Mau Jadi Awak Kabin? Standar Tinggi Badan Masih Jadi Syarat Utama!

Karena bertugas di area yang terbilang khusus, rekrutmen awak kabin jelas punya kriteria tersendiri yang cenderung lebih ketat dan selektif dibanding awak kabin di moda darat dan laut. Spesifikasi khusus bagi awak kabin pria dan wanita telah ditetapkan dengan standar khusus, teutama untuk urusan tinggi badan, mereka juga diwajibkan menjalankan tes fisik yang ketat, dimana para calon kru kabin ini harus melalui uji tentang Prosedur Darurat Keselamatan dan kursus pelatihan yang intensif.

Baca juga: Ini Dia! Standar Sepatu Untuk Pramugari

Kandidat ini, harus menyesuaikan dengan spesifikasi fisik tertentu agar bisa menjadi kru kabin. KabarPenumpang.com merangkum dari laman cosmopolitan.com, sebenarnya bukan hanya tato ataupun tindikan di tubuh yang dicari maskapai penerbangan, melainkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol oleh kru kabin yakni tinggi badan mereka.

Sebab salah satu syarat untuk menjadi seorang kru kabin adalah memenuhi ketinggian minimum, memiliki jangkauan lengan tertentu dan tidak memiliki ketinggian yang melebihi maksimum. Berikut ini ada beberapa spesifikasi tinggi awak kabin baik perempuan maupun laki-laki dari beberapa maskapai.

British Airways memiliki spesifikasi tinggi 157-181 cm dengan jangkauan sekitar tinggi awak kabin itu sendiri. EasyJet 160-190 cm, Ryanair 157-187 cm. Untuk Thomas Cook minimal tinggi awak kabin 157 cm sama dengan Monarch dan Thomson.

Emirates memiliki spesifikasi tinggi 157 cm dengan jangkauan sedikit lebih tinggi dari awak kabin itu sendiri. Qatar dan Virgin memiliki jangkauan 157-180 cm tergantung tinggi awak kabin tersebut. Singapore Airline memiliki tinggi minimum untuk seorang perempuan 157 cm dan laki-laki 165 cm.

Dengan ketinggian minimal hingga maksimal ini, sebenarnya selain untuk membantu dalam memasukkan barang di kompartemen, juga untuk membantu penumpang untuk keselamatan di kabin jika terjadi sesuatu. Sebab terlalu tinggi atau terlalu rendah justru tidak bisa membantu penumpang di dalam kabin.

Batasan minimum dan jangkauan lengan minimum sebenarnya agar awak kabin dapat dengan mudah memasukkan barang di kompartemen atas kabin. Tak jauh berbeda, Indonesia tepatnya maskapai plat merah yakni Garuda Indonesia juga memiliki spesifikasi khusus.

Baca juga: Ini Dia! Tips Cantik ala Pramugari

Untuk usia  dibutuhkan 18-27 tahun, dengan tinggi badan minimal 160 cm dan maksimal 172 cm baik laki-laki maupun perempuan. Selain itu, awak kabin Garuda Indonesia juga tidak diperkenankan menggunakan kacamata tetapi untuk lensa kontak diperbolehkan dengan minus maksimal -3,00 dan silindris C-100. Lebih jelasnya, setiap awak kabin mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tertulis.

Philippine Airlines – Maskapai Tertua di Asia dan Pertama yang Lintasi Samudera Pasifik

Memang namanya tidak sebesar Qatar Airways, Qantas, atau Emirates, namun Flag Carrier Filipina ini merupakan yang pertama dan tertua di kawasan Asia. Ya, Philippine Airlines sebenarnya telah berdiri sejak 14 November 1935 sebagai Philippine Aerial Taxi Company. Namun nama Philippine Airlines sendiri baru berdiri pada 26 Februari 1941. Tertanggal tersebutlah yang pada akhirnya dijadikan hari jadi dari anak perusahaan PAL Holdings, Inc. ini.

Baca Juga: Yang Menarik dari Air China – Terobsesi Gunakan Pesawat Produksi Dalam Negeri

Tentu masih banyak lagi fakta unik yang dapat digali dari maskapai berslogan “The Heart Of The Filipino”. Berikut ini, KabarPenumpang.com sarikan sejumlah fakta-fakta unik dari Philippine Airlines, dirangkum dari berbagai laman sumber. Prepare yourself!

Pengarung Samudera Pasifik Perdana
Tidak hanya tercatat sebagai maskapai pertama di kawasan Asia, namun nama Philippine Airlines juga tercantum sebagai maskapai pertama yang menyebrangi Samudera Pasifik. 31 Juli 1946, Philippine Airlines mengoperasikan pesawat charter Douglas DC-4 mengangkut sekira 40 prajurit Amerika Serikat untuk pulang ke kampung halamannya. Kala itu, penerbangan perdana mengarungi Samudera Pasifik memakan waktu sekitar 41 jam dengan sejumlah pemberhentian untuk mengisi bahan bakar, seperti di Guam, Wake, Kwajelein, dan Honolulu.

Pramugari Hingga Miss Philippine

Pamela Bianca Manalo. Sumber: Twitter

Mungkin fakta ini terbilang cukup unik, pasalnya salah satu awak kabin dari Philippine Airlines, Pamela Bianca Ramos Manalo berhasil meraih gelar juara pada pagelaran Binibining Pilipinas Universe 2009 – semacam ajang Puteri Indonesia versi Filipina. Tidak berhenti sampai di situ, karir Pamela ternyata lebih bersinar di panggung hiburan. Tercatat sebanyak 18 acara televisi lokal Filipina pernah dibintangi oleh si mantan pramugari ini.

Didirikan oleh Pengusaha
Kendati saat ini Philippine Airlines berstatus sebagai flag carrier Filipina, namun tahukah Anda bahwa maskapai ini pertama kali didirikan oleh sekelompok pengusaha yang dipimpin oleh salah satu industrialis terkemuka di Filipina, Andres Soriano.

Baca Juga: EVA Air – Anak Perusahaan Evergreen Group, Pernah Memasang Livery Terlucu dalam Sejarah

Tidak Tergabung Dalam Aliansi Penerbangan
Alih-alih merengkuh jalan yang sama seperti kebanyakan flag carrier – dimana mereka bergabung dengan aliansi penerbangan guna melebarkan sayap bisnisnya, Philippine Airlines hingga saat ini tidak tercatat di dalam aliansi penerbangan manapun. Kendati begitu, revenue maskapai ini tetap terbilang ‘aman’.

 

Garap Proyek ‘Ultra Long Haul Fleet’, Philippine Airlines Borong Sembilan Unit Airbus A350-1000

Bila selama ini dianggap sebagai maskapai ‘kelas dua’ di Asia Pasifik, kini Philippine Airlines (PAL) telah bangkit dari keterpurukannya, yakni dengan menyasar rute-rute jarak jauh yang selama ini belum digarap. Sebagai bukti, PAL telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Airbus untuk pembelian sembilan A350-1000.

Baca juga: Philippine Airlines – Maskapai Tertua di Asia dan Pertama yang Lintasi Samudera Pasifik

Di bawah Ultra Long Haul Fleet project, PAL akan mengoperasikan A350-1000 pada layanan non-stop dari Manila ke Amerika Utara, termasuk ke Pantai Timur AS dan Kanada. Pesawat baru ini akan bergabung dengan dua A350-900 yang sudah beroperasi di maskapai tersebut dan saat ini terbang ke tujuan di Amerika Utara, Asia dan Australia.

Seperti halnya A350-900, PAL A350-1000s akan dikonfigurasi dalam tata letak premium dengan kabin Kelas Bisnis, Ekonomi Premium, dan Kelas Ekonomi yang terpisah.

Kapten Stanley K. Ng, Presiden dan Chief Operating Officer Philippine Airlines, mengatakan bahwa jangkauan A350-1000 akan memungkinkan maskapai untuk menerbangi rute transpasifik dan transpolar tanpa henti di kedua arah sepanjang tahun.

Ini akan mencakup beberapa penerbangan komersial terpanjang di dunia, seperti yang menghubungkan Filipina dengan New York dan Toronto. Dengan armada A350 yang diperluas, PAL akan memiliki kemampuan untuk sekali lagi menyediakan sambungan langsung dari Filipina ke Eropa.

Christian Scherer, Chief Commercial Officer Airbus, mengatakan: “Menerbangkan penumpang lebih jauh dan lebih nyaman, A350 membawa perubahan langkah dalam efisiensi bahan bakar dan kontribusi signifikan langsung terhadap pengurangan emisi. Ini adalah atribut yang menjadikan A350 pilihan maskapai penerbangan terkemuka di dunia. Kami berharap dapat bekerja sama dengan pelanggan lama kami Philippine Airlines saat bergerak maju dengan program modernisasi armada jarak jauhnya.”

A350 adalah pesawat berbadan lebar modern dan salah satu yang paling efisien di dunia dan telah menetapkan standar baru untuk perjalanan antarbenua. Pesawat ini menawarkan kemampuan jangkauan terjauh dari semua pesawat komersial yang diproduksi saat ini dan mampu terbang sejauh 8.700 mil laut atau 16.100 kilometer tanpa henti.

Baca juga: Bawa 40 Kg Bawang dan Buah-buahan dari Timur Tengah, 10 Awak Kabin Philippine Airlines Langgar UU Bea Cukai

Pada akhir April 2023, Keluarga A350 telah memenangkan 928 pesanan pasti dari 54 pelanggan di seluruh dunia, menjadikannya salah satu pesawat berbadan lebar paling sukses yang pernah ada. Sekitar 530 pesawat saat ini berada dalam armada 40 maskapai penerbangan, terutama terbang pada rute jarak jauh.

Selain Atur Kemudi, Pilot Juga Harus Mahir Injak Pedal untuk Kendalikan Pesawat

Selain tangan yang mengendalikan kemudi, maka kaki pilot juga tidak diam, melainkan kaki pilot memainkan dengan menginjak pedal untuk mengendalikan pesawat, terutama saat lepas landas dan mendarat.

Baca juga: Yoke Boeing Vs Side Stick Airbus, Mana Sistem Kemudi yang Lebih Unggul?

Dan tak kenal maka tak sayang, berikut adalah tiga pedal yang biasa diinjak oleh pilot:

1. Pedal kaki kanan (right rudder pedal)
Pedal ini digunakan untuk mengontrol timbal balik (yaw) pesawat terbang. Dalam penerbangan, jika pesawat terbang mengalami gerakan melengkung ke kiri, pilot dapat menginjak pedal kaki kanan untuk menyeimbangkan gerakan pesawat terbang ke arah kanan.

2. Pedal kaki kiri (left rudder pedal)
Pedal ini juga digunakan untuk mengontrol timbal balik (yaw) pesawat terbang. Namun, pedal kaki kiri biasanya digunakan saat pesawat berada pada saat lepas landas dan mendarat, untuk mempertahankan arah terbang yang stabil.

3. Pedal rem (brake pedal)
Pedal ini digunakan untuk mengendalikan rem pesawat terbang, baik saat lepas landas maupun mendarat. Pilot dapat menginjak pedal rem untuk mengurangi kecepatan pesawat terbang pada saat mendarat atau saat menyeimbangkan keseimbangan saat lepas landas.

 

Hadapi ‘Bird Strike’, Ini Enam Langkah Wajib yang Harus Dilakukan Seorang Pilot

Bird strike atau benturan burung dengan pesawat adalah masalah yang serius dalam dunia penerbangan. Untuk itu, pilot dan kopilot harus selalu siap menghadapi situasi ini, pasalnya bird strike dapat berakibat fatal bila tidak mampu ditangani dengan baik, khususnya bila bird strike ‘menyasar’ ke bagian mesin.

Baca juga: Ini Bagian Pesawat yang Paling Sering Terkena Bird Strike

Dari forum quora.com, berikut beberapa prosedur yang lazimnya dilakukan oleh pilot untuk mengatasi bird strike:

1. Tetap tenang dan jangan panik
Reaksi cepat dan tepat adalah kunci untuk mengatasi situasi ini. Pilot harus tetap tenang dan tidak panik untuk membuat keputusan yang tepat.

2. Terbang pada ketinggian yang aman.
Pilot harus terbang pada ketinggian yang aman untuk menghindari terjadinya bird strike. Pilot harus menghindari terbang pada ketinggian yang sering dilintasi oleh burung, terutama saat lepas landas atau mendarat.

3. Perhatikan kondisi cuaca.
Pilot harus selalu memperhatikan kondisi cuaca karena cuaca yang buruk dapat membuat burung mencari tempat berlindung dan terbang rendah.

4. Gunakan tampilan instrumen (instrumental flight rules).
Jika terjadi bird strike, pilot harus segera beralih ke tampilan instrumen untuk mempertahankan ketinggian dan arah terbang. Pilot harus tetap tenang dan tidak mencoba menghindari burung karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan lebih parah pada pesawat.

5. Laporkan insiden bird strike.
Pilot harus segera melaporkan insiden bird strike kepada petugas bandara dan perusahaan penerbangan untuk mengevaluasi kerusakan pada pesawat dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah terjadinya bird strike di masa depan.

6. Ikuti prosedur pendaratan darurat (emergency landing).
Jika kerusakan pada pesawat terlalu parah, pilot harus mengikuti prosedur pendaratan darurat dan berkoordinasi dengan petugas bandara dan kontrol lalu lintas udara untuk melakukan pendaratan yang aman.

Baca juga: Kenapa Musim Hujan di India Bisa Tingkatkan Risiko Bird Strike?

Pada dasarnya Pilot harus selalu siap dan waspada dalam menghadapi situasi bird strike, dan melakukan semua yang mereka bisa untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

“Icon of the Seas”, Kapal Pesiar Bertenaga LNG Siap Untuk Sea Trial

Icon of the Seas, kapal pesiar bertenaga LNG (liquefied natural gas) atau gas alam cair pertama dari Royal Caribbean International, dijadwalkan memulai uji coba laut (sea trial) pada pertengahan Juni 2023.

Baca juga: Eleanor Roosevelt, Kapal Ferry Express Pertama di Dunia Pakai Mesin Berbahan Bakar LNG

Meyer Turku Shipyard, sebagai galangan pembuat yang berlokasi di Turku, Finlandia, menyebut bahwa Icon of the Seas akan menjadi kapal pesiar terbesar dan tercanggih di dunia, konstruksi berjalan dengan kecepatan yang baik dan persiapan untuk uji coba lautnya telah dimulai.

“Sebagai kapal prototipe terbesar di dunia, uji coba laut awal Icon penting untuk memastikan bahwa semua peralatan utama kapal seperti peralatan propulsi, mesin utama dan pembangkit listrik, pendorong dan penstabil sirip bekerja sebagaimana mestinya”, kata Meyer Turku dalam sebuah acara bersama media pada 5 Mei lalu.
Meyer Turku memulai pembangunan Icon of the Seas pada Juni 2021 dan memasang tangki bahan bakar LNG pada November 2021.

Kapal pesir ini diluncurkan pada 9 Desember 2022 dan dipindahkan ke dermaga perkapalan. Icon of the Seas adalah kapal pertama Royal Caribbean yang menggunakan LNG dan menggunakan teknologi sel bahan bakar. Kapal itu juga akan menampilkan koneksi listrik pantai dan sistem pemulihan limbah panas. Selanjutnya, itu akan memiliki pelumasan udara di lambung bawah air, mengirimkan jutaan gelembung mikroskopis di sepanjang lambung kapal untuk mengurangi gesekan.

Icon of the Seas berjalan pada enam mesin utama Wärtsilä yang dapat menggunakan bahan bakar diesel dan gas alam. Icon of the Seas akan diserahkan kepada pelanggan pada akhir 2023 dan akan berlayar pada pelayaran pertamanya pada Januari 2024. Kapal akan berlayar dari Miami sepanjang tahun di Karibia Timur dan Barat.

Baca juga: Di 2024, Selat Inggris dan Perancis Dilayani Kapal Ferry Terbesar Bertenaga Hibrida

Dengan panjang 365 meter, lebar hampir 50 meter dan dengan tonase kotor sekitar 250.000 ton, Icon of the Seas adalah kapal pertama dalam seri Icon dari tiga pesanan di Meyer Turku. Dua kapal yang tersisa dijadwalkan untuk pengiriman pada tahun 2025 dan 2026

Cina Tuntaskan Pengiriman Rangkaian Kereta Cepat ke Indonesia

Pengiriman semua rangkaian kereta cepat yang akan melayani Jakarta – Bandung, dikabarkan telah tuntas dilakukan. Di mana yang terakhir adalah pengiriman tiga trainset kereta peluru yang telah diberangkatkan dari Pelabuhan Qingdao di Cina menuju Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta.

Baca juga: KCIC: Yang Anjlok Bukan Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Melainkan Kereta Mekanik dan Kereta Teknis

Dikutip dari chinadaily.com.cn (8/5/2023), COSCO Shipping Specialized Carriers Co Ltd, yang berkantor pusat di Guangzhou, mengatakan pada hari Sabtu bahwa tiga trainset electric multiple units (EMU) telah dikapalkan menuju Indonesia. COSCO Shipping telah melakukan pengiriman kereta cepat ke Indonsia sebelumnya, yang dikirim secara bertahap mulai Agustus 2022.

Jalur kereta api berkecepatan tinggi adalah proyek di bawah Belt and Road Initiative (BRI) yang diusulkan Cina, yang menghubungkan ibu kota Indonesia, Jakarta, dan kota besar lainnya, Bandung. Dengan kecepatan 350 km per jam, kereta api ini akan memangkas perjalanan Jakarta-Bandung dari lebih dari tiga jam menjadi sekitar 40 menit.

Kereta Cepat Jakarta Bandung akan memiliki 11 trainset EMU termasuk diantaranya 2 trainset sebagai kereta cadangan dan pengganti. EMU merupakan rangkaian kereta yang diperuntukkan para penumpang.

Satu trainset terdiri dari empat gerbong bermotor dan empat gerbong tanpa motor. Komposisi ini memungkinkan kereta memiliki kecepatan hingga 420 kilometer per jam dan kecepatan operasional 350 kilometer per jam.

Baca juga: Waktu Singkat 45 Menit, Kereta Cepat Jakarta Bandung Akan Layani 68 Perjalanan

Meskipun kecepatan tinggi, dari sisi kenyamanan kereta cepat buatan Cina memiliki cabin noise yang lebih rendah. Sehingga mampu meredam getaran dan suara di dalam kereta dengan lebih optimal.

Dibalut Ketegangan, Boeing 777 Pakistan International Airlines (PIA) ‘Nyasar’ ke Wilayah India

Meski antara Pakistan dan India adalah negara bertetangga, namun karena krisis politik dan keamanan (terkait perbatasan), maka memicu konflik bersenjata. Dan sebagai imbasnya, layanan transportasi sejak beberapa waktu lalu telah terhenti antara kedua negara. Dan ketika tidak ada konektivitas transportasi, manakala terjadi kasus darurat, bisa menjadi isu yang mengemuka.

Baca juga: Gaji Tidak Dibayar, Pilot Pakistan International Airlines Ancam Lakukan Mogok Kerja

Seperti belum lama ini, sebuah pesawat Boeing 777 Pakistan International Airlines (PIA) memasuki wilayan udara India secara tak sengaja. Dikutip Simple Flying, Boeing 777 PIA menuju Lahore tersesat di wilayah udara India baru-baru ini karena cuaca buruk. Boeing 777 sedang melakukan penerbangan internasional dari Timur Tengah dan harus membatalkan pendaratannya di Lahore, setelah itu secara tidak sengaja memasuki wilayah udara India selama total 10 menit.

Persisnya, pada tanggal 6 Mei, 2023 penerbangan PIA PK248 antara Dammam dan Lahore secara tidak sengaja melintasi perbatasan India-Pakistan. Flightradar24.com mengungkapkan bahwa Boeing 777 lepas landas dari Dammam pada pukul 15:17, dengan sebagian besar penerbangan tampak lancar.

Saat pesawat mendekati Bandara Internasional Allama Iqbal (LHE) Lahore, pesawat mengalami hujan deras yang mengakibatkan proses pendaratah tidak stabil, yang kemudian pilot membatalkan pendaratan dan melakukan putaran.

Menurut laporan media setempat, setelah berputar-putar, pilot tersesat karena hujan deras dan secara tidak sengaja memasuki wilayah udara India. Lahore terletak sangat dekat dengan perbatasan India-Pakistan, dan tidak butuh waktu lama bagi sebuah pesawat terbang untuk mencapai India dari kota tersebut.

Menurut Press Trust of India, Boeing 777 terbang di ketinggian 13.500 kaki dengan kecepatan 292 km/jam saat memasuki wilayah udara India. Setelah terbang hampir 40 kilometer (25 mil) melalui Taran Sahib dan Rasulpur di negara bagian Punjab, India, pesawat berbelok ke arah Pakistan.

Saat terbang di atas India, pilot 777 meningkatkan ketinggiannya menjadi 20.000 kaki dan tinggal di negara itu selama sekitar tujuh menit, setelah itu masuk kembali ke Pakistan dekat desa Jhagian Noor Muhammad di Punjab India.

Namun segera setelah itu, pesawat kembali memasuki wilayah udara India terbang di atas desa Dona Mabboki, Chaant, Dhupsari Kasur, dan Ghati Kalanjar di distrik Kasur di Punjab Pakistan. Kedua kalinya, terbang di atas India selama hampir tiga menit sebelum memasuki Pakistan.

Tidak ada layanan udara antara India dan Pakistan
Meskipun ini tampak seperti kesalahan asli, insiden seperti ini menarik perhatian mengingat hubungan politik antara India dan Pakistan dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, tidak ada konektivitas udara atau kereta api antara kedua negara.

Pakistan International Airlines mengoperasikan penerbangan antara Lahore dan Delhi dan Karachi dan Mumbai beberapa tahun yang lalu, tetapi hubungan diplomatik antara India dan Pakistan memburuk akhir-akhir ini, menyebabkan pembatalan penerbangan langsung.

Baca juga: Inilah AirSial, Maskapai Pakistan yang Terinspirasi dari Kota Sialkot

Penerbangan tidak mungkin dilanjutkan dalam waktu dekat, dengan Menteri Perkeretaapian dan Penerbangan Pakistan Khawaja Saad Rafique berkomentar di sebuah acara media tahun lalu bahwa tidak ada proposal untuk melanjutkan lalu lintas udara dan kereta api antara Pakistan dan India.

Greenpeace: Inilah Negara di Eropa dengan Transportasi Umum Termurah dan Paling Mudah Diakses

Bagi kebanyakan pelancong, mengetahui jenis transportasi umum yang murah dan mudah diakses adalah hal penting, terutama saat bertandang ke Benua Biru, yang untuk kunjungan ke sana memerlukan alokasi budget yang tidak sedikit. Nah, yang jadi pertanyaan, negara Eropa mana yang memiliki transportasi umum termurah dan paling mudah diakses?

Baca juga: Mau Berwisata ke Eropa? Perhatikan Dulu Skor Ramah Lingkungan di Kota-kota Ini

Sebuah laporan Greenpeace belum lama ini telah mengungkapkan keadaan transportasi umum di 30 negara Eropa. Greenpeace memberikan peringkat negara berdasarkan empat kriteria utama, yaitu kesederhanaan sistem tiket, keterjangkauan tiket jangka panjang, diskon untuk kelompok yang kurang beruntung secara sosial, dan pengenaan pajak.

Laporan tersebut juga melihat ibu kota masing-masing, memeringkatnya berdasarkan kategori yang sama. Setiap ibu kota dan negara diberi skor dari kemungkinan 100 poin.

Hasilnya, Luksemburg, Malta, Austria, Jerman, Siprus, dan Spanyol menjadi yang teratas dengan skor tinggi untuk tiket dan diskon yang mudah digunakan. Tallinn di Estonia, Luksemburg dan Valletta di Malta berada di tiga tempat pertama untuk peringkat kota.

Yunani, Kroasia, dan Bulgaria berada di urutan terbawah daftar negara, dengan Bulgaria tidak mencetak poin di salah satu dari empat kategori tadi.
Sementara Amsterdam di Belanda, London di Inggris dan Dublin di Irlandia mendapat skor terburuk untuk biaya dan aksesibilitas.

Kota-kota dengan tiket bulanan atau tahunan termurah saat ini adalah Praha, Bratislava, Roma, dan Wina. Di tempat-tempat ini, biayanya sekitar €0,85 atau kurang per hari setelah penyesuaian tingkat harga.

Madrid di Spanyol juga masuk daftar tetapi hanya sementara dengan diskon 60 persen untuk tiket bulanan yang berlangsung hingga 30 Juni tahun ini. Spanyol juga telah menggratiskan kereta regional dan komuter untuk pengguna setia hingga akhir tahun 2023 meskipun ada beberapa batasan termasuk maksimal empat perjalanan sehari.
Kota dengan tiket transportasi termahal di Eropa adalah London, Dublin, Paris, dan Amsterdam. Tiket di sini akan dikenakan biaya lebih dari €2,25 per hari.

Bisakah angkutan umum gratis meyakinkan orang untuk tidak menggunakan mobil mereka? “Kami tidak secara eksplisit mengadvokasi transportasi gratis,” kata Herwig Schuster, pakar transportasi untuk kampanye Mobilitas untuk Semua Greenpeace.

“Kami selalu mengatakan bahwa transportasi harus terjangkau tetapi tidak gratis. Tallinn di Estonia adalah salah satu kota pertama yang menggratiskan angkutan umum bagi penduduknya pada tahun 2013 dan menyebabkan peningkatan permintaan sebesar 1,2 persen sejak diperkenalkan.

Luksemburg kemudian menjadi negara Eropa pertama yang menggratiskan tiket untuk penumpang dan turis asing. Namun, itu gagal mendorong orang untuk beralih dari mobil. Pada tahun 2022, Malta menjadi negara Uni Eropa kedua yang menggratiskan angkutan umum secara permanen. Tapi itu tidak termasuk semua bentuk transportasi – jalur bus ekspres dan feri tidak termasuk.

Salah satu cara termudah untuk memangkas biaya transportasi adalah menghapus PPN, dengan beberapa negara Eropa Timur mengenakan tarif setinggi 20 persen.
Membuat sistem lebih mudah dinavigasi dengan sistem tiket sederhana juga penting. Schuster mengatakan bahwa kartu elektronik yang dapat digunakan di mana saja – seperti di Belanda – adalah solusi yang baik. Apalagi jika dibandingkan dengan Bulgaria di mana Anda mungkin membutuhkan beberapa tiket untuk bus atau berganti kereta.
Menggabungkan biaya rendah, infrastruktur yang baik, dan sistem tiket yang mudah dipahami dapat menjadi cara terbaik untuk mendorong lebih banyak orang menggunakan transportasi umum.

Tiket Iklim
Greenpeace menyerukan kepada semua negara Eropa yang belum mengurangi biaya transportasi umum untuk memperkenalkan “tiket iklim”. Analisis menunjukkan ‘tiket iklim’ yang ideal belum ada di Eropa. Namun ada beberapa inisiatif menarik yang dapat ditingkatkan dan diterapkan di tempat lain. Greenpeace menyebut tiket iklim adalah tiket angkutan umum yang berlaku untuk semua atau sebagian besar sarana angkutan umum… untuk jangka waktu tertentu.

Misalnya, Schuster mengatakan bahwa meskipun model Austria bagus, harganya terlalu mahal. Tiket Deutschland lebih murah tetapi tidak berlaku di beberapa jaringan transportasi kota.

Baca juga: Mau Cari yang Halal? Ini Dia Lima Destinasi Wisata di Eropa yang Muslim-Friendly

Tiket lintas batas, seperti di Luksemburg, juga menjadi masalah di Eropa. Jika orang harus membeli dua tiket angkutan umum nasional untuk menempuh jarak hanya 30 km, sistem seperti ini tidak berguna. Diskon yang membingungkan dan beragam untuk kelompok yang kurang beruntung secara sosial juga dapat mempersulit perjalanan melintasi benua.

Nikmati “ReBorn” – Sensasi Sleeping Pod di Bus Malam Jepang

Salah satu harapan saat menggunakan bus suite class adalah kenyamanan untuk beristirahat, khususnya bisa tidur nyenyak dengan privasi yang ideal. Dan terkait dengan dua kebutuhan tadi, desain bus suite class dengan sleeping pod bisa menjadi rujukan. Meski belum ada di Indonesia, namun, terobosan desain interior bus ini bisa menjadi rujukan untuk bus suite class di Indonesia.

Baca juga: Hong Kong Punya Bus Wisata Unik untuk Penumpang ‘Insomnia’

Jepang termasuk negara maju yang memiliki beberapa bus malam yang luar biasa, dengan kursi khusus yang dapat direbahkan dan menawarkan lebih banyak ‘ruang’ pribadi daripada yang mungkin Anda miliki di bagian ekonomi pesawat terbang. Dan salah satu operator bus malam yang menawarkan sleeping pod adalah Willer Express.

Perusahaan otobus yang berbasis di Tokyo tersebut telah mendapatkan reputasi dengan armada bus terbaik, khususnya setelah meluncurkan sleeping pod yang diberi label ReBorn. Seperti banyak bus malam di Jepang, ReBorn memiliki tiga kursi yang tidak terhubung di setiap baris. Namun, ini lebih seperti pod pribadi daripada sekadar kursi biasa.

Selain fungsi power reclining dan pijakan kaki, terdapat meja yang dapat dilipat keluar dari kursi di depan Anda, stopkontak listrik untuk mengisi daya perangkat elektroni dan tempat minuman yang dipasang di dinding pod Anda.

ReBorn juga merupakan nilai yang luar biasa dibandingkan dengan Shinkansen, pilihan transportasi standar banyak orang untuk bepergian di dalam Jepang. Tarif ReBorn antara Tokyo dan Kyoto, Osaka, atau Kobe mulai dari hanya 6.900 yen, lebih dari 5.000 yen lebih murah daripada naik kereta peluru, dan ada penghematan besar yang bisa didapat dengan memilih bus berkelas Willer Express daripada Shinkansen jika Anda berangkat dari Tokyo ke Nagoya atau Niigata.

Baca juga: Luxury Class Sleeper Bus PO Harapan Jaya, Fasilitas “Mewah” dengan Harga Terjangkau

Plus, ada keuntungan ekonomi karena tidak harus membayar untuk satu malam di hotel karena Anda tidur di bus (yang memiliki ruang untuk menyimpan barang bawaan Anda), dan melakukan perjalanan semalaman berarti Anda tiba dengan cerah dan pagi-pagi keesokan harinya dan miliki sepanjang hari untuk menikmati pemandangan di tempat tujuan Anda.