Uber Tak Lagi Ilegal di Uni Eropa, Indonesia Kapan Bisa Terapkan Aturan Serupa?

Setelah menuai berbagai kontroversi tentang layanannya yang dianggap ilegal, akhirnya Uber berhasil dinyatakan sebagai perusahaan jasa transportasi di Uni Eropa. Secara tidak langsung, perusahaan penyedia jasa layanan transportasi berbasis aplikasi ini harus mematuhi semua regulasi yang berlaku di dalamnya, dan tidak dianggap lagi sebagai korporasi aplikasi digital. Baca Juga: Uber Menghilang di Kota Malang Memang, pemberitaan terkait Uber dan penyedia jasa layanan transportasi berbasis aplikasi lainnya menarik untuk dibahas dan ditinjau lebih dalam, karena perusahaan-perusahaan ini berusaha untuk menghadirkan evolusi dalam dunia transportasi. Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, putusan dari pengadilan tinggi Uni Eropa yang menyatakan bahwa Uber ke depannya merupakan layanan transportasi dan harus diatur serupa dengan operator taksi ini dikeluarkan pada pertengahan bulan Desember kemarin. Pengadilan tinggi Uni Eropa mengatakan bahwa layanan yang diberikan oleh Uber “dilindungi oleh layanan di bidang transportasi” dan harus diperlakukan seperti itu oleh negara-negara anggota Uni Eropa. “Oleh karena itu, negara-negara anggota Uni Eropa dapat membuat aturan dan prasyarat (terhadap Uber) dengan memerhatikan hal pelayanan yang dimaksud,” petik putusan pengadilan tinggi tersebut, dilansir dari Reuters (21/12/2017). Tentu putusan pengadilan tinggi tersebut bak pisau bermata dua. Satu sisi mengatakan bahwa eksistensi Uber di jalanan kini sudah diaku oleh penyedia jasa layanan transportasi lainnya. Sedangkan di sisi lainnya menyimpulkan bahwa Uber harus tunduk terhadap regulasi yang berlaku, sedangkan pihak Uber sendiri ingin diatur dalam lingkup jasa daring di Uni Eropa. Setidaknya hingga saat ini, Uber mengklaim hanya menjadi jembatan bagi para pengemudi dan konsumen yang tengah mencari tumpangan. Baca Juga: Disebut Ilegal, Layanan Uber Dicabut di Tel Aviv Lahirnya putusan ini dilatarbelakangi oleh kasus yang terjadi di Negeri Matador, Spanyol, dimana asosiasi taksi konvensional di Barcelona menganggap pihak Uber telah melakukan kecurangan karena merekrut orang-orang yang tidak resmi sebagai supir umum. Pemikiran serupa pun dijadikan landasan penolakan Uber di beberapa negara lainnya, termasuk Indonesia. Bahkan, di beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, terdapat spanduk yang berisikan ‘maklumat’ bahwa Uber dan perusahaan berbasis aplikasi lainnya dilarang mengambil penumpang di area tersebut. Tidak hanya berupa himbauan, tidak jarang juga para oknum yang merasa kehadiran perusahaan ride-sharing membawa dampak terhadap menurunnya pendapatan mereka melakukan sweeping beraroma anarkis. Tentu hal tersebut terkesan terlalu main hakim sendiri, padahal masih banyak ‘cara dingin’ yang dapat ditempuh untuk menuju ke kata keberadilan. “Padahal kan kita sama-sama cari makan, kenapa harus sampai kayak gitu?” ungkap salah satu driver ride-sharing ketika ditanya langsung oleh KabarPenumpang.com. Sebelumnya,Mahkamah Agung (MA) mencabut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Belakangan terungkap bila Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan sebaliknya. Merasa adanya bau ketidakadilan, maka Organda menggugat ke MK dan meminta MA menghormati dan mentaati putusan MK. Lalu, kalau sudah begini, peraturan mana yang harus ditaati?

Antisipasi Lonjakan Penumpang di Libur Tahun Baru, PT ASDP Kembali Gelar Tiga Buffer Zone

Menghadapi arus liburan Tahun Baru 2018, PT ASDP Indonesia Ferry kembali membuka layanan layanan transaksi penjualan tiket di beberapa lokasi di luar area pelabuhan (bufferzone) yakni untuk jalur Merak-Bakauheni dibuka counter di Rest Area KM.43 Tol Tangerang Merak (beroperasi 29 Desember 2017 – 1 Januari 2018) dan Terminal Rajabasa (beroperasi 31 Desember 2017 – 2 Januari 2018). Sedangkan untuk mendukung penjualan di lintasan Ketapang – Gilimanuk, kembali dibuka layanan bufferzone di Hutan Cekik, Jembrana yang beroperasi pada tanggal 31 Desember 2017 – 2 Januari 2018. Baca Juga: Mengenal Jalur Ferry dan Pelabuhan Tanjung Kapal, Urat Nadi Transportasi di Pulau Rupat “Bagi penumpang yang akan menyeberang via Merak,  silakan kunjungi counter kami di Rest Area KM43 Tol Tangerang’Merak dengan menyiapkan dentitas diri pengemudi serta nama dan umur setiap penumpang dalam satu kendaraan agar waktu transaksi lebih efisien,” kata Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry, Christine Hutabarat, dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers, Rabu (27/12/2017). Saat pengisian daftar, kolom nama jelas penumpang harus diisi terkait kebutuhan manifest penumpang dan asuransi perjalanan selama penyeberangan. ASDP terus mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk mempersiapkan jadwal keberangkatannya agar perjalanan lancar, aman dan tidak mengalami antrian yang signifikan. Adapun puncak arus balik liburan Natal dan Tahun Baru 2018 diprediksi mulai terjadi pada tanggal 27-29 Desember 2017 dan 1-2 Januari 2018. Selain melalui bufferzone, pengguna jasa yang akan menyeberang dapat membeli tiket secara online dengan mengakses website www.indonesiaferry.co.id atau tiket.indonesiaferry.co.id sehingga dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan. Adapun jadwal penyeberangan yang muncul di tiket online adalah jadwal masuk ke pelabuhan, dan masih berlaku sebelum dan sesudah jadwal yg tertera di tiket maksimal 4 jam di hari yang sama. “Sesuai komitmen kami, PT ASDP selalu ingin memberikan kemudahan bagi pengguna jasa dalam membeli tiket penyebrangan sehingga tidak perlu antri di pelabuhan. Dengan beli tiket online,  calon penumpang dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan,” kata Christine lagi PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Intan Sugiharti menambahkan pemudik diimbau mempersiapkan perjalanannya terutama menghindari antrian/kemacetan menyusul tingginya volume kendaraan yang terus meningkat pada waktu malam hingga dini hari. Baca Juga: Buffer Zone, Solusi PT ASDP Untuk Memecah Konsentrasi Pemudik “Sejak awal kami sudah mengingatkan agar pengguna jasa ferry melakukan perjalanan pada siang hari dan menghindari masa puncak arus libur Tahun Baru yang diperkirakan mulai mengalir pada Kamis (28/12/2017) dan Jumat (29/12/2017) ,” tutur Intan. Langkah antisipatif lainnya hadapi kemacetan saat puncak arus libur Tahun Baru, pengguna jasa dapat menikmati fasilitas buffer zone (penjualan tiket di luar areal pelabuhan) baik di KM 43 Tol Tangerang-Merak, Terminal Rajabasa, Lampung dan Hutan Cekik, Gilimanuk. Buffer zone bisa menjadi tempat alternatif untuk beristirahat,” katanya lagi.

Untuk Pertama Kalinya Mumbaikars Merasakan Layanan Kereta Ekonomi AC

Dengan penduduk 18,4 juta jiwa, Mumbai hingga kini didaulat sebagai kota terpadat di India. Dan bersamaan dengan puncak Natal, 25 Desember 2017, kota yang juga kondang sebagai pusat Bollywood ini resmi memiliki kereta ekononi lokal pertama yang dilengkapi dengan AC, fasilitas standar yang sudah lebih dulu ada di kereta ekonomi di Indonesia. Baca juga: “The Rail Saarthi,” Aplikasi Mirip KAI Accsess Untuk Penumpang Kereta di India Kereta lokal AC ini berjalan dengan rute dari stasiun Borivali ke Churchgate di Mumbai Selatan di jalur barat. KabarPenumpang.com melansir dari laman livemint.com (25/12/2017), kereta lokal AC ini dioperasikan oleh Western Railway. Keberangkatan kereta mulai pukul 10.32 waktu Mumbai. Dengan adanya kereta lokal AC ini, diketahui, para penumpang menyambut dengan antusias. Mereka berharap dalam kereta tersebut bisa duduk dengan tenang tanpa kepanasan di musim panas yang terik. Perjalanan dari Borivali ke Churchgate sendiri sebenarnya tak memakan waktu yang lama hanya sekitar 30 menit. Keberangkatan dari Borivali pukul 10.32 dan tiba di Churchgate pukul 11.16 waktu setempat. “Kereta ekonomi AC lokal ini dijalankan melalui pelatihan dengan prototipe dan kami medapatkan respon balik dari penumpang dan memasukkan saran tersebut di armada kami berikutnya,” ujar manager umum WR Anil Kumar Gupta.
(Railway Enthusiast Digest)
Kereta ini sendiri dibuat di Chennai dengan biaya Rs54 crore dengan 12 rangkaian kereta lokal AC ini tiba tanggal 4 April 2016 lalu. Awalnya kereta ini akan berjalan di jalur tengah Mumbai, tetapi akhirnya berjalan di jalur barat. Sebelum dioperasikan secara massal untuk masyarakat, kereta ini sendiri sudah mengalami uji coba sebanyak 65 kali. Kepala humas WR, Ravinder Bhakar mengatakan, rangkaian teknis terakhir yang berhasil dijalankan kereta api, berjalan di jalur yag panjang pada Minggu, 24 Desember 2017 atau satu hari sebelum beroperasi secara sah. Kereta lokal AC ini sendiri diketahui akan beroperasi selama 12 kali bolak baliki setiap harinya dari Borivali ke Churchgate. Kemudian pada 1 Januari 2018 mendatang, kereta ini akan berangkat dari Churchgate ke Virar. “Kereta api tidak akan beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu. Dua hari ini untuk perawatan kereta,” kata Bhakar. Kereta lokal AC ini sendiri sebenarnya menggantikan 12 rangkaian kereta ekonomi non-AC yang sudah ada sebelumnya. Mumbaikars atau sebutan untuk para pengguna kereta di Mumbai yang melakukan perjalanan pertama menungkapkan kegembiraan pada layanan kereta terbaru tersebut. “Ini sangat luar biasa, saya tidak bisa mengungkapkan perasaan saya. Saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar setiap orang bisa merasakan layanan ini,” ujar salah satu penumpang kereta, Sheela Raut. Baca juga: Antisipasi Gangguan Kabut Saat Musim Dingin, Ini Yang Disiapkan Perkeretaapian India! Tak hanya itu, aktivis kereta api pun bangga dengan adanya layanan kereta lokal AC ini. Kailash Verma seorang aktivis dari Mumbai Rail Pravasi Sangh mengatakan, peresmian kereta api ini adalah sebuah kesaksian bahwa kereta api India berusaha keras untuk memenuhi permintaan para penumpang. “Saya berharap agar pemeliharaan dan ketepatan waktu kereta api akan dipantau,” ujar Verma.

Meski Tanda Sabuk Pengaman Telah Dimatikan, Tapi Mengenakan Seatbelt Adalah Wajib!

Tanda untuk mengenakan sabuk pengaman atau fasten your seatbelt memang telah dimatikan, tapi mengapa awak kabin masih juga menganjurkan untuk lebih baik mengenakanan sabuk pengaman selama Anda duduk? Sabuk pengaman dalam sebuah penerbangan menjadi satu hal terpenting yang harus digunakan. Mungkin hal tersebut sepele menurut Anda, tapi ternyata ini sangat penting untuk keselamatan penumpang di dalam pesawat. Baca juga: Lampu Sabuk Pengaman Mati, Waktu Yang Tepat Gunakan Toilet Anda sebagai penumpang mungkin menganggap bahwa mengenakan sabuk pengaman bisa menyelamatkan hidup jika terjadi keadaan darurat, dan hal ini adalah nyata dari beberapa data yang mendukung. Dari Skybrary, sebuah wiki yang dibuat oleh European Organisation for the Safety of Air Navigation, International Civil Aviation Organization dan the Flight Safety Foundation, bahwa sabuk pengaman menahan gerakan tubuh saat kekuatan berlebih terjadi. Contoh kekuatan berlebih tersebut adalah kecelakaan, turbulensi parah atau yang lainnya. Dengan sabuk pengaman, bisa membantu penumpang bertahan agar tidak terlempar di dalam pesawat baik ke benda keras atau orang lain. Selain itu juga mencegah penumpang terlempar keluar dari pesawat jika terjadi masalah baik dalam penerbangan atau saat terjadi benturan yang tinggi. Karena tidak bisa diketahui kapan pesawat terbang akan melewati turbulensi terutama turbulensi udara bersih. Sehingga untuk keselamatan para penumpang, menggunakan sabuk pengaman saat duduk merupakan hal penting. Skybrary sempat menyorot kasus Asiana Airlines dengan penerbangan 214 yang jatuh di SFO tahun 2013 lalu. Dimana beberapa penumpang terlempar saat benturan tetapi berhasil dievakuasi sebelum api terus membakar pesawat. Dua diantara penumpang yang dikeluarkan menggunakan sabuk pengaman mereka dan menyimpulkan bahwa pengeluaran mereka sepenuhnya terkait dengan fakta dan seharusnya berada di kabin untuk bertahan. Meski begitu, sebagian besar dari Anda mungkin tidak ingin menjadi penumpang yang merasa tersiksa. Sebab ada kalanya memerlukan toilet dan tanda sabuk pengaman dinyalakan untuk waktu yang lama. Annette Long sudah menjadi awak kabin selama 13 tahun mengatakan, “Saya tidak akan memaksa Anda secara fisik untuk berhenti, saya tidak akan mengatakannya dan Anda tidak bisa pergi ke kamar mandi. Saya hanya memberitahu Anda karena saya diminta untuk memberitahukan bahwa kapten mengatakan masih mengenakan sabuk pengaman dan saya rasa tidak aman jika Anda bangun.” Adapun peraturan resmi dari Federal Aviation Administration atau FAA bahwa penumpang yang melepaskan sabuk pengamannya saat tanda kenakan sabuk pengaman menyala membuat kekhawatiran pada FAA. FAA juga mengatakan, selama tanda tersebut menyala, awak kabin harus secara berkala mengingatkan penumpang bahwa tanda kenakan sabuk pengaman menyala. Baca juga: Sabuk Pengaman Juga Bisa Berakibat Fatal, Lho! Awak kabin harus membuat pengumuman tambahan yang lebih tegas jika penumpang berdiri saat tanda sabuk pengaman tersebut menyala, terutama jika sedang terjadi guncangan atau turbulensi. Peraturan tidak menyarankan agar penumpang tidak berdiri, hanya dengan tegas mengingatkan bahwa isyarat itu menyala. Namun, jika Anda benar-benar harus ke toilet, lakukan dengan cepat. Tetapi bila penerbangan sedang berada dalam guncangan baiknya menunggu.

4x Seminggu, Garuda Indonesia Resmi Buka Rute Penerbangan Kendari – Wakatobi

Menyambut libur Natal dan Tahun Baru, selain telah mengumumkan penambahakan kapasitas tempat duduk, Garuda Indonesia pada Selasa (26/12/2017) telah meresmikan rute penerbangan baru Kendari – Wakatobi. Layanan penerbangan ini dilayani oleh pesawat turboprop ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang. Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2018, Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 73.000 Kursi Tambahan Dibukanya rute penerbangan Kendari – Wakatobi ini kami harapkan dapat semakin mempermudah akses wisatawan yang ingin berkunjung ke Wakatobi, khususnya melalui rute penerbangan yang terhubung langsung dengan sejumlah hub penerbangan nasional seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Dengan dibukanya rute penerbangan Kendari – Wakatobi vv, diharapkan dapat semakin meningkatkan demand wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau yang masuk dalam segitiga karang dunia tersebut. Dikutip dari siaran pers, Direktur Marketing & Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan, “Beroperasinya layanan penerbangan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memaksimalkan konektivitas udara bagi potensi wisata nasional, khususnya Wakatobi yang merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional”. Nina memaparkan, “Layanan penerbangan Kendari – Wakatobi vv tersebut dapat terealisasikan dengan baik berkat dukungan dari Kementerian Perhubungan RI dan Kementerian Pariwisata RI yang terus mendukung upaya Garuda Indonesia dalam memperkuat akses konektivitas udara nasional khususnya dalam mendukung peningkatan potensi pariwisata” Layanan penerbangan Kendari – Wakatobi vv akan dilayani selama empat kali dalam seminggu, yakni Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu. “Dari Bandara Haluoleo Kendari pukul 12.05 Wita dan tiba di Bandara Matahora Wakatobi pukul 12.55 Wita. Dan jadwal dari Matahora Wangi-Wangi berangkat pukul 13.25 Wita dan tiba di Haluoleo Kendari pukul 14.25 Wita,” papar Nina. Sejalan dengan pengembangan infrastruktur layanan penerbangan di Bandara Matahora Wakatobi, pertumbuhan penumpang pesawat udara di Wakatobi menunjukan tren peningkatkan tiap tahunnya. Hal tersebut terlihat peningkatan trafik penumpang di bandara tersebut dimana pada tahun 2013, tercatat sebanyak 11.150 penumpang tiba dan 11.867 penumpang berangkat per tahun. Adapun di tahun 2015, trafik penumpang meningkat menjadi 19.100 penumpang tiba dan 20.081 penumpang berangkat per tahunnya. Baca juga: Di 2018, Garuda Indonesia Canangkan Buka 30 Rute Penerbangan Baru Sejalan dengan pengembangan potensi wisata Wakatobi sebagai destinasi wisata prioritas nasional, pemerintah menargetkan pada 2019 Wakatobi akan dikunjungi 500.000 wisman. Adapun saat ini jumlah kunjungan wisman ke Wakatobi sebanyak 18.000 wisman, yang di antaranya berasal dari Swedia dan Australia.

Kemenhub: Hanya 10 Persen Kondisi Angkutan Umum di Indonesia Yang Layak Jalan

Berdasarkan ketentuan, setiap perusahaan angkutan umum diharuskan melaksanakan dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan pada moda transportasi yang dioperasikannya. Sistem ini digunakan untuk mewujudkan keselamatan penumpang dan mengelola risiko kecelakaan. Baca juga: KNKT: Standar Karet Rem Indonesia Mengaju Pada Jerman Kepala seksi inspeksi dan penanganan keselamatan, Direktorat Perhubungan Darat, Kemenhub, Bambang Hermanto mengatakan, tingkat kecelakaan angkutan umum hanya sekitar 13 persen tetapi resiko fatalnya lebih tinggi. Hal ini dikarenakan angkutan umum seperti bus baik AKAP maupun pariwisata berisi penumpang lebih banyak. “Risikonya memang sedikit, tetapi jika terjadi kecelakaaan bisa membuat risiko yang fatal dan jumlah korban lebih tinggi,” ujar Bambang yang ditemui KabarPenumpang.com di FGD KNKT, Kamis (21/12/2017).
FGD Sistem Pengereman pada Kendaraan Angkutan Umum (KabarPenumpang.com)
Dia menambahkan, kondisi angkutan umum Indonesia saat ini jauh dari harapan dan hanya sepuluh persen yang layak jalan. Menurutnya dengan adanya sistem managenmen keselamatan ini, akan lebih relatif aman untuk angkutan umum sendiri. “Pengawasan dan melakukan rampcheck angkutan umum oleh pemilik usaha. Selain itu memperbaharui kondisi rute bisa dinilai juga untuk melihat resiko kecelakaan,” jelasnya. Bambang menambahkan, setiap perusahaan angkutan umum, sudah di atur dalam Peraturan Pemerintah No.37/2017 tentang keselamatan lalu lintas angkutan jalan. Sehingga bagi setiap perusahaan angkutan umum yang sudah memperoleh izin angkutan sebelum peraturan pemerintah ini ditetapkan, wajib melaksanakan dan menyempurnakan sistem manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum dalam jangka waktu satu tahun sejak peraturan pemerintah ini berlaku. “Perusahaan angkutan umum yang melnggar akan dikenakan sanksi administratif peringatan tertulis dan pembekuan izin,” ujar Bambang. Peringatan tertulis dikenakan paling banyak dua kali dengan jangka wajktu 30 hari. Sedangkan untuk pembekuan izin, pemegang izin dalam jangka waktu 30 hari sejak perngatan tertulis tidak melaksanakan kewajiban dikenai sanksi pembekuan izin yang berupa pembekuan kartu pengawasan. Selain itu jika dalam waktu 60 hari sejak tanggal pembekuan izin dan pemegang izin tidak melaksanakan kewajibannya, dikenai sanksi pencabutan izin dengan pencabutan kartu pengawasan. Baca juga: Kecelakaan Terus Berulang, Rekomendasi KNKT Sebagian Besar Tak Diindahkan Bambang menambahkan, ada baiknya juga setiap perusahaan melakukan penilaian terhadap sistem manajemen keselamatan yang dilakukan baik pada kendaraan maupun kepada pengemudi. Hal ini agar pengemudi bisa lebih profesional dan memiliki kompetensi dengan tambahan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang baik, agar menjadi prioritas bagi perusahaan.

Ternyata! Pendapatan Petugas ATC Jauh Lebih Tinggi dari Seorang Pilot

Ketika kecil, tidak sedikit dari Anda yang mengatakan kalau sudah besar nanti ingin jadi seorang dokter, polisi, tentara, atau bahkan seorang pilot. Seperti sudah menjadi template yang ketika ditanya ke anak lain, mereka pun akan melontarkan jawaban yang sama. Mari kita persempit topik pembahasannya dan fokus pada anak-anak yang menjawab ingin menjadi seorang pilot. Baca Juga: Ketika Penerbangan Jarak Jauh, Apa Saja Sih Yang Dilakukan Pilot? Nah, entah hal apa yang melatarbelakangi anak-anak untuk menjawab pertanyaan tadi, tapi yang jelas pendapatan seorang pilot bisa dibilang di atas rata-rata pekerjaan lainnya. Lalu, bagaimana dengan pendapatan orang-orang yang berkutat di dunia aviasi? Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman telegraph.co.uk (21/12/2017), berdasarkan survei yang dilakukan oleh sebuah situs yang bernama Career Cast, petugas Air Traffic Controller (ATC) ternyata mengungguli pendapatan seorang pilot dan menjadi salah satu dari 10 pekerjaan dengan penghasilan yang tertinggi 2017. Career Cast menyebutkan bahwa pendapatan seorang petugas ATC yaitu rata-rata berkisar US$122.410 atau yang setara dengan Rp1,7 miliar per-tahun! Angka tersebut sahih dengan apa yang pernah dikatakan seorang petugas ATC Inggris di masa lampau. “Angka kasarnya adalah £80.000 (Rp1,46 miliar),” ungkap Fran Slater, seorang karyawan NATS Holdings. Fran mengatakan bahwa angka kasar yang ia sebutkan merupakan rataan tahun 2015 kemarin. “Tapi angka tersebut tergantung dari basis Anda, apakah menara pengawas tersebut sibuk, atau Anda berada dalam posisi penting di bandara utama di London,” imbuhnya. Mengingat pekerjaan sebagai salah satu petugas di ATC penuh dengan tekanan dan tindakan fiktif dapat berakibat fatal, maka tidak heran jika pendapatannya juga tinggi. Lalu, bagaimana dengan pendapatan seorang pilot? Career Cast menempatkan pilot pada rataan pendapatan $105.720 atau yang setara dengan Rp1,4 miliar per-tahun. Perlu dicatat, tidak menutup kemungkinan seorang pilot mendapatkan angka di atas atau di bawah rataan tersebut. “Gaji awal untuk seorang kapten dengan maskapai berukuran sedang bisa berkisar antara £57.000 sampai £78.000,” tukas Prospects, salah satu situs terkemuka di Inggris. “Sedangkan mereka yang dipekerjakan oleh operator besar bisa memperoleh penghasilan mulai dari £97.000 sampai lebih dari £140.000,” imbuhnya. Karena di sini tugas dan tanggung jawab yang diemban seorang pilot tidaklah mudah setiap harinya, maka rataan pendapatan tersebut wajar adanya. Baca Juga: Neerja Bhanot – Mengenang Tameng Hidup Tragedi Pan Am Penerbangan 73 Sosok yang tidak kalah penting yang selalu menghiasi penerbangan Anda adalah seorang pramugari. Sama seperti dua pekerjaan di atas, Prospects mengatakan bahwa pendapatan untuk seorang pramugari sangatlah variatif. “Tergantung pada maskapai penerbangan, karena beberapa dari mereka bersedia untuk membayar lebih daripada yang lain, tapi Anda bisa mengharapkan gaji awal antara £12.000 sampai £14.000,” ungkap Prospects. Mungkin angka pendapatan per-tahun seorang pramugari tersebut sebanding dengan tugas yang dibebankan kepada mereka. Walaupun angka-angka pendapatan di atas dapat menggiring Anda ke tingkatan hidup yang lebih mapan, tapi semuanya setara dengan beban tugas dan tanggung jawab yang dilimpahkan. Intinya, semua orang yang bergerak di dunia aviasi selalu mengutamakan keselamatan para penumpangnya agar dapat sampai di tujuan dengan kondisi selamat. Apakah hasil survei di atas semakin memantapkan langkah Anda untuk bergabung dengan dunia penerbangan?

Di Amerika Serikat, Uber Lebih Banyak Dipilih Untuk Atasi Situasi Darurat Medis! Kok Bisa?

Sudah menjadi satu kewajaran manakala seseorang menghubungi petugas ambulans untuk mengantarkan penderita menuju rumah sakit. Tapi bagaimana jika bukan petugas ambulans yang dipanggil dalam kondisi darurat, melainkan pengemudi Uber? Tentu hal tersebut akan membuat Anda mengernyitkan dahi. Walaupun terdengar konyol, tapi seorang peneliti berhasil membuktikan hal tersebut dan membeberkannya ke publik. Baca Juga: Disebut Ilegal, Layanan Uber Dicabut di Tel Aviv Seperti yang dihimpun KabarPenumpang.com dari situs mashable.com (15/12/2017), seorang professor dari Department of Economics di University of Kansas, David Slusky dan rekannya Dr. Leon Moskatel dari Scripps Mercy Hospital’s Department of Medicine menyebutkan bahwa penelitian mereka menemukan penurunan terhadap penggunaan ambulans di Amerika Serikat. Kedua periset ini juga percaya bahwa layanan ride sharing seperti Uber menjadi aktor dibalik penurunan angka penggunaan ambulans tersebut. Keduanya mengambil sampel dari 766 kota di Amerika Serikat dalam rentang waktu 2013 hingga 2015. Itu berarti, baik David dan Dr. Leon membandingkan sebelum dan sesudah layanan Uber ‘menyerbu’ kota-kota di Negeri Paman Sam ini. Setelah meninjau semua data yang ada, para peneliti ini menyimpulkan bahwa masuknya layanan Uber ke kota-kota tersebut telah mengurangi volume penggunaan ambulans sekitar tujuh persen. Seperti yang kita ketahui bersama, layanan ride sharing seperti  Uber tidaklah dilengkapi dengan tenaga medis professional seperti yang ada di ambulans, tapi hal tersebut dinilai bukanlah menjadi alasan utama di balik angka penurunan penggunaan ambulans ini. David dan Dr. Leon sepakat bahwa biaya penyewaan ambulans yang terkadang mencapai ribuan dolar menjadi beban tersendiri bagi para penyewa. Mereka lebih memilih untuk menggunakan layanan Uber karena memang terbukti lebih murah dan bisa mengantar pasien menuju rumah sakit lebih cepat (dilihat dari ukuran mobil). “Para penyewa akan mempertimbangkan tentang kesehatan dan harga sewanya (ambulans),” tutur David. Baca Juga: Waspada! Pengemudi Uber Punya Trik Baru Untuk Kelabui Penumpang Tanpa terkecuali, layanan ride sharing Uber akan mengantarkan Anda menuju destinasi tujuan termasuk rumah sakit. Bahkan, tidak sedikit para pengguna layanan Uber ini meminta agar si pengemudi lebih cepat sampai karena berada dalam kondisi yang darurat. “Kami bersyukur layanan kami telah membantu banyak orang yang berada dalam kondisi darurat agar bisa mendapatkan penanganan medis secepatnya,” ungkap juru bicara Uber. “Penting untuk diingat bahwa Uber bukanlah pengganti petugas penegak hukum atau profesional medis. Jika terjadi keadaan darurat medis, kami selalu mendorong setiap orang untuk menghubungi 911.” Imbuhnya.

Ambil Foto Menara Eiffel di Malam Hari = Ilegal!

Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata Paris? Mungkin sebagian besar dari Anda akan langsung mengingat salah satu keajaiban dunia yang ada di sini, ya Menara Eiffel. Sebagai salah satu destinasi wisata favorit para pelancong, maka tidak heran jika di sekitaran menara ini banyak orang yang mendokumentasikan momen prestisius ini. Tapi tahukah Anda bahwasanya Anda tidak diijinkan untuk mempublikasikan foto atau video Menara Eiffel pada malam hari? Loh, kok bisa? Baca Juga: Priiit..! Dilarang Selfie di Tempat-Tempat Berikut Ini Sebagaimana yang disarikan KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, adapun alasan dibalik pelarangan ini adalah undang-undang hak cipta Perancis. Ditambah lagi statemen yang dicetuskan oleh sebuah perusahaan yang mengelola Menara Eiffel, Société d’Exploitation de la Tour Eiffel, yang melarang keras mempublikasikan Menara Eiffel kala malam hari. “Namun perlu izin yang harus diperoleh dari Société d’Exploitation de la Tour Eiffel untuk mempublikasi foto Menara Eiffel yang dihiasi lampu pada malam hari,” tutur salah satu karyawan di perusahaan itu, dikutip dari laman brilio.net. Ya, memang Menara Eiffel merupakan sarana yang terbuka untuk umum. Para pengunjung diperbolehkan mengabadikan momen sebanyak mungkin dikala siang hari dan mempublikasikannya. Namun jangan harap Anda dapat mempublikasikan satu foto atau video yang menunjukkan keindahan Menara Eiffel pada malam hari, karena hal tersebut dinilai ilegal. Dikarenakan Perancis menganut peraturan yang memberikan hak eksklusif terhadap seseorang atas karya seni yang dia buat, maka inilah yang menjadi landasan undang-undang tersebut. Setiap malam, Menara Eiffel menampilkan pertunjukan lampu yang dipasang oleh Pierre Bideau pada tahun 1985. Atas hasil karyanya, Pierre dianugerahi hak cipta yang berdampak pada pelarangan kepada semua pelancong untuk mempublikasi pemandangan Menara Eiffel pada malam hari. Sederhananya seperti itu. Baca Juga: Disebut Ilegal, Layanan Uber Dicabut di Tel Aviv Selain terbentur soal undang-undang, pertunjukan lampu di Menara Eiffel bukanlah lagi menjadi suatu hal yang indah manakala diabadikan dengan menggunakan kamera. Ini dikarenakan fisik Menara Eiffel yang berupa kerangka, sehingga hanya indah untuk dipandang mata saja. Namun jika Anda tetap bersikukuh untuk mengabadikan momen pertunjukan lampu di sana, tetap jadikan hasilnya sebagai dokumentasi pribadi saja dan tidak untuk dipublikasikan.

Ini Dia Parade “Dancing Water” dari Berbagai Penjuru Dunia, Nomor 5 Unik Banget!

Ada banyak cara untuk membuat salah satu unsur kehidupan ini menjadi lebih menakjubkan, seperti menjadikannya sebagai air mancur. Seperti yang ada di Taman Vanda, Bandung dimana warga kota berjuluk Paris van Java ini begitu menikmati pertunjukan air mancur yang seolah berdansa ini. Entah sengaja datang, atau hanya untuk melepas lelah, tapi yang pasti taman yang terletak di pusat kota Bandung ini selalu ramai dikunjungi. Baca Juga: 12 Kapal Pesiar dengan Kolam Renang Mewah Selain di Bandung, dimana saja ya kira-kira kita bisa menikmati air mancur yang memiliki desain apik lainnya? Berikut KabarPenumpang.com rangkum lima air mancur indah di seluruh dunia versi laman cnn.com. Siapa tahu bisa jadi referensi Anda untuk menghabiskan libur akhir tahun! Banpo Moonlight Rainbow Fountain (Seoul)
Sumber: istimewa
Air mancur yang ada di Ibukota Korea Selatan ini menggunakan 10.000 lampu LED dan 380 water jet yang menghiasi bagian pinggir Banpo Bridge. Air diambil langsung dari Sungai Han dan menyemprot horizontal sejauh 43 meter. Air mancur ini pn dapat deprogram sehingga bisa bergerak mengikuti alunan musik. Pertunjukan air mancur indah ini sendiri berlangsung setiap hari antara bulan April dan Oktober. Lotte World Musical Fountain (Busan)
Sumber: pinterest
Korea Selatan juga merupakan rumah bagi air mancur indoor tertinggi di dunia. Air mancur yang dibuka pada tahun 2010 ini dibangun di dalam Gwangbok Lotte Department Store, Busan. Dalam waktu tiga minggu, 500.000 orang telah berkunjung untuk melihatnya meliuk-liuk indah. Saat ini, Lotte World Musical Fountain dipertontonkan oleh 20.000 pengunjung per hari dan mendapat gelar sebagai daya tarik Busan yang paling populer. Sebuah hasil kolaborasi antara air mancur, kilauan lampu, dan 16 lagu berbeda membuat air mancur ini sangat memanjakan mata. Fountain of Wealth (Singapura)
Sumber: instamoz.com
Fountain of Wealth dapat ditemukan di luar pusat perbelanjaan Suntec City, Singapura dan pernah menyabet gelar sebagai air mancur terbesar di dunia oleh Guinness World Records pada tahun 1998. Air mancur yang berdiri di atas lahan seluas 1.683 meter persegi ini dapat menyemprotkan air setinggi 13 meter. Entah siapa yang memulai, namun kebanyakan orang yang menonton pertunjukan air mancur ini selalu melemparkan koin. Ketika pertunjukan berakhir, tidak sedikit juga warga yang kemudian memungutinya. Tampilan air mancur ini semakin mempesona kala malam, karena ditembaki oleh sinar laser. Dubai Fountain (Dubai)
Sumber: dubaitravelator.com
Air mancur ini terletak di sebuah danau di depan gedung tertingggi di dunia, Burj Khalifa. Menampilkan lima cincin water jet yang mampu menyemprotkan air yang tingginya setara dengan gedung 50 lantai. Dubai Fountain dilengkapi dengan 6.600 lampu LEDS serta 25 proyektor warna yang memungkinkan semburan air untuk menampilkan berbagai gambar. Sinar cahaya di tengah air mancur bisa terlihatdari jarak 20 mil, dan menjadikannya sebagai salah satu titik terang di Timur Tengah. Baca Juga: Lima Daerah Reklamasi Ini Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara Kanazawa Fountain Clock (Kanazawa, Jepang)
Sumber: pinterest
Air mancur unik berbentuk jam digital ini terletak di luar stasiun kereta Kanazawa, Jepang. Kanazawa Fountain Clock terdiri dari serangkaian air mancur kecil dengan latar belakang hitam. Sistem katup hi-tech memungkinkan air mancur diprogram untuk menampilkan angka dan huruf dalam berbagai bahasa.