Liburan ke London Saat Musim Panas? Jangan Lupa Naik Cool Cab

(newsguardian.co.uk)

Cuaca ekstrem akibat pemanasan global terkadang tak terkendali dengan baik. Bila musim panas, suhu akan benar-benar panas, bahkan di beberapa negara Timur Tengah suhunya bisa mencapai 50 derajat dan bila musim dingin pun badai salju atau angin kencang suhunya bisa mencapai minus beberapa derajat.

Baca juga: Di India, Suzuki Ertiga Hadir Dalam ‘Setelan’ Taksi Lho!

Bila seperti ini terkadang seorang penumpang moda transportasi yang akan bepergian seperti bekerja atau hanya bertemu teman akan malas. Namun, di London kala gelombang panas menyerang ada taksi yang hadir untuk membuat nyaman penumpangnya selama perjalanan.

(newsguardian.co.uk)

Pasalnya taksi ini dilengkapi dengan pendingin dan fitur lainnya yang dirancang untuk menjaga penumpang tetap dingin dan nyaman ketika berada di dalam mobil. Ya, London Black Cab atau bisa juga disebut dengan Cool Cab yang dirancang menjadi taksi musim panas terbaik bagi penumpang yang kepanasan.

Apalagi suhu di London naik menjadi 25 derajat dan akhir pekan bisa menjadi 33 derajat. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newsguardian.co.uk (1/7/2019), di dalam taksi ini ada interior es, dimana penumpang yang masuk seperti berada di dalam freezer dengan sistem pendingin udara yang canggih.

“Minggu ini telah menjadi sangat panas di Inggris, dan orang-orang Inggris merasakan panas. Bagi penumpang tidak ada yang lebih buruk di hari yang panas selain naik taksi yang pengap, jadi kami ingin membantu memerangi pengalaman ini dengan Cool Cab kami sendiri. Para komuter London terlalu akrab dengan pengalaman bawah tanah di musim panas, dengan panas yang meroket dan gerbong yang penuh sesak. ‘Cool Cab’ adalah obat untuk ini,” ujar seorang juru bicara Andrews Air Conditionin.

Karena hari yang panas, penumpang taksi di London melambaikan tangan dari jauh hanya untuk naik dan disambut kendaraan unik tersebut. One fare Steve O’Dare from Lincolnshire mengatakan, ini adalah perjalanan yang paling mudah yang pernah dinaikinya.

“Sangat menyenangkan, dan ketika Anda masuk ke dunia yang berbeda, dan saya pikir itu konsep yang hebat. Saya pikir, berikan beberapa minggu lagi, dan kita akan mengalami musim panas yang luar biasa. Panas akan menggulung masuk,” tambah Steve.

Dia mengatakan ini adalah perjalanan paling keren, dimana London Black Cab memang sengaja di rancang untuk taksi musim panas terbaik bagi penumpang yang kepanasan karena cuaca ekstrem. Elizabeth Ann Iliffe seorang pelancong mengatakan, taksi ini luar biasa dan seperti adegan di film Frozen.

“Sangat menyenangkan untuk masuk hanya beberapa menit untuk beristirahat dari panas dan dingin,”ujarnya.

Sopir Cool Cab Tony, yang telah mengemudikan taksi selama 11 tahun, mengatakan, “Saya telah melakukan 10 musim panas London di dalam taksi dan saya tahu sekarang Anda memerlukan pendingin udara yang layak. Tidak mungkin bekerja tanpa itu. Anda harus tetap dingin dan tetap terhidrasi, dan kadang-kadang di dalam kabin biasa ini sulit untuk tetap di atas. Mengemudi taksi bisa terasa seperti daya tahan, jadi Anda harus menjaga diri sendiri ketika cuaca menjadi lebih ekstrem”.

Tony juga tidak asing dengan kursi belakang yang keren. Bahkan dirinya mengaku penumpang paling keren yang pernah diantarnya adalah aktor, Michael Cain.

‘Cool Cab’ saat ini berjalan untuk waktu yang terbatas, tetapi telah terbukti populer di kalangan penumpang dan dapat dipertimbangkan untuk operasi penuh waktu sepanjang bulan-bulan musim panas di masa mendatang.

Baca juga: Gunakan Teknologi Pengenal Wajah, Taksi Jepang Hadirkan Iklan Sesuai Jenis Kelamin dan Usia Penumpang

Seorang juru bicara untuk Andrews Air Conditioning menambahkan, “Tanggapan kami terhadap ‘Cool Cab’ sangat bagus, dan kami senang konsepnya telah diterima dengan hangat. Orang-orang Inggris terkenal sulit untuk menyenangkan dalam hal cuaca biasanya terlalu panas, terlalu dingin, atau terlalu basah jadi kami senang mengisi ceruk untuk para penumpang yang lebih memilih untuk tetap di sisi yang lebih dingin dalam perjalanan mereka.”