Indonesian Train Simulator, Rasakan Sensasi Menjadi Masinis Kereta Indonesia

Game dengan genre simulator selalu membawa keseruan tersendiri untuk dimainkan. Selain simulator pesawat dan mobil balap, game simulator kereta juga mulai banyak dilirik, terbukti di Google Play Store dan iTunes, ada beberapa game simulator kereta yang sudah ditawarkan secara gratis. Dan seolah menjawab kerinduan para pecinta kereta di Tanah Air, Highbrow Interactive melansir game simulator kereta yang diberi label Indonesian Train Simulator. Wah, kira-kira apa saja ya yang ditawarkan oleh game ini?

Baca Juga: Mobile Game Ini “Ajarkan” Penumpang Hadapi Situasi Darurat Selama Mengudara

Game yang telah diunduh 1 juta kali di Play Store ini dikembangkan oleh Highbrow Interactive ini mengajak Anda untuk berperan sebagai masinis PT KAI yang ditugaskan untuk mengantar penumpang ke stasiun tujuan. Seolah mengobati luka sebagian kalangan yang tidak lolos seleksi masinis, game Indonesian Train Simulator ini benar-benar menyesuaikan kondisi perkeretaapian Indonesia, terlihat dari tampilan livery lokomotif hingga nama keretanya.

Games ini memiliki tiga jenis mode yang dapat Anda pilih; Career, Play Now (Quick Game), dan Drive (Custom). Sama seperti kebanyakan game pada umumnya, di mode Career, Anda bisa mengikuti terlebih dahulu fase tutorial hingga Anda memahami cara memainkannya. Setelah menyelesaikan fase tutorial, Anda akan diarahkan untuk melewati setiap level di game Indonesian Train Simulator ini sampai tamat.

Sementara di mode Quick Game, Anda akan mulai bermain tanpa harus mengikuti fase tutorial terlebih dahulu. Di mode Quick Game, Anda tidak perlu repot-repot untuk memilih kereta, karena main engine, gerbong, dan jalur kereta sudah dipilih oleh sistem secara acak. Sedangkan mode Custom memungkinkan Anda untuk melakukan konfigurasi secara manual dan menyeluruh terhadap armada, jalur, hingga tujuan. Tidak sebatas mengatur keseluruhan armada beserta jalur dan tujuannya, di mode Custom, Anda juga dapat mengatur waktu (pagi, siang, sore, dan malam) dan cuaca (cerah, mendung, hujan, dan badai) sesuai keinginan Anda.

Baca Juga: Mau Jadi Masinis PT KAI, Baca Dulu Beberapa Persyaratannya!

Rumah produksi Highbrow Interactive yang bermarkas di Australia terkenal sebagai penyedia games yang berkutat di simulasi dunia perkeretaapian. Selain Indonesian Train Simulator, Highbrow Interactive juga mengeluarkan sejumlah games lain seputaran simulasi kereta, seperti Euro Train Simulator, Indian Train Simulator, Indian Local Train, hingga Railroad Crossing 1 dan 2.

Serunya lagi, game gratisan dengan besar file 39 MB ini juga tersedia di App Store. Bagaimana? Anda Tertarik untuk mencoba jadi seorang masinis?

Sepanjang 2017, Angkasa Pura I Catat Melayani 89,7 Juta Penumpang

PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola 13 bandara di kawasan Indonesia Tengah dan Timur di sepanjang tahun 2017 berhasil melayani 89,7 juta penumpang atau meningkat 5,9 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 84,7 juta penumpang di 13 bandara yang dikelola.

Adapun jumlah tersebut terdiri dari 69,8 juta meningkat penumpang domestik atau tumbuh 4,7 persen dibandikan tahun sbeelumnya sebesar 66,7 juta penumpang, 14,4 juta penumpang internasional atau tumbuh 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 13 juta penumpang dan 5,4 juta penumpang transit atau tumbuh 8,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,7 juta penumpang.

Baca juga: Di Pergantian Tahun 2017/2018, Angkasa Pura I Sukses Layani 6 Juta Penumpang

“Trafik penumpang tertinggi sepanjang tahun 2017 terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang melayani 21,05 juta penumpang datang dan berangkat atau meningkat 5,3 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 20,01 juta penumpang. Sementara itu Bandara Adi Soemarmo Solo menjadi yang tertinggi untuk pertumbuhan penumpang yang mencapai 27,2 persen atau telah melayani 2,78 juta penumpang dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,18 juta penumpang datang dan berangkat,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi.

Selain peningkatan jumlah penumpang, sepanjang tahun 2017 pergerakan pesawat juga mengalami pertumbuhan. Angkasa Pura I mencatat 791,49 ribu pergerakan pesawat sepanjang tahun 2017 atau meningkat 3,5% jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 764,53 ribu pergerakan pesawat. Adapun jumlah tersebut meliputi 647 ribu pergerakan pesawat domestik, 89 ribu pergerakan pesawat internasional dan 55 ribu pergerakan pesawat lokal.

Trafik pergerakan pesawat tertinggi terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang melayani 148,73 ribu pergerakan pesawat atau meningkat 0,09 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 148,59 ribu pergerakan pesawat. Sementara itu Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi bandara Angkasa Pura I dengan pertumbuhan pergerakan pesawat tertinggi hingga 13,2 persen atau mencapai 113,91 ribu pergerakan pesawat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100,63 ribu pergerakan pesawat baik domestik, internasional dan lokal.

Baca juga: Faik Fahmi Jadi Direktur Utama Baru Angkasa Pura I

Sementara itu trafik Kargo mengalami kenaikan hingga 11,4 persen yaitu sebesar 403 juta Kg dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 362 juta Kg. Adapun jumlah tersebut meliputi 334 juta Kg kargo domestik dan 69 juta Kg kargo internasional. Trafik kargo tertinggi terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang melayani 97,65 juta Kg atau tumbuh 1,4 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 96,28 juta Kg. Pertumbuhan kargo tertinggi terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang mencapai 37,8 persen atau mencapai 71,06 juta Kg dibandingkan pada tahun sebelumnya sebesar 51,56 juta Kg.

“Tahun 2018 ini kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang dan seluruh pemangku kepentingan di bandara yang kami kelola dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan. Selain itu kami juga akan memfokuskan diri pada percepatan Proyek Strategis Nasional seperti seperti Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Pembangunan Bandara Internasional Baru Yogyakarta serta Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin serta pengembangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali guna mendukung Bali sebagai tuan rumah IMF World Bank,” tambah Faik.

Sering Ngantuk Padahal Cukup Tidur, Mungkin Inilah Sebabnya!

Rasa kantuk kadang bisa menjadi gangguan, apalagi jika kantuk hadir di jam-jam produktif. Kantuk yang menyerang juga bisa mengakibatkan banyak masalah seperti pekerjaan yang tertunda, lupa apa yang harus dilakukan, hingga yang parah menyebabkan kecelakaan.

Baca juga: Serba-Serbi Rumble Strip, “Polisi Tidur Mini” Yang Kerap Dijumpai di Jalan Tol

Padahal di satu sisi, Anda adalah orang yang memiliki waktu tidur cukup dan tidak pernah begadang. Mungkin jika Anda begadang merasa ngantuk di wajarkan, tapi jika tidur cukup dan masih merasa ngantuk ada sesuatu hal yang tak wajar. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai sumber, ada berbagai macam hal yang menyebabkan Anda sering mengantuk walaupun tidur cukup.

1. Punya beban pikiran 
Bila normalnya seseorang yang mengantuk ada masalah kesehatan fisik, tapi juga tidak menutup kemungkinan kondisi hati atau perasaan sedang kurang baik pula. Mungkin Anda punya beban pikiran yang cukup banyak baik itu keluarga maupun soal asmara.

2. Kurang darah
Kurang darah atau anemia bisa menyebabkan lemah, letih, lesu, lelah, lunglai dan lemas. Kantuk sendiri juga bisa terjadi karena anemia. Sebab biasanya kekurangan darah juga menyebabkan kurangnya zat besi dalam tubuh. Sehingga sel darah merah yang di perlukan untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh juga berkurang sehingga kantuk menyerang.

3. Kurang olahraga dan aktivitas paling banyak duduk
Sebagian besar masyarakat modern lebih banyak duduk di depan laptop atau komputer. Bukan hanya pekerja kantoran, pelajar pun juga sering. Sebenarnya kebanyak duduk tidaklah menyehatkan, apalagi seharian dengan jangka waktu delapan jam atau lebih.

Lebih banyak duduk dan kurang olahraga bisa mengakibatkan kurang lancarnya perdaran darah sehingga oksigen ke otak tidak banyak. Untuk itu, baiknya lakukan gerakan olahraga ringan untuk membantu memperlancar aliran darah.

4.Terjangkit diabetes
Pederita diabetes memiliki kadar glukosa yang tinggi. Efeknya adalah tubuh lebih mudah mengantuk dan lelah. Ini bisa terjadi pada Anda karena asupan tinggi karboohidrat dan gula dalam makanan dan kemungkinan kantuk Anda karena diabetes.

5. Tubuh kekurangan cairan
Air adalah kebutuhan terpenting dalam kehidupan. Biasakan minum air putih jangan minum minuman lain. Bila Anda mengalami dehidrasi, metabolisme tubuh kurang optimal, kecepatan jantung melambat untuk mengirim oksigen dan sulit konsentrasi karena 85 persen otak terdiri dari air.

Baca juga: Aplikasi ini Dirancang Untuk Sadarkan Pengemudi Lelah dan Mengantuk

6. Kebanyakan makan
Makan yang berlebihan atau sampai kekenyangan bisa juga menyebabkan kantuk. Sebab makanan yang banyak masuk dalam tubuh, insulin yang dibutuhkan juga harus banyak. Sedangkan pankreas tidak bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Sehingga tubuh kelelahan karena beban terlalu berat untuk di olah dan memberikan reaksi mengantuk untuk mengolah semua makanan.

Kelas Satu Japan Airlines, Pelayanan Nyaman, Ramah dan Sajian Makanan Tradisional

Ketika mendengar kabin kelas satu, yang terpikir pastinya fasilitas nyaman dan serba mewah Tak hanya itu, pelayanan yang lebih dengan segala kemudahannya bisa didapatkan di kelas satu. Japan Airlines, maskapai plat merah asal Negeri Sakura kini juga menghadirkan layanan kelas satu favorit di Boeing 777-300ER miliknya.

KabarPenumpang.com merangkum dari laman runwaygirlnetwork.com (5/1/2018), penerbangan Japan Airlines sendiri memiliki rute favorit dalam penerbangan kelas satunya yakni dari Los Angeles menuju Tokyo.

Baca juga: Japan Airlines Gelontorkan US$10 Juta Untuk Proyek Pesawat Supersonik

Rute ini berangkat pukul 13.20 dari Los Angeles dan tiba di Tokyo esok harinya pukul 16.55. Dengan waktu keberangkatan seperti ini, penumpang akan mengatur waktu istirahat untuk menghindari jetlag.

Awak kabin yang melayani pelayanan kelas satu ini juga bersahabat dan ramah, saat penumpang masuk dalam pesawat, awak kabin mengantar penumpang kelas satu ke tempat duduk mereka. Pelayanan yang diberikan Japan Airlines juga membuat penumpang nyaman dimana, penumpang akan diberikan makan siang lezat, beberapa gelas anggur, menikmati tidur siang yang nyaman ataupun menonton film serta membaca buku.

Makanan tradisional yang disajikan dalam kabin kelas satu Japan Airlines (Pinterest)

Kursi yang ada di kelas satu juga terlihat elegan namun sederhana dengan bahan kulit. Tidak ada pintu yang menyekat lorong dengan kursi tetapi ruang untuk bergerak fleksibel.

Meski tanpa pintu, kelas satu ini tetap memberikan kenyamanan baik saat duduk maupun menikmati tidur siang. Dari beberapa hasil riview, ternyata layanan kelas satu milik Japan Airlines lebih baik dibandingkan dengan kursi milik ANA yang terasa kurang luas untuk bergerak.

Diketahui, pelayanan makanan dan segelas anggur pada JAL sendiri merupakan pelayanan yang cukup baik. Dimana segelas anggur yang diberikan kepada penumpang dengan suhu yang tepat.

Baca juga: Inilah Para Pengguna Augmented Reality di Industri Dirgantara

Makanan yang disajikan adalah masakan nasional atau tradisional Jepang. Biasanya bahan-bahan yang digunakan adalah sayur, ikan dan beberapa bahan segar lainnya.

Namun ada satu yang kurang dalam JAL yakni konektifitas WiFi dari Panasonic Avionics kurang begitu baik. Karena hal ini, maka pihak Panasonic akan meningkatkan pelayanan kualitas WiFi dengan modem barunya agar penumpang nyaman dan menikmati penerbangan mereka.

Nah, bagaimana mau coba gunakan kelas satu milik JAL dengan keramahan dalam pelayanannya?

Indian Railways Bakal Gunakan Drone Untuk Tunjang Pelayanan di Berbagai Aspek

Sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan jaman dan efisiensi tenaga manusia, Indian Railways mengutarakan rencananya untuk ‘mempekerjakan’ Unmanned Aerial Vehicles (UAV) atau yang lebih dikenal dengan drone. Rencana ini ditujukan untuk berbagai kegiatan terkait keselamatan dan perawatan, dimana hal tersebut secara tidak langsung akan meningkatkan pelayanan perkeretaapian India terhadap para penumpangnya.

Baca Juga: Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Indian Railways Adopsi Teknologi Satelit

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman opengovasia.com (9/1/2018), kerja sama yang dijalin pihak Indian Railways dengan Indian Space Research Organization (ISRO) terkait penerapan Sistem Informasi Kereta Api Real-Time juga ditengarai sebagai salah satu alasan perkeretaapian India ingin melibatkan drone dalam layanannya. Tidak berhenti sampai di situ, Indian Railways juga menggunakannya untuk menilai kesiapan kerja dari Non-Interlocking (NI), sistem pemantau udara selama acara publik seperti pameran dan lain-lain.

Menurut laman sumber, inisiatif ini sejalan dengan keinginan Indian Railways untuk menggunakan teknologi guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi dalam pengoperasi kereta api. Di sisi lain, West Central Railways (WCR) diketahui baru mencoba teknologi drone di dalam layanannya dan langsung menguji cobanya.

Sedikit berbeda dengan Indian Railways, WCR akan menugaskan drone untuk memantau proyek, inspeksi jembatan, dan antisipasi bencana musiman pada layanan kereta yang melewati daerah pegunungan. Sebelumnya, demonstrasi drone dilakukan untuk pemantauan proyek kerja Elektrifikasi Kereta Api Jabalpur Yard.

Pada tanggal 3 Januari kemarin, Pemerintah mengumumkan bahwa Kementerian akan segera menerapkan Real-Time Train Information System (RTIS) pada kereta yang bekerja sama dengan ISRO. Ini melibatkan pelacakan kereta dengan menempatkan perangkat berbasis GPS / GAGAN (Global Positioning System Aided Geo Augmented Navigation System) pada lokomotif.

Tahap I direncanakan selesai pada bulan Desember 2018, proyek RTIS yang menggunakan teknologi GPS ini akan dipasang di sekitar 2700 lokomotif listrik. Sedangkan lokomotif yang belum dipasang teknologi GPS ini akan masuk ke dalam daftar tunggu pemasangan pada fase selanjutnya.

Baca Juga: “The Rail Saarthi,” Aplikasi Mirip KAI Accsess Untuk Penumpang Kereta di India

Uji coba untuk sistem RTIS telah dilakukan di kereta api New Delhi – Guwahati dan New Delhi – Mumbai Rajdhani di enam lokomotif listrik yang berbeda. Tingkat pelaporan real-time yang handal dan tinggi (sekitar 99,3%) telah diamati dan dianggap memadai untuk memenuhi persyaratan RTIS.

Adapun tujuan Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pihak Indian Railways dan ISRO pada bulan Maret 2016 diantaranya adalah untuk pengembangan sistem peringatan dini untuk pengguna jalan di perlintasan sebidang kereta nirawak, pemetaan aset Indian Railways melalui teknologi Geospasial, mengembangkan RTIS dengan menggunakan Layanan Satelit Komunikasi, hingga memenuhi persyaratan komunikasi berbasis satelit Indian Railways.

Sah! Stasiun Sudirman Baru Ganti Nama Jadi Stasiun BNI City

Siapa yang tidak kenal Bank Nasional Indonesia (BNI)? Salah satu bank terkemuka di Indonesia ini namanya bisa dibilang cukup mahsyur. Setelah pada bulan September 2017 kemarin pihaknya menjalin kerja sama dengan maskapai flag carrier, Garuda Indonesia, belakangan ini bank yang didirikan oleh Margono Djojohadikusumo ini kembali menjalin kerja sama mutual dengan PT Railink selaku pengelola dari layanan Kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Begini Cara Beli Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta

Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, nama stasiun kereta bandara yang sebelumnya bernama Stasiun Sudirman Baru, kini berubah menjadi Stasiun BNI City. Adapun faktor geografis yang menjadi salah satu alasan penggantian nama stasiun yang terletak di kawasan Sudirman ini. Keberadaan kantor pusat BNI yang berdekatan dengan stasiun kereta bandara tersebut dinilai dapat memudahkan setiap penumpang jika ingin menggunakan layanan BNI di kantor pusat.

Selain itu, Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank BNI, Catur Budi Harto mengatakan bahwa penggantian nama tersebut sebagai salah satu ajang promosi BNI, dengan cara mengenalkan kepada penumpang KA Basoeta bahwa BNI merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia. “Jadi, saya kira BNI bukan nama asing lagi. Akan tetapi, lepas dari itu ini upaya kami mendukung program pemerintah di samping ada branding BNI yang sudah dikenal jadi dikenal lagi dan memudahkan lagi,” ungkap Catur, dikutip dari laman kompas.com (8/1/2018).

Sebelumnya, pihak BNI dan PT Railink sendiri sudah menjalin kerja sama pada 11 April 2017 silam, dimana BNI turut mendaftarkan diri sebagai salah satu mitra yang akan memudahkan penumpang untuk membeli tiket Kereta Bandara. Melalui kerja sama ini, transaksi pembelian tiket Kereta Bandara dapat dilakukan dengan menggunakan channel-channel digital dan kartu yang diterbitkan BNI.

Terlepas dari kerja sama pada 11 April 2017 tersebut, pergantian nama stasiun ini baru mendapat restu setelah BNI membuat kesepakatan dengan PT Railink. Namun dirinya enggan menyampaikan sampai kapan nama Stasiun BNI City ini akan bertahan. “Kami harapkan (penamaan stasiun) bisa selamanya, karena keberadaan kami di sini tidak berhenti sampai di sini. Nantinya, diharapkan kawasan terpadu yang dekat ini kami bisa kembangkan,” tandasnya.

Baca Juga: Dengan Regulasi Terpadu, MRT Jakarta Mampu Kurangi Subsidi Pemerintah

Tidak sekedar nama, BNI juga turut melengkapi interior stasiun dengan fasilitas unggulannya, yang notabene akan mempermudah penumpang dalam urusan perbankan. “Di Stasiun BNI City kami siapkan berbagai layanan yang sepenuhnya mendukung penumpang. Ada ATM, money changer, dan lain-lain,” imbuh Catur.

Masih dihimpun dari sumber yang sama, BNI membuka satu outlet khusus yang terletak di lantai dua Stasiun BNI City. Sebanyak dua mesin ATM juga turut menghiasi outlet tersebut, satu mesin ATM Bersama di lokasi yang berbeda, dan satu mesin ATM di stasiun Soekarno-Hatta.

Dilansir dari sumber terpisah, pergantian nama stasiun ini ditengarai adanya campur tangan BNI dalam hal pendanaan proyek, yaitu pemberian kredit sindikasi. “Porsi pembiayaan dari BNI untuk proyek kereta Bandara Soetta mencapai Rp 515,27 miliar,” ungkap Corporate Secretary BNI, Ryan Kiryanto, dikutip dari laman Tempo.co.

Jauh Sebelum Motobus, Ternyata Sudah Ada Jasa Kirim Motor via Bus AKAP!

Setelah sejumlah kalangan dibuat sedikit kecewa dengan ketidakjelasan PT Motobus Trans Nusantara dalam menghadirkan layanan bus yang dapat mengangkut sepeda motor, ternyata selama ini kita seolah lupa dengan layanan serupa yang sudah eksis. Layanan angkut mengangkut sepeda motor ini pun disediakan oleh salah satu PO kawakan yang namanya sudah harum seantero Jawa. Ya, PO Harapan Jaya!

Baca Juga: Layanan Bus Angkut Motor ini Akan Hadir di Indonesia Bulan Depan!

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, bus pengangkut sepeda motor ini menggunakan chassis dan mesin rakitan Scania, salah satu manufaktur raksasa asal Swedia, dan karoseri kawakan asal kota Malang, Tentrem. Kolaborasi kedua perusahaan beda negara ini menghasilkan sebuah bus Super High Deck (SHD) yang memiliki ruang bagasi super besar. Saking besarnya, bagasi dari bus yang menggunakan chassis dan mesin Scania K360iB opticruise ini mampu mengangkut motor dalam posisi tegak!

Dilihat dari penampakan luarnya, lekuk garis body dari bus ini menonjolkan sifat aerodinamis, ditambah  dengan desain livery yang simpel semakin menggambarkan kemegahan dari bus ini. Dihimpun dari sumber lain, bus bertenaga 360HP ini dinilai sangat cocok dipergunakan oleh bus-bus dengan jarak tempuh yang jauh, semisal untuk AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) atau bus pariwisata.

Sumber: poharapanjaya.com

Di Indonesia sendiri nama Scania sudah mulai terkenal dan dinilai mampu untuk bersaing dengan bus lain, bahkan sekelas Mercedes Benz sekali pun yang sudah lama bermain di kelas bus dan juga truk. Dengan segala kelebihan dan keandalan mesinnya, tidak heran jika Scania kini tengah menjadi incaran kebanyakan PO, karena memang menawarkan kualitas mesin yang dapat di andalkan, ekonomis, handal dan pastinya hemat bahan bakar yang akan secara langsung berpengaruh terhadap biaya operasional yang rendah bagi pengusaha transportasi.

Baca Juga: Perjalanan Perdana Meleset dari Target, Ini Dia Penampakan Interior MotoBus

Kembali ke topik pembahasan awal, PO Harapan Jaya melayani jasa angkut motor menggunakan bus dengan trayek Jakarta – Tulung Agung via Solo. Melalui wawancara singkat dengan pihak PO Harapan Jaya, harga yang ditawarkan untuk motor di atas 150CC adalah Rp495.000, sedangkan untuk motor di bawah 150CC berada di harga Rp395.000.

Pemberangkatan dari Jakarta dapat dilakukan dari empat titik, yaitu Grogol, Bekasi, Pasar Rebo, dan Ciputat. Setiap harinya, layanan ini hanya melakukan pemberangkatan sekali, yaitu pada pukul 12.00 WIB. Bagaimana? Apa Anda tertarik untuk mencoba mengirimkan motor menggunakan bus seperti yang disediakan oleh PO Harapan Jaya?

Gunakan Scimitar Winglet, Boeing Maksimalkan Efisiensi Bahan Bakar

Jika Anda pernah duduk di samping jendela selama berada di dalam pesawat, tentu pemandangan yang menyita perhatian selain hamparan awan adalah sayap pesawat. Baik Anda duduk di barisan depan atau di paling belakang sekali pun, sayap pesawat akan selalu hadir menghiasi pemandangan Anda selama mengudara.

Baca Juga: Kebanjiran Pesanan, Boeing 737 MAX Toreh Sejarah Penjualan Pesawat Tercepat di Dunia

Nah, jika diperhatikan, ada dua jenis sayap pesawat yang biasanya Anda temui dewasa ini. Ada yang memiliki winglet, apa pula yang tidak. Winglet sendiri merupakan salah satu bagian terujung dari sayap pesawat yang berdiri tegak. Kebanyakan, pesawat-pesawat jaman sekarang sudah menggunakan teknologi winglet yang teruji dapat menekan angka pengeluaran bahan bakar selama mengudara.

Semakin melambungnya harga minyak dunia dalam beberapa tahun ke belakang membuat orang-orang di manufaktur produksi pesawat seperti Boeing dan Airbus memutar otak untuk menciptakan inovasi yang dapat menunjang efisiensi bahan bakar. Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Boeing hadir dengan teknologi Scimitar Winglet, varian pada sayap pesawat yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Dari tampilan fisik, pengaplikasian teknologi ini dapat dilihat dari ujung sayapnya yang bercabang. Tujuan dari pemasangan Scimitar Winglet ini adalah untuk mereduksi vortex airflow yang biasanya menjadi hambatan udara pada saat pesawat melaju di kecepatan tinggi. Hambatan udara inilah yang akhirnya menjadikan pesawat lebih boros bahan bakar karena harus mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Sebelum inovasi Winglet ini diproduksi secara massal pada seri B737 MAX, perusahaan yang berbasis di Chicago, Illinois, Amerika Serikat ini telah terlebih dahulu menginstalasinya di beberapa armada B737 Next Generation (NG) milik United Airlines dan Ryanair dalam rangka uji coba komersial.

Scimitar Winglet. Sumber: trbimg.com

Dilansir dari sumber terpisah, pemasangan Scimitar Winglet yang mendorong inkarsi aerodinamis ini dapat mengurangi biaya bahan bakar hingga 2 persen, dengan kata lain, pihak maskapai dapat menghemat kocek perusahaan mereka hingga $200 juta. Pihak Boeing sendiri mengaku bahwa pemasangan Scimitar Winglet pada seri B737 MAX dan B737 NG memberikan keseimbangan sempurna yang memaksimalkan efisiensi keseluruhan kinerja pada bagian sayap.

“Dengan pengaplikasian Natural Laminar Flow pada Winglet B737 MAX, memungkinkan aliran udara laminar menjadi lebih halus pada bagian sayap. Hal ini akan mengurangi drag (daya hambat) dan meningkatkan efisiensi bahan bakar,” terang pihak Boeing, dikutip dari laman boeing.com.

Baca Juga: Intip Kecanggihan dan Ruang Kabin Boeing 737 MAX 8 Garuda Indonesia

Dari dalam negeri sendiri, diketahui beberapa maskapai telah menggunakan varian B737 MAX untuk menunjang pengoperasian sehari-harinya, seperti Lion Air dan Garuda Indonesia. Hingga akhir tahun 2015 lalu, Boeing mengklaim telah menerima 3.000 pesanan 737 MAX dari berbagai konsumennya di seluruh dunia. Garuda Indonesia sendiri memesan B737 Max 8 sebanyak 50 unit dengan harga senilai $4,9 miliar pada kala itu.

Pihak maskapai berplat merah ini baru mengoperasikan B737 Max 8 pada 1 Januari 2018 kemarin, karena pesawat yang menjanjikan efisiensi bahan bakar ini baru tiba di Indonesia pada 26 Desember 2017 kemarin.

Luxury Class Sleeper Bus PO Harapan Jaya, Fasilitas “Mewah” dengan Harga Terjangkau

Ketika menggunakan bus untuk perjalanan jauh selain macet apa yang Anda pikirkan? Biasanya yang terpikir adalah badan lelah karena duduk selama perjalanan dan hanya bisa menggerakan badan jika bus berhenti di tempat makan atau tempat peristirahatan.

Untuk kali ini Anda pasti sudah mengenal dengan sleeper bus atau bus dimana penumpang bisa tidur dengan nyaman baik itu dalam bentuk tempat tidur atau bangku dengan reclining seat yang bisa dijadikan tempat tidur. KabarPenumpang.com mendapatkan dari berbagai laman, ada berbagai jenis sleeper bus, dan salah satu yang akan di bahas kali ini adalah fasilitas bus milik PO Harapan Jaya.

Baca juga: Simba, Sleeper Bus Ultra Mewah Yang Siap Meluncur di 2018

Sleeper bus milik PO Harapan Jaya ada lima macam, kali ini KabarPenumpang.com akan membahas fasilitas yang berada di Luxury Class. Dalam bus ini fasilitas yang diberikan sangat lengkap dibanding bus lainnya. Tak hanya itu, Luxury Class PO Harapan Jaya menggunakan bus terbaru Avante di atas chassis Scania K360IB yang nyaman.

Fasilitas dalam bus Luxury Class (PO Harapan Jaya)

Nah, Anda penasaran apa saja fasilitas yangada di dalam bus ini? Selain full AC, toilet dan audio, bus Luxury Class juga memberikan penumpang kelengkapan bantal dan selimut untuk tidur selama perjalanan. Penumpang juga bisa menikmati WiFi gratis, sehingga bisa berselancar di media sosial dengan mudah dan tenang.

Ada yang unik dari bus ini, bukan hanya dibekali WiFi saja, tetapi bus ini dilengkapi dengan layanan telepon gratis yang bisa digunakan penumpang untuk menghubungi kerabat baik yang akan dikunjungi atau orang rumah. Untuk menggunakan telepon ini, penumpang hanya harus menuju bagian depan bus kemudian ke dashboard tepat samping kemudi.

Fasilitas yang diberikan Luxury Class PO Harapan Jaya (Youtube)

Kursi yang nyaman tempat Anda duduk dalam bus dilengkapi dengan sandaran kaki, meja lipat yang letaknya tersembunyi dibawah sandaran tangan. Sehingga penumpang tidak perlu repot dengan meja besar yang mengganggu karena jika tidak digunakan Anda bisa menyimpannya kembali kedalam sandaran tangan. Meja tersebut selain untuk meletakkan makanan juga bisa digunakan untuk laptop.

Pernah terpikirkah oleh Anda dalam sebuah bus terdapat kursi pijat dan mini bar? Mungkin untuk sleeper bus dengan tempat tidur mini bar ada, tapi di Luxury Class ini ada sebuah mini bar yang dilengkapi dengan dispenser untuk minum kopi, teh atau menyeduh mie instan cup. Sedangkan kursi pijat bisa Anda temukan jika ke bagian belakang bus dekat dengan ruang merokok.

Selama perjalanan Anda dimanjakan dengan berbagai fasilitas lengkap dan tak lupa pihak bus memberikan service makan untuk penumpang sebanyak dua kali tergantung tempat perhentian bus. Kursi dalam tipe Luxury Class ini sebanyak 22 dengan posisi seat 2-1.

Fasilitas yang diberikan Luxury Class PO Harapan Jaya (Youtube)

Bukan hanya fasilitasnya saja yang canggih, bus ini juga dikemudikan tanpa tuas transmisi untuk berpindah gigi. Sistem yang digunakan juga sudah komputerisasi, sehingga jika bus tersebut rusak bisa dipantau secara online dari pool bus.

Baca juga: Cabin Tawarkan Layanan Sleeper Bus Full Service

Luxury Class ini berangkat pada siang dan sore hari serta beroperasi sepanjang malam di perjalanan dengan dua pengemudi yang bergantian. Luxury Class milik PO Harapan Jaya tersebut melayani perjalanan Blitar-Cikarang-Jabodetabek-Merak-Lampung baik melalui jalur utara maupun selatan.

Harga sekali naik bus ini cukup murah Rp320 ribu untuk perjalanan dari Jakarta menuju Solo. Jadi, sudah yakin naik bus untuk menikmati kenyamanannya?

Dengan Model Train Set, PT KAI Jadi Lebih Mudah Siapkan Layanan WiFi di Kereta

Setelah lama dinanti, akhirnya ada kepastian bahwa tahun 2018 ini PT KAI bakal menyakikan layanan WiFi di gerbong kereta. Meski bukan teknologi baru, harus diakui sejak lama wacana layanan WiFi sudah dicanangkan pihak PT KAI, namun karena masih ada sejumlah kendala teknis, implementasi WiFi on train berjalan lambat.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro menjanjikan peningkatan pelayanan di 2018. “Saat ini mengenai fasilitas WiFi di kereta ini terus kita bicarakan, dan harapannya tahun ini sudah kita implementasikan. Namun bertahap, tidak langsung semua kereta ada WiFi,” ucap dia di Gedung Jakarta Railway Centre (JRC), Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Edi mengaku sudah mengalokasikan anggaran untuk pemasangan fasilitas internet on train tersebut. Hanya saja berapa investasinya, Edi masih belum bisa mengungkapkan mengingat masih dalam pembicaraan akhir. Menurutnya, saat ini fasilitas internet tersebut sudah menjadi keharusan mengingat perkembangan teknologi yang terus terjadi. Para pengguna kereta api saat ini sebagian besar sudah memiliki telepon genggam. “Dengan adanya WiFi, maka penumpang yang juga pebisnis bisa sambil kerja di dalam kereta,” tegasnya.

Beberapa kendala yang selama ini dihadapi PT KAI dalam implementasi WiFi adalah rangkaian set kereta (train set) masih putus sambung, artinya antar gerbong kerap dipindah atau ditukar-tukar. Semisal saat perbaikan, hanya satu gerbong yang dilepas. Pola ini menjadi menyulitkan dalam implementasi free WiFi.

Penempatan modul antena biasa disematkan di satu gerbong (kereta restorasi), dan saat antar gerbong dilepas atau diganti maka pengaturan kabel antar gerbong biasanya jadi bermasalah. Sebagai langkah perbaikan, beberapa KA kini sudah digelar dalam train set, artinya jika ada perbaikan (maintenance) maka ya harus dibawa satu train set tersebut, tidak lagi dilepas-lepas. Model train set sudah lumrah diadopsi di beberapa negara maju, seperti di kawasan Eropa.