Teror Jijik! Wanita Ini BAB di Gerbong Wanita KRL Jabodetabek

Sebagai moda transportasi berbasis massal, sudah seyogyanya Anda akan menemukan ratusan orang dengan ragam tingkah polahnya yang terkadang membuat kita mengerenyitkan dahi – salah satu yang tengah viral adalah penumpang wanita Commuter Line Jabodetabek. Ya, diadukan penumpang lainnya di rangkaian yang sama via sosial media Twitter, kejadian ini dengan cepat tersebar-luas karena tergolong sangat menjijikan – yaitu BAB di dalam gerbong. Baca Juga: 6 Tips Ampuh Menahan BAB Saat Perjalanan Jauh Ya, berdasarkan kutipan KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, seorang pengguna Twitter dengan nama @catterpink melaporkan kejadian yang ia lihat di gerbong khusus wanita pada Kamis (27/9/2018) kemarin. “TOLONG @CommuterLine INI ADA YG BAB DI KERETA TRS ORGNYA KABUR. POSISI KERETA DI JATINEGARA NOMOR KERETA 1428 GERBONG 10. NI SE GERBONG UDAH GATAHAN SAMA BAUNYA @krlmania,” tulis @catterpink pada Kamis (27/9/2018) pukul 20.22WIB. Dengan menggunakan huruf kapital, @catterpink menceritakan kejadian yang ia alami dengan me-mention akun Twitter resmi dari Commuter Line Jabodetabek. Ia menceritakan bahwa ada seorang penumpang yang BAB ketika kereta tengah bertolak menuju Stasiun Jatinegara. Entah apa yang melatarbelakangi si pelaku dalam melancarkan aksinya, namun sejurus sesaat, wanita yang sudah selesaikan menunaikan hajatnya tersebut langsung kabur dan meninggalkan ‘jejaknya’ begitu saja. Sontak, satu gerbong khusus wanita tersebut sudah diselimuti aroma tak sedap dan membuat para penumpang yang ada di gerbong ‘nahas’ tersebut berusaha mengurangi bau dengan cara membuka kaca – tapi tidak sedikit juga yang melarikan diri ke gerbong sebelahnya. Sebagian penumpang lainnya berusaha mengurangi bau dengan cara menyiramkan air yang mereka bawa, entah itu air mineral atau air yang mereka bawa di dalam wadah minum.
Sumber: @CommuterLine
Menanggapi kejadian ini, akun @CommuterLine pun membalas keluhan dari penumpangnya tersebut. “Selamat pagi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Ibu alami, dapat kami sampaikan perihal adanya kotoran di dalam rangkaian KRL tersebut telah di tindaklanjut oleh Unit terkait. Berikut gambar pada saat dilakukan pembersihan kotoran tersebut.” balas @CommuterLine keesokan harinya sembari mencantumkan dua buah foto yang menunjukkan petugas kebersihan sedang membersihkan ‘TKP’. Baca Juga: Tidak Lagi Gunakan Toilet “Bolong,” PT KAI Ganti Dengan Septic Tank Sebelumnya, @catterpink juga sempat menceritakan bahwa kereta yang ia tumpangi bersama penumpang lainnya ini – termasuk si pelaku, sempat tertahan di Stasiun Juanda untuk waktu yang cukup lama. Duh, ada-ada saja ya!

HUT PT KAI Ke-73, Daop 5 Luncurkan Dua Kereta dengan Rangkaian Baru

Tepat di hari ulang tahun ke-73 PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang jatuh pada 28 September 2018, Daerah Operasional (Daop) 5 akan menggunakan rangkaian kereta baru. Dimana kereta api (KA) Purwojaya relasi Cilacap-Purwokerto-Gambir PP dan KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Purwokerto-Jakarta Pasarsenen PP akan dilakukan stamformasi atau susunan rangkaian KA menggunakan rangkaian New Image (Stainles steel). Baca juga: Jelang HUT PT KAI Ke-73, Promo Tiket Bertebaran Untuk Anda “Perubahan ini sebagai program PT KAI untuk memperbarui armadanya, dan Kado HUT KAI ke 73 untuk Daop 5,” ungkap Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto yang dikutip KabarPenumpang.com dari lama web kai.id. Supriyanto mengatakan, okupansi atau tingkat keterpenuhan KA tersebut selama ini sangat bagus dimana KA Purwojaya rata-rata terpenuhi 89 persen dari seat yang disediakan. Sedangkan KA Kutojaya Utara rata-rata 103 persen dari seat yang tersedia. Sebenarnya pada 27 Agustus 2018 kemarin, juga dilakukan perubahan rangkaian new image pada KA Sawunggalih pagi dan malam relasi Kutoarjo-Purwokerto-Pasarsenen PP. “Ada dua lagi perjalanan KA dari Daop 5 Purwokerto yang dilakukan penggantian stamformasi rangkaian KA-nya, yaitu KA Purwojaya dan KA Kutojaya Utara,” ungkap Supriyanto. Awalnya KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir PP, yang semula rangkaian 8 kereta Eksekutif lama kapasitas 400 seat kini menjadi 9 eksekutif new image dengan kapasitas 450 seat. KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Purwokerto-Jakarta pasarsenen PP, yang semula menggunakan rangkaian 8 kereta ekonomi dengan kapasitas 848 seat menjadi 9 rangkaian kereta premium new image kapasitas 720 seat. Dengan adanya perubahan, Supriyanto mengatakan penumpang memiliki tempat duduk yang longgar dan lebih nyaman. Meski begitu jadwal kereta api tersebut tidak ada perubahan sama sekali. Baca juga: Tak Ada Info Jumlah Kursi di KAI Access, Warganet Berkicau di Twitter. Ini Tanggapan PT KAI KA Purwojaya Cilacap-Gambir berangkat pukul 14.30 WIB dan tiba pukul 21.18 WIB. Sedangkan dari Gambir menuju Cilacap berangkat pukul 22.05 WIB tiba pukul 04.57 WIB. Untuk KA Kutojaya Utara dari Kutoarjo Jakarta berangkat pukul 17.00 WIB, tiba di Pasarsenen pukul 00.56 WIB. Sebaliknya dari Pasarsenen pukul 05.25 WIB, tiba di Kutoarjo pukul 13.09 WIB. Bahkan Supriyanto mengatakan, untuk penumpang yang membeli go show akan ada tarif khusus yang bisa dimanfaatkan. KA Purwojaya Cilacap-Purwokerto maupun sebaliknya, kelas eksekutif hanya Rp30 ribu dan KA Kutojaya Utara dari Kutoarjo ke Purwokerto atau sebaliknya, kelas premium Rp35 ribu.

MRT Jakarta Dilirik Tangerang Selatan Untuk Buka Jalur

Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang sebentar lagi akan melintas di Ibukota, ternyata juga dilirik oleh Pemerintah Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta dan membuka kemungkinan untuk pembangunan proyek tersebut. Baca juga: Buka Pameran Transport Hub, PT MRT Jakarta Utarakan Persiapan Full Train Run Pasalnya PT MRT Jakarta sendiri saat ini tengah melakukan koordinasi dan melakukan beberapa pertemuan dengan Wali Kota Tangerang Selatan untuk membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di wilayah itu. William mengatakan, agar MRT bisa masuk hingga ke Tangerang Selatan, RTRW tersebut harus disetujui. Sehingga bila RTRW sudah ada bisa di justifikasi formal terhadap proyek MRT ke Tangerang Selatan. Selain RTRW, William menambahkan, pihaknya juga mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta (RITJ). “Adapun dalam Perpres, perpanjangan jalur MRT dari Lebak Bulus di Jakarta Selatan ke Ciputat sampai ke Pondok Cabe sekitar 13-14 km. Tetapi kita tetap menunggu tahap sinkronisasi RTRW yang masih dikaji dengan RITJ itu,” jelas William di UOB Plaza, Kamis (27/9/2018). Dia menambahkan, dalam RITJ sendiri di kawasan Tangerang Selatan yakni Serpong dan sekitarnya, nantinya akan ada sambungan LRT. William mengatakan, saat ini pun pihak BPTJ juga tengah melakukan FGD untuk lakukan sinkronisasi RTRW tersebut. William mengatakan, meski adanya rencana ini, pihak PT MRT Jakarta belum mendapatkan penugasan itu sendiri meski ide untuk membangun MRT samapi ke Tangerang Selatan sudah ada. Tetapi skema jelasnya seperti apa, William menambahkan, belum ada sampai saat ini. Baca juga: Duh, Kereta MRT Jakarta Jadi Sasaran Aksi Vandalisme! Dalam pengembangan menuju Tangerang Selatan ini sendiri ada tiga tahapan yang harus dilalu untuk mengkaji pembangunan proyek MRT tersebut. Tahapan itu yakni studi pendahuluan, Visibilitas dan desain teknis yang didalamnya juga mencakup kejelasan terkait pendanaan. “Saat ini, kita masih dalam tahap studi pendahuluan. Skema pembangunan bisa Kerja Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), public private partnership, atau sepenuhnya dari pemerintah. Namun skema yang biasanya ditawarkan adalah KPBU. Kami pun siap jika ditunjuk,” jelasnya.

PT MRT Jakarta Minta Retail Punya Ciri Khas Saat Membuka Toko di Stasiun

0
Ada tiga pembagian untuk mitra yang akan mengisi concourse di stasiun-stasiun MRT Jakarta yang saat ini tengah dalam proses penyelesaian yakni convenience store, fashion dan accessories serta food dan beverages. Ketiga retail ini sendiri untuk convenience store sudah ada sembilan peserta, fashion dan accessories 11 peserta dan food dan beverages ada 39 peserta yang sekarang tengah dalam proses evaluasi serta klarifikasi oleh tim seleksi mitra pengusaha retai dan pada Oktober 2018 mendatang akan ada penandatangan dengan mitra usaha retail terpilih. Baca juga: Buka Pameran Transport Hub, PT MRT Jakarta Utarakan Persiapan Full Train Run Tak hanya retail-retail besar, nantinya concourse dari stasiun MRT Jakarta sendiri akan diisi dengan UKM-UKM yang bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf. Direktur Operasi dan Pemeliharaan MRT Agung Wicaksono mengatakan, akan ada tiga stasiun yang menghadirkan UKM-UKM tersebut dan penandatanganan kerja samanya pada Oktober 2018 mendatang. “Akan ada tiga stasiun tematik di MRT Jakarta yang akan di isi sama UKM ini, yakni Blok A, karena dekat dengan pasar tradisional. Haji Nawi, dengan konsep Betawi, kita hadirkan UKM yang bertema Betawi di sini. Sedangkan yang terakhir adalah Sisingamangaraja, yang dekat dengan gedung Asean, sehingga produk yang dijual nantinya akan bernuansa Asia Tenggara,” ujar Agung Kepada KabarPenumpang.com, Kamis (28/9/2018) saat ditemui di UOB Plaza. Tak hanya itu, Agung menjelaskan, nantinya bagi retail penjual makanan di stasiun banyak tantangan yang harus bisa dipikirkan oleh mereka untuk tidak memasak dengan api dan gas serta mencukupkan dengan saluran air bersih yang tersedia. Agung mengatakan, retail harus kreatif dan inovatif dalam menjual makanan mereka agar berbeda dengan yang yang ada di tempat lain seperti mall. “Stasiun MRT ini dibangun tidak dengan akses air bersih, jadi retail makanan harus kreatif bagaimana caranya melayani dengan air bersih terbatas dalam hal ini tidak mencuci peralatan mereka. Kita mau mereka tampil beda dan khas sehingga ada inovasi baru yang kita harapkan,” ujar Agung. Dia menambahkan, persaingan retail di Indonesia saat ini banyak yang buat dan akhirnya tutup. Namun hal itu, dikatakan Agung wajar, karena ada yang datang dan pergi. Dalam hal ini pihak MRT juga sadar sehingga mereka memilih untuk retail yang benar-benar siap dalam kondisi apapun. Baca juga: Duh, Kereta MRT Jakarta Jadi Sasaran Aksi Vandalisme! Untuk diketahui saat ini sudah ada tiga yang akan membangun interkoneksinya dengan MRT Jakarta yakni Gedung Indonesia One yang sedang dalam pembangunan di sebelah Kedutaan Jepang, kemudian UOB Plaza dibagian basementnya serta Blok M Plaza. “Untuk UOB sendiri berada dekat food court yang ada di basement gedung ini, dan menjadi yang pertama dibawah tanah koneksinya serta tersambung ke Stasiun Dukuh Atas. Untuk teknisnya seperti apa bisa dintanyakan ke bu Silvi,” ujar Agung.

Meski Punya Rute Penerbangan Sama, Garuda Indonesia dan Citilink Ternyata Saling Melengkapi

Sebagai maskapai Low Cost Carrier (LCC) yang juga merupakan anak perusahaan dari Garuda Indonesia, Citilink memang termasuk ke dalam list maskapai yang dilirik oleh para pelancong berdompet ngepas. Beragam destinasi di seluruh Indonesia pun dilayani oleh Citilink hanya dengan satu kelas saja – Economy Class. Tentu saja kolaborasi harga murah dan banyaknya rute penerbangan yang dilayani membuat nama Citilink melambung dalam waktu yang relatif singkat. Baca Juga: Meski Penerbangan Langsung Jakarta-London Tutup, Garuda Indonesia Masih Layani via Codeshare Lain cerita dengan yang dilakoni oleh Garuda Indonesia dalam mengoperasikan maskapai-maskapainya. Flag Carrier Indonesia ini lebih menyasar kelas middle-up dalam melayani setiap penumpangnya. Dari sini maka tidak heran semisal harga yang ditawarkan untuk Garuda Indonesia lebih mahal ketimbang Citillink. Jika dilihat dari kelas yang tersedia di masing-masing layanan saja, Citilink sudah ‘kalah’ karena tidak memiliki layanan business class. Jika diperhatikan di berbagai situs penjualan tiket online, tentu Anda pernah menemukan nama Citilink dan Garuda Indonesia muncul di dalam satu pencarian rute yang sama. Mungkin Anda akan bertanya-tanya di sini, “Apakah ada persaingan antara Citilink dan Garuda Indonesia? Padahal mereka bernaung di bawah grup yang sama,” Menanggapi hal ini, Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah persaingan. “Kalau ada rute yang bersinggungan, itu kan mereka mengambil pasar di luar Garuda. Garuda Indonesia sebagai layanan full service, sedangkan Citilink sebagai layanan LCC,” ujar Ikhsan kepada KabarPenumpang.com, Kamis (27/9/2018). “Jadi semisal ada seseorang yang mau terbang pada jam tertentu, namun tidak memungkinkan dari sisi harganya, dia bisa ambil Citilink. Poinnya adalah Citilink akan mem-backup Garuda Indonesia di pasar yang berbeda,” tandasnya. Ikhsan juga mengatakan bahwa pihak Garuda Indonesia telah mengatur frekuensi penerbangan sedemikian rupa sehingga tidak merugikan salah satu dari kedua belah pihak ini. Jika tidak diatur matang-matang (frekuensi penerbangan antara Garuda Indonesia dan Citilink jaraknya tidak terlampau lama), tidak menutup kemungkinan jika para penumpang akan beralih menggunakan Garuda Indonesia yang sudah jelas-jelas punya prestisenya sendiri – terutama untuk orang-orang yang berasal dari daerah. Baca Juga: Tutup Rute Penerbangan Langsung Jakarta-London, Ada Apa dengan Garuda Indonesia? Sederhananya seperti ini, semisal penerbangan Citilink dari Kualanamu menuju Jakarta pada pukul 19.00 WIB dibanderol dengan harga Rp900.000. Sedangkan pada pukul 19.20 WIB, Garuda Indonesia juga bertolak dari Kualanamu menuju Jakarta dengan harga tiket – sebutlah Rp1.000.000. Maka bukan tidak mungkin jika orang-orang akan beralih menggunakan Garuda Indonesia yang dipandang lebih punya ‘nama’ ketimbang anak perusahaannya tersebut. Lantaran hal seperti contoh di atas masih banyak ditemukan di Indonesia, maka penentuan frekuensi dan harga benar-benar sangat dipertimbangkan di sini oleh kedua belah pihak – agar kejadian saling sikut tidak terjadi.

Intip Mewahnya Airbus A380 Emirates yang Digunakan Klub Bola Real Madrid

Siapa yang tidak kenal klub bola raksasa asal Negeri Matador, Real Madrid? Ya, klub berjuluk Los Blancos ini memang terkenal dengan segudang pemain kelas wahid – Sebut saja Sergio Ramos, Gareth Bale, dan lain-lain. Tidak heran jika ‘modal’ tersebut seolah menjadi jaminan bagi Real Madrid untuk mengikuti kompetisi sepak bola se-Eropa, Liga Champions. Baca Juga: Efisiensi Biaya Operasional Jadi Alasan Utama Anjloknya Permintaan Terhadap Airbus A380 Mengingat tuan rumah dari ajang ini selalu berganti setiap tahunnya, maka perjalanan via jalur udara merupakan solusi untuk memangkas waktu tempuh keseluruhan tim yang turut serta dalam perhelatan tersebut. Dan beruntung bagi Real Madrid yang sudah meneken kontrak dengan Emirates sebagai sponsor utamanya sejak tahun 2013 silam. Sebagai salah satu maskapai elit dunia, Emirates tidak tanggung-tanggung untuk menggelontorkan dana dengan nilai yang fantastis untuk klub yang baru saja menjuarai Liga Champions musim lalu. Sebut saja kocek Julen Lopetegui, sang arsitek di balik karir gemilang Real Madrid yang harus menampung £62 juta per-tahun atau yang setara dengan Rp1,08 triliun.
Sumber: The Sun
Tidak berhenti sampai di situ, para pemain dan staf Real Madrid pun akan mengudara menggunakan Emirates setiap mereka hendak bertandang ke negara lain untuk melakoni sebuah pertandingan. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman thesun.co.uk (25/9/2018), Emirates menyediakan armada A380 yang sudah dipersonalisasi khusus untuk tim ini.
Sumber: The Sun
Salah satu konfigurasi yang paling mencolok dari pesawat penumpang komersial terbesar di dunia saat ini adalah eksistensi dari shower pribadi bagi setiap pemain – jadi mereka tidak harus berbagi kamar mandi dengan pemain lain. Selain shower, para pemain dan staf Real Madrid juga bisa memaksimalkan fasilitas bar yang ada disediakan khusus oleh Emirates.
Sumber: The Sun
Bar yang memiliki fungsi penuh ini dapat dijadikan spot para bintang untuk bersantai sambil bersenda gurau antar sesama pemain. Baca Juga: Airbus A380 Milik Emirates Mendarat di Beirut, Ada Apa? Masih kurang? Tenang, para pemain juga dapat beristirahat di tempat tidur yang dilengkapi dengan sejumlah fitur keren – seperti sebuah tablet yang berisikan 2.500 channel , mini-bar non-alkohol, hingga small wash cabinet. Sebagai informasi tambahan, semua fasilitas yang terdapat di dalam A380 ini merupakan request dari pihak Real Madrid sendiri. Dan satu hal lagi yang patut Anda tahu, perhatian Anda pasti akan terpaku cukup lama ketika melihat livery dari pesawat ini, karena berbeda dengan pesawat Emirates yang lainnya. Terdapat gambar sejumlah pemain Real Madrid di kedua sisi pesawatnya.  

Mudahkan Pelancong, Japan Railway Rilis Kartu Multi Trip dengan Paket Hemat

Sebagai salah satu negara yang menjadi incaran para pelancong dunia, Jepang memang menyediakan pra sarana dan sarana transportasi yang terdepan. Semua tak hanya serba canggih, namun etos kerja dan budaya warga Jepang juga sangat menunjang pada industri pariwisata. Baca juga: Stasiun Tokyo, Merangkap Jadi Museum dan Saksi Bisu Pembunuhan Dua PM Jepang Termasuk untuk solo traveler, mengapa Jepang bisa dikatakan ramah untuk solo traveler? KabarPenumpang.com melansir dari laman star2.com (21/9/2018), bahwa transportasi umum di Jepang cukup mudah digunakan salah satunya adalah kereta api. Kereta api di Jepang tersebar di hampir semua wilayah seperti Hokkaido. Salah satu kota yang ada di Hokkaido yakni Hakodate merupakan tempat terkenal dan menjadi incaran, karena hidangan laut dan pantai yang berkualitas tinggi. Untuk mencapai ke Hokadate sendiri memakan waktu dengan kereta hingga empat jam dan tiket Japan Railway (JR) yang harus dibayarkan sekali jalan adalah Rp1,2 juta rupiah atau lebih. Sedangkan untuk menuju ke ladang lavender di Furano pelancong harus membayar tiket sekitar Rp540 ribu sekali jalan. Tentu ini bisa menghabiskan uang yang cukup banyak jika digunakan untuk sekali perjalanan saja. Namun ternyata tak perlu khawatir, pasalnya Japan Railway memberikan kemudahan bagi pelancong yakni dengan JR Pass. Ini adalah tiket kartu multi trip (KMT) dengan membayar tiket diawal seperti membeli saldo dan sangat memudahkan serta menghindari kerumitan membeli tiket kereta sekali jalan ketika di Jepang. Dengan JR Pass ini, pelancong tidak lagi perlu mengantri di depan mesin tiket hanya untuk membeli dan menghabiskan uang yang lebih banyak. Tapi, sebelum membeli JR Pass tersebut, pikirkan terlebih dahulu apakah Anda membutuhkannya atau tidak. Diketahui kartu harga JR Pass tiga hari untuk daerah yang dipilih berkisar Rp750 ribu hingga Rp5,7 juta. Kartu pass tersebut bisa digunakan selama 14 hari dan bisa digunakan pada hari apa saja termasuk tanggal merah. Tak hanya itu, selama di Hokkaido, Anda juga bisa membeli JR Hokkaido Pass dan digunakan selama tujuh hari dengan harga Rp3,1 juta untuk aplikasi perjalanan seperti Klook. JR Hokkaido Pass ini berbeda dengan JR Pass biasa, jadi sebelum membelinya, budayakan untuk membaca syarat dan ketentuan yang berlaku. Baca juga: Kyoto Railway Museum, Primadona Para Railfans Asli Negeri Sakura Untuk mengetahui hemat atau tidaknya menggunakan JR Pass tersebut, pelancong bisa menggunakan Japan Rail Pass Calculator secara online. Kemudian masukkan tempat-tempat yang ingin di datangi di Hokkaido, bila memang pas dan lebih murah maka JR Pass layak untuk dibeli, karena bepergian dengan tiket satuan akan jauh lebih mahal. JR Pass sendiri sebenarnya bisa dibeli di online, mendaftar dan formulir akan dikirim melalui email Anda dan kartu bisa didapatkan setelah menunjukkan formulir elektronik di kantor JR yang sudah ditentukan.

“Operation Top Deck,” Pantau Para Pengemudi yang Gunakan Ponsel dari Bus Tingkat

Jika di Dubai, petugas kepolisian menggunakan rentetan mobil-mobil mewah sebagai moda untuk mereka berpatroli – maka kenyataan lain ditempuh oleh aparat Tanah Britania. Diketahui, petugas kepolisian negara yang dipimpin oleh seorang Ratu ini ‘mempekerjakan’ sebuah bus sebagai alat untuk mereka menegakkan keadilan. Kalau di Indonesia sih, bus yang dipakai oleh petugas kepolisian ditujukan untuk pengurusan surat-surat keliling (Samsat Keliling), ya! Baca Juga: eBrake Luncurkan Aplikasi yang Buat Pengemudi Ogah Lihat Ponsel Nah, mungkin Anda bertanya-tanya, “Untuk apa petugas kepolisian menggunakan bus sebagai moda penegak keadilan?”. Jawabannya sangat sederhana, yaitu untuk memantau para pengemudi yang menggunakan ponsel ketika berkendara. Ya, tidak hanya di Indonesia saja, di negara lain termasuk Inggris pun, para petugas kepolisian masih berkutat untuk memberikan efek jera bagi siapa saja yang kedapatan menggunakan ponsel ketika berkendara. Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman gloucestershirelive.co.uk (23/9/2018), Operation Top Deck ini diluncurkan oleh Road Harm Reduction Team, dimana nantinya mereka akan menggunakan pakaian preman dan dilengkapi dengan kamera perekam supaya ada bukti visual yang mereka kantongi semisal si pengemudi mengelak. Bus yang digunakan dalam operasi ini juga bukan bus biasa, melainkan bus tingkat. Maka dari itu dinamakan Operation Top Deck. Pada pengoperasian pertamanya tanggal 17 September kemarin, sebanyak 45 pengemudi kedapatan mengoperasikan ponsel mereka ketika tengah berkendara di sekitaran West Midlands. Tak ayal dalam hitungan beberapa jam saja, semua pelanggar tersebut berhasil dikumpulkan dan ditindak. 13 dari 45 orang yang tertangkap tersebut kedapatan mengoperasian ponsel ketika tengah terjebak macet di jalan, tidak seperti sisanya yang menggunakan ponsel ketika di lampu merah dan lain-lain. Sebagai upaya untuk memberikan efek jera, ke-13 orang ini diberikan penganganan khusus dengan cara edukasi tentang bahaya penggunaan ponsel melalui Virtual Reality (VR) lengkap dengan headphone-nya. Diharapkan, hal tersebut dapat meninggalkan memori buruk tentang bahaya penggunaan ponsel di jalanan – walaupun tengah macet. Tidak hanya menggunakan ponsel ketika tengah berkendara, bahkan salah satu dari 45 orang tersebut kedapatan sarapan semangkuk sereal ketika sedang berkendara. “Kami ingin menciptakan ancaman penuntutan yang kredibel dan konstan untuk mendorong perubahan perilaku pengemudi secara besar-besaran dan membuat jalan kami lebih aman,” tutur salah satu petugas Operation Top Deck, PC Mark Hodson. Baca Juga: Flash Mobile, Marka Lalu Lintas Untuk Pengemudi Yang Mencoba Berponsel di Jalan Raya Alih-alih membeli bus, petugas kepolisian Inggris yang tergabung di dalam Operation Top Deck menyewa bus-bus dari National Express dan tanpa memberikan personalisasi khusus pada bus yang disewa. Dengan tujuan agar masyarakat tidak mengetahui bahwa di atas bus tersebut terdapat sejumlah petugas kepolisian yang siap memantau aktifitas Anda di balik kemudi. Hayoo, jangan sekali-sekali mengoperasikan ponsel ketika tengah berkendara lagi ya!

Buka Pameran Transport Hub, PT MRT Jakarta Utarakan Persiapan Full Train Run

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, telah melakukan Sayembara Transport Hub dan kini ada sepuluh yang sudah terpilih dalam sayembara tersebut dari 51 peserta. Pameran ini sendiri berlangsung di The Nine Ballroom, UOB Plaza, Thamrin dan pemenang sayembara tersebut akan diumumkan pada, Kamis, (27/9/2018) malam nanti. Baca juga: Duh, Kereta MRT Jakarta Jadi Sasaran Aksi Vandalisme! Gubernur DKI Jakarta yang diwakilkan oleh Asisten Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi Sunardi Sinaga mengatakan, pameran ini dimana MRT Jakarta bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia untuk mendukung pembangunan kota Jakarta. “IAI dan MRT Jakarta dengan adanya sayembara transport hub ini membantu DKI Jakarta dalam pembangunan menjadi kota internasional dimana salah satunya adalah Dukuh Atas. Sehingga ini merupakan salah satu cara melibatkan publik sebagai konsep kota,” ujar Sunardi yang ditemui KabarPenumpang.com di Pembukaan Pameran Sayembara Transport Hub MRT, di UOB Plaza, Kamis (27/9/2018). Dia mengatakan, dengan adanya transport hub tersebut daerah perkotaan memadukan fungsi transit kendaraan dengan manusia. Sebab, ini bisa mensejajarkan Jakarta dengan kota megapolitan lainnya di dunia. Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga menjelaskan terkait progres pengerjaan MRT saat ini terkait dengan progres pencanangan TOD dukuh atas berjalan dengan baik melalui pelibatan publik yang secara maksimal. Salah satu yang terlihat jelas adalah Taman Dukuh atas yang sudah jadi dan bisa digunakan oleh para pejalan kaki untuk terintegrasi menuju Stasiun Sudirman. Diketahui progres konstruksi sendiri sudah 96,53 oersen dengan depo serta elevated 95,36 persen dan underground 97,71 persen. William menambahkan, pada 9 Agustus kemarin MRT juga sudah melakukan tes untuk SAT, 17 September dilakukan pergerakan kereta. Tak hanya itu, kereta-kereta MRT juga sudah mulai pengiriman dan kini ada enam kereta yang ada di depo salah satunya yang terkena vandalisme. “Tiga set nanti akan datang lagi akhir bulan ini, bulan depan tiga set dan yang terakhir pengiriman empat set sekaligus di bulan November. Di November juga kita mulai Integrated Testing Commision Test seluruh sistem perkeretaapian secar terintegrasi oleh kontraktor,” ujar William. Dia menambahkan, nantinya setelah semua kereta tiba di depo, maka bulan Februari 2019 mendatang selama sebulan sebelum beroperasi, kereta akan mulai di uji coba operasi sistem yakni full trail run. Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim menambahkan, saat tes SAT (System Acceptance Testing) yang sub sistem yang dites lainnya adalah listrik aliran atas, alat komunikasi dan kereta, tes track, struktur, instalasi serta persinyalan itu sendiri. “Persinyalan karena, ini adalah sistem saraf dari MRT Jakarta. kegiatan SAT sendiri merupakan bagian dari Integrated Testing dan Commisioning Test. Saat percobaan banyak tahapan dimana sebelum kereta berjalan otomatis kita coba perangkat yang sudah di instal kemudian memasukkan jadwal kereta dalam program dan mengoperasikannya,” ujar Silvia. Nantinya saat tes ini masinis masih menggerakkan kereta, sebab tes tahap tersebut adalah program terinstal di kereta. Kemudian saat ATO masinis tidak lagi menggunakan masinis tetabi melalui CBTC Control di OCC Lebak bulus. Baca juga: Terkendala Soal Kampung Bandan, Akankah Proyek Fase II MRT Jakarta Terhambat? Silvia menambahakan, hal tersebut yang membuat pengujian kereta pertama bisa selama satu hingga dua bulan lebih, selain itu juga untuk mencari masalah apa pada prgram yang terinstal itu. Sehingga nantinya saat program di transfek ke kereta 2-16 percobaan hanya dua minggu.

Garuda Indonesia Travel Fair 2018 Phase 2 Bertaburan Promo, Cek Jadwalnya di Sini!

Setelah sukses dengan perhelatan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) Phase 1 pada bulan April kemarin, kini Flag Carrier Indonesia tersebut kembali menggelar ajang serupa sebagai bentuk dukungan Garuda Indonesia terhadap pengembangan pariwisata dalam negeri. Dengan mengusung tema “Journey Around the World”, acara GATF 2018 Phase 2 ini diadakan di 31 kota besar di Indonesia sekaligus. Baca Juga: Via Online! Garuda Indonesia Berikan Harga Promo Kelas Bisnis Untuk Tujuan Seluruh Indonesia Dalam press conference yang diadakan Kamis (27/9/2018), Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah menyebutkan beberapa kota yang turut berpartisipasi dalam menyelenggarakan GATF 2018 Phase 2 ini. “Denpasar, Kupang, Medan, Bandung, Balikpapan, Batam, Merauke, Ternate, Palu, dan masih banyak kota-kota besar lainnya,” ujar Pikri. “GATF merupakan event tahunan yang selalu ditunggu oleh pelanggan setia Garuda Indonesia, tidak hanya di Jakarta, namun di seluruh Indonesia. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah pengujung GATF dari tahun ke tahun. Menyikapi tingginya minat pelanggan ini, maka GATF yang semula akan diadakan di Jakarta saja, akhirnya kami gelar serentak di kota-kota besar tersebut,” tandas Pikri. Pikri melanjutkan, ada kejutan menarik yang ditawarkan pihak Garuda Indonesia pada ajang GATF 2018 Phase 2 ini. “Kami akan memberikan trial kepada pemegang GarudaMiles Gold, dimana mereka akan ‘naik kelas’ jadi GarudaMiles Platinum. Statusnya trial selama 3 bulan,” ujarnya. Berkenaan dengan target, Pikri menyebutkan, “sekitar 80 ribu saja di Jakarta selama 3 hari. Tidak usah terlalu banyak, karena kasihan para pengunjung jika harus berdesak-desakan untuk mencari tiket,” “Dari ke-31 kota besar di Indonesia tersebut, secara nasional Garuda Indonesia akan menargetkan total penjualan tiket sebesar Rp448 miliar. Memang angkanya turun dari GATF 2018 Phase 1 dimana kami bisa mengantongi pendapatan Rp532 miliar, karena semisal acara seperti ini kami hanya mengandalkan sales, itu sudah biasa. Namun yang poin lain yang kami sasar di sini adalah kerja sama antar perusahaan, salah satunya adalah Mandiri,” tandasnya. Pada kesempatan yang sama, Direktur Retail Banking Bank Mandiri, Donswuan Simatupang mengutarakan bahwa partisipasi dan dukungan Mandiri dalam event GATF 2018 Phase 2 di Jakarta ini dikemas dalam serangkaian program promosi menarik bagi pemegang Mandiri Debit dan Mandiri Kartu Kredit. Baca Juga: Inilah Syarat Untuk Menjadi Awak Kabin Garuda Indonesia “Menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Bank Mandiri ke-20, rangkaian program promo ini kami persembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah kami, khususnya para pengguna layanan Garuda Indonesia. Semoga ini bisa meningkatkan loyalitas costumer Garuda Indonesia dan Bank Mandiri,” tutur Donsuwan. Wah, jadi makin penasaran ya dengan Garuda Indonesia Travel Fair 2018 Phase 2 ini. Bagi Anda yang punya rencana untuk liburan, silakan luangkan waktu dan kunjungi Garuda Indonesia Travel Fair 2018 Phase 2 yang akan diselenggarakan di JCC Senayan pada 5-7 Oktober 2018. Acara ini sendiri dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Jangan sampai terlewat, ya!