Gandeng Trip.com, KCIC Yakin Lebih Banyak Wisatawan Mancanegara Naik Whoosh

Tiket kereta cepat Whoosh, mulai kemarin resmi dapat dipesan di online travel agent internasional Trip.com. Kemitraan ini diyakini dapat meningkatkan jumlah penumpang internasional kereta cepat Whoosh secara signifikan, terutama penumpang internasional asal Asia Tenggara.

Baca juga: Mulai Januari 2026, Trip.com Jual Tiket Kereta Cepat Whoosh

“Peluncuran ini mewujudkan visi kerja sama menjadi aksi nyata,” ujar Krishna Arya, General Manager Trip.com Indonesia. “Dengan mengintegrasikan Whoosh, kami membuka akses yang lebih luas terhadap keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. Dengan lebih dari 400.000 penumpang internasional yang telah menggunakan layanan Whoosh sepanjang 2025, kami optimistis jangkauan global Trip.com akan semakin mempercepat pertumbuhan pengguna Whoosh dari pasar global pada 2026,” tambahnya.

Meski tak menyebut angka secara pasti, ia meyakini bahwa pihaknya dapat menarik lebih banyak penumpang internasional kereta cepat Whoosh dari Singapura dan Malaysia. Saat ini, wisatawan mancengara yang naik Whoosh asal kedua Negeri Jiran tersebut sudah mencapai 380.000.

Global Commercial Head, International Train Business, Trip.com Group, Ian Luo, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) adalah yang pertama di Asia Tenggara. Ini akan menjadi awal dari ekspansi perusahaan yang juga satu grup dengan Skyscanner dan Ctrip itu di ASEAN.

“Kerja sama dengan Whoosh ini menjadi kemitraan pertama kami di Asia Tenggara dan menegaskan komitmen Trip.com dalam menghadirkan layanan kereta kepada pengguna di seluruh dunia. Bersama KCIC, kami ingin mempersembahkan Whoosh ke dunia, dan dunia ke Whoosh,” ungkapnya.

Baca juga: Tak Perlu Khawatir Terlambat Naik Whoosh, Ternyata Masih Bisa Reschedule, lho. Begini Caranya

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, bahwa kemitraan dengan Trip.com tidak akan mengambil ceruk pasar pesanan via online travel agent yang sudah lebih dahulu bermitra. Justru sebaliknya, ia berharap, ada peningkatan pesanan online.

“Kami sangat bangga bisa bekerja sama dengan trip.com karena kami pikir menjadi online travel agent salah satu yang terbesar di dunia,” jelasnya.

“Kami target ada peningkatan 5 persen, kami justru ingin mengurangi 20 persen (pesanan offline) tadi. Jadi tidak menggerus pangsa pasar (80 persen pesanan online) yang ada,” tutupnya.

 

 

Pendaftaran KA Motis Lebaran 2026: Jadwal, Rute, dan Cara Kirim Motor Gratis!

Memasuki arus mudik Lebaran 2026 tentunya berbagai informasi perjalanan kereta api sudah tersebar di media sosial. Mulai tarif diskon hingga penambahan jadwal perjalanan kereta api tentunya agar masyarakat bisa menentukan destinasi serta kereta api yang aksn digunakan. Mendekati Hari Raya Lebaran 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan kembali diadakan penambahan perjalanan untuk Kereta Api Motor Gratis (KA MOTIS).

Penambahan ini sebenarnya kerap kali dilakukan saat libur hari besar seperti Nataru dan Lebaran. Kembalinya jadwal perjalanan KA MOTIS tentunya membantu masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman dengan membawa sepeda motor bisa diangkut ke rangkaian KA MOTIS tersebut secara gratis.

Program MOTIS merupakan agenda rutin tahunan hasil kolaborasi KAI dan Kementerian Perhubungan RI. Melalui program ini, pemudik dapat mengirim sepeda motor secara gratis menggunakan kereta api, sementara penumpangnya mudik dengan KA penumpang reguler.

Selain lebih nyaman, program ini juga terbukti efektif mengurangi kecelakaan lalu lintas dan membantu mengurai kemacetan saat puncak arus mudik dan balik. Tentunya, pemudik tak perlu lagi menempuh perjalanan ratusan kilometer menggunakan motor menuju ke kampung halaman.

Hari Raya Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 19–20 Maret 2026. Mengacu pola tahun sebelumnya, pendaftaran MOTIS diprediksi dibuka H-21 hingga H-14 Lebaran, atau sekitar akhir Februari hingga awal Maret 2026. Masyarakat disarankan aktif memantau informasi resmi melalui situs resmi: nusantara.kemenhub.go.id, atau melalui media sosial resmi KAI dan Kementerian Perhubungan.

Pendaftaran akan dilakukan secara online guna menghindari antrean panjang dan mempermudah proses administrasi. Berikut syarat motor yang bisa mengikuti program MOTIS Lebaran 2026:
– Kapasitas mesin maksimal 150 cc
– Motor tidak dimodifikasi
– Kondisi motor layak jalan dan layak kirim
– Memiliki STNK dan BPKB asli
– Pemilik motor memiliki KTP yang masih berlaku
– Peserta memiliki tiket KA penumpang sesuai jadwal pengiriman motor

Sementara untuk pendaftaran offline, calon pemudik dapat langsung datang ke posko-posko pendaftaran yang tersebar di beberapa stasiun. Seperti pada tahun 2025 lalu, rencananya terdapat 15 stasiun yang tersedia untuk proses pendaftaran, di antaranya Jakarta Gudang, Pasar Senen, Bekasi, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, dan sejumlah stasiun lainnya.

Kemudian berikut ini tahapan pendaftaran Mudik Motor Gratis KAI:
– Kunjungi situs resmi
https://motis.djka.kemenhub.go.id/register
– Buat akun MOTIS (jika belum memiliki)
– Login ke akun MOTIS
– Pilih rute MOTIS yang dikehendaki
– Tentukan jadwal dan lengkapi data peserta

Program MOTIS biasanya melayani dua jalur utama, yakni lintas utara dan lintas tengah Pulau Jawa, diantaranya:

• Lintas Utara (PP)
Jakarta Gudang – Pasar Senen – Bekasi – Cirebon Prujakan – Tegal – Pekalongan – Semarang Tawang

• Lintas Tengah (PP)
Jakarta Gudang – Pasar Senen – Bekasi – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kebumen – Kutoarjo – Lempuyangan – Purwosari

Untuk MOTIS lintas selatan masih belum ada konfirmasi selanjutnya, apakah beroperasi atau tidak.

Pemudik dapat naik atau turun di stasiun yang telah ditentukan. Sementara itu, untuk wilayah Jakarta, proses bongkar muat sepeda motor dipusatkan di Stasiun Jakarta Gudang.

Perlu dicatat, kuota MOTIS sangat terbatas dan biasanya cepat habis. Masyarakat diimbau segera mendaftar saat pendaftaran dibuka. Dengan kuota yang diperkirakan lebih besar pada Lebaran 2026, program MOTIS ini kembali diharapkan menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin mudik lebih aman, nyaman, dan bebas macet.

Yuk, Kenalan dengan Djoko Tingkir – Sang Kereta Penolong

Ini Dia Stasiun Paling Padat di LRT Jabodebek Disaat Jam Sibuk, Mana Saja?

Mudahnya menggunakan transportasi di Jakarta, membuat masyarakat tentunya terbantu untuk aktivitas tertentu yang membutuhkan waktu singkat. Ya, menghindari kemacetan dari hiruk pikuknya jalan raya di jam-jam tertentu menjadi alasan masyarakat untuk menggunakan transportasi berbasis rel layang ini, apalagi kalau bukan Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek.

Jalur LRT Jabodebek yang menghubungkan dari Stasiun Harjamukti maupin Stasiun Jatimulya menuju Stssiun Dukuh Atas yang memiliki jarak hampir 30 kilometer ini melayani puluhan stasiun yang dilewati. Waktu yang ditempuh pun cukup singkat, mulai dari 40 hingga 50 menit. Dengan jarak dan waktu yang disebutkan, tentu membuat masyarakat terbantu mengurangi keterlambatan saat di perjalanan hingga berjam-jam karena kemacetan yang melanda.

Sebagai bagian dari ekosistem transportasi perkotaan nasional, LRT Jabodebek secara berkelanjutan melakukan evaluasi layanan, kajian operasional, serta penguatan kapasitas guna memastikan kesiapan dalam mendukung arah pengembangan transportasi yang ditetapkan pemerintah.

Maka dari itu, LRT Jabodebek telah mencatat pola jam sibuk pengguna transportasi di wilayah Jabodetabek selama periode Januari 2026. Kepadatan penumpang tertinggi terjadi pada pagi hari pukul 06.00–09.00 WIB dan sore hari pukul 16.00–20.00 WIB.

Selama periode tersebut, volume pengguna tertinggi tercatat terpusat di sejumlah stasiun utama. Seperti pada Stasiun Harjamukti yang menempati posisi teratas dengan rata-rata 9.056 pengguna per hari, jauh melampaui stasiun lainnya dan menunjukkan perannya sebagai simpul mobilitas penting bagi masyarakat.

Selain Stasiun Harjamukti, Stasiun Cikunir 1 dan Stasiun Cikoko mencatat jumlah pengguna yang relatif berimbang. Stasiun Cikunir 1 melayani rata-rata 4.273 pengguna per hari, sementara Stasiun Cikoko mencatat rata-rata 4.236 pengguna harian.

Sementara itu, Stasiun Jati Mulya dan Stasiun Bekasi Barat melengkapi daftar lima besar stasiun dengan volume pengguna tertinggi. Stasiun Jati Mulya melayani rata-rata 3.616 pengguna per hari, disusul Stasiun Bekasi Barat dengan rata-rata 3.613 pengguna harian.

Kemudian, Stasiun Dukuh Atas menjadi titik dengan volume pengguna tertinggi, melayani rata-rata 11.217 pengguna per hari, dan Stasiun Kuningan menempati posisi berikutnya dengan rata-rata 10.275 pengguna per hari.

Sementara itu, Stasiun Rasuna Said dan Stasiun Pancoran mencatat volume yang cukup signifikan, masing-masing dengan rata-rata 5.716 dan 5.192 pengguna per hari, seiring tingginya kebutuhan perjalanan di koridor selatan Jakarta. Adapun Stasiun Setiabudi melengkapi lima besar dengan rata-rata 4.333 pengguna harian.

Selain memberi manfaat langsung bagi pengguna, informasi ini juga digunakan LRT Jabodebek untuk menata operasional layanan, mulai dari pengaturan rangkaian, pola pelayanan, hingga evaluasi kebutuhan kapasitas di jam-jam tertentu.

Masyarakat bisa mendapat informasi rute, jadwal, dan tarif yang tersedia melalui kanal digital resmi LRT Jabodebek untuk membantu masyarakat menyesuaikan waktu dan arah perjalanan sesuai kebutuhannya. LRT Jabodebek juga siap berperan aktif dan memberikan dukungan teknis maupun operasional apabila dibutuhkan dalam rangka peningkatan konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

Mengintip Jenis Commuter Line di Luar Jakarta

Bak Primadona, LRT Jabodebek Kini Makin Jadi Andalan Kaum Pekerja

Siapa yang tak pernah merasakan transportasi kereta layang yang satu ini. Semenjak dibangunnya jalur tersebut, masyarakat dimudahkan dengan akses yang awalnya begitu sulit dijangkau bahkan harus berjibaku dengan kemacetan kota Jakarta.

Ya, Light Rapid Transit atau dikenal sebagai LRT Jabodebek merupakan kereta sistem transportasi kereta ringan modern di Indonesia yang beroperasi secara otomatis tanpa masinis (sistem CBTC) dan diresmikan pada Agustus 2023. Dikelola oleh PT KAI, proyek ini menghubungkan pusat Jakarta dengan wilayah penyangga (Bekasi & Cibubur/Depok) guna mengurangi kemacetan.

Hingga saat ini LRT Jabodebek terus berinovasi kepada masyarakat sebagai transportasi dengan fasilitas yang lengkap juga menambah kenyamanan dari hiruk pikuknya kota Metropolitan yang selalu macet. Bagi masyarakat, LRT Jabodebek merupakan transportasi ‘penolong’ yang membuat penumpang bisa tiba ditempat tujuan dengan tepat waktu. Tak heran, transportasi LRT Jabodebek sudah menjadi primadona terutama pada kalangan pekerja yang membutuhkan waktu ekstra cepat dan tepat pada waktunya.

Sepanjang Januari 2026, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mencatat sebanyak 2.714.594 perjalanan pengguna LRT Jabodebek, atau mengalami kenaikan signifikan sebesar 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya menyentuh angka 2,1 juta pengguna.

Lonjakan ini paling jelas terlihat pada hari kerja, dengan rekor tertinggi tercatat pada Kamis, 22 Januari 2026, yang mencapai 123.276 pengguna dalam sehari. Angka tersebut membuktikan bahwa LRT Jabodebek kini telah menjadi andalan utama bagi kaum penglaju atau pekerja perkantoran di Jakarta dan wilayah penyangga.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika yang dilansir dari laman Metro TV menjelaskan bahwa pertumbuhan ini juga tak lepas dari fasilitas pendukung yang kian lengkap di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta. KAI menyediakan eskalator, lift, charging station, hingga water station gratis. Selain itu, aspek inklusivitas menjadi perhatian utama melalui penyediaan guiding block, akses lift prioritas, serta area khusus bagi pengguna kursi roda, lansia, dan ibu hamil.

Dengan volume perjalanan yang mencapai 2,7 juta dalam sebulan, LRT Jabodebek kian mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi harian yang konsisten. Keandalan waktu tempuh dan integrasi antarmoda yang semakin matang menjadi dasar kuat bagi masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi publik yang lebih efisien.

LRT Jabodebek tentunya tak hanya pada jam-jam sibuk di hari kerja saja, namun menjadi solusi bagi masyarakat saat akhir pekan yang ingin menikmati perjalanan praktis dan efisien bersama keluarga, sanak saudara, dan kerabat dekat menuju ke lokasi tujuan yang mudah diakses di beberapa stasiun. Karena transportasi ini pula turit membantu kelancaran aktivitas masyarakat ibu kota yang tidak mau repot dengan padatnya lalu lintas jalan raya.

Wajib Tahu! Ini Dia Tarif LRT Jabodebek Jika Tanpa Subsidi

Ketua Komisi B Apresiasi Capaian Transjakarta, Dorong Tiga Hal Ini Demi Penumpang

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengapresiasi capaian Transjakarta dalam menarik minat pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Namun begitu, ada beberapa ruang yang masih bisa ditingkatkan agar masyarakat semakin banyak yang memanfaatkan transportasi umum

“Belum lama ini ada rute (Transjakarta) dari Blok-M ke Bandara (Soekarno-Hatta). Kita meyakini pasti ada dampaknya (menarik minat pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum). Tentunya ada rute-rute baru lagi yang nantinya lebih efektif lagi ke depannya, (termasuk) untuk diversifikasi rutenya,” jelasnya kepada KabarPenumpang.com usai acara Diseminasi Kajian Dampak Ekonomi Transjakarta, di Universitas Indonesia (UI) Salemba, Rabu (11/02/2026).

Baca juga: Viral! Penumpang Tunanetra Kecebur Selokan Setelah Petugas Tolak Bantu Dampingi, Transjakarta Bilang Begini

Menurutnya, faktor lain yang mesti ditingkatkan oleh Transjakarta adalah kenyamanan dan keamanan. Terutama di jam sibuk. Sering kali, saat jam-jam sibuk, terjadi penumpukan penumpang yang pada akhirnya di beberapa kejadian menimbulkan ketidaknyamanan antar penumpang maupun dengan petugas.

Oleh sebab itu, Nova mengingatkan waktu tunggu (headway) antar armada Transjakarta harus menjadi perhatian bersama, untuk kenyamanan lebih bagi penumpang.

“Transjakarta kan tidak hanya BRT, tetapi ada juga yang non-BRT. Nah ini yang mesti kita antisipasi (keterlambatan dan penumpukan penumpang),” tambahnya.

Di masa reses DPRD DKI Jakarta, lanjut politis Partai NasDem tersebut, dirinya mendapati banyaknya warga yang mengeluhkan fasilitas transportasi publik gratis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk 15 golongan. Ini terjadi lantaran warga kesulitan untuk melakukan re-aktivasi kartu ke kantor Bank Jakarta terdekat.

Karenanya, ke depan, Transjakarta diharapkan dapat menemui jawaban atas persoalan tersebut dengan berbagai inovasi.

“Ini harus dibuat lagi bagaimana inovasi dari Transjakarta khususnya tidak usah ke sana deh (re-aktivasi ke kantor Bank Jakarta terdekat), bisa dari rumah saja (via aplikasi atau solusi lainnya),” pungkasnya.

Baca juga: Gebrakan Transjakarta di 2026: Tingkatkan Pramudi Perempuan 10 Kali Lipat – Daycare di Halte Besar

Sebelumnya, berdasarkan hasil kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesai (LPEM FEB UI), dampak ekonomi sampai aktivitas penyediaan jasa angkutan umum yang disediakan oleh Transjakarta didapati angka sedikitnya setiap Rp1 triliun subsidi Transjakarta bisa menghasilkan output sebesar Rp2,7 triliun.

LPEM FEB UI juga mencatat penghematan waktu tempuh perjalanan komuter harian penduduk Jabodetabek yang berkegiatan di wilayah Jakarta adalah sebanyak 1,8 juta jam per tahun, dengan total nilai manfaat penghematan waktu tempuh perjalanan komuter harian sebesar Rp111,2 miliar per tahun.

Panduan Aman ke Malaysia: Pelancong Asal Indonesia Diimbau Pakai Masker Akibat Lonjakan TBC

Bagi Anda pelancong asal Indonesia yang berencana menghabiskan waktu libur atau melakukan kunjungan ke Malaysia dalam waktu dekat, ada hal penting yang perlu masuk dalam daftar persiapan perjalanan Anda selain paspor dan tiket: masker.

Para ahli kesehatan di Malaysia baru-baru ini mengeluarkan imbauan resmi bagi para pelancong untuk kembali memperketat protokol kesehatan, menyusul laporan adanya peningkatan kasus Tuberkulosis (TBC) di beberapa wilayah negeri jiran tersebut.

Periode liburan dan musim perayaan biasanya menjadi magnet bagi pelancong Indonesia untuk mengunjungi destinasi populer seperti Kuala Lumpur, Penang, atau Melaka. Namun, kerumunan di pusat perbelanjaan, penggunaan transportasi umum seperti LRT dan bus antar-kota, serta aktivitas di ruang tertutup meningkatkan risiko penularan bakteri melalui udara.

Mengingat TBC menular melalui droplet, penggunaan masker menjadi langkah preventif yang sangat disarankan oleh para pakar medis untuk memastikan perjalanan Anda tetap aman dan nyaman.

Para spesialis paru di Malaysia menekankan bahwa mobilitas pelancong yang tinggi selama musim liburan menjadi salah satu faktor yang diwaspadai. Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat bertahan di udara dalam ruang dengan ventilasi yang kurang baik. Oleh karena itu, mengenakan masker saat berada di dalam pesawat, kereta api, atau bus pariwisata bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga mencegah potensi membawa pulang penyakit saat kembali ke tanah air.

Selain imbauan mengenakan masker, pelancong juga disarankan untuk tetap menjaga kebersihan tangan dan menghindari kontak erat dengan individu yang menunjukkan gejala batuk kronis.

Otoritas kesehatan setempat kini terus memantau situasi secara ketat agar wabah ini tidak mengganggu kenyamanan industri pariwisata. Dengan sedikit kewaspadaan ekstra, rencana liburan Anda ke Malaysia tetap bisa dinikmati dengan maksimal tanpa harus mengorbankan faktor kesehatan.

Inilah Empat Bandara Internasional yang Lokasinya Paling Jauh dari Pusat Kota, Nomer Tiga ada di Malaysia

Wisata Sejarah Stasiun Kereta Api di Yogyakarta: Daftar Stasiun yang Wajib Dikunjungi

Bagi penikmat fotografi kereta api tentu banyak spot atau lokasi favorit untuk mengabadikannya. Mulai daei pemandangan yang menakjubkan, kereta api yang melintas, hingga bangunan stasiun yang bernilai sejarah. Berbagai wilayah tentu punya keunikan dan ciri khas tersendiri untuk mengabadikan momen kereta api yang melintas.

Salah satu lokasi terbaik untuk mengabadikan kereta api ada di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta. Di wilayah ini juga terdapat lokasi favorit para pecinta kereta api yang ingin mengabadikan si ular besi merayap melintasi daerah yang terkenal dengan ciri khasnya tersebut. Ya, wilayah Yogyakarta ternyata memiliki spot-spot stasiun kereta api yang beberapa diantaranya sudah non aktif yang bisa juga untuk diabadikan.

Sejumlah stasiun ini berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), apa saja ya? Yuk, sama-sama telusuri!

1. Stasiun Rewulu
Stasiun yang merupakan persinggahan kereta api barang ini terletak di Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul. Lokasi Stasiun Rewulu berdekatan dengan depot BBM Pertamina. Salah satu jalur terhubung dengan depot BBM yang melewati perkampungan Gancahan, kalau kalian berkunjung ke sini pemandangan yang banyak kalian lihat adalah rangkaian gerbong ketel Pertamina.

2. Stasiun Patukan
Bergeser satu petak dari Stasiun Rewulu, ada sebuah stasiun yang bernama Patukan. Berada di Dusun Pathukan, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Stasiun ini memiliki ketinggian 88 meter diatas permukaan laut. Stasiun Patukan sering dijadikan spot untuk nongkrong. Pada sore hari banyak masyarakat yang memadati area stasiun untuk sekedar ngabuburit hingga menikmati kuliner disekitar stasiun sekaligus melihat kereta yang sedang melintas.

3. Stasiun Kalasan
Stasiun ini terletak di Kalasan, Kecamatan Tirtomartani, Kabupaten Sleman yang merupakan stasiun paling timur dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Stasiun Kalasan juga terletak tidak jauh dari Candi Kalasan. Stasiun Kalasan dulunya memiliki empat jalur dan mengalami pengurangan sehingga menjadi tiga jalur saja. Sejak tahun 2007, stasiun ini dinonaktifkan karena tingkat pemasukan dari penumpang yang rendah dan letak yang tidak jauh dari Stasiun Maguwo.

4. Halte Kalimenur
Terletak di Dusun Kalimenur, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Halte Kalimenur mulai berhenti beroprasi pada tahun 1974. Arsitektur Halte Kalimenur ini masih asli peninggalan Staatsspoorwegen. Halte Ini sering menjadi spot para pencinta kereta atau Railfans untuk berfoto dengan kereta yang sedang melintas. Halte ini memiliki pemandangan yang indah karena terletak di tikungan besar Kalimenur. Saat ini Kalimenur telah dijadikan objek cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

5. Stasiun Sentolo
Stasiun ini terletak di Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Stasiun Sentolo terletak dekat Pasar Sentolo Lama, hanya berjarak sekitar 50 meter dari stasiun. Stasiun Sentolo memiliki empat jalur tapi hanyadua jalur yang digunakan secara aktif, yaitu jalur dua menuju Stasiun Kutoarjo dan jalur tiga menuju YIA dan Stasiun Yogyakarta. Sementara jalur satu dan empat hanya untuk kebutuhan lain, seperti parkir gerbong kereta.

Itulah rekomendasi beberapa stasiun kereta api di wilayah Yogyakarta yang cocok untuk diabadikan. Tentunya jika ingin mengambil foto di kawasan kereta api, jangan lupa utamakan keselamatan, ya.

Spot Foto Unik di Depok: Menikmati Pemandangan Tumpukan Kereta Legendaris di Depo KRL

Arab Saudi Pesan 20 Rangkaian Baru Kereta Cepat Haramain Express

Arab Saudi kembali menegaskan ambisinya untuk menjadi pusat konektivitas global melalui ekspansi besar-besaran pada infrastruktur transportasi relnya. Melalui kesepakatan terbaru yang diumumkan oleh Saudi Railway Company (SAR), Kerajaan secara resmi telah memesan 20 rangkaian kereta baru untuk menambah armada Haramain High-Speed Railway (HHR).

Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas melonjaknya permintaan perjalanan antara dua kota suci, Makkah dan Madinah, serta Jeddah yang menjadi gerbang utama bagi jutaan jemaah setiap tahunnya.

Pemesanan ini bukan sekadar penambahan jumlah unit, melainkan bagian dari visi strategis untuk menggandakan kapasitas angkut tahunan. Kereta cepat yang mampu melaju hingga kecepatan 300 km/jam ini telah menjadi tulang punggung mobilitas di wilayah Barat Arab Saudi sejak diluncurkan.

Dengan tambahan 20 rangkaian baru yang dijadwalkan mulai dikirim secara bertahap, kapasitas layanan diproyeksikan akan meningkat drastis guna mengakomodasi target 30 juta jemaah umrah pada tahun 2030, sesuai dengan visi transformasi ekonomi dan pariwisata Kerajaan.

Dari sisi teknis, kereta baru ini tetap akan mengusung standar teknologi tinggi yang mampu beroperasi di tengah lingkungan gurun yang ekstrem. Fitur ketahanan terhadap suhu panas yang menyengat serta sistem filtrasi pasir yang canggih memastikan operasional tetap berjalan mulus meskipun di tengah badai gurun sekalipun. Selain itu, penambahan armada ini diharapkan dapat memperpendek waktu tunggu (headway) antar keberangkatan, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang, baik wisatawan internasional maupun warga lokal.

Investasi besar pada Kereta Cepat Haramain ini juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi kawasan pesisir Laut Merah. Dengan koneksi yang lebih cepat dan frekuensi yang lebih padat, pusat-pusat bisnis di Jeddah dan kawasan industri King Abdullah Economic City (KAEC) akan semakin terintegrasi. Hal ini membuktikan bahwa Arab Saudi tidak hanya sedang membangun jalur kereta, tetapi tengah merajut ekosistem transportasi masa depan yang ramah lingkungan, efisien, dan menjadi standar baru bagi mobilitas di Timur Tengah.

Arab Saudi Rayakan Dimulainya Pekerjaan 34 Masinis Wanita Kereta Cepat Haramain Express

Tak Sekadar Duduk dan Tarik Tuas Saja, Inilah yang Harus Dipatuhi Seorang Masinis

Dibalik kegagahan seorang masinis ternyata tanggung jawab yang dihadapi memang luar biasa besar. Bagi masyarakat awam, masinis hanya terlihat saat bekerja di kabin hanya duduk, menarik tuas, dan tunjuk sebut. Apakah hanya itu? Tentu tidak. Selain disiplin, masinis juga harus memiliki tingkat fokus dalam menjalankan kereta api harus tinggi. Maka tak heran sejumlah hal yang harus dilakukan dalam mengemudikan kereta api juga ada hal lain yang harus memiliki tanggung jawab.

Bagi seorang masinis, tentu tak boleh lengah sedikitpun karena nyawa ratusan penumpang berada di tangannya. Masinis kadang bekerja sendiri di kabin seperti pada Kereta Rel Listrik (KRL), namun ada pula yang didampingi oleh asisten masinis seperti di lokomotif.

Mengantarkan penumpang dengan selamat, aman dan nyaman sampai tempat tujuan, itu tugas utama bagi seorang masinis. Tidak boleh lengah atau lalai dalam bekerja merupakan seluruh standar operasi yang harus selalu diperhatikan dan ditaati. Mulai dari standar operasi, persinyalan, semboyan-semboyan, pun harus diperhatikan. Tentu sepenuhnya patuh dengan perintah.

Untuk sampai ke posisi masinis, tentu prosesnya panjang. Calon masinis harus lolos seleksi ketat, menjalani pendidikan di Balai Pelatihan Teknik Traksi Yogyakarta, lalu menjadi asisten masinis dengan syarat pengalaman minimal 2.000 jam kerja. Setelah lulus sertifikasi, barulah resmi menyandang titel sebagai masinis.

Karier mereka juga berjenjang, mulai dari tingkat muda hingga madya, dengan jam terbang mencapai ribuan jam. Setiap dua tahun sekali, mereka wajib ikut pelatihan penyegaran, uji kecakapan tiap tahun, hingga evaluasi peraturan setiap tiga bulan.

Sebelum berdinas, masinis punya ritual ketat yakni melapor satu jam sebelum keberangkatan, tes kesehatan dan alkohol, membawa perlengkapan dinas, hingga menandatangani surat pernyataan siap kerja. Sepuluh menit sebelum berangkat, mereka masih harus menerima laporan kereta dan dokumen lokomotif. Semua prosedur itu untuk memastikan mereka benar-benar siap, baik fisik maupun mental.

Sesuai aturan Kementerian Perhubungan, jam kerja masinis dibatasi maksimal 8 jam per hari. Ketentuan ini penting agar mereka tidak kelelahan. Meski penuh tanggung jawab, profesi masinis tetap jadi kebanggaan. Karena mereka adalah pahlawan transportasi yang setiap hari mengantar ribuan orang menuju tujuan dengan selamat.

Tidak Pernah Kering, Ini Rahasia Cara Pengisian Air di Toilet Kereta

Kenapa Harus Dibangun Stasiun Jatake? Ini Jawaban KAI Berdasarkan Data

Sepeti yang kini kenal bahwa stasiun baru dengan bangunan megah di lintas Rangkasbitung ini sudah beroperasi beberapa hari terakhir. Ya, sejak diluncurkannya pada 28 Januari 2026 lalu, terlihat mobilitas penumpang sudah terlihat cukup ramai. Bahkan bagi masyarakat yang berada di kawasan tersebut bisa menggunakan stasiun ini untuk akses yang lebih dekat dari stasiun sebelumnya.

Ya, Stasiun Jatake merupakan satu-satunya yang baru-baru ini menjadi alternatif masyarakat untuk naik dan turun bagi yang berdomisili di kawasan BSD Tangerang ini. Sebelum dibangunnya Stasiun Jatake, tentu masyarakat menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) dari stasiun yang jaraknya cukup jauh, yakni Stasiun Parungpanjang maupun Stasiun Cicayur.

Dalam hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia Persero atau KAI akhirnya menghadirkan Stasiun Kereta Api Jatake sebagai simpul layanan baru di Kabupaten Tangerang, Banten, untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah barat Pulau Jawa. Mobilitas baru ini membuat masyarakat terbantu aksesnya apalagi dilengkapi dengan fasilitas yang sudah cukup memadai.

Langkah tersebut seiring dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pergerakan harian menuju pusat-pusat kegiatan Jabodetabek, yang mulai dioperasikan sejak 28 Januari 2026. Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa masukan masyarakat di wilayah barat telah dipetakan secara menyeluruh. KAI meresponsnya melalui peningkatan layanan yang dilakukan secara bertahap, sejalan dengan penguatan infrastruktur agar operasional berjalan tertib, aman, dan berkelanjutan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik atau BPS pada 2025, wilayah barat Jawa seperti Kabupaten Tangerang, Serang, Lebak, dan Pandeglang, menunjukkan akselerasi aktivitas ekonomi yang dipengaruhi sektor perdagangan, pertanian, serta mobilitas tenaga kerja menuju Jabodetabek.

Tentunya Kondisi tersebut mendorong peningkatan kebutuhan transportasi publik yang andal, terjadwal, dan terintegrasi. Sejak beroperasi pada 28 Januari hingga 5 Februari 2026, Stasiun Jatake mencatat 7.936 pengguna gate in dan 8.206 pengguna gate out.

Peningkatan mobilitas juga tecermin pada kinerja Commuter Line Tanah Abang – Rangkasbitung yang sepanjang 2025 melayani 77.552.716 pengguna, meningkat dibandingkan 69.999.362 pengguna pada 2024 dan 62.085.471 pengguna pada 2023. Dalam satu dekade terakhir, kereta api perkotaan semakin berperan menopang aktivitas ekonomi harian masyarakat wilayah penyangga Jakarta.

Dalam satu dekade terakhir, kereta api perkotaan semakin berperan menopang aktivitas ekonomi harian masyarakat wilayah penyangga Jakarta. Penguatan layanan tersebut didukung pengembangan infrastruktur jalur barat melalui elektrifikasi lintas Tanah Abang-Rangkasbitung sepanjang 72,8 kilometer yang dilakukan bertahap sejak 2017 hingga 2018.

Seluruh pengembangan layanan dan penguatan infrastruktur tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, mulai dari tahap perencanaan, penyesuaian sarana, pengujian teknis, hingga operasional, guna memastikan layanan berjalan sesuai standar perkeretaapian nasional.

Ke depan, KAI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam mengembangkan layanan perkeretaapian perkotaan secara bertahap, sejalan dengan penguatan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarlayanan. “Langkah ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi ekonomi, serta kenyamanan seluruh pengguna jasa kereta api di wilayah barat Jawa,” kata Anne yang dilansir dari laman Viva.

Mengenal Kereta Api Lokal yang Super Murah dan Wajib Kalian Tahu