Aneh! Gegara Bersenggolan Tangan di Pesawat Berbuntut Panjang

Seorang penumpang bernama Amber Philips melakukan perjalanan dengan American Airlines dari North Carolina ke Washington DC minggu lalu. Saat perjalanan yang memakan waktu 45 menit Amber berpikir akan menyelesaikannya dengan mudah.

Baca juga: Spektakuler! Penumpang Ini Jemur Celana Dalam di Pendingin Kabin Pesawat

Namun, hal itu tidaklah berjalan mulus, sebab teman sebangkunya seperti gelisah karena tak sengaja tangan tersenggol oleh Amber. KabarPenumpang.com merangkum dari laman news.com.au (1/5/2018), saat tangan bersentuhan tersebut, penumpang perempuan itu bersikeras untuk pindah duduk.

Amber mengatakan, penumpang tersebut menjelaskan dengan bahasa tubuhnya. “Dia itu meperlakukan saya seakan saya mengganggu dia. Dia agresif ketika mengibaskan rambutnya dengan tangan dan memasang sabuk pengamannya. Dia menindas saya,” kata Amber.

Hal ini membuatnya terdiam dan tak mengeluh sama sekali ketika penumpang perempuan disebelahnya menggerak-gerakkan kaki agar dekat dengan dia. Karena itu, Amber mengatakan, penumpang tersebut seperti ingin membalasnya saat tangan mereka bersentuhan.

Masalah ini pun tak selesai sampai di situ, perempuan yang duduk disebelahnya kemudian mengatakan kepada awak kabin bahwa Amber telah melecehkannya. Kemudian saat mereka di dalam bus penjemput untuk mengantar ke gerbang kedatangan, polisi ikut terlibat.

“Ketika saya berada di bus penjemputan, saya tiba-tiba di panggil polisi dan mengeluarkan saya dari dalam bus. Mereka memanggil saya untuk menanyakan kebenarannya. Saya mengatakan karena lengan saya menyentuh lengan perempuan tersebut,” ujar Amber.

Untungnya, pihak kepolisian melepaskan Amber maupun perempuan tersebut dikarenakan tidak ada kesalahan fatal apapun yang membuatnya cidera. Karena hal ini, sebagai seorag penulis, Amber kemudian mengunggah foto penumpang perempuan yang ada disebelahnya di akun Twitter miliknya.

“Saya lelah di pagi hari, saya memberitahukan kepada Anda semua bagaimana seorang perempuan kulit putih di @AmericanAir dan pramugari memanggil polisi karena perempuan yang duduk disebelah saya tidak nyaman karena lengan saya menyentuhnya di penerbangan AA5580,” tulis Amber.

Baca juga: Sekedar Ingin Meregangkan Tubuh, Model dan Pelatih Yoga Terpaksa Turun dari Pesawat

Adanya insiden ini, American Airlines merilis pernyataan resmi terkait insiden pada Kamis 26/4/2018) kemarin. “Dua penumpang duduk di samping satu sama lain terlibat pertengkaran lisan saat berada di kabin. Saat mendarat di DCA tak lama setelah jam delapan malam waktu setempat, salah satu penumpang meminta hadirnya penegak hukum melalui pramugari,” ujar pernyataan American Airlines.

Tiga Hari Gratis, Ini Dia Harga Resmi Tiket KA Minangkabau Ekspres

Belum lama kereta api bandara Soekarno-Hatta mengular di rel, kini sudah hadir kembali menambah kereta bandara Indonesia yakni kereta bandara Internasional Minangkabau di Padang, Sumatera Barat. Kereta bandara baru ini dinamakan KA Minangkabau Ekspress.

Baca juga: Beroperasi Q1 2018, Kereta Bandara Minangkabau Adopsi Kereta Rel Diesel Listrik

Minangkabau Ekspres sendiri sudah mulai beroperasi pada 1 Mei 2018 dan digratiskan hingga tanggal 3 Mei 2018 kemarin. Namun peresmian secara sah oleh Presiden Joko Widodo rencananya akan dilakukan pada 8 Mei 2018 mendatang.

KabarPenumpang.com menghimpun dari berbagai laman sumber bahwa, KA Minangkabau Ekpress ini memiliki pajang jalur 23 km dari stasiun Padang menuju stasiun Bandara Internasional Minangkabau.

Tiket kereta KA Minangkabau Ekspres yang gratis dari 1-3 Mei 2018 kemarin (istimewa)

“Dengan mulai dioperasikannya KA bandara ini, kami harap dapat menjadi alternatif moda transportasi bagi warga Padang dan sekitarnya yang bebas macet dan lebih tepat waktu dari moda transportasi lainnya,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro.

Berakhirnya promo gratis menggunakan kereta bandara ini setelah tiga hari, PT KAI akan mulai menerapkan tarif resmi sebesar Rp5 ribu untuk relasi Padang-Tabing, Padang-Duku dan Tabing-Duku. Sementara untuk relasi Padang-Bandara Minangkabau, Tabing-Bandara Minangkabau dan Duku-Bandara Minangkabau akan dikenakan tarif Rp10 ribu.

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan kereta ini bisa menaikinnya dari empat stasiun yakni stasiun Padang, Tabing, Duku, Bandara Internasional Minangkabau. Diketahui satu rangkaian KA Minangkabau Ekspres ini terdiri dari empat kereta dengan kapasitas 393 orang baik itu duduk maupun berdiri.

Waktu tempuh dari stasiun Padang menuju Bandara Internasional Minangkabau selama 40 menit dan penumpang akan bisa menikmati fasilitas seperti televisi dan stop kontak. KA Minangkabau Ekspres juga sudah dilengkapi dengan pendingin udara di setiap gerbongnya.

KA Minangkabau Ekspres yang mengular di jalur kereta Sumatera Barat (Istimewa)

Tak hanya itu ada juga rak dan keranjang untuk barang bawaan penumpang baik yang akan menuju bandara atau kembali ke Padang dari bandara. Kereta ini sendiri juga ramah untuk penyandang disabilitas dan ada pula area untuk penumpang dengan kursi roda.

Baca juga: Sama-Sama Kereta Bandara, Inilah Yang Beda Antara di Soekarno-Hatta dan Kualanamu

Untuk masyarakat Padang atau para pelancong yang sedang berkunjung ke kota ini dan ingin merasakan sensasi KA Minangkabau Ekspres, berikut jadwalnya.

Stasiun Padang-Stasiun BIM, 06.15, 08.35, 11.10, 13.20 dan 16.20. Stasiun Tabing-Stasiun BIM, 06.31, 08.51, 11.26, 13.36 dan 16.36. Stasiun Duku-Stasiun BIM, 06.48, 09.08, 11.43, 13.53 dan 16.53.

Stasiun BIM-Stasiun Duku, 07.40, 09.45, 12.10, 14.45dan 17.55. Stasiun BIM-Stasiun Tabing, 07.40, 09.45, 12.10, 14.45 dan 17.55. Stasiun BIM-Stasiun Padang, 07.40, 09.45, 12.10, 14.45 dan 17.55.

Sleepers Train di Jepang Sukses Angkat Pamor Wilayah yang Dilaluinya

Sebagai salah satu moda transportasi berbasis massal yang sangat digandrungi oleh warga Jepang, jaringan perkeretaapian di sana memang memilki dampak besar terhadap kehidupan sehari-hari warganya. Sebut saja kereta Shiki-shima yang telah mengangkat ‘harkat’ dari beberapa kota yang dilewatinya, setelah moda yang terkenal sebagai sleepers train ini melakukan pengoperasian selama kurang lebih satu tahun lamanya.

Baca Juga: Tak Lagi Gunakan Format Bilik, PT KAI Siap Luncurkan Layanan Sleepers Train Lebaran 2018 Mendatang!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman the-japan-news.com (1/5/2018), kereta ini berangkat dari dan kembali ke Stasiun JR Ueno di Tokyo, dan melakukan perjalanan terutama melalui daerah Tohoku dan Koshinetsu. Penumpang akan menikmati perjalanan dengan nuansa hotel kelas wahid selama dua hingga empat hari. Kereta akan berhenti di beberapa tempat yang menawarkan fasilitas pemandian air panas dan beberapa tempat terkenal lainnya di Jepang Timur.

Salah satu titik pemberhentian Shiki-shima ini adalah di Yamanobe, Prefektur Yamagata yang terkenal sebagai kota pencelupan tekstil dan pengrajin karpet. Oriental Carpet Mills Ltd. yang merupakan salah satu pengrajin karpet di sana mengaku mengalami peningkatan produksi hingga 40 persen terhitung sejak tahun lalu.

“Ini adalah peluang besar bagi kami untuk menjadi lebih dikenal oleh banyak orang. Saya ingin mempromosikan produk kami lebih lanjut, yang diharapkan akan mendorong revitalisasi kota kami,” tutur Presiden dari Oriental Carpet Mills Ltd., Hiroaki Watanabe.

Tidak hanya itu saja, sebuah stasiun tak berawak yang terletak di daerah pegunungan di Chikuma, Prefektur Nagano pun mengalami peningkatan layaknya Oriental Carpet Mills Ltd. Otoritas stasiun tersebut mengatakan jumlah penjualan tiket dari stasiun tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Penjualan tiket meningkat ke angka 3.600 sejak Mei tahun lalu,” tutur kepala Biro Pariwisata Shinshu-Chikuma, Atsumi Shikada.

Baca Juga: Hadirkan Sleeper Train, Siapkah PT KAI Hapus Bayangan “Masalah” Sosial KA Bima?

Tidak hanya Shiki-shima saja, layanan sleepers train lain yang juga turut mendompleng pendapatan dari rute yang dilaluinya adalah Seven Stars Cruise Train. Kereta kelas deluxe ini sendiri telah mengular sejak tahun 2013 silam. Sampai-sampai, Profesor Takeshi Sakimoto dari Universitas Edogawa mengatakan bahwa layanan kereta semacam ini dapat membantu revitalisasi daerah di rute yang dilaluinya.

“Sleepers Train dapat menjadi katalis untuk merevitalisasi daerah di sepanjang rute, tergantung pada sejauh mana daerah memanfaatkan peluang potensial.” ujarnya.

Antara Garuda Indonesia, Berita Hoax, dan Media Sosial

Tanpa disadari, maraknya penyebaran berita hoax yang terjadi dewasa ini ternyata mampu membawa pengaruh buruk terhadap si objek pemberitaan. Sebut saja pandangan ‘miring’ dari para pembaca tentang si objek pemberitaan menjadi contoh dampak yang paling sederhana dari penyebaran berita hoax ini. Maka dari itu, flag carrier Garuda Indonesia mendeklarasikan kampanye Anti Hoax bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia guna menangkal dampak negatif tersebut.

Baca Juga: Garuda Indonesia Deklarasikan Gerakan Anti Narkoba dan Berita Hoax

Berdasarkan pantauan KabarPenumpang.com pada acara deklarasi yang diadakan Rabu (2/5/2018) kemarin, VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono mengatakan bahwa internal Garuda Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap setiap karyawannya yang menggunakan sosial media agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan berita.

“Ya selama ini belum ada (berita hoax yang melanda Garuda), karena kita memiliki cukup banyak karyawan yang menggunakan sosial media, jadi mereka bisa membantu mengawasi berta-berita mana yang sekiranya hoax,” ujar Hengki. Ia pun menambahkan bahwa penyebaran berita hoax yang dilakukan oleh oknum di dalam tubuh Garuda sendiri akan berdampak buruk pada image Garuda.

“Jadi kita memang sangat berhati-hati, karena kita sebagai penyedia jasa penerbangan, kita mengantisipasi terhadap penyebaran berita hoax karena ini sangat mempengaruhi pengguna jasa Garuda, apalagi Garuda kan maskapai plat merah, jadi kami sangat berhati-hati agar tidak merugikan image Garuda itu sendiri,” tandasnya.

Tidak bisa dipungkiri, sosial media memang memiliki manfaat yang positif dan dampak yang negatif. Hengki pun berpendapat yang sama, dan menambahkan bahwa di internal Garuda Indonesia sendiri memiliki pedoman tentang penggunaan sosial media bagi karyawan Garuda Indonesia Group.

“Mereka harus berhati-hati, tidak boleh menyebrkan berita yg tidak diketahui asalnya, juga harus melakukan pengecekan ulang terhadap berita yang masuk, sebelum mereka sebarkan melalui akun sosial media mereka masing-masing,” jelas Hengki.

Baca Juga: Lebaran 2018: Garuda Indonesia Tingkatkan Kapasitas Penerbangan Hingga 8 Persen

“Kami juga selalu menghimbau kepada setiap karyawan garuda untuk meningkatkan awareness tentang penggunaan sosial media, terkait dengan kepentingan Garuda Indonesia,” tandasnya.

Lebih lanjut, Hengki menuturkan bahwa setiap karyawam di tubuh Garuda mendapatkan supervisi khusus dari atasannya masing-masing terkait penggunaan sosial media. Lain cerita dengan beragam informasi yang kita didapatkan dari sosial media resmi Garuda. “Untuk sosial media Garuda itu sendiri di handle oleh tim khusus yang memang didedikasikan untuk itu, dan untuk membagikan berita itu harus melalui persetujuan dari atasan mereka, untuk menghindari berita hoax atau misleading information.” Tutupnya.

Ford ‘Terjemahkan’ Pemandangan Khusus Bagi Penyandang Tuna Netra

Siapa sih yang tidak suka melihat ‘lukisan’ Sang Pencipta melalui jendela mobil ketika tengah berkendara? Tentu hal seperti ini seolah sudah menjelma menjadi menu wajib setiap penumpang yang tengah menghabiskan waktu perjalanan mereka. Namun bagaimana dengan para penyandang tuna netra? Apakah mereka bisa turut menikmati pemandangan tersebut dengan keterbatasan yang mereka miliki?

Baca Juga: Ford Luncurkan Chariot, Aplikasi Layanan Bus Antar Jemput

Bagi orang awam, mungkin pertanyaan di atas dapat dijawab dengan mudah. Tidak. Namun berbeda dengan orang-orang kreatif yang ada di balik nama besar Ford. Melalui prototipe yang diberi nama Feel The View, para penyandang disabilitas ini mampu menikmati pemandangan melalui kaca mobil tersebut dengan menggunkan sentuhan.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (1/5/2018), prototipe dari Feel The View sendiri nantinya akan dipasang di atas jendela penumpang. Dengan mengadopsi bentuk persegi panjang, para penyandang tuna netra ini nantinya akan menempelkan jari mereka pada fitur finger print yang terpampang pada bagian tengah device ini.

“Kami mengembangkan ‘bahasa’ baru bagi mereka yang tidak mampu melihat pemandangan, dengan cara merasakannya,” kata pihak Ford dalam video promosinya. Seperti yang disebutkan di atas, Feel The View akan ‘menerjemahkan’ pemandangan di luar kaca dengan menggunakan kamera built-in menjadi semacam kode braile.

Getaran akan menggantikan fungsi titik yang kerap kali digunakan sebagai kode braile. Kamera built-in tersebut akan mengubah pemandangan menjadi gambar greyscale dan kemudian diterjemahkan ke dalam getaran dengan intensitas yang bervariasi, yang dapat dirasakan oleh jari seseorang di jendela itu sendiri. Getaran tersebut akan menampilkan pemandangan tentang topografi di sekitarnya.

Baca Juga: Ford Hadirkan Layanan Bike Sharing, Kok Bisa?

Alat ini sendiri mampu menghasilkan sekitar 255 tingkat getaran yang berbeda pada kaca kendaraan. Dalam mengembangkan Feel The View, Ford tidaklah berdiri sendiri. Mereka menggaet GTB Roma dan Aedo, sebuah startup yang mengembangkan produk khusus bagi para penyandang tuna netra.

Kendati belum ada kepastian kapan inovasi ini akan dirilis, tapi setidaknya Ford sudah membuktikan bahwa kenyamanan penumpang adalah segalanya.

Uji Coba Kereta Cepat Otomatis di Cina Akan Mulai Musim Panas 2019

Sebagai negara yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin pada 2022 mendatang, Cina tengah bersiap. Salah satunya dengan menghadirkan kereta cepat otomatis yang akan menghubungkan Beijing dan Zhangjiakou. Kereta cepat otomatis ini rencananya akan mulai di uji coba pada tahun 2019 mendatang.

Baca juga: Sambut Olimpiade Musim Dingin 2022, Beijing Siapkan Kereta Cepat “Olympic”

KabarPenumpang.com melansir dari laman nextbigfuture.com (1/5/2018), kereta berkecepatan tinggi otomatis akan mengular di rel sepanjang 174 km yang membentang dari Beijing sampai ke Zhangjiakou. Sekali melaju kereta cepat otomatis ini mampu bergerak hingga 350 km per jamnya.

Pembuatan konstruksi kereta cepat otomatis ini, ternyata sudah di mulai sejak April 2016 lalu dan diharapkan akan selesai pada akhir 2019 mendatang. Dengan panjang jalur sejauh 174 km, akan ada sepuluh stasiun yang mendukungnya.

Tak hanya pengerjaannya yang sudah dimulai sejak 2016, kereta cepat otomatis buatan CRRC Changchun Railways Vehicles Co, kehadiran kereta cepat otomatis ini akan mempersingkat waktu perjalanan dari kedua kota tersebut. Biasanya perjalanan dari Beijing menuju Zhangjiakou di provinsi Hebei ditempuh dalam waktu tiga jam dan setelah adanya kereta cepat otomatis ini akan menjadi satu jam.

Uniknya kereta cepat otomatis ini hanya menggunakan 7,5 persen energi dan lebih sedikit dibandingkan kereta dengan kecepatan yang lebih lambat saat ini. Kereta cepat otomatis pertama akan menyelesaikannya uji coba di rute yang menghubungkan Beijing dengan Shenyang di provinsi Liaoning pada musim panas 2019 mendatang.

Kereta baru tersebut akan dirancang khusus untuk kontingen dan penonton yang melakukan perjalanan antara Beijing dan Zhangjiakou selama Olimpiade Musim Dingin tahun 2022. Kereta ini memiliki gerbong khusus media dengan layanan Wifi dan layar TV untuk melakukan siaran langsung. Gerbong di kereta cepat otomatis juga dilengkapi dengan area pengujian narkoba atlet dan area penyimpanan bagi peralatan olahraga musim dingin milik para kontingen.

Baca juga: Demi Kereta Cepat “Aero Train,” Cina dan Jepang Resmi Berkolaborasi

Nantinya setelah selesai digunakan pada Olimpiade musim dingin Beijing 2022, kereta cepat otomatis akan tetap mengular di jalur kereta dan mengangkut penumpang biasa seperti kereta lainnya dengan rute dan tujuan yang sama. Selain itu kereta cepat otomatis ini juga untuk mendukung pembangunan yang terkoordinasi antara Beijing, Tianjin dan Hebei.

Menteri Rini: “Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Dilengkapi 13 Terowongan”

Kendati pengadaannya menuai kontroversi, namun tidak sedikit golongan yang tetap menantikan kehadiran dari kereta cepat yang menghubungkan Jakarta dan Bandung. Kendala seperti pembebasan lahan nampaknya sudah menjadi tameng kuat bagi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ketika diberondong pertanyaan soal molornya pembangunan proyek bilateral ini.

Baca Juga: Jalan di Tempat, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Masih) Terbelit Pembebasan Lahan

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini sebelumnya diperkirakan rampung pada 2019. Target itu akhirnya molor menjadi tahun 2020. Salah satu penyebabnya adalah pembebasan lahan yang belum selesai sejak 2016. Mari tinggalkan sejenak tentang beragam kendala yang menghinggapi proyek di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo ini, dan mengetahui tentang sedikit bocoran tentang jalur dari kereta cepat pertama di Tanah Air ini.

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, nantinya kereta ini akan menghubungkan empat stasiun, yaitu Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar Bandung. Pada Rabu (2/5/2018) kemarin, Menteri BUMN, Rini Soemarno meninjau langsung lokasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Halim. Pada kesempatan tersebut, Menteri Rini pun melihat langsung maket serta miniatur dari jaringan kereta baru ini.

Rini mengatakan, dari 13 terowongan yang ada di jalur kereta tersebut, terdapat satu terowongan terpanjang yang panjangnya mencapai 4,4km. “13 terowongan jadi memang banyak. Total dari 13 terowongan 16 km. Ada salah satu terowongan terpanjang yaitu terowongan 6 itu panjangnya 4,4 km,” tutur Rini, dikutp dari laman detik.com (2/5/2018).

“Ini memang yang waktu itu kita bicarakan bahwa titik-titik yang paling utama yang paling sulit adalah seperti di sini ini, di depan, mulai pembangunan terowongan di Halim dan ada di Walini dengan demikian ini terowongan yang di sini kira-kira 27 bulan,” tandas Rini sembari menjelaskan tentang waktu pembangunan terowongan yang paling kritis.

Guna melancarkan proyek sepanjang 142 km ini, China Railway Corporation (CRC) akan memberikan pelatihan khusus untuk para pekerja lokal. Pelatihan tersebut bakal diberikan melalui program pendampingan. “Nanti akan ada pendampingan satu tenaga kerja mereka (Tenaga Kerja Asing Tiongkok) untuk tiga sampai empat tenaga kerja Indonesia,” ungkap Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaludin, dikutip dari sumber lain.

Baca Juga: Jokowi Mandatkan Peninjauan Ulang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Melalui pendampingan ini, diharapkan para pekerja lokal nantinya memiliki keahlian, pengetahuan, serta teknologi dalam mengembangkan proyek kereta cepat. Sebab, pembangunan infrastruktur proyek ini menggunakan teknologi yang terhitung baru di Indonesia.

Terpisah, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan peta kajian aspek geologi rinci dan mikrozonasi untuk Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung di daerah Walini dan sekitarnya. Peta kajian tersebut nantinya akan dijadikan panduan untuk pembangunan di kawasan itu, tidak terkecuali proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini.

Demi Video Viral, Pemuda Asal Rusia Pura-Pura Terjatuh di Lintasan Kereta Bawah Tanah

Apa yang terjadi jika ingin meembuat sensasi dan menaikkan pamor di media massa? Biasanya orang akan bertindak dengan segala kegilannya agar menjadi buah bibir. Seperti baru-baru ini sebuah video kembali viral di jagat maya, dimana seorang anak laki-laki asal Rusia yang menjadi aktornya.

Baca juga: Demi Raih ‘Follower’ dan ‘Like,’ YouTuber India Buat Aksi Nekad di Jalur Kereta

Viralnya video ini membuat Alexey Derbilov diamankan pihak kepolisian Rusia. KabarPenumpang.com melansir kabar ini dari laman mirror.co.uk (1/5/2018), dimana laki-laki 19 tahun ini sedang bersama temannya di stasiun kereta api bawah tanah Moskow tepatnya stasiun metro Vistavochnaya.

Keduanya membuat video yang cukup berbahaya dimana Derbilov terlihat melompat ke rel sesaat sebelum kereta sampai di peron stasiun tersebut. Kemudian dari video terlihat dirinya masuk ke dalam bagian lubang pengamanan rel dan menelungkupkan dirinya.

Dalam video itu, teman Derbilov berteriak agar dirinya tetap berbaring di tanah karena kereta baru berhenti dan menurunkan penumpang. Tak lama kereta kembali melaju, Derbilov bangun dari persembunyiannya dan ternyata seorang petugas perempuan di stasiun tersebut berteriak padanya.

https://www.youtube.com/watch?v=hD-PuR9x9bM

Kemudian, Derbilov dalam video berjalan sedikit terpincang dan berbohong pada petugas tersebut dia terjatuh karena kecelakaan. Setelah itu dia berjalan di pinggir rel dan kembali ke atas peron agar lebih aman dengan bantuan petugas.

Sehari setelah kejadian, teman Derbilov mengunggah video tersebut ke media sosial dan terlihatlah kebohongan yang sebenarnya. Karena hal ini, polisi setempat mau tak mau terlibat dan saat itu juga Derbilov diamankan pihak berwajib tersebut.

Baca juga: Ngeri! Kereta Hantu Terekam CCTV ‘Melintas’ di Stasiun Baotou

“Saya melakukannya untuk meningkatkan popularitas di media sosial saya. Saya ingin mendapatkan beberapa sensasi. Tentu saja saya minta maaf bahwa saya melakukannya sekarang setelah dijelaskan bahwa selain menyakiti diri sendiri, orang lain juga terluka akibat masinis berhenti mendadak. Ini bukan yang ingin saya capai,” ujar Derbilov menyesal.

Masalah ini baru dimulai saat polisi menemukan video lainnya yang melanggar hukum federasi Rusia diantara video yang ada di profil media sosial milik Derbilov. Tidak ada konfirmasi tentang apapun yang mungkin dia dapatkan, Derbilov juga gagal mendapatkan dukungan dalam media sosialnya.

Hanya Katakan Terimakasih Telah Membantu, Tulisan Penumpang Pesawat di Facebook Jadi Viral

Penerbangan sebuah maskapai dari suatu tempat ke tempat lainnya, berisikan penumpang dari berbagai kalangan dan usia. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika seorang anak kecil ataupun bayi ikut dalam penerbangan tersebut.

Baca juga: Ingin Bawa Anak Naik Pesawat? Perhatikan Beberapa Poin Penting Ini

Tak hanya itu, setiap orang yang membawa anaknya dalam penerbangan mereka, yang dikhawatirkan adalah anak tersebut menangis dan mengganggu penumpang lainnya. KabarPenumpang.com melansir dari laman nypost.com (1/5/2018), bahwa hal tersebut tidak terlalu dirasakan oleh Jessica Rudeen yang membawa dua anaknya karena teman duduk yang baik.

Sebab Todd Walker seorang penumpang yang berada sebaris dengan Rudeen menawarkan diri untuk membantu menggendong bayinya saat menjerit-jerit. Kemudian menghibur anaknya yang lain berusia tiga tahun selama 2,5 jam penerbangan mereka.

Bahkan Walker mengatur duduknya disebelah Rudeen agar bisa terus membantu selama penerbangan. Cerita ini di tulis Rudeen dalam Facebooknya dan menjadi viral dengan 25 ribu tanggapan dan tujuh ribu komentar.

“Saya terpesona oleh tangan Tuhan dalam hal ini. Kami bisa ditempatkan disebelah siapaun, tetapi kami duduk di samping salah satu pria paling baik yang pernah saya temui dalam hidup saya ini,” tulis Rudeen.

Cerita ini berawal pada 10 April ketika Rudeen dari Bentoville berangkat ke Wilmington menggunakan pesawat American Airlines bersama putranya yang berusia empat bulan bernama Alexander dan Caroline berusia tiga tahun. Rudeen mengatakan, bayinya lapar dan Caroline takut dalam penerbangan.

“Saya mencoba semua yang saya bisa untuk meyakinkan dia untuk duduk. Dia tidak memiliki apa-apa. Dia mulai berteriak, ‘saya tidak mau pergi. Saya ingin turun dari pesawat!’,” ujar Rudeen lagi.

Untungnya saat itu Walker membantunya dengan menggendong Alexander dan Rudeen menenangkan Caroline sampai mereka lepas landas. Walker juga membantu Rudeen untuk mengajak Caroline mewarnai di buku-buku mewarnai yang dibawa Rudeen.

“Hingga akhir penerbangan, Walker menjadi sahabat karib Caroline. Orang ini menunjukkan kebaikan dan kasih sayang yang tidak pernah saya lihat dari orang lain,” tulisnya.

Hingga turun pun Rudeen mengatakan, Walker membantunya. Ternyata diketahui, Walker membantu Rudeen dan keluarganya karena dirinya pernah merasakan dimana sang istri mengalami penerbangan terburuk saat bersama dua anaknya.

Baca juga: Inilah Yang Harus Dilakukan Pria Sejati di Dalam Kabin

Tulisan yang dibuat Rudeen pada laman Facebooknya, sebenarnya untuk mengucapkan terima kasih kepada Walker karena tidak mengetahui jelas kontaknya. Tiga jam setelah itu, istri Walker terhubung dengan Rudeen dan dirinya berharap bisa segera bertemu untuk mengucapkan terimakasih.

Jika Terjadi Pemogokan Pilot dan Karyawan, Garuda Indonesia Telah Siapkan Langkah Mitigasi

1.370 pilot Garuda Indonesia berencana akan melakukan mogok kerja, terhitung sejak 30 hari kerja sejak tuntutan mereka diutarakan ke publik. Ancaman tersebut sontak membuat geger dunia penerbangan, mengingat aksi ribuan pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda Indonesia (APG) bakal memiliki dampak besar dalam aspek pelayanan penerbangan.

Baca juga: RUPST 2018, Garuda Indonesia Canangkan Akselerasi Bisnis dan Pertumbuhan Penumpang 10 Persen

Seperti dikutip dari liputan6.com, puluhan pilot Garuda Indonesia protes terhadap kondisi perusahaan saat ini. Ketua umum Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) Ahmad Irfan Nasution menjelaskan, kondisi keuangan Garuda semakin menurun dilihat dari net profit loss atau rugi bersih 2017 yang naik signifikan yakni US$213,38 juta dollar dari tahun sebelumnya yang hanya US$9,36 juta.

menurut Sekarga, hal ini diakibatkan kegagalan manajemen PT Garuda Indonesia di antaranya dalam penjadwalan kru. Sehingga adanya pembatalan dan penundaan penerbangan, adanya jabatan direktur kargo yang tidak dibutuhkan. Dan hanya menambah biaya organisasi serta nilai saham yang semakin merosot di level 286 per saham pada penutupan perdagangan akhir April lalu dibanding pada pembukaan harga saat IPO yang mencapai Rp750 lembar saham.

Sekarga meminta Presiden Jokowi, Kementerian BUMN serta para pemegang saham segera merestrukturisasi Direksi Garuda Indonesia dengan mencabut direktur kargo yang dianggap tidak dibutuhkan.

Sementara, Hengky Heriandono, VP Corporate Secretary Garuda Indonesia dalam siaran pers (2/5/2018) yang diterima KabarPenumpang.com menyebutkan bahwa terkait dengan rencana pemogokan yang akan dilakukan oleh Serikat Karyawan dan Asosiasi Pilot Garuda, manajemen menegaskan bahwa kegiatan operasional penerbangan akan tetap berlangsung secara normal. Manajemen Garuda Indonesia telah melakukan langkah langkah mitigasi untuk mengantisipasi kondisi tersebut.

Terkait sorotan akan keberadaan direktorat kargo, Ia menyapaikan bahwa sejalan dengan tantangan industri penerbangan yang kian kompetitif, perusahaan turut mengembangkan berbagai model bisnis dalam memaksimalkan potensi pasar, yang salah satunya dilakukan melalui utilisasi pasar kargo.

Melalui lini usaha kargo udara, sepanjang tahun 2017 Garuda Indonesia berhasil mengangkut 446.8 ribu ton angkutan kargo, meningkat sebesar 7,4 persen dibandingkan tahun 2016 dengan pendapatan kargo Garuda Indonesia yang meningkat sebesar 8,2 persen menjadi US$237,1 juta di tahun 2017.

Baca juga: Belum Ada Kesepakatan, Garuda Indonesia dan Koosmariam Lanjutkan Permasalahan di Pengadilan

Mengenai sorotan kinerja keuangan, Garuda Indonesia juga berhasil menekan tren kerugian dari 1Q-2017 sebesar US$99,1 juta menjadi US$38,9 juta pada 2Q-2017. Garuda Indonesia juga telah berhasil membukukan laba operasi sebesar US$61,9 juta pada periode 3Q-2017 (diluar tax amnesty dan extraordinary items sebesar US$145 juta). Jumlah itu naik 216,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.