Miliki Tiga Generasi, Jembatan Cisomang yang Tertinggi di Jalur Kereta Api Indonesia Masih Tetap Primadona Hingga Kini

Panorama bumi parahyangan memang tak luput dari pemandangan alam yang memukau. Melewati jembatan dengan menelusuri perbukitan yang menjulang tinggi, tentu menjadi daya tarik penumpang kereta api yang menaikinya. Ya, pemandangan kawasan Bandung dan sekitarnya menjadi jalur yang digemari masyarakat baik dari arah Jakarta maupun sebaliknya. Dilintasi cukup banyak kereta api, daerah ini sudah menjadi daya tarik tersendiri saat melintasinya.

Tentunya sudah pasti tahu bahwa jalur antara Padalarang hingga Purwakarta melewati berbagai jembatan yang fenomenal. Ada yang terpanjang maupun tertinggi. Nah, jembatan ini sudah sangat terkenal dengan ketinggiannya saat melintas di atasnya. Ya, Jembatan Kereta Api (KA) Cisomang merupakan jembatan satu-satunya yang tertinggi menyeberangi lembah bukit di perbatasan antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Purwakarta.

Jembatan KA Cisomang dibangun dengan konstruksi besi baja dan pondasi beton dengan ketinggian hampir mencapai 100 meter di atas lembah Sungai Cisomang. Lokasi Jembatan KA Cisomang berada di di sebelah timur Stasiun Cisomang yang masuk ke dalam wilayah Desa Cisomang, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Keistimewaan Jembatan KA Cisomang dengan panjang 243 meter adalah telah dilengkapi dengan rel ganda serta jalur pejalan kaki dan sepeda motor. Selain itu, meski jembatan ini dibangun di atas jurang yang sangat dalam, namun sangat menarik perhatian karena menawarkan pemandangan yang indah.

Jembatan Kereta Api yang memiliki 3 generasi adalah Jembatan Cisomang yang pertama tahun 1906, kedua berdiri pada tahun 1932 dan ketiga pada tahun 2000 dan diresmikan pada tahun 2004. Menurut beberapa sumber, jembatan generasi pertama beroperasi hanya beberapa tahun. Hal ini disebabkan karena tanah di sekitarnya kerap mengalami anjlok sehingga membahayakan kereta api yang melintas.

Peresmian Jembatan KA Cisomang generasi ketiga dilakukan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 3 Agustus 2004. Sementara di sisinya terdapat Jembatan KA Cisomang generasi kedua yang tidak lagi digunakan. Jembatan KA Cisomang generasi kedua ini hanya tinggal rangka baja yang di cat dengan warna merah, namun masih tetap menunjukkan bekas jalur rel tunggal. Sementara sisa Jembatan KA Cisomang generasi pertama yang disebut warga sebagai Langhub tak setinggi dua jembatan penerusnya dengan bentuk seperti reruntuhan benteng.

Lokasi sisa Jembatan KA Cisomang generasi pertama agak tersembunyi di tengah ladang pertanian warga meski berada tak jauh dari lokasi kedua penerusnya. Jembatan KA Cisomang generasi pertama dan kedua diketahui dibangun pada masa kolonial Belanda oleh perusahaan kereta api negara Staatssporwegen (SS).

Merangkum dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI), pembangunan dengan julukan si “bungsu” melibatkan ahli konstruksi kereta api asal Austria. Pembangunannya selesai pada tahun 2004. Jembatan KA Cisomang baru menggunakan konstruksi baja yang melengkung ke atas. Jembatan ini juga memiiki rel ganda serta jalur kecil yang diperuntukkan untuk motor dan pejalan kaki.

Cisomang, Serba-Serbi Jembatan Kereta Tertinggi di Indonesia

Stasiun LRT Jabodebek Ini Jadi yang Terpadat Penggunanya per Hari, Mana Saja?

Pengguna Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek bisa terbilang makin ramai dengan penumpang tiap harinya. Tak hanya penumpang saat weekend, saat weekedays pun tercatat per harinya beberapa stasiun LRT Jabodebek jadi titik temu keberangkatan maupun kedatangan para penumpang yang melakukan aktivitas dan rutinitas sehari-hari.

Beberapa stasiun yang dilewati transportasi ini sudah terlihat antusias masyarakat terutama yang ingin beraktivitas menuju Jakarta. Tak heran banyak pengguna setia LRT Jabodebek lebih memanfaatkan perjalanan tersebut karena terbebas dari kemacetan serta praktis untuk menempuh perjalanan hingga tiba di tujjan.

Terlihat mobilitas pengguna LRT Jabodebek selama hari kerja masih didominasi perjalanan menuju pusat bisnis dan perkantoran Jakarta. Berdasarkan data, rata-rata per hari pengguna LRT Jabodebek selama periode Januari-April 2026, kepadatan tertinggi terjadi pukul 06.00–09.00 WIB.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyatakan mayoritas pengguna merupakan pekerja harian. Mayoritas pekerja melakukan perjalanan menggunakan LRT Jabodebek selama rentang waktu 06.00–07.30 WIB setiap pagi. Ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas harian yang lebih praktis, nyaman, dan terintegrasi menuju pusat aktivitas di Jakarta.

Dari data yang diberikan, untuk Stasiun Harjamukti mencatat rata-rata 6.224 keberangkatan pengguna harian tertinggi selama periode Januari-April 2026 tersebut. Stasiun Kuningan menerima rata-rata 8.976 kedatangan pengguna harian menuju kawasan perkantoran Jakarta setiap pagi. Stasiun ini menjadi stasiun keberangkatan dengan jumlah pengguna tertinggi saat jam berangkat kerja. Yakni mencapai rata-rata 6.224 pengguna /hari.

Kemudian Stasiun Cikoko sebanyak 3.432 pengguna, Stasiun Cikunir 1 sebanyak 3.274 pengguna. Stasiun Jatimulya sebanyak 2.786 pengguna /hari, serta Stasiun Jatibening Baru sebanyak 2.638 pengguna /hari. Selain itu ada Stasiun Pancoran sebanyak 7.166 pengguna /hari, Stasiun Dukuh Atas sebanyak 6.587 pengguna /hari. Stasiun Rasuna Said sebanyak 4.611 pengguna /hari, serta Stasiun Setiabudi sebanyak 4.532 pengguna /hari.

Pada relasi Jatimulya – Dukuh Atas, keberangkatan pertama dimulai pukul 05.12 WIB. Hingga pukul 09.00 WIB, tersedia 28 perjalanan dengan headway sekitar 8–9 menit. Sementara pada relasi Harjamukti – Dukuh Atas, keberangkatan pertama dimulai pukul 05.18 WIB dengan total 27 perjalanan hingga pukul 09.00 WIB dan headway sekitar 8–9 menit.

Untuk mendukung mobilitas pengguna pada jam sibuk pagi hari, LRT Jabodebek mengoperasikan perjalanan secara optimal dengan frekuensi yang tetap terjaga. Pada hari kerja (weekday) KAI mengoperasikan 430 perjalanan LRT Jabodebek setiap hari, dengan headway menyesuaikan jam sibuk (peak hour) di hari kerja.

Tingginya mobilitas pada pagi hari menunjukkan peran LRT Jabodebek sebagai moda penghubung kawasan penyangga dengan pusat aktivitas di Jakarta terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) tentu akan terus melakukan evaluasi untuk terus menghadirkan layanan LRT Jabodebek yang selamat, aman, dan nyaman guna mendukung mobilitas masyarakat perkotaan secara berkelanjutan.

KCI Langgar Aturan Terkait CCTV di KRL? Belajar dari Kasus Pemerkosaan Wanita di Kereta Komuter AS

Alat Penghilang Bulu dan Kotak Cokelat Picu Alarm Ancaman Bom di Bandara Avalon Melbourne

Operasional Bandara Avalon di Melbourne, Australia, sempat lumpuh sebagian selama beberapa jam setelah penemuan sebuah paket mencurigakan memicu alarm ancaman bom pada Kamis pagi waktu setempat. Insiden yang sempat membuat panik seisi terminal ini bermula ketika petugas keamanan bandara mendeteksi objek mencurigakan di dalam tas seorang penumpang saat melewati pemindaian sinar-X (X-ray screening) pada pukul 06.00 pagi.

Namun setelah diselidiki mendalam oleh tim penjinak bom, paket yang dicurigai sebagai bahan peledak tersebut ternyata hanyalah sebuah alat penghilang bulu berbasis laser (laser hair removal device) yang dikemas bersama sebuah kotak minuman cokelat panas.

Akibat dari insiden ini, pihak otoritas keamanan terpaksa menutup sebagian area terminal domestik guna memberikan ruang bagi kepolisian dan tim penjinak bom untuk melakukan sterilisasi area. Penutupan darurat yang berlangsung selama hampir empat jam ini berdampak langsung pada kacaunya jadwal penerbangan domestik di hub udara tersibuk kedua di negara bagian Victoria tersebut. Maskapai penerbangan bertarif rendah (LCC) Jetstar, yang menjadi operator utama di Bandara Avalon, terpaksa membatalkan dua jadwal penerbangan rute Sydney-Melbourne PP serta menunda keberangkatan sejumlah jadwal penerbangan domestik lainnya, meskipun operasional penerbangan internasional dilaporkan tetap berjalan normal.

Proses investigasi di lapangan sempat memakan waktu lebih lama dari perkiraan akibat sikap pemilik tas yang dinilai tidak kooperatif saat diinterogasi oleh pihak berwajib. Penumpang pria asal Melbourne tersebut sempat ditahan sementara oleh polisi untuk dimintai keterangan sebelum akhirnya dilepaskan tanpa tuntutan hukum setelah paket miliknya dipastikan 100% aman. Pihak Kepolisian Victoria menyayangkan sikap penumpang tersebut karena jika yang bersangkutan mau bersikap terbuka sejak awal, kepanikan massal dan penundaan operasional bandara yang merugikan banyak orang ini sebenarnya bisa diselesaikan jauh lebih cepat.

Di sisi lain, situasi penutupan terminal ini sempat memicu keluhan dari ratusan penumpang yang telantar di luar area bandara tanpa informasi yang jelas. Banyak calon penumpang, termasuk mereka yang hendak terbang menuju Brisbane, diperintahkan oleh petugas untuk menunggu di area parkir terbuka tanpa adanya kompensasi standar seperti akses toilet, tempat berteduh, maupun penyediaan makanan dan minuman ringan selama masa penutupan berlangsung. Penumpang baru menyadari bobot keseriusan masalah setelah melihat rombongan mobil patroli polisi dan tim gegana merangsek masuk ke dalam area terminal yang sudah dipasangi garis pembatas.

Menanggapi insiden memalukan yang berujung kepanikan ini, juru bicara Bandara Avalon menyatakan bahwa respons cepat yang diambil oleh seluruh elemen pengamanan justru menunjukkan tingginya tingkat kewaspadaan dan ketatnya prosedur pemindaian di bandara mereka.

Langkah isolasi mandiri dan penutupan terminal secara instan tersebut diklaim sebagai tindakan pencegahan standar yang wajib diambil demi menjamin keselamatan mutlak para penumpang, staf maskapai, serta masyarakat luas di lingkungan bandara dari segala bentuk potensi teror.

Akibat Ancaman Bom Palsu, Pesawat Scoot Dikuntit F-15SG dan Tunda Penerbangan Ke Thailand

Imbas Perang, Lebih dari 40 Gerbong Kereta Penumpang di Ukraina Hancur Total Akibat Serangan Rusia

Konflik bersenjata yang berlangsung di Ukraina tidak hanya melumpuhkan sektor perekonomian, namun juga menghantam keras urat nadi transportasi publik negara tersebut. Sejak dimulainya invasi skala penuh, perusahaan kereta api nasional Ukraina, Ukrzaliznytsia, melaporkan bahwa lebih dari 40 gerbong kereta api penumpang telah hancur total akibat serangan udara dan artileri pasukan Rusia.

Kehancuran puluhan armada angkutan massal ini menjadi pukulan telak bagi mobilitas warga sipil. Pasalnya, di tengah situasi perang di mana jalur penerbangan komersial ditutup total, kereta api menjadi satu-satunya sarana transportasi paling diandalkan oleh jutaan masyarakat Ukraina untuk mengungsi ke zona aman maupun untuk bepergian antar-kota.

Serangan gencar yang menyasar armada kereta api ini dinilai banyak pihak sengaja dilakukan untuk melumpuhkan sistem logistik kemanusiaan Ukraina. Selain menghancurkan gerbong penumpang secara fisik, rangkaian serangan rudal Rusia juga merusak ratusan kilometer jalur rel kereta, meruntuhkan jembatan layang perkeretaapian, serta menghancurkan fasilitas stasiun di berbagai wilayah, terutama di kawasan timur dan selatan Ukraina yang menjadi episentrum pertempuran.

Meskipun harus beroperasi di bawah bayang-bayang ancaman serangan rudal yang konstan, para petugas perkeretaapian Ukrzaliznytsia tetap berjuang mempertahankan jadwal perjalanan. Armada kereta yang tersisa dialihkan untuk rute-rute evakuasi darurat, mengangkut bantuan medis, serta menjaga agar konektivitas antar-wilayah tidak terputus total.

Kehilangan lebih dari 40 gerbong penumpang menciptakan tantangan logistik jangka panjang yang sangat berat bagi Ukraina. Proses pembuatan dan pengadaan gerbong kereta baru memerlukan biaya yang fantastis dan waktu produksi yang tidak sebentar, terlebih di tengah kondisi industri dalam negeri yang turut terdampak perang.

Pemerintah Ukraina bersama manajemen Ukrzaliznytsia kini mulai menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara mitra di Uni Eropa serta lembaga pendanaan internasional untuk program rehabilitasi sektor transportasi massal ini. Bantuan berupa suku cadang, restorasi gerbong yang rusak sedang, hingga hibah armada kereta bekas dari negara tetangga menjadi opsi darurat demi menjaga agar layanan transportasi publik tetap bisa melayani jutaan penumpang yang bergantung hidup pada jalur rel.

Lawan Musim Dingin Tanpa Listrik: Ukraina Sulap Gerbong Kereta Jadi Posko Hangat Bagi Warga Kyiv

Jaga Warisan Sejarah, Iran Siapkan Lima Museum Kereta Api Nasional dan Desa Wisata Rel

Otoritas perkeretaapian Iran (RAI) mengumumkan rencana ambisius untuk mendirikan lima museum kereta api berskala nasional dan regional. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar negara tersebut untuk memperluas proyek wisata kereta api (rail tourism) sekaligus melestarikan warisan industri transportasi perkeretaapian mereka yang bernilai sejarah tinggi.

Direktur Utama RAI, Jabbarali Zakeri, menegaskan bahwa jaringan kereta api bukan sekadar infrastruktur transportasi massal biasa. Moda ini merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas sejarah dan industri Iran yang harus dijaga demi generasi mendatang. Pengumuman ini disampaikan dalam pertemuan perdana bertajuk “Rail-Nama” yang digelar bertepatan dengan momentum hari warisan budaya serta peringatan berdirinya perusahaan kereta api dan trem pertama Iran pada tahun 1888 silam.

Proyek peresmian lima museum baru ini mengusung slogan “Railways; Sustainable Heritage”. Melalui proyek tersebut, dokumen-dokumen penting, foto arsip, hingga objek dan artefak perkeretaapian kuno milik Iran akan dikumpulkan untuk dipamerkan secara terbuka kepada masyarakat umum maupun wisatawan internasional.

Metro Tehran: Dari Jalur Transportasi Jadi Bunker Perlindungan Saat Perang

Menghidupkan Wisata Kereta Api Lewat “Desa Wisata Rel”
Selain membangun kompleks museum, pemerintah Iran yang bekerja sama dengan Kementerian Jalan dan Pembangunan Perkotaan juga tengah gencar mengejar target pengembangan wisata kereta api. Salah satu inovasi unik yang disiapkan adalah pembuatan konsep “Desa Wisata Rel” (tourism villages) di sepanjang jalur kereta aktif.

Nantinya, rute-rute ini akan dihidupkan kembali dengan pengoperasian kereta wisata khusus yang menggandeng operator sektor swasta dan perusahaan transportasi penumpang lokal. Kehadiran desa wisata berbasis rel ini diharapkan dapat mendongkrak potensi pariwisata daerah sekaligus meningkatkan daya tarik masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi kereta api.

Museum Nasional di Jantung Jalur Kereta Api Legendaris UNESCO
Salah satu sorotan utama dari megaproyek pelestarian ini adalah rencana pembangunan Museum Nasional Trans-Iranian Railway yang akan berlokasi di Stasiun Kereta Api Tehran. Rencana ini dipaparkan langsung oleh Vahid Aliqardashi selaku direktur jalur Trans-Iranian Railway yang telah resmi terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2021.

Sebagai informasi bagi pencinta kereta api, jalur Trans-Iranian Railway merupakan salah satu mahakarya teknik sipil terbesar abad ke-20. Membentang sepanjang 1.394 kilometer, jalur ini menghubungkan Laut Kaspia di timur laut dengan Teluk Persia di barat daya.

Jalur legendaris yang dibangun antara tahun 1927 hingga 1938 ini membelah empat zona iklim yang berbeda, melewati rangkaian pegunungan terjal, hutan, hingga dataran tinggi. Untuk mewujudkannya, para insinyur zaman dulu harus membangun 174 jembatan besar, 186 jembatan kecil, serta memahat 224 terowongan menembus gunung batu—termasuk 11 terowongan berbentuk spiral yang rumit.

Sebagai bentuk simbolis dimulainya proyek pelestarian berskala besar ini, pihak otoritas perkeretaapian Iran telah menghibahkan sebuah lentera kuno otentik—yang dahulu digunakan masinis untuk memandu perjalanan kereta—untuk menjadi koleksi perdana di museum nasional masa depan tersebut.

Sempat Rusak Akibat Serangan Udara, Iran Mulai Rekonstruksi Jembatan B1 di Karaj

Melewati Banyak Kota, Perjalanan KA Jogolosemarkerto Ternyata Paling Diminati Warga

Beberapa jalur kereta api di sepanjang Pulau Jawa memiliki penamaan ‘jalur kantong’. Ya, jalur ini biasa dilintasi oleh berbagai kereta api, mulai dari perjalanan pendek , menengah, hingga jarak jauh. Beberapa wilayah yang memiliki jalur kantong ini salah satunya berada di Jawa Tengah. Kereta api yang melintas di jalur tersebut adalah KA Joglosemarkerto. Nah, kereta api tersebut melewati berbagai kota di Jawa Tengah.

Diluncurkan pada awal Desember 2018 lalu, KA Joglosemarkerto melayani relasi Solo – Yogyakarta – Purwokerto – Tegal – Semarang – Solo. Warga menyebut kereta ini melintasi jalur kantong di wilayah Jawa Tengah. Meski begitu untuk Kereta Api Joglosemarkerto merupakan termasuk dalam kategori perjalanan jarak jauh.

Total jarak tempuh KA ini mengelilingi jalur rel di wilayah Jawa Tengah adalah 579 kilometer. Layanan tersebut diluncurkan dengan tujuan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Jawa Tengah, sekaligus mendukung program peningkatan kunjungan wisata dari Provinsi Jawa Tengah.

Untuk tarif Kereta Api Joglosemarkerto sendiri, terbagi dalam berbagai macam golongan disesuaikan dengan jarak tempuh dan jenis layanan kereta. Untuk tarif yang diberikan, warga bisa melihat di aplikasi ponsel Access by KAI, laman resmi kai.id atau datang langsung ke loket pemesanan di stasiun-stasiun terdekat.

Saat ini Kereta Api Joglosemarkerto sudah makin banyak peminatnya. Apalagi untuk perjalanan menengah yang menghubungkan ke beberapa kota di Jawa Tengah. PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mencatat jumlah penumpang KA Joglosemarkerto sebesar 458.938 pelanggan selama Januari–April 2026.

Nilai tersebut meningkat 11,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 411.931 penumpang. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pertumbuhan pelanggan KA Joglosemarkerto menunjukkan bahwa kebutuhan perjalanan antarkota di Jawa Tengah dan DIY semakin tinggi, terutama pada sektor pendidikan, wisata, dan ekonomi yang saling terhubung.

Oleh karenanya, Mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien karena pelanggan dapat bepergian antarkota tanpa perlu berganti kereta, baik untuk pendidikan, pekerjaan, wisata, maupun aktivitas ekonomi lainnya.

Kereta Api Joglosemarkerto memiliki pola perjalanan yang unik karena menghubungkan banyak kota dalam satu lintasan melingkar. Daerah Istimewa Yogyakarta dan berbagai kota di Jawa Tengah menjadi yang paling digemari penumpang menggunakan kereta api ini.

Terlihat ribuan mahasiswa dari berbagai daerah datang setiap tahun ke Yogyakarta, Solo, Semarang, Purwokerto, hingga Tegal untuk menempuh pendidikan, bekerja, maupun menjalankan aktivitas usaha. Selain itu arus wisata dan perjalanan antarkota di wilayah tersebut juga terus tumbuh seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

Menurut data dan informasi yang diberikan, informasi, selama Januari–April 2026, dua nomor perjalanan dengan pelanggan tertinggi yaitu KA 187 relasi Solo Balapan–Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Semarang Tawang yang melayani 168.971 pelanggan, serta KA 193 relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan sebanyak 160.401 penumpang.

Banyaknya warga memanfaatkan layanan ini untuk perjalanan pendidikan menuju Yogyakarta dan Solo yang dikenal sebagai kota pelajar, sementara sebagian lainnya menggunakan kereta untuk aktivitas bisnis dan perdagangan menuju Semarang, Pekalongan, Tegal, hingga Purwokerto.

Keberadaan Kereta Api Joglosemarkerto juga dinilai memberi dampak ekonomi bagi daerah-daerah yang dilintasi. Aktivitas masyarakat di sekitar stasiun turut bergerak, mulai dari sektor kuliner, transportasi lanjutan, penginapan, hingga pelaku UMKM lokal. Dan menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas transportasi yang dapat memperkuat akses pendidikan, mendukung pertumbuhan wisata daerah, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di sepanjang lintas Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dampak Ekonomi KA Kahuripan: Kereta Termurah yang Hidupkan Jalur Selatan Jawa

Stasiun Lebakjero: Simbol Ketangguhan KAI yang Dikelilingi Keindahan Alam di Priangan Timur

Siapa yang tak kenal dengan stasiun kecil yang memiliki panorama luar biasa yang tentunya berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung ini? Ya, bagi penikmat fotografi, Stasiun Lebakjero merupakan surganya pecinta kereta api yang ingin mengabadikan kereta api sekaligus melihat kekaguman lukisan nusantara di tanah Priangan Timur ini. Apalagi stasiun ini memiliki bangunan kecil yang merupakan cagar budaya sejak jaman kolonial dulu.

Stasiun yang berada di ketinggian +818 mdpl, yang menjadikan stasiun ini sebagai stasiun aktif tertinggi kedua setelah Stasiun Nagreg. Stasiun ini terletak di tengah-tengah pegunungan, seperti jalur selatan Jawa Barat pada umumnya. Stasiun kecil ini sudah berusia 130 tahun dan menjadi saksi bisu sejarah perkeretaapian di jalur selatan.

Dibangun dalam satu proyek besar pembangunan jalur KA dari Bogor, Bandung, Cibatu, Garut, hingga Yogyakarta oleh Staatsspoorwegen (SS). Pembangunannya dimulai pada dekade 1880-an dan stasiun ini dibangun antara tahun 1884-1889. Jalur KA Bandung – Garut baru diresmikan pada 14 Agustusb 1889 yang jika dihitung umurnya, Stasiun Lebakjero sudah berusia lebih dari 130 tahun.

Sebelumnya Stasiun Lebakjero melayani kereta api penumpang lokal relasi Purwakarta – Cibatu. Tapi karena pendapatan yang sedikit karena penumpang naik dan turun tidak banyak, akhirnya stasiun ini tidak melayani satu pun penumpang untuk naik dan turun. Namun uniknya karena sudah tidak digunakan untuk penumpang, Stasiun Lebakjero dioperasikan hanya sebagai ‘rumah sinyal’ saja. Ini mengingatkan seperti pada Stasiun Andir yang berada di Kota Bandung yang masih berfungsi sebagai rumah persinyalan.

Selain itu, Stasiun Lebakjero selalu menjadi kisah yang jarang muncul ke permukaan namun memiliki peran besar bagi keselamatan pelanggan. Para petugas yang bekerja dalam suasana sunyi dan jauh dari pusat aktivitas kota. Setiap hari mereka memastikan sinyal berfungsi, jalur rel dalam kondisi aman, serta lingkungan sekitar tetap terkendali selama dua puluh empat jam penuh.

Perawatan fasilitas di Stasiun Lebakjero difokuskan pada fungsi teknis yang mendukung keselamatan operasional. Sistem sinyal, rel, dan perangkat pemberhentian darurat menjadi prioritas utama dalam perawatan rutin. Prinsip ini sejalan dengan nilai dasar PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) yang menempatkan keselamatan dan keandalan operasional sebagai prioritas tertinggi.

Pemandangan Stasiun Lebakjero tentu tak diragukan lagj. Jika menelusuri lebih dekat atau hanya sekilas melihat dari balik jendela kereta api, pemandangan yang terlihat di stasiun ini adalah tetdapat dua gunung, yaitu Gunung Kaledong dan Gunung Mandalawangi. Selain itu, stasiun ini memiliki lintasan rel yang melengkung seperti kurva berbentuk huruf S. Serta ketinggian diatas 800 metet tentunya stasiun ini memiliki cuaca pegunungan yang cukup sejuk.

Kontur alam yang indah karena diapit oleh gunung-gunung dan perbukitan, jembatan serta kondisi lintasan KA yang berkelok tajam, cocok bagi para railfans atau yang gemar dalam hobi fotografi dengan memanfaatkan kameranya membidik dari segala titik dan ‘angle’ saat KA datang.

Nah, bicara soal akses atau jalan masuk/ keluar Stasiun Lebakjero jangan dibayangkan seperti stasiun lainnya yang luas dan beraspal dengan tempat parkir luas. Untuk tiba ke stasiun yang jaraknya sekitar 700 meter dari jalan raya Garut-Nagreg hanya ada gang perkampungan.

Selanjutnya melintasi jalan kecil yang licin sekitar 100 meter dan hanya bisa dilintasi satu motor dengan tanjakan curam. Sesampainya di stasiun, terlihat langsung menghadapi rel utama sekaligus halaman depan stasiun dengan disambut pemandangan indah Pegunungan Garut.

Stasiun Lebakjero berdiri sebagai simbol ketangguhan KAI. Di tengah Lembah Mandalawangi petugas kami menjaga denyut perjalanan kereta api dengan sepenuh hati. Keindahan alam yang mengelilinginya menjadi saksi dari kerja keras dan dedikasi yang tidak pernah surut. Stasiun ini mungkin kecil namun perannya sangat besar dalam memastikan setiap perjalanan tetap aman dan lancar. Di situlah nilai yang membuat Lebakjero memiliki tempat yang paling istimewa. Tertarik berkunjung?

Dijamin Instagramable, Inilah Jalur Kereta Api dengan Pesona Laut Satu–satunya di Pulau Jawa

Berisiko Tinggi! KAI Larang Masyarakat Beraktivitas di Area Jembatan Kereta Api, Ada Undang-undangnya

Tidak hanya jalur kereta api, beberapa kawasan yang terbatas untuk masyarakat, pihak dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) bahkan melarang adanya masyarakat yang beraktivitas. Bahkan larangan itu dibuat agar keselamatan masyarakat serta kenyamanan perjalanan kereta api tidak terganggu. Salah satu larangan yang seharusnya masih steril dari masyarakat biasa adalah jembatan kereta api.

Ya, tengah menjadi sorotan bahwa masih adanya aktivitas masyarakat bahwa area jembatan dijadikan area bermain bahkan hingga berswafoto hanya demi mendapatkan konten yang leboh bagus di media sosial. Padahal sudah jelas bahwa area jembatan sangat berisiko tinggi untuk keselamatan masyarakat. Yang tengah ramai diperbincangkan hal tersebut adalah area Jembatan Cisomang dan Cikubang.

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung terus mengimbau kepada masyarakat agar tak memasuki area terbatas perkeretaapian, khususnya di wilayah jembatan. Larangan tegas tersebut termasuk berjalan di jalur rel, beraktivitas di jembatan, hingga melakukan kegiatan swafoto dan lain-lain di area jembatan kereta api.

Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa jalur rel dan jembatan kereta api merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi kepentingan operasional perkeretaapian dan petugas yang berwenang. Tindakan itu sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.

Ia menambahkan bahwa berada di jembatan kereta api ini berisiko tinggi. Sebab, jembatan tersebut merupakan lintasan aktif perjalanan KA dengan ruang yang sangat terbatas, sehingga masyarakat dilarang untuk melaluinya. Tak hanya itu, kecepatan kereta yang melintas dan keterbatasan jarak pengereman membuat risiko kecelakaan sangat besar apabila terdapat aktivitas masyarakat di area tersebut.

Selain faktor keselamatan, aktivitas masyarakat di jalur rel maupun jembatan kereta api juga melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Dalam Pasal 38, ruang manfaat jalur kereta api diperuntukkan bagi pengoperasian kereta api dan merupakan daerah yang tertutup untuk umum. Oleh karena itu, masyarakat jangan sekali-kali berada di jalur rel maupun area jembatan KA demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

KAI Daop 2 Bandung menjelaskan bahwa jembatan kereta api merupakan lintasan aktif perjalanan kereta dengan ruang yang sangat terbatas. Area tersebut tidak dirancang untuk dilalui masyarakat umum. Selain kondisi lintasan yang sempit, kecepatan kereta api yang melintas juga menjadi faktor risiko utama. Kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang sehingga sulit berhenti secara mendadak apabila ada orang berada di jalur rel.

Adapun sejumlah aktivitas yang tidak diperbolehkan dilakukan di kawasan rel dan jembatan kereta api, antara lain:
• Berjalan di atas rel kereta api
• Berada atau beraktivitas di area jembatan kereta api
• Melakukan swafoto atau selfie di sekitar lintasan
• Berkendara di sisi kanan dan kiri jembatan rel
• Memasuki area operasional tanpa izin
Larangan ini berlaku di seluruh area operasional perkeretaapian, termasuk di Jembatan Cisomang dan Jembatan Cikubang yang selama ini dikenal sebagai jembatan yang legendaris.

Dalam hal ini, KAI Daop 2 Bandung juga terus melakukan patroli, pengawasan, serta sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan tidak melakukan aktivitas di area terbatas perkeretaapian. Dan tentunya tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel maupun di jembatan kereta api.

Begini Cara Agar Terhindar dari Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api

Lima Hotel Mewah ini Tadinya Adalah Stasiun Kereta Api

Perubahan stasiun kereta menjadi hotel mewah adalah cara yang kreatif untuk mempertahankan keindahan arsitektur bersejarah sambil memberikan pengalaman menginap yang unik dan mewah bagi para tamu. Di seluruh dunia, tidak sedikit hotel mewah yang aslinya adalah stasiun tua.

Baca juga: Stasiun Mayong, Beralih Fungsi Menjadi Lobi Hotel di Magelang

Berikut kami rangkut, beberapa stasiun kereta yang telah berhasil diubah menjadi hotel mewah.

1. Stasiun St. Pancras, London, Inggris
Stasiun kereta api ini diubah menjadi St. Pancras Renaissance Hotel London. Hotel ini menggabungkan elemen arsitektur Victoria era dengan fasilitas modern yang mewah. Terletak di dekat pusat kota London, hotel ini menjadi salah satu ikon arsitektur yang menakjubkan.

2. Stasiun Termini, Roma, Italia
Stasiun kereta api Termini di Roma telah diubah menjadi Boscolo Exedra Roma, sebuah hotel mewah dengan desain yang indah. Hotel ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan ke kota Roma dan menyediakan fasilitas lengkap untuk para tamu.

Boscolo Exedra Roma

3. Stasiun Amsterdam Centraal, Amsterdam, Belanda
Salah satu hotel mewah yang terkenal diubah dari stasiun kereta adalah Hotel NH Collection Amsterdam Grand Hotel Krasnapolsky. Terletak di seberang stasiun Amsterdam Centraal, hotel ini menawarkan pengalaman menginap yang mewah dengan pemandangan yang indah ke kota Amsterdam.

Amsterdam Grand Hotel Krasnapolsky

4. Union Station, St. Louis, Amerika Serikat
Union Station di St. Louis, Missouri, telah diubah menjadi St. Louis Union Station Hotel, Curio Collection by Hilton. Hotel ini menggabungkan arsitektur bersejarah dengan fasilitas modern, termasuk restoran, toko-toko, dan area rekreasi yang luas.

St. Louis Union Station Hotel

Baca juga: “Stasiun Kereta Api” Paling Mewah di Inggris Dijual, Pemilik Nantinya Bisa Menetap

5. Stasiun Taj West End, Bangalore, India
Stasiun kereta api Taj West End di Bangalore telah diubah menjadi Taj West End, sebuah resor mewah yang terkenal. Resort ini menawarkan akomodasi mewah, taman yang indah, dan fasilitas lengkap untuk para tamu.

Taj West End

Pramugari Cantik Bagikan Tips Isi Daya Ponsel di Hotel Tanpa Charger

Tips seputar traveling jumlahnya mungkin mencapai ribuan, tetapi selalu saja ada yang baru dan unik untuk disimak. Dan terkadang tips yang disampaikan begitu sederhana, namun luput dari perhatian. Seperti berikut adalah tips jenius dari pramugari cantik dari maskapai KLM Belanda, yang kerap terbang dan menginap di hotel mancanegara dalam status layover.

Baca juga: Akibat Kabel Charger, Kondektur Kereta Sampai Layangkan Bogem ke Penumpang

Seperti dikutip dari irishmirror.ie, Esther Sturrus, seorang pramugari berusia 22 tahun yang bekerja untuk maskapai Belanda KLM, telah menyampaikan beberapa tips terbaik yang dia pelajari selama kariernya.

Tips jenius pramugari berambut pirang ini adalah tentang cara mengisi daya ponsel tanpa pengisi daya (charger) di kamar hotel mana pun. Seorang pramugari yang berkeliling dunia memiliki kiat jenius tentang cara mengisi daya ponsel Anda tanpa pengisi daya di kamar hotel mana pun.

Saat bepergian ke negara baru, acap kali pramugari terlupa membawa charger atau adaptor steker, dan pada situasi tersebut, maka dapat menemukan diri Anda dalam situasi tanpa cara untuk mengisi daya (charge) ponsel. Sementara untuk membeli charger atau adaptor, umumnya tidak murah, dan akan menguras isi dompet.

Esther yang memiliki lebih dari 180.000 pengikut di TikTok, turun ke platform media sosial untuk berbagi retasan untuk menyelesaikan ini – yang dia gambarkan sebagai salah satu “paling inovatif” yang dia tahu dan dapat membantu banyak orang dalam kesulitan dengan perangkat pengisi daya mereka.

Kuncinya disini adalah selama Anda memiliki kabel pengisi daya (kabel charge atau kabel data), maka ini bisa menjadi solusi. Dalam sebuah video di TikTok, dia menulis: “Konektor perjalanan dunia rusak? Gunakan kabel USB Anda dan isi daya di TV!”

Baca juga: Apakah Pilot Dibayar Maskapai Selama Layover dalam Penerbangan Internasional?

Agar tips ini berfungsi, yang perlu Anda lakukan hanyalah kabel yang dapat menghubungkan ponsel atau tablet Anda dan port USB TV, yang akan berfungsi sebagai sirkuit pengisian daya. Meski waktu pengisian daya ke ponsel bakal membutuhkan waktu lebih lama, tapi setidaknya tips ini bisa menjadi solusi dalam kondisi ‘kepepet.’