Mau Ke Turki? Jangan Lupa Lintasi Tiga Jembatan Gantung yang Hubungkan Asia dan Eropa

Lantaran begitu banyak yang menarik dari Turki, maka Turki dinobatkan sebagai salah satu negara favorit pelancong global. Di antara yang menarik dari Turki adalah adanya jembatan gantung. Bukan sembarang jembatan gantung, yang dimaksud adalah jembatan gantung yang menjadi penghubung transportasi antara benua Asia dan Eropa.

Baca juga: Jembatan Brooklyn, Inilah Jembatan Gantung Tertua di Amerika Serikat

Dan bukan hanya satu, di Turki ada tiga jembatan yang mengaitkan antara daratan Asia-Eropa. Sisi dararan Eropa dan Asia dipisahkan oleh Selat Bosporus, dan ada tiga jembatan yang melintasi Selat Bosphorus, di antaranya:

1. Jembatan Bosphorus (Bosphorus Bridge)
Jembatan pertama yang dibuka pada tahun 1973, juga dikenal sebagai 15 July Martyrs Bridge. Jembatan ini punya nama lokal Boğaziçi Köprüsü (Jembatan Bosphorus) dan punya panjang 1.560 meter dengan panjang bentang utama 1.074 meter.

Jembatan Bosphorus punya lebar 33,40 meter, tinggi menara 165 meter dan tinggi di atas permukaan air 64 meter Jumlah Jalur Lalu Lintas: 8 jalur (6 jalur untuk kendaraan bermotor, 2 jalur darurat). Saat dibuka, ini adalah jembatan gantung terpanjang keempat di dunia. Jembatan ini juga dikenal sebagai “15 July Martyrs Bridge” untuk memperingati mereka yang tewas selama kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016.

Jembatan Bosphorus merupakan tol berbayar untuk kendaraan yang melintasi dari arah Eropa menuju Asia. Arah sebaliknya (Asia ke Eropa) tidak dikenakan biaya. Sistem pembayaran otomatis (OGS/HGS) digunakan untuk pembayaran tol.

Pada awalnya, pejalan kaki diizinkan untuk melintasi jembatan ini ketika pertama kali dibuka. Namun, saat ini, pejalan kaki tidak lagi diizinkan melintasi jembatan ini karena alasan keamanan dan lalu lintas.

2. Jembatan Fatih Sultan Mehmet (Fatih Sultan Mehmet Bridge)
Jembatan kedua yang dibuka pada tahun 1988. Jembatan ini punya nama lokal Fatih Sultan Mehmet Köprüsü yang punya panjang total 1.510 meter dan lebar 39,4 meter. Jumlah Jalur Lalu Lintas: 8 jalur (6 jalur untuk kendaraan bermotor, 2 jalur darurat)

Jembatan gantung ini dibangun untuk mengurangi beban lalu lintas dari Jembatan Bosphorus dan dinamai sesuai dengan Sultan Mehmed II, yang menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Jembatan ini juga bagian dari tol berbayar untuk kendaraan yang melintasi dari arah Eropa menuju Asia. Arah sebaliknya (Asia ke Eropa) tidak dikenakan biaya.

Pejalan kaki tidak diizinkan untuk melintasi jembatan ini. Jembatan ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan bermotor.

3. Jembatan Yavuz Sultan Selim (Yavuz Sultan Selim Bridge)
Ini adalah jembatan ketiga yang dibuka pada tahun 2016, yang lebih jauh di sebelah utara dibandingkan dua jembatan sebelumnya. Jembatan ini punya nama lokal Yavuz Sultan Selim Köprüsü dan punya panjang total 2.164 meter dan lebar 58,4 meter. Jumlah Jalur Lalu Lintas: 10 jalur (8 jalur untuk kendaraan bermotor, 2 jalur untuk kereta api)

Jenisnya merupakan jembatan gantung dan jembatan kabel (cable-stayed). Jembatan ini adalah salah satu yang terlebar di dunia dan merupakan satu-satunya jembatan di dunia yang menggabungkan lalu lintas jalan dan rel dalam satu struktur.

Jembatan Yavuz Sultan Selim juga bagian dari sistem tol berbayar berbayar untuk kendaraan yang melintasi dari kedua arah (baik dari Eropa ke Asia maupun sebaliknya). Jembatan ini juga tidak mengizinkan pejalan kaki untuk melintas. Jembatan ini dirancang untuk kendaraan bermotor dan kereta api.

Sistem tol pada jembatan-jembatan ini dikelola menggunakan teknologi canggih, seperti OGS (Otomatik Geçiş Sistemi) dan HGS (Hızlı Geçiş Sistemi), yang memungkinkan kendaraan untuk melewati gerbang tol tanpa harus berhenti, sehingga memperlancar arus lalu lintas.

Inilah Profil Jembatan Francis Scott Key di Baltimore yang Runtuh Ditabrak Kapal Kontainer

Buntut Kebakaran yang Hanguskan 40 Kendaraan, Korea Selatan Pertimbangkan Larangan Mobil Listrik Parkir di Basement

Mercedes-Benz Korea merilis nama-nama pemasok baterai kendaraan listriknya pada hari Selasa.13 Agustus 2024, hal tersebut dilakukan dalam menanggapi kemarahan publik setelah salah satu mobilnya terbakar di tempat parkir awal bulan ini.

Baca juga: CEO BMW: “Harga Mobil Listrik Tidak Akan Pernah Murah”

Kebakaran pada tanggal 1 Agustus 2024, telah merusak ratusan kendaraan dan menimbulkan kepanikan nasional, dengan tempat parkir mobil di seluruh Korea Selatan memberlakukan gelombang pembatasan ad-hoc di tengah meningkatnya seruan untuk transparansi pada rantai pasokan baterai.

Korea Selatan merupakan produsen utama baterai dan kendaraan listrik, termasuk produsen mobil lokal Hyundai dan Kia, dengan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) mencapai 9,3 persen dari mobil baru yang dibeli tahun lalu, lebih tinggi daripada di AS.

“Meskipun analisis masih berlangsung, rekaman CCTV menunjukkan bahwa kebakaran ini menunjukkan semua tanda-tanda yang disebabkan oleh baterai,” kata juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Incheon kepada AFP.

Menurut para ahli, kebakaran baterai lebih sulit dipadamkan daripada kebakaran konvensional karena efek thermal runaway – reaksi berantai di dalam sel baterai.

Model Mercedes-Benz EQE 350 yang meledak dan terbakar itu memiliki baterai dari produsen China Farasis Energy, Mercedes Korea mengungkapkan di situs webnya pada hari Selasa.

Media lokal telah menunjukkan gambar dramatis mobil yang terbakar, menyebabkan kobaran api yang menghancurkan 40 kendaraan di tempat parkir, dengan pemadam kebakaran mengatakan sekitar 23 warga dirawat di rumah sakit karena menghirup asap.

Petugas pemadam kebakaran sedang menyelidiki penonaktifan sistem penyiram tempat parkir mobil pada menit-menit awal kebakaran, dengan media lokal berspekulasi seorang pekerja pemeliharaan mungkin mengira sistem itu diaktifkan karena kesalahan.

Insiden tersebut telah meningkatkan kekhawatiran tentang keselamatan kendaraan listrik, yang mendorong beberapa kompleks apartemen untuk melarang EV dari parkir bawah tanah dan menutup stasiun pengisian daya.

Pemasok baterai Mercedes lainnya termasuk perusahaan Korea Selatan LG Energy Solution dan SK On dan CATL China.

Kebakaran tersebut telah memicu permintaan publik untuk pengungkapan wajib pemasok baterai oleh produsen EV, sebuah tindakan yang dilaporkan sedang dipertimbangkan pemerintah, menurut media lokal.

“Pemerintah harus memaksa produsen mobil domestik dan asing untuk mengungkapkan informasi tentang pasokan baterai sehingga lebih dari 500.000 pemilik kendaraan listrik dapat memahami tingkat risiko kebakaran,” kata surat kabar Chosun Ilbo dalam tajuk rencana. Salah satu usulan yang dipertimbangkan adalah melarang kendaraan listrik berada di area parkir bawah tanah (basement) jika dayanya melebihi 90 persen, dengan alasan meningkatnya risiko kebakaran.

Dalam Waktu Enam Menit, Baterai Mobil Listrik Terisi 90 Persen

[Video] Pulang dari Olimpiade Paris 2024, Pesawat Atlet Taiwan Dikawal Jet Tempur F-16 Viper

Meraih dua emas dan dua perunggu, Taiwan berhasil menempati peringkat ke-35 dalam Olimpiade Paris 2024. Sebagai wujud kebanggaan dan terima kasih atas prestasi gemilang. Pesawat yang membawa atlet dan rombongan secara khusus mendapat kawalan dari jet tempur F-16 Fighting Falcon, layaknya pengawalan pada pesawat kepresidenan.

Baca juga: Profil China Airlines, Maskapai Nasional Taiwan yang ‘Alergi’ Pakai Nama ‘China’

Angkatan Udara Taiwan – Republic of China Air Force (ROCAF) mengirimkan tiga jet tempur F-16 untuk mengawal kelompok terakhir atlet Taiwan yang pulang dari Olimpiade Paris.

Mengikuti instruksi dari Presiden Lai Ching-te, Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengatur agar jet tempur F-16 mengawal penerbangan charter EVA Air milik para atlet pada 12 Agustus 2024.

“Para atlet tim Olimpiade Taiwan tampil gemilang di Olimpiade Paris,” kata kementerian tersebut. “Angkatan Udara [Taiwan] mengirimkan tiga jet tempur F-16 Viper untuk mengawal mereka di udara dan melepaskan suar (flare) untuk berterima kasih kepada para atlet karena telah membawa kejayaan bagi negara.”

F-16 lepas landas untuk menyambut pesawat Boeing 777-300ER (Extended Range) di udara sebelum mendarat di Bandara Internasional Taoyuan (TPE). Jet-jet tersebut melepaskan suar saat mengawal penerbangan tersebut.

Jokowi Beri Kode Bangun ART di Surabaya-Bandung: Problemnya Jalan Kurang Lebar

Jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo menjajal trem otonom atau Autonomous Rail Transit (ART) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (13/8). Usai mencoba trem otonom atau disebut juga kereta tanpa rel itu, Jokowi memberi sinyal bakal membangun moda transportasi serupa di berbagai kota besar karena dibutuhkan.

Baca juga: Dipantau Langsung CRRC Cina, ART Kereta Tanpa Rel di IKN Diuji Coba

“Tadi sudah saya gunakan. Kalau kita pakai trem otonom memang jalan harus lebar, dan jalan di IKN memang sudah didesain lebar, mencukupi untuk itu. Kota-kota lain di Indonesia saya kira semuanya membutuhkan transportasi massal yang berbasis energi hijau. Seperti contohnya Surabaya, Makassar, Medan, Bandung, saya kira sudah memerlukan transportasi massal seperti ini,” ujarnya.

Salah satu kelebihan dari penggunaan trem otonom, lanjut Jokowi, adalah biaya yang relatif murah. Sebab, pengoperasian trem otonom tidak berbasis rel dan cukup menggunakan jalan yang sudah ada, sehingga tidak membutuhkan pembangunan infrastuktur.

“Trem otonom kira-kira harganya Rp70-an miliar satu unit rangkaian. Kalau kita mau membangun MRT itu per kilometernya Rp2,3 triliun, kalau kita mau membangun LRT itu kurang lebih Rp700 miliar per kilometer. Bedanya di situ. Problemnya sekarang ini memang hampir di semua kota jalannya kurang lebar. Sehingga tidak semua kota bisa memakai ART,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, menyampaikan saat ini di IKN terdapat satu rangkaian trem otonom yang akan berfungsi sebagai kendaraan pengumpan (feeder) bagi peserta upacara Hari Kemerdekaan RI. Trem tersebut akan beroperasi dengan kecepatan jelajah 40 km per jam di Jalan Sumbu Kebangsaan Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Timur.

“Waktu tempuh untuk satu putaran adalah 5 menit, dengan waktu tunggu di tiap halte 30 detik. Terdapat 4 halte yang akan menjadi pemberhentian trem otonom, yakni Halte Kemenko 1, Kemenko 2, Kemenko 3, serta Kemenko 4,” jelasnya.

Menhub menyebut, trem otonom akan beroperasi menggunakan tenaga listrik yang bersumber dari baterai. Hal tersebut diharapkan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi, juga sejalan dengan konsep dan prinsip IKN sebagai kawasan kota cerdas, hijau, serta berkelanjutan.

“Trem otonom akan melakukan pengisian daya (charging) setelah mobilisasi tamu pagi dan sebelum mobilisasi tamu sore. Posisi trem otonom saat pengisian daya kami pastikan tidak akan mengganggu pergerakan dan lingkungan sekitar karena tidak menimbulkan suara maupun kebisingan dari sarana tersebut,” sebut Menhub.

Trem otonom akan melalui Fase Pengujian atau Fase Operasi Trem Otonom (POC) selama 60 hari sejak 10 Agustus hingga 9 Oktober 2024. Pengujian dimaksudkan untuk lebih mengetahui kelayakan operasi trem otonom.

Baca juga: Ada Andil Jokowi, Penumpang LRT Jabodebek Meningkat Ribuan Orang

Setelah POC, akan dilakukan evaluasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) besama Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN). Kemudian pada 10 Oktober hingga 31 Desember 2024, trem otonom akan dipamerkan (showcase) untuk umum. Selama masa showcase, masyarakat dapat menikmati trem otonom secara gratis.

“Kami optimis trem otonom dapat beroperasi dengan baik di IKN dan menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menerapkan transportasi massal modern yang cerdas dan ramah lingkungan,” tutup Menhub.

Ada Andil Jokowi, Penumpang LRT Jabodebek Meningkat Ribuan Orang

PT KAI Divisi LRT Jabodebek mencatat peningkatan volume pengguna yang signifikan setelah dilakukan penambahan 14 perjalanan LRT Jabodebek mulai 5 Agustus 2024. Penambahan perjalanan ini tak lepas dari langkah Jokowi memanggil Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo akhir bulan lalu ke Istana Kepresidenan.

Baca juga: LRT Jabodebek Tambah 14 Perjalanan Mulai 5 Agustus, Headway Jadi 5 Menit

Diketahui, usai dipanggil Jokowi, Tiko berjanji bakal menambah jadwal perjalanan LRT Jabodebek. Penambahan perjalanan pun mulai dilakukan pada 5 Agustus 2024.

Penambahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari uji coba untuk meningkatkan layanan pada jam sibuk (peak hours) pada hari kerja.

Selama periode 5-11 Agustus 2024, jumlah pengguna LRT Jabodebek mencapai 452.774 pengguna, mengalami peningkatan sebanyak 7.735 pengguna dibandingkan dengan periode sebelumnya, yaitu 29 Juli – 4 Agustus 2024, yang mencatatkan 445.039 pengguna.

Peningkatan ini sejalan dengan upaya LRT Jabodebek untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat, terutama pada saat jam sibuk. Dengan penambahan perjalanan, jarak antar kereta (headway) pada lintas Jatimulya – Dukuh Atas dan Harjamukti – Dukuh Atas kini menjadi lebih singkat, yaitu 10 menit, serta 5 menit pada lintas Cawang – Dukuh Atas. Sebelumnya, headway pada ketiga lintas tersebut mencapai 5,5 hingga 11 menit.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa peningkatan jumlah pengguna ini merupakan tren positif yang menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.

Baca juga: Juli 2024, LRT Jabodebek Tembus 2 Juta Pengguna, Catatkan Rekor Baru

“Kami berharap dengan adanya penambahan perjalanan ini, kami dapat melayani lebih banyak masyarakat yang membutuhkan moda transportasi yang cepat, aman, dan nyaman,” ujarnya.

KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan seluruh pengguna. KAI juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan memanfaatkan layanan transportasi umum yang tersedia, sebagai bagian dari upaya bersama untuk mengurangi kemacetan dan polusi di wilayah Jabodebek.

Mantul! Refund Tiket Whoosh Sekarang Bisa Cair di Hari yang Sama

PT KCIC terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang dengan menghadirkan kemudahan melalui pengembalian dana atau refund pembatalan tiket di hari yang sama dengan waktu pembatalan dilakukan.

Baca juga: KCIC Hadirkan Promo Diskon Tiket Whoosh 17 Persen di HUT RI Ke-79

Sebelumnya untuk proses pembatalan tiket dana pengembalian akan dikirim paling cepat dengan proses 30 hari kerja.

Inovasi ini ditujukan untuk memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi penumpang dengan mobilitas tinggi dalam menyesuaikan perjalanan mereka dengan situasi yang mungkin berubah, mengingat saat ini sudah cukup banyak penumpang yang secara rutin menggunakan Whoosh.

Adapun Pembatalan tiket dapat dilakukan maksimal dua jam sebelum keberangkatan secara online di aplikasi Whoosh atau web kcic.co.id dan offline di loket stasiun.

Khusus pembatalan secara online, hanya dapat dilakukan untuk pembelian melalui aplikasi Whoosh atau web kcic.co.id. Dana akan dikembalikan sebesar 75 persen dari harga tiket.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, melalui inovasi ini kami ingin memberikan kemudahan dan kenyamanan yang lebih besar bagi penumpang Whoosh dalam mengatur jadwal perjalanan mereka

“Kami memahami bahwa fleksibilitas dalam perjalanan sangat penting bagi penumpang dengan mobilitas tinggi. Layanan Whoosh yang sudah seperti layanan komuter membutuhkan kemudahan dan kecepatan pelayanan yang akan terus kami hadirkan,” ujar Eva.

Melalui inovasi pembatalan online dan pengembalian di hari yang sama, penumpang akan lebih dimudahkan karena lebih fleksibel dalam mengatur perjalanan mereka sesuai kebutuhan. Fitur ini juga akan membuat penumpang merasa lebih tenang dalam merencanakan perjalanan dengan adanya opsi pengembalian tiket yang mudah diakses.

Tidak hanya pembatalan tiket, KCIC turut menghadirkan proses yang mudah dan cepat, untuk perubahan jadwal secara online maksimal 2 jam sebelum keberangkatan. Sama halnya dengan pembatalan online, fitur perubahan jadwal secara online ini hanya dapat dilakukan untuk pembelian melalui aplikasi Whoosh atau web kcic.co.id.

Baca juga: Begini Cara Refund atau Pembatalan Tiket Kereta Cepat Whoosh, Paling Lambat H-2 Jam Keberangkatan

Eva mengatakan, Fitur pengembalian tiket secara real time dan layanan online ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan komitmen tersebut. KCIC berharap fitur ini dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan memuaskan bagi seluruh penumpang Whoosh.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai fasilitas, dan promo Whoosh, silakan menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

Setelah Scoot Airlines, Giliran Virgin Australia Order Delapan Unit Embraer E190-E2

Setelah sukses dengan meraih order dari maskapai berbiaya murah asal Singapura, Scoot Airlines, masih di kawasan Indo Pasifik, Virgin Australia dikabarkan ikut memesan pesawat regional narrow body dari Brasil, Embraer E190-E2.

Baca juga: Mulai 28 September 2024, Scoot Buka Penerbangan Singapura-Kertajati dengan Embraer E190-E2

Persisnya Virgin Australia telah memesan delapan unit E190-E2 kepada Embraer, sebagai bagian dari rencana pembaruan armadanya. Pesanan tersebut akan menggantikan armada Fokker yang telah lama beroperasi. Pesanan E 190-E2 akan tercermin dalam daftar pesanan Embraer pada Q3 dan pengiriman dijadwalkan akan dimulai pada paruh kedua tahun 2025.

Armada E190-E2 Virgin Australia akan ditempatkan di Perth dan dioperasikan oleh Virgin Australia Regional Airlines (VARA). Pesawat ini memiliki jarak terbang sekitar enam jam dan ditenagai oleh mesin PW1900G dari Pratt & Whitney.

“Ketika E190-E2 baru mulai beroperasi mulai Oktober 2025, pesawat ini akan menjadi pesawat baru pertama di pasar carter Australia Barat abad ini,” kata Jayne Hrdlicka, CEO Virgin Australia Group. “E190-E2 adalah pesawat paling hemat bahan bakar di segmennya dan akan mengurangi emisi sekitar 30 persen dibandingkan dengan Fokker F100 yang lama. Pesawat ini juga diklaim memiliki profil kebisingan yang jauh lebih rendah dan kenyamanan penumpang yang lebih baik.

“Ketika E190-E2 bergabung dengan armada mulai akhir tahun depan, pesawat ini akan sebagian besar mengoperasikan penerbangan carter untuk VARA, memperkuat posisinya sebagai operator terkemuka di pasar carter Australia Barat.”

Berlandaskan keunggulan operasional E-Jets generasi pertama selama 20 tahun, aerodinamika E190-E2 yang ditingkatkan, desain sayap yang baru, dan teknologi baru menghasilkan peningkatan signifikan dalam emisi karbon dan pembakaran bahan bakar. Pesawat ini telah disertifikasi untuk terbang dengan campuran hingga 50% SAF dan telah menunjukkan melalui uji terbang kemampuan operasional mesin dengan 100% SAF.

Embraer berkomitmen untuk mengembangkan produk, solusi, dan teknologi guna berkontribusi pada tujuan industri penerbangan untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050. Embraer bertujuan untuk menjadi netral karbon pada tahun 2040 dan mencapai pertumbuhan netral karbon mulai tahun 2022. Perusahaan berencana untuk menerapkan penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) sebesar 25% dalam operasinya pada tahun 2040 dan 100% sumber energi terbarukan pada tahun 2030.

Virgin Australia Luncurkan Konsep Kabin Baru, Ini Sederet Keunggulannya

Ada Tindak Kejahatan di Stasiun, LRT Jabodebek: Waspada Hoax

Beredar kabar adanya kejadian tindak kejahatan di Stasiun LRT Jabodebek Harjamukti. Menaggapi hal itu, PT KAI Divisi LRT Jabodebek menyebut bahwa informasi tersebut tidak benar adanya dan merupakan hoaks.

Baca juga: LRT Jabodebek Tambah 14 Perjalanan Mulai 5 Agustus, Headway Jadi 5 Menit

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung dengan petugas stasiun dan dapat dipastikan bahwa tidak ada kejadian seperti yang diberitakan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi kebenarannya, karena dapat menimbulkan keresahan yang tidak diperlukan di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mahendro juga mengingatkan para pengguna LRT Jabodebek bahwa jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau jika memerlukan bantuan, pengguna dapat segera menghubungi petugas yang ada di stasiun.

“Petugas keamanan LRT Jabodebek senantiasa siap siaga untuk melayani dan memastikan keamanan serta kenyamanan seluruh pengguna,” tambahnya.

Baca juga: Juli 2024, LRT Jabodebek Tembus 2 Juta Pengguna, Catatkan Rekor Baru

Dalam beberapa waktu terakhir, LRT Jabodebek juga melihat adanya peningkatan yang signifikan dalam jumlah masyarakat yang menggunakan transportasi umum, termasuk LRT Jabodebek. Hal ini terlihat dari terus meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Harjamukti, dengan rata-rata peningkatan jumlah pengguna mencapai 10 persen setiap bulannya sepanjang tahun 2024. Peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih bijaksana dalam menyikapi informasi yang beredar dan selalu memeriksa sumber informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar,” tutup Mahendro.

Q2 2024 – Garuda Indonesia Group Catat Pertumbuhan Penumpang Hingga 34,99 Persen

Garuda Indonesia Group membukukan konsistensi pertumbuhan penumpang yang terefleksikan pada capaian Kuartal II 2024, di mana Perusahaan secara grup berhasil membukukan jumlah penumpang sebesar 6,11 juta penumpang atau tumbuh sebesar 34,99 persen dibandingkan pada periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni sebesar 4,52 juta penumpang.

Baca juga: Sejarah Pesawat Airbus A300, Dari Proses Penamaan Hingga Sumbangsih Dirut Garuda Indonesia

Dengan demikian, hingga akhir Semester I 2024, Garuda Indonesia berhasil mengangkut 11,53 juta penumpang. Pertumbuhan jumlah penumpang tersebut turut terefleksikan pada pertumbuhan frekuensi penerbangan Garuda Indonesia Group sebesar 18,90 persen hingga akhir Semester I 2024 lalu jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, Garuda Indonesia secara konsolidasi pada periode Kuartal II 2024 turut berhasil membukukan pertumbuhan jumlah angkutan kargo sebesar 37,80 persen atau menjadi 53.326 ton kargo secara year-on-year (YoY). Peningkatan tersebut salah satunya ditunjang oleh pertumbuhan komoditas general cargo, utamanya trafik kargo internasional Garuda Indonesia, yang tumbuh hingga 54,01 persen.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, “Pencapaian pada periode Kuartal II 2024 ini merepresentasikan penguatan kinerja Garuda Indonesia di tengah momentum akselerasi fase pemulihan kinerja Perusahaan, yang saat ini ditunjang berbagai inisiatif aksi korporasi baik dari layanan penerbangan penumpang maupun angkutan kargo di Garuda Indonesia dan Citilink.”

“Perolehan angka pada jumlah angkutan penumpang tersebut dikontribusikan oleh Garuda Indonesia (mainbrand) sebanyak 2,85 juta penumpang, yang mencerminkan peningkatan hingga 56,70 persen dari 1,82 juta penumpang pada Kuartal II 2023. Sementara itu, jumlah angkutan Citilink juga tercatat tumbuh 20,44 persen (YoY) menjadi 3,26 juta penumpang. Adapun perolehan angkutan kargo dikontribusikan oleh Garuda Indonesia (mainbrand) sebanyak 32.536 ton dan Citilink sebanyak 20.790 ton,” jelas Irfan.

Lebih lanjut, saat ini Garuda Indonesia terus melakukan optimalisasi kapasitas alat produksi sejalan dengan tumbuhnya demand mobilisasi masyarakat menggunakan transportasi udara.

Upaya tersebut salah satunya diperkuat melalui tingkat utilisasi armada Garuda Indonesia secara grup, yang pada periode Kuartal II 2024 tercatat menunjukkan konsistensi capaian efisiensi operasional yang lebih baik, yaitu meningkat sebesar 00:17 menit dibandingkan dengan catatan pada periode yang sama di tahun 2023, dari 8 jam 2 menit menjadi 8 jam 19 menit. Sementara itu, dibandingkan dengan periode kuartal sebelumnya (Q-to-Q), tingkat utilisasi pesawat juga meningkat 5 persen atau 24 menit dari periode sebelumnya yang tercatat sebesar 7 jam 55 menit.

Indonesia Punya Kelas Priority, India Punya Gerbong Anubhuti

Gerbong Anubhuti, akhirnya diluncurkan setelah empat tahun di usulkan oleh Integral Coach Factory (ICF). Gerbong ini dijanjikan memberikan suasana dan fasilitas untuk penumpang yang setara dengan pesawat terbang kelas eksekutif. Dimana tempat duduk pada gerbong Anubhuti memiliki tempat ektra untuk kaki, layar LCD di setiap tempat duduknya, colokan listrik, toilet modular dengan sisitem sensor.

Baca juga: Akhirnya! Kereta Wisata Priority Keluar Juga Dari Depo KAI

Gerbong mewah ini diketahui sudah diumumkan pada anggaran kereta api tahun 2013 lalu. KabarPenumpang.com melansir dari newindianexpress.com, dimana gerbong ini memiliki kapasitas 56 kursi dan dilengkapi dengan pintu otomatis, pengaturan interior dan pencahayaan akan dirancang secara estetis untuk meningkatkan suasana.

ICF tahun ini kemungkinan akan membuat sepuluh gerbong dan akan mengirimkan yang pertama ke Western Railway pada beberapa minggu kedepan. Diketahui, gerbong tipe Anubhuti ini akan berada di kereta premium siang hari seperti Shatabdi Express. Tiket untuk gerbong ini pun pastinya jauh lebih mahal di banding kursi bus AC atau bus kelas eksekutif yang ada.

Anubhuti ini akan sangat berbeda dengan gerbong kelas lainnya. Setiap kursi dilengkapi dngan LCD sembilan inci yang diisikan konten film dan audio pre loaded. Jack phone untuk mencolok headphone juga di sediakan. Di dalam gerbong ini juga, ada sistem informasi dimana penumpang dihubungkan dengan GPS.

Kelas Priority

Penumpang bisa mengetahui informasi kereta api secara real time seperti jarak, kecepatan dan stasiun yang akan dilintasi atau berhenti. Informasi ini di tampilkan di dua layar besar yang ditempatkan di tengah gerbong.

“Untuk pertama kalinya, kami telah menerapkan lapisan anti-grafiti pada pelatih ini. Makanya akan mudah membasuh grafiti atau tanda lainnya,” ujar salah sorag pejabat pabrik pembuat gerbong Anubhuti.

Dengan mengandalkan interior pesawat, gerbong ini juga dilengkapi dengan lampu baca dan sebuah tombol untuk memanggil awak gerbong. Gerbong Anubhuti ini juga mengingatkan Anda pada gerbong Priority yang belum lama ini diluncurkan oleh PT KAI untuk digunakan penumpang umum dengan harga yang tinggi tetapi fasilitas yang diberikan luar biasa.

Dulunya kereta Priority hanya satu gerbong yang di sewa untuk dinikmati secara pribadi. Dilengkapi dengan Audio Video On Demand (AVOD) di setiap seat penumpang, lalu makanan yang tadinya prasmanan dijadikan ala carte, dan fasilitas lainnya. Dari desain kereta pun memiliki perbedaan yang mencolok dengan kereta wisata sebelumnya. Dominasi warna coklat dan emas menunjukkan eksklusif dan elegan.

Baca juga: Maharajas Express, Kereta Termewah di Asia Bertarif Mulai Rp51 Juta

Kelas Priority ini bisa dikatakan lebih dari kelas eksekutif atau sekelas VVIP tamu kepresidenan. Peluncuran kereta wisata prioritas untuk pertama kali ini dengan tujuan Jakarta-Solo dan Jakarta-Yogyakarta. Keduanya berlaku pulang-pergi.