Pemerintah Kota Hong Kong Usulkan Regulasi Bagi Platform Ride-Hailing

Uber menjadi platform ride-hailing pertama di Hong Kong pada tahun 2014 lalu dan beroperasi tanpa regulasi formal. Hal ini yang membuat kantor Uber tahun 2015 harus digeledah dan menangkap pegemudi mereka yang beroperasi tanpa lisensi.

Saat ini kemudian Pemerintah Kota Hong Kong mengusulkan peraturan untuk platform ride-hailing seperti Uber pada Selasa (15/7/2025). Usulan peraturan ini hadir setelah bertahun-tahun menjadi pembicaraan dan keluhan dari pengemudi taksi berlisensi di kota tersebut yang merasa menghadapi persaingan yang tidak adil.

Apalagi belakangan ini, industri taksi kota mengalami penurunan pendapatan, menyatakan bahwa ketidakhadiran regulasi memberikan keunggulan tidak adil bagi layanan ride-hailing. Dalam dokumen yang diajukan ke legislatif, Biro Transportasi dan Logistik menyatakan bahwa semua platform yang menyediakan layanan ride-hailing harus memperoleh lisensi dan mematuhi syarat-syarat tertentu.

Siapa pun yang menyediakan layanan platform ride-hailing tanpa lisensi yang sah dapat dikenakan hukuman penjara dan denda. Dalam pernyataan kepada Reuters, juru bicara Uber HK mengatakan regulasi tersebut merupakan “tonggak penting”.

“Kami senang melihat standar keselamatan dan layanan – seperti asuransi wajib, ujian pengemudi, dan inspeksi kendaraan rutin – menjadi fokus utama dalam regulasi yang diusulkan,” kata juru bicara tersebut yang dikutip dari straitstimes.com.

Namun, pernyataan tersebut juga menyebutkan bahwa Uber khawatir tentang batas jumlah kendaraan berbagi tumpangan yang diusulkan.

“Batasan buatan berisiko meningkatkan waktu tunggu, menaikkan harga bagi penumpang, dan membatasi peluang penghasilan bagi pengemudi,” kata juru bicara itu lagi.

Dia menambahkan bahwa Uber menantikan pembicaraan lanjutan dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Menurut survei yang dilakukan Uber terhadap lebih dari 4.800 pengemudi di Hong Kong, hampir 80 persen khawatir bahwa kuota ketat dan biaya lisensi tinggi dapat mengancam mata pencaharian mereka.

Pemimpin kota, Mr John Lee, mengatakan dalam konferensi pers pada 15 Juli bahwa ada konsensus di masyarakat bahwa layanan ride-hailing harus diatur untuk melindungi keselamatan penumpang.

“Saya setuju bahwa masalah ini kompleks, tetapi saya pikir masalah ini tidak boleh ditunda lebih lanjut dan pemerintah harus menemukan solusi,” kata Mr Lee.

Dia juga mengatakan bahwa perlu menciptakan lingkungan di mana layanan ride-hailing dan taksi tradisional dapat beroperasi secara bersamaan. Biro Transportasi dan Logistik mengatakan bahwa pengaturan kuota akan diusulkan pada paruh pertama tahun 2026.

Mulai 2026, Semua Taksi di Hong Kong Wajib Pasang Kamera di Dalam Mobil, GPS, Kamera Dasbor dan Pembayaran Elektronik

Konsisten! Inilah Poin yang Harus Diterapkan Petugas Kebersihan di Kereta Api

Terkadang kita tidak sadar bahwa kebersihan di kereta api itu tak hanya kebetulan saja bahkan terkadang adanya ketidaksadaran dari para penumpang bahwa kebersihan di atas kereta api itu sangat penting. Kebersihan kereta api tentu saja ada yang melakukan pekerjaan yang nantinya kenyamanan para penumpang tentunya bisa dirasakan. Ya, Pekerja kebersihan tersebut dinamakan On Train Cleaning (OTC).

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjaga kebersihan ribuan kereta setiap hari. Proses terstandardisasi yang dilakukan memastikan kabin, toilet, dan fasilitas kereta tetap bersih hingga akhir perjalanan. KAI menerapkan Sistem On Train Cleaning (OTC) untuk menjaga kebersihan kereta setiap 30 menit. Petugas OTC mengecek dan mengisi ulang air, sabun, tisu, dan pengharum ruangan secara berkala.

Jamin Kebersihan Gerbong, Ini Pentingnya Peran Petugas OTC di Kereta

Setiap kali sarana kereta selesai digunakan, air di tangki toilet dikuras dan diisi ulang di lokasi stabling cuci kereta. Sementara selama perjalanan, pengisian air tambahan dilakukan di stasiun lintas tengah sesuai kebutuhan, untuk menjamin pasokan air tetap tersedia di toilet. Pengurasan tangki dilakukan setiap dua minggu sekali, dan pengujian laboratorium terhadap kualitas air dilakukan setiap enam bulan.

Tak hanya bertanggung jawab pada kebersihan toilet, petugas OTC juga bertanggung jawab menata kursi pada KA yang harus berbalik arah, serta memastikan papan nama, perlengkapan interior, dan fasilitas umum dalam keadaan bersih dan rapi. Selama jam malam, mereka tetap aktif menjaga area tempat duduk dan toilet dalam kondisi higienis dan berfungsi. Penilaian kebersihan kereta dilakukan secara berkala dengan skor minimal 90 sebagai standar. Angka ini menjadi tolok ukur konsistensi layanan pada setiap perjalanan operasional.

Salah satu hal yang ikonik dari petugas OTC ini adalah mereka selalu membawa berbagai perlengkapan kebersihan menempel di pinggang. Benda seperti tas pinggang itu disebut caddy bag. Caddy bag ini terdiri dari banyak kantong yang biasanya diisi dengan berbagai macam alat kebersihan seperti botol spray yang berisi cairan pembersih/disinfektan, cloth atau kain lap micro fiber, rubber hand glove, kanebo, tapas, dan kape.

Caddy bag beserta isinya ini berfungsi sebagai first-aid kebersihan yang harus selalu dibawa kemanapun petugas OTC pergi saat berdinas, sehingga jika ditemukan area yang kotor, petugas OTC dapat langsung bertindak membersihkannya.

Bekerja menjadi petugas kebersihan adalah pekerjaan yang kerap dipandang remeh orang. Namun, karena kontribusi merekalah maka pelanggan KAI dapat menikmati perjalanan kereta api yang bersih dan nyaman. Kebersihan kereta yang dirasakan pelanggan muncul dari kerja konsisten setiap hari. Koordinasi petugas lapangan dan sistem pengawasan membangun kenyamanan perjalanan tanpa henti.

Optimalkan Kebersihan Kereta, KAI Services Datangkan Mesin Cuci Kereta High Pressure dari Italia

Antusias Masyarakat Meningkat, Trans Banyumas Tambah Rute

Sebagai wilayah persilangan yang begitu banyak rute bus AKAP dan AKDP, Kabupaten Banyumas memiliki potensi penumpang yang tinggi. Hal ini kemudian membuat moda transportasi di Banyumas sendiri terus dikembangkan.

Ini terlihat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuman yang memiliki rencana pengembangan koridor layanan bus Buy The Service (BTS) Trans Banyumas dengan membuka koridor baru arah selatan menuju Kawasan Banyumas Kota Lama pada awal tahun 2026.

“Kami harapkan pada tahun 2026 ada pengembangan layanan Trans Banyumas, mungkin ada satu koridor yang ke Kecamatan Banyumas (kawasan Banyumas Kota Lama), karena saat ini dari empat koridor yang ada, Koridor 1 (K1BM) dan Koridor 2 (K2) sudah melayani pinggiran kota,” kata Kepala Dinhub Kabupaten Banyumas, Agus Sriyono yang dikutip dari berbagai sumber.

Adapun rute K1BM yakni adalah Pasar Pon menuju Terminal Ajibarang dan K2 dari Terminal Notog ke Terminal Baturraden. Semua rute ini akan melayani penumpang dari pinggiran kota menuju ke pusat Kota Purwokerto.

“Padahal di Banyumas banyak tempat kegiatan masyarakat seperti pendidikan, rumah sakit dan pengembangan wisata Banyumas Kota Lama, sehingga layanan Trans Banyumas diharapkan mendukung kelancaran mobilitas ke pusat kota,” kata Agus.

Sehingga dengan Jarak tempuh sekitar 22 km tersebut, membuat masyarakat Banyumas yang ingin ke Purwokerto dan sebaliknya lebih menggunakan Trans Banyumas disbanding kendaraan pribadi. Pengembangan koridor baru tersebut akan memanfaatkan sebagian armada dari Koridor 3A (Terminal Bulupitu–Terminal Kebondalem) dan Koridor 3B (Terminal Bulupitu–Terminal Kebondalem beda arah) yang selama ini kurang maksimal karena jarak tempuhnya dekat dan berada di wilayah perkotaan.

“Diharapkan pada 2026 akan ada pengembangan, akan kami pecah dari Koridor 3A (K3A) dan Koridor 3B (K3B) itu ditambah satu ke arah Banyumas,” kata Agus.

Koridor baru dari Terminal Bulupitu menuju Banyumas Kota Lama tersebut direncanakan melalui RSUD Prof Dr Margono Sokarjo, Simpang Sangkalputung Sokaraja, Pekaja dan Kalibagor.

“Kita memang di sisi pengelolaannya baik, kemudian layanannya juga baik, pengaturan manajemennya juga baik, dan load factor (rasio antara kapasitas yang terpakai dengan total kapasitas yang tersedia) rata-rata sudah di atas 50 persen,” tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap berusaha meningkatkan load factor, salah satunya dengan mengembangkan koridor baru ke pinggiran Kota Purwokerto. Saat ini jumlah penumpang Trans Banyumas rata-rata mencapai 6.000 orang per hari dan diharapkan akan meningkat dengan adanya pengembangan koridor baru tersebut.

Agar lebih memudahkan bagi para penggunannya, Trans Banyumas bersama Bank Indonesia pada bulan Juni kemarin, juga telah meluncurkan opsi pembayaran QRIS Tanpa Pindai (QRIS Tap) yang merupakan sistem pembayaran digital terbaru yang menggunakan teknologi Near Field Communication (NFC) untuk transaksi.

Terkait dengan load factor Trans Banyumas di masing-masing koridor, Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, mengatakan load factor untuk K2 saat ini mencapai 95 persen, K1BM berkisar 60-70 persen, serta K3A dan K3B berkisar 40-50 persen. Oleh karena itu, kata dia, sebagian armada K3A dan K3B akan dialihkan untuk melayani penumpang dari/menuju kawasan Banyumas Kota Lama.

Bahkan, beberapa orang dari Banyumas sudah mulai mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu tarif khusus ke Kantor Trans Banyumas, baik pelajar maupun lansia. Dalam hal ini, tarif bus BTS Trans Banyumas sebesar Rp3.900 untuk penumpang umum serta Rp2 ribu untuk pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas.

Mengenal Tradisi “Plesiran” Saat Warga Banyumas Berwisata, Hanya Gunakan Kereta Api di Jalur SDS

Dirancang Untuk Kota Metropolitan, TMH Luncurkan Trem Cepat Pertama di Rusia

Transmashholding (TMH), bekerja sama dengan PC Transport Systems, meluncurkan trem cepat Rusia pertama, Voevoda, dalam Pameran Industri Internasional InnoProm-2025 yang berlangsung di Yekaterinburg pada 7-10 Juli. Produksi massal model 71-952 dijadwalkan akan dimulai pada 2026.

Trem canggih ini diperkenalkan kepada para pejabat penting, termasuk Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin, Wakil Perdana Menteri Belarus Viktor Karankevich, Wakil Perdana Menteri Pertama Kazakhstan Roman Sklyar, Wakil Perdana Menteri Uzbekistan Jamshid Khodjaev, dan Goar Barsegyan, yang menjabat di Dewan Industri dan Kompleks Agroindustri Komisi Ekonomi Eurasia.

“Trem lima bagian yang luas dan nyaman ini, yang dikembangkan secara independen oleh perusahaan spesialis, merupakan contoh inovasi yang luar biasa. Tak lama lagi, trem berkecepatan tinggi Rusia ini akan menjadi pemandangan umum di jalanan kota kita,” ujar Perdana Menteri Rusia.

Trem berkecepatan tinggi Rusia ini diproduksi di tiga fasilitas yang dioperasikan oleh PC Transport Systems: Pabrik Mekanik Tver untuk Transportasi Listrik, Pabrik Transportasi Listrik Nevsky di St. Petersburg, dan Pabrik Transportasi Listrik Engels di Engels.

Antara tahun 2022 dan 2024, PC TS menginvestasikan lebih dari RUB 2,3 miliar (sekitar USD 29,25 juta) modalnya sendiri untuk memperluas kemampuan produksi dan memperkuat kemandirian teknologi. Hasilnya, trem ini kini memiliki tingkat lokalisasi sebesar 95%, dengan komponen inti seperti mesin dan girboks, yang dulunya diimpor, kini sepenuhnya diproduksi di dalam negeri.

Trem ini menonjol dalam banyak hal. Trem ini memperkenalkan kategori baru kereta ringan ke Rusia. Sebagai trem lima bagian berkecepatan tinggi pertama di negara ini, trem ini menandai langkah maju yang transformatif dalam mobilitas perkotaan, memadukan rekayasa mutakhir, kapasitas penumpang yang tinggi, dan kenyamanan yang unggul,” ujar Alexander Dubrovkin, CEO PC Transport Systems.

Trem berkecepatan tinggi Voevoda dirancang ideal untuk wilayah metropolitan besar dan kota-kota dengan populasi lebih dari satu juta jiwa. Trem ini sangat efektif pada rute-rute dengan permintaan tinggi dan koridor trem-metro yang terintegrasi.

Konsep trem lima bagian pertama kali dikembangkan oleh PC Transport Systems pada pertengahan 2010-an. Berkat kemajuan teknologi yang signifikan dan kemitraan strategis dengan Transmashholding (TMH), gagasan tersebut kini telah terwujud menjadi proyek yang sepenuhnya terealisasi.

Beroperasi Sejak Tahun 1957, Tokyo Bersiap Pensiunkan Monorel di Kebun Binatang Ueno

Voevoda 71-952 adalah trem berkecepatan tinggi lima bagian pertama di Rusia, berlantai rendah (low deck), dilengkapi dengan akses dua sisi dan dua kabin pengemudi. Dengan panjang 37,5 meter, trem ini dapat mengangkut hingga 400 penumpang, termasuk 72 penumpang duduk. Desainnya juga memungkinkan peningkatan konfigurasi menjadi tujuh bagian, sehingga total kapasitasnya menjadi 500 penumpang.

Model ini memperkenalkan tolok ukur baru di segmen kereta ringan, yang secara mulus menggabungkan kapasitas metro dengan fleksibilitas trem dan sistem operasional cerdas.

Trem ini menghadirkan kemampuan manuver dan adaptabilitas yang luar biasa, berkat penggunaan empat bogie—dua di antaranya berjenis putar—menandai yang pertama dalam rekayasa kereta ringan perkotaan Rusia. Pengaturan inovatif ini memungkinkan trem ini untuk melewati tikungan dengan radius sesempit 16 meter, sehingga cocok bahkan untuk rute yang tidak memiliki jalur putar.

Dibangun dengan aluminium, interior trem berkecepatan tinggi pertama Rusia ini menawarkan daya tahan dan keamanan kebakaran yang lebih baik, sekaligus mempertahankan tampilan modern dan elegan. Fitur-fitur utamanya meliputi jendela panorama, kursi yang dirancang ergonomis, zona berpemanas di dekat pintu, ruang khusus untuk sepeda, kereta dorong bayi, dan penumpang dengan mobilitas terbatas, serta tombol panggilan pengemudi, jalur masuk, port pengisian daya USB, sistem multimedia, dan pengatur suhu canggih. Panel layar dua sisi yang terpasang di bingkai jendela menampilkan rute trem dan halte berikutnya dari luar, sekaligus menyediakan layanan waktu nyata dan informasi penunjuk jalan di dalam.

Untuk memastikan keselamatan, trem ini dilengkapi sistem bantuan pengemudi yang dibangun di atas teknologi kecerdasan buatan domestik. Sistem ini terus memantau kondisi jalan melalui kamera dan sensor, memantau kecepatan, mengantisipasi potensi risiko, memberi peringatan kepada operator, dan dapat secara otomatis menerapkan pengereman halus bila diperlukan. Sistem pemantauan kelelahan pengemudi juga tersedia; Jika terdeteksi kelalaian, trem akan otomatis berhenti dengan aman.

Trem ini dapat berjalan secara otonom hingga 15 kilometer dengan kecepatan hingga 25 km/jam. Dengan baterai berkapasitas tinggi, jangkauannya meningkat hingga 100 km. Kendaraan ini juga kompatibel dengan teknologi otomasi bergaya metro.

Menguak Masa Kejayaan Trem Batavia yang Jadi Primadona Warga Ibu Kota Zaman Baheula

Pakistan Umumkan Rencana Peluncuran Jalur Kereta Api dengan Rusia

Pakistan berencana untuk melaksanakan proyek peluncuran jalur kereta api langsung dengan Rusia, Belarus, dan Kazakhstan. Hal ini diumumkan pada 9 Juli 2025, oleh Haroon Akhtar Khan, Asisten Khusus Perdana Menteri Pakistan untuk Masalah Industri.

Menurutnya, saat ini terdapat dua proyek, salah satunya telah ditandatangani perjanjian penyusunan studi kelayakan antara Uzbekistan, Afghanistan, dan Pakistan. Disebutkan bahwa hal ini dilakukan untuk mewujudkan komunikasi kereta api dengan Rusia, Kazakhstan, serta Belarus.

“Untuk mewujudkan koneksi kereta api dan menghubungkan Kazakhstan, Belarus, dan Rusia, dan untuk melaksanakan semua ini berdasarkan proyek percontohan,” ujar Khan kepada TASS.

Selain itu, Pakistan juga berencana untuk meluncurkan kereta barang pertama ke Rusia. Realisasi tujuan ini akan berkontribusi pada pengembangan perdagangan dan kerja sama industri di masa depan dengan Federasi Rusia, serta dengan negara-negara republik di Asia Tengah.

“Jadi, kami telah membuat kemajuan dan kami sangat tertarik dengan hal itu,” pungkas Khan.

Menteri Keuangan Republik Pakistan, Muhammad Aurangzeb, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Izvestia pada 27 Maret bahwa negara tersebut mengharapkan kemajuan dalam hubungan dengan Rusia di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, perluasan kerja sama Pakistan-Rusia akan memastikan pengembangan koridor transportasi regional di Asia, termasuk sistem logistik Utara-Selatan, peningkatan infrastruktur, dan peningkatan perdagangan.

Sebagai catatan, Rusia dan Pakistan tidak berbatasan langsung, antara kedua negara terdapat satu negara pemisah, yakni Afghanistan.

“Thar Express” – Kereta Api Lintas Perbatasan India dan Pakistan, Penumpang Harus Punya Visa!

Akses Mudah dan Strategis, Stasiun Jatake Bakal Beroperasi Dua Bulan Kedepan

Stasiun baru di jalur Rangkasbitung hingga saat ini masih menjadi perbincangan. Bagaimana tidak beberapa fasilitas dan akses yang mudah ternyata bisa terintegerasi dari stasiun ini. Ya, Stasiun Jatake yang sudah semakin terlihat pesonanya ini nantinya akan menjadi stasiun baru yang akan memudahkan masyarakat khususnya warga Tangerang Selatan yang ingin ke Jakarta maupun sebaliknya.

Stasiun Jatake dibangun melalui kerja sama antara PT KAI dan pihak swasta tanpa menggunakan dana APBN. Pembangunan ini menggunakan skema creative financing untuk mendukung efisiensi pendanaan. PT KAI menyebut stasiun ini akan menambah titik akses layanan Commuter Line di jalur yang sudah padat. Lokasi stasiun juga dirancang untuk terhubung langsung dengan fasilitas komersial di sekitarnya.

Stasiun Jatake melengkapi jajaran stasiun dari Tanah Abang hingga Rangkasbitung yang berada antara Stasiun Cicayur dan Parung Panjang. Konsep integrasi dengan pusat belanja dan transportasi lanjutan juga diterapkan, selaras dengan prinsip pengembangan berbasis transit (TOD). Dengan menghadirkan pusat perbelanjaan (mall) yang terhubung langsung dengan Stasiun Jatake nantinya pembangunan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana pengembangan kawasan terpadu yang telah dirancang.

Ruangan dalam Stasiun Jatake. (Foto: Dok. KAI)

Jarak antara stasiun dan mall memang tidak berada tepat berdampingan, namun akan dihubungkan melalui koridor pejalan kaki yang teduh dan aman, serta didukung oleh fasilitas penunjang seperti drop-off area dan rambu penunjuk arah yang jelas. Konsep integrasi ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman mobilitas yang lancar dan efisien, sekaligus membentuk kawasan yang hidup dan ramah bagi pengguna transportasi publik.

Dilansir dari laman CNBC Indonesia mengatakan bahwa stasiun Jatake ditargetkan bisa beroperasi 1 sampai 2 bulan ke depan atau paling tidak di bulan Agustus-September ini. Setelah pengajuan izin diberikan, Kemenhub akan melakukan safety assesment, kalau lolos sudah bisa langsung beroperasi. CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land Christopher Siswanto mengatakan progres pembangunan Stasiun Jatake yang berada di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang ini sudah mencapai 92,78%.

Stasiun Jatake dirancang sebagai ruang hidup baru, bukan sekadar peron dan jalur,” ujar Anne. “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa perjalanan dengan KAI adalah bagian dari pengalaman hidup yang lebih nyaman, aman, dan terkoneksi.

Intip Terkini Stasiun Jatake yang Termegah di Jalur Rangkasbitung

Emirates Lunasi Sewa Leasing Empat Unit Airbus A380, Tunda Pensiun Hingga Tahun 2040

Siapa bilang era pesawat penumpang jumbo jet bermesin empat sudah ditinggalkan, memang faktanya hanya segelintir maskapai besar yang bisa berlanjut mengoperasikan Airbus A380,, namun Emirates tak hanya terus mempertahankan A380, melainkan dikabarkan telah ‘mengakuisisi’ armada A380.

Seperti dikutip Simpleflying, Emirates telah membeli empat Airbus A380 dari perusahaan investasi Guernsey, Doric Nimrod Air Three, dengan harga hampir $180 juta, atau $45 juta per pesawat. Keempat pesawat tersebut telah terbang dengan Emirates melalui sistem sewa sejak dibangun pada tahun 2013, dengan kontrak yang akan berakhir dalam beberapa bulan mendatang.

Maskapai ini telah membeli beberapa A380 sewaannya selama beberapa tahun terakhir. Emirates juga baru-baru ini menunda tanggal pensiun A380-nya hingga sekitar tahun 2040.

Sesuai pengumuman dari Doric Nimrod Air Three yang berbasis di Guernsey, Emirates akan membayar £131,9 juta ($178,1 juta) untuk keempat pesawat tersebut, yang mencakup sekitar $25 juta untuk pembelian hak milik dan $20 juta untuk pembelian kembali syarat pengembalian.

Keempat pesawat tersebut telah berada di Emirates selama hampir 12 tahun, setelah bergabung dengan maskapai tersebut melalui sewa dari Doric Nimrod Air Three, yang membeli pesawat langsung dari pabrik Airbus.

Menyusul pengumuman tersebut, saham perusahaan investasi tersebut melonjak hampir 7%, dengan pembayaran dari Emirates diperkirakan akan dilakukan pada kuartal pertama tahun 2026. Dengan biaya akuisisi hampir $45 juta per pesawat, angka ini sedikit melampaui ekspektasi pasar sekitar $42-43 juta per pesawat.

Emirates saat ini menyewa keempat pesawat tersebut, dan kepemilikannya akan beralih kepada maskapai yang berbasis di Dubai tersebut setelah berakhirnya perjanjian sewa masing-masing. Untuk A6-EEK, A6-EEM, dan A6-EEO, masa sewa akan berlangsung antara 25 Agustus dan 14 November, sementara kepemilikan untuk A6-EEL akan dialihkan setelah badan pesawat tersebut menyelesaikan perawatan terjadwal. Menurut Doric Nimrod Air Three,

Keempat pesawat tersebut berusia lebih dari 12 tahun dan dikirimkan ke Emirates pada paruh kedua tahun 2013. Setiap pesawat memiliki konfigurasi yang sama dan dapat menampung hingga 489 penumpang di tiga kelas kabin – 14 di kelas utama, 76 di kelas bisnis, dan 399 di kelas ekonomi.

Data Ch-aviation menunjukkan bahwa setiap badan pesawat telah mengumpulkan antara 40.000 dan 43.000 jam terbang, dan antara 4.600 dan 5.200 siklus penerbangan, per Mei 2025.

Doric Nimrod Air Three adalah perusahaan tujuan khusus (SPV) yang didirikan oleh perusahaan manajemen aset Jerman, Doric GmbH, dan Nimrod Capital LLP yang berbasis di Inggris. SPV sebelumnya – Doric Nimrod Air One dan Doric Nimrod Air Two – juga didirikan untuk mengakuisisi pesawat Airbus A380 dan menyewakannya kepada Emirates. Tahun lalu, maskapai ini membeli lima Airbus A380 dari Doric Nimrod Air Two senilai $200 juta, menyusul pembelian dua A380 lainnya seharga $35 juta masing-masing dari entitas yang sama. Airbus A380 A6-EDF terpotong1

Menurut data dari ch-aviation, Emirates memiliki lebih dari 50% armada Airbus A380-nya, tetapi masih mengoperasikan banyak pesawat tingkat dengan perjanjian sewa. 54 unit A380-nya terdaftar dalam perjanjian sewa, dengan Emirates memegang kepemilikan lebih dari 60 unit.

Emirates adalah operator A380 terbesar di dunia dengan total 116 pesawat dalam armadanya, jumlah yang sebelumnya mencapai 123. Jumlah ini mencakup hampir setengah dari seluruh Airbus A380 yang pernah dibuat, dengan Airbus memproduksi total 251 badan pesawat A380.

Emirates Begitu Bergantung Pada Airbus A380, Ini Sebabnya!

Inlah Empat Ride-Hailing Yang Masih Beroperasi di Indonesia

Dalam satu dekade terakhir, fenomena ride-hailing atau transportasi online sangat terkenal di Indonesia. Bahkan di kawasan Asia-Pasifik Indonesia menjadi pasar terbesar transportasi online di dunia yang mencakup 70 persen dari semua perjalanan angkutan panggilan global.

Bukan hanya sebagai transportasi online, tapi perusahaan ini juga berkembang menjadi marketplace yang menyediakan berbagai kebutuhan. Perusahaan ride-hailing ini adalah perusahaan yang menawarkan layanan transportasi online.

Nah, di Indonesia ada empat perusahaan ride-hailing yang masih beroperasi di Indonesia. Berikut ini empat ride-hailing tersebut.

1. Gojek
Perusahaan ride-hailing ini didirikan pada 13 Oktobe 2010 lalu oleh Nadiem Makarim. Tetapi popularitasnya baru naik empat tahun kemudian atau 2014. PT Aplikasi Karya Anak Bangsa—perusahaan induk Gojek—menjadi startup decacorn pertama asal Indonesia. Dalam laporan berjudul “The Global Unicorn Club”, CBInsight menempatkan Gojek di urutan ke-19, di bawah kompetitor, Grab, yang memiliki valuasi USD11 miliar pada 2019.

2. Grab
Perusahaan ride-hailing asal Malaysia ini bermarkasi di Singapura dan beroperasi di beberapa negara di Asia Tenggara. Berdiri tahun 2012 lalu, Grab mulai beroperasi pertengahan tahun 2014. Pemilik Grab, Anthony Tan membuat perusahaan ride-hailingnya menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara. Grab menjadi decacorn setelah mencapai valuasi lebih dari USD 10 miliar. Lewat layanan produk GrabCar serta GrabBike, Grab berkembang menjadi salah satu perusahaan ride hailing besar di Indonesia.

3. Maxim
Maxim merupakan perusahaan ride hailing asal Chardinsk, Rusia. Perusahaan ini didirikan pada 2003 oleh Maxim Belonogov, insinyur muda dari Kota Kurgan, Rusia. Layanan angkutan panggilan yang disediakan Maxim menyaingi layanan serupa yang ditawarkan Gojek dan Grab, terlebih Maxim menawarkan ongkos yang lebih murah. Maxim beroperasi di Indonesia sejak 2018. Layanan transportasi online ini menawarkan sejumlah layanan, seperti angkutan panggilan (sepeda motor dan mobil), pengiriman barang dan kargo, pesan antar makanan, jasa pembersih, serta laundry.

4. InDrive
InDrive adalah salah satu perusahaan penyedia layanan transportasi online yang baru masuk ke Indonesia pada 2019. Perusahaan yang bermarkas di California, Amerika Serikat, ini didirikan pada 2013 oleh pengusaha Arsen Tomsky. Dalam kurun waktu dua tahun, InDrive memperluas cakupan operasinya di lebih dari 50 kota di Indonesia.

GoJek vs Grab, Persaingan Dua Raksasa Ride-Hailing di Pasar Asia Tenggara

Berjaya dari Era PJKA, Perjalanan Kelas Bisnis di Jalur Kereta Api Makin Langka, Akankah Berakhir?

Perjalanan terakhir. Ya, itulah rangkaian kereta api kelas bisnis yang tepat hari ini, Selasa (15/7) merupakan satu-satunya yang masih dinas sebagai Kereta Api (KA) Tegal Bahari dan Gumarang. Perjalanan terakhir rangkaian kereta yang digunakan sejak era Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) terlah melewati bertahun-tahun lamanya menemani penumpang melewati jalur Jawa dan Sumatera.

Dikabarkan bahwa kedua kereta api tersebut mulai tanggal 16 Juli 2025 akan berganti rangkaian menjadi yag lebih nyaman dengan fasilitas baru yaitu Stainless Steel New Generation. Kelas bisnis yang digunakan KA Tegal Bahari maupun Gumarang ini digunakan sejak tahun 80-an.

Hingga saat ini rangkaian tersebut masih melekat di masyarakat sebagai rangkaian kereta dengan total 64 tempat duduk per kereta yang memiliki formasi 2+2 tempat duduk. Uniknya kelas bisnis ini adalah tiap kursinya menyatu dengan penumpang. Dengan kata lain satu kursi untuk dua orang.

Bagian interior rangkaian kereta kelas bisnis. (Foto: Dok. Istimewa)

Kelas bisnis sudah banyak sekali digunakan oleh kereta api dengan berbagai tujuan. Salah satu rangkaian kereta api yang melekat di hati masyarakat Indonesia adalah KA Parahyangan. Selain itu ada pula rangkaian kereta api yang memiliki satu rangkaian penuh menggunakan kelas bisnis yaitu KA Fajar/Senja Utama Yogyakarta dan Semarang maupun KA Sawunggalih.

Makin kedepan, rangkaian bisnis tersebut masih digunakan di beberapa kereta lainnya yang dirangkaikan dengan kelas lainnya seperti eksekutif maupun ekonomi. Bahkan dalam satu rangkaian pernah digunakan hingga 3 kelas sekaligus, seperti pada KA Malabar.

Kini kereta kelas bisnis sudah sangat langka terlihat di jalur kereta api saat berdinas. Informasi selanjutnya masih belum diketahui, apakah rangkaian bisnis akan tetap dijalankan sebagai tambahan atau pengganti kereta lain atau dikirim ke jalur Sumatera?

Karena usia kereta tersebut sudah sangat tua, masih menjadi misteri untuk kedepannya. Jika memang memungkinkan bisa jadi dirombak menjadi rangkaian baru atau seperti eks kelas bisnis lainnya yang kini sudah menjadi kereta wisata atau bakal dikonservasi alias tidak digunakan untuk selama-lamanya. Kita tunggu saja.

Merasakan Perjalanan Kereta Api Antara Kelas Eksekutif dengan Kelas Bisnis

Cirrus Vision SF50 – Pesawat Jet Pribadi Bermesin Tunggal, Termurah Dipasaran!

Pesawat jet pribadi begitu banyak ragamnya, namun dari sekian banyak yang beredar dipasaran, ada satu yang terbilang unik. Yang dimaksud adalah Cirrus Vision SF50, sebagai pesawat jet pribadi, fitur dan fasilitas mewah jelas sangat terasa. Namun, SF50 punya keunikan dalam hal desain, yang disebut sebagai salah satu jet pribadi terkecil dan termurah yang eksis dipasaran global.

Baca juga: Inilah Airbus ACJ319neo, Jet Pribadi Crazy Rich yang Terinspirasi Mobil Sport

Tidak seperti kebanyakan jet pribadi, Cirrus Vision SF50 tampil dengan satu mesin laksana pesawat tempur single engine. Cirrus Aircraft selaku manufaktur SF50 terbilang berani dalam merancang SF50, pasalnya dengan satu mesin, maka tidak ada backup tenaga dorong jika mesin mengalami masalah di udara. Cirrus Vision SF50 ditenagai mesin jet turbofan 1× Williams FJ33-5A yang punya daya dorong 8.21 kN. Menariknya lagi, SF50 mencomot model V-shaped tail pada ekornya, mencermikan bahwa pesawat ini mampu melakukan manuver lincah di udara.

Tampil dengan single engine jelas berpengaruh pada harga jual, disebut-sebut Cirrus Vision SF50 per unitnya dilego seharga US$2 juta, terbilang murah untuk ukuran jet pribadi. Cirrus Vision SF50 masuk dalam kelompok very light jet.

Prototipe Cirrus Vision SF50 terbang perdana pada 3 Juli 2008, yang dilanjutkan dengan prototipe penyempurnaan pada 24 Maret 2014. Mulai diproduksi pada Mei 2016, sampai Februari 2022 sudah 330 unit SF50 yang telah diserahkan kepada pengguna akhir.

Baca juga: Dassault Falcon 20 – Sosok Jet Pribadi Unik di Halaman Depan Kantor GMF AeroAsia

Cirrus Vision SF50 hanya butuh satu awak (pilot) dan dapat mengangkut enam penumpang. SF50 punya berat kosong 1.610 kg dan berat maksimum 2.722 kg. Dengan bobotnya yang ulta ringan, Cirrus Vision SF50 dapat melesat 576 km per jam dan lepas landas pada runway 621 meter, sementara untuk urusan landing cukup dengan runway 496 meter. Jika ada masalah pada pendaratan, tersedia parasut (drag chute) untuk membantu proses pengereman.