diperlakukan baik dalam pesawat saat penerbangan, ini akan membantu karir awak kabin tersebut.

2. Tak ada lemburan untuk awak kabin
Banyak yang berpikir awak kabin mendapat lemburan bila pesawat terlambat. Tetapi hal itu tidak terjadi, bahkan mereka bekerja 12 jam tetapi hanya mendapat bayaran tujuh jam saja. Untuk gaji seorang awak kabin kelas menengah sekitar US$37 ribu dan gaji awal mereka biasanya US$16 ribu (sekitar Rp211 juta) per tahun.

3. Tersenyum
Setiap memasuki pesawat, Anda akan disambut dengan senyuman khas para awak kabin baik perempuan maupun laki-laki. Dalam pedoman pembelajaran menjadi seorang awak kabin, mereka memang diwajibkan tersenyum, menyapa dan bersikap ramah.

4. Menciptakan keceriaan
Dalam penerbangan, bila awak kabin mengetahui ada pasangan bulan madu atau ulang tahun. Biasanya awak kabin membuat acara khusus sepeti memberi kejutan dan terkadang sedikit membuat “keceriaan” di dalam kabin pesawat saat terbang.

Baca juga: Yuk! Intip Tempat Istirahat Awak Kabin Virgin Australia

5. Letakkan tas di bawah kaki
Masalah yang satu ini sedikit membuat misteri bagi kebayakan awak kabin. Sebab Anda kemungkinan tersandung dan jatuh saat mencoba berdiri dari tempat duduk. Letakkan barang bawaan tersebut di bagian depan tepatnya di bawah kursi depan. Ini akan memisahkan kaki dengan tas sehigga tidak akan ada kejadian seperti tersebut.

6. Menekan tombol panggil
Beberapa penumpang berpikiran tombol panggil untuk awak kabin adalah dimana meminta makanan atau minuman di kabin. Bila awak kabin sedang membatu penumpang lainnya, baiknya Anda menunggu dengan sabar. Umumnya awak kabin akain melakukan “patroli” ke area tempat duduk Anda setiap 10-15 menit sekali, kecuali dalam kondisi cuaca buruk dan turbulensi seirus.

7. Membantu orangtua yang membawa bayi
Awak kabin harus bisa membantu orangtua yang membawa bayi apalagi saat mengganti popok tetapi dalam keadaan darurat, mau tidak mau harus tetap dilakukan.

 

Sukses di C Series, Bombardier Hadirkan Fitur Connected Cabin di Armada Berikutnya

Dalam pagelaran Aero Perspective yang diadakan di Mirabel, Quebec, Kanada pada 12 September 2017 kemarin, perusahaan kedirgantaraan dan transportasi multinasional asal Kanada, Bombardier Inc. memperkenalkan interior kabin Atmosphère Bombardier yang akan dipasangkan pada seri CRJ. Rencananya, seri CRJ ini sendiri akan dirilis pada paruh kedua tahun 2018 mendatang.

Baca Juga: Atasi Dampak Kebisingan di Bandara, Bombardier Rilis Jet C Series

Tidak hanya itu, Bombardier juga mengumumkan konfigurasi 82 kursi baru untuk armada Turboprop Q400-nya dan beberapa pemberitaan terbaru terkait pengoperasian Seri C. Dihimpun KabarPenumpang.com dari laman apex.aero (12/9/2017), Bombardier menyadari konektivitas merupakan salah satu kebutuhan utama para penumpang, maka dari itu, Seri CRJ Atmosphère akan memenuhi kebutuhan tersebut dengan menampilkan fitur connected cabin.

Desain yang mengutamakan kenyamanan penumpang yang ditonjolkan oleh Bombardier akan meliputi sentuhan akhir yang inovatif, pencahayaan yang meningkatkan kenyamanan penumpang, toilet yang ramah untuk penyandang disabilitas, hingga ruang penyimpanan barang yang lebih lega. Turboprop Q400 akan beralih menggunakan konfigurasi 82 kursi. Perubahan yang terjadi di pintu masuk pesawat akan memberikan tampilan baru. Selain itu, perubahan ini juga dipercaya dapat mengurangi bobot pesawat dan memangkas biaya perawatan. Penambahan tiga jendela di bagian kabin juga akan membuat pesawat menjadi lebih terang.

Program Manager dari Bombardier C Series, Istifan Ghanem mengatakan pengembangan produk dari seri C betul-betul dikerjakan secara matang, sehingga diharapkan pesawat ini bisa diandalkan oleh banyak maskapai. “Pada pengoperasiannya bersama SWISS, Seri C mendapat utilisasi yang jauh lebih tinggi dibanding pesawat baru lainnya. Bahkan, Seri C bisa terbang mulus seperti Boeing 777 yang dioperasikan oleh SWISS. Seri ini benar-benar sudah matang,” tutur Istifan.

Lebih lanjut, Istifan membeberkan statistik tentang pengoperasian armada Bombardier C Series ini. “Kami mendapatkan jatah penerbangan rata-rata 17 jam dalam sehari dengan waktu penerbangan maksimal 74 menit. 10 kali perjalanan pulang pergi dengan durasi masing-masing penerbangan 35 menit,” terangnya.

Baca Juga: Rilis Model Anyar, Boom Technology Kebanjiran Pesanan

Bombardier CS100, pesawat single-aisle dengan 125 kursi tersebut dipinang SWISS International Air Lines pada Juli 2016, dan hingga kini diketahui memiliki 11 buah pesawat C Series, dimana 19 lainnya masih berada di hanggar Bombardier untuk dirakit. “Pesawat C Series lainnya akan digunakan untuk menggantikan peran pesawat lain. Rencananya kami akan menggunakan C Series di keseluruhan layanan kami pada akhir 2018 mendatang,” ungkap Sven Thaler, kapten, direktur, serta wakil kepala armada Bombardier C Series untuk maskapai SWISS.

Berbeda dengan AirBaltic yang menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan Bombardier CS300, terhitung sejak Desember 2016 silam. Hingga saat ini, maskapai yang berbasis di Riga tersebut baru menerima tujuh dari total 20 armada yang mereka pesan ke Bombardier. “Pesawat CS300 yang baru, dengan 145 kursi, menawarkan pengalaman terbang yang sangat baik dengan keuntungan bagi para penumpangnya, seperti kursi yang lebih lebar, jendela yang lebih besar, ruang bagasi lebih lega di kabin, toilet yang lebih baik,” kata Pauls Calitis, SVP Flight Operations di AirBaltic.

Mengharukan! Setelah 52 Tahun Mengemudi Bus Sekolah, Kakek 80 Tahun Ini Undur Diri

Melakukan pekerjaan dalam kurun waktu puluhan tahun, dan dijalani sepenuh hati dengan melayani banyak orang, pastinya akan membawa pengaruh besar dalam perjalanan hidup seseorang. Seperti yang dilakoni Max Powell, kakek yang kini berusia 80 tahun ini selama 52 tahun menjalankan profesi sebagai pengemudi bus sekolah di Fayette County School di Negara Bagian Georgia, Amerika Serikat. Dan karena alasan kesehatan, Powell yang memulai mengantar jemput anak sejak tahun 1958 harus mengundurkan diri dari mengemudi bus kuning.

KabarPenumpang melansir berita ini dari newsexaminer.com (13/9/2017), yang menyebutkan Max Powell sebelum pensiun dari dunia mengemudi terakhir mengendarai bus 12-01 pada Jumat (8/9/2017) kemarin dan ikut mengantar anak-anak sekolah untuk mengenalkan pada pengemudi baru. Powell diketahui sudah menjadi pengemudi bus sekolah lokal dan membawa murid-murid dari dan ke sekolah Fayette County menggantikan sang ayah yang mengemudi ke sekolah tersebut selama 45 tahun.

Baca juga: Google Pasang WiFi di Bus Sekolah Untuk Kemudahan Siswa di Pedesaan

Bila dijumlahkan dengan dengan waktu mengemudi sang ayah, Powell dan Sang Ayah, Floyd W Powell telah mengemudi ke sekolah tersebut selama 97 tahun. Di tahun 2016 lalu, Powell bahkan menyetir setiap hari di umur 80 tahun tanpa ada istirahat. Sebenarnya, pensiunnya yang kali ini adalah kedua kalinya dari korps mengemudi untuk sekolah. Tahun 1994 Powell pensiun setelah 36 tahun mengemudi karena mengambil pekerjaan mengemudi truk untuk Roots. Selama enam tahun dia melakukan pekerjaan tersebut hingga akhirnya kembali mengemudikan bus.

Max Powell (www.newsexaminer.com)

Saat dirinya menyatakan pensiun karena kondisi kesehatannya, anak-anak sekolah yang selama ini diantar memeluk Powell dengan haru, terutama siswa kelas satu, dua dan tiga. “Saya mulai mengendarai bus sejak tahun 1958, saat itu usia saya 21 tahun. Waktu itu tidak diperlukan pelatihan mengendarai bus, lisensinya pun disebut Public Pasenger Licence tetapi sekarang menjadi Surat Izin Mengemudi Komersial,” kenangnya.

Lebih lanjut Powell bercerita, pertama mengemudikan bus dirinya mendapat bayaran US$3 per hari karena rute yang dilaluinya cukup singkat. Kemudian melakukan dua perjalanan pagi dan sore yang berasal dari Fayette Central Elementary School sampai Gorton Estates, Dun Grazin, Irish Acres, Harrisburg dan di antaranya. Dia kemudian membawa siswa dari Sekolah Menengah Connersville ke Fayette Central dimana beberapa siswa naik bus lain dan dia mengambil siswa dari sekolah menengah untuk dibawa pulang.

Keamanan Pada Bus Sekolah
Dikutip dari sumber yang sama, Powell memberika wejangan tentang keselamatan pada bus sekolah. Powell mengatakan, keselamatan menjadi perhatian utama saat ini. Bus diesel lebih aman karena jika ada kebakaran, tidak akan separah bensin.

Ibarat monitoring pada pilot, dua kali dalam setahun, pengemudi bus sekolah di AS harus memiliki latihan evakuasi dengan para siswa untuk memastikan mereka tahu dimana letak pintu keluar dan apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat. “Dalam latihan evakuasi itu, saya selalu mengingatkan mereka bahwa keselamatan mereka adalah hal yang paling penting dan kita sebagai pembalap membutuhkan kerja sama mereka untuk menjaga keselamatan. Saat saya di Pramuka, motto itu ‘Bersiaplah,’ jadi penting disiapkan untuk keadaan darurat apa pun,” kata Powell.

Baca juga: Teknologi yang Terpasang di Bus ini Mampu Lacak Keberadaan Siswa, Lho!

“Ketika saya masih sekolah, tidak ada impian untuk suatu hari akan mengemudikan bus. Itu sepeeti kebetulan terjadi dan Saya menikmati masa berkendara tersebut, itulah sebabnya saya masih mengemudi di usia 80 tahun. Jika Anda ingin menjadi pengemudi bis sekolah, resepnya Anda harus mencintai siswa atau Anda tidak dapat menjalankan pekerjaan ini secara maksimal,” kata Powell.

Ada Peluang, Penyedia Layanan Kapsul Tidur Rajai Pasar Bandara Internasional

Ketika raga letih dan tak kuat lagi melawan kantuk, maka tidur pun mau tak mau harus dijalani. Terkhusus bagi penumpang di bandara yang terdampak penundaan penerbangan, faktanya belum tentu bisa dengan mudah mendapati tempat yang cocok untuk merembahkan diri. Jangan kan merembahkan diri, pun untuk tidur sembari duduk kerap juga sulit dilakukan. Berangkat dari kenyataan tersebut, mendorong peluang hadirnya sebuah layanan baru.

Dalam pandangan mainstream, tidur di bandara identik dengan keberadaan hotel atau penginapanan lain yang ada di sekitaran bandara. Tak salah memang, tapi dalam kondisi tertentu, tak mudah untuk menuju ke hotel yang dimaksud, belum lagi tarif hotel di sekitaran bandara yang terbilang ‘mahal’ untuk kelas penumpang yang sekedar ingin transit atau menunggu delay.

Baca juga: Hadirkan The Sleep ‘n Fly Lounge, Bandara Dubai Penuhi Kebutuhan Tidur Pelancong

KabarPenumpang.com merangkum dari skift.com (13/9/2017), belakang ini bermunculan tempat untuk tidur dan beristirahat selama di bandara baik untuk transit atau tidur seharian di terminal. Generasi baru tempat beristirahat ini bisa disebut tempat tidur kapsul, kabin dan pods.

Salah satu yang memanfaatkan fasilitas di terminal bandara untuk menghadirkan tempat tidur sementara yakni Minute Suites LCC, saat ini menyediakan layanan di bandara Atlanta, Dallas Fort Worth dan Philadelphia yang akan dibuka Desember mendatang. Selain itu bandara Washington Dulles juga akan dikonsep oleh Minute Suites LSS yang akan hadir tahun depan.

IzZzleepp, perusahaan lainnya membuka kapsul-kapsul tidurnya di bandara Mexico City pada musim panas tahun ini dengan harga mulai dar US$8 per jamnya hingga US$34 untuk per malamnya. Operator hotel mini, Yotel juga mengoperasikaan YotelAirnya di empat bandara Eropa dan bandara Changi dalam proses pembuatan tahun 2019 mendatang. Yotel juga berharap bisa memperluas daerah operasionalnya hingga ke Amerika Serikat seperti halnya NapCity Americas yang punya hak paten NapCabs, sebuah perusahaan pod tidur yang berbasis di Jerman.

Dengan adanya pods, kapsul atau kabin tidur ini, memudahkan penumpang yang menjadi korban dari penundaan dan pembatalan penerbagan karena cuaca buruk dan lainnya. Namum perlu dicatat, modus ‘penginapan’ praktis ini juga bisa menimbulkan persaingan bagi industri hotel atau penginapan konvensional di sekitaran bandara.

Secara faktanya bandara memiliki hubungan dengan penginapan terdekat yang bisa digunakan saat penumpang membutuhkannya. Tetapi tetap saja para pemilik operator pods ini menginginkan adanya komitmen sewa jangka panjang di bandara.

Baca juga: Terpaksa Menginap di Bandara? Siapa Takut!

Wakil Presiden Yotel, Jo Berrington mengatakan, waktu menginap rata-rata di YotelAir sekitar tujuh jam dan harga selama empat jam sekitar 35 Euro atau setara dengan US$42. Menurutnya, di bandara internasional umumnya bisa menampung 60-150 kabin.

Saat ini, YotelAir berada di urutan teratas untuk penyediaan layanan di bandara Amsterdam, Paris dan dua bandara besar lainnya di London. “Kami sudah melakukan diskusi dengan bandara Amerika Utara tetapi belum ada kesepakatan,” ujar Berrington.

Minute Suites mengatakan bisnisnya konsisten, namun menggunakan penetapan harga dinamis untuk menyesuaikan periode permintaan rendah dan tinggi. Perusahaan ini mengevaluasi bandara dengan tujuan penerbangan internasional dan lalu lintas penghubung yang padat. Harga mulai sekitar UA$32 per jam, sedangkan untuk menginap semalam di dua lokasi Bandara Fort Worth International Airport (Dallas), Minute Suites menawarkan harga sekitar US$140 atau lebih murah kira-kira US$100 kurang dari sebuah kamar di Hyatt Regency di bandara dekat Terminal C.

“Model bisnis kami bukan hanya hanya menyasar calon penumpang pesawat yang mengalami penundaan dan pembatalan. Faktanya para awak kabin dan pilot juga senang menggunakan jasa kami untuk sekedar tidur siang,” kata Christopher Glass, wakil presiden Minute Suites

Namun, apa yang ada dipikiran Anda tentang desain tempat tidur kapsul ini? Sebenarnya, tentang tempat tidur yang sempit dan digunakan hanya sebentar bukanlah hal baru, sebab Jepang telah menjadi pelopor bagi masalah ini di darah kota yang padat dengan tempat hiburan yang banyak. Di Asia sendiri, banyak versi kapsul tidur untuk hotel-hotelnya.

Glass mengatakan, pihaknya memiliki model yang sangat Amerikanisasi tentang apa yang tersedia di luar negeri. Apalagi YotelAir berencana menabah lokasi pada akhir tahun depan dan belum dipastikan dengan jelas bandara mana lagi yang akan menghadirkan YotelAir ini.

Takut Data Pribadi Anda Diretas, Ini Dia Fakta dan Tips Untuk Mencegahnya!

Kejahatan cyber dewasa ini memang tengah marak diperbincangkan di banyak negara. Tindak peretasan data pribadi menjadi salah satu permasalahan yang kerap kali muncul ke permukaan. Tentu saja, orang-orang yang diretas data pribadinya – biasanya melalui akun-akun yang terhubung langsung ke smartphone – merasa dirugikan dan menuntut keadilan.

Baca Juga: Ben Gurion, Bandara Paling Aman dengan Standar Keamanan Tertinggi di Dunia

Lalu, bagaimana jika suatu saat Anda hendak bepergian ke luar negeri namun ingin data pribadi Anda tetap aman? Sebagai langkah awal, Anda bisa memasang password di smartphone untuk mencegah hacker mengenkripsi data pribadi Anda. Untuk langkah selanjutnya, berikut KabarPenumpang.com lansir beberapa fakta dan tips untuk melindungi data pribadi Anda versi laman choice.com.au (6/9/2017).

Petugas Perbatasan Tidak Punya Waktu untuk Menelusuri Data Anda
Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mungkin peribahasa ini tepat untuk menggambarkan situasi petugas perbatasan yang berada di seluruh dunia, mereka memiliki caranya masing-masing untuk memeriksa siapa saja yang hendak masuk ke suatu negara. Ambil contoh di Amerika Serikat, dimana petugas Customs and Border Protection berhak memeriksa seluruh perangkat digital yang Anda bawa, termasuk laptop dan smartphone.

Anda bisa saja menolak untuk diperiksa, namun pastikan diri Anda kuat untuk menghadapi fase interogasi, sebagaimana yang dikatakan oleh Daniel Victor dari The New York Times. “Mereka bisa saja meminta Anda untuk mematuhi peraturan yang berlaku secara sukarela, namun sebagai wisatawan, janganlah Anda menolak pemeriksaan tersebut karena akan memberikan pengalaman yang kurang nyaman bagi Anda,” tuturnya.

Dalam sebuah artikel yang ditulis Victor baru-baru ini, tercatat seorang wisatawan yang harus diinterogasi dan ditahan berjam-jam karena ia menolak untuk memberikan akses kepada petugas perbatasan untuk memeriksa perangkatnya. “Saya tidak mengetahui apakah perangkat tersebut disita atau dilarang masuk ke Amerika Serikat,” imbuhnya.

Sementara itu, Chris Christensen dari laman Amateur Traveller mengatakan, “Jika Anda berpikir para petugas perbatasan memiliki waktu untuk menelusuri perangkat Anda, mungkin Anda belum pernah mengantri lama di jalur imigrasi,” ungkap Chris yang diketahui  sudah menyuarakan pernyataannya ini sejak tahun 2005 silam. “Walaupun pemberitaan ini sudah tersebar luas, namun saya dapat menyangkalnya. Karena petugas perbatasan berusaha untuk menyisir semua penumpang yang datang ke Amerika, bukan hanya Anda saja,” terangnya.

Pengalaman lain mencantumkan bahwa petugas perbatasan hanya memeriksa apakah perangkat yang kita bawa bukanlah berupa ancaman seperti bom yang didesain seperti laptop, dan para petugas tersebut tidak memiliki waktu untuk mencari tahu data penting yang Anda bawa.

Hapus Data Sensitif saat Melintasi Perbatasan
Laman Wired, The Verge, hingga New York Times telah memberikan panduan untuk mengamankan data saat Anda melintasi daerah perbatasan. Isinya sangatlah sederhana dan semuanya hampir menyuarakan pendapat yang sama, “Menggunakan enkripsi merupakan tindakan pengamanan yang bagus, namun menghapus data sensitif merupakan tindakan yang lebih baik.”

Salah seorang pakar keamanan, Patrick Gray mengatakan, “Jangan membawa data penting ketika hendak melintasi perbatasan internasional jika Anda tidak ingin pemerintah negara yang bersangkutan mengetahui data tersebut.”

Lebih lanjut, jurnalis teknologi, Tom Merritt mengatakan janganlah menyimpan data penting terlalu “dalam”. “Tindakan tersebut bisa saja menimbulkan kecurigaan bagi petugas perbatasan,” tambah Tom. “Saran tersebut saya tujukan bagi siapa saja yang ingin data pribadinya tetap aman, namun kebanyakan orang tidak pernah khawatir jika hendak melintasi petugas perbatasan.” tutupnya.

Baca Juga: Antisipasi Terorisme, Bandara-Bandara di Australia Dihimbau Perketat Keamanan

VPN dan USB
Harap berhati-hati jika Anda hendak menyambungkan koneksi ke jaringan WiFi gratis yang tersedia di tempat-tempat umum, seperti bandara dan hotel, karena bisa saja ada hacker yang mencoba meretas data penting Anda melalui jaringan Virtual Private Network (VPN) yang sama. Usahakan untuk tidak menggunakan layanan Free WiFi jika tidak ingin data privasi Anda diretas. Penting juga untuk tidak sembarang menggunakan stasiun pengisian daya publik (charging station), karena dikhawatirkan hacker dapat meretas dan menyuntikkan virus yang dapat merusak perangkat lunak Anda.

Gunakan Cloud
Maksimalkan layanan yang tersedia, seperti Cloud, dimana Anda bisa menyimpan data sensitif Anda. Selain itu, Cloud juga dapat mencegah data Anda hilang atau diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tidak disarankan juga untuk menyimpan cadangan data Anda di USB atau SD card karena bentuknya yang kecil, dan sangat rentan hilang dan rusak.