Hari Ini 27 Tahun Lalu, Boeing 717 Terbang Perdana, Masih Eksis dengan Warisan Desain DC-9

Hanya diproduksi 156 unit, nama pesawat Boeing 717 bisa disebut kurang dikenal oleh netizen di Indonesia, apalagi jalur produksi pesawat ini telah ditutup oleh Boeing pada tahun 2006, dan sejauh diketahui, 717 juga tidak pernah dioperasikan maskapai di Tanah Air. Meski begitu, 717 punya kesan yang kuat dibenak pecinta dirgantara, lantaran desainnya yang mirip keluarga Douglas DC-9.

Baca juga: Hari Ini, 57 Tahun Lalu, Douglas DC-9 Terbang Perdana, Jadi Cikal Bakal Lahirnya Boeing 717

Dan tahukah Anda, hari ini 27 tahun lalu yang bertepatan dengan 2 September 1998, menjadi momen bersejerah yang dikenang sebagai waktu penerbangan perdana prototipe Boeing 717.

Boeing 717 melakukan penerbangan perdananya pada 2 September 1998. Penerbangan tersebut berlangsung selama 2 jam 51 menit dan dilakukan dari Long Beach Airport di Long Beach, California, yang juga merupakan lokasi utama fasilitas produksi pesawat McDonnell Douglas sebelum perusahaan tersebut bergabung dengan Boeing pada tahun 1997. Pnerbangan perdana Boeing 717 dilakukan oleh kru uji terbang dari Boeing. Selama penerbangan ini, berbagai parameter pesawat diuji, termasuk kontrol, mesin, dan sistem avionik.

Setelah penerbangan perdana yang sukses, Boeing 717 menerima sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA) pada bulan September 1999. Maskapai pertama yang mengoperasikan Boeing 717 adalah AirTran Airways, yang mulai menggunakan pesawat ini pada bulan Oktober 1999.

Boeing 717 dikembangkan dari McDonnell Douglas MD-95 sebagai pesawat jet regional yang lebih kecil dan efisien. Pesawat ini dirancang untuk melayani rute jarak pendek hingga menengah dan dapat mengangkut sekitar 100 hingga 125 penumpang.

‘Mewarisi’ Desain Keluarga DC-9
Boeing 717 merupakan pesawat terakhir yang dikembangkan oleh McDonnell Douglas sebelum bergabung dengan Boeing. Meskipun penjualannya tidak sekuat beberapa model Boeing lainnya, 717 mendapatkan reputasi yang baik di kalangan maskapai yang mengoperasikannya, terutama karena efisiensi bahan bakar dan keandalannya dalam operasi jarak pendek.

DC-9 dan variannya (MD-80/MD-90) adalah pesawat yang sukses dengan reputasi baik di kalangan maskapai karena keandalannya, kemudahan perawatan, dan efisiensi operasional. McDonnell Douglas mempertahankan desain dasar ini dalam pengembangan MD-95 (kemudian menjadi Boeing 717) karena sudah terbukti dan disukai oleh pelanggan.

Ketika Boeing mengakuisisi McDonnell Douglas pada tahun 1997, program MD-95 sedang dalam pengembangan dan hampir siap untuk diproduksi. Boeing memutuskan untuk melanjutkan program ini dan menamainya Boeing 717. Oleh karena itu, Boeing 717 mewarisi desain dari DC-9, termasuk konfigurasi dua mesin di belakang dan bentuk fuselage yang serupa.

Boeing 717 merupakan pesawat terakhir yang dikembangkan oleh McDonnell Douglas sebelum bergabung dengan Boeing. Meskipun penjualannya tidak sekuat beberapa model Boeing lainnya, 717 mendapatkan reputasi yang baik di kalangan maskapai yang mengoperasikannya, terutama karena efisiensi bahan bakar dan keandalannya dalam operasi jarak pendek.

Sampai saat ini, Boeing 717 masih dioperasikan oleh Delta Airlines (80 unit), Hawaiian Airlines (19 unit) dan Qantas Link (6 unit), yang disebut terakhir akan mengganti dengan Airbus A220-300.

DC-9 Garuda Indonesia, Andalan Penerbangan Jet Domestik Era 80-an

Tips Staycation Sendirian, Biar Tetap Aman, Seru, dan Berkesan

Staycation kini menjadi pilihan liburan praktis tanpa harus jauh-jauh bepergian. Menariknya, liburan singkat di hotel atau penginapan tak melulu harus bersama keluarga atau teman. Staycation sendirian justru bisa jadi momen berharga untuk me-time dan menyegarkan pikiran.

Hal ini juga berarti Anda harus sendirian di kamar hotel. Sebab menikmati waktu sendirian, tak selalu aman. Sehingga ketika liburan sendirian membutuhkan keamanan ekstra dan kewaspadaan.

Dirangkum dari berbagai lama sumber, berikut beberapa tips aman staycation sendirian.

1. Cari hotel dengan reputasi yang baik
Pilihan hotel yang tepat seperti memiliki reputasi yang baik, sudah barang tentu keamanan tamu sangat terjaga. Untuk mengetahui reputasi hotel yang aman dan nyaman, jangan lupakan yang Namanya ulasan dan rating dari para pengunjung. Ini sangat penting untuk menunjukkan reputasi hotel tersebut.

2. Hindari kamar di lantai dasar
Berada di lantai dasar, sudah pasti mudah sekali di akses. Namun bila hotel tempat Anda hanya satu lantai, maka bisa pilih kamar yang agak jauh dari pintu masuk. Sedangkan bila hotel memiliki banyak tingkat, pilih kamar di tengah. Ini cukup sulit di akses dan bila ada keadaan darurat bisa dengan mudah untuk menyelamatkan diri.

3. Jaga rahasia nomor kamar
Ketika sendirian, hal terpenting lainnya adalah jaga kerahasiaan nomor. Saat resepsionis menyebutkan nomor kamar, anggukan kepala dan ucapkan terimakasih tanpa harus bersuara kencang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Informasikan ke orang terdekat
Jangan lupa beritahu keluarga bila Anda sedang menikmati staycation sendirian. Informasikan hotel atau rencana perjalanan Anda dengan detail. Sehingga bila terjadi sesuatu, keluarga atau orang terdekat bisa langsung mencari bantuan.

5. Simpan barang berharga di brankas
Gunakan brankas di dalam kamar untuk menyimpan paspor, uang tunai, dan barang penting lainnya. Ini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan barang berharga milik Anda.

6. Kunci ganda dan lubang intip
Setelah memasuki kamar, pastikan Anda mengunci pintu dan mengaktifkan pengaman tambahan seperti chain lock atau deadbolt. Selalu gunakan peephole atau lubang intip untuk melihat siapa yang ada di balik pintu sebelum Anda membukanya.

7. Dokumentasikan momen
Menginap sendiri bukan berarti membosankan. Abadikan momen dengan foto atau video. Selain bisa jadi kenangan, dokumentasi ini juga dapat menginspirasi orang lain untuk mencoba staycation sendirian.

8. Nikmati fasilitas hotel sepenuhnya
Jangan hanya diam di kamar. Gunakan kesempatan untuk mencoba fasilitas hotel. Berenang, bersantai di lounge, atau sekadar menikmati sarapan buffet bisa menjadi pengalaman menyenangkan meski sendirian.

ANA Luncurkan Staycation Dua Malam di Jepang dan Flight to Nowhere dengan Airbus A380

 

Guide Book atau ‘Kitab Sakti’ Berjaya Bagi Pelancong Sebelum Internet Ada

Google Maps saat ini menjadi andalan setiap para pelancong untuk bepergian. Sebab, dengan bantuan Google Maps perjalanan bisa lebih mudah apalagi menemukan destinasi atau tempat yang dituju para pelancong.

Namun, tahukah Anda bahwa masa sebelum internet berjaya, pada masa itu untuk menemukan destinasi atau tempat tujuan menggunakan buku panduan perjalanan atau guide book. Guide book ini adalah ‘kitab sakti’ yang harus dimiliki para pelancong sebelum bepergian.

Sebab guide book bisa membantu para pelancong menikmati perjalanan mereka. Biasanya saat sedang bepergian baik di dalam maupun luar negeri Anda bisa menemukan guide book dengan mudah karena disediakan oleh pusat perbelanjaan, hotel bahkan dinas pariwisata setempat.

Bahkan, guide book juga bisa ditemukan di jalanan. Guide book ini berisi berbagai hal seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, panduan perjalanan, dan berisi peta, penunjuk jalan serta lain sebagainya.

Biasanya guide book berguna bagi para pelancong yang bepergian sendiri dan bebas menentukan jadwal perjalanan. Sehingga guide book ini cocok digunakan untuk mencari tempat dan waktu tempat wisata itu buka maupun tutup.

Bisa dikatakan, bila menggunakan tour dan travel, guide book tidak diperlukan karena perjalanan sudah direncanakan sebelumnya. Guide book ini ada pula yang dicetak dalam Bahasa setempat, tetapi juga dicetak dalam berbagai Bahasa.

Biasanya dilengkapi dengan gambar serta tulisan yang memudahkan dan menarik untuk dibaca. Selain itu, guide book bisanya juga biasanya dicetak dengan kualitas yang baik sehingga juga layak untuk dibawa pulang dan dijadikan barang memorabilia dari perjalanan Anda.

Pada masa kini, guide book masih bisa ditemukan dalam bentuk situs web atau aplikasi seluler interaktif. Isinya pun sama dengan guide book cetak, hanya yang berbeda kini bisa langsung dibuka pada ponsel pintar Anda.

Namun guide book digital masih seperti cetak yang menampilkan peta, daftar isi, daftar kegiatan, serta informasi tentang keunggulan produk di tempat wisata tujuan Anda.

Anda Independent Traveler? Inilah Rentetan Aplikasi Yang Bisa Maksimalkan Petualangan Anda

Berada di Pusat Kota, Pelabuhan Bastiong Jadi Simpul Ekonomi dan Pariwisata Maluku Utara

Pelabuhan Bastiong Ternate di Maluku Utara merupakan aset strategis yang menjadi sorotan PT ASDP Indonesia Ferry. Ini karena Bastiong memiliki keunikan tersendiri karena berada tepat di pusat Kota Ternate.

Selain itu, Pelabuhan Bastiong juga menjadi simpul vital mobilitas masyarakat, logistik, dan pariwisata. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa posisi Pelabuhan Bastiong memberikan nilai tambah karena langsung terhubung dengan kawasan perkotaan.

“Pelabuhan ini unik karena letaknya di jantung kota, memudahkan akses masyarakat untuk menggunakan layanan penyeberangan. Efisiensi mobilitas manusia dan barang menjadi semakin nyata berkat keberadaan Bastiong,” ujar Shelvy.

Secara geografis, Pelabuhan Bastiong berlokasi di Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, dan terkoneksi langsung dengan jalan utama kota. Hal ini menjadikannya berbeda dengan pelabuhan ASDP lain yang umumnya terletak agak jauh dari pusat kota.

Keunggulan ini menghadirkan kenyamanan tersendiri, karena masyarakat bisa menjangkaunya dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum secara cepat dan mudah. Sejarah panjang Ternate sebagai kota pelabuhan dunia sejak era perdagangan rempah turut menjelaskan mengapa pelabuhan tumbuh di inti kota.

Hingga kini, Bastiong menjadi nadi distribusi hasil laut, rempah, serta produk olahan khas Ternate ke berbagai daerah. Dengan akses yang dekat, masyarakat lokal semakin terbantu dalam memasarkan tuna, cakalang, teri, abon ikan, sambal roa, hingga berbagai rempah yang menjadi ciri khas Maluku Utara.

Terhitung sejak Juli 2024, ASDP sudah menerapkan digitalisasi di Provinsi Maluku Utara, diantaranya Bastiong – Sofifi, Bastiong – Rum Tidore, Bastiong – Sidangole, Bastiong – Bitung, Bastiong – Kayoa – Moti – Makian – Babang. Kelima lintasan ini dilayani oleh KMP Tuna, KMP Maming, KMP Baronang, KMP Gorango, KMP Portlink VIII, dan KMP Lompa.

Lebih dari sekadar fasilitas transportasi, Pelabuhan Bastiong juga berperan sebagai pintu gerbang wisata. Dari pelabuhan ini, wisatawan dapat dengan mudah menjangkau ikon Ternate seperti Benteng Kalamata yang sarat sejarah, Pantai Falajawa dengan panorama matahari terbenamnya, Danau Tolire, Gunung Gamalama, hingga pulau-pulau eksotis di sekitarnya seperti Tidore, Maitara, dan Halmahera.

Kehadiran Bastiong menjadikan perjalanan wisata lebih praktis dan terintegrasi. Pelabuhan Bastiong melayani sejumlah lintasan utama, di antaranya Ternate–Tidore, Ternate–Sofifi, dan Ternate–Halmahera.

Rute-rute ini merupakan jalur vital yang menopang mobilitas harian masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran perdagangan antarwilayah. Dengan intensitas aktivitas yang tinggi, Bastiong semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Pelabuhan Bastiong bukan hanya sekadar pelabuhan di tengah kota, tetapi juga menjadi etalase ekonomi dan pariwisata Ternate. Ke depan, ASDP akan terus meningkatkan fasilitas serta mengedepankan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Kami ingin Bastiong semakin berdaya sebagai simpul maritim modern yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ujar Shelvy menandaskan.

Antisipasi Demo Besar, Ini yang Dilakukan KCI Agar Perjalanan Tetap Kondusif

“Mila Sejahtera”, PO Bus Penghubung Kehidupan Kota dan Kampung Halaman

Bukan nama orang bukan nama toko bangunan, Mila Sejahtera, merupakan bus yang bisa mengantarkan Anda menuju ke timur pulau Jawa tepatnya Banyuwangi. Perusahaan otobus (PO) ini melayani penumpang yang akan berangkat dari Yogyakarta.

Mila Sejahtera merupakan PO bus asal Yogyakarta yang melayani trayek panjang Yogyakarta – Banyuwangi, yang melintasi jalur selatan Jawa dan melewati sejumlah kota penting. Rute Yogyakarta – Banyuwangi yang dilayani Mila Sejahtera termasuk jalur vital, menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur bagian timur.

Bus ini biasanya berangkat dari Terminal Giwangan Yogyakarta, kemudian melintasi jalur selatan melalui Wonosari, Pacitan, Tulungagung, Blitar, Malang, Jember, hingga akhirnya tiba di Terminal Sri Tanjung, Banyuwangi.Perjalanan darat yang memakan waktu belasan jam tersebut menjadi andalan bagi penumpang yang tidak terburu-buru, sekaligus ingin menikmati panorama jalur selatan Jawa yang terkenal indah.

Bus Mila Sejahtera Yogyakarta – Banyuwangi menyediakan kelas AC ekonomi hingga patas, dengan tarif yang relatif terjangkau dibandingkan transportasi lain. Fasilitas standar seperti pendingin udara, reclining seat, serta pemberhentian di rumah makan jalur selatan menjadi nilai tambah yang membuat penumpang merasa nyaman.

Banyak mahasiswa, pekerja, maupun perantau asal Yogyakarta dan Banyuwangi yang mengandalkan bus ini sebagai sarana pulang kampung. Selain harganya ramah di kantong, ketersediaan jadwal reguler membuat perjalanan terasa lebih fleksibel.

Di tengah gempuran transportasi modern, khususnya kereta api lintas selatan dan pesawat terbang, keberadaan bus AKAP seperti Mila Sejahtera tetap memiliki pasar setia. Alasannya sederhana: selain ongkos lebih hemat, bus menawarkan fleksibilitas tujuan karena bisa naik-turun penumpang di titik-titik tertentu sepanjang jalur.

Hal ini menjadikan Mila Sejahtera tetap diminati, terutama oleh penumpang yang membawa barang banyak, atau mereka yang ingin menikmati perjalanan darat dengan suasana khas Jawa.

Perjalanan Yogyakarta – Banyuwangi dengan bus Mila Sejahtera bukan hanya soal menempuh jarak lebih dari 500 kilometer, tetapi juga tentang pengalaman. Setiap tikungan di jalur selatan, setiap persinggahan di rumah makan, hingga perbincangan ringan antarpenumpang menjadi bagian dari cerita panjang perjalanan.

Bagi masyarakat yang terbiasa merantau, Mila Sejahtera Yogyakarta – Banyuwangi hadir bukan sekadar sebagai transportasi, melainkan sebagai penghubung antara kehidupan di kota dan kampung halaman di ujung timur Pulau Jawa.

PO Gunung Harta, Kondang dengan Livery Hijau dan Ikon “Mickey Mouse”

Alami Keadaan Darurat? Begini Cara Evakuasi di LRT Jakarta

Menggunakan transportasi umum tak sekadar merasakan kenyamanan dan keamanan setiap kali menggunakannya. Meski sudah banyak terpasang CCTV maupun petugas keamanan, tapi keadaan darurat datang kapan saja. Seperti informasi yang diberikan Light Rail Transit (LRT) Jakarta.

Simulasi tanggap darurat juga merupakan salah satu upaya operator penyelenggara perkeretaapian untuk meningkatkan keselamatan perkeretaapian yang terencana, terstruktur, terukur dan terintegrasi.

Lalu mencegah terjadinya insiden atau kecelakaan kereta api serta dan menciptakan tempat dan lingkungan kerja SDM perkeretaapian yang selamat, aman, nyaman dan efisien, sebagaimana amanat dari Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 69 Tahun 2017 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian.

Tak hanya itu LRT Jakarta menyampaikan petunjuk evakuasi darurat ketika sedang berada di kereta maupun. Petunjuk ini bertujuan agar pelanggan mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan apabila terjadi keadaan darurat di kawasan LRT Jakarta.

Ilustrasi penumpang di stasiun LRT Jakarta. (Foto: Dok. Istimewa)

Mengutip dari akun Instagram @lrtjkt, berikut panduan evakuasi darurat di LRT Jakarta:

• Tekan tombol interkom darurat dan dengarkan arahan petugas.
• Pecahkan penutup tuas pintu darurat dan tarik tuas darurat.
• Buka pintu secara manual. Pastikan Anda keluar ke jalur evakuasi.
• Lalu, ikuti tanda panah hijau menuju jalur evakuasi terdekat.
• Pastikan Anda keluar ke area aman.
• Jangan panik, ikuti instruksi petugas dan segera menuju jalur evakuasi terdekat.

Dalam langkah-langkah yang disebutkan, bahwa penumpang LRT nantinya lebih mudah diberi arahan oleh petugas jika keadaan darurat tiba-tiba terjadi. LRT Jakarta pun sangat mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan penumpangnya guna terhindar dari risiko yang dialami.

Diketahui bagi yang ingin menggunakan LRT Jakarta, bisa menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat umum untuk bepergian. Setiap hari, LRT Jakarta beroperasi dimulai pukul 05.30 WIB sampai dengan 23.00 WIB. Sementara itu jarak antar kereta di stasiun adalah 10 menit. Penumpang bisa melihat di papan pengunguman elektronik di setiap stasiun LRT.

Tarif LRT Jakarta sekali perjalanan dikenakan Rp5.000. Alat pembayaran bisa menggunakan kartu uang elektronik yang tentunya bisa lebih memudahkan masyarakat naik LRT Jakarta. Adapun kartu uang elektronik yang bisa digunakan sebagai berikut:

• Bank Mandiri: E-Money
• Bank BCA: Flazz
• Bank DKI: Jakcard
• Bank BNI: TapCash
• Bank BRI: Brizzi
• Kartu Transportasi JakLingko

Selain itu menggunakan aplikasi uang elektronik tentu juga bisa digunakan dengan minimal saldo Rp8.500 untuk satu kali perjalanan.

Masyarakat juga bisa mengetahui informasi lebih lanjut tentang LRT Jakarta termasuk jadwal perjalanan, bisa melihat melalui aplikasi yang tersedia. Lewat aplikasi JAKI, warga Jakarta dapat mengecek jadwal transportasi umum, salah satunya LRT Jakarta. Berikut caranya:

• Unduh aplikasi JAKI di Google Play Store atau Apple App Store
• Lalu, buka aplikasi JAKI
• Pilih fitur ‘Public Transport’ atau ‘Transportasi Publik’
• Berikutnya, pilih LRT Jakarta. Akan muncul hari dan jam operasional, tarif maksimal, serta rute perjalanan
• Pilih rute perjalanan ‘Pegangsaan Dua – Velodrome’
• Klik nama stasiun tempat keberangkatan
• Selanjutnya, pilih jam keberangkatan sesuai jadwal yang tertera
• Kemudian, akan muncul waktu kedatangan di setiap stasiun.

Cegah Kereta Tergelincir, LRT Jakarta Adopsi Teknologi “Sand Box”

PO Miyor, ‘Sahabat’ Para Perantau, Punya Pengemudi dan Kernet yang Ramah

Di balik hiruk-pikuk jalanan Sumatera Barat yang berliku dan penuh tantangan, terdapat cerita tentang sebuah perusahaan otobus yang pernah menjadi andalan masyarakat Minang, perusahaan otobus (PO) Miyor Padang. Nama ini tidak asing bagi para perantau maupun warga lokal yang kerap bepergian dengan bus pada era 1970-an hingga 1990-an.

PO bus ini lahir di Kota Padang dan menjadi salah satu pionir transportasi darat yang menghubungkan berbagai daerah di Sumatera Barat. Memiliki desain kokoh, bus Miyor melayani rute Padang – Bukittinggi – Payakumbuh.

Tak hanya itu, PO Miyor juga merambah trayek antarprovinsi dengan tujuan Jambi, Riau, dan Medan. Keberanian menembus jalur-jalur berat di Sumatera membuat Miyor  mendapat tempat khusus di hati penumpang.

Bukan hanya sebagai sarana transportasi, bus Miyor juga menjadi saksi perjalanan ribuan perantau Minang yang hendak mengadu nasib ke rantau, atau sebaliknya, pulang ke kampung halaman. Bus Miyor dikenal memiliki ciri khas interior yang sederhana, bangku tegak namun bersih, serta suasana akrab di dalam kabin.

Bahkan pengemudi dan kernetnya terkenal ramah, sering kali mengingat nama penumpang langganan. Bagi masyarakat Minang, naik Miyor bukan hanya sekadar bepergian, tetapi juga bagian dari pengalaman sosial.

Tak jarang, perjalanan panjang dengan Miyor juga disertai singgah di rumah makan khas Minang. Di sanalah penumpang bisa menikmati rendang atau gulai ayam kampung sebelum melanjutkan perjalanan melewati kelok-kelok Sitinjau Lauik atau menanjak di Lembah Anai.

Seiring berkembangnya dunia transportasi, PO Miyor menghadapi persaingan ketat dari perusahaan bus besar lainnya seperti NPM, ANS, dan SAN yang menawarkan armada lebih modern serta fasilitas lebih lengkap. Perubahan preferensi penumpang dan meningkatnya penggunaan transportasi udara juga membuat kejayaan Miyor perlahan meredup.

Namun, bagi banyak orang, Miyor tetap meninggalkan kesan yang tidak bisa digantikan. Ia menjadi bagian dari sejarah perjalanan darat Sumatera Barat, sekaligus penghubung penting antara kota-kota besar dan daerah rantau.

Kini, meski namanya tidak lagi mendominasi jagat transportasi darat, cerita tentang PO Miyor Padang tetap hidup dalam ingatan. Bus ini bukan hanya sekadar moda transportasi, melainkan sebuah warisan budaya perjalanan.

Di mata masyarakat Minang, Miyor adalah simbol perjuangan transportasi darat pada masanya yang menghubungkan manusia, membawa cerita, dan menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan.

Setiap klaksonnya dulu seakan menjadi penanda bahwa perjalanan panjang menuju kampung halaman atau tanah rantau baru saja dimulai. Bus Miyor memiliki iri khas yakni gambar penari piring di bodi bus dan corak warna oranye serta merah.

Untuk diketahui, PO MIyor Padang memiliki trayek popular yakni:
Padang – Bukittinggi – Payakumbuh
Padang – Solok – Muara Labuh
Padang – Sawahlunto – Sijunjung
Padang – Pekanbaru
Padang – Jambi
Padang – Medan

PO Al Hijrah, Punya Filosofi Pemiliknya yang Hijrah dari Sumatera ke Jawa

KAI Lakukan Berhenti Luar Biasa Selama 3 Hari, Penumpang Padati Stasiun Jatinegara

Demo besar yang masih berada dibeberapa titik masih belum kondusif, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mengambil tindakan untuk kenyamanan para calon penumpang kereta api. Mulai tanggal 31 Agustus 2025 kemarin, sebanyak puluhan kereta api dengan keberangkatan Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir KAI melakukan aturan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara.

Situasi hingga malam hari, penumpang yang menggunakan kereta api menuju ke berbagai kota di Pulau Jawa masih terlihat cukup ramai. Tak hanya kursi ruang tunggu stasiun yang penuh, namun beberapa penumpang lainnya terpaksa duduk dilantai hingga kereta api tiba di Stasiun Jatinegara.

Diketahui ada beberapa kereta api yang berhenti di Stasiun Jatinegara pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) tahun 2025. Namun demi masyarakat, KAI menghimbau untuk bisa gunakan Stasiun Jatinegara sebagai stasiun pemberangkatan dengan tujuan masing-masing penumpang.

Selain itu dengan adanya pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara, pelanggan dapat lebih mudah memilih titik turun yang terintegrasi dengan layanan KRL maupun transportasi umum lainnya. Hal ini juga membantu mengurai potensi kepadatan di jalan sekitar Gambir dan Pasar Senen.

KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memberlakukan BLB di Stasiun Jatinegara untuk pemberangkatan penumpang dari 31 Agustus hingga 2 September. Langkah ini dilakukan untuk memberikan alternatif bagi calon pelanggan yang akan menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen serta menghindari potensi kemacetan lalu lintas menuju Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Berikut daftar kereta api yang berhenti di Stasiun Jatinegara:
1. Ka 6 (Argo Semeru);
2. Ka 132 (Parahyangan);
3. Ka 46 (Taksaka);
4. Ka 2 (Argo Bromo Anggrek);
5. Ka 16 (Argo Dwipangga);
6. Ka 118 (Gunungjati);
7. Ka 40 (Sembrani);
8. Ka 62 (Manahan);
9. Ka 122 (Cakrabuana);
10. Ka 44 (Taksaka);
11. Ka 38 (Brawijaya);
12. Ka 8 (Bima);
13. Ka 36 (Gajayana);
14. Ka 124 (Cakrabuana);
15. Ka 42 (Sembrani);
16. Ka 32 (Pandalungan);
17. Ka 4 (Argo Bromo Anggrek);
18. Ka 14 (Argo Lawu);
19. Ka 54 (Purwojaya);
20. Ka 48 (Taksaka);
21. Ka 120 (Gunungjati);
22. Ka 64 (Manahan);
23. Ka 30F (Argo Anjasmoro);
24. Ka 110 (Fajar Utama Yk);
25. Ka 272 (Airlangga);
26. Ka 284 (Serayu);
27. Ka 204 (Tegal Bahari);
28. Ka 90 (Gayabaru Malam Selatan);
29. Ka 270 (Matarmaja);
30. Ka 112 (Sawunggalih);
31. Ka 152 (Brantas);
32. Ka 300 (Cikuray);
33. Ka 246 (Majapahit);
34. Ka 260 (Tawang Jaya);
35. Ka 108 (Senja Utama Yk);
36. Ka 288 (Serayu);
37. Ka 116 (Sawunggalih);
38. Ka 144 (Madiun Jaya);
39. Ka 164 (Gumarang);
40. Ka 150 (Singasari); dan
41. Ka 180 (Tawangjaya Premium).

1 September 1985, Bangkai Kapal Titanic Ditemukan, Banyak Barang Masih Utuh

Tahukah Anda ternyata tepat hari ini, 1 September 40 tahun yang lalu bangkai Kapal Titanic yang melegenda ditemukan setelah tenggelam pada 1912 silam. Kapal ini awalnya menggemparkan dunia karena kisahnya diangkat ke layar lebar oleh James Cameron dengan dibintangi oleh Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet.

Baca juga: Setelah Lebih dari Satu Abad, Gunung Es yang Bikin Kapal Titanic Tenggelam Akhirnya Terungkap!

Kapal ini ditemukan dalam sebuah ekspedisi pada tahun 1985 sejauh 400 mil di Newfoundland di Samudera Atlantik Utara pada kedalaman 13 ribu kaki atau sekitar 3,96 km dibawah permukaan laut. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, penemuan bangkai kapal ini pencariannya dipimpin oleh seorang oseanografi asal Amerika Serikat Robert D Ballard bersama dengan ilmuwan Prancis Jean-Louis Michel.

Berbagai barang ditemukan pada bangkai kapal Titanic (istimewa)

Sebelum ditemukan pada 1985, Ballard sudah memimpin ekspedisi pencarian pertamanya pada tahun 1977 dan tidak mendapatkan hasil apapun. Kemudian di 1985 dengan Jean-Louis Michel menggunakan kapal selam eksperimental tanpa awak yang disebut Argo untuk melakukan perjalanan ke dasar laut dan mengirimkan foto penemuannya ke kapal penelitian Knorr.

Argo sendiri merupakan kapal selam yang dikembangkan oleh Angkatan Laut AS dan pada 1 September kapal selam tanpa awak yang tengah menyelidiki puing-puing di dasar laut tiba-tiba melintasi salah satu boiler raksasa Titanic yang terletak di kedalaman 13 ribu kaki. Pada hari berikutnya, badan kapal ditemukan di dekatanya.

Meski kapal Titanic ini sudah terbelah menjadi dua, banyak fitur dan interior yang masih terjaga dengan sangat baik. Selain itu serpihan puing-puing kapal supermewah ini berserakan dalam radius tiga kilometer di sekitarnya.

Kapal Titanic terus dieksplorasi baik dengan kapal selam berawak ataupun tak berawak. Hal ini kemudian membuahkan hasil di mana beberapa ribu artefak ditemukan baik dalam keadaan utuh ataupun mengalami kerusakan. Berikut ini ada beberapa barang yang ditemukan dalam ekspolrasi seperti sepasang sarung tangan, biola utuh tanpa busurnya dan dikabarkan milik Wallace Hartley.

Kemudian ada lonceng yang ditemukan pada ekspedisi 1985 dan saat terjadinya tabrakan antara Titanic dengan gunung es menjadi alat pemberi peringatan. Menu makanan untuk penumpang kelas satu pun masih ditemukan dan kertas lagu yang berisi not untuk dimainkan di kapal Titanic oleh band yang beranggotakan Wallace Hartley.

Berbagai barang ditemukan pada bangkai kapal Titanic (istimewa)

Tak hanya itu, sebuah surat penumpang, arloji, hiasan patung di tangga kapal, kunci, rompi yang digunakan penumpang kelas tiga, gelang dengan bandul “Amy” dan botol parfum pun ditemukan. Barang-barang ini beberapa diantaranya ada yang dilelang dan lainnya disimpan di museum sebagai kenangan.

Untuk diketahui kapal ini memulai pelayarannya dari Southampton di Inggris menuju ke New York City pada 10 April 1912. Empat hari setelahnya yakni tanggal 14 April, operator radio Titanic menerima enam pesan dari kapal-kapal lain yang memperingtkan akan adanya gunung es. Sayangnya, tidak semua pesan ini disampaikan oleh operator radio.

Pada saat itu, seluruh kru operator telekomunikasi adalah karyawan Perusahaan Telekomunikasi Nirkabel Marconi. Dengan demikian, pesan tersebut bukanlah tanggung jawab utama mereka. Para awak tersebut hanya bertanggung jawab dalam pengiriman dan penerimaan pesan kepada para penumpang serta adanya laporan cuaca. Pesan yang tidak diteruskan ini menjadi malapetaka. Pada hari yang sama, tepatnya pukul 23.40 malam, kapal dilaporkan menabrak gunung es di perairan Atlantik utara.

Tabrakan itu mengenai lambung kapal sepanjang 91 meter dan membuat enam kompartemen kedap air terekspos. Setelah mengetahui kondisi kapal, kapten Edward J Smith memerintahkan para awak untuk menyiapkan sekoci pada 15 April pukul 00.00 pagi. Dia juga memerintahkan para operator untuk melakukan panggilan darurat ke kapal penyelamat lain yang berada di dekat Titanic.

Namun sayang, para awak mengerahkan kapal penyelamat ke posisi yang tidak akurat sehingga membuat air mengalir ke tingkat terendah kapal dan akhirnya membanjiri beberapa ruangan. Ketika ruang surat mulai dipenuhi air, upaya penyelamatan pun menjadi sia-sia. Pada saat itu, para pelayan mulai membangunkan penumpang untuk bersiap-siap menyelamatkan diri.

Sekitar pukul 00.15, para pelayan mulai memerintahkan penumpang untuk memakai pelampung, meski banyak dari mereka yang tidak percaya bahwa kapal akan tenggelam. Upaya evakuasi juga mulai dilakukan. Namun kapal tersebut hanya memiliki 20 sekoci penyelamat. Sekoci yang tersedia hanya mampu menampung 1.178 orang saja. Bahkan, keadaan lebih buruk karena tidak semua sekoci terisi penuh.

Baca juga: Langkah-Langkah Ini Akan Mudahkan Proses Evakuasi Saat Kapal Mengalami Kecelakaan!

Padahal sebelumnya, Titanic telah dirancang untuk menampung 68 sekoci. Akibatnya, dari 3.511 penumpang dan awak, lebih dari dua ribu di antaranya tewas. Dari seluruh penumpang, hanya 706 orang saja yang selamat. Sebagian besar dari penumpang meninggal akibat hipotermia di permukaan air es.

Berusia Lebih dari Seabad, Jembatan Lahor Lokasi Terfavorit Penumpang Kereta Api

Satu lagi jembatan paling bersejarah di jalur kereta api. Kali ini berlokasi di wilayah selatan Kabupaten Malang. Inilah Jembatan Lahor Karangkates. Sekilas jembatan ini hanya terlihat jembatan biasa pada umumnya, namun jika diketahui dari sejarah ternyata Jembatan Lahor ini dibangun sejak tahun 1895.

Jembatan Lahor Karangkates membentang kokoh setinggi 30 meter di atas Sungai Lahor, menyuguhkan pemandangan memukau berupa Bendungan Sutami yang tenang, dikelilingi hamparan perbukitan hijau dan langit biru yang membentang luas.

Momen saat kereta melintasi jembatan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang, khususnya di lintas selatan, terutama pada pagi atau sore hari ketika cahaya matahari menyempurnakan keindahan panorama.

Sejarah menyebut, Jembatan Lahor yang legendaris ini dibangun oleh Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda. Pembangunan dilakukan setelah jalur Kertosono–Blitar resmi terhubung pada 1884, dan dilanjutkan dengan pengembangan jalur ke wilayah Malang.

Rangkaian kereta api melintas di Jembatan Lahor Karangkates dengan panorama sorotan matahari. (Foto: Dok. Istimewa)

Pemerintah kolonial mulai merencanakan pembangunan jalur Blitar–Malang pada 1893, terutama untuk mendukung pengangkutan hasil bumi seperti kopi, gula, karet, indigo, dan agave dari kawasan tersebut.

Pembangunan jembatan ini dimulai dengan pelelangan proyek oleh Kementerian Koloni bagian Biro Teknik. Dokumen teknis lelang disusun oleh Martinus Nijhoff dan proyek akhirnya dimenangkan oleh firma Fried Krupp dari Essen, Jerman, dengan nilai kontrak f 49.785.

Secara teknis, jembatan tersebut memiliki bentang total 160 meter, terdiri dari tiga pilar baja komposit dengan jarak antar pilar sekitar 40 meter. Pilar tertinggi mencapai 36 meter dari dasar sungai. Lokasinya berada di KM 86+230, sekitar 300 meter dari sinyal muka halte Pohgajih, dari arah Malang.

Perjalanan kereta api tidak hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang pengalaman selama di perjalanan. Melintasi Jembatan Lahor Karangkates memberikan sensasi tersendiri karena penumpang dapat menikmati panorama alam yang luar biasa indah, terutama pada pagi atau sore hari ketika cahaya matahari menyempurnakan lukisan alam.

Meskipun sejarah Jembatan Lahor Sejarahnya tak banyak diketahui orang, namun masyarakat yang melintas dengan kereta api pun tak hanya menawarkan kenyamanan dan keamanan. Tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang memukau sepanjang perjalanan.

Kereta api yang melintasi Jembatan Lahor antara lain KA Malabar, KA Gajayana, KA Brawijaya, dan berbagai KA lainnya yang melayani rute dari dan menuju kota-kota besar seperti Malang, Blitar, Kediri, hingga Bandung. Setiap harinya jembatan ini dilalui 30 perjalanan KA yang terdiri dari 18 KA jarak jauh, 10 KA lokal, dan 2 KA barang, dengan puncak kecepatan 80 KM/Jam.

PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya terus berkomitmen menjaga kualitas layanan melalui pemeliharaan rutin infrastruktur, termasuk jembatan-jembatan yang dilalui kereta api seperti Jembatan Lahor. Perawatan dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan berlangsung dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.

Cisomang, Serba-Serbi Jembatan Kereta Tertinggi di Indonesia