Terkenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan mobil mewah dan mesin pesawat, Rolls-Royce baru saja menandatangani kerja sama dengan Porterbrook – perusahaan asal Inggris yang membawahi sejumlah kereta penumpang dalam hal pengembangan MTU Hybrid PowerPacks. Pemasangan MTU Hybrid PowerPacks memungkinkan kereta DMU Class 168 dan Class 170 ‘Turbostar’ mengganti sumber tenaga penggeraknya, dari diesel ke listrik hibrida.
Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Lokomotif Diesel Elektrik? Cek Jawabannya di Sini!
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman rolls-royce.com baru-baru ini, pengoperasian kereta listrik hibrida ini memungkinkan kereta lebih ramah lingkungan dan tidak terlalu bising ketika beroperasi. Penandatanganan kerja sama ini sendiri terjadi ketika perhelatan Innotrans 2018, 18 hingga 21 September di Berlin, Jerman. Adapun kereta yang dipasang MTU Hybrid PowerPacks ini masih berjumlah dua rangkaian saja, itupun statusnya masih uji coba.
Semisal berhasil, Porterbrook akan mengembangkan sistem ini dan memasangnya di kereta Turbostar lainnya. “Ini merupakan kerja sama pertama tentang pengembangan sistem MTU Hybrid Drive di Inggris,” tulis pihak Rolls-Royce dalam laman resminya.
“Porterbrook berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dari armada bertenaga diesel kami yang miliki. Besar harapan investasi kami dalam uji coba MTU Hybrid PowerPacks ini akan memungkinkan kami untuk menawarkan kecanggihan armada yang lebih luas dari teknologi ini, sehingga pelanggan kami dapat mengurangi emisi dan biaya operasi, serta meningkatkan kualitas udara di sepanjang koridor perkotaan,” tutur Mary Grant, CEO Porterbrook.
“Ini merupakan salah satu dari beberapa inisiatif yang dilakukan Porterbrook untuk menjawab tantangan Menteri Pertahanan Jo Johnson MP, untuk menghapus kereta api diesel dari jaringan kereta api Inggris per tahun 2040,” tandasnya.
Baca Juga: Rolls-Royce Rilis Intelligent Awareness, Bantu Pelaut Tingkatkan Kesadaran Situasional
Pihak Rolls-Royce sendiri mengaku sangat senang dapat membantu Porterbrook dalam mengembangkan sistem perkeretaapian yang ramah lingkungan dan minim polusi suara. “Dengan MTU Hybrid PowerPacks yang inovatif, Rolls-Royce dan mitra kami, Porterbrook akan menetapkan standar baru di jaringan Inggris; membantu mengurangi emisi, meningkatkan efisiensi bahan bakar dan meningkatkan kehidupan orang-orang yang tinggal di dekat stasiun kereta,” ungkap CEO Rolls-Royce, Warren East.
Beberapa negara di dunia memiliki kereta yang memiliki rute hingga ke gunung, salah satunya adalah Taiwan. Ternyata kereta gunung yang dimiliki Taiwan memiliki umur lebih dari satu abad dan hingga kini masih beroperasi.
Baca juga: Tembus Pegunungan Qinling, Cina Luncurkan Kereta Cepat Lintasi Wilayah Utara dan SelatanKabarPenumpang.com melansir dari laman cnn.com (19/9/2018), kereta yang memiliki warna perpaduan merah dan krem memiliki umur 106 tahun. Perjalanan rutenya pun menuju pegunungan Alishan di Taiwan dan biasanya para pendaki dan penduduk desa di pegunungan tersebut berhenti untuk melambaikan tangan pada penumpang kereta.
Menaiki kereta ini seperti merasakan kereta pada pertama kali baru masuk pada transportasi dunia. Kini kereta tersebut memulai tur yang diperkenalkan di Alishan Forest Railway.
Jalur kereta tersebut sepanjang 7,14 km menuju pegunungan Alishan dengan jaringan rel yang sempit. Kereta yang masih mengular ini selesai pembangunan jalurnya tahun 1912 di masa pendudukan Jepang.
Alishan Forest Railway
Dulunya sebelum menjadi kereta wisata seperti saat ini, kereta tersebut mengangkut pohon cypress yang terancam punah di hutan Alishan, Taiwan. Untungnya setelah penebangan dilarang, kereta ini akhirnya menjadi satu-satunya kereta penumpang yang naik ke gunung.
Alishan Forest Railway sendiri menawarkan pemandangan alam yang beragam. Sebab kereta itu berjalan diantara kota Chiayi di ketinggian 30 meter ke Chunshan di 2451 meter dan menjadi stasiun tertinggi di Taiwan.
Alishan Forest Railway sendiri merupakan perkeretaapian gunung dengan ukuruan sempit tertinggi di asia yang melebihi ketinggian dari Kereta Dajeeling Himalayan yang terkenal dengan stasiun di ketinggian 100 meter hingga 2200 meter. Uniknya kereta pegunungan yang satu ini masih mempertahankan seperti 100 tahun lalu dimana badan kereta menggunakan kayu padat dan masinis harus turun dari kereta untuk mengganti arah lintasan secara manual.
Baca juga: Eksistensi Peak Tram Hong Kong, Dulu dan Sekarang!
“Ini terasa lebih manusiawi, tidak seperti mesin modern yang dingin dan otomatis,” kata Liao Yuan-chiao, seorang kapten kereta Alishan.
Sebagai penggemar kereta api, Liao meninggalkan pekerjaannya sebagai dosen enam tahun lalu untuk bekerja sebagai asisten kereta di Alishan Forest Railway.
“Saya suka kereta api karena saya suka kebisingan rendah dari motor kereta diesel – Anda dapat mendengar perubahan suara ketika mesin mengubah kecepatannya. Kedengarannya hidup. Untungnya, Alishan Forest Railway belum digantikan oleh kereta listrik. Ini benar-benar surgaku,” tambah Liao.
PT Kereta Api Indonesia kembali memberikan tarif promo tiket untuk masyarakat yang menggunakan kereta api saat hari biasa atau weekday. Promo ini sendiri khususnya diberikan untuk hari Selasa dan Rabu dengan tema Weekday LuckyDay.
Baca juga: Ada Nomor Identitas di Tiket dan Boarding Pass Kereta? Ini Penjelasan dari PT KAI
Adanya tarif promo ini sendiri juga untuk merayakan ulang tahun PT KAI yang ke-73 yang jatuh pada 28 September 2018 mendatang. KabarPenumpang.com mendapatkan berita adanya promo ini sendiri dari laman www.kai.id dan melalui aplikasi yakni KAI Access.
Tarif promo ini sendiri berlaku untuk semua kelas kereta api yakni ekonomi, bisnis dan eksekutif pada tanggal 25-26 September 2018, 2-3 Oktober 2018 serta 9 dan 10 Oktober 2018. Diketahui PT KAI memberikan promo ini tersebar pada 29 KA di wilayah Sumatera dan Jawa.
Kereta-kereta tersebut yakni KA Taksaka, KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Fajar Utama Yogya, KA Senja Utama Yogya, KA Gajahwong, KA Bogowonto, KA Mataram Premium, KA Jaka Tingkir, KA Senja Utama Solo, KA Lodaya, KA Argo Jati dan KA Cirebon Ekspress. Kemudian KA Argo Muria, KA Argo Sindoro, KA Argo Bromo Anggrek, KA Sembrani, KA Bangunkarta, KA Argo Wilis, KA Turangga, KA Harina, KA Ciremai, KA Jayakarta Premium, KA Malioboro Ekspres, KA Sancaka dan KA Tawangjaya Premium untuk Pulau Jawa.
Sedangkan di Pulau Sumatera ada KA Sribilah, KA Sribilah Premium, dan KA Sriwijaya. Adapun nama KA yang bertarif Rp 75.000 yakni KA Cirebon Ekspres (kelas Ekonomi Premium), Sribilah (Bisnis), Sribilah Premium dan Sriwijaya (Bisnis). Tarif promo yang diberikan PT KAI sendiri berkisar dari Rp75 ribu hingga Rp125 ribu untuk kereta ekonomi.
Baca juga: Punya Boarding Pass Kereta Api? Jangan Buang dan Tukarkan Tiket Gratis dari PT KAI
Untuk kereta eksekutif sendiri berkisar dari harga Rp100 ribu hingga Rp250 ribu. Tiket promo ini sendiri sudah dapat dipesan pada hari ini, Senin (24/9/2018) dengan alokasi 50-70 kursi dan berlaku selama persediaan kursi masih tersedia.
Tak hanya itu, dari website dan aplikasi PT KAI juga memberikan diskon 10 persen untuk pembelian di boothstand pameran Pekan Raya Indonesia yang akan diselenggarakan di ICE BSD, Serpong mulai 27 September hingga 7 Oktober 2018 mendatang. Untuk pembelian tiket promo dengan diskon 10 persen tersebut pemesan hanya diperbolehkan membeli empat tiket dalam satu perjalanan atau delapan tiket pergi pulang dengan relasi yang sama.
Rasa rindu yang mendalam terhadap keluarga memang kerap kali dirasakan oleh para perantau, terlebih jika mereka tengah dalam masa pendidikan dimana mereka hanya bisa pulang (mungkin) setahun sekali – tentu rasa rindu tersebut akan semakin pelik.
Nah, hal inilah yang terjadi pada seorang mahasiswa penerbang berusia 22 tahun bernama Nishal Sankat. Rasa rindu yang mendalam terhadap keluargnya di Trinidad and Tobago berujung pada dirinya yang terpaksa dibekuk petugas keamanan bandara. Lho, kok bisa?
Baca Juga: Bawa Kabur Bombardier Dash 8 Q400, Nasib Ground Crew Horizon Air Berakhir Nahas
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman wftv.com (20/9/2018), Nishal yang sebelumnya tengah mengemban ilmu di Florida Institute of Technology sebagai mahasiswa paruh waktu tertangkap basah oleh petugas keamanan Bandara Internasional Melbourne karena berusaha untuk membawa kabur sebuah Airbus A321, Kamis (20/9/2018).
Pada Kamis pukul 01.30 dini hari waktu setempat, Nishal yang mengendarai sebuah mobil lalu memarkirkan kendaraannya di luar terminal Bandara Internasional Melbourne. Alih-alih masuk layaknya penumpang kebanyakan, ia malah berlari menyusuri rumput dan melompat pagar bandara tersebut untuk sampai di ruang kokpit pesawat ber-livery American Airlines.
Nishal Sankat. Sumber: wftv.com
Diketahui, pesawat itu tengah dalam fase pemeliharaan rutin. Petugas keamanan bandara yang melihat Nishal langsung mencegahnya agar tidak masuk ke dalam pesawat. Melihat kejadian ini, petugas bandara langsung berusaha untuk menelepon pihak kepolisian bandara, yang diteruskan kepada Departemen Kepolisian Melbourne.
Nishal yang sempat dicegah untuk masuk ke dalam pesawat oleh dua petugas bandara tadi sempat memberikan perlawanan dan tetap berusaha untuk masuk ke dalamnya. “Petugas bandara tersebut sempat menanyakan lencana Nishal, namun ia tidak bisa menunjukkannya,” ujar salah satu pihak berwajib, Lori Booker.
Setelah diamankan di samping salah satu hanggar, Nishal lalu digelandang menuju kantor polisi guna intergorasi lebih lanjut.
Adapun dampak dari kejadian ini adalah pemberhentian sementara aktivitas di bandara selama beberapa waktu sampai situasi kembali kondusif. Guna mencari informasi lebih dalam, pemecahan petugas pun dilakukan. Ada yang memeriksa kendaraan yang dibawa oleh Nishal, dan ada juga yang memeriksa tempat kediaman Nishal.
Satu hal mengejutkan diterima pihak kepolisian yang memeriksa tempat tinggal dari Nishal yang berupa asrama. Menurut penuturan rekan sekamar Nishal, “Ia hanya ingin pulang. Itu saja,” tuturnya tanpa membongkar identitasnya. “Nishal merupakan anak yang baik,” tandasnya singkat.
Baca Juga: Pembajakan Pesawat Terlama, 39 Hari Kelam Penumpang El Al Flight 426
Beruntung, “Nishal tidak memiliki catatan kriminal apapun,” tutur salah satu petugas kepolisian yang menangani kasus ini. Kendati begitu, petugas menemukan beberapa pelanggaran dari Nishal, seperti ketidakcocokan visa, pelanggaran pidana, dan tuduhan mencuri pesawat.
Selama masa interogasi, pihak kepolisian mengatakan Nishal sangat kooperatif dan itu merupakan modal supaya proses tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama. Malang bagi Nishal, akibat tindakan nekatnya ini, ia terpaksa harus mendekam di Penjara Brevard County hingga pengadilan memutuskan ujung dari kasus ini.
Menunggu bukanlah sesuatu yang menyenangkan, hal ini terjadi pada penumpang Ryanair yang harus bersabar selama tiga jam untuk mendapatkan barang mereka di baggage carousel (ban berjalan) pada claim bagasi di Bandara Manchester, Inggris. Pasalnya maskapai Ryanair telah mendarat di Manchester sekitar pukul 02.00 pagi waktu setempat.
Baca juga: Per 15 Januari 2018, Ryanair Berlakukan Kebijakan Baru Untuk Tas di Dalam KabinKabarPenumpang.com merangkum dari laman itv.com, karena lelah menunggu, seorang penumpang bernama Daniel Mortimer secara tidak sengaja merekam petugas kargo saat mereka mengeluarkan barang ke carousel bandara. Bahkan dirinya menggunakan emoji tertawa dengan tangisan dan memberi caption “jam 5 pagi ini setelah menunggu lebih dari tiga jam untuk tas kami untuk mendatangkannya dari pesawat ke carousel. Setidaknya mereka mengurus barang-barang kami dengan baik. Terimakasih.”
Dalam video pendek tersebut terlihat petugas kargo yang melemparkan tas-tas tersebut ke carousel. Hingga akhirnya penanganan bagasi Swissport mengatakan rekaman itu sejalan dengan prosedur penananan bagasi manual. Mereka melaporkan keterlambatan bagasi penumpang Ryanair juga disebabkan kekurangan staf.
Tak hanya itu maskapai Ryanair mengatakan, alarm kebakaran berbunyi dan menyebabkan delapan penerbangan ditunda karena penmumpang yang dievakuasi perlu disaring ulang melalui keamanan. Ini memiliki efek knock-on dari beberapa penerbangan yang kembali lebih lambat dari yang dijadwalkan dan memasuki jam-jam awal di Terminal 3.
“Jadwal penerbangan terganggu pada Jumat malam di Bandara Manchester menyebabkan dampak terhadap pengembalian bagasi untuk penumpang. Kami selalu bekerja sama dengan maskapai dan mitra bandara kami untuk mengurangi dampak gangguan jadwal ini kepada penumpang tetapi kami memahami penundaan ini membuat frustrasi penumpang selama masa liburan bank yang sibuk ini,” ujar juru bicara Swissport.
Seorang juru bicara Ryanair juga menambahkan, menyusul evakukasi alarm kebakaran gedung terminal di Bandara Manchester malam, 24 Agustus 2018, delapan penerbangan ditunda karena kebutuhan untuk menyaring ulang penumpang melalui keamanan. Ini bukan saja membuat menunggu tetapi penumpang frustasi.
“Ini membentang sumber daya staf larut malam dari perusahaan penanganan Swissport dan menyebabkan penundaan lebih lanjut dalam pengiriman bagasi ke aula kedatangan ketika penerbangan yang tertunda ini kembali ke Manchester. MAG dan Swissport saat ini sedang menyelidiki masalah kepegawaian ini dan kami sedang menunggu laporan Swissport untuk memastikan bahwa itu tidak terulang kembali. Kami meminta maaf dengan tulus kepada penumpang yang merasa terganggu dengan pengiriman bagasi yang tertunda ini yang disebabkan oleh alarm kebakaran atau evakuasi gedung terminal tadi malam,” ujar juru bicara Ryanair.
Baca juga:Klasik, Ini Dia Rentetan Alasan Delay di Dunia Penerbangan
Bandara Manchester juga meminta maaf atas keterlambatan itu, juru bicara mereka mengatakan: “Kami sadar bahwa beberapa penumpang mengalami waktu tunggu yang lama untuk menerima bagasi mereka pada malam hari.
“Kami telah melakukan kontak dengan Swissport, agen penanganan bertanggung jawab, dan kami akan melakukan penyelidikan penuh. Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada penumpang. “
Smart ticketing baru saja hadir di Greater Manchester yang menandai kemajuan terbarunya. Namun meski begitu, kota ini masih tertinggal di belakang London. Bus pertama yang akan memberlakukan smart tiketing ini dengan kartu akan hadir mulai minggu depan.
Baca juga: Benarkah Hadirnya E-Money Dorong Anda Jadi Pribadi Konsumtif?
Dilansir KabarPenumpang.com dari laman manchestereveningnews.co.uk (14/9/2018), bahwa penumpang di Manchester sudah bisa membeli tiket menggunakan pembayaran tanpa kontak. Langkah ini hadir setelah peluncuran kartu Get Me There tahun lalu untuk membeli tiket di bus dan trem.
Padahal di ibukota Inggris sendiri yakni London pembayaran melalui dompet otomatis dan menghitung tarif keseluruhan ketika berada di dalam atau luar bus sudah berlangsung beberapa tahun. Sedangkan di Manchester, pengemudi masih mengetikkan ongkos dan penumpang akan membayar seperti yang mereka lakukan di toko.
Untuk pembayaran dengan dompet otomatis pun pada trem kemungkinan pada tahun depan, sedangkan kereta api dan bus mengikuti tahun 2021 mendatang. Ini tergantung pada diskusi seputar kemitraan bus antara operator dan pemerintah.
Sementara itu, London baru saja merayakan 15 tahun kartu oyster dan empat tahun pembayaran dengan dompet otomatis. Saat ini baik masyarakat maupun pelancong bisa menggunakan 100 kartu kredit internasional atau kartu oyster untuk menggunakan jaringan kereta api lokal, bus, trem bahkan kapal ferry di London.
“Kami bangga mengumumkan peluncuran pembayaran nirkontak tak terduga di seluruh armada Greater Manchester kami. Kami telah melakukan investasi yang signifikan dalam mesin tiket ‘Ticketer’ baru, yang berarti bahwa kami sekarang dapat menawarkan tanpa kontak sebagai opsi pembayaran bagi pelanggan kami,” ujar Ian Humphreys, managing director First Manchester.
Dia mengatakan langkah itu akan membuat perjalanan bus lebih nyaman. Jika lebih banyak pelanggan beralih dari uang tunai menjadi metode pembayaran digital, maka ini akan membantu mempercepat waktu mengemudi bus dan karena itu akan membuat perjalanan keseluruhan lebih cepat.
Pembelian tanpa interasi juga dapat digunakan untuk membeli tiket kertas hingga nilai £30. Untuk menggunakan permintaan tanpa kontak tiket yang ingin dibeli dari pengemudi, tunjukkan kartu atau ponsel tanpa kontak Anda dan Anda akan menerima tanda terima bersama dengan tiket untuk perjalanan Anda.
Seorang juru bicara Transportasi untuk Utara (TfN) mengatakan, Program Perjalanan Terpadu dan Cerdas masih di jalur untuk menyampaikan sistem perjalanan berbasis akun, memungkinkan penggunaan pembayaran kartu tanpa kontak pada semua moda transportasi umum di seluruh Utara, pada tahun 2021.
Baca juga: Belanja Kebutuhan Rumah di Stasiun Kini Cukup Scan Kode QR
“Bulan lalu kami menerima persetujuan Garis Besar Bisnis dari HM Treasury dan saat ini sedang dalam pengadaan untuk sistem Akun Berbasis Kantor untuk Perjalanan,” ujar juru bicara tersebut.
Stephen Rhodes, Transport untuk direktur pelanggan Greater Manchester, mengatakan orang menginginkan sistem tiket yang lebih baik, lebih sederhana, dan lebih terintegrasi, dan mereka bekerja keras untuk mengirimkannya. Pihaknya akan memperkenalkan sistem zona di Metrolink awal tahun depan, yang akan membuat tarif lebih mudah dipahami dan menawarkan pelanggan lebih banyak fleksibilitas dan nilai yang lebih baik untuk uang mereka.
“Ini akan diikuti dengan pengenalan ticketing berbasis akun tanpa kontak di jaringan, yang akan memungkinkan pelanggan untuk menggunakan kartu bank mereka atau pembayaran pintar lainnya untuk menyentuh dan keluar, dengan perjalanan harian mereka secara otomatis ditutup pada harga terbaik. Selain itu kami bekerja dalam kemitraan dengan Transportasi untuk Korea Utara untuk meningkatkan konektivitas di Korea Utara melalui tiket cerdas melintasi bus, kereta api, dan layanan trem,” ujar Rhodes
Dapatkah Anda bayangkan semisal Anda yang baru saja tiba di sebuah bandara untuk mengudara menuju suatu destinasi, namun fakta yang terjadi di lapangan adalah Anda tidak menemukan penerbangan sesuai pada tiket yang Anda beli sebelumnya. Mungkin bingung, panik, was-was, hingga kesal semuanya akan bercampur menjadi satu, ya? Hal inilah yang terjadi pada Erin Levi, 35 tahun yang hendak mengudara menuju Paris beberapa waktu yang lalu.
Baca Juga: Zonal Employee Discount, Inilah Rahasia Terbang Murah Untuk Para Pekerja Maskapai
Dikutip KabarPenumpang.com dari laman cntraveler.com (20/9/2018), Erin hendak bertandang ke Paris guna menghadiri acara pernikahan salah satu sahabat karibnya di Paris. Akhirnya ia memutuskan untuk terbang dari Newark, Amerika Serikat dengan menggunakan Low Cost Carrier (LCC) baru di Eropa, Level Airline pada tanggal 9 September 2018. Seharusnya, tanggal keberangkatan Erin tersebut bertepatan dengan operasi hari kelima dari maskapai tersebut.
Namun setelah Erin sukses melakukan check in online dan tiba di Newark Liberty International Airport untuk mengudara ke Paris, alangkah terkejutnya dia ketika tidak mendapati kelengkapan infrastuktur untuk Level Airlines di bandara tersebut – mulai dari nomor gate di tiket hingga counter check in Level Airlines. Erin sontak lemas karena mengetahui bahwa tiket sekali perjalanan yang ia beli dengan harga US$179 atau yang setara dengan Rp2,6 juta hangus begitu saja – terlebih ketika dirinya tidak bisa menghadiri pernikahan sahabatnya tersebut.
Karena alasan operasional, Level Airlines terpaksa menunda take off perdananya dari Newark menuju Paris yang dijadwalkan pada tanggal 4 September digeser menjadi tanggal 18 September. Erin mengaku, “Tidak mengetahui tentang perubahan jadwal ini,”
Ketika dikonfirmasi ke pihak Level Airlines, pihaknya mengaku telah memberitahu para calon penumpang yang sudah memiliki tiket via email. Namun tidak ada satupun dari calon penumpang yang menerima email tersebut – pun ketika mereka mencarinya di folder Spam. Di situs resminya pun, Level Airlines belum memajang informasi terbaru perihal pembatalan penerbangan dari Newark menuju Paris ini.
Absennya pemberitahuan tersebut membuat para calon penumpang merasa tidak ada yang salah dan semuanya akan berjalan lancar – namun kenyataan berkata sebaliknya. Singkat cerita, Erin tetap mengudara menuju Paris dengan menggunakan maskapai Wow Air – tentunya dengan harga yang hampir dua kali lipat Level Airlines.
Baca Juga: Gegara ‘Flight Mode’ di Ponsel, Seorang DJ Didepak Pramugari
Ketika masih berada di Newark, ia yang dibantu oleh salah satu staf dari maskapai transatlantik yang dioperasikan oleh British Airways, OpenSkies berusaha untuk terhubung dengan Level Airlines untuk menindaklanjuti kasus yang menimpanya ini. Sial bagi Erin, karena tidak ada satupun dari pihak Level Airlines yang mengangkat panggilan tersebut.
Berbarengan dengan pernyataan pihak Level Airlines sebelumnya, mereka juga mengaku akan mengembalikan uang para penumpangnya yang telah membeli tiket, namun tidak jadi berangkat. Tawaran lain yang diberikan pihak Level adalah melakukan reschedule jadwal penerbangan. Tapi tawaran tersebut hanyalah sebatas tawaran yang tidak pernah dirasakan oleh Erin. Malang betul.
Melancong ke berbagai benua, negara hingga kota-kota dengan destinasi menakjubkan, kerap kali menjadikan seseorang terlihat menghambur-hamburkan uang. Padahal tidak semuanya terlihat seperti itu, sebab banyak dari pelancong yang menghemat pengeluaran mereka setiap hari saat mengunjungi destinasi impian.
Baca juga:Tak Mau Keluarkan Biaya Ekstra Karena Kelebihan Bagasi? Yuk Disimak Tipsnya!
Namun, apakah dalam satu hari pelancong cukup dengan uang US$50 atau sekitar Rp750 ribu? Baru-baru ini seorang pelancong melakukan perjalanan selama delapan bulan dan dalam sehari dirinya menargetkan hanya menghabiskan uang paling banyak US$50.
Dirangkum KabarPenumpang.com dari time.com (11/9/2018), Rena Behar mengungkapkan bahwa dirinya menghabiskan delapan bulannya setelah melalui berbagai hal. Dia mengunjungi beberapa negara diantaranya yakni Lisbon, Mediterania, Balkan, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Australia dan Selandia Baru.
Tak lupa selama delapan bulan perjalanannya, Rena memberikan beberapa tips yang bisa digunakan para pelancong dalam menghemat uang dan memaksimalkan pengeluaran dalam sehari. Berikut ini beberapa hal yang bisa digunakan pelancong dengan menggunakan uang maksimal US$50 dalam sehari saat melancong.
Kemas pakaian dengan benar
Berkeliling ke beberapa negara harus pandai memilih pakaian yang akan dibawa. Apalagi hanya dengan tas ransel ukuran 40 liter. Untuk menghemat bagasi semua barang yang dibutuhkan masuk ke dalam ransel dan membuat perjalanan di awal semurah mungkin dengan menekan pengeluaran. Menggunakan nomor lokal negara yang dikunjungi juga membuat lebih sedikit pengeluaran dibandingkan menggunakan kartu selular yang dibawa dari negara asal.
Ketahui nilai tukar mata uang
Setiap perjalanan ke suatu negara, jangan lupakan panduan tentang pencopet. Karena Anda tidak akan pernah tahu mereka akan berkamuflase menjadi apa dan ada dimana saja. Saat mengambil uang di ATM baiknya yang bisa digunakan selama satu bulan. Kenali konversi mata uang negara yang dikunjungi. Jika menggunakan kartu kredit sesuaikan untuk menghindari pengeluaran yang fantastis saat tagihan tiba.
Tinggal lama disatu tempat
Jangan hanya satu atau dua hari, baiknya nikmati satu tempat selama tiga atau empat hari bahkan lebih. Sebab berfokus pada kota yang sedikit maka akan menghemat pengeluaran dan bisa menikmati kota-kota tersebut. Bahkan ketika Anda memiliki waktu sedikit di satu kota, bisa jadi ketinggalan sesuatu yang spesial seperti acara daerah tersebut secara gratis, pemutaran film di museum dan banyak lagi.
Bertemu dengan teman baru
Setiap mengunjungi kota di suatu negara biasanya pelancong akan bertemu dengan orang-orang baru. Jangan lupakan penghematan biaya Anda dalam sehari, karena saat bertemu dengan orang baru, Anda bisa lebih boros karena pergi ke klub atau lainnya. Satu dua gelas minuman tidak masalah selama dalam batas pengeluaran harian dan baiknya pergi saat happy hour.
Baca juga: Jaga Barang Agar Tak Dicuri, Ini Dia Tips PencegahannyaPenginapan mungkin diluar ekspektasi
Untuk tinggal disuatu kota dengan biaya murah, buang jauh-jauh dari pikiran Anda tempat yang mewah. Pikirkan bahwa kenyamanan meski kamar mandi harus berbagi juga bisa menjadi pilihan. Biasanya dorm, hostel atau penginapan kapsul meminimalisir pengeluaran. Sebab, Anda hanya akan menumpang tidur dan mandi, karena seharian akan berjalan mengelilingi destinasi di kota yang dikunjungi.
Semua hal di saldo
Banyak pelancong yang tidak terlalu memikirkan sarapan apa yang akan dimakan. Bahkan berjalan jauh pun akan dijalankan demi mendapatkan pemandangan indah melihat seluruh kota. Biasanya yang dipedulikan pelancong adalah tempat transit bandara hingga kamar mandi yang bersih. Terkadang pelancong juga memakan makanan murah yang mungkin gizinya terkadang kurang mencukupi.
Belum beroperasi, namun ulah tangan-tangan nakal yang tidak bertanggung jawab telah membuat moda MRT Jakarta menjadi tidak sedap dipandang. Coretan berupa graffiti ditemukan di salah satu kereta MRT yang tengah terparkir di Depo Lebak Bulus, Jumat (21/9/2018) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Adapun temuan ini ditemukan oleh tim keamanan dan kontraktor yang tengah melakukan patroli rutin.
Baca Juga: Lanjutkan Uji Coba Persinyalan, Ini Kali Pertama Kereta MRT Jakarta Masuki Terowongan
Sebagaimana informasi yang diterima KabarPenumpang.com dari siaran pers, adapun coretan ini ditemukan di bagian luar kereta nomor tiga di rangkaian kedelapan (K1 1 18 45). Mendapati hal tersebut, investigasi mendalam pun dilakukan oleh pihak internal terlebih dahulu (MRT Jakarta dan kontraktor) sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak yang berwajib.
“Diduga, pelaku aksi vandalisme tersebut masuk ke lokasi Depo Lebak Bulus dengan memanjat dan melompati dinding Depo Lebak Bulus,” kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Tubagus Hikmatullah dalam pernyataan tertulis.
Kereta yang menjadi korban vandalisme ini statusnya masih merupakan tanggung jawab pihak kontraktor karena masih dalam tahap uji coba. “Belum diserahkan ke PT MRT Jakarta,” tandas Tubagus.
Guna menindaklanjuti laporan yang masuk, pihak kepolisian langsung menyambangi lokasi guna investigasi lebih lanjut. “Pihak Kepolisian telah melakukan peninjauan lapangan pada siang hari ini guna menindaklanjuti laporan,” lanjut Tubagus.
Sebagai bentuk koordinasi dengan pihak kontraktor, PT MRT Jakarta telah menyarankan rekanan kerjanya tersebut untuk melakukan sejumlah tindakan korektif dengan peningkatan keamanan dan langkah perbaikan.
“Seperti menambah jumlah personil security, meningkatkan intensitas patroli untuk memastikan pengawasan di area tersebut, menambah CCTV di dalam Depo, dan meninggikan pagar Depo di sisi-sisi yang dekat dengan area publik,” papar Tubagus.
Baca Juga: MRT Jakarta Fokus Testing and Commissioning, Ini Bedanya dengan Trial Run!
“Kami sangat menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab ini dan menghimbau bagi para pelaku agar menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib untuk diperoses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya.
Kendati tengah dirundung masalah, kejadian tidak bertanggung jawab ini tidak akan mengganggu jadwal rilis dari jaringan metro pertama di Indonesia ini. “PT MRT Jakarta tetap berkomitmen bahwa kejadian ini tidak mengganggu rencana penyelesaian pekerjaan jelang operasi komersial Maret 2019 mendatang.” Tutup Tubagus.
Musim gugur yang sebentar lagi akan dimulai, menjadikan saat yang tepat untuk memulai liburan baik singkat atuapun panjang sembari menikmati suhu sejuk. Tak hanya itu, mata pun diberikan pemandangan indah dengan melihat daun-daun hijau berubah menjadi oranye atau coklat.
Baca juga: Etihad dan Emirates, Jadi Maskapai Paling Ramah Bagi Keluarga
Dengan musim gugur ini maskapai yang berpusat di Uni Emirat Arab (UEA) tepatnya di Dubai yakni Emirates memberikan harga-harga spesial yang fantastis untuk berlibur ke Amerika maupun Eropa saat musim gugur. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, tarif ini tergantung kelas yang dipilih penumpang yakni kelas ekonomi dimulai dengan RP11.810.000 dan bisnis Rp43.500.000 juta.
Penjualan tiket musim gugur dengan harga spesial ini sendiri berlangsung dalam periode terbatas dari 17 sampai 30 September 2018 dengan penerbangan sekarang hingga 31 Januari 2019 mendatang. Para pelancong yang akan memesan tiket dengan harga spesial bisa mengunjungi www.emirates.com/id atau melalui agen perjalanan pilihan.
Berikut beberapa negara dan kota yang dijadikan pilihan untuk rencana liburan musim gugur dengan harga yang fantastis.
1. New York
Kelas Ekonomi Rp16.510.000
Kelas Bisnis Rp43.500.000
2. Amsterdam
Kelas Ekonomi Rp11.810.000
Kelas Bisnis Rp43.500.000
3. Munich
Kelas Ekonomi Rp14.650.000
4. Roma
Kelas Ekonomi Rp14.130.000
Kelas Bisnis Rp45.630.000
5.Washington
Kelas bisnis Rp67.550.000
6. Paris
Kelas bisnis Rp46.520.000
Untuk penerbangan Emirates dari Indonesia semuanya akan terhubung di Dubai sebagai pusat maskapai penerbangan dan menjadi salah satu tujuan liburan yang menarik untuk dikunjungi di dunia. Saat bepergian ke Amerika ataupun Eropa saat transit pelancong bisa menjelajahi kota dan obyek wisata yang ada di dubai seperti belanja, makan, rekreasi, hiburan dan pertunjukkan budaya UEA.
Keluarga dan para pencari tantangan dapat nikmati penawaran paket eksklusif untuk pelanggan Emirates, yaitu untuk membeli tiket masuk dua hari dengan akses ke semua empat taman termasuk MOTIONGATE ™ Dubai, BOLLYWOOD PARKS ™ Dubai, LEGOLANDŽ Dubai, dan LEGOLANDŽ Water Park di Dubai Parks and Resorts, destinasi taman hiburan terpadu, terbesar di kawasan ini.
Baca juga:Kreatif! Beginilah Cara Emirates Rangkul Penumpang yang Hendak ‘Seat Upgrade’
Untungnya seluruh penumpang Emirates bisa menikmati fasilitas entertaiment dalam kabin pesawat dimana menawarkan lebih dari 3500 saluran film, acara televisi, musik dan permainan. Emirates juga menghadirkan WiFi dan memberikan kapasitas bagasi yang cukup besar dan berbagai menu makanan pilihan serta minuman eksklusif. Bagi penumpang kelas bisnis dengan A380 bisa bersosialisasi di lounge dan menikmati berbagai fasilitas eksklusif dan pilihan menu makanan dan minuman beralkohol.