Lonjakan Penumpang di Stasiun Garut Meningkat Drastis saat Libur Lebaran 2026, Ini Datanya

Menggunakan kereta api saat mudik merupakan hal yang lumrah bagi masyarakat Indonesia. Apalagi banyaknya kereta api tambah dan tebar diskon, membuat masyarakat tentu sangat antusias. Tak hanya kereta jarak jauh yang menjadi pilihan utama untuk mudik, kereta api lokal pun menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dengan harga yang sangat murah.

Salah satu yang terlihat antusias masyarakat pengguna kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung ini. Ya, salah satu stasiun yang menjadi sorotan media kali ini ada di lokasi Kota Garut, Jawa Barat. Menurut kabar yang beredar, Stasiun Garut menjadi satu-satunya stasiun yang digandrungi masyarakat Garut maupun sekitarnya. Ternyata penumpang yang naik dari Stasiun Garut meningkat drastis.

Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, kenaikan itu menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk perjalanan mudik maupun balik. Menuruntya, Stasiun Garut sebagai salah satu stasiun penting di wilayah selatan Jawa Barat terus menunjukkan peran strategisnya dalam melayani mobilitas masyarakat.

Berdasarkan data yang diperoleh, pada periode hari biasa rata-rata harian penumpang yang naik kereta api jarak jauh dan Kereta Api (KA) Lokal (Commuter Line) mencapai 1.337 penumpang per hari. Dengan rincian rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut sebanyak 590 penumpang dan KA Lokal Commuter Line, mencapai 747 penumpang.

Suasana kepadatan penumpang di Stasiun Garut. (Foto: Dok. KAI)

Pada periode Angkutan Lebaran 2026 data sampai dengan Jumat 27 Maret 2026, terjadi peningkatan yang cukup signifikan sebesar 48% dari hari biasanya di Stasiun Garut. Rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh dan KA Lokal Commuter Line mencapai 1.976 penumpang per hari. Jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut meningkat menjadi 704 penumpang, sedangkan KA Lokal Commuter Line melonjak menjadi 1.272 penumpang.

Dari Stasiun Garut, penumpang juga dapat menikmati layanan 2 kereta api jarak jauh yaitu KA Cikuray dan KA Papandayan, yang menghubungkan Garut dengan berbagai kota tujuan. Selain itu, tersedia pula 2 layanan KA Lokal Commuter Line yang melayani mobilitas harian masyarakat di wilayah Daop 2 Bandung.

Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan, terutama di masa Angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan penumpang. Berbagai upaya dilakukan mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana hingga penambahan petugas pelayanan di stasiun.

Wajah Stasiun Garut Saat Menyelimuti Suasana Malam

Hari Ini 45 Tahun Lalu, Pembajakan Pesawat DC-9 “Woyla” Garuda Indonesia Jadi yang Pertama dalam Sejarah

Hari ini, 45 tahun lalu, bertepatan dengan 28 Maret 1981, pesawat DC-9 (Douglas DC-9) Woyla Garuda Indonesia PK-GNJ dibajak di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand. Peristiwa pembajakan ini pun menjadi kasus pembajakan pesawat paling terkenal di Indonesia lantaran menjadi pesawat pertama dari Indonesia yang dibajak di luar negeri.

Baca juga: DC-9 Garuda Indonesia, Andalan Penerbangan Jet Domestik Era 80-an

Disarikan dari berbagai sumber, kisah pembajakan pesawat pertama Indonesia di luar negeri dimulai sekitar pukul 10.00 waktu Indonesia. Pesawat Garuda DC-9 “Woyla” rute penerbangan Jakarta-Palembang-Medan dibajak oleh lima orang teroris bersenjata dari Komando Jihad; Mahrizal (pemimpin pembajakan), Abu Sofyan atau Sofyan Effendi, Abdullah Mulyono, Zulfikar T. Djohan Mirza, dan Wendy Mochammad Zein.

Kelimanya menuntut agar rekan mereka sebanyak 80 orang dibebaskan dari tahanan, untuk kemudian bergabung dengan mereka di Thailand, dan pergi ke Timur Tengah, dalam hal ini Libya, melewati rute Penang, Malaysia–Bangkok,Thailand–Colombo, Srilanka–Libya.

Melihat dari rute kemana pesawat dengan nomor penerbangan 206 dibawa, sebetulnya, pembajakan pesawat Woyla bisa saja berakhir di Bandara Penang, Malaysia. Sebab, pesawat mau tak mau harus berhenti untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand.

Hanya saja, karena tidak adanya kedekatan khusus antara Indonesia dan Malaysia -padahal di saat yang bersamaan Indonesia sudah menyampaikan peristiwa pembajakan ini ke pemerintah Malaysia- alhasil diplomasi gagal dan Malaysia tetap memberikan akses ke pesawat Woyla yang dibajak untuk mengisi bahan bakar.

Diplomasi kemudian berlanjut ke Thailand. Di sini, sebetulnya nyaris gagal juga. Bila sampai gagal, diplomasi di negara selanjutnya akan lebih sulit karena sudah di luar regional yang sama. Tak ayal, Thailand pun bisa dibilang sebagai penentu nasib 57 penumpang, di antaranya dua warga negara AS, dan sejumlah kru.

Setelah negosiasi alot, akhirnya pemerintah Thailand mengizinkan dilakukannya operasi militer. Opsi itu dianggap terbaik oleh Indonesia mengingat tuntutan teroris pembajakan pesawat DC-9 Woyla cukup berat, yaitu membebaskan 80 orang dari kelompok mereka yang ditahan di Jakarta dan uang tebusan sebesar 1,5 juta dolar.

Operasi penyelamatan pun dimulai. Setelah sekitar 60 pasukan antiteror Kopassandha atau Kopassus yang diberangkatkan dengan pesawat DC-10 bersiap, ditambah bantuan perlatan audio canggih dari CIA, yang berkepentingan untuk menyelamatkan dua warganya, dimana alat tersebut memungkinkan percakapan di dalam pesawat dapat dipantau dari jarak jauh, pasukan yang dipimpin Letkol Sintong Panjaitan pun beraksi.

Ketika itu, operasi militer dilakukan pada pukul 3 dini hari waktu setempat. Itu dilakukan sesudah memanfaatkan alat komunikasi bantuan dari CIA dan mendapati lima orang teroris di dalam pesawat Woyla sedang istirahat.

Operasi militer pun berhasil. Seluruh penumpang selamat namun terdapat korban luka-luka, di antaranya warga negara AS yang tertembak.

Baca juga: Ada DC-9 Berlivery Klasik di Hanggar Garuda Maintenance Facility, Buat Apa Ya?

Selain itu, ada juga korban tewas, dimana Capa Achmad Kirang dari tim antiteror meninggal di rumah sakit Angkatan Udara King Bhumibol, Bangkok, dua hari setelah operasi pembebasan sandera. Sedangkan pihak Garuda kehilangan kapten pilot Herman Rante yang meninggal di rumah sakit yang sama enam hari kemudian. Mereka dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Adapun kelima teroris tewas di tempat.

Meskipun bukan pembajakan pesawat pertama dalam sejarah penerbangan Indonesia, namun, pembajakan pesawat DC-9 Woyla Garuda Indonesia jadi kasus pembajakan pesawat paling terkenal di Indonesia, dengan status sebagai pembajakan pesawat pertama dari Indonesia yang dibajak di luar negeri.

Solusi Sinyal Putus di Terowongan: Kereta Cepat Taiwan Investasi Rp1 Triliun untuk Koneksi Fiber Optik

Menempuh perjalanan dengan kereta cepat seringkali terganggu oleh hilangnya koneksi internet saat rangkaian memasuki terowongan. Memahami keluhan penumpang tersebut, operator Kereta Cepat Taiwan (THSR) melakukan gebrakan teknologi besar-besaran untuk memastikan penumpang tetap bisa streaming video hingga melakukan rapat daring tanpa gangguan di sepanjang jalur 350 kilometer.

Bekerja sama dengan raksasa telekomunikasi seperti Chunghwa Telecom, Taiwan Mobile, dan Far EasTone, proyek ambisius senilai NT$ 2 miliar atau sekitar Rp 1 triliun (kurs saat ini) mulai digulirkan. Fokus utamanya adalah memodernisasi infrastruktur komunikasi di 52 titik terowongan dan jalur bawah tanah yang selama ini menjadi titik lemah sinyal.

Pembaruan teknis ini melibatkan penggantian lebih dari 369 unit frequency repeater yang sudah berusia satu dekade dengan teknologi terbaru berbasis penguat sinyal serat optik (fiber-optic signal amplifiers). Total perangkat yang terpasang nantinya akan membengkak hingga lebih dari 2.200 unit.

Perbedaan mendasar dari pembaruan ini terletak pada media transmisinya. Jika kabel jaringan konvensional menggunakan listrik, teknologi serat optik menggunakan cahaya. Hal ini memungkinkan transmisi data yang jauh lebih cepat, kapasitas bandwidth lebih besar, serta lebih stabil menghadapi gangguan interferensi di ruang sempit seperti terowongan.

Jalur kereta cepat Taiwan memiliki tantangan geografis yang cukup berat, di mana sekitar 68 kilometer atau 19 persen dari total lintasannya berada di bawah tanah atau di dalam terowongan. Area inilah yang selama ini membuat koneksi internet penumpang tidak stabil.

Berdasarkan uji coba teknis yang dilakukan pada Februari lalu, penggunaan penguat sinyal fiber optik ini terbukti meningkatkan cakupan sinyal secara signifikan. Kabar baiknya, peningkatan konektivitas di jalur bawah tanah antara Nangang hingga Banqiao ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Sementara itu, seluruh jalur kereta cepat Taiwan diproyeksikan akan bebas blank spot pada tahun 2027 mendatang.

Investasi besar yang dikucurkan Taiwan ini menunjukkan bahwa aspek kenyamanan digital kini menjadi standar baru dalam layanan transportasi premium. Dengan rampungnya proyek ini, penumpang THSR tidak akan lagi merasakan putusnya panggilan telepon atau buffering saat menonton video, bahkan ketika kereta sedang melesat menembus terowongan di perut bumi.

Kembangkan Layanan Kereta Cepat, Taiwan High Speed Rail Gandeng Hitachi dan Toshiba

Ribuan Penumpang Telantar: 52 Penerbangan Dibatalkan dan 660 Delay di Australia & Selandia Baru

Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia penerbangan di kawasan Oseania. Ribuan penumpang dilaporkan telantar di berbagai bandara utama Australia dan Selandia Baru hari ini, menyusul pembatalan sedikitnya 52 penerbangan dan penundaan (delay) pada lebih dari 660 jadwal penerbangan lainnya.

Kekacauan ini melanda bandara-bandara sibuk seperti Sydney, Melbourne, Brisbane, hingga Auckland, yang berdampak langsung pada operasional maskapai besar termasuk Qantas, Air New Zealand, hingga Cathay Pacific.

Berdasarkan laporan dari Travel and Tour World, gangguan masif ini dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir timur Australia. Angin kencang dan jarak pandang yang terbatas memaksa otoritas bandara untuk membatasi jumlah pergerakan pesawat demi keselamatan penerbangan.

Di Bandara Sydney saja, dilaporkan hanya satu landasan pacu yang dapat dioperasikan selama beberapa jam, yang memicu efek domino penundaan di seluruh jaringan penerbangan domestik dan internasional.

Beberapa maskapai papan atas harus berjuang keras mengatur ulang jadwal mereka:

Qantas & Jetstar: Menjadi maskapai yang paling banyak membatalkan penerbangan domestik, terutama rute “Segitiga Emas” (Sydney-Melbourne-Brisbane).

Air New Zealand: Mengalami kendala besar pada konektivitas lintas trans-Tasman menuju Australia.

Cathay Pacific & Maskapai Internasional: Penumpang rute jarak jauh juga tidak luput dari dampak ini, di mana banyak pesawat harus tertahan di darat menunggu slot keberangkatan yang aman.

Hingga berita ini diturunkan, terminal keberangkatan di Sydney dan Melbourne dipadati oleh antrean penumpang yang mencari informasi kompensasi atau jadwal ulang (rescheduling). Pihak bandara mengimbau agar para penumpang terus memantau status penerbangan melalui aplikasi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara.

Bagi Sobat Penumpang yang memiliki rencana perjalanan menuju atau melalui Australia dan Selandia Baru hari ini, sangat disarankan untuk menghubungi pihak maskapai guna memastikan status tiket Anda.

Agar Penerbangan Aman Sampai Tujuan, Inilah Cara Pilot Menafsirkan Laporan Cuaca

Sanksi Berat Bukan Halangan, Begini Cara Maskapai Rusia Jaga Armada Boeing dan Airbus Tetap Mengudara

Sejak akses terhadap suku cadang resmi dan dukungan teknis dari pabrikan Barat diputus pada tahun 2022, banyak pengamat memprediksi industri penerbangan Rusia akan segera “grounded”. Namun, kenyataannya hingga tahun 2026 ini, maskapai besar seperti Aeroflot dan S7 Airlines masih mampu mengoperasikan armada Boeing dan Airbus mereka untuk rute jarak jauh.

Bagaimana cara Rusia mengakali sanksi internasional yang begitu ketat demi keselamatan dan kelangsungan penerbangan mereka? Berikut adalah beberapa strategi “cerdik” yang dijalankan:

1. Jalur Logistik “Pintu Belakang” di Negara Ketiga
Rusia tidak lagi bisa memesan suku cadang langsung dari Seattle (Boeing) atau Toulouse (Airbus). Sebagai solusinya, muncul jaringan perusahaan perantara yang berbasis di negara-negara yang tidak menerapkan sanksi, seperti Uni Emirat Arab, Turki, Cina, hingga beberapa negara di Asia Tengah.

Suku cadang mulai dari ban pesawat, komponen pengereman, hingga sensor elektronik dipesan oleh perusahaan-perusahaan ini, lalu dikirimkan kembali ke Rusia. Laporan menyebutkan bahwa suku cadang penting kini bisa tiba di Moskow hanya dalam hitungan hari melalui jalur “abu-abu” ini.

2. Penyelesaian Status Hukum Pesawat Sewaan
Salah satu kendala terbesar maskapai Rusia adalah status pesawat yang sebelumnya berstatus sewa (leasing) dari perusahaan Barat. Agar pesawat ini tidak disita saat terbang ke luar negeri, pemerintah Rusia mengucurkan dana talangan miliaran dolar untuk melakukan “pembelian paksa” atau penyelesaian hukum dengan para lessor.

Dengan membayar nilai sisa pesawat, status kepemilikan menjadi sah di bawah registrasi Rusia, sehingga pesawat-pesawat Boeing 777 atau Airbus A350 mereka bisa kembali melayani rute internasional tanpa rasa was-was.

Senjata Makan Tuan, Sanksi Barat ke Rusia Bikin Lessor dan Insurer Barat ‘Ribut’ di Pengadilan

3. Kemampuan Perawatan Mandiri yang Meningkat
Karena tidak lagi mendapatkan pembaruan perangkat lunak (software) atau panduan teknis resmi, teknisi di Rusia kini dipaksa menjadi lebih mandiri. Mereka mengembangkan fasilitas perawatan (MRO) lokal yang mampu melakukan inspeksi besar secara mendalam.

Meski sempat ada kekhawatiran mengenai standar keselamatan, maskapai Rusia mengklaim bahwa prosedur perawatan tetap mengikuti standar internasional, hanya saja dengan dukungan komponen yang bersumber dari pasar non-tradisional.

4. Fokus pada Produksi Pesawat Domestik
Sadar bahwa ketergantungan pada Boeing dan Airbus tidak bisa selamanya, Rusia kini tancap gas memproduksi pesawat buatan dalam negeri seperti MC-21 dan Sukhoi Superjet New. Menariknya, pesawat-pesawat baru ini kini menggunakan mesin dan komponen elektronik yang 100% diproduksi di Rusia untuk menghindari hambatan sanksi di masa depan.

Fenomena di Rusia menunjukkan bahwa industri penerbangan global ternyata sangat sulit untuk benar-benar dipisahkan secara total. Kebutuhan akan mobilitas udara memaksa munculnya ekosistem logistik baru yang tidak terduga. Bagi penumpang, hal ini menjadi bukti bahwa ketahanan operasional sebuah maskapai sangat bergantung pada kreativitas rantai pasok di saat krisis.

Hadapi Sanksi AS dan Barat, Maskapai Rusia S7 Bakal Memproduksi, Menguji dan Mensertifikasi Suku Cadang Pesawat

Stasiun Lempuyangan Ternyata Lebih Unggul Dibanding Stasiun Tugu Yogyakarta, Ini Alasannya

Sebagai pengguna kereta api tentu ada alasan untuk menempuh perjalanan ke kota yang dituju. Selain cepat dan praktis, pelayanannya pun sudah sangat baik. Apalagi sudah terbukti peminat kereta api saat ini sudah semakin banyak bagi masyarakat yang melakukan aktivitas ke berbagai destinasi tujuan termasuk saat hari libur tiba.

Destinasi paling favorit masyarakat pengguna kereta api salah satunya adalah wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Tak heran, cukup banyak rute kereta api yang melewati wilayah tersebut karena banyaknya wisata yang diberikan bagi wisatawan. Di wilayah Yogyakarta tentu sudah paham betul bahwa ada stasiun besar yang sangat terkenal untuk naik dan turun penumpang.

Kedua stasiun tersebut adalah Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Tugu Yogyakarta. Memang stasiun ini cukup berdekatan satu sama lain. Yang hanya membedakan adalah dari fasilitas, salah satunya terdapat ruang tunggu VIP bagi penumpang kereta api diatas kelas eksekutif termasuk kereta wisata.

Namun, ternyata ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa Stasiun Lempuyangan ternyata memang lebih unggul dibanding Stasiun Tugu Yogyakarta. Stasiun Lempuyangan memang masih berada di bawah Stasiun Tugu Yogyakarta. Diketahui bahwa Stasiun Lempuyangan sebagai stasiun besar tipe B, sedangkan Stasiun Tugu Yogyakarta sudah masuk kategori stasiun besar tipe A.

Hal tersebut wajar jika Stasiun Tugu Yogyakarta dirancang untuk melayani jumlah penumpang yang lebih besar serta didukung fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan Stasiun Lempuyangan.

Namun, seiring berjalannya waktu, ternyata ada juga masyarakat yang lebih gemar naik atau turun di Stasiun Lempuyangan daripada Stasiun Tugu Yogyakarta. Bukan terpaksa, tapi mereka sengaja memilih di Stasiun Lempuyangan karena menemukan kenyamanan tersendiri di tengah padatnya penumpang di stasiun tersebut.

Jika dilihat dari bangunannya, Stasiun Tugu Yogyakarta sudah pasti lebih besar dari Stasiun Lempuyangan. Belum lagi saat hari libur besar atau libur panjang, Stasiun Lempuyangan bisa terasa cukup padat saat arus penumpang, baik yang hendak berangkat maupun yang baru tiba. Bahkan jika terlalu ramai, bisa terlihat begitu padat dan menumpuk.

Selain itu akses mencapai ke stasiun ini ternyata memang dibutuhkan kesabaran ekstra, terutama di jam-jam sibuk. Akses utama menuju Stasiun Lempuyangan melalui Jalan Lempuyangan yang satu arah dan kerap dipadati kendaraan. Di ruas jalan yang sama, penumpang yang datang dan pergi bercampur, karena jalur masuk dan keluar stasiun berada di titik yang sama.

Selain itu keunggulan dari Stasiun Lempuyangan ada berbagai hal yang menjadi alasan masyarakat lebih praktis. Jika naik Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, banyak penumpang yang naik dari Stasiun Lempuyangan untuk memanfaatkan perjalanan KRL ke stasiun yang dituju. Bukan karena ingin turun di Stasiun Tugu Yogyakarta, melainkan mereka ingin turun di stasiun sebaliknya hingga Kota Solo.

Ya, memanfaatkan naik KRL dari Stasiun Lempuyangan ini, selain bisa mendapatkan tempat duduk penumpang tak perlu antre menuju peron. Lain halnya jika penumpang naik KRL dari Stasiun Tugu Yogyakarta yang mengharuskan antre sebelum rangkaian memasuki peron dan menunggu penumpang turun agar tak berdesakan.

Keunggulan lainnya adalah sentra kuliner yang persis berada di sepanjang depan Stasiun Lempuyangan. Saat penumpanv turun, penumpang langsung bisa melihat berjejer warung yang menyediakan berbagai makanan termasuk khas dari Yogyakarta. Dengan harga yang tidak menguras kantong, penumpang sudah merasa cukup kenyang jika sudah mencicipinya.

Sama-sama Stasiun Besar, Ternyata Masih Ada Perbedaan Antara Stasiun Yogyakarta dengan Lempuyangan. Apa saja?

Manfaatkan Kereta Api Pangrango saat Libur Lebaran, Ini yang Dirasakan Penumpang

Tak hanya menggunakan kereta api jarak jauh saat melakukan perjalanan mudik lebaran. Perjalanan jaram menengah pun ternyata lebih diminati masyarakat. Ya, seperti halnya Kereta Api (KA) Pangrango dengan rute Stasiun Bogor Paledang – Sukabumi pulang pergi. Masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan KA tersebut lebih dominan mengisi waktu liburan baik di Kota Bogor maupun Sukabumi.

Berdasarkan kabar dari berbagai laman di media sosial, KA Pangrango menjadi destinasi favorit dengan waktu yang efisien dan praktis dalam untuk mengisi waktu liburan. Meskipun hanya memiliki satu rangkaian dalam tiap perjalanan, tak heran tiket KA Pangrango selalu cepat habis dipesan apalagi saat libur panjang.

Saat arus mudik mulai mencapai puncaknya, tentu jalan raya arteri menuju Kota Sukabumi terlihat sangat padat dengan kendaraan bermotor dari berbagai daerah bahkan dari Kota Jakarta. Jalur arteri hingga akses Tol Bocimi kerap dipadati kendaraan pemudik dan wisatawan, sehingga mendorong sebagian masyarakat mencari alternatif transportasi yang lebih efisien.

Aktivitas penumpang KA Pangrango baik yang datang maupun berangkat terlihat cukup tinggi terutama di Stasiun Sukabumi. Mobilitas masyarakat pun meningkat seiring momentum arus mudik dan balik Lebaran. Banyaknya masyarakat mengaku sengaja memilih menggunakan Kereta Api Pangrango untuk menuju Sukabumi demi menghindari kemacetan di jalan raya. Ia mengatakan, kondisi lalu lintas yang padat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan moda transportasi.

Sejak H-2 hingga kini, masyarakat pengguna KA Pangrango masih terpantau kepadatan di Stasiun Sukabumi. Ini karena beberapa penumpang juga memanfaatkan kereta api lainnya untuk melanjutkan perjalanan menuju ke kota berikutnya, yaitu Kota Cianjur. Karena di Stasiun Sukabumi masyarakat bisa menggunakan kereta lokal KA Siliwangi dengan rute Sukabumi – Cianjur – Cipatat pulang pergi.

Sementara itu, okupansi KA Pangrango selama masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah mengalami peningkatan signifikan. Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api turut dipengaruhi oleh faktor kenyamanan serta adanya program diskon tarif. Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyebutkan bahwa tingkat keterisian penumpang mencapai 89 persen dalam periode angkutan Lebaran.

Kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk KA Pangrango dari tanggal 11 Maret – 1 April sebanyak 80.960 kursi. Sedangkan kapasitas tempat duduk harian sebanyak 3.680 kursi. Ia melanjutkan bahwa lonjakan jumlah penumpang tidak terlepas dari kebijakan diskon tarif sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial yang diberlakukan secara nasional.

Menapaki Sentuhan Belanda di 10 Stasiun Tua di Indonesia

Wow! Kereta di Indonesia Ini Tempuh Jarak Lebih dari 900 KM!

Menggunakan transportasi massal seperti kereta api memang menjadi opsi bagi Anda yang hendak bepergian tanpa menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, kereta api juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemudik, terutama bagi mereka yang berdomisili di daerah Jawa. Selain menawarkan kenyamanan selama berkendara, kereta api juga bisa dibilang sebagai kendaraan yang dapat menempuh jarak jauh dengan waktu yang relatif lebih cepat daripada kendaraan lain.

Terkait masalah jarak dan waktu, kereta api juga memiliki rekor tersendiri. Tercatat ada 2 armadanya yang memegang gelar sebagai kereta api penumpang dengan jarak terjauh, dan kereta api penumpang dengan waktu tempuh terlama. Tentu saja rekor ini dipegang hanya dalam ruang lingkup Indonesia, bukan mancanegara.

Untuk gelar kereta api penumpang kelas eksekutif dengan jarak tempuh paling jauh dipegang oleh Kereta Api Gajayana dengan jarak tempuh 904 km. Kereta yang menghubungkan Jakarta dengan Malang ini diresmikan pengoperasiannya pada 28 Oktober 1999. Pada awalnya, kereta ini sempat melayani perjalanan dengan kelas bisnis saja. Namun terhitung sejak tahun 2001, KA Gajayana baru mendapatkan rangkaian anyar dari PT INKA yang menjadikannya sebagai titik awal pengoperasian kelas eksekutif pada rangkaian ini. Rute yang dilalui oleh KA Gajayana adalah rute selatan, dimana kereta nantinya akan melewati beberapa stasiun besar seperti Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, dan Blitar.

Sempat beberapa kali kereta ini mengubah penampilannya. Pada 2008, KA Gajayana menggunakan kaca lebar pada bagian sisi gerbongnya, lalu setahun berselang, si ular besi ini kembali merubah penampilannya dengan mengganti kaca lebar menjadi kaca pesawat dan digunakan hingga saat ini.

Namun, dibalik kepopuleran namanya, ada satu cerita kelam yang tidak mungkin dapat dilupakan. Waktu itu tanggal 27 Agustus 2011, dimana kereta Gajayana mengalami pembajakan oleh 3 orang tidak dikenal yang langsung mengarahkan kereta ke arah Stasiun Pasar Senen. Pada mulanya, kereta terhenti di Stasiun Jatibarang untuk menunggu sinyal masuk, namun saat kereta berada di stasiun Telagasari, Indramayu, kereta dihadang oleh beberapa orang yang langsung masuk ke dalam kereta dan satu diantaranya masuk ke lokomotif. Pembajakan kereta berakhir setelah petugas teknisi melakukan pengereman darurat di stasiun Gambir dan pembajak diamankan oleh pihak yang berwajib.

kereta api krakatau. sumber: i.ytimg.com
kereta api krakatau. sumber: i.ytimg.com

Lain ceritanya dengan kereta dengan waktu tempuh paling lama. Adalah kereta Krakatau yang menghubungkan Merak dengan Kediri. Walaupun sebenarnya kereta ini juga merupakan kereta dengan jarak paling jauh, tapi tidak menawarkan kelas eksekutif, hanya Ekonomi AC saja. Jarak tempuh dari kereta ini adalah 945 km, dengan waktu tempuh sekitar 17 jam 20 menit.

Dibalik itu semua, terdapat keunikan dari kereta ini. Kereta Krakatau merupakan satu-satunya kereta yang melintasi semua provinsi di pulau Jawa, dari mulai Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Selain itu, kereta ini diresmikan pada 24 Juli 2013 silam ini juga memiliki keunikan lain, yaitu melewati seluruh kota administrasi di Jakarta, dari mulai Jakarta Selatan (Bintaro), Jakarta Barat, (Palmerah), Jakarta Utara (Kampung Bandan), Jakarta Pusat (Pasar Senen), Jakarta Timur (Jatinegara), dan Bekasi.Anda cukup membayar Rp300.000 untuk kereta subclass C (subclass paling tinggi pada rangkaian ini) atau Rp235.000 untuk subclass S (subclass terendah pada rangkaian ini) dan memulai petualangan bersama “The Real Voyager” ini.

Tidak semua perjalanan akan berjalan sesuai dengan rencana, seperti yang dituliskan oleh seorang blogger yang merasa PT KAI tidak memegang teguh komitmennya dalam hal waktu. Ia mengatakan bahwa kereta Krakatau yang ia tumpangi banyak berhenti dan mengakibatkan keterlambatan sampai di tempat tujuan. Kebetulan ia naik menuju stasiun Yogyakarta. Di tiket, tertera waktu sampai adalah pukul 21.30, namun karena kereta berjalan lambat dan banyak berhenti, akhirnya ia baru sampai Yogyakarta pada pukul 23.01. Ia amat menyayangkan kejadian tersebut, walaupun ia sendiri belum mengetahui mengapa kereta bisa berjalan amat lambat dan banyak berhenti, meskipun itu hanyalah stasiun kecil.

AirAsia Resmi Luncurkan Dua Rute Baru dari Denpasar ke Adelaide dan Sydney

Kabar gembira buat kamu para traveler yang sudah rindu suasana Negeri Kanguru! Indonesia AirAsia baru saja memperkuat konektivitas dari Pulau Dewata dengan meresmikan dua rute internasional baru langsung menuju Adelaide dan Sydney.

Langkah ini diambil untuk memenuhi tingginya minat penumpang pada koridor Bali-Australia, yang selama ini memang menjadi primadona pariwisata internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dua rute baru ini akan dilayani oleh maskapai yang sudah tidak asing lagi bagi para traveler:

Denpasar – Adelaide: Kini tersedia pilihan tambahan bagi kamu yang ingin mengeksplorasi ibu kota Australia Selatan tersebut. Rute ini diharapkan mempermudah mobilitas wisatawan maupun pelajar Indonesia di sana.

Denpasar – Sydney: Sebagai salah satu rute tersibuk, penambahan frekuensi atau operator baru ke Sydney akan memberikan kompetisi harga yang lebih menarik bagi penumpang.

Pihak pengelola bandara menyatakan bahwa pembukaan rute ini adalah bagian dari strategi besar untuk memperkuat posisi Bali sebagai hub transportasi udara utama di kawasan Asia-Pasifik. Dengan adanya rute baru ini, diharapkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Australia, akan mencetak angka pertumbuhan baru di tahun 2026.

Tak hanya memudahkan turis asing, bagi warga lokal di Bali dan sekitarnya, rute ini membuka peluang lebih luas untuk urusan bisnis, pendidikan, maupun kunjungan keluarga tanpa harus transit di kota lain.

Menyambut bertambahnya rute internasional ini, Bandara Ngurah Rai juga terus melakukan optimalisasi fasilitas, mulai dari percepatan proses imigrasi hingga kenyamanan di ruang tunggu. Hal ini dilakukan agar pengalaman penumpang sejak mendarat hingga lepas landas tetap terjaga kualitasnya.

Diperpanjang! Tarif Diskon Kereta Api 20% Berlaku Hingga 1 April 2026, Yuk Simak Caranya

Masa arus balik Lebaran 2026 memang sudah berangsur-angsur terlihat di beberapa stasiun tujuan. Penumpang yang memadati stasiun di kota-kota bagian timur Pulau Jawa pun terlihat kepadatan. Terlebih lagi ramainya penumpang yang terlihat saat tiba di Jakarta. Beberapa kereta api yang tiba di Jakarta baik di Stasiun Gambir maupun Pasar Senen, volume penumpang cukup signifikan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa pada masa arus balik ini, volume kedatangan penumpang diprediksi lebih tinggi dibandingkan keberangkatan, dengan rata-rata mencapai lebih dari 45 ribu hingga 51 ribu penumpang per hari di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta.

Data menunjukkan bahwa kedatangan tertinggi penumpang diperkirakan terjadi pada periode 23 hingga 29 Maret 2026, dengan volume harian berkisar antara 48 ribu hingga 51 ribu penumpang. Angka ini secara bertahap akan menurun hingga 1 April 2026, namun tetap dalam volume yang signifikan.

Namun meskipun masyarakat pengguna kereta api terlhat lebih banyak, bukan berarti tiket kereta api yang dijual telah ludes atau habis. Masyarakat masih bisa membeli tiket kereta api ke berbagai destinasi tujuan khususnya Pulau Jawa baik secara online maupun di loket stasiun (offline).

Tak hanya penjualan tiket yang masih tersedia, diskon yang diberikan pun masih bisa didapatkan saat pembelian. Ya, bagi masyarakat khususnya yang ingin mudik belakangan, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) menghadirkan Promo Silaturahmi berupa diskon tiket kereta sebesar 20%. Diskon ini berlaku untuk tiket kereta kelas eksekutif.

Mengutip dari unggahan akun Instagram KAI di @kai121_, diskon tiket 20% berlaku untuk keberangkatan 25 Maret-1 April 2026. Pembelian dapat dilakukan pada 25 Maret-1 April 2026 mulai pukul 00.00 WIB. Berikut ini syaratnya:

• Pembelian tarif diskon ini dapat dilakukan di seluruh channel penjualan pada 25 Maret-1 April 2026.
• Tarif diskon berlaku untuk periode keberangkatan: 25 Maret-1 April 2026.
• Tarif diskon tidak berlaku untuk Kereta Suite Class Compartment, Luxury, Imperial, Priority, Panoramic, dan kereta wisata lainnya.
• Tarif diskon tidak berlaku pada tarif khusus, serta tidak dapat digabung dengan tarif reduksi dan/atau diskon lainnya.
• Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan atau diubah jadwal, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
• Daftar dan jadwal kereta tarif diskon ini, dapat dilihat pada aplikasi Access by KAI.

Adapun jika penumpang ingin membatalkan tiket kereta api secara online lewat Access by KAI adalah sebagai berikut:

• Pemohon pembatalan adalah penumpang yang bersangkutan atau salah satu penumpang yang data dirinya telah terdaftar pada aplikasi Access by KAI serta menggunakan akun Access by KAI pemohon.
• Pembatalan tiket melalui Aplikasi Access by KAI dapat dilakukan selambat-lambatnya dua jam sebelum kereta api berangkat dan kode booking yang dimiliki berstatus “Paid”.
• Jika lewat dari waktu tersebut, maka proses pembatalan dilakukan di loket stasiun.
• Untuk pembatalan tiket, dikenakan bea sebesar 25% dari harga tiket dan di luar biaya pemesanan.
• Pengembalian dana pembatalan estimasi 7 hari terhitung sejak pengajuan pembatalan dilakukan.
• Pengembalian bea hanya melalui skema transfer bank dan E-Wallet.
• Pengembalian bea dapat dikirimkan ke rekening salah satu penumpang yang ada di dalam kode booking tiket yang dibatalkan. Nama dan nomor rekening bank yang diinput harus sesuai dengan nama dan nomor pada buku rekening bank.
• Apabila terdapat kesalahan input nama atau nomor rekening bank oleh pelanggan, maka proses pembatalan akan ditolak oleh sistem dan penumpang dapat melakukan pembatalan manual di loket stasiun yang ditentukan perusahaan.
• Apabila proses pengembalian bea tiket yang dibatalkan mengalami kegagalan transfer, maka penumpang akan mendapat pemberitahuan berupa notifikasi sms dan email serta berhak mendapatkan bea tiket yang dibatalkan paling lama/maksimal 1 tahun terhitung sejak proses pembatalan dilakukan.
• Jika dalam waktu 1 tahun sejak proses pembatalan, bea pengambilan tiket tidak diambil, maka bea tersebut akan menjadi milik perusahaan.
• Pembatalan secara online juga dapat dilakukan apabila pembelian sebelumnya melalui situs online selain aplikasi Access by KAI. Kode booking dapat masuk ke menu “Tambahkan Tiket” dan nama yang terdapat di dalam tiket terdaftar sebagai user Access.

Mengisi Liburan, Yuk..Jelajah Jalur KA Bersejarah Solo-Wonogiri Cuma Rp4.000