‘Rudrastra’ – Kereta Barang Terpanjang di India dengan Tujuh Lokomotif dan 354 Gerbong
32 Orang Tewas Setelah Crane Konstruksi Menimpa Kereta Penumpang di Thailand
Pagi yang cerah di Provinsi Chachoengsao berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam bagi ratusan komuter yang tengah menempuh perjalanan menuju Bangkok pada Kamis, 15 Januari 2026. Tepat pada pukul 08:15 waktu setempat, sebuah kecelakaan transportasi yang mengerikan terjadi ketika sebuah derek konstruksi raksasa roboh dan menghantam kereta api penumpang yang sedang melaju kencang di bawahnya. Dentuman keras baja yang menghujam gerbong kereta seketika memecah keheningan pagi, diikuti oleh jeritan histeris dari para penumpang yang terjebak dalam reruntuhan logam.
Lengan baja dari crane proyek pembangunan jembatan layang tersebut jatuh secara vertikal dan menghancurkan atap gerbong kedua serta ketiga dengan kekuatan yang sangat dahsyat. Akibat hantaman tersebut, sebanyak 32 orang dilaporkan tewas di tempat, sementara puluhan lainnya menderita luka berat.
Lokasi kejadian yang berada sekitar 80 kilometer di timur ibu kota Thailand ini segera dipenuhi oleh tim medis dan penyelamat dari berbagai yayasan kemanusiaan yang bergegas memotong rangka besi gerbong demi mengevakuasi korban yang terjepit di bawah beban material beton dan baja.
Suasana di lokasi evakuasi sangat memilukan, di mana petugas penyelamat harus bekerja ekstra hati-hati di tengah risiko struktur bangunan yang masih tidak stabil. Para korban luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Buddhasothorn untuk mendapatkan perawatan darurat, sementara jalur kereta api rute timur yang menghubungkan Bangkok hingga Aranyaprathet dinyatakan lumpuh total. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa evakuasi kemungkinan besar akan memakan waktu hingga satu hari penuh mengingat beratnya puing-puing yang menutupi jalur rel utama tersebut.
Hingga saat ini, investigasi mendalam tengah diarahkan pada kontraktor yang bertanggung jawab atas proyek konstruksi jembatan layang tersebut. Dugaan awal mengarah pada adanya kelalaian prosedur keamanan dalam pengoperasian alat berat saat kereta api aktif sedang melintas di bawah area kerja. Gubernur setempat pun telah mengeluarkan perintah tegas untuk menghentikan seluruh aktivitas konstruksi di sepanjang jalur kereta api guna melakukan audit keselamatan secara menyeluruh, demi memastikan tragedi serupa tidak kembali terulang di masa depan.
Hubungkan Tiga Bandara Utama: Ambisi Megaproyek Thailand Bangun Kereta Cepat Sepanjang 220 Km
Butuh Perjalanan Pagi ke Semarang? Ini Daftar Pilihan Kereta Api yang Bisa Kalian Gunakan
Masyarakat pengguna kereta api tentu memilih perjalanan sesuai dengan waktu yang sesuai dengan keadaan. Biasanya mereka lebih memilih perjalanan saat malam hari, supaya saat tiba di tujuan bisa merasakan pagi hari. Apalagi destinasi yang dituju merupakan lokasi favorit jika tiba pada pagi hari. Tentunya waktu mereka lebih banyak waktu untuk sekadar berkeliling saat tiba ditujuan.
Tak hanya itu, masyarakat lainnya yang menggunakan kereta api ada pula yang lebih memilih perjalanan pada pagi hingga siang hari. Biasanya mereka memilih perjalanan kereta api dengan lokasi tujuan yang tak begitu jauh. Apalagi kecepatan kereta api sudah disesuaikan dengan jalur yang dilewati, yaitu maksimal 110 km/jam.
Nah, menggunakan kereta api dengan destinasi yang tak begitu jauh misalnya pada perjalanan dari Jakarta menuju Semarang. Jalur ini tentu sudah menggunakan jalur ganda, jadi praktis kereta api yang melintas bisa menyesuaikan waktu antara keberangkatan hingga kedatangan dengan tepat waktu, tergantung kereta api yang dipilih.
Biasanya, bagi banyak orang, rute Jakarta – Semarang adalah jalur favorit untuk urusan kerja, liburan singkat, hingga pulang kampung. Jarak yang relatif ideal dan pilihan kereta api yang beragam membuat perjalanan antarkota ini bisa ditempuh dengan nyaman tanpa harus berjibaku dengan macet di jalan tol.
Jika ingin tiba di Semarang lebih siang hari dan tetap punya waktu beraktivitas, memilih kereta pagi bisa jadi solusi terbaik. Selain suasana perjalanan yang lebih segar, jadwal pagi juga cenderung tepat waktu dan minim gangguan. Apalagi saat tiba di tujuan, berbagai aktivitas yang akan dikerjakan tentu masih memiliki waktu bahkan hingga malam hari.
Nah, kabarpenumpang akan merangkum untuk kalian yang ingin menggunakan kereta api (KA) dengan jadwal pagi hari. Berikut ini daftarnya:
• KA Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi)
KA Argo Bromo Anggrek dikenal sebagai salah satu kereta unggulan di lintas utara Jawa. Kereta ini berangkat pukul 08.20 WIB dari Stasiun Gambir dan berhenti di Stasiun Tawang, Semarang.
• KA Sembrani (Gambir – Surabaya Pasar Turi)
Bagi yang ingin berangkat agak siang namun tetap masuk kategori kereta pagi, KA Sembrani bisa jadi opsi menarik. Kereta ini berangkat pukul 10.20 WIB dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Tawang. KA Sembrani menawarkan dua kelas, yakni Eksekutif dengan harga sekitar Rp 490 ribu dan kelas Luxury dengan tarif hingga Rp 1,1 juta. Fasilitas kelas Luxury cocok bagi penumpang yang menginginkan pengalaman perjalanan eksklusif dengan privasi lebih.
• KA Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
Jika ingin waktu persiapan lebih longgar, KA Argo Muria bisa jadi pilihan. Kereta ini berangkat pukul 07.15 WIB dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Tawang, Semarang. Argo Muria juga hanya menyediakan kelas Eksekutif dengan tarif sekitar Rp 410 ribu. Perjalanan pagi dengan kereta ini terasa nyaman, cocok untuk pelancong yang ingin menikmati suasana pagi tanpa terburu-buru.
• KA Argo Merbabu (Gambir – Semarang Tawang)
KA Argo Merbabu kerap jadi andalan penumpang yang ingin berangkat pagi-pagi buta dari Jakarta. Kereta ini berangkat pukul 06.00 WIB dari Stasiun Gambir dan tiba di Semarang melalui Stasiun Tawang. Dengan hanya menyediakan kelas Eksekutif, Argo Merbabu menawarkan kenyamanan ekstra sejak awal perjalanan. Harga tiketnya berkisar Rp 410 ribu. Cocok bagi penumpang yang mengejar agenda rapat atau ingin sampai Semarang sebelum tengah hari.
• KA Gunung Jati (Gambir – Semarang Tawang)
Berangkat pukul 09.00 WIB dari Stasiun Gambir, KA Gunung Jati menawarkan fleksibilitas kelas dengan harga yang relatif ramah di kantong. Kereta ini melayani rute menuju Stasiun Tawang, Semarang. Harga tiket kelas Ekonomi sekitar Rp 230 ribu, sedangkan kelas Eksekutif dibanderol sekitar Rp 410 ribu. Gunung Jati sering jadi pilihan penumpang reguler yang ingin berangkat pagi tanpa harus memilih kereta premium.
• KA Dharmawangsa Ekspres (Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi)
Bagi penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen, KA Dharmawangsa Ekspres layak dilirik. Kereta ini berangkat pukul 08.10 WIB menuju Semarang melalui Stasiun Poncol. Keunggulan Dharmawangsa Ekspres adalah pilihan kelasnya yang fleksibel. Tiket kelas Ekonomi dibanderol sekitar Rp 260 ribu, sementara kelas Eksekutif berada di kisaran Rp 420 ribu. Cocok untuk perjalanan keluarga atau penumpang yang ingin opsi lebih hemat tanpa mengorbankan kenyamanan.
Itulah beberapa kereta api pilihan yang bisa kalian gunakan untuk perjalanan pagi hari dari Jakarta. Beberapa kereta pilihan tersebut merupakan kereta api unggulan yang biasa digunakan masyarakat untuk perjalanan ke Semarang.
Walaupun harganya bervariasi, namun dari segi kecepatan masyarakat lebih memilih waktu yang lebih efisien dan cukup singkat. Dengan banyaknya pilihan kereta pagi dari Jakarta ke Semarang, penumpang bisa menyesuaikan jadwal, kenyamanan, dan anggaran sesuai kebutuhan.
KAI Luncurkan KA Blambangan Ekspres Rute Semarang Tawang – Ketapang, Tarif Promo Mulai Rp150.000
Setelah 12 Tahun, Turkish Airlines Siap Hadirkan Kembali Kelas Premium Economy
Dunia penerbangan internasional kembali menyoroti strategi terbaru dari Turkish Airlines yang memberikan sinyal kuat untuk menghidupkan kembali kabin Premium Economy. Setelah absen selama 12 tahun sejak penghentian layanan serupa yang dulunya dikenal sebagai “Comfort Class”, maskapai pelat merah Turki ini tengah mengevaluasi kembalinya opsi kursi kelas menengah ini guna menjawab dinamika permintaan pasar global yang terus berkembang.
Berdasarkan survei mendalam yang dikirimkan kepada anggota loyalitas Miles&Smiles baru-baru ini, terlihat jelas bahwa maskapai tersebut sedang merancang strategi produk yang lebih komprehensif untuk rute jarak jauh mereka.
Sejarah mencatat bahwa Turkish Airlines sebenarnya termasuk pengadopsi awal kelas ini melalui peluncuran Comfort Class pada armada Boeing 777-300ER sekitar 15 tahun silam. Layanan tersebut menawarkan kursi yang lebih lebar dengan tata letak 2-3-2 yang memberikan kenyamanan ekstra di atas kelas ekonomi standar namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan kelas bisnis. Sayangnya, pada tahun 2013, layanan ini dihentikan dengan alasan kurangnya permintaan serta adanya fenomena “kanibalisasi” di mana banyak penumpang kelas bisnis beralih ke Comfort Class karena nilai fungsionalnya yang dianggap sangat kompetitif.
Namun, lanskap industri penerbangan di tahun 2026 telah banyak berubah. Premium Economy kini menjadi salah satu segmen kabin dengan pertumbuhan tercepat dan paling menguntungkan bagi banyak maskapai dunia. Kelas ini terbukti sangat efektif untuk menarik penumpang ekonomi yang ingin melakukan “upsell” atau peningkatan layanan tanpa harus membayar harga selangit kelas bisnis. Bagi Turkish Airlines, kehadiran kembali kelas ini menjadi sangat krusial seiring dengan ekspansi jaringan penerbangan ultra-jauh mereka, termasuk rencana pembukaan rute nonstop ke Australia yang menuntut kenyamanan ekstra bagi penumpang selama belasan jam di udara.
Salah satu tantangan utama yang harus diatasi dalam peluncuran kembali ini adalah konsistensi armada. Pengalaman di masa lalu menunjukkan bahwa terbatasnya jumlah pesawat yang dilengkapi kursi premium menyebabkan kendala operasional saat terjadi pergantian pesawat mendadak, yang sering berujung pada kekecewaan penumpang. Untuk menghindari hal serupa, Turkish Airlines kemungkinan besar akan mengintegrasikan kabin baru ini secara lebih merata pada armada masa depan mereka, seperti Airbus A350 dan Boeing 787 Dreamliner. Dengan langkah strategis ini, Turkish Airlines berharap dapat memperkuat daya saingnya di kancah global sekaligus meningkatkan kepuasan penumpang pada rute-rute paling prestisius mereka.
Enam Maskapai ini Dikenal Punya Layanan Ekonomi Premium Terbaik
Bakal Jadi yang Termegah, Ini Keistimewaan Stasiun Jatake yang Beroperasi Sebentar Lagi
Penantian yang selalu ditunggu bagi penumpang Commuter Line khususnya jalur antara Tanah Abang – Rangkasbitung. Bagaimana tidak, kabar yang masih beredar mengenai stasiun yang digadang-gadang merupakan stasiun termegah. Ya, Stasiun Jatake yang dikabarkan akan beroperasi pada Januari 2026 nantinya bisa digunakan penumpang Commuter Line.
Progres pembangunan Stasiun Jatake kini telah mencapai 98,56%, mencakup prasarana dan fasilitas penunjang. Saat ini, KAI bersama DJKA Kemenhub tengah menjalani tahap akhir berupa beragam uji prasarana dan kesiapan operasional guna memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna Commuter Line di lintas Rangkasbitung sebelum stasiun melayani masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan saat ini tengah menyelesaikan tahap akhir persiapan operasional stasiun baru di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung tersebut. Kehadirannya tentu menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan transportasi publik di kawasan penyangga Jakarta, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan, pertumbuhan jumlah pengguna Commuter Line di lintas Rangkasbitung terus menunjukkan tren naik dari tahun ke tahun. Pertumbuhan pengguna di lintas Rangkasbitung terus menunjukkan tren positif, dari 43.317.716 pengguna pada 2022, meningkat menjadi 62.085.471 pengguna pada 2023, kemudian 69.999.362 pengguna pada 2024, dan mencapai 70.496.181 pengguna sepanjang Januari – November 2025.
Diketahui bahwa Stasiun Jatake dibangun di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, tepat di KM 37+045 pada rute Tanah Abang-Rangkasbitung. Lokasinya yang strategis membuatnya mudah diakses oleh warga BSD City dan komunitas sekitar, sehingga memperpendek waktu tempuh menuju pusat kota Jakarta.
Dirancang oleh biro arsitektur Arkonin, Stasiun Jatake mengusung gaya modern tropis yang fungsional dan estetis. Bangunan tiga lantai ini berdiri di atas lahan 2.435 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 3.000 meter persegi, dilengkapi peron panjang 250 meter dan lebar 6 meter setiap sisinya.
Yang menarik, desainnya mengintegrasikan prinsip bangunan hijau seperti sirkulasi udara alami di area publik dan penggunaan panel surya untuk menghemat energi listrik. Kapasitasnya diproyeksikan mencapai 20 ribu penumpang per hari, menjadikannya salah satu stasiun paling megah dan efisien di kawasan tersebut.
Stasiun Jatake tidak hanya sekadar tempat naik-turun penumpang, tapi dirancang sebagai pusat aktivitas terintegrasi. Di dalam gedung tersedia area tunggu nyaman, zona komersial untuk ritel, serta ruang perkantoran KAI. Sementara di area luar, disediakan parkir untuk motor, mobil, sepeda, hingga lahan pengembangan tambahan seluas 4.000 meter persegi.
Stasiun ini akan menjadi simpul baru yang mendorong aktivitas ekonomi lokal. Tentu dengan operasionalnya nanti, perjalanan harian warga Tangerang ke Jakarta diharapkan semakin lancar, efisien, dan ramah lingkungan, menjadi langkah maju dalam mewujudkan sistem transportasi massal yang berkelanjutan di Indonesia.
Tok! Stasiun Jatake Resmi Beroperasi Mulai Januari 2026, Begini Penjelasannya
Ekspansi Maret 2026: AirAsia dan Jetstar Buka Rute Baru Australia ke Bali
Dinamika pariwisata Pulau Dewata dipastikan akan semakin bergairah pada awal tahun depan seiring dengan penguatan konektivitas udara dari Negeri Kanguru. Mulai Maret 2026, dua maskapai berbiaya rendah raksasa, Indonesia AirAsia dan Jetstar, secara resmi akan mengoperasikan serangkaian rute langsung terbaru yang menghubungkan beberapa kota strategis di Australia menuju Denpasar.
Langkah ekspansif ini dilakukan untuk merespons permintaan pasar yang terus melonjak sekaligus mempertegas posisi Australia sebagai penyumbang utama wisatawan mancanegara bagi Bali.
Indonesia AirAsia mengawali gebrakan ini dengan membuka rute langsung harian dari Melbourne mulai tanggal 20 Maret 2026. Dengan mengandalkan armada Airbus A320, maskapai ini memproyeksikan penambahan hingga 130.000 kursi per tahun, menjadikan Melbourne sebagai kota keempat di Australia yang dilayani secara langsung setelah keberhasilan rute dari Perth, Darwin, dan Adelaide. Kehadiran layanan harian ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas jadwal yang lebih tinggi bagi para pelancong bisnis maupun wisatawan keluarga.
Sementara itu, Jetstar melakukan terobosan bersejarah yang akan mempermudah akses bagi warga di wilayah regional Australia. Mulai 25 Maret 2026, untuk pertama kalinya dalam sejarah, akan tersedia penerbangan langsung dari Sunshine Coast ke Bali sebanyak tiga kali dalam seminggu. Kehadiran rute ini menjadi angin segar karena warga Sunshine Coast kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan darat yang melelahkan menuju Brisbane hanya untuk terbang ke Pulau Dewata. Selain itu, Jetstar juga memperkuat kehadirannya di Melbourne dengan membuka akses dari Bandara Avalon pada 23 Maret 2026 untuk melayani penduduk di wilayah Geelong dan sekitarnya dengan frekuensi hingga lima kali seminggu.
Momentum peluncuran rute baru pada Maret 2026 ini dinilai sangat strategis karena bertepatan dengan persiapan musim liburan Paskah dan musim gugur di Australia. Lonjakan kapasitas kursi ini diprediksi tidak hanya akan memicu kompetisi harga tiket yang lebih kompetitif bagi konsumen, tetapi juga memberikan dampak domino positif bagi ekonomi lokal di Bali, mulai dari peningkatan okupansi hotel hingga penguatan sektor UMKM. Dengan aksesibilitas yang semakin merata dari berbagai wilayah di Australia, Bali kian memperkokoh reputasinya sebagai destinasi liburan favorit dunia yang tak tergantikan.
Para wisatawan disarankan untuk mulai memantau sistem pemesanan maskapai dalam waktu dekat karena tiket rute baru ini biasanya ditawarkan dengan harga promo pembukaan.
Selain persiapan tiket, wisatawan juga diingatkan untuk tetap memperhatikan kebijakan pajak wisata yang berlaku agar perjalanan menuju “rumah kedua” mereka di Bali tetap berjalan lancar dan nyaman.
Kilas Balik Kisah Drew: Bocah 12 Tahun asal Sydney yang ‘Bobol’ Kartu Kredit Ibu demi Liburan Mewah di Bali
Inilah 10 Kota Teraman di Eropa: Tiga Kota ada di Swiss!
Keamanan tetap menjadi prioritas utama bagi pelancong maupun ekspatriat dalam memilih destinasi. Berdasarkan laporan terbaru dari Aviation A2Z, daftar kota teraman di dunia tahun 2026 menonjolkan kota-kota dengan stabilitas politik yang kuat, tingkat kriminalitas rendah, serta infrastruktur yang sangat terintegrasi.
Berikut adalah daftar 10 kota teraman di Eropa tahun 2026:
1. Bern, Swiss
Bern menduduki posisi puncak berkat kualitas hidup yang tak tertandingi dan standar keamanan yang sangat tinggi. Kota ini dikenal karena lingkungannya yang bersih, polusi udara yang rendah, serta sistem kesehatan yang sangat mudah diakses oleh warga maupun pendatang.
2. Copenhagen, Denmark
Sebagai salah satu kota paling layak huni di dunia, Copenhagen menawarkan rasa aman yang unik. Budaya bersepeda yang dominan dan tata kota yang berkelanjutan menciptakan harmoni sosial yang meminimalkan risiko kejahatan kekerasan.
3. Stavanger, Norwegia
Kota pesisir di Norwegia ini menjadi kejutan di posisi tiga besar. Stavanger menawarkan keseimbangan sempurna antara peluang ekonomi dan standar hidup yang aman, menjadikannya pilihan favorit bagi keluarga dan profesional internasional.
Mau Berwisata ke Eropa? Perhatikan Dulu Skor Ramah Lingkungan di Kota-kota Ini4. Geneva, Swiss Swiss kembali menempatkan wakilnya di papan atas. Geneva diakui karena stabilitas politiknya sebagai pusat diplomasi dunia, layanan publik yang luar biasa, dan lingkungan budaya yang sangat inklusif. 5. Luxembourg City, Luksemburg Sebagai ibu kota dari salah satu negara terkecil namun terkaya, kota ini menawarkan keamanan finansial dan personal yang luar biasa. Tingkat kejahatan di sini hampir tidak terdengar, didukung oleh sistem transportasi publik gratis yang efisien. 6. The Hague (Den Haag), Belanda Kota ini dikenal sebagai “Ibu Kota Hukum Dunia”. Keamanan di Den Haag sangat terjamin berkat pengawasan infrastruktur yang cerdas dan tata kelola kota yang sangat teratur, meskipun pengunjung diingatkan untuk tetap waspada terhadap lalu lintas sepeda yang padat.
Mau Cari yang Halal? Ini Dia Lima Destinasi Wisata di Eropa yang Muslim-Friendly7. Vienna, Austria Vienna secara konsisten masuk dalam daftar kota terbaik. Keamanan pribadi di jalanan, infrastruktur transportasi yang canggih, dan warisan budaya yang kaya menjadikannya destinasi yang sangat stabil bagi siapa saja. 8. Munich, Jerman Munich menonjol di Jerman karena ekonomi yang kuat dan lingkungan yang bersih. Efektivitas kepolisian dan rasa kebersamaan masyarakat yang tinggi membuat angka kriminalitas di kota ini tetap berada pada level minimum. 9. Zurich, Swiss Dominasi Swiss dipertegas oleh Zurich. Kota finansial ini menawarkan ketertiban dan struktur yang sangat ketat. Kebersihan dan kemudahan navigasi kota memberikan ketenangan pikiran bagi para pelancong. 10. Lisbon, Portugal Menutup daftar 10 besar, Lisbon menjadi favorit karena iklimnya yang hangat dan keramahan penduduknya. Portugal sendiri masuk dalam jajaran negara paling damai di dunia, yang tercermin dari stabilitas keamanan di ibu kotanya. Selain angka kriminalitas yang rendah, faktor-faktor seperti keamanan digital, stabilitas kesehatan dan infrastruktur pintar, menjadi indikator utama keamanan di tahun 2026. Nah, apakah salah satu dari kota di atas menjadi target destinasi Anda selanjutnya? Pastikan untuk tetap memantau pembaruan kebijakan perjalanan terbaru sebelum berangkat!
Sebelum ‘Mimpi’ Keliling Eropa, Pahami Dulu Ketentuan Pembuatan Visa Schengen
Masyarakat Wajib Tahu, Ini Daftar Penerima Tarif Reduksi Terbaru yang Dikeluarkan KAI
Pengguna kereta api saat ini bisa dikatakan sebagai penumpang harian. Tak sekadar ramai saat hari libur, hari biasa pun terlihat masyarakat menggunakan kereta api menuju ke berbagai kota di Pulau Jawa maupun Sumatra. Bahkan dengan adanya tarif spesial yang dikeluarkan PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) membuat penumpang merasa terbantu.
Selain tarif spesial seperti promosi, KAI juga mengeluarkan kebijakan bagi penumpang yang mendapatkan tarif reduksi. Kebijakan yang dikeluarkan ini tentu untuk menarik peminat masyarakat sebagai pelanggan setia pengguna kereta api. Tarif reduksi ini tentu tidak semua penumpang yang dapat menikmatinya, namun ada persyaratan khusus agar kebijakan tersebut tepat sasaran.
Sebagaimana dijelaskan bahwa tarif reduksi merupakan potongan harga tiket kereta api yang diberikan berdasarkan kebijakan perusahaan maupun kerja sama antara KAI dengan instansi, lembaga, atau organisasi tertentu. Fasilitas ini berlaku untuk perjalanan kereta api reguler sesuai ketentuan yang berlaku.
Seperti program adanya tarif reduksi yang dikeluarkan KAI di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang. Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif dan terjangkau.
“Tarif reduksi merupakan potongan harga tiket kereta api yang diberikan berdasarkan kebijakan perusahaan maupun kerja sama antara KAI dengan instansi, lembaga, atau organisasi tertentu,” kata Luqman yang dikutip dari laman Kompas.
Luqman juga menerangkan, melalui fasilitas tarif reduksi ini, KAI ingin memastikan kelompok masyarakat tertentu seperti lansia, penyandang disabilitas, aparat negara, hingga insan pers tetap dapat menikmati layanan kereta api dengan tarif yang lebih terjangkau, aman, dan nyaman.
Tentunya Fasilitas ini hanya berlaku untuk perjalanan kereta api reguler dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Untuk kategori yang mendapatkan reduksi melalui kerja sama, besaran potongan dan persyaratan mengikuti perjanjian yang disepakati masing-masing pihak.
Yuk, disimak. Berikut ini daftar penumpang yang mendapatkan tarif reduksi tiket kereta api:
• Lansia (usia 60 tahun ke atas) yang mendapat potongan 20 persen untuk seluruh kelas layanan kereta api komersial (perjalanan reguler).
• Bagi masyarakat penyandang disabilitas juga mendapat potongan 20 persen untuk seluruh kelas layanan kereta api komersial (perjalanan reguler).
• Anggota TNI dan Polri status masih aktif mendapat potongan 50 persen untuk kelas ekonomi dan ekonomi premium, serta 25 persen untuk kelas eksekutif.
• Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) mendapat potongan 50 persen untuk perjalanan hari Selasa – Kamis dan 30 persen untuk hari Jumat – Senin di seluruh kelas layanan.
• Pekerja sebagai wartawan juga mendapat potongan 20 persen untuk kelas ekonomi dan bisnis dengan syarat menunjukkan surat tugas peliputan yang masih berlaku.
• Dosen, alumni perguruan tinggi, dan tenaga kependidikan aktif yang memiliki kerja sama dengan KAI akan mendapat potongan 10 persen.
• Lalu untuk pondok pesantren mendapat potongan 10 persen bagi pesantren yang telah menjalin kerja sama resmi dengan KAI.
Lalu bagaimana cara untuk mendaftarnya? Tentunya penumpang wajib melakukan registrasi terlebih dahulu dengan membawa dokumen pendukung, yaitu:
• KTP untuk lansia
• Kartu anggota untuk TNI/Polri dan LVRI
• Surat tugas untuk wartawan
• Surat keterangan dokter atau puskesmas untuk penyandang disabilitas
• Registrasi dilakukan hanya melalui layanan Customer Service di stasiun.
Sebagai catatan, tarif reduksi tidak berlaku untuk jenis kereta wisata, seperti: Kereta Luxury, Kereta Panoramic, Suite Class Compartment, dan kereta wisata lainnya. Untuk informasi resmi, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email cs@kai.id, atau media sosial resmi KAI.
Taruh Barang di Bagasi Kereta, Pahami Ketentuannya!
Dulunya Cuma Halte, Stasiun Cimekar Ternyata Punya Sejarah yang Tak Terlupakan
Siapa yang tak kenal dengan stasiun yang satu ini. Berada di lokasi yang dekat dengan Masjid Al Jabbar yang ikonik dan stadion olahraga Glora Bandung Lautan Api (GBLA), stasiun ini menjadi daya tarik wisatawan baik dari warga Bandung maupun dari luar Bandung.
Ya, Stasiun Cimekar merupakan stasiun yang berada di ketinggian +668 m ini termasuk dalam Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Meskipun dinamai “Cimekar,” stasiun ini tidak terletak di Desa Cimekar, tetapi terletak di sebelah barat Desa Cimekar itu sendiri.
Diketahui posisi Stasiun Cimekar sebelumnya berada pada kilometer 168+130, dan secara administratif terletak di Desa Cibiru Hilir, Cileunyi, Kabupaten Bandung. Namun, sehubungan dengan rencana pengembangan Stasiun Cimekar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Ridwan Kamil sempat mengusulkan agar lokasi Stasiun Cimekar digeser ke arah Masjid al-Jabbar serta diintegrasikan dengan jalur kereta kecepatan tinggi Jakarta–Bandung.
Tak hanya sampai disitu, meski stasiun ini merupakan kelas III namun memiliki sejarah yang tak terlupakan. Stasiun Cimekar ternyata sempat berganti nama di era Kolonial Belanda. Ya, Stasiun Cimekar dahulunya hanya sebuah pemberhentian bernama Halte Ciendog.
Lokasi Stasiun Cimekar, berada diantara Stasiun Gedebage dengan arah Stasiun Rancaekek. Menurut penelusuran kabarpenumpang menunjukkan bahwa halte kereta api tersebut sudah ada sejak 1 Mei 1899.
Setelah dibukanya Halte Ciendog beberapa kereta api yang melintas bisa berhenti termasuk kereta lokal Bandung – Cicalengka. Layanan kereta api Bandung-Cicalengka itu bermula dari Bandung kemudian berhenti di Cikudapateuh, Kiaracondong, Ciendog, Rancaekek, Haurpugur, dan Cicalengka.
Selanjutnya pada tahun 1900, selain menjadi tempat berhenti kereta api lokal, Halte Ciendog menjadi perhentian kereta api antarkota. Halte Ciendog menjadi perhentian kereta api jurusan Bandung – Maos. Selengkapnya stasiun-stasiun di Bandung yang dilewati kereta api jurusan Bandung – Maos adalah Bandung, Cikudapateuh, Kiaracondong, Ciendog, Rancaekek, Rancakendal, Haurpugur, Cicalengka, dan Nagreg.
Halte Ciendog semakin ramai dengan penumpang kereta api. Tercatat dalam sejarah di era Kolonial, pada tahun 1921 ada 32.380 penumpang yang pergi dan 40.989 penumpang yang datang, dan totalnya sebanyak 73.399 orang penumpang yang menggunakan Halte Ciendog.
Selanjutnya pada tahun 1924, jumlah penumpang yang pergi ada 31.324 orang dan 44.461 yang datang, dan totalnya sebanyak 75.785 orang. Sedangkan untuk 1925, ada 23.084 penumpang yang pergi dan 33.467 penumpang yang datang, dengan jumlah keseluruhannya sebanyak 56.551 orang.
Meski memperlihatkan penurunan pada tahun 1925, tetapi jumlah penumpang yang mencapai puluhan ribu orang setiap tahunnya, jelas memperlihatkan pentingnya Halte Ciendog untuk sarana transportasi penduduk yang tinggal di sekitar kawasan itu. Paling tidak untuk pergi dan pulang di Kota Bandung.
Hingga kini Stasiun Cimekar menjadi bagian penting bagi penumpang kereta api, baik yang ingin berwisata maupun sebagai alternatif naik dan turun penumpang menuju kawasan pemukiman warga.
Halte KA (Kereta Api) Roban, Apakah Ada Hubungannya dengan Alas Roban?
Lawan Musim Dingin Tanpa Listrik: Ukraina Sulap Gerbong Kereta Jadi Posko Hangat Bagi Warga Kyiv
Di tengah gempuran serangan udara Rusia yang melumpuhkan infrastruktur energi, perusahaan kereta api negara Ukraina, Ukrzaliznytsia, mengambil langkah kreatif untuk menyelamatkan warga dari kedinginan dan kegelapan. Sebanyak tujuh Posko Kereta Hangat (sebelumnya dikenal sebagai Invincibility Carriages) resmi dioperasikan di wilayah sekitar Kyiv mulai 10 Januari 2026.
Langkah darurat ini diambil sebagai respons atas pemadaman listrik skala besar yang melanda berbagai kota di sekitar ibu kota. Gerbong-gerbong kereta stasioner ini telah dimodifikasi menjadi pusat bantuan hangat bagi warga yang rumahnya kehilangan akses listrik dan sistem pemanas ruangan di tengah suhu musim dingin yang ekstrem.
Fasilitas di Dalam Posko Kereta Hangat
Menurut laporan resmi Ukrzaliznytsia, ketujuh posko ini ditempatkan di lokasi-lokasi strategis yang paling parah terdampak:
3 Posko di Brovary
2 Posko di Boryspil
2 Posko di Vasylkiv (Pusat)
Setiap posko mampu menampung sekitar 40 orang sekaligus. Warga yang datang dapat menikmati berbagai fasilitas gratis untuk bertahan hidup, antara lain, pemanas ruangan yang stabil. pengisian daya (charging) perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop, akses internet melalui satelit Starlink, serta sajian teh hangat gratis.
Perancis Pasok Batch Pertama Seribu Ton Rel Kereta Api ke UkrainaRamah Anak dan Hewan Peliharaan Keunikan dari Posko Kereta Hangat ini adalah perhatiannya terhadap kebutuhan keluarga. Di dalamnya tersedia area khusus anak-anak yang dilengkapi dengan buku mewarnai, permainan papan, serta pemutaran film kartun untuk membantu anak-anak melupakan sejenak suasana perang. Selain itu, posko ini juga dirancang ramah hewan peliharaan (pet-friendly). Tersedia kompartemen khusus bagi warga yang membawa anjing atau kucing mereka, lengkap dengan camilan gratis bagi hewan-hewan tersebut. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara kementerian terkait, Administrasi Militer Wilayah Kyiv, serta didukung oleh berbagai organisasi kemanusiaan internasional seperti All Hands and Hearts, World Central Kitchen, White Stork, dan Hachiko Foundation. Inisiatif ini membuktikan bahwa di tengah upaya untuk melumpuhkan semangat rakyat Ukraina melalui krisis energi, inovasi sederhana seperti mengubah gerbong kereta menjadi Posko Kereta Hangat tetap menjadi senjata utama warga untuk saling membantu dan bertahan di masa sulit.
Meski Dilanda Perang, Jalur Kereta Ukraina Masih Terus Beroperasi
