Lempuyangan, Sejarah Panjang Stasiun KA Ekonomi di Yogyakarta

Lempuyangan mengandung arti sebagai tanaman umbi-umbian untuk bumbu masakan, namun Lempuyangan sendiri sejak lama telah menjadi salah satu ikon transportasi di Yogyakarta. Peran stasiun ini terbilang strategis, pasalnya segala jenis kereta yang melintasi jalur Selatan menuju Jawa Timur pastinya akan melintasi stasiun ini. Dari aspek perkeretaapian, pamor Lempuyangan menjadi penguat keberadaan stasiun utama di Yogyakarta, yakni Stasiun Tugu, yang jika ditakar kedua stasiun ini hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer ke arah Timur.

Baca juga: Inilah Daftar Stasiun Tersibuk di Indonesia

Bila menikik tentang Stasiun Lempuyangan, pada papan plang stasiun tertera ‘+114 meter’ yang artinya posisi stasiun berada di ketinggian 114 meter diatas permukaan laut. Stasiun ini berada dalam pengelolaan Daerah Operasional (DaOp) VI Yogyakarta. Saat ini Lempuyangan memiliki sebelas jalur dengan jalur tiga dan empat sebagai sepur lurus.

Merujuk ke sejarah, stasiun Lempuyangan berawal dari perusahhan KA Swasta belanda, NV nederlandsch – indische spoorweg Maatschaappij atau NISM. Saat itu NISM telah membuka membangun jaringan rel sepanjang 26 kilometer untuk melayani rute Kemijen, Semarang – Tanggung dan Grobogan. Setelah beberapa waktu beroperasi, NISM terus merugi hingga akhir nya meminta pemerintah Hindia Belanda melanjutkan pembangunan rel sepanjang 166 kilometer menuju Yogyakarta. Nah, dalam pemabangunan jaringan rel inilah, Lempuyangan turut dibangun sebagai salah satu stasiun. Secara resmi stasiun ini mulai dioperasikan pada 2 Maret 1872 oleh pemerintah Hindia Belanda. Dan di era tersebut Stasiun Lempuyangan hanya melayani rute Yogyakarta – Semarang. Bersamaan dengan pengoperasian Lempuyangam, Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan Undang-Undang Pembangunan jalan KA di Pulau jawa.

Lempuyangan saat ini.

Dari lokasi, dengan lintasan rel membujur dari Barat ke Timur maka stasiun ini berada di Kecamatan Danurejan. Yang terkenal dari Lempuyangan adalah stasiun ini melayani pemberhentian kereta api kelas ekonomi dan kereta lokal atau komuter seperti Prambanan Ekspres (Prameks), meski pada awalnya Awal berdirinya Lempuyangan hanya dikhususkan untuk kereta barang.

Kini Stasiun Lempuyangan kian berbenah menjadi lebih baik. Baru-baru ini, KabarPenumpang.com berkunjung ke Yogyakarta dan menggunakan kereta baik berangkat ataupun kembali, terlihat stasiun ini sudah memperbesar area tempat menunggu penumpang dan pengantarnya. Hal ini terlihat dari pintu masuk yag dipindah menggeser kearah timur dekat dengan tempat parkir kendaraan.Tapi sayangnya, untuk jalanan masih saja tetap padat karena jarak hall utama stasiun dengan jalan utama depan stasiun jaraknya terlalu sempit. Beruntung kesesakan dan kepadatan ini sedikit berkurang karena lahan parkir stasiun Lempuyangan diperbesar, sehingga tidak lagi terlalu banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan dan membuat lalu lintas sedikit lapang.

Melengkapi etalase stasiun kedua terbesar di Yogyakarta ini, pada halaman depan terdapat monumen KRD Kuda Putih, yakni KRD komuter yang pertama kali dioperasikan di Indonesia. Letaknya tak jauh dari parkiran kendaraan di Stasiun Lempuyangan. Untuk yang suka foto monumen ini juga cocok untuk dijadikan objek fotografi.

KA Kuda Putih setelah direstorasi menjadi monumen di Stasiun Lempuyangan. (Foto: Semboyan35.com)

Baca juga: KA Kuda Putih, Menapaki Jejak Kereta Rel Diesel Pertama di Indonesia

Bagi pengguna jasa yang sampai di Stasiun Lempuyangan dan kelaparaan, tenang saja di depan stasiun penuh dengan penjual makanan. Pilihan makanan pun beragam, seperti gudeg, ayam penyet hingga angkringan. Selain itu tak jauh dari stasiun Lempuyangan juga terdapat pasar dan banyak kuliner yang bisa dijumpai di pasar tersebut.

Untuk Anda yang ingin mencari tempat penyewaan motor pun tak perlu khawatir, saat keluar dari gerbang stasiun, langsung terlihat papan nama untuk tempat penyewaan motor. Sebagai pelancong yang mau menikmati kota Yogyakarta, dan lebih suka berkelana dengan jalan kaki atau angkutan umum bisa menggunkan ojek online untuk menuju pusat kota tetapi karena ada larangan menaikkan penumpang dari depan stasiun. Sehingga harus berjalan dari pintu keluar sekitar 200 meter untuk menaiki ojek atau taksi online ini.

Di Tengah Ketegangan dengan Beijing, Filipina Bangun Bandara di Pulau Sengketa Laut Cina Selatan

Filipina sedang mengembangkan bandara di sebuah pulau yang didudukinya di Laut Cina Selatan, ketika negara Asia Tenggara tersebut menegaskan klaimnya atas perairan yang disengketakan tersebut di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan Beijing.

Baca juga: Pengamat: Beijing Mau Terapkan ADIZ di Laut Cina Selatan, tapi Takut ASEAN ‘Ngamuk’

“Pengadaan lahan untuk perpanjangan landasan pacu sedang dilakukan untuk Proyek Pengembangan Bandara Pulau Pag-asa,” kata Kantor Komunikasi Presiden Ferdinand Marcos Jr dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Pag-asa adalah nama lokal Pulau Thitu di Kepulauan Spratly di Laut Cina Selatan, tempat Beijing mengajukan klaim besar-besaran. Setelah selesai, proyek ini diharapkan dapat menyediakan moda perjalanan yang efisien ke dan dari pulau terpencil tempat tinggal warga sipil dan personel militer Filipina, menurut pernyataan tersebut.

Rencana tersebut menunjukkan tekad Filipina untuk mempertahankan kehadirannya di perairan yang disengketakan, seiring Tiongkok juga memaksakan klaimnya yang telah dibatalkan oleh keputusan arbitrase tahun 2016. Manila juga telah mengirim kapal ke laut yang disengketakan tersebut, sehingga menyebabkan bentrokan dengan Beijing.

Landasan pacu militer di pulau Balabac di provinsi Palawan dekat Laut Cina Selatan juga hampir selesai. Balabac adalah salah satu dari empat situs baru yang dapat diakses militer AS berdasarkan perjanjian pertahanan yang diperluas tahun lalu.

“Kami sedang dalam tahap akhir pengerjaan landasan pacu militer Balabac, terutama karena Palawan akan memainkan peran besar dalam keamanan nasional,” kata Marcos.

Proyek infrastruktur tersebut merupakan salah satu prioritas di bawah pemerintahan Marcos dan merupakan bagian dari upaya untuk membuka wilayah selatan ibu kota bagi investasi baru, memudahkan transportasi, dan memperkuat sektor pariwisata.

Konflik Perbatasan dengan Cina, Fillipina Cari Investor Baru untuk Proyek Kereta Penghubung Subic dan Clark

Q1 2024 – Kerja sama dengan Mitra Airline Strategis, Trafik Kargo Garuda Indonesia Tumbuh 40,6 Persen

Garuda Indonesia menyebutkan pertumbuhan kinerja usaha yang salah satunya dilaksanakan dengan mengoptimalkan lini bisnis kargo. Seiring dengan berbagai upaya untuk mengoptimalkan lini komersial kargo yang telah dilaksanakan Perusahaan, pada Q1-2024 ini Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan angkutan trafik kargo hingga 40,6% jika dibandingkan dengan periode Q1-2023.

Baca juga: Eksplorasi Sektor Kargo, Garuda Indonesia Group Luncurkan “Tauberes”

Lebih lanjut, selama periode Q1-2024 tersebut Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan angkutan kargo internasional sebesar 45,38% dibandingkan dengan Q1-2023 dimana selama Q1-2024 ini Perusahaan mengangkut sedikitnya 14 ribu ton angkutan kargo. Sementara itu untuk sektor domestik juga turut mencatatkan pertumbuhan sedikitnya 27,63% menjadi 19 ribu ton angkutan kargo jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa seiring dengan capaian kinerja usaha yang secara konsisten mencatatkan pertumbuhan, Garuda Indonesia terus memaksimalkan langkah optimalisasi berbagai lini komersial termasuk lini bisnis kargo yang telah menujukan tren positif sejak akhir 2023 lalu.

“Lini bisnis kargo khususnya kargo internasional menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis yang saat ini tengah kami optimalkan melalui berbagai insiasi strategis dalam mendukung optimalisasi akselerasi kinerja usaha Garuda Indonesia, khususnya dengan memaksimalkan demand yang tinggi atas layanan transportasi kargo udara baik untuk berbagai jenis komoditas unggulan menuju Indonesia,” jelas Irfan.

Irfan menambahkan bahwa upaya untuk meningkatkan trafik kargo tersebut dilaksanakan melalui berbagai inisiasi bersama partner strategis diantaranya melalui peningkatan kerjasama interline dengan maskapai global untuk pengiriman kargo dari dan ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Amsterdam. Melalui optimalisasi kerjasama interline ini, diharapkan Garuda Indonesia akan dapat mengangkut tambahan isian kargo yang dapat mencapai hingga 70-100 ton setiap bulannya.

Adapun selama periode Q1-2024 ini, melalui kerjasama interline dengan berbagai mitra airline strategis, Garuda Indonesia telah mengangkut sedikitnya 2325 ton angkutan kargo yang terdiri dari berbagai komoditas seperti General cargo, Meat, dan Live Animal. Adapun jumlah tersebut merupakan 16% dari total seluruh angkutan kargo internasional Garuda Indonesia selama periode Januari – Maret 2024.

Ganti Direktur dan Komisaris, Bagaimana Nasib Drone Kargo Garuda Indonesia?

Penerbangan Perdana Batik Air Rute Denpasar-Canberra Dianggap Bermasalah, Investigasi Digelar ATSB

Biro Keselamatan Transportasi Australia atau Australian Transport Safety Bureau (ATSB) sedang menyelidiki penerbangan perdana Batik Air ke Bandara Canberra atas dugaan pelanggaran aturan keselamatan udara.

Baca juga: Tiba di Canberra dari Melbourne, Penumpang Seperti Kena Prank Karena Harus Karantina

Maskapai penyedia layanan full service ini mengadakan acara di bandara Canberra pada tanggal 14 Juni 2024 dengan dihadiri oleh para pejabat tinggi termasuk Duta Besar Indonesia, ketika penerbangan komersial pertamanya dari Bali mendarat satu jam lebih awal.

Seperti dikutip abc.net.au (18/7/2024), ATSB mengatakan ketika Boeing 737-800 mendekati bandara, sekitar 19 kilometer selatan landasan pacu, awak pesawat memilih untuk berhenti di designated waypoint yang ditentukan di udara. “Selama holding, pesawat dioperasikan di bawah ketinggian minimum holding,” demikian pernyataan ATSB.

Designated waypoint adalah koordinat yang diperiksa komputer pada setiap tahap penerbangan. Penyelidik ATSB menggambarkannya sebagai “insiden serius”, dan telah mendorong adanya penyelidikan.

ATSB mengatakan telah mewawancarai awak penerbangan dan pengontrol lalu lintas udara, menganalisis rekaman data penerbangan dan data pengawasan lalu lintas udara serta memeriksa catatan pilot dan operasional. “Jika masalah keselamatan kritis teridentifikasi selama penyelidikan, ATSB akan segera memberi tahu pihak terkait, sehingga tindakan keselamatan yang tepat dapat diambil,” kata ATSB.

ATSB berharap dapat menyelesaikan penyelidikannya dalam tiga bulan terakhir tahun ini, dan laporannya akan dipublikasikan ke publik.

Penerbangan Batik pada tanggal 14 Juni 2024 menandai penerbangan langsung pertama dari Canberra ke Bali.

Pilot dan Kopilot Ketiduran, Ternyata Ada yang ‘Lebih Parah’ dari Kasus Batik Air

Bali International Airshow 2024 Umumkan Penjualan Tiket Public Day, Gratis untuk Dua Golongan Umur Ini

Pameran penerbangan Bali International Airshow 2024, resmi mengumumkan penjualan tiket Public Day untuk acara yang akan berlangsung pada 18-21 September 2024. Tiket Public Day Bali International Airshow 2024 hanya berlaku selama satu hari, yakni pada tanggal 21 September 2024.

Baca juga: Digelar 18-21 September, Kemenko Marves Jadi Tuan Rumah Bali International Airshow 2024

Dengan tiket ini, pengunjung dapat menyaksikan lebih dari 30 pesawat militer dan komersial, serta helikopter di area pameran statis dari dekat, dan merasakan pengalaman melihat aksi pertunjukan udara yang diadakan selama empat kali dalam sehari selama acara berlangsung.

Melengkapi sajian utama pameran pesawat, Bali International Airshow 2024 juga menyiapkan serangkaian acara pendukung sepanjang jam operasional mulai pukul 09.00-17.00 WITA. Pengunjung dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan hiburan, seperti kompetisi foto, menyaksikan pemutaran film penerbangan, atau mengabadikan momen di booth foto interaktif. Kesempatan untuk bertemu pilot, serta pameran seni dan kerajinan bertema aviasi juga akan diadakan untuk memeriahkan suasana.

Bali International Airshow 2024 membuka penjualan tiket mulai Kamis, 18 Juli hingga Sabtu, 21 September 2024. Pengunjung dapat membeli tiket acara dan shuttle bus melalui platform Loket.com dengan sejumlah harga spesial yang ditawarkan.

Informasi Tiket:
Harga tiket Public Day: Rp165.000
Harga tiket Shuttle Bus Pulang-Pergi: Rp111.000

Syarat: Wajib tiket untuk usia 6-65 tahun; Gratis untuk anak-anak di bawah 6 tahun dan lansia di atas 65 tahun.

Dubai Airshow – Pameran Dirgantara Bergengsi Dua Tahunan Terbesar di Timur Tengah

Penawaran Eksklusif:
– Buy One Get One (BOGO): Mulai tanggal 18 hingga 28 Juli 2024, pengunjung yang membeli tiket di booth Bali Airshow 2024 di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) dapat menikmati penawaran eksklusif ini.

– Hari Kemerdekaan Indonesia: Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan harga khusus tiket Public Day Rp79.000, tersedia mulai 17 Agustus hingga 19 Agustus 2024.

– Pembelian dalam Kelompok: Setiap pembelian 5 tiket Public Day, pengunjung berhak mendapat 1 tiket gratis. Penawaran ini hanya berlaku selama periode penjualan reguler dan periode Hari Kemerdekaan Indonesia.

Ada Lebaran-Liburan Sekolah, KAI Wisata Layani 70.627 Penumpang Sepanjang Semester 1 2024

PT KA Pariwisata (KAI Wisata) mencatat jumlah pelanggan Kereta Wisata pada semester 1 tahun 2024 sebanyak 70.627 penumpang. Puncak meningkatnya jumlah penumpang terjadi pada momen libur sekolah bulan Juni. KAI Wisata menawarkan 2 jenis pola perjalanan untuk para pelanggan, yaitu Free Independent Traveler (FIT) dan Rombongan (Pola Carter).

Baca juga: Dituding Bantu Calo Jual Tiket Kereta Lebaran, Begini Respon KAI Wisata

Kedua pola perjalanan tersebut diminati para wisatawan domestik maupun internasional. Antusias pelanggan Kereta Wisata di semester ini terlihat melalui tingginya okupansi perjalanan FIT pada bulan April 2024 pada momen angkutan lebaran dengan jumlah 17.876 penumpang dan moment liburan sekolah pada bulan Juni dengan jumlah 14.899 penumpang.

“Pelanggan Kereta Wisata semester 1 ini sebanyak 66.922 penumpang untuk perjalanan FIT, penumpang individu ini memang sangat antusias saat jadwal perjalanan tersedia pada aplikasi Access by KAI,” ujar Direktur Utama Hendy Helmy.

Tidak hanya perjalanan FIT, perjalanan pola carter juga terlihat meningkat pada semester 1 ini pada bulan Juni masa libur sekolah. Pada bulan Juni menyambut libur sekolah kali ini, KAI Wisata memberikan diskon spesial khusus untuk perjalanan pola charter “Schooliday” sampai dengan 15 persen. Hal ini disambut baik oleh pelanggan KAI Wisata untuk membawa keluarga berwisata rombongan menggunakan kereta wisata.

Hendy Helmy menambahkan “Special discount sampai dengan 15 persen ini sangat disambut hangat dan baik oleh pelanggan setia KAI Wisata dimana diskon ini meningkatkan ketertarikan pelanggan rombongan”.

Pelanggan Kereta Wisata pola carter pada semester 1 ini mencatat jumlah sebanyak 3.705 penumpang dan perjalanan tertinggi terdapat pada bulan Juni liburan sekolah. Pelanggan sangat antusias menyambut libur sekolah untuk melakukan perjalanan wisata menggunakan kereta wisata.

Baca juga: Berhasil Diuji Coba, KAI Tambah 3 Kereta Wisata Priority Buatan Balai Yasa Manggarai

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan KAI Wisata yang telah menjadi bagian dari pelanggan setia Kereta Wisata sehingga semester 1 ini menghasilkan banyak penumpang sampai 70.627 penumpang,” tutup Hendy Helmy.

Melalui berbagai tipe keretanya, yaitu: Panoramic, Priority, Imperial, Nusantara, Tematik (Kereta Jawa, Bali, Sumatera, Toraja), Dining on Train dan Kereta Istimewa. KAI Wisata terus berupaya memberikan layanan terbaiknya untuk pelanggan kereta wisata yang dan menjadikan Kereta Wisata sebagai pilihan transportasi utama untuk melakukan perjalanan wisata dengan pengalaman berbeda dengan transportasi lainnya.

Nikmati BISKITA Trans Depok di Stasiun LRT Harjamukti, Gratis Selama Enam Bulan Pertama

PT KAI menyambut baik hadirnya layanan BISKITA Trans Depok di Stasiun LRT Harjamukti, yang telah diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada tanggal 14 Juli 2024. BISKITA Trans Depok merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan integrasi transportasi di wilayah Jabodebek.

Baca juga: Perhatian! LRT Jabodebek Mulai Terapkan Tarif Maksimal Tap In dan Tap Out di Stasiun yang Sama

Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono menyampaikan KAI terima kasih kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) atas inisiatif menghadirkan layanan BISKITA Trans Depok, yang tidak hanya menjadi pilihan transportasi lanjutan dari Stasiun LRT Jabodebek, tetapi juga sebagai bagian dari kampanye untuk mendorong penggunaan transportasi umum.

BISKITA Trans Depok akan memberikan tarif gratis selama enam bulan pertama sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang menggunakan layanan ini. Rute BISKITA akan menghubungkan Stasiun Harjamukti hingga pemberhentian terakhir di Terminal Depok Baru dengan jam operasional mulai pukul 05.00 s.d 21.00 dengan headway 10 menit.

Stasiun LRT Harjamukti merupakan salah satu stasiun yang berada di paling ujung rute LRT Jabodebek. Rata-rata pengguna yang tap in dan tap out di Stasiun Harjamulti sebanyak 4.569 pengguna perhari saat peak hour, dan 2.858 pengguna perhari saat off peak hour (periode Januari s.d Juni).

Selain di Stasiun Harjamukti, hadir juga BISKITA Trans Bekasi Patriot di Stasiun Bekasi Barat, yang akan menghubungkan Stasiun Bekasi Barat menuju Summarecon Mall Bekasi serta Halte Pasar Alam Vida.

KAI Tawarkan Hak Penamaan (Naming Right) untuk 18 Stasiun LRT Jabodebek

Stasiun Bandung, Gerbang Masuk Pelancong Yang Jadi Saksi Bisu Suburnya Tanah Priangan

Diresmikan pada 17 Mei 1884, ide awal pembangunan Stasiun Bandung berkaitan dengan pembukaan perkebunan di Bandung sekitar tahun 1870. Peresmian stasiun tersebut seiring dengan pembukaan jalur kereta Batavia (Jakarta)-Bandung melalui Bogor dan Cianjur. Pada awal pengoperasiannya, Stasiun Bandung menjadi saksi bisu betapa suburnya tanah Priangan, karena pada awal pengoperasiannya, para tuan tanah perkebunan mengirimkan hasil panen mereka ke Jakarta menggunakan kereta.

Baca Juga: Lempuyangan, Sejarah Panjang Stasiun KA Ekonomi di Yogyakarta

Satu dekade berselang, tepatnya pada 1 November 1894, jalur kereta Bandung-Surabaya diresmikan dan nama Bumi Pasundan semakin masyur kala itu. Untuk mempercantik tampilan dari stasiun yang terletak tidak terlalu jauh dari pusat kota Bandung ini, arsitek dari FJA Cousin memperluas bangunan lama stasiun pada tahun 1909 dan menghiasi bagian peron sebelah selatan dengan menggunakan kaca patri bergaya Art Deco.

Sumber: istimewa

Seak saat itu, makin banyak jalur yang tersedia di sini, sebut saja rute Bandung-Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari-Citali yang dibangun pada 1918, lalu setahun berselang dibangun jalur Bandung-Citeureup-Majalaya, dan jalur Citeureup-Banjaran-Pengalengan yang dibangun pada 1921. Kebanyakan, semua rute tersebut digunakan untuk mengangkut hasil panen dari daerah pinggiran menuju kota. Adapun alasan lain pembangunan jalur kereta di Bandung adalah pemerintah Hindia Belanda yang kala itu berkuasa menilai jalan Raya Pos masih belum kompeten untuk memfasilitasi kendaraan pengangkut hasil perkebunan.

Kaca Patri Peninggalan Belanda. Sumber: istimewa

Stasiun dengan ketinggian +709 meter dari atas permukaan laut, yang kita lihat sekarang ini merupakan hasil rancangan seorang arsitek Belanda bernama EH de Roo pada tahun 1928. EH de Roo juga diketahui merupakan aktor dibalik megahnya Gedung Sate di Bandung, yang kala itu merupakan pusat pemerintahan Belanda. Dulunya, kereta api merupakan sarana transportasi utama pengangkut hasil perkebunan seperti kina, teh, kopi, dan karet. Maka tidak heran jika pertumbuhan ekonomi di kota berjuluk Paris van Java tersebut berkembang dengan sangat pesat.

replika lokomotif uap seri TC 1008. Sumber: istimewa

Atas pencapaian tersebut, pemerintah kota menghadiahi kota Bandung sebuah penghargaan berupa monumen yang berada tepat di depan stasiun, yaitu di peron selatan (Jalan Stasiun Selatan). Kala itu, tugu tersebut diterangi oleh 1.000 lentera rancangan EH De Roo. Kini, monumen tersebut digantikan oleh replika lokomotif uap seri TC 1008 yang disimpan di bagian luar dari peron Selatan. Untuk masuk ke bagian dalam stasiun, Anda memiliki dua opsi, lewat jalur Utara atau Selatan. Jika Anda menemui sebuah replika lokomotif, dapat dipastikan Anda masuk melalui jalur Selatan.

Baca Juga: Jalur Stasiun Nambo Punya Pemandangan Yang Manjakan Mata

Kini Stasiun Bandung sudah berkembang, banyak toko yang menjajakan mulai dari oleh-oleh hingga makanan yang bisa Anda santap selama perjalanan. Bahkan, disediakan pula panggung mini yang biasanya digunakan oleh para musisi lokal unjuk gigi dan mencari rejeki. Dengan mempertahankan kekokohan arsitek jaman Belanda, stasiun dengan 10 jalur ini kini menjadi salah satu gerbang wisatawan lokal maupun mancanegara yang hendak berlibur di Kota Kembang.

Kebelet Antri Toilet Tapi Takut Pesawat Kena Turbulensi Parah? Baca Dulu Tips Ini

Mengantri toilet di pesawat bisa menjadi tantangan, terutama dengan adanya risiko turbulensi parah. Sebut saja insiden yang menimpa penumpang pria berusia 73 tahun asal Inggris dalam penerbangan Singapore Airlines SQ321. Pria lanjut usia yang tengah menganti toilet itu tewas setelah terhempas dalam turbulensi parah yang menimpa pesawat Boeing 777 rute London-Singapura.

Baca juga: Diduga Jadi Penyebab Insiden Singapore Airlines SQ321, Inilah Asal Muasal Clear Air Turbulence (CAT)

Meski kejadian di atas terdengar mengerikan, namun urusan biologis untuk buang hajat harus tetap dilakukan demi kesehatan. Dan berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda mengantri toilet dengan aman dan nyaman:

1. Perhatikan Tanda Sabuk Pengaman
Jangan meninggalkan kursi Anda untuk mengantri toilet saat tanda sabuk pengaman masih menyala. Ini menunjukkan bahwa pesawat mungkin masih dalam fase penerbangan yang tidak stabil. Jika Anda sudah mengantri dan tanda sabuk pengaman kembali menyala, segera kembali ke kursi dan kenakan sabuk pengaman.

2. Pilih Waktu yang Tepat
Banyak penumpang menunggu setelah pesawat mencapai ketinggian jelajah untuk menggunakan toilet, sehingga biasanya toilet lebih kosong segera setelah lepas landas. Gunakan toilet ketika pesawat berada dalam penerbangan yang stabil dan tanda sabuk pengaman telah dimatikan untuk beberapa waktu. Hindari menggunakan toilet selama waktu makan, karena biasanya banyak penumpang yang juga ingin menggunakannya.

3. Persiapkan Diri Sebelumnya
Cobalah untuk menggunakan toilet di bandara sebelum boarding untuk mengurangi kebutuhan menggunakan toilet di pesawat. Batasi konsumsi cairan segera sebelum dan selama penerbangan jika Anda khawatir tentang turbulensi dan waktu tunggu untuk toilet.

4. Antri dengan Sabar dan Aman
Antri dekat toilet yang Anda ingin gunakan, sehingga Anda bisa dengan cepat masuk ketika tersedia. Jika Anda harus mengantri, pastikan untuk memegang pegangan atau kursi terdekat untuk menjaga keseimbangan jika turbulensi terjadi.

5. Perhatikan Awak Kabin
Jika awak kabin meminta Anda untuk kembali ke kursi atau menunggu sebentar karena turbulensi, patuhi arahan mereka untuk keselamatan Anda. Jika Anda memiliki kebutuhan mendesak untuk menggunakan toilet, beri tahu kru pesawat. Mereka mungkin bisa membantu mengatur antrian atau memberikan saran terbaik.

6. Prioritaskan Keselamatan
Jika turbulensi terjadi saat Anda sedang mengantri, jangan memaksakan diri untuk tetap berdiri. Kembali ke kursi Anda dan kenakan sabuk pengaman. Pastikan Anda tahu di mana sabuk pengaman tambahan atau pegangan berada di sekitar toilet dan koridor.

Keselamatan adalah prioritas utama saat berada di pesawat, terutama ketika menghadapi turbulensi. Dengan memperhatikan tanda sabuk pengaman, memilih waktu yang tepat, dan mengikuti arahan kru pesawat, Anda dapat mengantri toilet dengan lebih aman dan nyaman. Selalu siap untuk kembali ke kursi jika situasi menjadi tidak stabil, dan pastikan untuk memegang pegangan yang kuat jika Anda harus berdiri.

Gegara Penumpang ‘Betah’ di Toilet, Pesawat Ini Terpaksa Mendarat Darurat

Pantas Penuh Sesak, Penumpang KAI Commuter Line Jabodetabek Tembus Rekor Baru

Tren volume pengguna Commuter Line Jabodetabek terus menunjukan peningkatan. Tercatat juga rekor baru volume pengguna harian Commuter Line Jabodetabek sebanyak 1.149.417 orang, pada Senin 1 Juli 2024 kemarin. Pada hari kerja di bulan awal Semester 2 ini (1–12/7) tercatat rata-rata volume pengguna sebanyak 1.054.600 orang tiap harinya.

Baca juga: Ada Luhut di Balik Impor KRL Baru KAI Commuter dari CRRC Sifang Cina

“Volume pengguna Commuter Line Jabodetabek pada awal Semester 2 ini menunjukan tren yang positif,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus. Ia menambahkan, volume pengguna Commuter Line Jabodetabek tertinggi yaitu hampir menyentuh 1,15 juta orang.

Sebelumnya pada semester 1, total volume pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat sebanyak 156.816.151 orang. KAI Commuter juga mencatat volume tertinggi pada semester 1 kemarin yaitu sebanyak 1.042.066 orang pada Senin, 1 April lalu.

Untuk pelayanan setiap harinya, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.048 perjalanan commuter line mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB. “Dengan jumlah jadwal yang tersedia tersebut, diharapkan pengguna untuk selalu merencanakan perjalanannya dengan cermat serta menghindari bepergian pada jam sibuk pagi (pukul 05.30 – 09.00 Wib) dan sore hari (mlai pukul 16.00 – 19.00 Wib),” jelasnya.

Sementara itu, untuk pelayanan Commuter Line Basoetta, pada awal semester 2 ini, rata-rata pengguna pada akhir minggu sebanyak 5.437 orang dan pada hari kerja sebanyak 6.761 orang dengan rekor volume pengguna tertinggi sebanyak 7.368 orang pada Jumat, (12/7) kemarin.

Dengan mengoperasikan 56 perjalanan dari dan menuju Manggarai – Bandara Soekarno Hatta PP, plus pelayanan naik dan turun pengguna di Stasiun Batu Ceper, Stasiun Rawabuaya, Stasiun Duri dan Stasiun BNI City, diharapkan Commuter Line Basoetta bisa menjadi alternatif transportasi publik saat ini.

“Pengguna Commuter Line Basoetta dengan mudah dapat berpindah dari satu transportasi ke transportasi lainnya di Stasiun Sudirman, yang merupakan Stasiun yang terkoneksi dengan transportasi LRT, TransJakrta serta MRT,” tambah Joni.

Baca juga: Tingkatkan Ketepatan Waktu, KAI Commuter Menambah Kecepatan KRL Lintas Jatinegara – Cikarang

Sedangkan untuk Commuter Line Merak, rata-rata volume pengguna pada hari kerja di bulan awal semester 2 ini sebanyak 13.964 orang per hari atau lebih tinggi 36 persen jika disbanding rata-rata pada semester 1 kemarin. Sedangkan rata-rata volume pengguna pada hari libur dan akhir pekan sebanyak 15.632 orang yang lebih tinggi 16 persen jika dibanding rata-rata semester 1 tahun 2024 kemarin.

“Dengan peningkatan tren volume pengguna ini, KAI Commuter akan terus melakukan perbaikan-perbaikan di seluruh lini guna meningkatkan pelayanan bagi penggunanya. Dengan upaya-upaya ini, KAI Commuter ingin selalu lebih baik lagi dalam meningkatan layanan kepada seluruh penggunanya,” tutup Joni.