Tidur Ketika Mengoperasikan MRT, Masinis ini Langsung Kena PHK

0
Masinis tidur ketika mengemudikan kereta SMRT

Sebagai kebutuhan biologis, seseorang tertidur tentu sangat manusiawi, namun yang jadi masalah bila yang tertidur adalah sosok orang penting, disebut penting disini lantaran orang ini bertanggung jawab pada keselamatan nyawa ribuan penumpang. Dan inilah kasus yang terjadi pada masinis di MRT Singapura atau SMRT.  Belum lama ini seorang masinis MRT di Singapura diketahui tertidur di ruang kemudi.

Baca juga: Kedapatan Tertidur Saat Kemudikan Kereta, Penumpang Videokan Masinis Jepang

 

View this post on Instagram

 

A post shared by singapura viral (@singapura.viral)


Karena hal ini, masinis tersebut didisiplinkan dan tidak lagi bekerja di perusahaan. Dilansir KabarPenumpang.com dari asiaone.com (5/5/2021), presiden kereta SMRT Lam Sheau Kai mengatakan, bahwa perusahaan menyelidiki insiden tersebut dan membentuk badan penyelidikan disipliner.

“Kapten kereta dinyatakan bersalah karena tidak mematuhi instruksi kerja dan tindakan disiplin telah diambil. Dia tidak lagi bekerja di SMRT,” ujar Lam.

Dia menjelaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama di SMRT. Sehingga pihaknya tidak memaafkan perilaku apa pun yang membahayakan keselamatan penumpang. Untuk diketahui, masinis tersebut diberhentikan dari pekerjaannya ketika sebuah video singkat di unggah ke akun Instagram @singapura.viral pada 25 Februari lalu.

Dalam video tersebut memiliki caption, “Operator KA Ang Mo Kio Baru”. Bahkan unggahan video tersebut sudah ditonton lebih dari 21 ribu kali dan disukai lebih dari 3500 warganet. Video yang berdurasi 17 detik memampilkan seorang pria duduk di ruang masinis kereta SMRT.

Baca juga: Abdulaziz bin Ibrahim, Masinis Pertama Arab Saudi Tutup Usia di 96 tahun 

Saat itu, pria yang merupakan masinis kemudian menekan tombol yang berlabel lampu kabin. Dia kemudian terlihat dengan mata tertutup ketika kereta melintas terowongan. Namun beredarnya video tersebut tidak jelas kapan direkam dan oleh siapa diunggah ke media sosial.

Leave a Reply