Mau Melancong ke Hong Kong? Ada 8 Tips Penting untuk Pemula

Setelah Singapura, Hong Kong adalah destinasi luar negeri paling favorit bagi warga Indonesia. Selain waktu penerbangan yang tak terlalu lama (5 jam dengan direct flight dari Jakarta), berwisata ke Hong Kong ibarat menyambangi negara-negara di Asia Tenggara, lantaran untuk ke Hong kong tak diperlukan visa wisata. Baca juga: Mau Ke Banyuwangi Naik Kereta? Berikut Tipsnya Nah, untuk bepergian mengelilingi Hong Kong, apalagi yang baru pertama kali, KabarPenumpang.com sudah merangkum beberapa tips dari gettingstamped.com untuk Anda. Berikut ini tips yang bisa gunakan selagi mengunjungi Hong Kong. 1. Menggunakan Airport Express Perjalanan dari dan ke Bandara Internasional Hong Kong bisa lebih mudah dengan Airport Express. The Airport Express ini memudahkan perjalanan Anda dan menghubungkan Kowloon dan Pulau Hong Kong dalam waktu 24 menit. Untuk mendapatkan tiket kereta ini, Anda bisa mengantrinya di loket atau bisa memesannya melalui Klook.com atau salah satu aplikasi online pemesanan tiket. Kereta tujuan Pulau Hong Kong bisa dibeli untuk sekali perjalanan atau pulang pergi. Tarif untuk sekali jalan dari bandara menuju Pulau Hong Kong US$6 atau Rp84 ribu dan pulang pergi US$16 atau Rp226 ribu. Sedangkan dari bandara menuju Kowloon sekali jalan dikenakan tarif US$8 atau Rp113 ribu dan pulang pergi US$15 atau Rp212 ribu. Tetapi jika ingin memesan kendaraan pribadi antar jemput tarif yang dikenakan US$47 atau Rp664 ribu jika Anda tidak memesan di bandara. Pemilihan taksi ini bila hotel tempat menginap jauh dari MTR (Mass Transit Railway). 2. Gunakan kartu octopus Salah satu yang memudahkan pelancong di Hong Kong adalah memiliki kartu octopus. Kartu ini seperti alat pembayaran yang berfungsi diseluruh Hong Kong. Dengan kartu ini, pelancong bisa menggunakannya untuk stasiun MTR Hong Kong, star ferry, Peak Trem dan beberapa tempat makan. Kartu octopus bisa dikatakan kartu terbaik untuk pelancong dimana pelancong membayar deposito HK$50 atau Rp90 ribu dan akan dikembalikan saat kartu sudah tak lagi digunakan. Kartu ini bisa dibeli di semua stasiun MTR dan bila Anda melalui bandara bisa membeli di Stasiun Airport Express. 3. Pilih penginapan di pusat kota Memilih penginapan ditengah kota menjadi salah satu yang paling menyenangkan. Selain dekat dengan MTR, pengeluaran pun semakin sedikit karena hanya berjalan kaki menuju stasiun. Apalagi di pusat kota biasanya banyak sekali restoran unik dan hal-hal unik tak jauh dari penginapan. 4. Gunakan MTR MTR (MRT) merupakan transportasi yang bisa digunakan pelancong dan memudahkan untuk mengunjungi tempat-tempat di Hong Kong. Dengan menggunakan kartu octopus, pelancong hanya menempel kartu tersebut dan bisa berkeliling kota dengan mudah. Bila tiba di tujuan dan mencari lokasi dari stasiun, Anda bisa menggunakan Google Maps sebagai bantuan pilihan. 5. Mencari makanan murah di Hong Kong Makanan di Hong Kong bisa dikatakan terbilang mahal, tetapi bagi Anda yang mencari makanan murah juga banyak. Pergi dengan Hong Kong Foodie Tours yang bisa membantu Anda sebagai pelancong baru untuk mendapatkan tempat makan murah dan terbaik di Hong Kong. Makan dimsum untuk dua orang saja bisa kurang dari Rp180 ribu. 6. Victoria Peak Trem atau Taksi Untuk mencapai Victoria Peak, bisa menggunakan Trem untuk pulang pergi dengan tarif HK$88 atau Rp158 ribu. Tarif ini sudah termasuk dengan tiket masuk Sky Terrace 428. Tetapi dengan Trem memakan waktu dua jam untuk sampai ke puncak. Sedangkan jika menggunakan taksi atau Uber tarif tergantung lalu lintas dan titik penjemputan, biasanya sekitar HK$65 atau Rp117 ribu dan tiba di Victoria Peak dalam waktu 15 menit serta mendapatkan pemandangan yang sama di The Peak Galleria secara Gratis. 7. Sedia payung Karena cuaca Hong Kong yang tidak bisa diprediksi, baiknya bawa payung selalu di dalam tas. Sebab Hong Kong sendiri mendapat 101 hari hujan per tahunnya. Jika menggunjungi pada bulan September, rata-rata 8,5 inchi hujan dan pergi selalu dengan payung. Jika lupa penjual payung pasti ada satu di setiap tempatnya. Baca juga: Baru Pertama ke Tokyo? Jangan Bingung, Ikuti Tips Ini Agar Tidak Keder! 8. Taksi Hong Kong Berbeda dengan kota atau negara lainnya, Hong Kong ternyata memiliki tarif taksi yang murah. Dua kilometer pertama hanya dikenakan HK$22 atau Rp39 ribu dan akan dikenakan HK$1,60 atau Rp2.887 per 200 meter berikutnya. Untuk menggunakan taksi bisa disarankan naik dari bandara, seberang jembatan, jam sibuk,atau yang mudah dijangkau MTR. Uber juga ada di Hong Kong, tetapi sayang tarifnya lebih mahal dibanding taksi merah di dalam kota. Harga untuk Uber di Hong Kong jauh lebih baik untuk jarak yang lebih jauh seperti ke bandara dan bagian luar kota. Namun, di wilayah kota, harga Uber bisa dua kali lipat lebih mahal dari taksi biasa di Hong Kong.

Garuda Indonesia Capai OTP Tertinggi 95,8 Persen di Arus Mudik Lebaran 2018

Ditengah kemelut permasalah yang tengah dihadapi Garuda Indonesia, ternyata tidak mengurangi performa pada periode Lebaran 2018. Dimana maskapai plat merah ini mencatatkan capaian On Time Performance (OTP) terbaik sebesar 90,23 persen. Selain itu Garuda juga mencatatkan capaian OTP tertinggi pada arus mudik sebesar 95,8 persen di periode 14-16 Juni 2018 kemarin. Baca juga: Hadapi Musim Mudik Lebaran 2018, Garuda Indonesia Keluarkan Jurus ‘Tandur’ Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansyuri mengungkapkan bahwa, Garuda secara konsisten terus menjaga catatan tingkat ketepatan waktunya. Hinggga pada periode peak season Lebaran 2018 maskapai ini mencapai OTP terbaiknya. “Tentunya dengan capaian ini sekaligus membuktikan komitmen maskapai sebagai full service airline dalam memberikan value layanan terbaik tidak hanya melalui aspek pre-flight, in-flight dan post flight service. Akan tetapi juga dari aspek penting lainnya seperti safety dan tingkat ketepatan waktu,” ujar Pahala yang dikutip KabarPenumpang.com dari siaran pers yang diterima, Selasa (26/6/2018). Tak hanya mendapatkan capaian OTP terbaik, pada periode Lebaran 2018 kemarin, Garuda Indonesia memaksimalkan fasilitas check in mandiri untuk mengurangi antrian penumpang di konter bandara. “Pada periode peak season ini, Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar sepuluh persen pada pengguna fasilitas check in mandiri tersebut. Hal ini sekaligus menunjukan tren baru dalam perjalanan pengguna jasa yang kini lebih memiliki preferensi terhadap penggunaan fasilitas check in mandiri,” ujar Pahala. Diketahui, pada Lebaran 2018 ini, Garuda Indonesia telah mengangkut penumpang sebanyak 1,2 juta orang dan jumlah ini meningkat tiga persen dibandingkan tahun lalu. Adapun pertumbuhan penumpang tersebut diantaranya rute Jakarta-Surabaya PP, Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Malang PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Padang PP. Baca juga: On Time Performace Terbaik, Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Global Tak hanya rute domestik, rute internasional seperti Jakarta-Singapura PP dan Jakarta-Kuala Lumpur PP juga mengalami peningkatan yang signifiikan. Pada masa angkutan mudik Lebaran 2018 kemarin, Garuda Indonesia menyediakan sedikitnya 160 kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang pada arus mudik yang berlangsung dari 8-24 Juni 2018 baik untuk rute domestik ataupun internasional. Kapasitas penerbangan ini sendiri terdiri dari 768 frekuensi penerbangan tambahan yakni dengan pembagian 480 Citilink dan 288 lainnya Garuda Indonesia. Tambahan kapasitas ini sendiri meningkat hingga 45 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 107.750 kursi.

Berhati Malaikat, Anak ini Dampingi Penyandang Disabilitas Lewati Penerbangannya

Kebaikan hati seseorang memang tidak dapat ditakar dari penampilannya saja, bahkan dari anak muda sekalipun. Alih-alih berdandan melebihi umurnya dan tidak terlalu perduli dengan sekitar, Clara Daly, remaja berusia 15 tahun yang menjadi salah satu penumpang Alaska Airlines ini malah menunjukkan aksi sebaliknya. Dalam penerbangannya bersama sang Ibunda tercinta kembali ke Los Angeles, Clara tampak duduk bersimpuh di depan seorang penumpang pira yang diketahui seorang penyandang tuna rungu dan tuna netra. Baca Juga: Mau Jadi Penumpang Sempurna? Sebaiknya Baca Ini Adalah Tim Cook, seorang penyandang tuna rungu dan tuna netra ini hendak pulang menuju Portland setelah mengunjungi anaknya di Boston. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman foxnews.com (24/6/2018), Tim melakukan perjalanan seorang diri dan untungnya ada banyak penumpang lain yang membantu Tim, “termasuk seorang pria yang mengikhlaskan tempat duduknya di dekat gangway kepada Tim,” ungkap seorang penumpang yang bernama Lynette Scribner. Karena kekurangan yang dimiliki Tim, akhirnya awak kabin meminta tolong kepada penumpang yang paham tentang American Sign Language (ASL). Kebetulan, Clara pernah belajar tentang bahasa isyarat ini selama kurang lebih satu tahun, dan tanpa ragu ia mendeklarasikan dirinya sebagai pendamping Tim selama penerbangan berlangsung. Sontak, kejadian yang terjadi sekitar minggu lalu ini mengundang decak kagum penumpang lain yang berada dalam penerbangan tersebut. “Saya pergi menghampiri Tim beberapa kali sampai pesawat mendarat, tujuannya pun beragam, mulai dari menuangkan minum ke dalam gelas, memberi tahu waktu, dan sekedar mengajaknya berbicara santai agar ia tidak bosan,” ungkap Clara. “Tim juga menanyakan tentang keluargaku di Massachusetts, dan juga bertanya tentang masa depanku,” tandasnya. Perlakuannya terhadap Tim tersebut menuai pujian dari penumpang dan awak kabin dalam penerbangan tersebut. “Clara sangat luar biasa,” tutur salah satu awak kabin Alaska Airlines. “Kesenangan terpancar dari raut muka Tim yang merasa sangat beruntung ada orang lain yang mendampingi penerbangannya, dan mengajaknya berbicara. Mungkin inilah penampakan dari sesosok Malaikat dalam wujud manusia,” tandasnya. Baca Juga: Ada Bule Cantik Kesasar, Warga Jogja Bantu Sampai Stasiun Merasa langka dengan pemandangan ini, Lynette pun langsung mengabadikan dan mengunggahnya ke laman Facebook pribadinya. Siapa sangka kebaikan Clara pun menjadi viral. Terbukti dengan dibagikannya unggahan Lynette sebanyak lebih dari 600.000 kali oleh para pengguna jejaring sosial Facebook. Menyikapi puterinya yang menjadi bahan perbincangan khalayak ramai, Jane mengatakan bahwa ini semua merupakan rencana Tuhan. “Mungkin inilah hikmah yang dapat saya petik dibalik pembatalan penerbangan sebelumnya, Tuhan telah menakdirkan Clara untuk mendampingi Tim selama penerbangan,” ujar Clara bangga.

Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Selat Sunda Tetap Aman, Asal…

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktifitas dari Gunung Anak Krakatau yang untuk kesekian kalinya mengalami erupsi, yang terakhir terjadi pada Senin (25/6/2018) pukul 07.14 WIB kemarin. Adapun tinggi kolom abu yang dilaporkan oleh PVMBG tersebut mencapai ketinggian 1.000 meter di atas permukaan kawah atau yang setara dengan 1.305 mdpl. Baca Juga: Abu Vulkanik, Musuh Besar Dalam Dunia Penerbangan Sudah barang tentu, erupsi dari Gunung Anak Krakatau ini dikhawatirkan akan mengancam keselamatan, tidak terkecuali keselamatan transportasi. Kendati erupsi melontarkan abu vulkanik dan pasir, namun sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menghimbau kepada masyarakat agar, “tetap tenang. Selama mematuhi rekomendasi tidak melakukan aktifitas di dalam radius 1km dari puncak kawah,” Lanjutnya, ia juga menambahkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau kali ini tidak membahayakan penerbangan, pun dengan pelayaran di Selat Sunda. “Status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (Level 2), sejak 26 Januari 2012,” tandas Sutopo. Di sisi lain, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banten, Yefri Meidison pun menelurkan penyataan yang sama. Melalui surat edaran yang diterima, ia menambahkan bahwa erupsi yang terdeteksi oleh seismogram ini memiliki amplitude maksimum 30mm dengan durasi kurang lebih 45 detik. Selain dihimbau untuk tidak melakukan aktifitas di dalam zona aman yang sudah ditentukan (radius 1km), Yefri pun meminta agar setiap orang untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara memonitor dan memantau berita cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), KESDM, Badan Geologi, PVMBG, dan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau. Baca Juga: Ini Dia Serba-Serbi NOTAM, Pemberitahuan Yang Terkesan “Menakutkan” Khusus untuk perahu yang melakukan pelayaran di Selat Sunda, Yefri menghimbau agar setiap awak untuk, “memastikan kondisi permesinan, kemudi, dan peralatan navigasi kapal lainnya telah berfungsi dengan baik sebelum berlayar,” tulisnya. “Selain itu, setiap kapal pun perlu ditinjau kembali kelengkapan dari alat keselamatan yang tersedia,” tandas Yefri.

Mesin Alami Kendala Sebelum Lawan Uruguay, Pesawat Timnas Arab Saudi Diterjang Bird Strike

Pagelaran Piala Dunia 2018 di Rusia memang menjadi magnet bagi setiap penggila sepak bola dari berbagai pelosok bumi. Tidak lolosnya sejumlah negara seperti Belanda dan Italia di fase penyisihan dan masuknya tim-tim kuda hitam seperti Islandia dan Arab Saudi semakin membuat perhelatan empat tahun sekali ini semakin menarik untuk disaksikan. Tapi, siapa sangka ada satu kejadian yang cukup menghebohkan di balik pesta sepak bola sedunia ini. Baca Juga: Bird Strike! Masih Jadi Momok Menakutkan dalam Dunia Penerbangan Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman independent.co.uk, perjalanan tim Arab Saudi dalam pertandingan kedua melawan Uruguay pada Rabu (20/6/2018) mengalami sedikit gangguan. Mesin pesawat Airbus A319 yang mengangkut seluruh pemain dan staf dari St. Petersburg menuju Rostov-on-Don terbakar dan sempat diabadikan oleh salah seorang penumpang di dalam kabin. Video berdurasi kurang dari satu menit tersebut pun sontak menjadi buah bibir khalayak ramai. Dalam video amatir tersebut, tampak mesin sebelah kanan pesawat menyala merah dan mengeluarkan percikan api. Tak ayal, penumpang yang melihat kejadian itu pun kaget dan sempat panik. Beruntung, pilot dapat mendaratkan pesawat tersebut dengan mulus di tujuan. Insiden ini pun tidak menelan korban baik luka atau pun jiwa.
Guna mengklarifikasi video yang beredar, salah satu pemain Arab Saudi, Hatan Bahbir mengatakan via jejaring sosial Twitter, “Kami mendarat dengan selamat, kami semua baik-baik saja.. Pesawat mengalami kerusakan ringan,” Senada dengan Hatan, Saudi Arabian Football Federation pun mengklarifikasi insiden yang baru saja menimpa timnya tersebut. “Kami ingin meyakinkan bahwa semua pemain Arab Saudi telah mendarat di Bandara Rostov-on-Don dalam keadaan aman setelah kesalahan teknis yang terjadi. Kini mereka tengah dalam perjalanan menuju tempat beristirahat,” Baca Juga: Bird Strike Paksa AirAsia QZ104 ‘Return to Base’ di Bandara Kualanamu Di sisi lain, salah satu juru bicara dari pihak maskapai Rossiya yang mengangkut para pemain tersebut mengatakan bahwa mesin pesawat mengalami kerusakan, “Dengan dugaan awal bird-strike,” tulisnya dalam sebuah pernyataan resmi. Sebagai informasi tambahan, pesawat yang digunakan oleh tim dan staf Arab Saudi tersebut disediakan oleh International Air Transport Association (IATA).

Telanjang Bulat, Wanita Ini Bikin Heboh Stasiun MRT Singapura

Sistem transportasi MRT Singapura (SMRT) sempat menjadi sorotan publik dunia beberapa waktu yang lalu gegara salah satu penumpangnya didapati telanjang bulat di salah satu stasiun tulang punggung transportasi di Negeri Singa tersebut. Dalam beberapa buah gambar yang beredar luas di jejaring sosial Facebook dan Whatsapp pada awal bulan Juni ini, nampak seorang wanita ras Kaukasia tengah telanjang bulat tanpa diketahui penyebab dirinya melakukan aksi tersebut. Baca Juga: Dua Pria Terlibat Duel Sengit di Gerbong SMRT, Kepolisian Masih Selidiki Penyebabnya Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, foto-foto ini sendiri tersebar sejak tanggal 7 Juni 2018 kemarin. Sempat terjadi kesimpangsiuran informasi dari berita yang beredar, ada yang menyebutkan bahwa kejadian ini terjadi di Stasiun Pioneer, ada pula yang menyebutkan kejadian ini terjadi di Stasiun Paya Lebar. Namun setelah diselidiki oleh pihak kepolisian, wanita ini telanjang bulat di Stasiun Pioneer. Di dalam salah satu foto tersebut, tampak si wanita tengah ‘memiting’ salah seorang pria yang menggunakan celana pendek, dengan tangan satunya lagi berada di pinggul si pria. Di sebelah si wanita yang disinyalir berusia 35 tahun ini, tampak seorang wanita lain yang menggunakan pakaian normal, lengkap dengan sebuah kerudung hitam yang membalut kepalanya. Sedangkan di foto yang lainnya, tampak si wanita yang mengenakan kerudung hitam tersebut tengah berusaha menutupi tubuh si wanita telanjang ini dengan sebuah kain besar menyerupai sebuah selimut, makanala dirinya tengah berbincang dengan pria yang tadi dia ‘piting’. Terlepas dari semua asumsi yang berkembang di publik setelah melihat sejumlah foto ini, pihak SMRT yang turun tangan langsung menyebutkan bahwa kejadian ini terjadi pada Rabu (6/6/2018) kurang lebih pada pukul 22.30 waktu setempat. Dua orang berpakaian lengkap yang tampak di dalam foto-foto tersebut disinyalir sebagai petugas SMRT yang mencoba menginterogasi si wanita. Baca Juga: Gas Freon di MRT Singapura Bocor, Gangguan Kesehatan Mengintai Penumpang Karena butuh tindakan lebih lanjut, pihak SMRT pun menghubungi kepolisian dan menyerahkan wanita yang tidak diketahui namanya tersebut kepadanya dengan dasar dugaan gangguan kejiwaan. “Seorang wanita 35 tahun kemudian ditangkap di bawah Undang-Undang Kesehatan Mental,” ungkap salah satu petugas SMRT, dilansir dari laman stomp.straitstimes.com (7/6/2018).

Ekspor Seribu Bus ke Bangladesh, CV Laksana Torehkan Penjualan Bus Terbanyak di Indonesia

Setelah pemberitaan beberapa waktu yang lalu Indonesia melalui PT INKA siap mengekspor sejumlah rangkaian kereta ke Bangladesh, kini Putra-Putri Bangsa kembali membuktikan bahwa hasil produksian lokal sukses menarik minat negara lain. Kali ini giliran karoseri yang bermarkas di Ungaran, CV Laksana siap mengekspor 1.034 unit bus ke Bangladesh. Saking banyaknya, penjualan ini tercatat sejarah penjualan bus terbanyak sepanjang masa Ibu Pertiwi. Baca Juga: PT INKA, Kepercayaan Dunia Dalam Industri Kereta di Dalam Negeri Sebagaimana data yang berhasil dikumpulkan KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, pembelian bus yang menembus rekor ini terjadi pada sebuah pameran Industri RI yang mendatangkan sejumlah investor dan pelaku usaha dari berbagai negara. Sayangnya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Arlinda enggan merinci perihal pameran produk RI yang dimaksud. “Jadi kita pameran dibeli oleh mereka (Bangladesh) sebanyak 1.034 bus,” ungkap Arlinda, dikutip dari laman detik.com (25/6/2018). “Transaksi terbesar dari bus,” tandasnya. Untuk urusan harga sendiri, Arlinda mengatakan satu bus dibanderol dengan harga Rp1,9 miliar. “Pokoknya kita dapat transaksi hampir US$179,79 miliar atau Rp 4,3 triliun antar ke 2 negara (RI-Bangladesh),” jelasnya. Jika ditinjau lebih jauh, pembelian bus dari pihak Bangladesh ini tentu saja akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri, dan Badan Pusat Statistik (BPS) pun tidak menyangkal hal tersebut. Kendati begitu, pihak BPS sendiri belum mendata lebih rinci perihal ekspor bus tersebut. “Ekspor itu biasanya share-nya 21% ke PDB (Produk Domestik Bruto), kemudian dikurangi impor,” ungkap Kepala BPS, Suhariyanto, Senin (25/6/2018). Sebagai salah satu karoseri yang sudah memakan asam garam, sepak terjang CV Laksana sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan usianya yang sudah menyentuh kepala-4, ini bukanlah kali pertama karoseri asli Ungaran memproduksi untuk negara asing. Sebut saja pada tahun 2008 silam, mereka sudah mengirimkan bus rakitannya ke Fiji, sebuah negara kepulauan di selatan Samudra Pasifik. Baca Juga: Sepak Terjang PT INKA di Mancanegara yang Harumkan Nama Ibu Pertiwi Sedangkan untuk di dalam negeri, CV Laksana telah mengkontribusikan produksiannya untuk TransJakarta, terhitung sejak tahun 2006 silam, dan pada tahun 2010 mereka mulai merambah produksian bus gandeng (articulated bus) untuk Trans Jakarta. Tercatat pada tahun 2017, CV Laksana memiliki kapasitas produksi 1.200 bus per tahun untuk memenuhi permintaan dari dalam maupun luar negeri.

Ditemukan Tewas di Dekat Jalur Kereta Api, Ternyata Pemuda India Ini Hilang Sejak Sabtu

Seseorang hilang dan ditemukan tidak lagi bernyawa seringkali terjadi, bahkan terkadang alasan kehilangannya pun menjadi tanda tanya bagi keluarga. Apalagi jika ditemukannya dalam keadaan tewas di dekat jalur kereta api. Baca juga: Lakukan Rekrutmen dan Tes Online, Perusahaan Kereta Api India Selamatkan Hutan Baru-baru ini seorang pemuda India hilang dan ditemukan tewas di dekat jalur kereta api Bhopal. KabarPenumpang.com melansir dari laman dailypioneer.com (25/6/2018), pemuda tersebut diketahui hilang sejak Sabtu (23/6/2018) dan ditemukan di dekat stasiun kereta api Bhopal peron 1 pada hari Minggu (24/6/2018). Pemuda tersebut diduga tewas setelah terlindas kereta api yang melaju. Government Railway Police (GRP) Bhopal mengatakan, mayat pemuda tersebut ditemukan setelah penduduk sekitar melihatnya. Kemudian pihak kepolisian mengidentifikasi mayat tersebut bernama Shubham Sahu dari Pooja Colony di Karond setelah mendapat laporan kehilangan pemuda tersebut. Kepala GRP Bhopal, Hemant Sharma mengatakan, tidak ada bukti yang jelas jika pemuda tersebut tewas karena bunuh diri. Sharma menambahkan, untuk kepastian tewasnya Sahu tersebut, pihaknya menunggu laporan post mortem setelah penyelidikan awal pada mayat dan kasus tersebut kini berada dibawah bagian 174 dari CrPC untuk penyelidikan lebih lanjut. Sahu merupakan karyawan di toko Young Mobile di Karond dan pihak kepolisian tengah menyelidiki pemiliknya. Dalam penyelidikan awal, polisi mendapatkan bahwa sebelum korban hilang dan meninggalkan rumah, dirinya ternyata sempat menerima panggilan telepon dari pemilik toko tersebut untuk masuk dan bekerja pada Sabtu itu. Sayangnya, setelah mendapat panggilan telepon dan keluar rumah, Sahu tidak pernah kembali hingga Minggu ditemukan tak lagi bernyawa. Baca juga: Dua Hari Meninggal di Toilet Baru Ditemukan Karena Salah Nomor Kereta Ketika mendapat kabar bahwa sebelum ditemukan tak bernyawa Sahu di telepon pemilik toko tempatnya bekerja, keluarga serta teman-temannya mengajukan protes. Mereka mengatakan, pemilik toko berada di balik kematian Sahu dan pihak kepolisian harus melakukan penindakan padanya. Sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas dalam sebuah toilet kereta api di India. Namun, dua hari kemudian ditemukan dikarenakan sang istri salah memberikan nomor kereta api yang dinaiki suaminya tersebut.

Aerofood Dipercaya Pasok Manakan Sehat di Para Games Invitational Tournament 2018

Seiring kepak sayap Garuda Indonesia di penerbangan domestik dan internasional, maka secara langsung turut mengangkat nama Aerofood ACS, sebagai anak perusahaan dari Garuda Indonesa Group yang memfokuskan bisnis pada layanan catering di kabin pesawat. Dikenal mampu menghadirkan sajian dengan cita rasa lezat dan sehat berstandar internasional, rupanya membawa berkah dengan terpilihnya Aerofood ACS sebagai penyedia layanan makanan dan minuman sehat dan lezat bagi para atlet difabel pada ajang test event (uji coba) Asian Para Games 2018 yaitu Indonesia Para Games Invitational Tournament 2018 yang akan mulai efektif dari tanggal 25 Juni hingga 4 Juli 2018. Baca juga: Di Bandara Schiphol, Calon Penumpang Bisa Pesan Makanan Online Yang Diantar via Kurir Selain untuk atlet, Aerofood ACS melalui unit bisnis Industrial Services juga memproduksi makanan untuk panitia, staf keamanan dan transportasi serta media. Dikutip dari siaran pers (25/6/2018) yang diterima KabarPenumpang.com, Vice President Operation & Production Aerofood ACS S. Hartoto mengatakan ,”Nutrisi dan minuman menjadi perhatian khusus Aerofood ACS demi menjaga kesehatan dan stamina para atlet agar dapat bertanding dengan maksimal. Makanan yang disajikan telah memenuhi standard gizi dimana dalam sajian menu mengandung 60-70% karbohidrat, lemak 10-15%, protein 20-25% dari total energi yang dibutuhkan dengan tetap mempunyai rasa yang nikmat untuk dikonsumsi”. “Berbagai jenis makanan termasuk special meals seperti vegetarian, gluten free meals dan lainnya disediakan untuk memenuhi kebutuhan para atlet yang disajikan dalam bentuk prasmanan, snack dan lunch box dengan beberapa kali sajian yaitu sarapan, makan siang, snack sore, light meals malam dan makan malam”, jelas Hartoto. Hartoto juga menambahkan, “Selain itu keamanan dan kebersihan (higienitas) makanan juga menjadi faktor yang sangat penting dimana Aerofood ACS perduli akan hal ini dan sudah mempunyai sertifikat ISO 22000 : 2005 untuk Food Safety Management System, ISO 9001: 2008 Quality Management System, ISO 14001 : 2015 untuk Environmental Management System For Catering Services dan OHSAS 18000 : 2007 untuk Health & Safety Management System.” Baca juga: Insiden di Gerbong Restorasi, Air dari Toilet ‘dicampur’ ke Dalam Minuman “Aerofood ACS akan memproduksi makanan di tiga lokasi yaitu di fasilitas dapur cabang Cengkareng, dapur satelit di Jatake dan khusus di Kemayoran dibuka fasilitas dapur baru tepatnya di Wisma atlet Kemayoran. Dari ketiga lokasi ini makanan akan disajikan di wisma atlet Kemayoran dan didisribusikan langsung ke Gelora Bung Karno Senayan dan Gelanggang Olah Raga Otista”, papar Hartoto. Sebanyak 200 orang personil terlatih dan berpengalaman dikerahkan untuk menjaga kelancaran ketersediaan makanan dari mulai persiapan, produksi, pelayanan, keamanan dan distribusi.  

Mylo Electric Scooter, Moda Lipat Futuristik Mahakarya PIM Bicycles

Bagi para pekerja yang memilih untuk tinggal di pinggiran kota, tentu saja sarana transportasi umum seperti bus atau kereta dapat sangat membantu mobilitas mereka untuk bepergian. Namun apa jadinya jika jarak rumah mereka menuju stasiun atau halte terdekat terpaku jarak yang lumayan jauh? Tentu saja ini menjadi problematika tersendiri. Baca Juga: Skuter Listrik Ini Bisa Dikendarai Sambil Duduk dan Berdiri Lho! Hadirnya ojek online di Indonesia memang memberikan keuntungan tersendiri pada golongan orang seperti ini, dimana mereka bisa menggunakan jasa ojek online untuk tiba di stasiun atau halte terdekat. Bagi mereka yang lebih gemar berolahraga, mungkin berjalan kaki menjadi opsi pertama yang muncul ke permukaan. Nah, mengingat di luar negeri sana tidak ada jasa ojek online, maka sebuah perusahaan bernama PIM Bicycles merancang Mylo Electric Scooter.
Sumber: newatlas.com
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (12/6/2018), Mylo Electric scooter merupakan skuter listrik yang memiliki keunikan tersendiri, yaitu bisa dilipat layaknya sebuah sepeda! Dengan kelebihan yang dimilikinya ini, maka tidak heran jika PIM Bicycles menargetkan para komuter sebagai pasar utamanya. Mylo Electric Scooter dapat dilipat menjadi ukuran 38cm x 51cm x 104cm (dengan berat keseluruhan sekitar 21 kg), jauh lebih kecil ketimbang ukuran aslinya, sehingga para komuter bisa membawa serta skuter inovatif ini ke dalam bus atau kereta yang mereka tunggangi. “Skuter ini cocok bagi mereka yang pulang-pergi ke kantor dengan menggunakan sarana transportasi umum,” ujar pihak perusahaan. Berbeda dengan sepeda listrik biasa yang mampu mengisi daya ketika dikayuh, Mylo Electric Scooter sepenuhnya menggunakan tenaga baterai sehingga Anda hanya perlu menyandarkan kaki di sandaran yang sudah disediakan. “Jadi Anda harus memastikan baterai sudah sepenuhnya terisi sebelum berkendara,” Baca Juga: Kiwano 01, Moda Beroda Tunggal yang Dilengkapi Teknologi Self-Balancing Mylo Electric Scooter sendiri mampu menempuh jarak hingga 24km dalam kondisi baterai terisi penuh. Kendati skuter ini memiliki dua roda pada bagian depan dan satu roda pada bagian belakang, namun itu sama sekali tidak mempengaruhi mekanisme pengoperasiannya. Para pengguna mampu menggeber Mylo Electric Scooter ini hingga kecepatan maksimum 29km/jam. Pihak PIM Bicycles sendiri pun telah menyematkan lampu pada bagian depan dan belakang moda yang akan senantiasa menerangi perjalanan Anda. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk memilikinya? Siapkan kocek senilai US$1.499 atau yang setara dengan Rp21,2 juta untuk satu unit skuter lipat futuristik ini!