Singapore Airlines Group dan Aether Fuels Bangun Fasilitas Produksi Bahan Bakar Berkelanjutan di AS dan Asia Tenggara

Singapore Airlines Group (SIA) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Aether Fuels (Aether), yang berencana membangun fasilitas produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan murni (Sustainable Aviation Fuel/SAF) di Amerika Serikat dan Asia Tenggara.

Perjanjian ini mencakup komitmen SIA Group untuk membeli SAF murni dalam jangka waktu lima tahun saat pabrik Aether mulai berproduksi secara komersial, dengan opsi perpanjangan lima tahun. SAF murni ini akan dicampur dengan bahan bakar jet konvensional sebelum didistribusikan ke bandara-bandara yang dilayani oleh Singapore Airlines dan Scoot.

Sementara Aether akan memanfaatkan limbah karbon sebagai bahan baku untuk memproduksi SAF menggunakan teknologi inovatif dan eksklusif, Aether Aurora. Metode ini mengurangi biaya modal, meningkatkan efisiensi produksi, dan menghasilkan SAF yang lebih banyak dibandingkan dengan teknik yang sudah ada.

Lee Wen Fen, Chief Sustainability Officer Singapore Airlines, mengatakan: “Kemitraan ini merupakan langkah selanjutnya dalam perjalanan SIA Group mencapai tujuan dekarbonisasi jangka panjang kami, yaitu mencapai emisi karbon nol pada tahun 2050. Melalui kolaborasi dengan mitra ekosistem yang sejalan dengan kami seperti Aether, kami bertujuan untuk mempercepat dan meningkatkan adopsi SAF dalam operasional penerbangan kami, serta membangun fondasi bagi masa depan perjalanan udara yang lebih berkelanjutan.”

Aether didirikan dan didanai pada tahun 2022 oleh Xora, sebuah perusahaan ventura teknologi yang didukung oleh Temasek. Sejak itu, perusahaan ini telah memperluas timnya di Asia Tenggara dan mengembangkan operasinya di Chicago, di mana tempat pusat penelitian dan pengembangannya berada.

Proyek produksi berskala komersial Aether yang akan datang di Amerika Serikat dan Asia Tenggara akan menghasilkan SAF bersertifikat CORSIA (Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation). Proyek-proyek ini dirancang untuk mengurangi gas rumah kaca minimal sebesar 75%, yang secara signifikan berkontribusi terhadap upaya keberlanjutan industri penerbangan.

Tahun 2030 Singapore Airlines Group Tetapkan Sustainable Aviation Fuel 5 Persen dari Kebutuhan Bahan Bakar

Sah! KRL dari Cina Diuji coba Lintas Bogor

Uji coba rangkaian KRL impor dari Perusahaan CRRC Cina akhirnya terwujud dan membuahkan hasil yang cukup maksimal. Senin (10/2) adalah uji coba pada rangkaian KRL kloter pertama di lintas jalur Bogor. Rute yang dilalui adalah Depok-Bogor-Jakarta Kota-Depok. Keberangkatan dari Stasiun Depok pada pukul 10 pagi.

Rangkaian KRL diuji coba mulai dari kekuatan, kecepatan, akselerasi, pengereman dan tentu saja sistem pengoperasian pada interior KRL. Kru, personel dan teknisi pun sudah mempersiapkan dengan matang ujicoba dan optimistis perjalanan aman dan lancar.

Bagian interior KRL KCI-SFC120V (foto: istimewa)

Kereta yang memiliki tipe KCI-SFC120-V itu berjalan dengan full rangkaian yaitu SF (stamformasi) 12 unit kereta. Rangkaian yang memiliki panjang 20.4600 mm, lebar 3.000 mm, dan tinggi 3.615 ini ternyata memiliki perbandingan lebih panjang dari KRL yang dimiliki KCI saat ini yaitu seri 205.

Fyi, KRL KCI-SFC120V ini menggunakan traksi CRRC Times Electric tPower-TN30 dengan teknologi VVVF-IGBT dan tegangan masuk listrik sebesar 1.500 Volt DC. KRL ini juga memiliki 6 pantograph dengan bentuk setengah lengan (single arm).

Perjalanan KRL ini pun dilakukan hampir satu hari penuh pada pagi sampai siang hari dan dilanjut pada malam hari. Mengingat masih rangkaian sangat baru, dengan tentu harus diujicoba sepenuhnya untuk melihat seberapa kekuatan mesin yang dihasilkan oleh KRL ini.

Nganggur Sebulan, KRL Ini Jadi Bahan Uji Coba Ruang Bebas di Jalur Bogor

IIMS 2025 – Ajang Tepat Memilih Kendaraan Mudik Impian Keluarga

Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 pada 13-23 Februari 2025 di JIExpo Kemayoran tinggal menghitung hari. Pelaksanaan IIMS tahun ini semakin sarat akan makna, sebab bersamaan dengan momentum hari kasih sayang, dan persiapan libur hari raya lebaran di awal tahun.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan, bagi beberapa keluarga Indonesia, momen lebaran menjadi momen penting yang sangat identik dengan kebutuhan kendaraan terbaru untuk kegiatan mudik. Menjelang lebaran, beberapa orang akan mempertimbangkan untuk membeli kendaraan baru untuk memastikan perjalanan mudik lancar, aman dan efisien.

Pemerintah pun telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mendukung pertumbuhan sektor otomotif dan kelancaran arus mudik pada musim lebaran 2025. Misalnya perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan nasional maupun tol  yang membuat perjalanan mudik masyarakat jauh lebih lancar, penyediaan fasilitas publik seperti rest area dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai daerah.

Pemerintah juga merumuskan kebijakan guna mempermudah masyarakat membeli kendaraan baru, seperti diskon 3% untuk Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), untuk kendaraan hibrida dan subsidi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk kendaraan listrik sebesar 10%. Pada pameran IIMS juga akan ada sejumlah promo menarik yang dikeluarkan para produsen dan Agen Pemegang Merek (APM) agar dapat memenuhi ekspektasi daya beli masyarakat.

“Dyandra Promosindo bersama seluruh peserta pameran telah mempersiapkan hadiah untuk pengunjung dengan memberikan potongan harga untuk kendaraan dan produk terbaiknya. Hal ini, sejalan dengan himbauan pemerintah untuk menargetkan kemudahan akses dan fasilitas mudik lebaran bagi seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas kota antar provinsi sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki. Harapan kami IIMS tak hanya memenuhi kebutuhan domestik, IIMS 2025 juga menjadi ajang bergengsi pecinta dunia otomotif tanah air,” ucap Daswar Marpaung dalam acara Konferensi Pers IIMS 2025.

Project Manager IIMS Rudi MF, mengatakan IIMS 2025 siap menampilkan ragam keseruan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, baik itu pengunjung, peserta pameran maupun pemerintah yang telah memberikan dukungan penuh pada perhelatan otomotif akbar ini.

“Kami telah menyiapkan beragam atraksi pertunjukkan otomotif menarik serta fasilitas fasilitas terbaik pada penyelenggaraan IIMS 2025 yang akan datang. Kami berharap hal ini bisa menarik antusias calon pengunjung untuk mengunjungi IIMS 2025. Kami telah menyiapkan beragam fasilitas terbaik untuk memudahkan pengunjung datang ke JIExpo Kemayoran.

Tercatat ada 31 merek kendaraan roda empat yang akan berpartisipasi dalam IIMS 2025 meliputi BAIC, BMW – MINI, BYD, Chery, Citroen, Daihatsu, Denza, DFSK, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Honri, Hyundai, Jaecoo, Jetour, KIA, Mazda, MG, Mitsubishi Motor, Neta, Nissan, Prestige Motocars, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, Vinfast, VW, dan Wuling. Selain mobil, ada 25 merek kendaraan roda dua yang telah memastikan kehadiran pada IIMS 2025 antara lain, AHM, Alva, Aprilia, Benda, Benelli, BMW Motorrad, Indomobil E-Motor, Italjet, Kawasaki, Keeway, Keeway EV, Maka Motors, Moto Guzzi, MorBidelli, Pacific Bike, Piaggio, QJ Motor, Polytron, Royal Alloy, Royal Enfield, Scomadi, United, Vespa, Yadea, Yamaha. Secara keseluruhan brand; produsen, APM, Aftermarket dan Aksesoris yang turut serta dalam perhelatan IIMS 2025 mencapai lebih dari 190 brand.

Deretan brand peserta pameran tersebut akan menampilkan aktivitas menarik seperti AION akan mengenalkan unit AION V dan Y+ untuk market reguler serta Hypetec HT untuk market yang lebih premium. BAIC akan menyediakan program layanan purna jual optimal untuk pengunjung, dan mengumumkan partisipasi dalam giat otomotif di APAC Arena. BAIC juga akan meluncurkan unit terbaru nya di booth. BYD akan memamerkan sister brand terbarunya yaitu, Denza menyasar segmen premium yang mengedepankan kemewahan, kenyamanan dan personalize experiment. Diketahui BYD Denza telah mendapatkan ranking nomor 1 dalam penjualan tahun sebelumnya. BYD juga akan meluncurkan unit terbaru untuk masyarakat Indonesia.

DJ Internasional Lengkapi Lineup IIMS Infinite Live 2025
Dyandra Promosindo mengumumkan DJ Internasional yang pernah tampil di festival musik EDM Internasional pada tahun 2024 yaitu Whisnu Santika akan melengkapi lineup IIMS Infinite Live 2025. Whisnu Santika akan tampil di IIMS Infinite Live pada tanggal 23 Februari 2025 bersama dengan penyanyi wanita penuh talenta Cinta Laura dan Rapper asal Kanada Liquid Silva. Selain Whisnu Santika, penyanyi wanita lainnya, Danilla, juga dipastikan akan tampil di IIMS Infinite Live bersama Ariel diiringi oleh Erwin Gutawa Orchestra pada malam valentine, 14 Februari 2025.

Sebelumnya beberapa artis sudah lebih dahulu dipastikan akan tampil di IIMS Infinite Live seperti Raisa,  Dewa 19 Feat Marcello Tahitoe, Kahitna, Iwan Fals & Band, Coldiac, Juicy Luicy, Dere, Maliq & d’Essentials, Lomba Sihir, Feast, Hindia, The Changcuters, dan Kla Project. Deretan penyanyi ternama tanah air dan internasional tersebut akan hadir dan siap menghibur para pengunjung dalam 11 days of exclusive concert di IIMS Infinite Live.

Selain hiburan berupa konser musik, IIMS 2025 juga akan menampilkan atraksi otomotif dan pertunjukan musik spesial dengan tema yang berbeda setiap harinya lewat IIMS Infinite Show. Untuk dapat mengunjungi IIMS 2025, Dyandra Promosindo menawarkan beberapa kategori tiket. Pertama adalah Reguler Ticket yang dapat dibeli mulai harga Rp 50.000 (weekdays) dan Rp 90.000 (weekend). Sedangkan untuk harga tiket Premium Day hanya bisa dibeli khusus tanggal 13 Februari mulai pukul 13.00 WIB dengan harga Rp150.000.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian hiburan dari IIMS Infinite Show dan IIMS Infinite Live bisa membeli tiket tambahan dengan cara melakukan top up tiket IIMS pada ticket box yang berlokasi di area open space JIExpo Kemayoran. Para pengunjung hanya perlu membayar harga ‘selisih’ dari tiket IIMS 2025 sesuai kategori hari tiket IIMS Infinite Live 2025. Adapun rincian harga top up sebagai berikut, Rp50.000 untuk premium day (13 Februari), Rp160.000 special love song on Valentine Day (14 Februari), dan 15-23 Februari bisa top up dengan harga Rp100.000.

Pada tahun ini, IIMS menyediakan kategori tiket baru yaitu VIP Hospitality Ticket yang terdiri dari Silver Pass seharga Rp749.999, Gold Pass seharga Rp1.499.999 dan Platinum Pass dengan harga Rp1.999.999. Pemegang tiket hospitality berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman  pengalaman eksklusif tour dengan ditemani tokoh otomotif Indonesia serta bertemu dengan artis IIMS Infinite Live.

Polsek Kelapa Gading Ajak Ojek Online Diskusi Berlalu Lintas

Ratusan ojek online di Jakarta Utara diberikan edukasi oleh pihak Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pihak kepolisian memberikan edukasi ini guna menciptakan ketertiban berlalu lintas hingga pencegahan terlibat judi daring.

Dalam giat ini, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko mengatakan, pihaknya mengumpulkan pengemudi ojek online untuk memberikan edukasi serta diskusi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat di Kelapa Gading.

Pasalnya jika pengendara tidak tertib berlalu lintas, maka peluang terjadi kecelakaan an aksi membahayakan pengguna jalan lainnya juga akan terjadi.

Baca juga: Zendo, Ojek Online di Bawah Naungan Muhammadiyah

“Pengemudi ojek daring diajak untuk meningkatkan kesadaran mereka agar tetap tertib berlalu lintas meski saat mencari nafkah di jalan raya. Teman-teman ojek ‘online’, kami undang ke markas untuk diberi pemahaman agar makin sadar berlalu lintas karena banyak keluhan dari warga Kelapa Gading yang menyebut mereka banyak melawan arus,” kata dia.

Tak hanya itu, Seto juga mengajak agar pengemudi ojek online tidak terlibat judi online.

“Jauhi judi ‘online’,” kata Kompol Seto menegaskan.

Pihak kepolisian Kelapa Gading juga mengingatkan bagi para pengemudi ojek onlie untuk menambah kunci tambahan saat memarkirkan kendaraan mereka. Hal ini untuk menghindari terjadinya pencurian sepeda motor yang sedang marak.

“Dengan jumlah yang banyak itu dan sehari- harinya berada di lapangan, maka kita harusnya bermitra. Jadi, kejadian-kejadian di lapangan, kita bisa dapat informasi lebih cepat,” kata Seto menutup diskusi.

Mulyono, Pengemudi Ojek Online Pertama yang Dijuluki “Driver 001” GoJek

Nganggur Sebulan, KRL Ini Jadi Bahan Uji Coba Ruang Bebas di Jalur Bogor

Sejak kedatangan KRL impor dari Perusahaan CRRC Cina, PT KCI khususnya Depo Depok disibukkan dengan adanya uji coba lintas di jalur Bogor. Uji coba ini diperuntukkan guna lancarnya perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dari Cina. Dengan penuh semangat, kru yang mengikuti ujicoba ini menjalankan tugas dengan serius agar perjalanan KRL impor tersebut lancar.

Seperti pada hari Minggu (9/2) kemarin adalah uji coba kedua untuk KRL impor ini. Namun uji coba kedua menggunakan rangkaian KRL yang digadang-gadang oleh penggemar kereta api mengira sudah tidak laik jalan. Respon mereka yang mengejutkan di media sosial ternyata menggunakan rangkaian KRL yang telah lama ‘menghilang’ di lintas jalur KRL, yaitu menggunakan seri 7022-7122. Padahal sebelum datangnya KRL impor tersebut ujicoba dilakukan menggunakan rangkaian kereta penolong (Djoko Tingkir) bermesin diesel.

Menggunakan alat tambahan di bagian bemper KRL untuk mengukur jarak antara KRL dengan Peron yang dilengkapi CCTV.

Alih-alih uji coba yang dilakukan pada pagi hingga siang hari, perjalanan KRL secara reguler di jalur Bogor sedikit terlambat. Keberangkatan uji coba dilakukan dari Stasiun Depok pada pukul 10 pagi menuju Stasiun Bogor. Kemudian keberangkatan dari Stasiun Bogor sekitar pukul 11 menuju ke Stasiun Jakarta Kota. Dan kembali dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Depok sekitar pukul 2 siang.

Uji coba kedua menggunakan KRL seri 7022-7122 ini akan terus dilakukan sampai pada ujicoba rangkaian KRL CRRC Cina yang rencana akan dilakukan 2 kali ujicoba pada pagi dan malam hari di jalur Bogor.

KRL Kiriman dari Cina Tiba di Jakarta, Ini Penampakannya

Sempat Hancur Dilanda Gempa, Terowongan Mrawan Kembali Kokoh Hingga Ratusan Tahun

Selain jalur kereta api di Jawa Barat yang memiliki pemandangan yang eksotis, ternyata jalur kereta api di Jawa Timur pun tak kalah menakjubkan dan bernilai sejarah. Berada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember jalur kereta api tersebut memiliki bangunan terowongan yang bersejarah, Terowongan Mrawan.

Berusia lebih dari 100 tahun, terowongan ini merupakan bangunan cagar budaya yang dilestarikan PT KAI memiliki panjang 690 meter. Terowongan ini tak jauh lokasi dengan Stasiun Mrawan yang berjarak 15 menit dengan berjalan kaki.

Terowongan Mrawan Pada Tahun 1903 (foto: dokumentasi Surat Kabar De Locomotief 1903)


Mulai dari Diguncang Gempa Hingga Diterjang Longsor

Kokohnya Terowongan Mrawan hingga saat ini, ternyata pernah terjadi peristiwa yang memilukan. Terowongan yang membelah Gunung Gumitir ini pernah diguncang gempa bumi yang mengakibatkan tanah longsor pada tahun 1909.

Pasca gempa, terowongan tersebut dibersihkan dari material longsor hingga 500 m² per hari. Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda, Staatssporwegen (SS), melakukan perbaikan terowongan dengan memperpanjang kedua sisi. Serta menggali lereng yang cukup curam di wilayah sekitar.

Kemudian Oktober 1910 perpanjang mulut terowongan pun di salah satu sisi. Lalu sisi lainnya masih meneruskan pekerjaan penggalian dan pemasangan batu bata.

Pada awal pengoperasiannya, terowongan ini dilewati kereta api penumpang maupun barang hasil bumi seperti kopi, gula, beras serta hasil pertanian lainnya di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Kini Terowongan Mrawan tetap dilewati banyak kereta api dari arah Banyuwangi (Stasiun Ketapang) sampai dengan Surabaya dan Malang. Apalagi kereta api saat ini makin banyak penumpang yang ingin melakukan perjalanan menuju Pulau Bali dengan dimanjakan pesona alam Jawa Timur dengan kereta api tentunya.

Jelajahi Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia, Ini Dia Urutannya

Kebijakan Baru Operasional Taksi Online di Bali, Akankah Pelancong Terdampak?

Serangkaian kebijakan baru di Bali membantu melindungi mata pencaharian pengemudi taksi lokal. Nantinya juga penegakkan hukum yang lebih ketat terhadap peraturan yang ada akan dilaksanakan.

Adanya kebijakan baru ini, perusahaan taksi online Grab dan GoJek ikut menyetujui rencana Pemerintah Provinsi Bali untuk memperkuat dan memperbarui peraturan tentang apa yang disebut sebagai angkutan sewa khusus (SAK).

Perubahan ini menjadi jelas setelah Forum Perjuangan Pengemudi Pariwisata (FPDP) yang mengajukan enam tuntutan sangat spesifikasi pada tanggal 5 Januari 2025 ke Dewan Perwakilan Daerah Bali (DPRD). Mereka meminta agar Pemprov Bali menetapkan kuota jumlah penyedia layanan taksi online yang diizinkan untu terdaftar di Pulau Dewata tesebut.

Hal ini pun berlaku untuk mobil dan motor berbasis aplikasi. FPDF pun juga meminta pemerintah untuk menerapkan peraturan yang lebih ketat dalam penyewaan kendaraan untuk pelancong baik itu motor atau pun mobil.

Baca juga: Empat Tahun Beroperasi, Trans Metro Dewata Vakum Sejak 1 Januari 2025

Sedangkan tuntutan ketiga yakni meminta pemerintah mengawasi pembuatan standar tarif taksi di seluruh Bali. Tuntutan keempat adalah untuk membatasi perusahaan taksi, khususnya perusahaan taksi online, sehingga mereka hanya dapat mempekerjakan atau menerima pengemudi lepas yang memiliki KTP Bali.

Tuntutan kelima adalah agar semua kendaraan transportasi wisata memiliki plat nomor lokal Provinsi Bali.Tuntutan keenam dan terakhir adalah untuk membuat satu set kriteria keterampilan standar untuk pengemudi turis yang datang ke Bali dari luar provinsi.

Tuntutan ini dikarenakan FPDP yang prihatin bukan hanya pada pengemudi dari luar provinsi yang pindah ke Bali untuk mengemudi sebagai sopirt taksi lepas (taksi online) dan ‘mencuri’ pekerjaan pengemudi lokal.

Namun karena juga semakin banyak pengemudi dari daerah lain di Indonesia yang berpotensi melanggar hukum setempat dan mempertaruhkan reputasi Bali sebagai tujuan wisata. Pasalnya kerap kali, pengemudi taksi online juga dianggap merendahkan pengemudi taksi lokal karena perusahaan-perusahaan tersebut memusatkan tarif yang diterapkan oleh aplikasi-aplikasi seperti Grab dan GoJek.

“Kami mendukung kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali, kami juga siap untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan lokal,” kata Direktur Grab untuk Indonesia Timur, Halim Wijaya.

Sejak akhir tahun 2024, para pengemudi taksi yang berbasis di Bali telah menyampaikan keluhan terhadap pengemudi taksi online yang menurut mereka beroperasi dengan plat nomor dari luar provinsi, yang berkontribusi terhadap kemacetan lalu lintas akibat praktik penjemputan dan pengantaran yang ‘ceroboh’, menginap di tempat parkir, dan mengambil dan menurunkan penumpang di ‘area terlarang’ di mana para pengemudi taksi lokal memiliki yurisdiksi eksklusif.

Wijaya mengatakan kepada para wartawan bahwa Grab Indonesia sekarang akan menetapkan bahwa pengemudi yang ingin mendaftar sebagai mitra, alias pengemudi freelance Grab, haruslah penduduk Bali. Selama ini, para pengemudi Grab harus menunjukkan dokumen yang sah seperti KTP, SIM, SKCK, dan STNK sebelum mereka diizinkan untuk mengemudi untuk aplikasi ini.

“Untuk dapat mendaftar sebagai calon mitra di Bali, Anda harus memiliki KTP Bali atau melampirkan surat keterangan domisili di Bali dan menggunakan kendaraan berplat nomor DK,” jelas Wijaya.

Semua kendaraan yang terdaftar di Bali memiliki plat nomor DK, singkatan dari Kota Denpasar. GoJek telah mengeluarkan pernyataan serupa, menegaskan kembali dukungan mereka terhadap komunitas lokal di Bali. Perlu dicatat bahwa Grab dan GoJek telah digunakan sebagai sarana untuk mencari nafkah oleh ribuan penduduk Bali.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, perubahan ini tidak akan terlalu berpengaruh. Namun, apa yang diharapkan dari perubahan ini adalah berkurangnya ketegangan antara pengemudi lokal dan pengemudi online, yang sering kali tanpa disadari membuat para turis terjebak di tengah-tengahnya.

Mulai 14 Februari, Pemprov Bali Kenakan Pajak Pariwisata untuk Pelancong Asing yang Tiba di Bandara dan Pelabuhan

Sambut Libur Lebaran, ASDP Siap Operasikan 2 Lintasan Strategis di Timur Indonesia

Libur Lebaran sebentar lagi akan menjelang, sudah saatnya semua lini masyarakat menyiapkan rencana matang untuk menghadapi libur tersebut. Salah satunya adalah PT ASDP Ferry yang dikabarkan akan mengoperasikan 2 lintasan strategis di Baubau, Sulawesi Tenggara untuk mengoptimalkan pengalaman penumpang.

Baca Juga: Jangan Melulu Konsumsi Obat, Inilah Makanan yang Bisa Cegah Mabuk Laut!

Dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers, ASDP akan mengoperasikan rute Kendari–Langara (Wawonii) serta Labuan (Kabupaten Buton Utara)–Sawaeya (Kabupaten Konawe Kepulauan). Diharapkan, kedua rute ini akan memudahkan mobilitas masyarakat, baik untuk perjalanan mudik maupun wisata.

“Baubau adalah kota yang menawarkan paket wisata lengkap. Selain terkenal dengan wisata baharinya, daerah ini juga memiliki situs budaya yang kaya,” kata Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin dalam siaran pers.

Benteng Keraton Buton. sumber: istimewa

“ASDP siap mendukung masyarakat yang ingin menikmati momen Lebaran di sini dengan layanan penyeberangan yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Menurut Shelvy, Baubau merupakan destinasi yang tepat untuk disambangi selama musim libur Lebaran, mengingat ada banyak suguhan pemandangan alam yang eksotis nan indah di sana.

Jembatan Lingkar Lapoili. Sumber: istimewa

Sebut saja Pantai Lakeba, Pantai Kamali hingga Benteng Keraton Buton. Belum lagi Jembatan Lingkar Lapoili yang kerap disebut sebagai “Maldives-nya Baubau” karena lanskap lautnya yang spektakuler, semuanya dapat Anda nikmati.

Sementara untuk layanan komersil, ASDP akan melayani penumpang dengan menggunakan kapal KMP Tenggiri, KMP Inerie, KMP Sultan Murhum, KMP Madidihang, KMP Semumu, KMP Kambaniru, KMP Pulau Rubiah, KMP Teluk Cenderawasih II, KMP Nuku, KMP Mujair, dan KMP Bahteramas.

“Masyarakat dapat mulai merencanakan perjalanan mereka sejak sekarang dengan memesan tiket penyeberangan lebih awal. Dengan begitu, perjalanan mudik dan wisata dapat berjalan lebih lancar dan nyaman,” tutup Shelvy.

Yang Harus Diingat dari Asuransi Penumpang

Si Tosca dari Vietnam, Ini Dia Taksi Listrik Xanh SM

Belum lama ini, Jakarta dihiasi oleh segerombolan aksi dengan warna tosca. Cukup menarik minat, selain warnanya, taksi ini pun sudah menggunakan mobil listrik sebagai armadanya.

Taksi itu adalah Xanh SM, dan menjadi pendatang baru serta saingan bagi taksi konvensional maupun online. Xanh SM adalah perusahaan taksi yang merupakan Anak perusahaan dai vinFast.

Xanh SM mengklaim bahwa mereka satu-satunya taksi yang menggunakan listrik 100 persen. Pada awal kehadirannya di akhir tahun 2024 lalu, Xanh SM memberikan tumpangan layanan gratis untuk pengguna di Jakarta Pusat dan Selatan pada 10-17 Desember 2024 lalu.

Saat layanan gratis tersebut, Xanh SM memberlakukan tarif maksimal Rp120 ribu untuk dua kali perjalanan per hari. Salah satu pool terbesarnya berada di Jalan Rajawali Selatan, Jakarta Pusat.

Baca juga: Mulai 2026, Semua Taksi di Hong Kong Wajib Pasang Kamera di Dalam Mobil, GPS, Kamera Dasbor dan Pembayaran Elektronik

Ketika KabarPenumpang.com melihat dari bagian luar, taksi Vietnam yang satu ini cukup banyak berjajar rapi di pool. Menanti para pengemudi untuk meluncur di jalanan Jabodetabek menjemput penumpang.

Mobil listrik yang digunakan sebagai taksi oleh Xanh SM mampu menempuh Jarak mencapai 277 km dengan kecepatan mecapai 100 km/jam. Untuk pemesanan taksi Xanh SM pelanggan bisa mengunduh aplikasi Xanh SM melalui Apps Store atau Google Play Store.

Kemudian lakukan registrasi akun Xanh SM dengan mendaftarkan nama, nomor hp, dan alamat email yang aktif Pilih ikon bergambar mobil atau klik menu “Mau pergi kemana?” di beranda aplikasi tersebut. Lalu tentukan alamat tujuan dan lokasi pengantaran Pilih metode pembayaran yang diinginkan, serta masukkan kode promosi atau diskon jika ada Konfirmasi pemesanan dengan menggeser tombol ke kanan Tunggu taksi Xanh SM tiba dan nikmati perjalanan.

Selain memesan perjalanan secara langsung, calon penumpang dapat menggunakan Xanh SM untuk menjadwalkan perjalanan pada hari dan waktu tertentu. Berikut cara menjadwalkan perjalanan menggunakan taksi listrik Xanh SM.

Pertama buka aplikasi Xanh SM, pastikan sudah membuat akun di aplikasi tersebut Pada laman utama, masukkan tujuan perjalanan pada kotak “Tujuan” dan konfirmasi titik penjemputan Pilih jenis layanan sesuai opsi yang tersedia, seperti mobil mewah atau mobil ramah lingkungan Periksa tarif dan pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan serta biaya calon penumpang Pilih metode pembayaran dan masukkan kode promosi jika ada Klik tombol titik tiga “…” di samping menu “Tawaran”, kemudian pilih “Jadwalkan”.

Tentukan waktu perjalanan yang diinginkan dan tekan “Perbarui” Periksa waktu perjalanan yang telah ditentukan dan tekan “Jadwalkan”. Lalu, pengemudi akan menghubungi penumpang untuk mengonfirmasi detail perjalanan. Calon penumpang bisa melakukan penjadwalan perjalanan taksi listrik Xanh SM hingga 30 hari sebelumnya.

Baca juga: Pertama Kali Mau Naik Taksi di Luar Negeri? Sebelumnya Baca Tips Ini

Pembatalan perjalanan dengan Xanh SM bisa dilakukan sebelum pengemudi tiba di lokasi penjemputan. Selain melalui aplikasi Xanh SM, calon penumpang bisa melakukan pemesanan perjalanan atau layanan lainnya dengan menghubungi nomor Hotline14068 sebelum keberangkatan.

Untuk diketahui, tarif taksi listrik Xanh SM Perusahaan mengeklaim, sudah termasuk PPN dan asuransi untuk penumpang. Tarif perjalanan taksi Xanh SM yang dipesan melalui aplikasi tergantung jarak tempuh, biaya tol, dan biaya tambahan lain yang ada selama perjalanan.

Besaran tarif Xanh SM ditentukan oleh perangkat lunak kasir sesuai kebijakan harga yang diterapkan, penawaran tertentu, serta kebijakan biaya tambahan pada waktu tertentu. Untuk kisaran tarifnya, jarak lokasi tujuan dan titik penjemputan sejauh 6 kilometer dikenai tarif sekitar Rp 42.600. Sementara, calon penumpang dapat mengecek tarif perjalanan Xanh SM melalui link ini atau via aplikasi.

Disebut “Taksi Gelap” Bukan Karena Warna Tetapi Karena Tidak Berizin

SS Ourang Medan, Legenda ‘Kapal Hantu’ yang Menghiasi Perairan Selat Malaka

Mungkin sebagian dari Anda tidak asing dengan berbagai cerita horor yang bertemakan moda transportasi laut. Sebut saja Kapal The Flying Dutchman atau Kapal Mary Celeste yang ceritanya sudah mahsyur di berbagai penjuru dunia. Tapi tahukah Anda bahwa ada 1 cerita menyeramkan terkait kapal yang berasal dari perairan Indonesia?

Baca Juga: Legenda Kereta Hantu Manggarai, Antara Fakta dan Mitos

SS Ourang Medan, begitulah nama lambung dari kapal ini, merupakan kapal Hindia Belanda yang dikabarkan meledak dan tenggelam di Selat Malaka pada tahun 1940-an. Nah, sejak saat itu, ‘kemunculan’ SS Ourang Medan ini kerap meneror pelaut di sekitar lokasi kecelakaan.

Dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, dikisahkan pada Juni 1947, 2 kapal asal Negeri Paman Sam, City of Baltimore dan Silver Star menerima pesan darurat (SOS) berisikan kode morse saat tengah melintasi area Selat Malaka.

Alih-alih mendapatkan pesan yang meminta bantuan, 2 kapal ini justru menerima kode morse yang mengerikan:

“Semua perwira termasuk kapten tewas, terbaring di ruang peta dan anjungan. Mungkin semua sudah mati.”

Tidak berhenti sampai di situ, pesan itu diakhiri dengan kalimat yang lebih menyeramkan:

“Saya mati.”

ilustrasi SS Ourang Medan

Ternyata tidak hanya didengar oleh kapal City of Baltimore dan Silver Star, melainkan pesan menyeramkan ini juga sampai ke Pos Pemantauan milik Inggris dan Belanda yang berapa di sekitar Selat Malaka. Setelah dilacak, ternyata sumber sinyal dari pesan tersebut berasal dari SS Ourang Medan yang juga kebetulan berada di sekitar Selat Malaka.

Kapal Silver Star yang kala itu posisinya paling dekat dengan sumber sinyal kemudian mengubah haluan dan mendekat ke SS Ourang Medan untuk menyelidiki pesan SOS yang baru saja diterimanya. Namun alangkah terkejutnya ketika para awak Silver Star tiba di sumber sinyal, mereka melihat ada sebuah kapal yang terombang-ambing tanpa adanya tanda-ta da kehidupan.

Skeptis, para awak Silver Star langsung naik ke SS Ourang Medan dan menemukan kapal tersebut sudah dipenuhi oleh jasad yang tersebar di hampir semua ruang kapal; di anjungan, ruang mesin dan beberapa tempat lainnya.

Dari semua kondisi jasad di SS Ourang Medan, hampir dapat dipastikan semua orang di sana (termasuk anjing yang ada di kapal) meninggal secara mendadak dan tiba-tiba. Awak Kapal Silver Star yang melakukan pengecekan juga tidak menemukan 1 orang yang selamat.

Baca Juga: Sejarah RMS Queen Elizabeth – Legenda Pelayaran Transatlantik, Angkut 750.000 Pasukan Selama Perang Dunia Kedua

Ada banyak berseliweran hipotesa tentang meninggalnya seluruh awak dari SS Ourang Medan. Ada yang menyebutkan bahwa mereka meninggal akibat paparan gas beracun dari dalam kapal, namun teori ini belum bisa dipastikan. Ada juga yang menyebutkan bahwa mereka semua meninggal akibat kegagalan uji coba militer, tapi teori ini juga belum dapat dipastikan keabsahannya.

Hingga kini, belum ada yang dapat memastikan penyebab meninggal semua awak kapal SS Ourang Medan. Perdebatan antara fakta sejarah atau legenda urban juga kerap menghiasi lini masa di platform media sosial, mengingat minimnya bukti fisik dari SS Ourang Medan sendiri. Namun 1 yang jelas, SS Ourang Medan telah menjadi salah satu cerita menarik nan menyeramkan di perairan Indonesia.

Wisata “Kapal Hantu,” Lepas Pantai Christchurch di Inggris Jadi Kuburan Kapal Pesiar