Berjalan Kaki Hingga Belasan Kilometer, Ini yang Dilakukan Petugas Pemeriksa Jalur Kereta Api

Petugas Pemeriksa Jalur Kereta Api (PPJ KA) merupakan ujung tombak dalam menjaga keselamatan operasional kereta api. Mereka memiliki tanggung jawab besar untuk memeriksa dan memastikan kondisi jalur rel tetap dalam keadaan baik dan bebas dari potensi gangguan. Mereka juga bertugas memastikan tidak adanya potensi kerusakan atau ancaman yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Dalam menggunakan alat bantu khusus, PPJ juga difasilitasi dengan Kendaraan Perawatan Jalur (KPJ), sebuah kendaraan yang dirancang khusus untuk membantu petugas dalam memeriksa dan merawat jalur rel. KPJ dilengkapi dengan teknologi modern seperti alat pengukur geometri rel untuk memastikan bahwa rel berada dalam kondisi yang tepat.

Para PPJ ini juga harus berjalan kaki hingga belasan kilometer untuk memeriksa kelayakan jalur kereta. Nah, selain itu ada beberapa fakta lainnya mengenai PPJ kereta api tersebut, yuk kita simak rangkumannya.

Petugas Pemeriksa Jalan Kereta Api (PPJ KA) sedang mengncangkan baut rel yang kendur. (Foto: Dok. Istimewa)

• Mengecek Rel Kereta Api Hingga Batu Ballast
Mengecek jalur kereta yang dilakukan PPJ ini bukan Cuma rel besinya saja, tapi juga meliputi ballast atau disebut juga pemberat kricak, yakni batu-batu kerikil yang menjadi penempatan bantalan rel. Tak hanya itu, pemeriksaan juga dilakukan pada baut persambungan rel kereta api, apakah kendor atau tidak. Pun wesel-wesel saat memasuki stasiun juga diperiksa serta. Tak hanya itu, benda-benda yang menghalangi rel kereta api juga selalu komunikasi ke pusat kendali maupun stasiun terdekat menggunakan alat komunikasi seperti Handy Talkie (HT).

• Peralatan Penting yang Dibawa
Setiap melakukan perjalanan pengecekan, petugas ini sudah pasti membawa peralatan penunjang pekerjaan dalam satu ransel yang cukup besar. Peralatan yang biasanya dibawa yakni mulai dari kunci Inggris, palu ukuran besar, senter (penerang), rompi, bendera (merah-kuning), spidol putih, buku Pas Jalan, jas hujan, hingga HT. Tak lupa kartu pengenal petugas yang berlisensi. Jika terjadi gangguan di jalur kereta api yang dilewati petugas PPJ ini, tak lupa dengan sigap memberi tanda dengan mengibarkan bendera berwarna kuning, penanda kereta api harus berjalan perlahan. Tentu saja sebelumnya sudah melapor terlebih dahulu menggunakan HT.

• Wajib Lulus Sertifikasi
Pekerjaan seperti yang dilakukan ini tidak bisa sembarang orang tanpa sertifikasi dan lisensi dari Kementerian Perhubungan. Untuk bisa menjadi PPJ KA, harus melewati sertifikasi untuk mendapatkan lisensi resmi siap bertugas. Untuk pelatihan PPJ sendiri, dilakukan selama 2 minggu yang kemudian diikuti dengan tes kompetensi dari Dirjen Perkeretaapian Kemenhub. Jika dinyatakan lulus tes, maka diizinkan berdinas sebagai PPJ.

• Berjalan Kaki Hingga Belasan Kilometer
Dalam satu minggu itu ditetapkan ada 40 jam kerja, dan satu hari diberlakukan 8 jam kerja. Tergantung lokasi mana yang dijalani PPJ KA ini. Ada yang rute sangat jauh bahkan lebih dari 10 kilometer, namun biasanya di tengah perjalanan adanya pos pantauan dan biasanya untuk beristirahat seperti di jalur Lampung hingga Sumatera Selatan yang terkenal dengan jauhnya jarak antar stasiun.

Kerja keras dan dedikasi dari para Petugas Pemeriksa Jalur merupakan fondasi penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Dengan adanya petugas ini, KAI dapat memastikan bahwa setiap pelanggan dapat tiba di tujuan dengan selamat.

Ini Rahasia Jalur Kereta Api Agar Tetap Kuat Saat Dilewati

Ini Tempat Liburan Low Budget Cuma Naik KRL dan Transjakarta

Ibu kota terlihat cukup lenggang hampir disetiap harinya karena saat ini liburan sekolah sudah tiba. Para pelajar sudah menikmati rebahan di rumah dan orang tua mulai berpikir untuk melakukan aktivitas berlibur.

Memang, liburan kali ini tidaklah lama dan banyak masyarakat yang memilih untuk menikmati liburan di sekitaran Jakarta. Bila Anda ingin menikmati liburan dengan KRL dan bus Transjakarta, banyak tempat yang bisa dikunjungi secara gratis atau mengocek kantong yang tidak terlalu dalam.

Dengan menggunakan bus Transjakarta koridor 1 dan KRL tujuan Stasiun Kota, Anda bisa menikmati bagian sejarah Batavia atau Kota Jakarta Tempo Doeloe. Bangunan-bangunan bersejarah seperti Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Keramik, Museum Bank Indonesia, Museum bank Mandiri, Toko Merah, Kawasan Kali Besar dan Jembatan Intan bisa Anda kunjungi.

Bila masuk ke museum kocek yang dirogoh pun tak semahal seperti nonton bioskop, Anda hanya mengeluarkan paling mahal Rp10 ribu untuk kunjungan ke setiap museum yang berada di Kawasan kota Tua. Di sini bila Anda berkunjung bersama keluarga, Kota Tua cocok menjadi pilihan Utama.

Nah, maju sedikit jalan kaki, bila Anda sekeluarga berencana berlibur sambil mencari perlengkapan sekolah murah, bisa menyambangi Pasar Asemka. Kemudian naik mikrotrans atau berjalan kaki, Anda bisa memasuki Kawasan Pecinan Glodok.

Bagi pecinta kuliner di Glodok berbagai macam makanan tersaji, dari yang halal hingga non halal. Selain Kota Tua, menuju ke arah selatan dengan naik Transjakarta di Koridor 1 juga dan turun di tujuan akhir Blok M, Anda bisa menikmati tempat yang sejuk dan gratis.

Ya, di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Anda dan keluarga hanya cukup membawa diri saja tanpa perlu mengeluarkan biaya. Di sini buka dari jam 07.00 pagi hingga 22.00 WIB. Menikmati kesejukan pepohonan dengan membaca buku sesuai dengan Namanya taman litersi.

Tapi bagi yang lebih suka menikmati ketenangan, bisa bersantai di healing gardennya. Kalau cukup lapar, keluar sedikit dari taman, Anda langsung menuju ke pusat wisata kuliner Blok M. Bukan hanya dengan Transjakarta saja, bila naik KRL tempat gratis dan sejuk bisa juga kalian nikmati.

Turun di Stasiun Cikini, berjalan sedikit Anda bisa mampir ke Taman Ismail Marzuki. Di sini selain Planetarium, Anda juga bisa mampir ke Perpustakaan dan bisa meminjam buku tanpa harus mengeluarkan biaya.

Yang jelas buku harus Kembali seperti awal meminjam. Sedangkan untuk menikmati alam dengan melihat berbagai planet dari planetarium, kocek yang dirogoh pun hanya sekitara Rp7500 untuk dewasa dan Rp3500 untuk anak-anak.

Jadi, untuk menikmati liburan tak perlu mengocek kantong dalam, dengan Transjakarta dan KRL liburan bisa tetap asyik dan murah meriah. Bagaimana sudah mulai mencoba untuk menikmati berbagai hal gratis dan ramah kantong ini?

Tempuh Jarak 72,8 Km dengan Durasi Dua Jam, Inilah Sensasi Transjabodetabek Rute PIK 2-Blok M

Selain Stasiun Tertinggi Aktif di Indonesia, Yuk Temui Fakta Lainnya dari Stasiun Nagreg

Bagi kalian yang pernah naik kereta api di jalur selatan pasti kenal dengan stasiun kecil yang satu ini. Stasiun ini pun terkenal dengan ketinggiannya dan masih aktif hingga saat ini. Ya, Stasiun Nagreg merupakan stasiun kelas III yang masih aktif dilewati kereta api dari arah Bandung mapun Jakarta maupun dari arah Surabaya. Banyaknya kereta api yang melintas, namun hanya beberapa kereta api yang berhenti di stasiun berketinggian + 848 meter ini.

Penumpang kereta api di Stasiun Nagreg. (Foto: Dok. Istimewa)

Kereta api yang berhenti di Stasiun Nagreg biasanya hanya menunggu peegantian jalur dari petak Stasiun Cicalengka maupun Stasiun Lebak Jero. Sangat dimaklumi, di jalur tersebut hanya memiliki satu jalur juga mengingat daerahnya yang menanjak dan menurun. Tak hanya itu, ada beberapa fakta lainnya mengenai Stasiun Nagreg yang belum kalian ketahui, sebagai berikut:

• Hanya Melayani Satu Kereta Api
Ya, meski stasiun kecil, namun penumpang yang naik dan turun kereta api disini cukup banyak. Tak lain dan tak bukan adalah Kereta Commuter Garut yang melayani penumpang di Stasiun Nagreg. Meskipun terbilang stasiun kecil, namun lokasinya sangat strategis karena berdekatan dengan jalan raya yang menghubungkan Bandung – Garut/Tasikmalaya. Untuk beberapa kereta api memang ada yang berhenti di Stasiun Nagreg, namun hanya pergantian jalur saja dan bukan untuk melayani naik dan turun penumpang.

• Stasiun Berusia 135 Tahun
Stasiun Nagreg mulai beroperasi sejak 1890, seperti dikutip dari Pesona Indonesia. Itu berarti, stasiun tertinggi di Indonesia ini sudah beroperasi selama 135 tahun. Meskipun sudah berusia ratusan tahun, bangunan Stasiun Nagreg masih kokoh berdiri lantaran sudah direnovasi beberapa kali. Tak hanya bangunan, untuk persinyalan masih mekanik menggunakan kabel baja dari arah sinyal lengan maupun wesel menuju stasiun yang dikendalikan tuas jadul yang berada di ruangan Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA).

• Dekat Situs Bersejarah
Fakta menarik Stasiun Nagreg selanjutnya adalah terdapat situs peninggalan bersejarah, yakni Situs Batu Kendan. Situs yang berdiri di atas perbukitan batu cadas ini, diyakini merupakan asal Kerajaan Kendan. Pusat Kerajaan Kendan berada di Desa Nagreg Kendan dan Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Bandung.

Mengutip dari laman resmi Pemerintah Desa Kendan, Kerajaan Kendan adalah salah satu kerajaan bercorak Hindu-Buddha yang berdiri di Tatar Sunda. Kerajaan ini didirikan oleh Resiguru Manikmaya pada 536 Masehi. Nama Kendan berasal dari kata kenan, yaitu sejenis batuan cadas, berongga, dan di dalamnya mengandung kaca berwarna hitam. Batuan ini juga biasa disebut dengan nama batu obsidian.

Semarang Uji Coba Bus Listrik Otonom (Tanpa Pengemudi) di Jalan Pemuda

Proyek percontohan bus listrik otonom pertama di Indonesia dipelopori oleh Kota Semarang, Jawa Tengah. Ada dua bus listrik yang digunakan dalam proyek ini dan akan melintasi jalur khusus di Jalan Pemuda.

Dua bus tanpa pengemudi ini mulai beroperasi pada Senin (30/6/2025) kemarin. Meluncurkan dua bus otonom di Semarang menandai era baru dalam sejarah transportasi massal di Tanah Air.

Pemerintah Kota Semarang tidak berdiri sendiri dalam proyek tersebut, tetapi menggandeng Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan perusahaan teknologi lokal PT Inovasi Transportasi Cerdas.

Fokus uji coba awal akan difokuskan pada rute padat penumpang dan destinasi wisata populer. Hal ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi efisiensi operasional, keamanan, dan tingkat penerimaan masyarakat.

Sehingga bisa dikatakan bahwa ini merupakan langkah monumental bagi Semarang dan Indonesia. Bus-bus listrik otonom ini dilengkapi dengan teknologi sensor canggih, sistem GPS presisi tinggi, dan kecerdasan buatan yang memungkinkan mereka mendeteksi hambatan, berinteraksi dengan lalu lintas, dan mengangkut penumpang dengan aman tanpa intervensi manusia.

Selama masa percontohan, seorang petugas keamanan akan tetap berada di dalam bus untuk memantau sistem dan siap mengambil alih kemudi jika diperlukan dalam kondisi darurat. Selain fitur otonomnya, aspek “listrik” dari bus ini juga menjadi sorotan utama.

Penggunaan energi listrik sepenuhnya berarti nol emisi gas buang, secara signifikan mengurangi jejak karbon kota. Ini sejalan dengan upaya global untuk mencapai keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim.

“Pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil adalah prioritas kami,” tambah Direktur Utama PT Inovasi Transportasi Cerdas, Citra Dewi.

“Bus-bus ini tidak hanya mengurangi polusi udara, tetapi juga menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih hening dan nyaman bagi penumpang,” tambah Citra

Meskipun disambut dengan antusiasme, proyek ini tidak lepas dari tantangan. Adaptasi masyarakat terhadap teknologi baru. Regulasi yang memadai untuk kendaraan otonom, dan pengembangan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya yang tersebar luas akan menjadi fokus utama di fase selanjutnya.

Pemerintah Kota Semarang berharap bahwa jika proyek percontohan ini berhasil, bus listrik otonom dapat diperluas ke seluruh jaringan transportasi publik kota, menjadikan Semarang sebagai kota percontohan untuk transportasi cerdas dan berkelanjutan di Asia Tenggara.
Masyarakat diundang untuk mencoba pengalaman baru menaiki bus listrik otonom ini selama masa uji coba yang berlangsung hingga akhir tahun.

Ini adalah kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah dan merasakan langsung masa depan transportasi publik.

Bus Otonom Pertama di Inggris Mulai Beroperasi dengan Melayani Penumpang

Tandingi Starlink, Amazon Luncurkan Project Kuiper, Layanan Koneksi Internet Berbasis Satelit

Pada tanggal 28 April 2025, dari Cape Canaveral Space Force Station, Florida, United Launch Alliance (ULA) berhasil meluncurkan roket misi KA-01 ke luar angkasa. Roket tersebut menuju luar angkasa dengan membawa muatan 27 satelit milik Amazon dalam project Kuiper. Upaya tersebut merupakan lankah awal untuk menandingi kedigdayaan konstelasi jaringan satelit komunikasi internet Starlink.

Dengan roket Atlas V, ke-27 satelit milik Amazon disebarkan pada ketinggian 280 mil (450 kilometer) di atas Bumi. Project Kuiper adalah proyek konstelasi satelit milik Amazon yang bertujuan untuk menyediakan layanan internet broadband global, terutama di wilayah terpencil dan kurang terlayani, mirip dengan Starlink milik SpaceX.

Project Kuiper adalah program Amazon untuk meluncurkan lebih dari 3.200 satelit orbit rendah bumi (LEO) guna menyediakan konektivitas internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah di seluruh dunia.

Satelit Kuiper dibangun sendiri oleh Amazon di fasilitas khusus di Redmond, Washington, AS. Amazon telah menandatangani perjanjian peluncuran terbesar dalam sejarah, dengan lebih dari 90 peluncuran dari tiga penyedia roket, yakni ULA Vulcan Centaur, Blue Origin New Glenn dan Arianespace Ariane 6.

Layanan penuh Kuiper direncanakan mulai aktif pada 2025, setelah minimal 1.600 satelit aktif sesuai syarat dari FCC (otoritas telekomunikasi AS). Kuiper akan menawarkan antena pelanggan kecil dan murah, seperti piringan kecil untuk rumah atau fasilitas terpencil.

Tentu menjadi pertanyaan, mengapa Amazon terjun ke sektor ini? Dari beberapa sumber disebut karena obsesi Amazin untuk memperluas ekosistem Amazon: AWS (cloud), AI, dan layanan digital akan semakin menjangkau wilayah global. Lainnya, adalah upaya menjadi saingan langsung Starlink, terutama untuk konsumen dan sektor militer atau pemerintahan.

Jika Project Kuiper total akan mengorbitkan 3.200 satelit, lantas berapa dengan jaringan satelit Starlink? Sampai pertengahan tahun 2025, Starlink milik SpaceX sudah jauh lebih unggul secara jumlah dibanding Project Kuiper. Target akhir populasi satelit Starlink mencapai 12.000 satelit (Fase 1) dan 42.000+ (izin penuh jangka panjang). Sementara sampai pertengahan 2025, sudah 6.000 satelit Starlink mengorbit di luar angkasa.

Akses Internet Starlink Digunakan dalam Modernisasi Sistem Air Traffic Control (ATC) di AS

Gunakan Multilateration (MLAT), Pelacak Penerbangan ‘Flightradar24’ Kini Mampu Atasi Gangguan Spoofing GPS

Dengan maraknya gangguan dan spoofing GPS di seluruh dunia, Flightradar24 telah mengadaptasi fitur pelacakan penerbangan untuk menunjukkan jalur yang seakurat mungkin. Dengan menggunakan berbagai teknologi untuk melacak pesawat, Flightradar24 dapat memastikan bahwa bahkan penerbangan yang mengalami gangguan dan spoofing GPS dapat dilacak secara akurat.

Sebagai catatan, spoofing GPS adalah tindakan memalsukan sinyal GPS sehingga penerima (receiver) seperti pesawat, drone, kapal, atau kendaraan menerima lokasi yang salah. Dengan kata lain, perangkat percaya bahwa Ia berada di tempat tertentu, padahal sebenarnya tidak.

Dalam siaran pers, Flightradar24 menyebut kini menggunakan beberapa teknologi berbeda untuk melacak pesawat di seluruh dunia. Teknologi utamanya, Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B), mengirimkan banyak informasi tentang penerbangan—termasuk posisi GNSS, ketinggian, kecepatan, laju vertikal, lintasan, dan banyak lagi.

Untuk pesawat yang tidak dilengkapi dengan ADS-B, Flightradar24 menggunakan Multilateration (MLAT), yang memungkinkan Flightradar24 menghitung posisi pesawat berdasarkan perbedaan waktu kedatangan sinyal radio pesawat ke perangkat penerima milik Flightradar24.

Waspada Spoofing GPS di Sekitar Teheran, Jalur Favorit Penerbangan Internasional di Timur Tengah

Bagaimana gangguan GPS memengaruhi penerbangan?
Pada penerbangan baru-baru ini dari Warsawa ke Paris, Wizz Air A321neo menjadi sasaran spoofing GPS, yang berarti penerima GPS pesawat ditipu untuk percaya bahwa pesawat berada di suatu tempat yang tidak seharusnya. Dalam kasus ini, posisi yang dilaporkan menempatkan pesawat di dalam Kaliningrad pada awal penerbangan.

Peta di bawah ini menunjukkan posisi ADS-B yang tidak akurat dari transponder pesawat berwarna ungu dan posisi MLAT yang dihitung Flightradar24 yang menunjukkan jalur pesawat yang sebenarnya berwarna hijau.

Berkat ADS-B, Berjuta Mata di Seluruh Dunia Dapat Melihat Langsung Pergerakan Pesawat Komersial

Dalam beberapa kasus, saat pesawat mengalami gangguan GPS, transponder mungkin tidak pulih selama penerbangan bahkan setelah sinyal GPS kembali normal.

Dengan menghitung posisi MLAT untuk semua penerbangan, Flightradar24 mampu menanggulangi dampak gangguan GPS secara real time dan menunjukkan jalur yang lebih tepat untuk pesawat. Flightradar24 baru saja menyelesaikan pembaruan besar pada perhitungan MLAT, yang memungkinkan kami menghitung posisi MLAT hanya dengan menggunakan tiga receiver. Sebelumnya, diperlukan empat receiver untuk menghitung posisi.

Karena cara penghitungan posisi MLAT, posisi tersebut tidak setepat posisi yang diperoleh dari GPS. Namun, sebagai penangkal penyimpangan liar yang disebabkan oleh spoofing atau gangguan GPS, posisi tersebut telah menjadi alat yang sangat berguna untuk menunjukkan jalur penerbangan yang akurat. Pada bulan Mei 2025, 7% penerbangan yang biasanya dilacak melalui ADS-B dilacak dengan MLAT karena gangguan GPS.

 

Robotaksi Tesla Langgar Aturan Lalu Lintas Saat Uji Coba

Elon Musk baru-baru ini memperkenalkan layanan mobil tanpa pengemudinya dalam peluncuran publik terbatas di Austin, Texas. Namun sayangnya hal tersebut tidaklah berjalan mulus sesuai harapan.

Di mana pada 22 Juni 2025 kemarin, peluncuran robotaxi Tesla ini terlihat tampak sukses di awal. Hal tersebut terlihat dari banyaknya video dari influencer media sosial pro-Tesla yang menguji layanan tersebut dan membagikan rekaman perjalanan mereka.

Bahkan Musk juga merayakannya sebagai sebuah kemenangan dan keesokan harinya saham Tesla naik hampir sepuluh perser. Sayangnya salah satu video influencer yang dipromosikan Musk juga menggambarkan mobil tanpa pengemudi yang tampak melanggar peraturan lalu lintas atau kesulitan berfungsi dengan baik.

Hal tersebut membuat Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) langsung membuka penyelidikan terhadap layanan tersebut dan meminta informasi dari Tesla tentang insiden tersebut. Untuk diketahu, peluncuran robotaxi ini menampilkan sekitar sepuluh mobil yang melaju di area terbatas di Austin dengan pengemudi yang aman di kursi penumpang.

Uji coba ini menyertakan pembatasan lain, seperti tidak beroperasi saat cuaca buruk atau selama jam-jam malam tertentu. Biaya perjalanan, yang ditawarkan perusahaan kepada sejumlah influencer pilihan, adalah $4,20, sesuai dengan kecenderungan Musk terhadap meme ganja.

“Mobil tanpa pengemudi Tesla dapat digunakan di mana saja yang disetujui. Mobil ini tidak memerlukan peralatan khusus yang mahal atau pemetaan area layanan yang luas,” demikian akun resmi Tesla yang diposting pada hari peluncuran yang dikutip dari theguardian.com, Senin (30/6/2025).

“Mobil ini berfungsi dengan baik,” tambah keterangan itu.

Rekaman dari sedikitnya sebelas perjalanan menunjukkan bahwa uji coba tidak berjalan semulus yang disiratkan oleh cuitan Tesla. Dalam satu kasus, sebuah robotaxi gagal berbelok ke kiri dan malah melaju ke jalur yang seharusnya untuk lalu lintas yang berlawanan arah, lalu mengoreksi dirinya sendiri dengan melaju melewati garis kuning ganda.

Sedangkan rekaman video lainnya memperlihatkan mobil-mobil itu melampaui batas kecepatan, mengerem tanpa alasan yang jelas, dan menurunkan penumpang di tengah persimpangan. Video tersebut menarik perhatian NHTSA, yang mengatakan dalam sebuah pernyataan pihaknya mengetahui insiden tersebut dan telah menghubungi Tesla untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Sementara itu, Musk terus mengunggah cuitan tentang kegagalan teknis dan penyelidikan regulasi, me-retweet influencer pro-Tesla yang memuji layanan tersebut. Salah satu akun yang diunggah Musk memamerkan video sebuah robotaxi yang berhenti untuk menghindari menabrak burung merak yang menyeberang jalan, dan akun lainnya mengatakan kepada para pengikutnya: “Jangan dengarkan media.”

RADA! Robot Berteknologi Artificial Intelligence di Bandara Indira Gandhi

Diterbangkan dari Hamburg ke Sydney dengan Satu Kali Pemberhentian, Qantas Terima Unit Pertama Airbus A321XLR

Qantas Airways, maskapai utama Australia akan menjadi operator peluncuran pesawat lorong tunggal (narrow body) generasi terbaru A321XLR di Asia Pasifik setelah pengiriman pesawat pertamanya dari jalur perakitan Airbus di Finkenwerder, Hamburg.

Mencerminkan kemampuan jarak jauh A321XLR, pesawat ini terbang dari fasilitas Airbus ke Sydney dengan hanya satu pemberhentian kru di Bangkok.

Didukung oleh mesin Pratt & Whitney GTF, Qantas A321XLR memiliki tata letak dua kelas dengan 20 kursi di Kelas Bisnis dan 177 di kabin utama. Qantas awalnya akan mengoperasikan A321XLR pada layanan domestik di seluruh Australia, dengan potensi untuk membuka layanan baru di masa mendatang pada rute sekunder ke Asia.

Secara keseluruhan, Qantas Group telah memesan 40 unit A321XLR dalam program modernisasi armadanya, dengan 28 pesawat dialokasikan untuk Qantas dan 12 untuk anak perusahaan berbiaya rendah Jetstar. Ini adalah bagian dari pesanan luar biasa maskapai dengan Airbus untuk 128 pesawat lorong tunggal dan 24 pesawat berbadan lebar A350-1000.

A321XLR adalah langkah evolusi berikutnya dari Keluarga A320neo, yang menanggapi kebutuhan pasar untuk jangkauan dan muatan yang lebih luas, sehingga menciptakan lebih banyak fleksibilitas dan nilai bagi maskapai.

Dalam layanan maskapai yang umum, pesawat ini menawarkan jangkauan terpanjang dari semua pesawat lorong tunggal – hingga 4.700 mil laut – dan menghasilkan pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon sebesar 30% dibandingkan dengan pesawat pesaing generasi sebelumnya. Hingga saat ini, Airbus telah mendapatkan lebih dari 500 pesanan untuk jenis ini.

Seperti halnya semua pesawat Airbus, pesawat A321XLR sudah dapat beroperasi dengan hingga 50% Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (SAF). Airbus menargetkan pesawatnya mampu terbang dengan SAF hingga 100% pada tahun 2030.

Qantas Pesan 36 Unit Airbus A321XLR, Mulai Diterima Pertengahan 2024

Bus Listrik Highdeck Jalani Uji Coba Teknis Sebelum Meluncur di Jalanan Ibu Kota

Bus listrik merek Zhongtong asal Cina baru saja diuji coba oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) selama satu hari penuh. Uji coba ini dilakukan tanpa memembawa penumpang pada Jumat (27/6/2025) kemarin.

Uji coba tersebut dilakukan untuk menguji fungsi sistem pemosisian global (global positioning system/GPS). Selain itu juga voice announcer atau penyiaran suara di dalam bus, LED running text dan lainnya.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, uji coba yang dilakukan Transjakarta merupakan prosedur yang biasa diterpkan sebelum unit bus melayanin pelanggan di jalur.

Menurutnya uji coba tersebut juga untuk memastikan semua kesiapan teknis sudah berjalan sesuai SPM atau standar pelayanan minimum. Bus-bus listrik yang di uji coba merupakan bus baru tipe highdeck yang akan beroperasi di layanan koridor atau Bus Rapid Transit (BRT) atau Mix (BRT dan non BRT).

“Kami lakukan uji oba di enam layanan Transjakarta yakni Pulogadung – Kejaksaan agung (4K), Lebak Bulus – Pasar Baru (Koridor 8), Terminal Senen – Lebak Bulus (6H), Stasiun Manggarai – Blok M (6M), PGC – Juanda (5C) dan PGC – Terminal Tanjung Priok (Koridor 10),” jelas Ayu melalui keterangan tertulisnya.

Dia menegaskan bahwa Transjakarta siap berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbo. Tak hanya itu, dengan hadirnya bus listrik baru ini juga Transjakarta mendukung transportasi berkelanjutan di perkotaan serta mencapai target net zero emission atau nol emisi pada tahun 2060 mendatang.

“Bus-bus listrik baru ini akan menambah jumlah bus listrik yang sudah dioperasikan Transjakarta. Saat ini kami sudah mengoperasikan sebanyak 300 unit bus listrik,” kata Ayu.

Kedepannya, ditargetkan secara bertahap semua armada Transjakarta akan bertahap beralih dari bus konvensional menjadi bertenaga listrik sepenuhnya pada 2030. Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya juga hendak menambahkan 200 unit bus listrik untuk memperkuat layanan transportasi di Jakarta.

Ratusan bus listrik itu nantinya akan digunakan untuk operasional Transjakarta dan Transjabodetabek.

“Jadi otomatis, begitu ada tambahan 200 unit dalam kota, maka sebagian akan di-split untuk memperkuat layanan Transjakbodetabek,” kata dia, Jumat (20/6/2025).

Untuk diketahui, Perum Damri beberapa Waktu lalu mendatangkan 70 bus listirk merek Zhongtong. Di mana bus-bus listrik baru ini sebagian juga akan dioperasikan untuk angkutan massal oleh Transjakarta.

70 Bus Listrik Zhongtong Tiba, Damri: “Transportasi Berkelanjutan”

Curah Hujan Tinggi, Pilot Harus Waspadai Aquaplaning (Hydroplaning) Saat Take-off dan Landing

Meski umumnya berhasil diatasi oleh pilot, namun aquaplaning (hydroplaning) kerap membuat momen penerbangan menjadi tegang dan berisiko. Aquaplaning pada pesawat adalah kondisi ketika roda pesawat kehilangan kontak dengan permukaan landasan pacu yang basah karena lapisan air yang terbentuk. Hal ini menyebabkan hilangnya traksi dan kendali pada pesawat saat lepas landas atau mendarat.

Aquaplaning paling umum terjadi saat Landing (pendaratan), karena kecepatan tinggi dan beban berat saat menyentuh landasan. Meski agak jarang, aquaplaning bisa juga terjadi saat take-off, tapi ini bisa terjadi karena landasan tergenang air, ban aus atau tekanan ban tidak optimal, atau kecepatan lepas landas cukup tinggi.

Dalam dunia aviasi, terdapat tiga jenis aquaplaning, yaitu dynamic hydroplaning, terjadi saat air di runway cukup dalam dan kecepatan pesawat tinggi. Roda benar-benar “terangkat” oleh lapisan air. Yang kedua, viscous hydroplaning, terjadi bahkan dengan lapisan air yang sangat tipis, terutama jika runway licin atau berminyak, dan ketiga reverted rubber hydroplaning, terjadi saat ban mengunci (skid), menciptakan uap air panas yang memperparah kehilangan traksi.

Guna mencegah aquaplaning, maka pilot sebelum Penerbangan harus memeriksa laporan cuaca dan kondisi runway (NOTAM)., menyesuaikan kecepatan pendekatan dan perhitungan jarak pendaratan, serta memastikan tekanan ban sesuai. Kemudian saat Landing, pilot harus mendarat dengan firm touchdown (bukan terlalu lembut) agar ban langsung menguasai runway, segera aktifkan autobrake dan spoiler, menghindari pengereman agresif jika ban belum punya traksi dan menggunakan reverse thrust untuk membantu perlambatan.

Berikut beberapa insiden aquaplaning (hydroplaning) dalam dunia penerbangan yang terjadi baru-baru ini.

1. United Nigeria Airlines – Lagos, Nigeria (8 September 2023)
Pesawat United Nigeria Airlines dengan nomor penerbangan U5 0513 mengalami aquaplaning saat mendarat di Bandara Internasional Murtala Mohammed, Lagos. Kondisi hujan deras menyebabkan landasan pacu menjadi licin, dan pesawat kehilangan traksi, sehingga tergelincir dari landasan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan semua penumpang dievakuasi dengan selamat.

2. Summit Air – Yellowknife, Kanada (25 September 2024)
Pesawat Avro RJ100 milik Summit Air mengalami aquaplaning saat mendarat di Bandara Yellowknife, Kanada. Hujan lebat sebelumnya menyebabkan genangan air di landasan pacu. Meskipun pilot telah menerapkan pengereman maksimal dan sistem anti-selip berfungsi normal, pesawat mengalami penurunan efektivitas pengereman akibat aquaplaning. Tidak ada kerusakan pada pesawat, dan semua penumpang selamat.

Disebut Bisa Bikin Pesawat Tergelincir di Runway, Apa Itu Hydroplaning?