iPhone Milik Pilot Jatuh dari Pesawat, Ditemukan Masih Utuh Tanpa Goresan!

Kasus iPhone jatuh dari pesawat kembali terjadi. Teranyar, seoarang pilot di Orlando, Amerika Serikat (AS) tanpa sengaja menjatuhkan ponsel iPhonenya saat pesawat tengah lepas landas di kecepatan nyaris 100 km per jam di Bandara Orlando Executive Airport, Florida, AS. Ajaibnya, ponsel yang disebut-disebut sebagai iPhone 13 atau 12 itu ditemukan utuh tanpa ada kerusakan ataupun goresan.

Baca juga: Awas, Kelamaan Dicas dan Terselip di Kursi Pesawat, Ponsel iPhone Meledak dan Terbakar!

Dilansir appleinsider.com, tak dijelaskan secara detail bagaimana iPhone tersebut bisa jatuh dari pesawat. Apalagi saat lepas landas, mengingat pada proses ini biasanya pilot sibuk menerbangkan pesawat. Tetapi, besar kemungkinan ponsel diletakkan di dekat jendela pesawat ringan twin engine yang terbuka.

Disebutkan, insiden iPhone jatuh dari pesawat ini terungkap saat pilot melapor ke aircraft controller untuk mengkoordinasikan hal ini ke ATC. Dari data satelit, ponsel iPhone sang pilot diketahui berada di landasan tepat di sebelah kanan center line.

Petugas pun dengan cepat menindaklanjuti laporan tersebut dan beberapa waktu kemudian iPhone tersebut ditemukan. Ketika ditemukan, petugas ATC menanyakan bagaimana keadaan layar dari ponsel itu.

Dilirik dari kronologinya, dimana ponsel jatuh saat pesawat melesat di kecepatan 100 km per jam, besar kemungkinan ponsel hancur, setidaknya terdapat kerusakan pada layar dan lainnya. Akan tetapi, petugas di darat mengkonfirmasi bahwa iPhone dalam keadaan baik tanpa ada goresan sedikitpun apalagi rusak.

Insiden ponsel iPhone jatuh dari pesawat bukan pertama kali terjadi. Pada tahun 2020 lalu, iPhone 6s jatuh dari pesawat di ketinggian 2.000 kaki atau 600 meter. Ketika itu, sutradara asal Brasil, Ernesto Galiotto awalnya berniat untuk merekam video pemandangan saat dirinya terbang dengan pesawat kecil di atas pantai yang di Cabo Frio, Rio de Janeiro, Brasil.

Akibat angin yang cukup kencang, tiba-tiba ponsel iPhone 6s miliknya terlepas dari genggaman dan terhempas ke luar pesawat, namun masih dalam keadaan tetap merekam video. Galiotto mengira bahwa ia bakal kehilangan ponsel pribadinya itu untuk selamanya. Namun ia tidak menyerah begitu saja. Galiotto mencoba untuk melacak keberadaan ponsel miliknya menggunakan aplikasi Find My.

Secara tidak terduga, iPhone 6s tersebut masih dalam kondisi menyala dan mendarat di tengah-tengah pantai berpasir. Tanpa membuang-buang waktu, Galiotto beserta pesawat yang ditumpanginya bergegas melesat ke lokasi yang telah ditentukan. Beruntung, ponsel tersebut ditemukan dalam kondisi sedikit tergores dan masih bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Baca juga: (Video) Pilot Buka Jendela Kokpit Saat Pesawat di Udara! Seketika, Ini yang Terjadi

Galiotto mengaku tidak menggunakan pelindung khusus apa pun, hanya case berbahan silikon biasa serta screen protector.

“Ini merupakan kejadian yang apabila diceritakan ke orang lain, mereka tidak akan pernah mempercayainya,” katanya.

Odakyu Kenakan Tarif Pada Anak-anak dengan Diskon Hingga 90 Persen

Mulai musim semi 2022 mendatang, Odakyu Electric Railway Company berencana menetapkan tarif kereta untuk anak-anak yang diumumkan pada 8 November kemarin. Tarif anak-anak akan ditetapkan pada 50 yen atau sekitar Rp6300 untuk semua jalur.

Baca juga: Maskapai Cebu Pacific Jual Tiket Promo ke Dubai Rp3 Ribu! Cuma Sampai 14 Oktober

Pengenaan tarif kepada anak-anak oleh Odakyu Electric Railway Company itu menandai untuk pertama kalinya sebuah perusahaan kereta api menetapkan tarif anak reguler di bawah setengah harga tarif dewasa. Seorang pejabat Odakyu mengatakan, tarif ini akan berlaku pada anak-anak usia enam hingga 12 tahun dan siswa sekolah dasar.

“Kami berharap anak-anak menggunakan kereta api kami dan memiliki perasaan ramah terhadap mereka, dan ingin mereka hidup lebih lama di sepanjang jalur kami di masa depan,” kata pejabat itu yang dikutip KabarPenumpang.com dari mainichi.jp (8/11/2021).

Sedangkan ketika seorang anak naik kereta di jalur terpanjang antara Stasiun Shinjuku hingga ke Stasiun Odawara, mereka akan membutuhkan biaya 445 yen atau sekitar Rp56 ribu dan ini mendapat diskon hingga sekitar 90 persen. Selain diskon permanen, Odakyu bermaksud untuk lebih meningkatkan dukungannya untuk keluarga yang bersama anak-anak dengan mengambil langkah-langkah seperti pengenalan skala penuh layanan berbagi kereta dorong ke dan dari stasiun.

Di mana tumpangan tak terbatas untuk anak-anak sekolah dasar di semua rute seharga 100 yen atau sekitar Rp12.600 per hari dan acara di fasilitas komersial yang dioperasikan oleh perusahaan grup Odakyu. Mereka juga berencana merevisi harga tiket komuter anak-anak dan tiket unlimited khusus untuk kereta Odakyu dan layanan transportasi lainnya.

Baca juga: Moha 510, Kereta Retro di Stasiun Miyazaki yang Berubah Jadi Coworking Space

Karena populasi di sepanjang jalur Odakyu diperkirakan akan menurun di masa depan, operator kereta api bermaksud untuk memajukan inisiatif untuk meningkatkan jumlah penduduk di sepanjang jalur layanannya dengan mempromosikan mereka sebagai lingkungan yang ramah anak.






















Emirates Jual Bar Mewah Bekas Pesawat Airbus A380 Pertama, Berminat?

Emirates memastikan akan membongkar pesawat Airbus A380 pertamanya, A6-EDA. Pesawat berusia 14 tahun ini akan didaur ulang dan berbagai komponennya akan dijual, salah satunya bar mewahnya. Hasil penjualan akan disumbangkan ke yayasan amal Emirates Airline Foundation.

Baca juga: Keren, 43 Unit Airbus A380 Emirates Pakai Livery Dubai Expo 2020, Tiga di Antaranya Warna-warni

Di masa lalu, pesawat purna tugas biasanya dibiarkan mangkrak dan jadi rongsokan di gurun pasir atau kuburan pesawat. Tetapi, saat ini, trennya berbeda. Maskapai mulai mendaur ulang suku cadang dan komponen pesawat di dalam negeri, baik dengan tenaga SDM sendiri maupun pihak ketiga, untuk dijual kembali.

Bisnis pesawat purna tugas lama-kelamaan semakin diminati. Sebab, 6.000 pesawat dalam 20 tahun mendatang akan mencapai akhir jam terbangnya. Lantas pesawat tua dibuang ke mana? Sebagian mungkin bakal dibuang ke kuburan pesawat di Gurun Mojave, sebagian lagi didaur ulang dan dibuat jadi barang berharga.

Melihat hal itu, riset di Eropa coba mencari teknik pembuangan yang paling ekonomis dan ramah lingkungan. Hal itu dikarenakan pesawat dibuat dari 60 persen alumunium, 15 persen baja, 10 persen logam berharga mahal seperti titanium. Jadi, terlalu sayang untuk dibuang begitu saja, selain untuk menyelamatkan lingkungan.

Valliere Aviation, salah satu raksasa daur ulang pesawat tua di Eropa, mengerti betul betapa menggiurkannya pesawat tua. Biasanya pesawat tua dihancurkan, dibersihkan dari komponen radioaktif sesuai panduan hijau Eropa, diklasifikasikan, dan diteliti bagian mana saja yang masih bisa dipertahankan, seperti suku cadang berharga, roda pendaratan, mesin, dan peralatan avionik.

Selain Valliere Aviation, Falcon Aircraft Recycling juga dikenal sebagai salah satu perusahaan daur ulang pesawat terkenal. Mereka pula yang ditugaskan untuk membongkar dan mendaur ulang sekitar 190 ton material Airbus A380 pertama Emirates.

Dilansir Simple Flying, Falcon Aircraft Recycling bertanggung jawab untuk mendaur ulang bagian-bagian badan pesawat dan material kabin menjadi suku cadang dan furnitur yang dapat dikoleksi. Tetapi, secara khusus, Emirates meminta agar bar A380 maskapai tidak dibongkar menjadi bagian per bagian melainkan dijual dalam satu kesatuan menjadi sebuah furnitur yang dapat diletakkan di rumah.

Sampai saat ini, rincian item yang dijual belum dirilis Emirates dan Falcon Aircraft Recycling. Demikian juga dengan harganya. Namun, satu hal yang sudah pasti, berapapun hasil penjualannya semua akan disumbangkan ke yayasan amal Emirates Airline Foundation.

“Melalui inisiatif ini, pelanggan dan penggemar kami dapat membawa pulang sepotong sejarah penerbangan sambil menyimpan bahan berharga dari tempat pembuangan sampah dan berkontribusi untuk tujuan amal melalui Emirates Airline Foundation. Ini adalah solusi pensiun yang elegan dan pas untuk pesawat ikonik ini dan andalan kami,” kata CEO Emirates, Tim Clark.

Menurut data ch-aviation.com, A6-EDA menyelesaikan 49.632 jam (5,66 tahun) penerbangan, dan memiliki nilai jual di pasar saat ini sebesar US$30,94 juta atau Rp441 miliar (kurs 14.253). Emirates mengungkapkan bahwa jet tersebut telah melakukan 6.319 penerbangan dan mengunjungi 62 bandara di seluruh dunia, dimulai dari Dubai ke New York sebagai penerbangan komersial pertamanya pada Agustus 2008.

Baca juga: Singapore Airlines Bongkar Dua Airbus A380, Suku Cadangnya Didaur Ulang

Penerbangan komersial A380 A6-EDA Emirates terjadi pada 8 Maret 2020, membawa penumpang dari Singapura ke Dubai. Setelah penerbangan ini, maskapai mengirim pesawat ke Emirates Engineering Centre di Dubai World Central Airport.

Di sini, bagian-bagian pesawat yang dapat digunakan kembali, seperti mesin, roda pendarat, dan komponen kokpit, diambil untuk digunakan di pesawat A380 lainnya yang membutuhkan.

Pengguna Sepeda Non Lipat Bisa Bawa Masuk Sepeda ke Kereta di Fukuoka

MRT Jakarta sudah memudahkan penumpang pengguna sepeda dengan memperbolehkan sepeda non lipat masuk ke dalam kereta. Nah hal tersebut belum lama ini juga diikuti oleh Jepang. Di mana kereta api di Fukuoka membuka akses bagi penumpang pengguna sepeda non lipat.

Baca juga: Demand Meningkat, MRT Jakarta Tambah Fasilitas untuk Pesepeda Non Lipat

KabarPenumpang.com melansir dari laman the-japan-news.com (30/10/2021), uji coba ini dilaksanakan di jalur Nishitetsu Tenjin-Omuta yang melintas di prefektur Fukuoka barat. Di mana para penumpang bisa membawa masuk sepeda non lipat mereka di beberapa kereta setiap akhir pekan dan hari libur.

Uji coba tersebut akan berlangsung hingga 12 Desember mendatang. Operator jalur Nishitetsu, Nishi-Nippon Railroad Company memulai uji coba terbatas itu sejak 23 Oktober kemarin. Adanya uji coba tersebut untuk memanfaatkan peningkatan popularitas bersepeda di masa panemi.

Perusahaan juga memiliki tujuan untuk melihat apakah model bisnis yang disebut “kereta sepeda” ini akan menghasilkan peningkatan pelanggan. Untuk diketahui layanan ini hanya tersedia pada siang hari di akhir pekan dan hari libur dengan kereta ekspres terbatas.

Sehingga memungkinkan penumpang yang akan menikmati akhir pekan atau libur mereka dengan membawa masing-masing satu sepeda ke gerbong pertama atau terakhir, tergantung pada arah kereta. Meskipun tidak ada biaya tambahan untuk sepeda, penumpang harus mengikat sepeda mereka ke pagar di dalam mobil.

Sedangkan sabuk untuk mengikat sepeda juga bisa disewa saat penumpang berada di stasiun sebelum berangkat. Perusahaan sebelumnya tidak mengizinkan sepeda untuk dibawa ke dalam kereta mereka kecuali jika sepeda itu dapat dilipat atau dibongkar.

Sementara penggunaan sepeda telah meningkat sejak awal krisis virus corona untuk menghindari ruang yang ramai, popularitas mereka sebagai aspek pariwisata juga meningkat.

Baca juga: Demand Meningkat, MRT Jakarta Tambah Fasilitas untuk Pesepeda Non Lipat

“Beberapa destinasi tidak memiliki rute bus yang bagus. Jika Anda bisa membawa sepeda dengan Anda di kereta, permintaan akan transportasi ini akan meningkat,” kata Presiden Koichi Hayashida.






















Sejarah Qantas, Maskapai Terbesar Australia dan Paling Aman di Dunia

Qantas atau Queensland and Northern Territory Aerial Services adalah salah satu maskapai tertua di dunia yang masih aktif beroperasi dan sudah menginjak usia ke-100 tahun pada 2020 lalu. Selain itu, maskapai nasional Australia tersebut juga dikenal sebagai maskapai paling aman di dunia karena nyaris tidak pernah terlibat kecelakaan fatal, setidaknya setelah tahun 1951 sampai sekarang.

Baca juga: Sambut Perayaan Satu Abad, Qantas Layak Bangga Jadi Maskapai Teraman di Dunia

Dilansir laman resmi perusahaan, Qantas pertama kali didirikan pada 16 November 1920 oleh dua orang pensiunan Perang Dunia I, Paul McGinness dan Hudson Fysh. Tak heran, pesawat pertamanya, Avro 504K berkapasitas tiga orang termasuk pilot, merupakan  biplane bekas Perang Dunia I. Di masa-masa awal berdiri, maskapai nasional Australia ini lebih banyak fokus mengantar surat atau kargo ketimbang mengantar penumpang.

Penumpang pertama Qantas baru datang pada tahun 1922. Saat itu, penumpang berusia 84 tahun yang tak disebutkan namanya itu minta diantar (maklum belum ada rute penerbangan reguler) ke Longreach ke Cloncurry, Queensland Tengah, Australia.

Selama beberapa tahun, Qantas hanya keliling Queensland sebelum akhirnya berkembang dan menjadi maskapai bergengsi di dunia. Tak heran, sejarah Qantas di Queensland dijadikan sebagai cerita rakyat yang terus dipropagandakan ke anak-anak sebagai pengetahuan umum terkait sumbangsih wilayah mereka (Queensland) terhadap Australia.

Pada awal 1930-an, Qantas beralinasi dengan Imperial Airways Inggris untuk membentuk Qantas Empire Airways. Maskapai ini mulai terbang antara Darwin dan Singapura (rute yang sekarang dioperasikan oleh cabang Jetstar yang berbiaya rendah) tak lama setelahnya.

Ketika Perang Dunia II meletus, Qantas mengoperasikan pesawat amfibi Short S.23 Empire untuk penerbangan jarak jauh berjadwal antara Southampton dan Sydney bersama Imperial Airways. Sayangnya, setelah sembilan hari, rute tersebut ditangguhkan akibat Perang Dunia II semakin berkecamuk.

Setelah Perang Dunia II usai, pemerintah Australia menasionalisasi Qantas Empire Airways. Sejak itu, maskapai terus memperluas jaringan internasional didukung dengan tambahan pesawat teranyar.

Pada akhir 1940-an, Qantas sudah terbang ke London, Kaledonia Baru, Hebrida Baru, Fiji, Nugini, dan Pulau Lord Howe. Pada 1950-an, jangkaun Qantas lebih jauh lagi, meliputi India, Johannesburg, Kepulauan Cocos, Mauritius, Vancouver, Auckland, Nadi, Honolulu, San Francisco, dan Los Angeles.

Di akhir tahun 50-an, tepatnya pada tahun 1959 Qantas menatap masa depan yang lebih cerah usai kedatangan pesawat jet pertama maskapai, Boeing 707. Qantas benar-benar melambung tinggi saat mengoperasikan Boeing 747 pada tahun 1971. Setidaknya, ada 64 pesawat Boeing 747 yang diterbangkan Qantas antara tahun 1971 dan 2020.

Beberapa tahun sebelum kedatangan Boeing 747, Qantas Empire Airways secara resmi mempersingkat namanya menjadi Qantas dan tetap seperti itu sampai saat ini.

Baca juga: Sejarah Panjang, 50 Tahun Boeing 747 Bersama Qantas

Saat ini, walaupun sempat terseok-seok imbas pandemi virus Corona, perlahan tapi pasti Qantas mulai bangkit. Beberapa waktu lalu, Qantas optimis bisa menerbangkan armada superjumbonya Airbus A380 -yang sebelumnya sudah diumumkan pensiun- mulai tahun 2022 mendatang.

Ke depan, maskapai juga akan terus mengembangkan eksistensinya di jaringan internasional dengan membentuk project sunrise untuk penerbangan ultra jarak jauh ke berbagai destinasi favorit di seluruh dunia, di antaranya penerbangan non-stop dari New York dan London ke Sydney selama 19 jam, menyabet gelar penerbangan terpanjang di dunia atau rute terpanjang di dunia kelak saat aktif beroperasi.

PCR Tak Jadi Syarat Terbang, Bandara AP I Catat Peningkatan Trafik Penumpang 47 Persen

Keputusan pemerintah mencabut syarat tes PCR untuk penumpang pesawat di Jawa dan Bali serta menggantinya menjadi antigen -bagi yang sudah mendapat vaksin dua dosis- berdampak positif terhadap minat terbang masyarakat.

Baca juga: Kenapa Hasil Tes PCR Lama Keluar? Ini Jawabannya

Di bandara-bandara Angkasa Pura I (AP I), sepanjang bulan Oktober 2021 telah terjadi pertumbuhan trafik penumpang sebesar 47,2 persen dibanding September 2021, dari semula 1.943.424 pergerakan penumpang pada September menjadi 2.860.812 pergerakan penumpang pada Oktober 2021.

Pertumbuhan juga terjadi pada trafik pesawat pada Oktober 2021 yang tumbuh 31,4 persen dari 23.379 pergerakan pesawat pada September 2021 menjadi 30.730 pergerakan pesawat pada Oktober 2021. Begitu juga dengan trafik kargo yang tumbuh 9,6 persen dari 35.589.981 kg pada September menjadi 39.028.581 kg pada Oktober 2021.

“Selepas masa PPKM Darurat pada Juli 2021 lalu, trafik penerbangan terus mengalami pertumbuhan di mana pada Oktober 2021 lalu trafik penumpang mencapai 2,8 jutaan pergerakan penumpang, tumbuh 47,2 persen dibanding trafik penumpang pada September 2021,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

“Pelonggaran syarat perjalanan udara sejak September dan Oktober berdampak pada peningkatan trafik penerbangan. Walaupun begitu, penerapan protokol kesehatan di seluruh bandara Angkasa Pura I tetap dilakukan dengan ketat dan sesuai prosedur,” tambahnya.

Dari 15 bandara yang dikelola AP I, trafik penumpang tertinggi pada Oktober lalu terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang sebesar 664.514 pergerakan penumpang, sedangkan trafik penumpang tertinggi kedua terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang sebesar 570.487 pergerakan penumpang, dan trafik penumpang tertinggi ketiga terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang sebesar 464.840 pergerakan penumpang.

Sementara itu, total trafik penerbangan di 15 bandara Angkasa Pura I sejak Januari hingga Oktober 2021 yaitu 21.255.164 pergerakan penumpang, 258.698 pergerakan pesawat, dan 340.981.684 kg kargo.

Pada Oktober 2021, Angkasa Pura I melayani penumpang rata-rata 92.284 penumpang per hari di 15 bandaranya.

Walaupun mengalami pertumbuhan rata-rata penumpang harian dibanding September lalu yang hanya 64.780 penumpang per hari, namun peningkatan tersebut masih belum dapat menyamai dengan rata-rata trafik harian pada masa sebelum penerapan PPKM Darurat, khususnya perode 18 Mei – 2 Juli, di mana rata-rata trafik penumpang harian mencapai 119.845 penumpang per hari.

“Seiring dengan pelonggaran syarat mobilitas masyarakat, khususnya menggunakan transportasi udara, di tengah penurunan kasus Covid-19 dan 200 juta vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan per 5 November lalu, diharapkan trafik penerbangan terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun,” kata Faik Fahmi.

Baca juga: Paling Murah, Garuda Indonesia Tawarkan Tes PCR Rp260 Ribu!

“Perhelatan ajang balap motor internasional World Superbike 2021 di Mandalika pada 19 hingga 21 November diharapkan juga meningkatkan trafik penerbangan dan memulihkan pariwisata Lombok,” tutupnya

Seperti diketahui, syarat naik pesawat pada bulan Oktober 2021 lebih longgar dibanding bulan September. Bagi penumpang yang sudah mendapat vaksin dua dosis, dari semula tetap wajib PCR di bulan September, menjadi cukup tes antigen saja di bulan Oktober.

Wang Yaping, Astronot Wanita Cina Pertama Lakukan Spacewalk

Wang Yaping sukses menjadi astronot wanita pertama Cina yang berjalan di luar angkasa atau spacewalk. Menurut China Manned Space Agency (CMS), Wang, bersama rekannya Zhai Zhigang, keluar dari modul utama stasiun Tiangong selama lebih dari enam jam untuk memasang peralatan dan melakukan tes di samping lengan robot stasiun sebagai bagian dari konstruksi. Keduanya dibantu oleh Ye Guangfu dari dalam stasiun.

Baca juga: Cina Sukses Kirim Astronot ke Stasiun Luar Angkasa, AS Panik

Stasiun luar angkasa Tiangong, yang berarti “istana surgawi”, adalah bagian penting dari upaya yang dipimpin militer Cina untuk menjadi kekuatan luar angkasa terkemuka, setelah mendaratkan rover di Mars dan mengirim wahana ke Bulan.

Modul intinya, Tianhe, memasuki orbit awal tahun ini, dengan stasiun diharapkan akan beroperasi pada tahun 2022.

Laporan Aljazeera, Wang (41) dan Zhai (55) sebelumnya telah melakukan perjalanan ke stasiun luar angkasa eksperimental Cina yang sekarang sudah pensiun, dan Zhai melakukan perjalanan luar angkasa pertama di Cina 13 tahun lalu.

“Ini menandai aktivitas ekstravehicular pertama kru Shenzhou-13, dan juga yang pertama dalam sejarah luar angkasa China yang melibatkan partisipasi astronot wanita,” kata CMS dalam sebuah pernyataan. “Seluruh proses berjalan lancar dan sukses,” tambahnya.

Tiangong diperkirakan akan beroperasi setidaknya selama 10 tahun, dan ketiga astronot tersebut adalah kelompok kedua yang tinggal di sana dengan Wang sebagai wanita pertama.

Pekerjaan mereka melibatkan pengaturan peralatan dan teknologi pengujian untuk konstruksi masa depan, dengan setidaknya satu perjalanan ruang angkasa lagi di masa mendatang.

Tim atau kru Shenzhou-13 ini diperkirakan akan menghabiskan enam bulan di stasiun luar angkasa Tiangong. Ini sekaligus menjadi tugas terlama di luar angkasa yang dilakukan oleh astronot Cina.

Modul stasiun Tianhe akan dihubungkan tahun depan ke dua bagian lagi bernama Mengtian dan Wentian. Bila sudah selesai, stasiun luar angkasa Tiangong Cina akan memiliki berat sekitar 66 ton, jauh lebih kecil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang meluncurkan modul pertamanya pada tahun 1998, dengan bobot sekitar 450 ton.

Tiga wahana antariksa direncanakan untuk memasang peralatan sebagai persiapan perluasan stasiun, sementara kru juga akan menilai kondisi kehidupan di modul Tianhe dan melakukan eksperimen di bidang kedokteran luar angkasa dan bidang lainnya.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Baca juga: Hari ini, 17 Tahun Lalu, Wahana Roket Cina Shenzhou 5 Berhasil Terbangkan Astronot Pertama

Sekilas tentang Wang Yaping yang tercatat tinta emas sejarah sebagai astronot wanita pertama Cina yang berjalan di luar angkasa, ternyata sudah sering menjalani misi luar angkasa.

Disebutkan, ia pernah menghabiskan 15 hari di orbit dengan misi Shenzhou-10 pada 2013 lalu. Dalam misinya itu, ia memberikan kuliah sains dari luar angkasa yang disiarkan di televisi kepada lebih dari 60 juta siswa dan guru di Cina.

Viral! Pilot Gaungkan Anti-Vaksin Covid-19: Jangan Lucuti Kebebasan

Sebuah video yang menampilkan ajakan seorang pilot maskapai penerbangan untuk menolak vaksinasi viral di Twitter dan TikTok. Pilot yang diketahui bernama Shawn Andrew Walker itu mengungkapkan kewajiban vaksinasi bagi seluruh karyawan dan warga sangat mengganggu kebebasan.

Baca juga: Demi Hemat Uang, Mantan Pilot Boeing 737 MAX Didakwa Bohongi FAA-Sebabkan Kecelakaan

Dalam video viral yang dilihat KabarPenumpang.com, Walker diyakini bagian dari pilot maskapai American Airlines. Dugaan netizen, ia adalah salah satu dari ratusan karyawan maskapai yang menolak disuntik vaksin Covid-19 apapun di internal maskapai itu.

Maskapai pun sudah mengultimatum Walker dan kelompok anti-vaksinnya untuk memilih tetap bekerja atau berpegang teguh pada pendiriannya menolak divaksin alias dipecat.

“Apakah Anda percaya vaksinasi adalah hal yang benar untuk dilakukan atau tidak. Situasinya jauh melampaui kesehatan,” ujarnya.

Video ini dengan cepat mendapat dukungan dari kelompok sayap kanan Amerika Serikat (AS), seperti Benny Johnson dan Candace Owens. “RT UNTUK BERDIRI DENGAN PILOT! INI adalah orang Amerika yang saya kenal,” cuit Owens.

“Ini adalah satu-satunya hal paling berani yang pernah saya lihat selama bertahun-tahun. Tuhan memberkati Pilot ini. Pahlawan yang kita butuhkan saat ini,” tulis Benny Johnson di Twitternya.

Meski begitu, maskapai American Airlines tak gentar dengan banyaknya dukungan dari kelompok anti-vaksin tersebut yang didalamnya terdapat karyawannya. Maskapai itu sudah menetapkan tanggal 24 November mendatang adalah batas terakhir karyawan untuk divaksinasi. Bila tidak, mereka akan dipecat.

American Airlines bersama Southwest Airlines dengan tegas menolak undang-undang yang melarang vaksinasi. Undang-undang ini diperkenalkan oleh Gubernur Texas dari Partai Republik Greg Abbott pekan lalu.

“Jelas bahwa anggota tim yang memilih untuk tetap tidak divaksinasi tidak akan dapat bekerja di American Airlines,” kata maskapai dalam sebuah pernyataan.

“Kami secara konsisten menganjurkan bahwa semua anggota tim American Airlines – dan semua individu yang memenuhi syarat di seluruh dunia – harus divaksinasi, dan kami menghargai puluhan ribu anggota tim yang melakukannya selama program insentif kami,” tambahnya.

Baca juga: Ratusan Pilot Asing yang Dipecat Cathay Pacific Kena Prank! Visa Ditolak Otoritas Hong Kong

“Bagi rekan-rekan yang tidak, kami menyadari mandat federal ini mungkin sulit, tetapi itu adalah apa yang diminta dari perusahaan kami, dan kami akan mematuhinya,” tutupnya.

Selain dua itu, United Airlines juga tidak tunduk pada undang-undang yang melarang vaksinasi. Sejauh ini, maskapai tersebut melaporkan sudah mem-PHK 200 karyawannya yang menolak divakasin. Itu akan terus bertambah andai masih ada karyawan yang menolak mengikuti kebijakan perusahaan.

Lagi, TransJakarta Buka Kembali Empat Rute yang Ditutup Awal Pandemi

Ibu kota DKI Jakarta dan sekitarnya saat ini masuk dalam Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Dengan penerapan ini, kegiatan masyarakat mulai pulih dan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) ikut menyesuaikan layanan mereka.

Baca juga: Deretan Kecelakaan Fatal TransJakarta, Didominasi Kecelakaan Tunggal

Di mana TransJakarta mulai mengoperasikan kembali beberapa rute yang sebelumnya sempat dilakukan penyesuaian untuk menekan angka pengebaran virus Covid-19 di transportasi publik. Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT TransJakarta, Angelina Betris mengatakan, ada empat layanan yang akan mulai kembali beroperasi.

Dia menyebutkan keempat layanan itu ialah Poris Plawad – Bundaran Sanayan (T11), Universitas Indonesia – Lebak Bulus (D21), BSD – Jelambar (S11) dan Kaliadem – Kota (12A). Reaktivasi keempat layanan ini adalah komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyediakan akses transportasi publik guna memudahkan mobilisasi masyarakat sehari-hari.

“Seiring ditetapkannya PPKM DKI Jakarta pada Level 1, maka keempat layanan ini kembali dioperasikan dan efektif melayani masyarakat mulai hari ini Rabu (10/11/2021),“ ujar Betris yang dikutip dari siaran pers.

Dia menyebutkan, TransJakarta akan menyediakan sebanyak 35 unit armada yang siap melayani masyarakat di hari kerja pada jam-jam sibuk yakni pagi pukul 05.00 – 10.00 WIB dan sore pukul 15.00 – 21.00 WIB. Sedangkan untuk perjalanan dari Kaliadem – Kota (12A), TransJakarta akan melayani pelanggan setiap hari mulai pukul 06.00 pagi hingga 17.00 sore.

“Kapasitas angkut kami sudah melayani seratus persen. Namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” jelas Betris.

Pengoperasian kembali keempat rute ini diharapkan Betris akan memberikan kemudahan kepada masyarakat yang membutuhkan akses transportasi yang aman dan nyaman. Selain itu, TransJakarta juga akan membuka rute-rute lainnya yang masih dalam penyesuaian secara bertahap.

Baca juga: Empat Rute TransJakarta Mulai Dioperasikan Kembali Setelah Dihentikan Karena Pandemi

“TransJakarta akan terus melakukan evaluasi dan memberikan layanan terbaik serta semaksimal mungkin kepada pelanggan. Kami akan berupaya konsisten dalam menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman digun akan oleh masyarakat khususnya di masa pandemi ini,“ kata Betris.






















Kereta Listrik Choshi Seperti Neraka Saat Perjalanan Malam

Kereta dengan gerbong yang aneh mungkin hanya bisa ditemukan di Jepang. Seperti kereta listrik Choshi di Chiba yang menjadi paling aneh di Jepang. Jalur kereta ini hanya ada satu dan memiliki sepuluh stasiun dan melayani kurang dari satu juta penumpang per tahunnya.

Baca juga: Bikin Sensasi, Idola Muda Jepang Pamer Kekuatan Tarik dan Lepas Kereta di Stasiun

Padahal stasiun lainnya di Tokyo melayani lebih dari satu juta penumpang per hari. Anda mungkin akan bertanya-tanya mengapa kereta ini masih melayani dan berada di bisnis perkeretaapian Jepang? Jawabannya Choshi Electric Railway hanya bertahan dengan menghasilkan lebih dari 80 keuntungan sempurna.

Dekorasi kereta listrik Choshi

Ini karena Choshi Electric Railway menjual hadiah lelucon yang mencela diri sendiri seperti “Mazuibo” (“Gross Stick,” permainan camilan populer Umaibo — “Delicious Stick”), dan literal potongan-potongan itu sendiri dalam kaleng. Pada tahun 2018 Mereka bahkan secara resmi mengubah nama mereka menjadi “Choshi Yang Menolak Menyerah,” yang ditampilkan pada tanda ini.

KabarPenumpang.com melansir soranews24.com (7/11/2021), di kereta terakhir pada malam hari ada begitu banyak keajaiban. Kereta ini biasanya digunakan orang mabuk untuk pulang, jadi bukan hal yang aneh untuk mendengar cerita tentang hal-hal aneh yang dilihat atau terjadi pada mereka.

Kereta itu berwarna merah muda dan promosi aneh sebelumnya karena stasiun itu bekerja sama dengan Iwashita yang adalah perusahaan jahe yang kemudian menjadi masuk akal. Pada kereta terakhir hari itu, penulis dari soranews24.com, Mansuki seperti masuk ke dalam mimpi buru.

Di mana balon merah muda berwarna-warni dan boneka binatang mungkin merupakan dekorasi lucu di siang hari, tetapi di malam hari mereka tidak lebih dari iblis yang dingin dan waspada. Fakta bahwa kereta juga benar-benar sunyi dan kosong memberikan perasaan yang sama dan mengerikan seperti Chuck E Cheese yang ditinggalkan.

Baca juga: Seperti Trem Menghantam Trotoar, Inilah Pintu Masuk Stasiun Kereta Bawah Tanah Bockenheimer Warte

Dekorasi kereta itu bahkan menutupi nama stasiun dan untungnya boneka yang ada hanya pajangan serta tidak bisa bergerak. Mansuki tiba di Stasiun Inuboh dan memfoto sebagai bukti. Untungnya foto yang diambil sangat normal. Dia juga mengatakan bahwa mereka juga menjual kolaborasi “Mazuibo” di Stasiun Inuboh.