Hari Ini, 141 Tahun Lalu, Letusan Gunung Krakatau Berkekuatan 13 Ribu Kali Bom Hiroshima Terjadi

26 Agustus 1883, disebut-sebut sebagai salah satu peristiwa terkelam di dunia. Betapa tidak, dari semula roda kehidupan berjalan normal, tiba-tiba, letusan Gunung Krakatau mengejutkan dunia dengan ledakan besar yang kekuatannya setara dengan 100 megaton bom nuklir, atau setara 13.000 kali kekuatan bom atom yang meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki.

Baca juga: Letusan Gunung Eyjafjallajökull Jadi Tolok Ukur Penetapan Tingkat Toleransi Abu Vulkanik

Bukan hanya itu, dahsyatnya ledakan Gunung Krakatau juga membuat siapapun yang berada di radius 10 kilometer menjadi tuli. Kerasnya empat ledakan Gunung Krakatau juga terdengar hingga Perth, Australia berjarak 4.500 kilometer atau bahkan sampai ke Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika yang berjarak 4.653 kilometer. The Guiness Book of Records mencatat bunyi ledakan Gunung Krakatau sebagai bunyi paling hebat yang terekam dalam sejarah.

Abu vulkanik letusan Gunung Krakatau juga tak kalah dahsyat. LiveScience mengungkap, dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanik yang menutupi atmosfer, khususnya wilayah yang berada di radius 442 km dari Krakatau.

Debu vulkanik ditaksir oleh kapal perang Jerman yang tengah melintas mencapai ketinggian 9,6 km. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya akibat debu vulkanik dan aerosol sulfat di lapisan stratosfer menghalangi masuknya sinar matahari. Suhu global juga jadi turun dan jadi lebih dingin sebesar 1.2 oC selama lima tahun setelah erupsi terjadi. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.

Selama 13 hari, lapisan sulfur dioksida dan gas lainnya mulai menyaring jumlah sinar matahari yang bisa mencapai Bumi. Efek atmosfer yang diakibatkan membuat pemandangan matahari terbenam yang spektakuler di seluruh Eropa dan Amerika Serikat.

Reruntuhan Gunung Krakatau ke lautan, yang terdiri dari puncak Gunung Berapi Perboewatan, Danan, dan Rakata, setelah empat letusan dahsyat, juga membuat tsunami dengan ketinggian 30 meter di atas permukaan laut Selat Sunda.

Sementara di pantai selatan Sumatera ketinggian gelombang mencapai 4 meter, di pantai utara dan selatan Jawa 2-2,5 meter. Selain itu, gelombang tsunami juga disebut terjadi di Samudera Pasifik hingga ke Amerika Selatan -yang notabene berjarak 17.318 km- dengan ketinggian 1,5 – 1 meter.

Kesaksian Kapten Lindemann dari kapal Belanda yang tengah melintas, Gouverneur Generaal Loudon, tsunami akibat letusan Gunung Krakatau membuat apapun yang ada di belakangnya lenyap. Diketahui, kapal tersebut terlempar cukup jauh ke pedalaman Sumatera dan berhasil selamat menghadapi gelombang.

Akibat letusan dahsyat Gunung Krakatau selama dua hari pada 26-27 Agustus 1883 dalam tempo kurang lebih 20 jam, sedikitnya 36.400 orang tewas.

Pasca erupsi dahsyat, Krakatau hancur sama sekali. Mulai pada 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelahnya, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau. Dia terus meletus secara sporadis sejak saat itu. Ia sedang bertumbuh, terus mendekati ukuran induknya yang hancur berkeping.

Baca juga: Foto Citra Satelit “Before-After” Kawah Bekas Ledakan Besar di Beirut Lebanon

Meskipun sangat dahsyat, letusan Gunung Krakatau ini sebetulnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung berapi Taupo di Selandia Baru dan Gunung Katmai di Alaska. Namun gunung-gunung tersebut meletus jauh pada masa ketika populasi manusia masih sangat sedikit.

Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat.

Peringati Satu Tahun Operasional, LRT Jabodebek Gelar Kompetisi e-Sport dan Cosplay

Dalam rangka peringatan satu tahun operasional, KAI mengadakan “LRT Jabodebek Coswalk & MLBB Competition” di GOR LRT Jabodebek pada Minggu (25/8). Acara ini sebagai salah satu komitmen LRT Jabodebek dalam melayani masyarakat tidak hanya melalui perjalanan yang aman, nyaman, dan cepat, tetapi juga dengan merangkul komunitas pengguna yang memiliki kegemaran dalam e-sport dan cosplay.

Dengan hadiah total sejumlah Rp20.000.000, kompetisi ini melibatkan 128 tim dalam MLBB Competition dan 100 peserta dalam Coswalk Competition. Jonathan Liandi, sebagai bintang tamu dalam MLBB, serta Lunar Star, La Belle, AKEMI, dan DJ Asam Zeins sebagai tamu spesial pada Coswalk, hadir untuk memeriahkan acara. Acara ini diselenggarakan tanpa biaya pendaftaran bagi para peserta.

Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono menyampaikan LRT Jabodebek menggelar acara ini untuk lebih mendekatkan LRT Jabodebek dengan masyarakat serta para pengguna setia.

“Ini adalah salah satu cara kami untuk menunjukkan apresiasi terhadap dukungan masyarakat yang telah memungkinkan LRT Jabodebek untuk terus berkembang dan melayani lebih baik lagi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang seru, tetapi juga sebagai platform sosialisasi dan interaksi antar pengguna, memperkuat komunitas yang mendukung pertumbuhan dan inovasi layanan LRT Jabodebek,” jelasnya.

Acara hari ini adalah ungkapan terima kasih LRT Jabodebek kepada masyarakat Jabodebek yang telah mendukung LRT Jabodebek selama satu tahun ini. “Kami berharap melalui ‘LRT Jabodebek Coswalk & MLBB Competition’ ini, kami dapat terus memperkuat hubungan dengan komunitas dan mempromosikan gaya hidup yang sehat dengan menggunakan transportasi umum,” pungkasnya.

LRT Jabodebek Uji Coba Teknologi Canggih, Ini Kegunaannya

PT KAI Divisi LRT Jabodebek merilis teknologi canggih. Saat ini teknologi bernama Crowd Detection System itu sedang diuji coba di seluruh stasiun dan trainset LRT Jabodebek.

Teknologi ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna dengan memungkinkan pengguna melihat secara real-time kepadatan di setiap trainset, sehingga dapat memilih trainset maupun car yang kurang padat dan menikmati perjalanan yang lebih nyaman.

Baca juga: Sambut ‘Satu Tahun Melayani’ LRT Jabodebek Rayakan dengan Pameran Foto dan Turnamen Basket

Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono mengungkapkan uji coba Crowd Detection System ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan KAI untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna. Dengan adanya sistem ini, KAI dapat memantau dan mengelola kerumunan secara lebih efektif, yang pada akhirnya akan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna.

Crowd Detection System adalah teknologi canggih yang menggunakan kamera CCTV dan pemrosesan gambar untuk menghitung jumlah orang di area tertentu secara real-time. Teknologi ini memungkinkan identifikasi dan pengendalian kerumunan, serta memastikan aliran pengguna yang lancar dan aman di setiap stasiun dan trainset.

Mahendro menyampaikan sistem ini memberikan informasi real-time kepada pengguna, membantu pengguna menghindari titik-titik kerumunan dan memilih trainset yang lebih nyaman. Uji coba sistem ini berlangsung hingga tanggal 28 Agustus 2024, bertepatan dengan peringatan satu tahun operasional LRT Jabodebek. Setelah uji coba selesai, sistem ini akan mulai digunakan secara resmi untuk mendukung operasional harian.

Baca juga: Seluruh Stasiun LRT Jabodebek Dilengkapi Water Station, Penumpang Bisa Isi Air Minum Gratis

“Tujuan utama dari implementasi Crowd Detection System adalah untuk memantau dan mengendalikan kerumunan di stasiun dan trainset, sehingga kepadatan pengguna dapat berjalan dengan efisien dan aman. Hadirnya sistem ini juga merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan LRT Jabodebek yang lebih baik,” ujarnya.

“Dengan sistem People Counting, kami berharap dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna LRT Jabodebek. Kami berharap para pengguna LRT Jabodebek dapat merasakan manfaat langsung dari teknologi ini,” tutupnya.

Ada Keunikan Dibalik Penerbangan Paus ke Seluruh Dunia

Sebagai salah satu tokoh agama terpenting di dunia, Paus sering melakukan kunjungan ke berbagai negara di dunia. Agendanya tentu saja menyebarkan kedamaian. Beberapa momen juga kunjungannya bermaksud untuk mendongkrak sektor ekonomi dengan ceramah-ceramah di bidang tersebut.

Baca juga: “Dari Roma ke Jakarta”, Paus Fransiskus Gunakan Airbus A330neo ITA Airways dalam Perjalanan Apostolik

Terlepas dari hal itu, ada yang menarik di balik setiap penerbangan Paus Fransiskus ke seluruh dunia. Bukan karena ia mempunyai pesawat Kepausan (Papal aircraft), layaknya pesawat kepresidenan, melainkan call sign unik Shepherd One.

Di dunia, banyak negara juga menggunakan call sign khusus pada pesawat kepresidenan. Pesawat Presiden Amerika Serikat dikenal sebagai Air Force One.

Demikian juga dengan pesawat kepresidenan Rusia, Inggris, Perancis, Kanada, Jerman, Austalia, Jepang, Brasil, dan lainnya. Semua menggunakan Air Force One sebagai call sign pesawat VVIP. Yang membedakan tentu di bagian depannya. Semisal Australia dengan Royal Australian Airforce, Jepang dengan Japanese Air Force One, dan lain sebagainya.

Selain Air Force One, negara lain juga mempunyai call sign unik untuk pesawat kepresidenan atau kenegaraan mereka. Ambil contoh Korea Selatan, yang menggunakan call sign Code One serta India dengan Air India One; termasuk juga di dalamnya Shepherd One sebagai pesawat yang ditumpangi Paus.

Kendati pesawat yang ditumpanginya bukanlah pesawat kenegaraan, tetapi, itu sudah jadi keunikan tersendiri untuk tokoh penting saat menumpangi sebuah pesawat.

Sekalipun menyandang gelar sebagai pemimpin Gereja Katolik sekaligus kepala negara Negara Kota Vatikan, Paus tidak mempunyai pesawat kenegaraaan. Maka dari itu, dalam setiap lawatannya, Paus seringkali mencharter pesawat dari berbagai maskapai. Salah satunya Alitalia.

Maskapai asal Italia itu memang lebih sering ditumpangi Paus karena posisinya relatif dekat dengan rumah Paus di Vatikan.

Dari rumah, Paus biasanya menuju Vatican City Heliport atau heliport lainnya di wilayah Puri Gandolfo, untuk kemudian menumpangi pesawat helikopter Angkatan Udara Italia untuk jarak pendek atau pesawat narrowbody dan widebody Alitalia, seperti A330 atau Boeing 777, tergantung kebutuhan.

Pada pelaksanannya, kapten pilot dan ATC sudah paham rulesnya dan menyebut pesawat sebagai Shepherd One, diikuti jumlah penerbangan yang Paus lakukan.

Setelah sampai di lokasi tujuan, pesawat Alitalia yang disewa Paus tidak menunggu sampai ia selesai melakukan kunjungan. Untuk kembali ke Vatikan, seperti laporan Simple Flying, Paus biasanya langsung diantar oleh utusan pesawat negara terkahir tempat Paus berkunjung.

Karenanya, Paus sudah sering menumpangi banyak pesawat dari berbagai maskapai (bukan penerbangan charter), seperti American Airlines, Biman Bangladesh, Avianca, TAP Air Portugal, airBaltic, Aer Lingus, SriLankan, dan beberapa lainnya.

Baca juga: Ada Patung Ekor Paus, Kereta Metro Belanda Tersangkut dan Masinis Selamat dari Maut

Ketika menumpangi pesawat komersial tersebut, biasanya Paus duduk di first class ataupun di business class.

Kadang kala, Paus tidak segan-segan duduk di kursi kelas ekonomi dan membaur bersama penumpang lainnya, sambil berbicang, bertukar pikiran, memberikan motivasi dan ceramah agama, mendoakan dunia dan negara masing-masing, sampai menikahkan sebuah pasangan saat pesawat di udara, seperti yang pernah dilakukan Paus Fransiskus pada 2018 silam.

“Dari Roma ke Jakarta”, Paus Fransiskus Gunakan Airbus A330neo ITA Airways dalam Perjalanan Apostolik

Maskapai nasional Italia ITA Airways akan menerbangkan Paus Fransiskus ke Indonesia untuk memulai Perjalanan Apostoliknya selama 12 hari. Pada tanggal 2 September, Paus akan terbang dari Roma ke Jakarta dengan pesawat A330neo ITA sebelum kunjungan ke Papua Nugini, Timor-Leste, dan Singapura.

Baca juga:Ada Keunikan Dibalik Penerbangan Paus ke Seluruh Dunia

Menurut rilis dari ITA Airways, Paus Fransiskus akan berangkat dari Terminal 5 Bandara Fiumicino Roma (FCO) pukul 17:15 waktu setempat pada tanggal 2 September, dan rencananya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) Jakarta pukul 11:30 waktu setempat keesokan harinya.

Pesawat yang dipilih untuk misi khusus tersebut adalah Airbus A330neo ITA, dan akan diawaki oleh tiga pilot dan sepuluh pramugari. Komandan Massimiliano Marselli akan menjadi pengawas penerbangan, bersama dengan tim penerbangan khusus ITA Airways. A330neo akan beroperasi dengan pengurangan bahan bakar dan emisi sebesar 20% dibandingkan dengan A330 generasi sebelumnya, yang memaksimalkan efisiensi operasional, termasuk penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF).

Mengenai Paus, ia akan didampingi oleh Rombongan Kepausan dan anggota pers internasional. Ini bukan pertama kalinya ia terbang dengan ITA A330neo, setelah menerbangkan salah satu pesawat berbadan lebar saat mengunjungi Dubai untuk konferensi iklim COP28 pada bulan Desember. Sebuah delegasi akan menyambutnya di dalam A330neo, termasuk Ketua ITA Airways Antonino Turicchi, Manajer Umum Andrea Benassi, dan Kepala Komersial ITA dan CEO Volare Emiliana Limosani.

Perjalanan Apostolik
Paus Fransiskus akan mengunjungi empat negara selama Perjalanan Apostoliknya bulan depan. Faktanya, lawatan selama 12 hari tersebut akan menjadi lawatan terpanjang selama masa kepausannya.Berikut jadwal latawan Paus Fransiskus:

Jakarta, Indonesia: 3-6 September 2024
Port Moresby dan Vanimo, Papua Nugini: 6-9 September 2024
Dili, Timor-Leste: 9-11 September 2024
Singapura: 11-13 September 2024

Setelah membatalkan perjalanan yang direncanakan ke Papua Nugini dan Timor-Leste selama pandemi, kunjungan Paus akan menjadi yang pertama ke Oseania dan kunjungan Paus pertama dalam hampir 30 tahun – mayoritas penduduk Timor-Leste beragama Kristen, sementara Papua Nugini juga memiliki populasi Kristen yang cukup besar, sekitar 26%.

Paus cenderung bepergian dengan maskapai penerbangan nasional setiap negara yang dikunjunginya (jika berlaku), menjadikan Garuda Indonesia, Air Nuigini, dan Singapore Airlines sebagai kandidat yang mungkin selama lawatannya ke Asia.

Fisker Kembangkan Mobil Listrik Khusus Paus Fransiskus di Vatikan

Meski Serba Mewah, Penumpang Jet Bisnis Wajib Melalui Pemeriksaan Keimigrasian Saat Tiba di AS

Berita tentang penerbangan liburan Kaesang Pangareb ke Amerika Serikat dengan jet bisnis Gulfstream G650ER menjadi viral. Dengan segala kenikmatan penerbangan di pesawat mewah, kemudian terlontar pertanyaan dari netizen, apakah penumpang pada pesawat tersebut tetap harus menjalankan pemeriksaan keimigrasian?

Baca juga: Gulfstream G650ER – Jet Bisnis Ultra Long Range yang Diduga Ditumpangi Kaesang ke AS, Bisakah Terbang Langsung dari Halim? 

Bila merujuk ke standar internasional, maka penumpang jet bisnis tetap harus melalui pemeriksaan paspor dan proses imigrasi, sama seperti penumpang penerbangan komersial. Meskipun jet bisnis sering kali menggunakan terminal atau fasilitas khusus yang lebih privat dan eksklusif (sering disebut FBO atau Fixed-Base Operator), proses keamanan dan imigrasi tetap berlaku.

Penumpang juga harus melalui proses bea cukai, terutama jika mereka membawa barang-barang yang mungkin dikenakan pajak atau pembatasan. Meskipun prosedurnya mungkin lebih cepat dan lebih nyaman dibandingkan dengan terminal komersial biasa, pemeriksaan keamanan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa ke dalam pesawat.

Di Amerika Serikat, pemeriksaan paspor, imigrasi, dan keamanan bagi penumpang jet bisnis sangat ketat dan diawasi secara ketat oleh otoritas terkait, seperti Customs and Border Protection (CBP) dan Transportation Security Administration (TSA). Meskipun fasilitas jet bisnis (FBO) menawarkan kemewahan dan privasi yang lebih besar, standar keamanan dan prosedur imigrasi tetap diberlakukan dengan serius.

CBP menangani pemeriksaan imigrasi dan bea cukai untuk semua penumpang yang masuk dan keluar dari AS, termasuk mereka yang menggunakan jet bisnis. Penumpang harus menunjukkan paspor dan visa yang sesuai (jika diperlukan) dan melewati proses pemeriksaan yang serupa dengan penumpang penerbangan komersial.

Sementara TSA mengawasi standar keamanan untuk penerbangan, termasuk penerbangan jet bisnis. Fasilitas FBO mungkin memiliki prosedur yang lebih disesuaikan, tetapi semua penumpang dan bagasi tetap harus melalui pemeriksaan keamanan yang ketat.

Untuk penerbangan internasional, operator jet bisnis harus mengajukan Advanced Passenger Information System (APIS), yang merupakan persyaratan pelaporan penumpang kepada otoritas AS sebelum penerbangan tiba di atau meninggalkan negara tersebut.

Di AS, meskipun penumpang jet bisnis mungkin mendapatkan kenyamanan dan kecepatan lebih di FBO, semua prosedur pemeriksaan paspor, imigrasi, dan keamanan tetap diberlakukan dengan ketat dan sesuai dengan regulasi yang ada. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan dan untuk mencegah masuknya orang atau barang yang tidak diinginkan ke dalam negeri.

Kadang Bikin Ketar-ketir, Inilah Pertanyaan ‘Killer’ Petugas Imigrasi di Luar Negeri

Gulfstream G650ER – Jet Bisnis Ultra Long Range yang Diduga Ditumpangi Kaesang ke AS, Bisakah Terbang Langsung dari Halim?

Gulfstream G650ER dengan nomer registrasi N588SE mendadak menjadi viral di jagad netizen, pasalnya pesawat jet bisnist twin engine ini diduga telah digunakan oleh putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep bersama istri Erina Gudono, dalam perjalanan liburan ke Amerika Serikat.

Baca juga: Gulfstream G650 dan Bombardier Global 7500 – Dua Jet Pribadi Dwayne “The Rock” Johnson

Terlepas dari polemik tentang biaya charter yang fantastis, serta kepergiannya di tengah kondisi politik yang memanas, juga menarik untuk mengulik sekilas tentang Gulfstream G650ER.

Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE adalah salah satu varian dari jet bisnis ultra-long-range Gulfstream G650ER yang dikenal karena kemampuan terbang jarak jauh dan kecepatan tinggi. G650ER biasanya memiliki konfigurasi untuk menampung antara 11 hingga 18 penumpang, tergantung pada konfigurasi interior.

G650ER memiliki jangkauan maksimum sekitar 7.500 nautical miles (13.890 km) pada kecepatan Mach 0.85, yang memungkinkan penerbangan nonstop dari New York ke Hong Kong atau dari Los Angeles ke Sydney. Jet ini dapat terbang pada kecepatan maksimum Mach 0.925, menjadikannya salah satu pesawat jet bisnis tercepat di dunia.

Kabin G650ER sangat luas dan dirancang untuk kenyamanan maksimal, dengan kemampuan untuk menyesuaikan tekanan kabin yang lebih rendah dan tingkat kebisingan yang sangat rendah. Kabin ini juga menawarkan tempat tidur datar penuh, ruang konferensi, dan teknologi canggih untuk komunikasi dan hiburan.

Gulfstream G650ER ditenagai oleh dua mesin Rolls-Royce BR725, yang memberikan dorongan tinggi dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa. Avionik pesawat mewah ini dilengkapi dengan sistem avionik Gulfstream PlaneView II, yang mencakup tampilan HUD (Head-Up Display), Enhanced Vision System (EVS), dan teknologi kontrol penerbangan fly-by-wire.

Berdasarkan kabar yang viral, disebut Gulfstream G650ER yang ditumpangi Kaesang bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma dengan tujuan akhir Philadelphia International Airport di Amerika Serikat. Jarak yang harus ditempuh mencapai 17.600 km. Nah, sebagai pesawat jet bisnis yang punya kemampuan ultra long range, apakah G650ER dapat terbang langsung dari Bandara Halim ke Philadelphia?

Perlu diketahui, jangkauan Gulfstream G650ER sekitar 7.500 nautical miles (13.890 km) pada kecepatan jelajah Mach 0.85. Sementara jarak antara HLP (Jakarta) dan PHL (Philadelphia) kira-kira 9.500 nautical miles (17.600 km) tergantung pada rute penerbangan yang diambil.

Mengingat jarak antara Jakarta dan Philadelphia jauh melebihi jangkauan maksimum G650ER yang sekitar 7.500 nautical miles. Ini berarti bahwa pesawat ini tidak dapat terbang nonstop dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Philadelphia International Airport tanpa melakukan pengisian bahan bakar di suatu tempat di tengah perjalanan. Untuk melakukan isi ulang, kemungkinan dapat dilakukan di Guam atau Hawaii, yang sudah masuik yuridiksi AS.

Punya Keuntungan dan Tantangan Tersendiri, Inilah Delapan Tipe Kepemilikan Pesawat

200 Ribu Lebih Wisatawan Asing dari 154 Negara Antusias Jajal Whoosh, Paling Banyak Negara Ini

Lebih dari 200 ribu Warga Negara Asing (WNA) dari 154 negara antusias menjajal kereta cepat pertama di Asia Tenggara, Whoosh. Ini disebut menjadi bukti keberhasilan Whoosh dalam mengembangkan ekonomi dan pariwisata di Indonesia sekaligus menjadi salah satu simbol modernisasi transportasi yang diakui masyarakat internasional.

Baca juga: Mantul! Refund Tiket Whoosh Sekarang Bisa Cair di Hari yang Sama

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, menyebutkan, pada peringkat pertama tercatat penumpang dari Malaysia yang paling banyak menggunakan Whoosh, yakni sekitar 85 ribu penumpang. Tiongkok berada di peringkat kedua sekitar 45 ribu penumpang, diikuti Singapura sekitar 30 ribu penumpang, Jepang sekitar 12 ribu penumpang, dan yang ke-5 adalah Australia sekitar 11 ribu penumpang.

Sementara jika melihat berdasarkan Benua, Asia menjadi yang tertinggi yaitu sekitar 148.000 ribu penumpang, Eropa sekitar 24 ribu penumpang, Amerika Utara sekitar 16 ribu penumpang, Oseania sekitar 11 ribu penumpang, Afrika 1.000 penumpang, dan Amerika Selatan sekitar 900 penumpang.

KCIC melihat bahwa tingginya penumpang dari wilayah Asia Tenggara dan Australia menunjukkan bahwa, kehadiran Whoosh sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara menjadi magnet wisata tersendiri bagi masyarakat internasional di sekitar Indonesia.

Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) pada Maret 2024 melaporkan, Whoosh telah membantu mempromosikan Kota Jakarta dan juga Bandung ke masyarakat Asia Tenggara, sehingga mau berkunjung ke Indonesia. Hal itu dikarenakan proyek kereta cepat tersebut merupakan yang pertama di Asia Tenggara.

Ketua Umum Astindo Pauline Suharno mengatakan, pihaknya banyak menerima permintaan kunjungan untuk melakukan tur menggunakan Kereta Cepat Whoosh. Peningkatan permintaan itu didominasi oleh pelajar dan korporasi yang ingin mencoba proyek kereta cepat pertama di ASEAN, sekaligus berkunjung ke Jakarta dan Bandung.

“Adanya Whoosh ini sangat membantu sekali untuk kita mempromosikan Jakarta sebagai destinasi pariwisata, terutama untuk di negara-negara ASEAN. Karena negara ASEAN ini baru Jakarta, baru kita Indonesia yang punya kereta cepat,” kata Ketua Umum Astindo Pauline Suharno pada acara Pembukaan Astindo Travel Fair 2024.

Kehadiran Whoosh tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat tetapi juga memberikan dampak positif pada sektor pariwisata dan perekonomian. Semakin banyak wisatawan asing yang memilih menggunakan Whoosh untuk mengakses berbagai destinasi di Indonesia, akan meningkatkan arus wisatawan ke daerah-daerah yang dilalui oleh jalur kereta cepat, mendorong perkembangan ekonomi lokal, serta memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang modern dan terhubung dengan baik.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh warga negara asing ini menunjukkan bahwa selain menjadi alat transportasi, kehadiran Whoosh memiliki dampak yang lebih luas dalam konteks pemasaran secara global.

Baca juga: Diisukan Sepi, Kereta Cepat Whoosh Capai 2 Juta Penumpang Berkat Strategi Tarif Dinamis

Pengalaman menggunakan Whoosh memberikan kesempatan bagi warga negara asing untuk memberikan informasi kembali ke negara asal mereka, memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang mampu menghasilkan solusi transportasi kelas dunia.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai fasilitas, dan promo Whoosh, silakan menghubungi Customer Service di Stasiun atau Contact Center KCIC melalui ke 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke cs@kcic.co.id, serta ⁠Instagram reply dan DM ke @keretacepat_id.

Memahami Arti Perbedaan Bunyi Sirene Layanan Darurat

Pernah mendengar sirene mobil pemadam kebakaran, ambulans dan polisi? Apakah menurut Anda bunyi dari semua sirene kendaran itu sama? Mungkin ada yang bilang sama dan tidak, tapi sebenarnya ketika kendaraan layanan darurat tersebut melintas, mereka memiliki bunyi sirene yang berbeda satu dengan lainnya.

Baca juga: Halau Rusa di Jalur Kereta, Peneliti Jepang Pasang Klakson Suara Anjing Melolong di Lokomotif

Biasanya sirene digunakan untuk memberitahu pengguna jalan tentang keberadaan mereka. Selain itu juga memberitahu arah sirene berasal. KabarPenumpang.com merangkum laman mocktheorytest.com, seperti sirene Inggris tradisional yang memiliki dua nada yakni “nee-naw”.

Namun kini sebagian besar sudah berganti dengan sirene ratapan, yelp atau phaser gaya Amerika. Suara dua nada asli ini diciptakan oleh dua klakson berbeda yang dioperasikan secara bergantian. Sirene baru menggunakan satu speaker yang sama.

Biasanya sirene beroperasi antara 1kHz dan 3kHz karena di sinilah telinga manusia paling sensitif. Sebab sirene tidak harus memiliki kekuatan yang besar untuk membuat dirinya terdengar karena telinga kita mendengar suara pada frekuensi tersebut dengan lebih baik.

Berbagai jenis suara sirene berguna dalam aplikasi yang berbeda. Ratapan sirene umum (nada naik dan turun perlahan) sangat mudah didengar orang dari jarak jauh, tetapi sulit bagi orang untuk mengetahui dari arah mana asalnya. Polisi akan bergerak ke yelp atau phaser dengan osilasi lebih cepat atau menggunakan suara buzz digital elektronik yang mengandung lebih banyak frekuensi yang lebih mudah ditemukan.

Sirene layanan darurat biasanya sekitar 110 desibel (dB). Penggunaan sirene dalam jangka panjang dapat merusak telinga pengemudi kendaraan karena tingkat kebisingan telah diukur hingga 120dB dan jelas akan mempengaruhi pengemudi kendaraan layanan darurat.

Pada tingkat ini, Anda mendapatkan energi kebisingan sepanjang hari dalam waktu kurang dari 15 menit. 120dB adalah 32 kali lebih keras dari penyedot debu. Petugas polisi sepeda motor diketahui memakai penyumbat telinga tidak hanya untuk ini, tetapi juga untuk fakta bahwa sepeda mereka juga keras.

Setiap telinga manusia memiliki empat cara bawaan untuk melokalisasi suara. Efek Haas yakni di mana otak Anda menyaring gema apapun dan hanya menggunakan suara awal. Perbedaan fase interaural adalah suara yang mengenai satu telinga akan berada dalam fase berbeda ketika mengenai telinga kedua.

Perbedaan waktu interaural merupakan suara mengenai telinga terjauh dari sumber lebih dekat dengan sumbernya lebih keras dari pada di telinga lebih jauh. Selain itu perbedaan amplitudo interaural adalah suara yang mengenai telinga yang paling dekat dengan sumbernya lebih keras daripada di telinga yang lebih jauh.

Baca juga: Halau Rusa dan Hewan Liar Masuk ke Rel, JR East Pasang Shika Sonic

Masalah terjadi ketika Anda mulai mendengar gema dari gedung dari pada suara langsung karena ini dapat membuat sirene tampak seperti datang dari arah yang berbeda. Juga, jika sirene tepat di depan Anda, otak Anda mungkin melihatnya berada di belakang.

Tekan Emisi Karbon, Kapal Kargo Komersial di Masa Depan Bisa Gunakan Reaktor Nuklir

Kapal dengan tenaga dari reaktor nuklir sejauh ini baru diadaptasi untuk kebutuhan militer, seperti pada kapal induk dan kapal penjelajah. Namun, dengan keunggulan pada pasokan tenaga yang tidak akan habis, reaktor nuklir juga dilirik untuk dipasang pada kapal sipil (komersial).

Baca juga: Galangan di Cina Luncurkan Desain ‘Megamax’ – Kapal Kontainer Bertenaga Nuklir

Belum lama berselang, Lloyd’s Register dan perusahaan rintisan nuklir Core Power bekerja sama dengan perusahaan pelayaran Maersk untuk mempelajari cara memperbarui peraturan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan reaktor nuklir Gen IV untuk memberi daya pada kapal kargo next generation dengan emisi nol karbon.

Pada tanggal 21 Juli 1959, era baru dalam pelayaran komersial tampak dimulai saat NS Savannah meluncur turun dan masuk ke air di New York Shipbuilding Corporation di Camden, New Jersey. Kapal barang penumpang yang sengaja dibuat futuristik ini dibangun dengan biaya yang sangat besar saat itu sebesar US$46,9 juta (US$495 juta pada tahun 2024) sebagai bagian dari program Atoms for Peace pemerintahan Presiden Eisenhower.

Namun, Savannah tidak pernah dimaksudkan untuk dioperasikan secara ekonomis. Kapal ini adalah kapal peraga atau prototipe yang dirancang untuk menunjukkan bagaimana tenaga nuklir dapat digunakan untuk operasi komersial yang damai. Meskipun merupakan bagian luar biasa dari rekayasa kelautan dan contoh indah estetika zaman atom yang dilengkapi dengan akomodasi mewah, kapal ini hanya bertugas dari tahun 1962 hingga 1972 sebelum diistirahatkan dan sekarang menjadi kapal museum di Baltimore, Maryland.

Hingga saat ini, hanya empat kapal kargo nuklir yang telah dibangun dan hanya satu, Sevmorput, yang masih bertugas di Rusia untuk melayani rute perdagangan Arktik. Meskipun awalnya optimis, pasar untuk kapal bertenaga nuklir sipil tidak pernah terwujud. Biaya siklus hidup terbukti terlalu tinggi untuk bersaing dengan kapal konvensional, awak yang sangat terlatih yang dibutuhkan untuk mengoperasikan kapal tersebut terlalu mahal, dan infrastruktur pelabuhan untuk kapal nuklir tidak tersedia.

KMP Legundi – Long Distance Ferry, Kapal RoRo Terbesar di Indonesia

Namun, dinamika di masa depan bisa merubah persepsi. Seiring dengan mandat agar pengiriman barang (kargo) menjadi netral karbon pada tahun 2050. Diperkirakan bahwa industri pengiriman membakar 300 juta ton bahan bakar fosil per tahun dalam bentuk solar berat, yang menghasilkan 3% emisi gas rumah kaca global. Sementara alternatif lain sedang dipertimbangkan, sejumlah perusahaan melihat tenaga nuklir dalam bentuk reaktor Gen IV sebagai solusi yang paling praktis.

Saat ini ada sekitar 200 reaktor nuklir yang beroperasi di 160 kapal angkatan laut dan kapal selam di seluruh dunia, tetapi, meskipun memiliki catatan keselamatan yang sangat baik, reaktor militer ini tidak cocok untuk kapal sipil terutama karena masalah asuransi. Oleh karena itu, perusahaan dan konsorsium seperti TerraPower dari Amerika, Newcleo dan Core Power dari Inggris, NuProShip dari Norwegia, Fincantieri dari Italia, dan Imabari Shipbuilding dari Jepang semuanya mencari reaktor canggih untuk kapal kontainer besar dan kapal sejenis.

Reaktor ini mirip dengan reaktor modular canggih dan lainnya yang sedang dikembangkan untuk penggunaan di darat. Secara khusus, model yang disukai adalah reaktor garam cair berbahan bakar thorium, di mana thorium dilarutkan ke dalam pendingin garam; reaktor cepat berpendingin timbal, yang mengganti pendingin air dengan timbal cair; dan reaktor pebble-bed berpendingin gas helium yang menggunakan bola bahan bakar nuklir tristruktural isotropik (TRISO), yang terdiri dari lapisan uranium, karbon, dan keramik.

Semua reaktor ini memiliki kesamaan yaitu tidak perlu disegel dalam bejana bertekanan seperti kebanyakan reaktor komersial. Reaktor ini jauh lebih sederhana, beroperasi pada suhu yang lebih rendah, dan secara inheren aman karena reaksi nuklirnya dapat diatur sendiri dan, dalam kasus reaktor garam dan timbal, pendinginnya membeku sebelum kerusakan dapat terjadi jika terjadi kecelakaan.

Ada sejumlah rintangan teknis yang harus diatasi, tetapi bagi kelompok yang dipimpin Lloyd, yang paling menjengkelkan adalah regulasi. Karena alasan ini, para mitra tidak hanya mencari cara untuk membuat kasus teknis dan bisnis terbaik bagi kapal kargo nuklir Gen IV, tetapi juga cara menyelaraskan berbagai hal dengan peraturan yang ada atau cara memperbaruinya dan menjadikan kapal tersebut sebagai pemain utama dalam 15 tahun ke depan.

“Dimulainya studi bersama ini menandai dimulainya perjalanan yang mengasyikkan menuju terungkapnya potensi tenaga nuklir dalam industri maritim, membuka jalan bagi operasi bebas emisi, jaringan layanan yang lebih gesit, dan efisiensi yang lebih besar melalui rantai pasokan,” kata Nick Brown, CEO, Lloyd’s Register.