Halte di Jalan Sudirman Tertutup Rumput, Warga Ramai di Media Sosial, Ini Kata Gubernur DKI
Desain pedestrian dengan ruang hijau yang berada di sepanjang Jalan Sudirman bisa dikatakan gagal. Ini dikarenakan pejalan kaki harus menunggu di pinggir jalan raya hanya untuk mendapatkan angkutan umum, sebab jarak halte dengan jalan raya terhalang jalur hijau sekitar lima meter.
Baca juga: Punya Lebar Trotoar 12 Meter, Beginilah Tampilan Jalan Jenderal Sudirman Nantinya
Bukan hanya menyusahkan, para pejalan kaki yang juga pengguna angkutan umum harus rela memutar lebih jauh bahkan tertinggal kendaraan yang akan ditumpangi. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, dimana banyak warganet yang membicarakan masalah halte serta trotoar terhalang jalur hijau.
Bahkan masalah ini membuat pengamat tata kota Yayat Supriyatna angkat bicara. Dia mengatakan, adanya pembangunan jalur hijau yang menutupi akses halte dengan bus adalah bentuk kegagalan pemahaman bagaimana membangun struktur ruang yang tidak memahami bentuk perilaku yang ditimbulkan.
Yayat sendiri menduga adanya kesalahan dalam desain trotoar tersebut dan pembuatannya tidak dikonsultasikan dengan Dinas Perhubungan serta operator angkutan. Dengan adanya masalah ini dan ramai di bicarakan di media sosial oleh warganet, akhirnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan trotoar rumput yang berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman bersifat temporer selama Asian Games 2018 berlangsung.
“Memang sekarang belum dipasang trotoar keras karena itu masih tanah dan rumput. Itu masih temporer alias hanya sementara,” kata Anies.
Dia juga menegaskan kedepannya jalur tersebut tidak akan menggunakan rumput lagi dan diganti dengan trotoar keras. Anies menambahkan saat ini pihaknya tengah menyiapkan rumput karena lebih mudah dibongkar dan tempat tersebut belum selesai pembangunannya.
Baca juga: Tata Ulang Trotoar Sudirman-Thamrin, Pemprov DKI Jakarta Canangkan #TrotoarKita
Tak hanya itu, setelah mendapat cibiran dari masyarakat yang juga pengguna kendaraan umum, di Jalan Sudirman tepatnya di seberang FX Sudirman sudah dibuat jalan kecil. Ini bisa memudahkan pengguna kendaraan umum yang tidak lagi perlu memutar jauh.
Diketahui, trotoar kawasan Sudirman-Thamrin sendiri sebelumnya sudah disusun oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnam yang rencananya akan dilakukan Desember 2017 lalu. Kemudian Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan merevisi desain tersebut yang akhirnya selesai pada awal Maret 2017 dan melakukan pengerjaannya beberapa waktu setelah desain tersebut selesai.
Damri JA Connection Buka Rute Baru, Epicentrum Walk-Bandara Soetta
Rute Jakarta Airport (JA) Connexion yang dilayani Perum Damri kini bertambah lagi, setelah rute Depok – Banda Soetta dan Depok – Bandara Halim Perdanakusuma. Kabar terbaru dari Perum Damri yakni dibukanya rute Epicentrum Walk-Bandara Soetta. Resminya mulai Selasa (24/7/2018), Bus Damri bandara ini siap melayani masyarakat berangkat dan pulang dari Bandara Soetta mulai jam 05.00 sampai 18.00 WIB.
Baca juga: Rangkul Bank Mandiri, DAMRI Siap Adaptasi Metode Pembayaran Non-Tunai pada Layanan JA Connexion
Layann point to point dari Epicentrum Kuningan ke Bandara Soetta akan memberikan alternatif angkutan terbaru khususnya bagi penghuni apartemen Epicentrum Kuningan dan warga masyarakat sekitarnya. Dengan tarif Rp40 ribu, jadwal keberangkatan bus Damri akan dilakukan setiap satu jam sekali. Untuk melayani rute baru ini, Damri telah menyiapkan lima unit bus ukuran besar.
“Dengan menggunakan angkutan umum, kemacetan lalin bisa dikurangi bahkan dihilangkan. Hemat BBM, hemat biaya dan segala kelebihan lainnya,” ujar Bambang Prihartono, Kepala BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jakarta) yang meluncurkan rute tersebut pada Selasa lalu.
Sementara Dirut Perum Damri Milatia Moemin mengakatan, bila respon bagus dan load factor tinggi maka jumlah armada bisa ditambah lagi. Dengan tarif standar Rp40 ribu, bus dilengkapi AC, recycling seat, ruang bagasi luas dan dilayani SDM profesional. “Dengan durasi perjalanan antara 1 sampai 1,5 jam, diharapkan bisa memberikan alternatif layanan terbaik masyarakat,” ujar Milatia.
“Dengan menggunakan angkutan umum, kemacetan lalin bisa dikurangi bahkan dihilangkan. Hemat BBM, hemat biaya dan segala kelebihan lainnya,” ujar Bambang Prihartono, Kepala BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jakarta) yang meluncurkan rute tersebut pada Selasa lalu.
Sementara Dirut Perum Damri Milatia Moemin mengakatan, bila respon bagus dan load factor tinggi maka jumlah armada bisa ditambah lagi. Dengan tarif standar Rp40 ribu, bus dilengkapi AC, recycling seat, ruang bagasi luas dan dilayani SDM profesional. “Dengan durasi perjalanan antara 1 sampai 1,5 jam, diharapkan bisa memberikan alternatif layanan terbaik masyarakat,” ujar Milatia. Pemindai Generasi Baru Siap Deteksi Laptop di dalam Tas
Ketatnya prosedur pemeriksaan keamanan di bandara dipastikan berujung pada mengularnya antrean calon penumpang di gerbang keberangkatan. Dengan meningkatkanya standar keamanan, terutama pada bandara internasional, barang seperti cairan, laptop bahkan beberapa lainnya dianggap mencurigakan dan bisa memperlambat proses pemeriksaan.
Baca juga: Ikuti Tahapan Ini, Proses Check In dan Pemeriksaan Keamanan di Bandara Bakal Mulus
Praktisi urusan bandara di Genetec, David Lenot mengatakan industri penerbangan telah reaktif dalam menciptakan langkah-langkah keamanan tergantung insiden yang mungkin terjadi di bandara.
KabarPenumpang.com merangkum dari laman independent.ie (23/7/2018), bahwa masalah laptop dan tablet saat ini masih menjadi permasalah dalam pemeriksaan keamanan bandara. Padahal seharusnya saat melalui skrining tidak ada permasalahan apapun.
Lenot mengatakan, laptop masih merupakan fenomena yang harus ingat para pelancong bisnis dalam pemeriksaan melalui alat pemindai. Baru-baru ini Bandara Jenewa di Swiss memperkenalkan pemindai generasi baru sebagai standar dan saat ini fasilitas di Amerika Serikat tengah menguji teknologi yang menjadi lompatan besar atas sinar-X standar.
Selain Jenewa, Hong Kong juga akan menggunakan pemindai generasi baru tersebut. Lenot mengatakan, “Sinar X mengambil dua gambar layar horisontal dan vertikal dari isi koper.”
Dia menambahkan, jika memiliki terlalu banyak benda yang tergeletak di atas satu sama lain, ini tidak bisa menembus informasi tentang apa yang ada didalam tas. Jadi bila ada laptop atau tablet dalam tas membuatnya menjadi satu ancaman karena tak bisa terdeteksi.
“Teknologi baru adalah CT scanner, mirip dengan apa yang digunakan di rumah sakit. Dibutuhkan gambar 3D sehingga bandara dapat memindai cairan dan laptop,” ujar Lenot.
Baca juga: Inilah Alasan Perlunya Dua Kali Skrining Keamanan di Bandara
Komentator penerbangan mengatakan, di sepertiga dari 40 bandara terbesar di Eropa terfokus pada mengoptimalkan proses keamanan, tetapi menjaga keamanan dan keselamatan penumpang juga sebagai fokus utama dan bandara kini telah menjadi lebih baik.
“Mereka selalu menjadi pengguna awal teknologi seperti CT scanner. Di area screening baru Anda tidak perlu mengeluarkan laptop tetapi tata letak sangat menyenangkan di mana Anda merasa nyaman dan itu tidak terasa seperti tempat keamanan,” ujar komentator penerbangan itu.
WARR Hyperloop Pertahankan Gelar Juara di Kompetisi Besutan SpaceX Hyperloop
Persaingan di sektor transportasi futuristik yang mengandalkan daya magnetic levitation (maglev), Hyperloop kini kian memanas. Setelah beberapa waktu yang lalu sejumlah negara seperti Dubai, Korea Selatan, hingga India mulai mempertajam arah perbincangan pengadaan Hyperloop, kini salah satu pionir moda transportasi ini, SpaceX Hyperloop diketahui baru saja mengantongi satu jawara dalam persaingan desain armada berbasis pod ini.
Baca Juga: Kendati Futuristik, Tapi Pandangan Ahli Tentang Hyperloop Ternyata Berbeda!
Dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, WARR Hyperloop sukses menebar impresi baik kepada perusahaan yang digawangi Elon Musk ini setelah pod uji coba tim yang berasal dari Technical University of Munich ini berhasil menembus angka kecepatan 458 km per jam – masih jauh dari kecepatan yang diproyeksikan untuk armada Hyperloop (1.000 km per jam).
WARR Hyperloop merupakan salah satu dari tiga finalis yang berpartisipasi dalam acara dari SpaceX Hyperloop, dimana mereka ditugaskan untuk mengembangkan pod untuk berjalan dalam sebuah tabung dengan jarak 1,2 km. Selain harus mencatatkan kecepatan tertinggi, salah satu syarat penentu kemenangan lainnya adalah pod harus mampu bergerak sendiri.
Diketahui, ini merupakan kali ketiga SpaceX Hyperloop menggelar perhelatan semacam ini di Hawthrone, California – markas mereka. Dari awal pagelaran ini dimulai (Januari 2017), nama WARR Hyperloop tidak pernah absen untuk menyabet gelar juara. Dengan mengedepankan motor listrik berkekuatan 50kW, WARR berhasil mengakselerasikan pod seberat 70 kg berbahan carbon fiber hingga ke batas kecepatan 458 km per jam.
Baca Juga: HTT Siap Operasikan Hyperloop Pada 2020, Akankah Dubai Operasikan Dua Teknologi Maglev?
“Tidak hanya asal melesat, kami juga menambahkan fitur Pneumatic Friction Brakes yang memungkinkan moda ini (Pod Hyperloop) berhenti dengan sempurna dalam rentang waktu lima detik,” tutur salah satu anggota WARR Hyperloop.
Tidak hanya memboyong satu hadiah, tapi WARR Hyperloop juga sukses menjawab tantangan SpaceX dalam mendemonstrasikan kapabilitas levitasi yang menjadi landasan teknologi Hyperloop. Salah satu anggota dari WARR Hyperloop mengaku, tidak mudah untuk memastikan pod uji coba tersebut berjalan dengan mulus. “Tempatnya sangat gersang, yang mana hal tersebut berdampak pada keringnya lintasan.”
Volvo Indonesia Segera Hadirkan Bus AKAP
Berbagai macam bus milik Volvo sudah beredar di ibu kota dan menjadi angkutan massal yang banyak digunakan masyarakat Jakarta salah satunya seperti TransJakarta. Tak hanya menjadi bus kota saja, tetapi Volvo Indonesia juga akan segera merambah ke segmen bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP.
Baca juga: Volvo Rilis Dua Model Bus Terbaru Untuk Wisata dan Perjalanan Jarak Jauh
“Kita memang mulai untuk bus Transjakarta. Tapi kita akan mau masuk ke segmen bus Antar Kota Antar Provinsi,” ujar CEO PT Wahana Inti Selaras, importir Volvo Truck dan Bus di Indonesia, Bambang Prijono yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman republika.co.id (25/7/2018).
Dia mengatakan saat ini masih berfokus pada penjualan bus TransJakarta setelah kembali merambah pasar bus Indonesia. Bus yang dijual pada TransJakarta ada sebanyak 119 unit dan sudah mulai di operasikan serta tidak ada penambahan lagi dalam waktu dekat ini.
Sayangnya bus Volvo untuk AKAP sendiri belum bisa unjuk gigi pada pmeran Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) di Agustus 2018 mendatang. Hal ini dikarenakan perusahaan, baru akan memulai membangun bodi bus setelah sasis didatangkan pada akhir Agustus 2018 ini.
Nantinya jika selesai, maka Volvo Indonesia akan langsung memperlihatkan prototipe bus AKAP tersebut. Bambang menambahkan, bus yang miliki Volvo termasuk dalam kelas atas karena mempunyai harga yang cukup tinggi. Tak hanya itu, bus ini sendiri akan menghadirkan teknologi yang lebih baik seperti suspensi hingga transmisi yang ditawarkan semuanya matik.
Baca juga: Percayakan Produk Eropa Ketiga Kalinya, TransJakarta Resmi Gunakan Sasis Volvo
“Masuknya di kelas mewah, Transjakarta juga memang kan naik kelas. Itu harganya kurang lebih Rp2,7 miliar, yang membeli operator Transjakarta,” ujar Bambang.
Bahkan tak sekedar menjadi angkutan kota dan nantinya menjadi bus AKAP, bus milik Volvo juga digunakan untuk pariwisata seperti pada bulan Mei 2017 lalu membawa Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia dalam kunjungan kerjanya di Indonesia untuk berkeliling. Bus yang digunakan Raja dan Ratu Swedia tersebut bertipe Volvo B7R yang bisa dikatakan bus istimewa dengan beragam fitur keamanan dan keselamatan.
Incar Efisiensi Daya Angkut dan Ramah Lingkungan, Los Angeles Adopsi Bus Tingkat Bertenaga Listrik
Jika selama ini elektrifikasi terjadi pada hampir semua lini sarana tranportasi, maka kini giliran double-decker yang mulai membombardir pasar. Tentu Anda masih ingat dengan Transport for London (TfL) yang menjadi pelopor operator layanan bus tingkat bertenaga listrik pertama di dunia pada April 2016, kini giliran salah satu operator layanan bus transit asal Los Angeles, Amerika Serikat yang mengoperasikan bus tingkat nan ramah lingkungan ini.
Baca Juga: Dari London, Telah Meluncur Bus Tingkat Bertenaga Listrik Pertama di Dunia
Dihimpun KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, adalah Foothill Transit yang pada Kamis (12/7/2018) kemarin melakukan pembelian armada perdana bus tingkat betenaga listrik pertama di daerah Utara Amerika. Bus tingkat ini sendiri tergolong istimewa, karena menggunakan baterai dari desainer bus listrik terkemuka, Proterra. Sedangkan untuk carriage-nya berasal dari Alexander Dennis, perusahaan yang juga menyuplai bus tingkat di London, Hong Kong, Auckland, Singapura, Toronto, Ottawa, Seattle, dan Mexico City.
Salah satu alasan yang paling menonjol untuk melakukan elektrifikasi pada bus tentu adalah soal polusi udara. Karena pada dasarnya, rute operasi dari bus sudah jelas dan kebanyakan mereka melaju dengan kecepatan yang rendah. Ketika sudah begitu, maka polusi yang ditimbulkan pun akan lebih besar. Maka tidak heran jika kalangan moda darat berukuran besar seperti bus diproyeksikan untuk dielektrifikasi.
Tidak hanya dari carriage-nya saja yang sudah mendunia, tapi nama Proterra sendiri bisa dibilang sudah cukup melanglang-buana di sektor transportasi. Dengan pengalaman bertahun dalam mengembangkan baterai, nama perusahaan yang berbasis di California, Amerika ini semakin melesat manakala mereka berhasil memecahkan rekor perjalanan sejauh 1.101mil (1.772km) dalam sekali charge.
Kendati nantinya bus tingkat bertenaga listrik yang akan digunakan oleh Foothill Transit tidak akan menggunakan Baterai E2 – sang baterai pemecah rekor berkapasitas 660kWh – namun Foothill Transit akan menggunakan bus dengan konsep baterai yang sama dengan E2 (160watt-jam per kilogram).
Selain digadang lebih ramah lingkungan, bus tingkat bertenaga listrik ini juga terbukti lebih efisien dalam mengangkut penumpang dalam sekali jalan ketimbang bus konvensional lainnya. Pihak Alexander Dennis sendiri mengatakan bahwa bus yang diproyeksikan untuk rute perjalanan yang relatif panjang (dari Claremont, California, menuju pusat kota Los Angeles), akan dilengkapi dengan Wi-Fi untuk para komuter yang berada di Business Class.
Executive Director dari Foothill Transit, Doran Barnes mengatakan bahwa agensi tersebut telah melakukan kerja sama dengan pihak Alexander Dennis sejak tahun lalu. Karena kondisinya yang sudah semakin semerawut sekarang, maka Foothill berencana untuk menyediakan moda transportasi yang mampu menampung banyak penumpang, namun tetap ramah lingkungan.
Baca Juga: Agar Tak Bikin Kecewa Penumpang, Bus Tingkat di London Hadirkan Monitor Sisa Kursi di Dek Atas
“Kemacetan sudah meningkat di sekitaran Calofornia Selatan, jadi kami tengah mengupayakan untuk menghadirkan armada yang efisien dalam mengangkut penumpang namun tetap tidak pula menomorduakan kenyamanan para penumpangnya. Bus tingkat bertenaga listrik ini merupakan jawaban yang solutif untuk masalah di atas dan kami sangat bersemangat untuk segera memperkenalkannya di tahun 2019 mendatang.” Tutur Doran Barnes.
Persinyalan Terganggu, Perjalanan Penumpang Kereta di Inggris Dialihkan
Sinyal perkeretaapian bisa saja terganggu, akibatnya penumpang membludak di stasiun karena tidak ada kereta yang berjalan. Insiden kesalahan sinyal ini baru saja terjadi di layanan kereta Inggris.
Baca juga: Terlambat Karena Gangguan KRL? Jangan Lupa Minta Surat Keterangan Terlambat dari Petugas!
KabarPenumpang.com melansir dari laman lowestoftjournal.co.uk (23/7/2018), layanan kereta di Inggris tepatnya kereta ke dan dari Norwich serta Ipswich tidak dapat menuju ke Lowestoft. Bahkan layanan menuju ke Lowestoft harus dialihkan ke Great Yarmouth.
“Karena kesalahan dengan sistem sinyal antara Oulton Broad North dan Lowestoft semua jalur diblokir. Akibatnya layanan kereta antara Norwich dan Lowestoft akan dialihkan ke Great Yarmouth. Bus pengganti kereta api akan beroperasi antara Great Yarmouth dan Lowestoft,” ujar Greater Anglia perusahaan kereta yang beroperasi di Inggris.
Mereka mengatakan layanan Ipswich ke Lowestoft akan dihentikan dan mulai keberangkatannya dari Oulton Broad South. Karena masalah sinyal ini, tiket kereta Greater Anglia akan bisa digunakan pada bus lokal X2 dan X22 antara jalur Beccles dan Lowestoft.
Tak hanya itu ada juga layanan bus pengganti ke Oulton Broad South bagi penumpang yang bepergian ke Ipswich. National Rail dalam laman Twitternya mengatakan, gangguan tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga setidaknya pukul 18.00 waktu setempat.
Bukan hanya itu, pada 5 Juli 2018 malam , perkeretaapian Inggris tepatnya di Stasiun Victoria, London juga mengalami gangguan persinyalan. Ini membuat pengguna yang bepergian melalui ibu kota diminta untuk mengindari Stasiun London Victoria jika menggunakan kereta Southern, Gatwick Express atau Thameslink.
National Rail mengatakan gangguan tersebut akan kembali normal pada Jumat (6/7/2018) sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat. Pihak Network Rail yang bertanggung jawab pada pemeliharaan infrastruktur meminta maaf kepada pelanggan sembari melakukan pencarian kesalahan sinyal tersebut.
Baca juga: Listrik Telah Tersambung, MRT Jakarta Siap Uji Coba Wahana
Ternyata penyebab kesalahan sinyal karena ke gagalan pasokan listrik dan pihak Network Rail mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan sementara. Victoria sendiri adalah stasiun tersibuk kedua di Britania Raya.
Sekitar 210.000 penumpang menggunakan stasiun itu sehari, menurut angka rata-rata yang dikumpulkan untuk Kantor Kereta dan Jalan (ORR) pada 2016-2017. Layanan Gatwick Express dihentikan pada hari Kamis sementara kereta Southern dan Thameslink sangat terpengaruh.
Dollar Naik Lantas Takut Traveling ke Luar Negeri? Baca Dulu Tips Ini!
Traveling kini menjadi hobi, bahkan kebutukan banyak orang dan tentunya sangat menyenangkan bila dilakoni. Sayangnya traveling akan terganggu jika persoalan yang dihadapi adalah nilai tukar mata uang. Sebab saat ini nilai mata uang Indonesia sedang melemah terhadap dollar AS.
Baca juga: 6 Tips Ini Bisa Jadi Patokan Bagi yang Ingin Berwisata ke Rusia
Tapi bagi pecinta traveling tak perlu khawatir akan masalah tersebut. Anda masih bisa menikmati keindahan alam dunia dengan mempertimbangkan budget serta negara tujuan yang akan dikunjungi. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, ada beberapa tips yang bisa digunakan bagi para pelancong meski tengah menghadapi cobaan melemahnya Rupiah.
1. Jangan bingung pilih negara destinasi
Sebagai pelancong yang biasa menikmati dunia tak perlu bingung mencari dan memilih negara tujuan. Banyak negara berkembang yang bisa dan layak menjadi pilihan destinasi Anda. Pilihan Asia atau Asia Tenggara juga bukan yang buruk. Karena nilai tukar rupiah di beberapa negara Asia tidak terlalu buruk. Seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Cina, Korea Selatan, Jepang, India, Srilanka bahkan Nepal dan beberapa lainnya. Tetapi bagi yang ingin ke Amerika juga bisa ke Brazil ataupun Argentina.
2. Pilih negara dengan biaya hidup dan transportasi murah
Biasanya pelancong akan mencarai tempat wisata dengan biaya hidup dan transportasi yang murah karena ini untuk mensiasati dollar yang tengah naik. Dengan pilihan tersebut kantong Anda sebagai pelancong tidak akan jebol ataupun over budget.
3. Cari promo tiket
Meski rupiah tengah melemah, traveling ke negara lain bukanlah hal sulit, Anda bisa mencari tiket murah alias promo. Pelancong bisa mengunjungi travel fair yang berlangsung di satu tempat atau mencari informasi tiket pesawat murah melalui internet baik itu dengan aplikasi maskapai penerbangan atau agen perjalanan.
4. Manfaatkan media sosial
Meski Anda sudah sering bepergian, tapi jangan lupa untuk berinteraksi dengan orang lain. Bila memiliki teman atau kenalan bisa bertanya tentang segala hal negara yang akan dikunjungi seperti penginapan hingga tempat wisata. Bisa juga Anda meminta tumpangan menginap dan mungkin akan lebih murah bahkan gratis.
5. Bawa uang tunai dan cari penukaran yang tepat
Membawa uang tunai dengan mata uang negara yang akan dikunjungi salah satu pilihan tepat. Sebab dengan uang tunai ini transaksi lebih mudah dan lancar. Bila membawa uang untuk ditukar, cari money changer dan bandingkan antara satu dengan yang lain untuk menemukan harga murah.
6. Gunakan kartu kredit
Dengan menggunakan kartu kredit banyak sekali manfaat yang bisa digunakan. Saat ini banyak bank yang mengeluarkan kartu kredit memberikan previllage bagi penggunanya untuk menikmati berbagai fasilitas penerbangan seperti promo tiket, transaksi luar negeri dan lainnya. Maka jangan ragu untuk menggunakan kartu kredit guna menghemat pengeluaran saat traveling keluar negeri.
7. Cari WiFi dan atur mode ponsel
Menggunakan provider Indonesia di luar negeri bukanlah pilihan tepat, sebab biaya lebih tinggi baik untuk bertelepon atau sekedar menggunakan internet. Maksimalkan penggunaan internet dengan mencari WiFi gratis, aktifkan airplane mode dan matikan mobile data serta roaming tak lama setelah mendarat di negara tujuan. Tak lupa unduh peta yang dibutuhkan sesaat setelah sampai di negara tujuan. Jangan lupa juga membeli kartu prabayar di negara tujuan, selain lebih murah juga lebih menguntungkan.
Baca juga: Biar Kulit Tetap Sehat Saat Traveling, Ini Dia Kuncinya!
8. Ikuti perkembangan kurs terbaru
Ini penting, karena dengan mengikuti perkembangan nilai tukar uang, bisa membantu Anda menentukan pilihan destinasi. Tak lupa mengikuti perkembangan berita ekonomi dalam dan luar negeri, sebab siapa tahu ini bisa mempengaruhi rencana perjalanan Anda.
9. Di Indonesia saja
Malas menukar uang asing karena rupiah melemah, dari pada pusing, baiknya traveling di Indonesia saja. Negara sendiri juga tak kalah bagus dengan negara luar. Sehingga tak perlu membayar dengan dollar atau mata uang lainnya. Tak hanya itu, di Indonesia juga memiliki banyak tempat yang bisa di kunjungi baik itu laut, danau desa wisata atau yang lainnya.
Didera Masalah Pernikahan, Wanita ini Gigit Penumpang Kereta di Cina
Siapa sih mau hubungan pernikahannya mengalami masalah? Lantas apa hubungannya masalah pernikahan dengan dunia transportasi? Di Cina, ada seorang wanita yang mengacau di sebuah kereta hanya karena masalah pernikahan. Tidak hanya sebatas mengganggu penumpang lain yang berada di dalam rangkaian tersebut, namun wanita berusia 36 tahun ini juga sampai-sampai menebar teror dengan cara menanggalkan semua pakaian yang ia kenakan. Waduh!
Baca Juga: Telanjang dan Berlarian di Kabin, Pria Ini Akhirnya Diamankan di Dalam Toilet Pesawat
Dilansir KabarPenumpang.com dari laman sputniknews.com (19/7/2018), kejadian ini terjadi pada Rabu (18/7/2018) di salah satu kereta komuter di Chongqing, Cina. Dalam sebuah video yang diunggah oleh Chongqing Morning Post, tampak seorang wanita yang mengenakan baju warna putih dan rok hitam duduk di atas pangkuan seorang penumpang.
Layaknya sepasang kekasih yang tengah melakukan aksi tidak senonoh di hadapan publik, wanita ini mulai mengunci dan menggigit bagian leher si pria. Sembari terus berusaha untuk memberontak, darah segar mulai mengalir membasahi baju keduanya. Tampak pula si pria yang disinyalir berusia 56 tahun tersebut memukul kepala wanita ini dengan menggunakan tangan yang tengah menggenggam ponsel.
Terlihat sejumlah penumpang menjauh dan tidak berani untuk memisahkan keduanya. Tak lama berselang, si pria berhasil lepas dari ‘pelukan’ dan wanita ini pun lalu jatuh tersungkur ke lantai gerbong. Wanita ini lalu ‘terisolasi’ di salah satu gerbong karena tidak ada penumpang yang berani mendekatinya. Sembari teriak-teriak, wanita muda ini lalu bertingkah layaknya orang kesetanan. Ia bersimpuh di gerbong tersebut sebelum akhirnya menanggalkan semua pakaiannya.
Dalam video dari sudut yang berbeda, tampak wanita ini bertingkah sangat aneh sebelum akhirnya menyerang pria 56 tahun tersebut. Tidak hanya itu, ia pun sesekali berteriak-teriak sembari menunjukkan aksi anehnya itu.
Baca Juga: Telanjang Bulat, Wanita Ini Bikin Heboh Stasiun MRT Singapura
Hingga pada akhirnya pihak yang berwajib datang untuk mengamankan wanita yang sudah semakin meresahkan para penumpang tersebut. Ketika dimintai keterangan, pihak Chongqing Rail Transit mengatakan bahwa wanita tersebut mengalami depresi yang cukup parah karena masalah dalam pernikahannya.
“Petugas perkeretaapian mengevakuasi penumpang tersebut di stasiun Jinzhu dan segera menghubungi pihak kepolisian. Kasus ini sendiri masih diselidiki hingga kini,” tutur salah satu juru bicara dari Chongqing Rail Transit.
