Musim Gugur Tiba, Southeastern Railway Kurangi Jadwal Perjalanan Kereta

Memiliki empat musim bukan berarti tak ada halang. Seperti halnya musim gugur yang telah tiba di negara-negara benua Eropa seperti di London. Hal ini membuat pihak kereta api mengurangi jadwal perjalanan mereka karena banyak daun yang gugur di lintasan dan ini bisa mengganggu penumpang.

Baca juga: Musim Gugur Segera Tiba, Emirates Beri Harga Spesial Tujuan Amerika dan Eropa

KabarPenumpang.com melansir laman mirror.co.uk (10/11/2018), pengurangan jadwal tersebut di lakukan Southeastern Railway yang dimulai sejak tanggal 12 November 2018 kemarin. Adanya perubahan ini sendiri untuk menghindari risiko kecelakaan di jalur kereta karena daun-daun kering yang tengah gugur di lintasan.

Bahkan pada tanggal 12 hingga 16 November 2018, kereta api juga tidak akan berhenti di beberapa stasiun yang ada di London. Seorang juru bicara Southeastern mengatakan, diperkirakan empat ribu hingga enam ribu penumpang akan terpengaruh karena adanya pengurangan jadwal kereta tersebut.

“Kondisi mengemudi bisa sangat sulit bagi pengemudi kereta kami pada saat ini tahun, dan sama seperti kami tidak akan meminta seseorang untuk berakselerasi di atas es hitam di jalan-jalan, daun di garis berpose bahaya yang sama pada kereta api,” ujar Direktur layanan kereta api Southeastern, Elli Burrows.

“Kami tidak bisa mengambil risiko keselamatan penumpang dengan mengendarai kereta dengan kecepatan penuh ketika kondisinya buruk,” tambah Ellie.

Untuk hari Kamis dan Jumat Southeastern Railways akan menjalanakan layanan terbatas kereta apinya. Karena pengurangan jadwal tersebut, penumpang diharapkan memastikan kereta yang akan mereka tumpangi melalui situs Southeastern atau aplikasi ponsel pintar.

Adanya pengurangan dan perubahan jadwal, Southeastern mengatakan, ini untuk membantu pencegahan pembatalan di menit-menit terakhir.

Baca juga: Musim Semi 2020, Jepang Bakal Punya Handcar Bertipe Sepeda di Atas Rel Kereta

“Ketika daun jatuh di rel adalah cuaca yang paling licin, atau cuaca buruk. Itu berarti bahwa beberapa kereta tidak akan berhenti di sejumlah stasiun. Ini untuk memastikan bahwa kami dapat membawa Anda ke tempat yang Anda perlukan dengan penundaan minimum,” ujar Southeastern melalui akun Twitternya.

Diketahui, bila ribuan ton daun jatuh ke lintasan kereta api pada musim gugur, hal tersebut akan menimbulkan risiko keamanan karena mengurangi cengkraman rem kereta api. Sehingga Southeastern sendiri selalu mengurangi jadwal mereka untuk keamanan dan kenyamanan penumpang.

Macet Parah di Tol Cikampek, Proyek LRT dan Kereta Cepat Dihentikan Sementara, Kebijakan Ganjil Genap Diperluas

Dampak kemacetan yang begitu parah di ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek sudah membuat kerugian besar bagi para pengguna jasa. Dan merespon keluhan yang telah menggunung, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, akhirnya menghentikan sementara proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan light rail transit (LRT) Jabodebek.

Baca juga: Empat Proyek Pembangunan Perkeruh Kemacetan di Tol Cikampek

Persisnya penghentian proyek sementara dilakukan mulai dari kilometer 11 sampai dengan 17. Dikutip dari cnbcindonesia.com (20/11), Menhub menyatakan hal itu setelah mengadakan rapat penanganan kemacetan tol Jakarta – Cikampek pada Selasa (20/11/2018) di Bekasi Timur.

“Kita akan minta LRT dan KCIC (PT Kereta Cepat Indonesia China) tidak dulu berkonstruksi di daerah kilometer 11 sampai kilometer 17. Jadi sementara ini tidak ada kegiatan di sana. Selain itu, kami juga akan mengevaluasi kegiatan Waskita Karya interchange di kilometer 24,” kata Menhub di Bekasi Timur.

Sampai kapan penghentian proyek tersebut berlangsung? Menhub meminta penghentian pekerjaan proyek ini dilakukan dalam beberapa bulan ke depan atau jika dimungkinkan hingga jelang Lebaran tahun depan. Menhub juga mengimbau kepada pekerja proyek kereta cepat dan LRT untuk memindahkan pekerjaan di lokasi lain terlebih dahulu dan akan lebih mengutamakan pengerjaan tol Jakarta-Cikampek elevated yang saat ini progresnya telah mencapai 57,5 persen.

“Konstruksi kita akan hitung lagi kalau saya lihat paling tidak 3-4 bulan, untuk itu yang kita kasih prioritas proyek tol elevated,” ungkapnya.

PT Jasa Marga diminta membuat proyek pembangunan tol layang yang lebih efisien. Baik secara area maupun waktu sehingga tak banyak menganggu lalu lintas kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek. Budi Karya juga meminta truk dengan muatan berlebih tidak melintasi Tol Jakarta-Cikampek. Sebab akan membuat laju kendaraan lainnya melambat.

Baca juga: Tol Cikampek Kian Padat, Organda Ajukan Pemberlakukan Aturan Ganjil Genap Bagi Kendaraan Pribadi

Sementara itu, kebijakan pembatasan kendaraan dengan ganjil genap juga akan diperluas. Kebijakan yang awalnya berlaku di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, akan diterapkan di Gerbang Tol Tambun pada Desember 2018. Begitu pula dengan waktunya, kebijakan itu akan berlaku mulai pukul 05.00-10.00. Sebelumnya, kebijakan itu berlaku pada pukul 06.00-09.00. Pihaknya berharap serangkaian kebijakan tersebut dapat mengantasi kemacetan parah di Tol Jakarta-Cikampek.

Q4 2019, Scoot Akan Pindah dari Terminal 2 ke Terminal 1 di Bandara Changi

Maskapai penerbangan berbiaya rendah (LCC) asal Singapura, telah mengumumkan rencana perpindahan terminal di Bandara Changi. Persisnya Scoot akan memindahkan operasinya dari Terminal 2 (T2) ke Terminal 1 (T1) Changi pada kuartal terakhir tahun 2019. Perpindahan ini akan memfasilitasi rencana pertumbuhan Scoot.

Baca juga: Scoot dan Otoritas Bandara Changi Selidiki Tindak Percaloan ‘Kelebihan Bagasi’

Scoot memproyeksikan pertumbuhan double-digit per tahun hingga tiga tahun ke depan. Salah satu poin yang ingin ditingkatkan oleh maskapai adalah proses check-in dan boarding.

Untuk mendukung pertumbuhan Scoot di masa depan, Bandara Changi telah melakukan perluasan untuk menambah kapasitas penumpang di T1, yang ditargetkan selesai pada tahun 2019. Pada lantai Kedatangan, Meeters & Greeters Hall yang baru dan lebih luas telah menyambut penumpang sejak bulan April 2018. Lantai Kedatangan akan terintegrasi dengan Lantai 1 Jewel Changi Airport, sebuah destinasi gaya hidup yang berisi beragam atraksi, ritel, restoran, dan hotel, yang akan dibuka tahun depan. Area pengambilan bagasi juga diperluas untuk melayani lebih banyak penerbangan.

Sementara itu di area Keberangkatan T1, renovasi baru saja selesai. Fasilitas baru antara lain Fast and Seamless Travel (FAST) Zone di mana penumpang dapat check-in dan memasukkan bagasi di mesin otomatis swalayan. Melalui ekspansi ini, T1 siap mendukung peningkatan operasi yang diproyeksikan oleh Scoot. Penumpang Scoot dapat merasakan alur check-in yang lebih mudah, serta terminal yang lebih baru dan lebih luas di T1.

Dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (19/11), CEO Scoot Lee Lik Hsin mengatakan, “Perpindahan ke T1 akan membawa sejumlah keuntungan, terutama akan membantu kami melayani basis penumpang yang terus tumbuh dengan nyaman dan memenuhi kebutuhan mereka terhadap layanan pra-penerbangan yang cepat dan bebas masalah. Kami terus bekerja keras untuk mencapai transisi yang mulus bagi penumpang, karyawan dan mitra kami, dan kami menanti Anda di rumah baru kami, T1 tahun depan.”

Baca juga: Jewel Changi, Bakal Jadi Destinasi Wisata Gaya Baru via Bandara Changi

Sementara itu Direktur Manajemen Operasi Bandara Changi Airport Group (CAG) Jayson Goh mengatakan, “CAG secara berkala meninjau alokasi maskapai di seluruh terminal untuk menyediakan kapasitas yang memadai bagi pertumbuhan lalu lintas di masa depan. Pada saat yang sama, kami berharap dapat meningkatkan pengalaman penumpang melalui optimasi penggunaan ruang untuk operasi bandara. CAG akan bekerja sama dengan Scoot untuk memastikan perpindahan ke T1 berjalan dengan lancar bagi seluruh penumpang.”

Amsterdam Centraal, Stasiun Tersibuk Kedua di Belanda

Menjadi Ibukota Belanda, Amsterdam ternyata memiliki stasiun kereta terbesar. Stasiun ini merupakan pusat perkeretaapian internasional dan digunakan oleh 162 ribu orang setiap harinya. Stasiun itu adalah Amsterdam Centraal dan menjadi yang tersibuk kedua setelah Utrecht Centraal dan Rijksmonument paling terkenal di Belanda.

Baca juga: Robot AI Mudahkan Pelancong Asing dan Lokal di Stasiun Osaka

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, layanan kereta api yang ada di Amsterdam Centraal tersebut dioperasikan oleh Nederlandse Spoorwegen atau NS dan merupakan operator kereta api utama Belanda. Stasiun ini sendiri dirancang oleh seorang arsitek Belanda Pierre Cuypers.

Stasiun Amsterdam Centraal dibuka pada tahun 1889 silam dengan unsur bagian dalam bangunan Gothic, Renaissance Revival station dengan atap besi yang membentang sepanjan 40 meter. Tahun 1997 lalu, beberapa bagiannya seperti bangunan, lorong bawah tanah, stasiun metro dan lainnya dilakukan renovasi dan rekonstruksi bebas-besaran untuk mengakomodasi metro jalur utara ke selatan yang baru dibuka pada 22 Juli 2018 kemarin.

Tak hanya tersibuk kedua, stasiun ini juga memiliki platform kereta terpanjang kedua di Negeri Kincir Angin tersebut yakni sepanjang 695 meter. Pada awalnya tarif keretanya 0,25 gulden atau Rp1878. Pembukaan perdana stasiun ini menjadi penanda transisi dari kota tepi laut ke pedalaman dan memacu kegiatan pembangunan lebih lanjut.

Stasiun Amsterdam Centraal sendiri berkali-kali di renovasi untuk penambahan jalur, pembangunan terowongan, pemodernisasi hingga pada tahun 2017 lalu. Sejumlah platform diperlebar dan memanfaatkan jalur yang saat ini tidak memiliki platform. Bahkan terowongan timur dibuat lebih lebar dan jembatan kereta api tua di sebelah timur stasiun pun juga akan diganti.

Baca juga: Operator Kereta SJ Lakukan Uji Coba Augmented Reality di Stasiun Stockholm Central

Ternyata Amsterdam Centraal memiliki banyak relasi perjalanan dan tercatat di sejarah kereta api Belanda. Ini relasi jalur yang tercatat dalam sejarah yakni kereta api Amsterdam-Rotterdam (1839) yang juga dikenal sebagai Oude Lijn, melalui Haarlem, Leiden dan Den Haag. Kereta api Den Helder-Amsterdam (1865), juga dikenal sebagai Staatslijn K, dari Den Helder ke Amsterdam melalui Alkmaar dan Uitgeest.

Kereta api Amsterdam-Zutphen (1874), juga dikenal sebagai Oosterspoorweg, melalui Hilversum, Amersfoort dan Apeldoorn. Kereta api Amsterdam-Elten (1856), juga dikenal sebagai Rhijnspoorweg, melalui Utrecht dan Arnhem dan kereta api Amsterdam-Schiphol (1986), juga dikenal sebagai Westtak Ringspoorbaan. Pada Desember 2014, Amsterdam Centraal dilayani oleh 13 rute kereta api internasional dan 15 rute kereta api nasional.

Wow, Harry Potter dan Fantastic Beast Ada di Bandara Changi

Penyuka film Harry Potter dan Fantastic Beast? Dua film yang menceritakan dunia sihir ini semakin hari bertambah banyak penggemarnya. Apalagi kedua film ini berkaitan satu dengan yang lainnya karena ada Hogwarts atau sekolah tempat para penyihir belajar.

Baca juga: Baru 3 Maskapai yang Gunakan Sistem Layanan Otomatis di Terminal 4 Bandara Changi

Nah, untuk menghilangkan rasa rindu atau masih berbunga-bunga karena film Fantastic Beast, Bandara Internasional Changi, Singapura menghadirkan suasana Hogsmeade Village Harry Potter untuk menyambut Natal. Hogsmeade Village ini sendiri hadir di Terminal 3 keberangkatan Bandara Changi dengan desa yang berskala besar dimana atap berhiaskan salju dan benteng Hogwarts menjadi latar yang terlihat dari kejauhan.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman straitstimes.com (19/11/2018), ‘A Wizarding World Holiday at Changi‘ baru di luncurkan pada Jumat (16/11/2018) kemarin dan menampilkan empat bagian kehidupan yang terinspirasi pada dua film sihir tersebut. Seperti Diagon Alley yang berkelok-kelok, Willow of Hogwarts dan Magizoologist yang sangat besar serta Newt Scamandar’s Menagerie.

Tempat hiburan ini berada di empat lokasi Bandara Changi mulai dari Terminal 1 hingga Terminal 3. Whomping Willow dari film Harry Potter (Terminal 2) dan Newt’s Menagerie (Terminal 1) seperti yang terlihat dalam film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald.

Kehadiran tema Harry Potter ini pertama kali digelar di luar dari taman Universal Studio dan pertama di bandara. Pada bagian set Diagon Alley, pengunjung bisa mencoba jubah penyihir dan mencoa mantra-mantra yang ada di dalam film sihir.

Tak hanya itu, bola Quaffel yang digunakan dalam pertandingan olahraga fiksi Quidditch pada film Harry Potter juga bisa digunakan pengunjung untuk bermain. Meski begitu, pengunjung yang juga penggemar Harry Potter bisa membeli memorabilia resmi yang dijual saat acara tersebut.

Baca juga: Jewel Changi, Bakal Jadi Destinasi Wisata Gaya Baru via Bandara Changi

Ada delapan edisi terbatas item Harry Potter yakni empat mainan dan empat bantal perjalanan dengan harga masing-masing S$10. Dekorasi Harry Potter sendiri akan hadir hingga pertengahan Februari tahun 2019 mendatang dan kegiatannya sendiri berakhir 6 Januari 2019.

Punya KAI Access? Ini Cara Mudah Tukar Jadwal Keberangkatan Kereta

Sebagai pengguna setia kereta api, Anda mungkin telah memiliki aplikasi KAI Access yang bisa digunakan di smartphone OS Android atau iOS. Aplikasi ini awalnya hanya bisa memesan tiket dan makanan saja. Namun, baru-baru ini, pengguna KAI Access juga bisa membatalkan atau mengubah jadwal tujuan.

Baca juga: Daop 3 Cirebon: Mulai Oktober 2018, Pembatalan Tiket Dapat Dilakukan via Aplikasi KAI Access

Bagaimana sih langkah-langkahnya untuk mengubah jadwal melalui KAI Access tanpa harus ribet antre di loket? KabarPenumpang.com mengutip dari Instagram resmi milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) @kai121_, ini dia cara melakukan perubahan jadwal kereta api melalui aplikasi.

Cara pengubahan jadwal tiket kereta api (@Kai121_)

1. Pilih menu My Trips
Buka KAI Access kemudian pilih menu My Trips, nanti akan ada pilih kode booking yang akan di ubah. Tak hanya tiket yang dibeli melalui KAI Access, tetapi dengan channel eksternal juga bisa melakukan perubahan tiket melalui aplikasi dengan syarat nomor identitas dalam tiket sesuai dengan nomor identitas akun KAI Access yang telah terdaftar.

2. Ubah jadwal
Pada menu E-ticket klik tombol Ubah Jadwal, pilihan ini dapat dipilih jika koede booking berstatus Lunas/Paid dan maksimal 24 jam sebelum waktu keberangkatan kereta.

3. Pilih nama penumpang
Pilih nama penumpang yang akan melakukan perubahan jadwal kereta. Baca halaman Syarat dan Ketentuan, kemudian centang untuk setuju, kemudian melanjutkan proses ubah jadwal.

5. Cari tiket
Pilih stasiun asal, stasiun tujuan dan tanggal keberangkatan kereta, kemudian klik tombol Cari Tiket. Pilih jadwal kereta baru sesuai dengan jam keberangkatan yang kamu inginkan. Kemudian masuk ke lama konfirmasi, pastikan jadwal kereta baru yang ditampilkan telah sesuai dengan yang kamu pilih pada tahap sebelumnya.

Baca juga: Tak Ada Info Jumlah Kursi di KAI Access, Warganet Berkicau di Twitter. Ini Tanggapan PT KAI

6. Lanjutkan
Baca halaman Syarat dan Ketentuan, kemudian centang untuk setuju. Pada halaman konfirmasi pembayaran akan menampilkan harga yang harus dibayarkan dari jadwal kereta baru yang telah kamu pilih.

7. Pembayaran
Lanjutkan ke menu pembayaran. Pilih metode pembayaran. Di sini akan terlihat harga total tiket baru yang kamu pesan.

8. Bayar
Lanjutkan proses Bayar. Jika berhasil Anda akan melihat tulisan Selamat Pemesanan Berhasil.

Ternyata, Mendengarkan Musik Memiliki Banyak Manfaat Selama Perjalanan

Bagi sebagian orang, mendengarkan musik merupakan salah satu aktivitas yang dapat menenangkan jiwa. Selain dapat dilakukan di mana saja, mendengarkan musik juga dapat dilakukan kapan saja – tidak terkecuali ketika tengah melakukan perjalanan. Cukup pasang headset atau headphone ke gadget Anda, dan musik akan setia menemani perjalanan. Selain menenangkan, tahukah Anda bahwa mendengarkan musik selama perjalanan memberikan beberapa keuntungan?

Baca Juga: Bingung Pilih Earphone atau Headphone? Pilih Earbud UE Dong!

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, mendengarkan musik dapat menghindari Anda dari tindak kejahatan, seperti pencopetan. Ketika headset atau headphone terlepas dari gadget ketika tengah mendengar musik, maka musik tersebut akan otomatis berhenti. Kalau sudah begitu, Anda bisa dengan cepat memeriksa apakah musik tersebut berhenti karena ada panggilan masuk atau gadget Anda berpindah tangan.

Selain itu, acap kali orang-orang yang kita diajak bicara oleh penumpang sebelah, bukan? Alih-alih tidak sopan, namun apabila Anda merasa tidak nyaman berbicara dengan orang asing atau yang baru Anda kenal, cukup dengarkan musik melalui headset atau headphone maka itu akan meredam si penumpang di sebelah kita untuk terus mengajak berbicara.

Mendengarkan musik selama perjalanan juga dipercaya dapat membantu mengalihkan pikiran semisal Anda mulai mual. Jika pikiran Anda terganggu dengan cara yang menyenangkan, seperti halnya mendengarkan musik, otomatis bisa meminimalisir rasa tidak nyaman. Sebuah studi mengklaim bahwa musik salah satu tindakan non medis terbaik untuk mencegah efek mabuk perjalanan. Dalam banyak kasus, mendengarkan musik selama penerbangan berhasil mencegah mual.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, musik akan membuat Anda lebih rileks. Ambil contoh misalnya saat Anda pulang kerja yang terkadang mengalami kelelahan baik fisik maupun pikiran. Relaksasi dengan musik dapat membuat Anda merasa baik, seperti dopamin dan serotoni. Setibanya Anda di tujuan, maka Anda akan merasa lebih baik setelah mendengarkan musik selama perjalanan.

Baca Juga: JOOX dan AirAsia Rilis “Fly Away,” Musik Tanpa Internet di Pesawat

Dan yang paling utama adalah, mendengarkan musik secara tidak disadari dapat memangkas rasa jenuh dan penat yang kerap kali menghampiri Anda tiap kali melakukan suatu perjalanan. Selain menghilangkan bosan dan membuat Anda jadi rileks, mendengarkan musik juga akan menambah khazanah di dunia seni bunyi ini, kan?

 

 

Virgin Hyperloop One Coba Jajaki Mumbai dan Pune

Pernah membayangkan bila India akan menggunakan Hyperloop yakni pod yang akan melaju dengan kecepatan tinggi dalam terowongan? Ya, dua kota di India yakni Mumbai dan Pune terpilih menjadi proyek pertama Jay Walder, CEO Virgin Hyperloop One pertama.

Baca juga: Akhirnya, Hyperloop Transportation Technology Luncurkan Pod Penumpang Perdana

Dimana keduanya yakni Mumbai memiliki kepadatan penduduk nomor satu dan Pune nomor sembilan di India. Sebagai dua kota dengan penduduk terpadat, Mumbai dan Pune tenyata memiliki jarak yang cukup jauh yakni 150 km. Biasanya bila masyarakat menggunakan mobil pribadi atau bus, waktu yang ditempuh untuk jarak sejauh ini adalah empat jam.

Namun dengan kehadiran Hyperloop atau pod kecepatan tinggi ini, maka akan mengurangi waktu yang dihabiskan dalam perjalanan dengan transportasi umum biasanya. Hyperloop, mengklaim itu akan bisa memudahkan orang-orang dari A ke B dalam 25 menit.

KabarPenumpang.com merangkum dari laman cnn.com (12/11/2018), Walder mengatakan, Hyperloop ini adalah teknologi transportasi baru pertama dalam 100 tahun. Menurut Walder, daripada berbicara mengenai dampak penggunaan mobil dan kendaraan umum lainnnya seperti bus, baiknya menciptakan moda transportasi yang benar-benar baru.

Meskipun kehadiran Hyperloop sudah sejak 2014, namun produk nyatanya di dunia belum terlihat dan belum beroperasi. Seorang juru bicara Hyperloop mengklaim bahwa orang yang menggunakan kereta mereka bisa mengurangi emisi karbon sebanyak 150 ribu ton dari kendaraan pribadi atau bus yang ditumpangi.

“Kami selalu percaya bahwa India akan menjadi pasar luar biasa untuk hyperloop. Negara Bagian India Maharashtra mengumumkan niat mereka untuk membangun rute hyperloop antara Mumbai dan Pune, dimulai dengan jalur demonstrasi operasional,” Harj Dhaliwal, direktur pelaksana perusahaan.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah mendukung proyek dan hadir bersama Branson, ketika kesepakatan itu ditandatangani. Bila kereta Hyperloop hadir di India, ini bisa terjadi jika konsep kereta api baru datang ke India.

Baca juga: Hubungkan Amaravati dan Vijayawada, India Terbawa Eforia Pengadaan Hyperloop?

Tahun 2017 lalu tepatnya pada bulan September, Hyperloop Transportation Technologies (HTT) melakukan penandatanganan nota kesepakatan kerja sama dengan negara bagian Andhara Pradesh untuk menghadirkan moda berkecepatan super tersebut untuk menghubungkan dua kota besarnya, Amaravati dan Vijayawada.

Adapun waktu tempuh antara dua kota tersebut kurang lebih sekitar satu jam menggunakan mobil, dan hanya memakan waktu enam menit saja jika menggunakan Hyperloop. Pihak HTT akan memulai studi kelayakan selama enam bulan terhitung sejak Oktober mendatang. Tidak hanya studi kelayakan, HTT juga sembari menentukan jalur pemasangan tabung yang cocok di antara dua kota tersebut. Jika tidak menemukan hambatan, pihak HTT mengaku siap untuk memulai pembangunan.

 

Kejar Pesawat yang Tengah Push Back, Penumpang Citilink Dapatkan Tiket Pengganti

Baru-baru ini, seorang ibu histeris karena diamankan oleh petugas bandara karena berusaha mengejar pesawat Citilink yang akan lepas landas. Kejadian ini terjadi di Bandara Internasioanl I Gusti Ngurah Rai Bali hari Minggu, 18 November 2018 kemarin.

Baca juga: 50MB Kuota WiFi Gratis di Rute Domestik Citilink dan Garuda Indonesia

Awal pengamanan tersebut dimana seorang wanita menerobos masuk gerbang boarding bandara dari Denpasar dengan tujuan Halim Perdana Kusuma. Pesawat dengan nomor penerbangan QG193 tersebut dijadwalkan berangkat pukul 07.20 WITA. VP Corporate Secretary dan CSR PT Citilink Indonesia, Ranty Astari R mengatakan melalui keterangan tertulis yang diterima KabarPenumpang.com, bahwa kejadian bermula pada pukul 07.10 WITA dimana seorang penumpang terlambat masuk ke pesawat.

“Penumpang itu menerobos boarding gate yang telah dijaga petugas Citilink dan petugas bandara. Sementara penerbangan QG193 bertolak menuju Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 07.20 WITA,” kata Ranty.

Kemudian baik petugas bandara maupun Citilink mengejar penumpang wanita itu yang mendekati pesawat yang tengah mundur atau push back. Untungnya petugas berhasil mengamankan dan membawanya ketempat lebih tenang. Setelah ibu tersebut tenang dan dinyatakan aman untuk terbang, pihak Citilink mengambil kebijakan dengan memberikan tiket baru kepada penumpang tersebut.

“Berdasarkan pertimbangan kami dan Citilink mengeluarkan kebijakan khusus untuk itu, tiketnya kami lakukan perubahan jadwal dan re-route ke Cengkareng agar penumpang tiba di tujuan,” ujar Ranty.

Sayangnya pihak Citilink tidak memberikan penjelasan dengan detail alasan pemberian tiket tersebut, hingga ibu tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat QG683 pukul 16.40 WITA. “Saat ini penumpang telah tiba di Jakarta dengan kondisi yang baik,” tambahnya.

Communication and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim mengatakan, wanita tersebut bersama suaminya hendak ke Jakarta menggunakan pesawat Citilink QG193 rute Denpasar-Halim Perdanakusuma. Keduanya, menurut Arie sebenarnya telah melakukan check in pada pukul 06.27 WITA sementara boarding dilakukan pada pukul 06.50 WITA. Namun, pasangan suami istri tersebut tak kunjung masuk ke pesawat hingga tiga kali dilakukan pemanggilan melalui pengeras suara.

Baca juga: 9 November 2018, Citilink Terbang Perdana Dari Kertajati Menuju Kualanamu

“Hingga tiga kali panggilan dan final call belum juga datang ke gate, hingga pilot in command memerintahkan door close,” ujar Arie saat dikonfirmasi.

Pihak keamanan bandara dan ground operation telah memberikan penjelasan kepada wanita tersebut, tapi tetap ngotot ingin masuk ke pesawat. Padahal, saat itu pesawat sedang mundur atau push back menuju taxiway untuk proses lepas landas. “Diberikan penjelasan masih ngotot, akhirnya memaksa untuk mengejar pesawat,” tutur dia.

Meski Batal Pailit, Bukan Perkara Mudah Bagi Merpati Nusantara untuk Mengudara lagi

Belakangan ini santer kabar bahwa Merpati Nusantara akan hidup kembali, sebagai maskapai yang melayanui penerbangan perintis di Indonesia. Hal ini setelah Majelis Hakim Pengadilan Niaga Surabaya mengabulkan proposal perdamaiana yang diajukan pihak Merpati kepada kreditornya.

Baca juga: Saatnya Nostalgia, Ini Dia Lima Maskapai yang Sempat Mewarnai Langit Indonesia!

Keputusan ini yang membuat Merpati batal pailit dan Hakim mengesahkan proposal perdamaian tersebut. Meski begitu ada kendala regulasi penerbangan karena maskapai berplat merah ini sudah lama tak beroperasi di dunia penerbangan.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, untuk mendapatkan regulasi penerbangan agar karyawan dan armada kembali mengudara, Kementerian BUMN harus membantu Merpati untuk memenuhi beragam regulasi yang dibutuhkan.

Salah satunya adalah untuk mendapatkan kembali Izin Usaha dan Sertifikasi Operator Pesawat Udara, Merpati harus mengajukannya kembali ke Kementerian Perhubungan. Sebab Sertifikat Operator Pesawat Udara Merpati tak lagi berlaku karena lebih dari 12 bulan berturut tidak beroperasi.

Untuk mendapatkannya pun tak mudah, Merpati harus lulus pemeriksaan dan pengujian serta menunjukkan kemampuan pengoperasian pesawat udara. Tahapan yang harus dilalui oleh MNA yakni pre-application, formal application, document compliance, demo and inspection, serta certification.

Merpati yang akan lahir kembali ini, ada di saat yang pas, dimana pemerintah tengah giat membangun infrastruktur transportasi udara. Apalagi penerbangan perintis jumlahnya masih sangat kurang selain itu juga rentan dengan rintangan alam.

Kehadiran Merpati sendiri untuk pelayanan penerbangan perintis sangat dinanti dan tentunya dengan kondisi pesawat yang laik terbang dan manajemen yang tangguh. Bandara kecil yang berada di pulau terluar yang tersebar di seluruh pulau yang ada di Indonesia sangat butuh jembatan udara.

Selain itu Merpati juga harus menghilangkan pemborosan di masa lalu dan tidak boleh lagi terjadi di saat ini. Pemborosan itu antara lain berupa pengadaan pusat perawatan pesawat MMF di Surabaya serta pembangunan Pusdiklat Pramugari. Hal itu merupakan pemborosan dan duplikasi fasilitas yang mestinya tidak boleh terjadi.

Karena PT Garuda Indonesia telah terlebih dahulu memiliki GMF dan pusdiklat awak kabin yang sebenarnya bisa digunakan juga oleh MNA. Masih ada jenis pemborosan dan salah program di kandang Merpati yang menyebabkan gagalnya penetrasi pasar, kesalahan memilih jalur penerbangan, tertipu pihak vendor, serta buruknya kompetensi dan daya saing. Semua itu tidak boleh terjadi lagi.

Baca juga: Pesawat Twin Otter, Si Kecil Bandel yang Lincah Meliuk di Daerah Pegunungan

Merpati sendiri berdiri pada 6 September 1962 dan berpusat di Jakarta. Maskapai ini megoperasikan jadwal penerbangan domestik dan internasional ke daerah Timor Timur. Merpati memiliki rtiga rute internasional dan 114 domestik.

Pada 1 Februari 2014 Merpati berhenti beroperasi dan menangguhkan seluruh penerbangan karena masalah keuangan yang bersumber dari berbagai hutang. Bila ingin kembali beroperasi membutuhkan Rp7,2 triliun agar dapat beroperasi kembali.