Siapkan Rp300 Ribuan Untuk Menikmati Cat Cafe Train

Kafe kucing pertama di Jepang sudah ada sejak 13 tahun lalu dan belum lama ini dibuat dalam sebuah kereta. Kereta kafe kucing atau Cat Cafe Train tersebut saat pertama diumumkan mendapat respon yang fantastis dari para penggemar kucing dan kereta api.

Pada awalnya sebelum booming, seperti sekarang banyak yang tidak yakin kafe kucing akan bertahan lama. Tak hanya itu gagasan membuat kafe ini terlihat seperti isapan jempol saja.

Baca juga: Dulunya Stasiun Kini Jadi Restoran Ramen

Namun, yang ada adalah terbalik, dimana kafe ini justru populer dengan penyuka kucing. KabarPenumpang.com melansir dari en.rocketnews24.com (8/8/2017), kesuksesan kafe kucing membuat kelompok penyelamat kucing yakni Gifu Sanctuary membuat ide dengan menciptakan kereta kafe kucing pertama di Jepang.

Proyek ini bekerja sama dengan Yoro Railway yang beroperasi di Preferensi Gifu dan Mei. Kereta kafe kucing ini nantinya akan berjalan diantara stasiun Ogaki dan Ikeno Gifu.

Para penumpang penguna kereta tersebut akan berbagi dengan sejumlah kucing yang diselamatkan dari pemusnahan masal. The Cat Cafe Train sendiri mulai beroperasi tanggal 10 Setember 2017 dengan kereta Yoro dari Ogaki pada pukul 10.30 dan tiba di Ikeno pukul 13.00.

Sedangkan rute sebaliknya, para penggemar kucing bisa naik dari Ikeno pukul 11.20 dan tiba di Ogaki 14.50. Dalam kereta kafe kucing ini, penumpang akan diberi makan siang bento kotak, permen dan bisa memeluk sebanyak 30 ekor kucing sepuasnya.

Untuk menikmati perjalanan bersama para kucing, penumpang harus merogoh kocek sebanyak US$27 atau 3000 Yen atau sekitar Rp366.175. Sebenarnya, dengan uang sebesar itu, selain menikmati perjalanan dengan kucing-kucing, juga untuk biaya penyelamatan mereka di Sanctuary.

Diketahui sekali perjalanan, kereta dibatasi hanya 40 penumpang setiap Cat Cafe Train. Pada perjalanan perdanya kereta api Yoro dengan Cat Cafe Train ini memulai pemesanan tiket pada 7 Agustus lalu dan mengumumkan hanya bisa dipesan sampai 4 September kemarin.

Mengingat kecintaan Jepang terhadap hewan lucu dan perjalanan kereta api, tidak mengherankan jika dibutuhkan waktu kurang dari satu hari bagi 80 orang untuk memesan tempat duduk mereka, dan Yoro Railway mengirimkan pengumuman kedua pada 7 Agustus bahwa pemesanan sekarang telah ditutup saat itu.

Baca juga: Jepang Tawarkan Paket Wisata dengan Kereta Mewah Yang Ramah Dompet

Dengan respon yang sangat cepat, bagaimanapun, pihak Yoro Railway tidak akan terkejut jika perusahaan tersebut sudah merencanakan Train Cat Cafe lain untuk perjalanan pada tanggal berikutnya.

Agar Aman Menggunakan Keran Air Siap Minum, Perhatikan Tips Berikut Ini!

Musim libur telah tiba! Tidak sedikit warga ibukota yang memilih untuk menghabiskan waktu berlibur mereka bersama orang-orang tercinta. Ada yang mengunjungi keluarga di kampung halaman, hingga mengunjungi suatu destinasi wisata.

Nah, jika diperhatikan, beberapa destinasi wisata lokal kini sudah menyediakan sebuah fasilitas yang memungkinkan para pengunjungnya untuk minum melalui keran air. Walaupun air yang dikeluarkan dari keran tersebut siap minum, tapi ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Berikut, KabarPenumpang.com paparkan beberapa tips untuk minum melalui keran air tersebut, disarikan dari laman doityourself.com.

Baca Juga: Nikmati Perjalanan dengan Makanan dan Minuman Sehat

Periksa Terlebih Dahulu Keran Air Siap Minum
Memang, rasa haus berlebih kadang membuat konsentrasi berkurang, tapi, jangan asal minum juga. Tentu hal pertama yang harus diperhatikan adalah kebersihan dari keran tersebut. Secara awam kita dapat menentukan tingkat kebersihan dari keran air siap minum melalui beberapa hal sederhana, antara lain kondisi fisik keran tersebut apakah bersih atau mungkin berkarat/berkerak. Kondisi fisik dari keran air penting untuk diperhatikan mengingat rata-rata keran air siap minum ditempatkan di luar ruangan dimana keran air tersebut terpapar debu selain juga kondisi keran air minum digunakan secara umum yang sudah tentu menjadi media untuk bakteri berkembang.

Selain kondisi fisik dari keran air, perlu juga diperhatikan tingkat kejernihan air yang keluar dari keran tersebut. Tingkat kejernihan air merupakan aspek dasar untuk menentukan apakah air tersebut bersih dan layak untuk dikonsumsi. Kondisi fisik dari keran air siap minum dan tingkat kejernihan air yang keluar dari keran tersebut merupakan dua aspek sederhana untuk menentukan kelayakan dari sebuah keran air siap minum.

Alirkan Air Untuk Beberapa Saat Sebelum Diminum
Berkaitan dengan poin yang telah dijelaskan sebelumnya mengenai tingkat kejernihan air yang keluar dari keran air siap minum. Saat mengecek tingkat kejernihan air yang keluar dari keran dan dirasa cukup layak untuk dikonsumsi, biarkan air tersebut mengalir untuk beberapa saat sebelum dikonsumsi. Merupakan langkah preventif, dimana kemungkinan bibir keran dalam kondisi kotor, dengan membiarkan air mengalir beberapa saat dapan membantu untuk membuang debu dan kotoran yang mungkin menempel di bibir keran. Di sisi lain juga untuk membuang air yang sebelumnya mengendap di saluran air tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan air lebih aman lagi untuk dikonsumsi. Tentunya Anda tidak ingin terserang diare setelah meminumnya, kan?

Tunjukkan Sikap Peduli dan Empati Anda
Keran air siap minum merupakan fasilitas publik yang digunakan oleh banyak orang. Turut andil untuk menjaga kebersihan dari sarana tersebut sepertinya merupakan langkah yang mulia. Sesederhana tidak meludah atau bersin-bersin di depan keran tersebut sebelum ataupun sesudahnya demi kenyamanan bersama.

Hindari Menggunakan Keran Air Minum Jika Sedang Sakit
Masih berkaitan dengan kondisi keran air siap minum yang merupakan fasilitas publik, hindari menggunakan fasilitas publik yang satu ini ketika Anda sedang dalam keadaan kurang sehat. Fasilitas publik terlebih lagi air minum adalah media yang riskan untuk penyebaran virus dan bakteri. Menggunakan fasilitas ini ketika sedang sakit akan mempermudah penularan penyakit yang sedang Anda derita pada orang-orang yang menggunakan fasilitas tersebut setelah Anda. Flu merupakan contoh penyakit yang akan sangat mudah penularannya melalui keran air siap minum.

Baca Juga: Ini Dia! Pekerjaaan Favorit Yang Asyik Dilakukan Sembari Liburan

Untuk Digunakan Oleh Manusia, Bukan Oleh Hewan
Fasilitas ini disediakan untuk digunakan oleh manusia, jadi jangan biarkan hewan peliharaan Anda minum dari keran air minum ini. Secara moral, memberi minum binatang peliharaan Anda melalui keran air minum yang diperuntukkan untuk manusia ini secara tidak langsung telah merendahkan derajat manusia yang minum dari keran ini setelah binatang peliharaan Anda. Di samping hal terpenting yang harus diperhatikan disini adalah bisa jadi air liur atau air seni dari binatang peliharaan Anda yang tidak sengaja tertetes di sekitaran keran mengkontaminasi orang lain yang menggunakan fasilitas ini setelahnya. Akan menjadi masalah serius jika yang terkontaminasi adalah anak dibawah umur yang sistem kekebalan tubuhnya belum sekuat orang dewasa.

Jangan Disentuh!
Hindari menyentuh bibir keran (bagian dimana air keluar) dengan tangan atau media apapun. Bahkan ketika Anda minum dari keran ini, usahakan memberi jarak antara mulut Anda dan bibir keran. Hal ini untuk menghindari keran terkontaminasi virus dan bakteri yang dapat membahayakan pengguna selanjutnya. Berlaku juga untuk pengambilan air dengan media botol, kaleng ataupun gelas, usahakan tidak ada bagian dari media tamping yang menyentuh bibir keran.

Ini Dia! Jurus Jitu Plesir Menyenangkan Bareng Keluarga

Jangan kacaukan liburan Anda! Perjalanan yang semula menyenangkan bisa saja sewaktu-waktu berubah menjadi petaka. Tentu Anda tidak menginginkan hal tersebut menimpa keluarga tercinta, kan? Sehubungan dengan nuansa libur panjang yang sudah mulai terasa sejak beberapa waktu yang lalu, berikut KabarPenumpang.com himpun 8 tips ampuh jalan-jalan menyenangkan bersama keluarga versi laman king5.com.

Baca Juga: Jurus Awak Kabin Emirates Taklukan Si Kecil di Penerbangan Jarak Jauh

Turut Sertakan si Buah Hati
Bukan melulu Anda sebagai orang tua yang patut menentukan tujuan liburan Anda, tapi ada baiknya ajak si kecil untuk turut menyalurkan aspirasinya. Karena niscaya, liburan tersebut akan lebih bermakna ketika Anda menuruti keinginan  si buah hati.

Mulai Sisihkan Kocek Anda Sejak Jauh-Jauh Hari
Untuk mengantisipasi over budget selama liburan, ada baiknya Anda menabung melebihi batas yang sudah Anda perkirakan sebelumnya. Selain bisa dijadikan dana cadangan, extra budget yang sebelumnya sudah Anda kumpulkan bisa dipergunakan untuk membeli buah tangan (Jika extra budget tersebut tidak terpakai).

Agendakan Perjalanan Anda Secara Matang
Buatlah satu daftar kecil yang memuat keseluruhan rencana aktifitas Anda selama masa liburan. Mulai dari tujuan, waktu, estimasi perjalanan, hingga moda apa yang hendak Anda gunakan selama berada di sana. Demi kelancaran selama liburan, usahakan untuk tidak meleset dari jadwal yang sebelumnya sudah ditetapkan dan dirembukkan.

Siapkan Aplikasi Penunjuk Arah (GPS)
Mengingat destinasi yang Anda sambangi masih tergolong baru dan asing, tidak ada salahnya untuk menyediakan peta atau aplikasi yang dapat menunjukkan arah. Alih-alih tersasar dan hanya menghabiskan waktu saja, lebih baik Anda mempersiapkan segala sesuatunya di awal bukan?

Antisipasi si Kecil Rewel Selama Perjalanan
Sedikit menjengkelkan memang ketika kita yang sudah kelelahan karena perjalanan jauh, mendengar si buah hati merengek karena merasakan hal yang sama. Eits, sabar dulu! Siapkan segala sesuatu yang dapat mengembalikan keceriaan si buah hati secara instan, seperti mainan kesukaannya, atau beragam film favoritnya yang dapat diunduh melalui gadget Anda.

Baca Juga: Naik Pesawat Bawa Stroller, Simak Beberapa Tipsnya!

Siapkan Senjata Pamungkas: Makanan Ringan!
Jangankan anak kecil, kita saja yang sudah dewasa terkadang masih membutuhkan yang namanya makanan ringan. Selain dapat menahan perut yang lapar, makanan ringan seperti cokelat juga dapat merilekskan pikiran lho!

Ajak Si Buah Hati Beristirahat
Lelah selama perjalanan menuju destinasi bisa menghantui siapa saja, termasuk si kecil. Alangkah baiknya jika Anda menyiapkan segala sesuatu yang dapat memancing si buah hati untuk beristirahat, selimut kesayangannya misalkan.

Bayi Perempuan Lahir di Grab, Orang Tua Diganjar Kupon S$8000

Berita kelahiran seorang bayi di pesawat mungkin satu dari seribu dan menjadi berita hangat serta menarik. Apalagi jika bayi tersebut mendapatkan segala fasilitas dan bisa menggunakan maskapai tersebut dengan kompensasi atau hadiah yang diberikan.

Baca juga: Melahirkan di Dalam Pesawat, Antara Jaminan Terbang Gratis dan Isu Kewarganegaraan

Tapi bagaimana jika melahirkan di dalam sebuah taksi online? Apakah itu masih menarik perhatian dan juga mendapat sebuah kompensasi atau hadiah? Ya, belum lama ini, tepatnya pada 21 November 2017 kemarin, di dalam taksi online Grab yang dikemudikan oleh Mohammad Fazli Omar lahir seorang bayi perempuan. KabarPenumpang.com melansir dari laman berita tnp.sg (15/12/2017), bayi perempuan ini anak dari pasangan Ruben Chow dan istri tercintanya Cindy lim.

Kejadiannya bermula ketika sepasang suami istri ini akan berangkat ke Mount Alvernia Hospital, Singapura pukul 02.42 waktu setempat untuk proses persalinan sang istri. Jarak dari tempat tinggal mereka hanya sekitar lima sampai tujuh menit jauhnya berkendara.

Namun, belum ada dua menit perjalanan, Madam Lim mengatakan, bayi mereka akan lahir. Sebenarnya, saat memesan Grab, Chow mengatakan istrinya memiliki siklus kontraksi yang tidak teratur.

“Saat kami berangkat dari rumah kami di Bishan-Ang Mo Kio, kontraksi istri saya semakin intensif. Kami membutuhkan waktu dan usaha untuk masuk ke mobil,” ujar Chow. Bayi pasangan ini bernama Elora Fae dan menjadi bayi kedua di Singapura yang lahir dalam taksi online Grab tersebut. Sebelumnya pada 12 Agustus 2017 lahir seorang bayi laki-laki yang diberi nama Ahmad Luqmaan saat kedua orangtuanya akan berangkat ke National University Hospital.

Baca juga: Awak Kabin Bantu Melahirkan Seorang Ibu di Ketinggian 42.000 Kaki

Atas peristiwa ini, Grab mempertemukan keluarga Elora Fae dan Mohammad Fazli di Midview City. GrabCar Singapore head Andrew Chan memberikan hadiah kepada Chow dan sang istri Madam Lim kupon Grab senilai S$8000 dan sebuah pakaian untuk bayi perempuan tersebut. Tak hanya itu, Mohammad Fazli juga diberi kupon bahan bakar senilai S$800 dan kartu ucapan terimakasih dari Sarah Ann anak pasangan tersebut yang berusia lima tahun.

Garuda Indonesia Maksimalkan OTP Pada Peak Season Pergantian Tahun

Memasuki periode liburan pergantian tahun 2017/2018, maskapai nasional Garuda Indonesia terus memperkuat pencapaian On Time Performance (OTP) dengan rata-rata capaian tingkat ketepatan waktu sebesar 90 persen untuk seluruh station penerbangan baik domestik maupun internasional pada periode 25-29 Desember 2017. Hingga memasuki hari ke-4 pasca hari raya Natal beberapa waktu lalu, Garuda Indonesia juga berhasil mencatatkan rata-rata capaian On Time Performance (OTP) sebesar 92 persen untuk OTP keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Baca juga: Performa Penerbangan Haji, Antara Level OTP dan Ketersediaan Pesawat Sewaan

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono mengungkapkan, “Sejalan dengan peningkatkan trafik penumpang dan pergerakan pesawat, serta kepadatan slot penerbangan, Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif bersama stakeholder penunjang layanan penerbangan lainnya seperti Angkasa Pura, Otoritas Bandara dan AirNav, untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan.”

“Tercatat pada siang ini tingkat ketepatan waktu layanan penerbangan Garuda Indonesia pada keseluruhan station mencapai lebih dari 91 persen dengan capaian OTP pada sektor penerbangan Jakarta sebesar 92 persen. Adapun puncak periode peak season pada libur akhir tahun ini terjadi di tanggal 23 Desember 2017 dengan jumlah penumpang per hari mencapai 84 ribu penumpang,” ungkap Hengki.

Hengki menambahkan, “Kami tentunya menyadari kelancaran kinerja operasional penerbangan Garuda Indonesia tidak terlepas dari sinergi bersama yang dilakukan antar stakeholder layanan penerbangan khususnya hal-hal yang terkait dengan pelayanan kebandaraan, kami optimis dengan koordinasi intensif yang dilaksanakan antar pemangku kepentingan, kelancaran operasional penerbangan dapat ter-maintain dengan baik.”

Sementara itu, Garuda Indonesia juga kembali melakukan penambahan extra seat sebanyak 3 ribu kursi diluar kapasitas tambahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Penambahan kapasitas tersebut dilakukan menyusul meningkatnya demand pasar pada periode liburan akhir tahun ini serta telah terpenuhinya target keterisian penumpang pada kapasitas kursi tambahan pada layanan penerbangan akhir tahun.

Dengan demikian total kapasitas kursi tambahan layanan penerbangan Garuda Indonesia pada periode Natal dan  Tahun Baru adalah sebesar 26 ribu kursi.

“Kami akan terus me-maintain capaian OTP tersebut mengingat periode peak season masih akan terus berlangsung hingga pekan pertama Januari 2018. Kami jugamengantisipasi kegiatan operasional di periode peak season tersebut dengan mempersiapkan prosedur mitigasi dalam menunjang kelancaran operasional serta posko layanan operasional yang beroperasi selama 24 jam.”

Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2018, Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 73.000 Kursi Tambahan

Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyiapkan sedikitnya 76 ribu kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangandomestik dan juga internasional sebagai upaya mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode hari libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, mulai tanggal 20 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Intip Kecanggihan dan Ruang Kabin Boeing 737 MAX 8 Garuda Indonesia

Meski telah menyebutkan tidak akan mendatangkan pesawat baru pada tahun 2018, maskapai Garuda Indonesia di penghujung tahun ini kedatangan pesawat anyar. Tak lain adalah Boeing 737 MAX 8 yang telah dipesan pada tahun 2014 lalu. Berdasarkan informasi dari Boeing.com, maskapai plat merah ini telah memesan 50 unit Boeing 737 MAX 8 pada tahun 2014.

Baca juga: Airbus A320Neo – Tawarkan Kabin Lebih Senyap, Inilah Pesawat Terbaru Citilink

Dari informasi yang dihimpun, Boeing 737 MAX 8 perdana Garuda Indonesia diterbangkan ke Indonesia melalui rute Seattle-Tacoma, Washington-Honolulu, Hawai-Kepulauan Marshall, Majuro-Bandara Frans Kaisiepo, Biak. B737 Max 8 kemudian melanjutkan penerbangan ke Bandara Juanda di Surabaya untuk menjalani sertifikasi PBN.

Nah, seperti apakah kemampuan Boeing 737 MAX? Pesawat narrow body yang sebelumnya telah dioperasikan Lion Air dan Batik Air. Boeing 737 MAX 8 dirancang sebagai pesawat yang efisien bahan bakar dan nyaman bagi penumpang dengan suasana kabin yang lebih senyap. Bahan bakar 737 MAX juga diklaim lebih hemat 20 persen dibanding generasi 737 saat ini (737 NG). Boeing 737 MAX 8 meningkatkan kemampuan varian Boeing 737 Next Generation (NG) dengan daya jelajah terbang 340-570 mil laut lebih jauh, menjadi 3.500 mil laut (6.500 km).

Dari segi aerodinamika, Boeing 737 MAX 8 mengusung desain winglet terbaru, yang dijuluki Scimitar Winglet. Ujung sayap B737 MAX 8 terlihat seperti dibelah menjadi dua, satu menjulur ke atas dan satu ke bawah. Inilah ciri utama varian B737 MAX. Winglet di ujung sayap berguna untuk memecah turbulensi udara yang terjadi di ujung sayap, saat pesawat berjalan dalam kecepatan tinggi. Turbulensi yang dihasilkan itu menghasilkan drag (daya hambat). Karena menghambat laju pesawat, maka mesin membutuhkan tenaga lebih, yang ujung-ujungnya drag ini membuat konsumsi bahan bakar boros. Dengan winglet tambahan di ujung sayap, turbulensi udara di ujung sayap tadi bisa dipecah.

Baca juga: Kebanjiran Pesanan, Boeing 737 MAX Toreh Sejarah Penjualan Pesawat Tercepat di Dunia

Pasokan tenaga Boeing 737 MAX 8 menggunakan mesin jenis terbaru, CFM LEAP 1B. Desain mesin ini diklaim lebih senyap dibanding generasi mesin sebelumnya, yakni CFM56. Operating cost-nya juga diklaim 7 persen lebih hemat dibanding mesin CFM56 yang dipakai varian Boeing 737 NG. Untuk membuat kabin menjadi lebih senyap, polusi suara (noise) yang dihasilkan oleh mesin CFM LEAP-1B juga sudah diturunkan. Caranya, Boeing membuat desain penutup mesin bergerigi di bagian belakangnya.

Hingga akhir 2015 lalu, Boeing mengklaim telah menerima 3.000 pesanan 737 MAX dari berbagai konsumennya di seluruh dunia. Garuda Indonesia memesan B737 Max 8 sebanyak 50 unit dengan harga pada tahun itu senilai 4,9 miliar dolar AS.

Tingkatkan Keselamatan, Jepang Luncurkan Pemindai QR Code di Peron Kereta Bawah Tanah

Sebagai salah satu kiblat perkeretaapian dunia, tidak heran nampaknya jika Jepang menelurkan sebuah inovasi baru yang dapat menunjang keseluruhan aspek pengoperasian si ular besi ini. Seperti yang baru-baru ini menjadi viral adalah pemasangan QR Code yang akan menunjang pengoperasian dari pintu penghalang di platform (peron) stasiun kereta bawah tanah. Tak ayal, sebagian netizen menganggap pemasangan inovasi ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya laporan tentang penumpang yang jatuh ke rel di dalam peron.

Baca Juga: Beragam Alasan Mengapa Orang Jepang Fanatik Pada Sosok Kereta

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman qrcodepress.com (27/12/2017), ada banyak keuntungan dari pemasangan QR Code yang bersinergi dengan safety barriers ini, diantaranya adalah adalah kenyataan bahwa safety barriers dapat digunakan terlepas dari penempatan pintu di kereta. Semua pemangku kepentingan di Negeri Sakura berharap, pemasangan QR Code yang bersinergi dengan safety barriers ini dapat sepenuhnya rampung di seluruh platform kereta bawah tanah sebelum pagelaran Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpiade di mulai.

Baru-baru ini, pemerintah Jepang menguji coba inovasi yang berkaitan dengan keselamatan penumpang ini di sepanjang jalur kereta bawah tanah di Toei. Sebuah QR Code berukuran 15cm X 15cm yang ditempel di jendela kereta akan di-scan oleh kamera yang terpasang di safety barriers. Sementara tidak ada QR Code yang di-scan oleh kamera, maka safety barriers tetap berada dalam kondisi tertutup. Ketika kereta tiba, maka kamera dengan otomatis akan memindai QR Code tersebut dan membuka safety barriers, sehingga penumpang bisa masuk ke dalam rangkaian.

Baca Juga: Samsung Pasok Teknologi 5G di Kereta Cepat Jepang

“Kamera akan memindai kode dan membuka semua safety barriers secara bersamaan,” ungkap salah seorang pejabat Biro Transportasi metropolitan Tokyo. Dalam merealisasikan inovasi ini, pemerintah Jepang tidak berdiri sendiri. Mereka bekerja sama dengan Denso Wave Inc., sebuah perusahaan yang menaungi bisnis Automatic Data Captures, Industrial Robots and Controllers.

Kerja sama ini memang bisa dibilang tidak terlalu mudah untuk dijalani, mengingat pemasangan QR Code yang bersinergi dengan safety barriers di kereta api merupakan yang pertama di dunia. Mungkin sistem seperti ini patut dicontoh oleh perkeretaapian Indonesia, karena setidaknya pemasangan QR Code dan safety barriers akan membuat penumpang lebih tertib dan dapat menghindari kejadian penumpang yang jatuh ke rel di dalam peron.

Setelah Hadir di 200 Stasiun, Google Station Perluas Jaringan di Seluruh India

Sampai saat ini sebanyak 200 stasiun kereta api di India memiliki area publik free WiFi dari Google dan direncanakan untuk diperluas ke berbagai kota di seluruh India. Vice President of Product Management Next Billion User (NBU) di Google, Caesar Sengupta mengegaskan keberhasilan program WiFi publik yang mulai di uji coba pada Januari tahun 2016 lalu.

Baca juga: “Jemput Bola,” Google Edukasi Warga Sheffield Dengan Bus Pintar

KabarPenumpang.com melansir dari laman gadgets.ndtv.com (5/12/2017), Sengupta mengungkapkan bahwa ada lebih dari 7,5 juta pengguna yang memanfaatkan akses internet berkecepatan tinggi ini melalui Google Station di India. Program ini sebenarnya sudah ada di 227 stasiun di India dan akan menambah 22 stasiun lagi bulan Desember ini.

Saat ini raksasa pencarian tersebut akan menambah hingga 400 stasiun untuk tahun depan yang perencanaanya sudah dimulai sejak tahun 2016. “Google Station membantu menghubungkan lebih banyak orang dengan internet yang terjangkau dan dapat diandalkan lewat hotspot. Tempat sehari-hari di mana Anda pergi untuk mendapatkan internet berkualitas tinggi untuk men-download video dan aplikasi, apa pun yang Anda pilih untuk dilakukan. Bahkan dengan kemajuan luar biasa dalam memperluas mobile Internet di India, kami masih menemukan bahwa WiFi publik tetap merupakan langkah penting dalam mendapatkan internet terjangkau berkualitas tinggi bagi semua orang,” kata Sengupta.

Dia menambahkan, saat ini Google Station juga berkembang di luar stasiun kereta api dan ada di kota-kota serta negara-negara lain salah satunya Indonesia. Google diketahui meluncurkan 53 Google Station pada bulan September lalu yang awalnya direncanakan untuk meningkatkan jaringan WiFi publik menjadi 100 stasiun pada 2016.

Selain stasiun kereta api, Google saat ini berencana untuk mengaktifkan WiFi publik berkecepatan tinggi melalui Google Stationnya yang tersebar di India. Diketahui, raksasa pencarian ini ingin membuat akses internet di berbagai kota cerdas India dan juga sedang menyiapkan perluasan jaringannya ke institusi pendidikan dan universitas di masa depan.

Google saat ini bekerja sama dengan perusahaan RailTel Corporation untuk menyediakan akses Internet cepat di perangkat seluler melalui Google Station. Namun, dengan perluasan program tersebut, tim pimpinan Sundar Pichai juga berencana untuk mengikat ISP baru.

Baca juga: Setelah India, Google Station Siap Tebar Free WiFi Gratis di Indonesia

Pada bulan Agustus, Google Station memasuki Indonesia untuk membantu memperbaiki akses internet di stasiun kereta api lokal. Google bermitra dengan CBN dan Fiberstar untuk menghadirkan WiFi publik berkecepatan tinggi bagi pengguna Indonesia.

Takut Tersasar di Bandara Asing? Pakai Fitur Terbaru dari Apple Maps!

Tidak ada yang bisa memungkiri bahwasanya kita membutuhkan waktu untuk beradaptasi jika berada di tengah lingkungan baru, tidak terkecuali dengan bandara yang notabene baru kali pertama kita sambangi. Tentu saja kita akan rajin melihat papan penunjuk lokasi atau bahkan bertanya kepada petugas di sana agar tidak tersasar. Nah, melihat adanya celah bisnis yang terbuka lebar, Apple menelurkan sebuah fitur baru yang dapat memudahkan Anda untuk berkeliling di sebuah bandara tanpa mesti takut tersasar.

Baca Juga: Manjakan Penumpang Asal Cina, Sydney Airport Gaet Baidu Hadirkan Peta Bandara

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman usatoday.com (21/12/2017), fitur terbaru dari Apple Maps ini menampilkan pemetaan indoor dari sebuah bandara, lengkap dengan denah persebaran tenant. Tidak hanya itu saja, fitur terbaru ini juga dapat menampilkan jam operasional dari masing-masing tenant, sehingga Anda tidak perlu lagi kelimpungan mencari makanan di sebuah bandara yang masih asing.

Tidak melulu soal kelengkapan bandara, Apple Maps juga tentu saja dapat menunjukkan Anda pos keamanan bandara, counter check in, hingga pos baggage claim. Jika bandara yang Anda datangi memiliki dua lantai, maka Apple Maps dapat langsung menyesuaikan di lantai mana Anda berada. Menganut prinsip yang hampir sama dengan Google Maps atau aplikasi penunjuk arah lainnya, Apple Maps juga menggunakan prinsip real-time, jadi kapan pun Anda melangkah, maka kursor penanda yang berada di aplikasi tersebut juga akan mengikuti kemana arah langkah Anda.

Di sini, Apple berusaha menandingi rival utamanya dalam hal pemetaan, yaitu Google Maps. Maka dari itu, tidak heran jikalau banyak orang yang tercengang ketika melihat perubahan signifikan yang dilakukan oleh perusahaan milik mendiang Steve Jobs ini. “Keren memang melihat perubahan yang dilakukan oleh Google Maps selama ini. Tapi yang tidak kalah menakjubkan adalah perubahan ‘kecil’ yang dilakukan oleh Apple Maps,” ungkap seorang kartografer bernama Justin O’Beirne, yang disinyalir turut mengambil bagian dalam improvisasi yang dilakukan oleh Apple.

Baca Juga: Ini Lho! Tampilan Baru Google Maps

Anda tidak akan dipungut biaya untuk mengunduh aplikasi Apple Maps ini, namun pastikan smartphone yang Anda gunakan sudah memiliki versi terbaru dari sistem operasi mobile iOS, iOS11, dan  iPhone, iPad, atau iPod Touch. Hingga saat ini, update terbaru dari Apple Maps baru menyediakan pemetaan indoor dari 35 bandara di seluruh dunia termasuk LA, NY, Chicago, Denver dan Seattle. Namun sayangnya, Apple masih mengembangkan fitur andalannya ini di beberapa kota besar lainnya, seperti San Francisco, Boston, Washington, dan Dallas.

Melenceng dari Target, Soal Pembebasan Lahan Fatmawati Jadi Alasan PT MRT Jakarta

Walaupun PT MRT Jakarta (PT MRTJ) telah mengumumkan waktu peluncuran layanan Metro pertama di Indonesia ini, tapi warga Ibukota masih penasaran dengan progress yang sudah mereka capai hingga saat ini. Tidak hanya warga Jakarta, pekerjaan konstruksi Mass Rapid Transit seolah mencuri perhatian seluruh warga Indonesia. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap apa yang telah mereka lakukan selama ini, PT MRTJ membeberkan progress pengerjaan konstruksi MRT Jakarta Fase 1 Lebak Bulus – Bunderan HI dalam sebuah forum jurnalis yang diadakan pada Rabu (20/12/2017) kemarin.

Baca Juga: Kursi Penumpang MRT Jakarta Berbahan Plastik, Upps Jangan Kecewa Dulu!

“Progress Konstruksi untuk Depo dan Stasiun Lebak Bulus per tanggal 15 Desember adalah 82,59 persen, sedangkan untuk Stasiun Senayan sudah mencapai 94,59 persen. Total progressnya sudah 88,56 persen,” ungkap William P Sabandar selaku Direktur Utama PT MRTJ pada acara itu. “Overall, target kami pada 31 Desember adalah 90,14 persen, dengan rincian 85,20 persen untuk Depo dan Stasiun Lebak Bulus dan 95,13 persen untuk Stasiun Senayan,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan KabarPenumpang.com, Corporate Secretary PT MRTJ Tubagus Hikmatullah menargetkan seluruh pengerjaan sipil Fase 1 ini rampung 100 persen pada pertengahan tahun 2018 mendatang. “Direncanakan pada Juli 2018,” sambung Hikmat. Pekerjaan sipil tersebut meliputi pembangunan jalur layang, bawah tanah, Depo Lebak Bulus, dan 13 stasiun MRT lainnya yang berada di sepanjang jalur Lebak Bulus – Bunderan HI. Namun seperti yang sudah dijabarkan di atas, masih terdapat selisih antara pencapaian yang sudah diraih hingga saat ini dan proyeksi yang PT MRTJ targetkan. Dimana letak masalahnya?

“Proses pembebasan lahan di daerah Fatmawati kemarin sempat menghambat proses pembangunan,” tutur Hikmat seraya menjawab pertanyaan apa yang membuat progress PT MRTJ mengalami keterlambatan. “Namun masalah itu kini sudah selesai, yang lain tidak ada masalah,” tukasnya. Meski ada keterlambatan, Hikmat menilai pembangunan tersebut masih bisa diakselerasi, sehingga selisihnya pun tidak terlalu besar dari target awal. Selain soal pembebasan lahan di daerah Fatmawati beberapa waktu yang lalu, cuaca menjadi salah satu faktor penghambat pengerjaan MRT.

Baca Juga: PT MRT Jakarta Gaet Tower Bersama Group Untuk Gelar Coverage Seluler dan WiFi

“Musim penghujan kerap kali menyebabkan stasiun MRT Dukuh Atas tergenang, tapi sejauh ini asih bisa diatasi,” tutur Hikmat santai. Menurut agenda, warga Ibukota sudah bisa menjajal layanan kereta Metro pertama di Indonesia ini pada Maret 2019 mendatang, dengan perkiraan daya angkut hingga 200 ribu penumpang setiap harinya. Perkembangan terakhir, beberapa utusan PT MRTJ telah menyelesaikan kunjungan ke Jepang pada pertengahan Desember kemarin untuk menguji coba armada yang nantinya akan menjadi primadona di dunia transportasi ini.