Sergey Vladimirovich Ilyushin – Dari Keluarga Petani Sukses Sebagai Founder Pabrikan Pesawat Rusia

Sergey Vladimirovich Ilyushin. Sumber: istimewa

Mungkin namanya masih kalah tenar dibanding Antonov, tapi Ilyuhsin tidaklah bisa dipandang sebelah mata di sektor kedirgantaraan internasional. Bagi yang belum tahu, Ilyuhsin merupakan manufaktur pesawat dan biro desain asal Rusia yang didirikan oleh Sergey Vladimirovich Ilyushin pada 13 Januari 1933. Nah, kali ini KabarPenumpang.com akan membahas tentang founder dari manufaktur pesawat yang berbasis di Moskow ini, Sergey Ilyushin.

Baca Juga: Sarah van Deman, Penumpang Wanita Pertama dalam Sejarah Kedirgantaraan

Sergey Ilyushin sendiri merupakan anak bungsu dari 11 bersaudara yang lahir pada 30 Maret 1894 di Desa Dilyalevo, Vologda Governorate, Rusia. Ilyushin terlahir dari keluarga petani dan sadar bahwa dirinya harus bisa berkembang. Akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari rumah dan belajar semuanya secara otodidak di luar sana.

Hidup Ilyushin di luar sana tidaklah mudah, ia harus menyambung hidup dengan kerja yang berpindah-pindah. Tercatat, Ilyushin pernah bekerja sebagai buruh pabrik, penggali parit di lokasi konstruksi, hingga membersihkan selokan di pabrik pewarna di Petrograd. Ketika bekerja sebagai pegawai lepas, ia bertemu dengan banyak penerbang perintis Rusia, sebuah peristiwa yang akhirnya membangkitkan minatnya di sektor kedirgantaraan.

Dengan pecahnya Perang Dunia I, Ilyushin terpaksa masuk ke dalam wajib militer Angkatan Darat Kekaisaran Rusia dengan melayani infanteri dan beberapa waktu berselang, ia diangkat menjadi juru tulis di administrasi militer Vologda, karena ia merupakan salah satu orang yang kala itu melek huruf.

Kecintaan Ilyushin terhadap sektor aviasi seolah disambut oleh terpilihnya ia menjadi salah satu sukarelawan untuk melayani Bagian Penerbangan. Awalnya Ilyushin bekerja sebagai mekanik dan anggota kru darat. Lalu pada musim panas 1917, ia memenuhi syarat sebagai pilot. Sekira empat tahun lamanya sejak terpilih sebagai pilot, Ilyushin menghabiskan waktunya di dunia militer.

Pada musim gugur 1921, ia meninggalkan dinas militer dan menuntut ilmu di Institute of Engineers of the Red Air Fleet (Zhukovsky Air Force Engineering Academy). Kala itu, Ilyushin berkonsentrasi pada desain glider dan ikut serta dalam berbagai kompetisi. Pada tahun 1925, salah satu desainnya dikirim ke sebuah kompetisi di Jerman, dan kreasinya berhasil menyabet peringkat pertama dalam urusan waktu penerbangan.

Setelah memperoleh gelar dalam bidang teknik pada tahun 1926, Ilyushin hingga November 1931 menjabat sebagai manajer bagian pesawat terbang di dalam Soviet Air Force Scientific-Technical Committee dan terlibat dalam pengembangan desain untuk pesawat baru dari Nikolai Nikolaevich Polikarpov dan Andrei Tupolev.

Baca Juga: Allan Lockheed, Founder Lockheed Corporation yang Pernah Jadi Salesman Real Estate

Lama kelamaan, berbekal ilmu di sektor aviasi yang selama ini sudah Ilyushin serap, ia mulai mempraktekkan merakit pesawatnya sendiri. Salah satu yang paling terkenal adalah ground-attack aircraft Ilyushin Il-2 single-engine sebuah desain pesawat tempur yang paling banyak diproduksi sepanjang sejarah – 36.183 eksemplar.

Singkat cerita, Ilyushin menemui ajalnya pada tahun 1977 di Moskow dan dimakamkan di Novodevichy Cemetery.