Ubah Konsep, Honda Siap Produksi Massal ElectricVehicle di Akhir 2019

Sumber: electrek.co

Raksasa otomotif asal Jepang, Honda meluncurkan gambaran perdana dari prototipe electric vehicle (EV) dan perusahaan mengatakan akan merilis versi produksi dari moda tersebut pada akhir tahun 2019 ini. Namun rencana dari Honda sendiri bisa dibilang sulit untuk diikuti, pasalnya 2 tahun lalu, Honda meluncurkan konsep EV perkotaan dengan tampilan retro dan mengatakan akan membawa versi mobil ini ke pasar. Alih-alih merilisnya, Honda malah merubah rencananya tersebut.

Baca Juga: Rapide 3 Electric Vehicle, “Bemo” Canggih Untuk Jasa Antar Paket

“Debut ini merupakan demonstrasi lebih lanjut dari visi perusahaan yang akan berfokus dalam pengembangan moda listrik, sebuah komitmen bahwa dua pertiga dari penjualan Eropa akan menampilkan teknologi listrik pada tahun 2025. Versi produksi massal dari mobil ini akan dijual akhir tahun ini,” tutur pihak Honda dalam sebuah pernyataan, dikutip KabarPenumpang.com dari laman electrek.co (24/1/2019).

Sumber: electrek.co

Sementara untuk versi penuh gambaran perdana ini, Honda mengatakan bakal menampilkannya pada pagelaran Geneva Motor Show pada bulan Maret 2019 mendatang. Mereka juga menambahkan bahwa gambaran tentang moda anyar ini benar-benar berbeda dengan apa yang mereka pamerkan di Frankfurt pada tahun 2017 silam.

Jika dilihat dari gambaran yang dibocorkan oleh Honda, mobil ini tampak menggunakan model jadul – body-nya masih terlihat kotak-kotak dengan warna dasar putih. Ada dua pintu pada gambar yang dirilis oleh perusahaan, berbeda dengan mobil-mobil lain yang notabene dilengkapi dengan empat pintu.

Terlepas dari konsep desain ini, tahun 2018 lalu, GM dan Honda mengumumkan kemitraan mereka untuk merakit sebuah baterai untuk kendaraan listrik generasi selanjutnya.

Baca Juga: The Solo, Electric Vehicle Roda Tiga yang Ramah Lingkungan nan Nyentrik

Ya, hadirnya kendaraan berbasis listrik dewasa ini memang tengah menjadi topik hangat perbincangan beberapa kalangan. Selain dapat menggantikan peran dari bahan bakar fosil dengan listrik, kendaraan semacam ini juga dinilai lebih ramah lingkungan dan bebas polusi. Memang, masalah polusi belakangan ini sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Jika tidak dientaskan secara perlahan mulai sekarang, maka dikhawatirkan ini akan menjadi bahaya laten di masa yang akan datang.