Otto Aviation Celera 500L, Pesawat Super Cepat dan Paling Irit di Dunia

Kata kunci irit dan cepat pada pesawat rasanya mustahil. Itu bak air dan minyak. Sangat berbeda. Biasanya, pesawat -atau mungkin juga berlaku di moda transportasi lainnya- akan irit saat di kecepatan normal. Namun, pada kecepatan tinggi, sudah pasti bakal boros.

Baca juga: Inilah SE200, Pesawat Widebody Super Irit dengan Enam Sayap, Penantang Serius Airbus-Boeing?

Akan tetapi, bagaimana bila sebuah pesawat mengklaim super irit dan super cepat, meskipun tak secepat pesawat supersonik Concorde. Mungkinkah hal itu benar adanya?

Dilansir cleantechnica.com, pesawat super irit tetapi juga super cepat di kelasnya saat ini bukan isapan jempol belaka setelah kehadiran pesawat Celera 500L.

Bagaimana tidak irit, pesawat buatan Otto Aviation itu mengklaim mampu melaju sejauh 28-40 km per galon, setara dengan konsumsi bahan bakar beberapa mobil, serta jauh lebih irit dari pesawat jet sejenis yang hanya melaju sampai 5 km per galon.

Biaya operasionalnya sudah pasti jauh berbeda, dimana Celera 500L hanya memerlukan cost US$328 atau sekitar Rp4,7 juta (kurs 14.480) per jam, dibandingkan US$2.100 atau sekitar Rp30,2 juta per jam (kurs 14.480) untuk pesawat jet sejenis.

Tak heran, pesawat ini diklaim sebagai pesawat teririt atau paling hemat bahan bakar di dunia dan diklaim cocok untuk dijadikan pesawat bisnis atau pesawat pribadi yang lebih mengutamakan mobilitas ketimbang ukuran besar.

Tak hanya irit, Otto Aviation Celera 500L juga mampu melesat di kecepatan 724 km per jam dengan jangkauan sejauh 7.242 km, cukup untuk membawa bepergian antar benua.

Pesawat ini ditenagai oleh baling-baling bermesin piston efisiensi tinggi terbaru dengan kapasitas enam penumpang, cukup kecil memang untuk digunakan sebagai pesawat komuter.

Sebagai perbandingan, Bombardier Learjet 60 mampu menghabiskan 2,5 galon per mil saat terbang dengan kecepatan 500 mph serta memberikan jangkauan sekitar 2.700 mil.

Otto Aviation mengatakan di laman resminya bahwa mereka sudah melakukan 31 penerbangan uji coba yang sudah berhasil sejauh ini. Efisiensi aerodinamisnya diklaim terbukti pada tahun 2019.

Celera memiliki badan pesawat ramping dan sayap aliran laminar dengan rasio aspek tinggi yang panjang dan sempit yang berakhir di bagian sayap yang besar. Pesawat memiliki ekor berbentuk salib dengan sirip perut yang besar.

Baca juga: Mengenal Polusi Suara Pesawat: Bisa Bikin Stres Sampai Kardiovaskular! Penumpang-Pilot Terdampak

Rahasia penghematan bahan bakar yang luar biasa adalah efisiensi tinggi Raikhlin Aircraft Engine Developments A03 V12 , dipasang di bagian belakang dan menggerakkan baling-baling pendorong empat bilah, yang menghasilkan antara 500 dan 600 tenaga kuda.

Bila sertifikasi FAA dan pencarian fasilitas manufaktur berjalan sesuai rencana, pengiriman komersial pertama Celera 500L bisa diwujudkan pada tahun 2025. Untuk detail harga, spesifikasi pesawat, dan berapa serta siapa saja yang sudah memesan masih harus menunggu kabar lebih lanjut.

Penumpang Wajib Tahu, Ini Tips Antisipasi Delay dan Pembatalan Penerbangan

Penumpang pesawat manapun tentu tak ingin terjadi pembatalan penerbangan atau cancel flight dan penundaan penerbangan atau delay (delayed). Tetapi, suka tidak suka, saat itu terjadi mereka harus menghadapi sekalipun dengan marah-marah.

Baca juga: Bandara Hong Kong Luncurkan Asuransi Delay Gratis, Penumpang Dapat Kompensasi Tanpa Ribet

Daripada marah-marah, pakar penerbangan menawarkan beberapa tips sederhana kepada para penumpang agar tidak terlalu dirugikan saat pembatalan penerbangan dan delayed terjadi.

Di masa mendatang, menurut beberapa studi, pembatalan penerbangan dan delay semakin tidak terhindari oleh maskapai penerbangan. Hal itu lantaran pemanasan global yang semakin memburuk. Sebab, peningkatan suhu dan gelombang panas dari global warming ternyata dapat mempengaruhi kemampuan sayap pesawat untuk menghasilkan daya angkat.

Sebuah penelitian menunjukkan, beberapa bandara di New York dan Dubai kemungkinan akan terkena imbas dari peningkatan suhu dalam beberapa dekade ke depan. Dengan begitu, pihak maskapai terpaksa mengurangi sejumlah beban di dalam penerbangannya.

Sebuah riset lain menunjukkan, suhu rata-rata di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat sekitar 5,5 derajat Fahrenheit atau setara dengan 3 derajat celcius pada tahun 2100 kelak.

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Climate Change menunjukkan gelombang panas yang meningkat belakangan ini menimbulkan sebuah ancaman besar bagi industri penerbangan. Sementara itu pada 2080 yang akan datang, para peneliti menemukan suhu harian maksimum tahunan di bandara bisa naik 7 hingga 14 derajat Fahrenheit, atau setara dengan 4 hingga 8 derajat celcius.

Dengan adanya riset tersebut, para peneliti menyimpulkan kemungkinan pihak maskapai akan merugi akibat pembatalan penerbangan.

Tidak hanya itu, mereka pun menambahkan sekitar 10 hingga 30 persen pesawat dengan kapasitas maksimal terpaksa harus “membongkar muatan” sebelum mengudara. Sudah barang tentu, fenomena seperti ini bisa memaksa industri penerbangan untuk menerima margin keuntungan yang lebih tipis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menghadapi potensi pembatalan penerbangan dan delay yang semakin meningkat, Callie Enright, pekerja di travel agent, sebagaimana dikutip dari fox59.com, memberikan tips agar penumpang mengunduh aplikasi maskapai penerbangan yang akan mengantarkan Anda ke tempat tujuan.

Jangan lupa juga untuk mengaktifkan notifikasinya. Hal ini diharapkan, bila ada informasi terbaru, terkait pembatalan penerbangan atau delay, Anda jadi yang pertama tahu dan bisa mengatur ulang kegiatan se-segera mungkin.

Baca juga: Anda Ketinggalan Penerbangan? Jangan Keburu Panik, Ikuti Langkah Ini!

Lebih lanjut, Callie mengingatkan agar penumpang pesawat atau traveler mengecek jadwal atau status penerbangan terlebih dahulu sebelum berangkat dari rumah. Andai pembatalan penerbangan dan delay terjadi, Anda tidak terlalu repot karena bisa langsung bersantai atau melanjutkan aktivitas lainnya di rumah.

Andai sudah terlanjur sampai di bandara dan penerbangan delay atau dibatalkan, Callie Enright juga menyarankan agar penumpang duduk di dekat loket tiket atau check-in konter maskapai. Tujuannya, agar Anda bisa mendapatkan penanganan se-segera mungkin dari maskapai.

Jika Berkuasa, Partai Buruh Akan Buka Rute Kereta Berkecepatan Tinggi di Australia

Sepertinya Australia akan mengikuti jejak negara lain dengan menghadirkan kereta cepat yakni dari Sydney ke Newcastle. Namun nantinya kereta cepat tersebut akan diprioritaskan di bawah Pemerintahan Partai Buruh. Hal tersebut dikatakan oleh pemimpin oposisi Anthony Albanese.

Baca juga: Indian Railways Siap Luncurkan Kereta Berkecepatan Tinggi dari Varanasi, Kota Suci Bagi Umat Hindu

Nantinya ini menjadi sebuah langkah awal menuju kereta berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan kota-kota besar. Selain itu di rute tersebut, kereta akan melaju dengan kecepatan 250 kpj dan akan memangkas waktu perjalanan dari Sydney ke Newcastle yang tadinya dua jam 30 menit menjadi 45 menit.

Laporan terbaru tentang kereta api berkecepatan tinggi menemukan bahwa rute Sydney ke Newcastle seharusnya menjadi komponen pertama dari jalur terakhir ke Brisbane. Menteri infrastruktur, Paul Fletcher, mengatakan Partai Buruh perlu menjelaskan dari mana uang itu akan berasal.

“Ini adalah $200 hingga $300bn berdasarkan perkiraan yang kredibel. Itu harus dibayar dan itu berarti pajak yang lebih tinggi, ”kata Paul yang dikutip KabarPenumpang.com dari theguardian.com (1/1/2022).

Albanese mengatakan bahwa pemerintahnya akan menjadikan pekerjaan itu sebagai prioritas utama untuk otoritas kereta api berkecepatan tinggi yang baru. Nantinya juga akan menyediakan dana $500 juta dalam anggaran pertamanya untuk memulai akuisisi koridor, perencanaan dan pekerjaan awal.

“Australia adalah satu-satunya benua berpenghuni di bumi yang tidak mengembangkan kereta api berkecepatan tinggi. Anda akan bisa naik kereta pada pukul 18.30 dan berada di Sydney Olympic Park untuk memulai pertandingan Knights.,” katanya.

Langkah untuk membeli tanah di koridor kereta telah disambut oleh thinktank dan badan advokasi kebijakan perkotaan Sydney. CEO Committee for Sydney Gabriel Metcalf mengatakan perbaikan rel akan memberi orang lebih banyak pilihan tentang di mana mereka bekerja dan di mana mereka tinggal.

“Ini merupakan pukulan telak bagi komunitas Hunter, terutama di tengah pandemi global. Hampir setiap keluarga Hunter telah menggunakan layanan vital ini,” ujar Gabriel.

Baca juga: Cina Kembali Buka Jalur Kereta Berkecepatan Tinggi di Shandong

Albanese memberikan beberapa wawasan tentang bagaimana Partai Buruh berpikir dapat memenangkan suara di wilayah dengan beberapa kursi marginal, dengan fokus pada kemarahan masyarakat atas vaksin yang dialihkan ke Sydney selama penguncian terakhir dan izin eksplorasi bensin lepas pantai PEP-11 yang kontroversial.

Untuk diketahui, Asutralia memiliki dua kelompok politik yang mendominasi salah satunya adalah Partai Buruh Australia yang dibntuk tahun 1893, ia telah menjadi partai besar secara federal sejak 1901, dan telah menjadi salah satu dari dua partai besar sejak pemilihan federal 1910. ALP berada dalam pemerintahan di Victoria, Queensland, Australia Barat, Wilayah Utara dan Wilayah Ibu Kota Australia.

Go!Mama Hadirkan Pod Laktasi di Sentosa Singapura

Sebagai seorang ibu menyusui dan tengah melakukan perjalanan, ruang laktasi sangatlah dibutuhkan. Hal ini karena untuk memudahkan ibu menyusui atau memeras susu mereka tanpa gangguan dari orang disekitar. Seperti di Pulau Sentosa, Singapura ada lima pod laktasi yang didirikan untuk ibu menyusui. Kelima pod tersebut diuji cobakan selama enam bulan mulai (8 Desember 2021).

Baca juga: Sulit Pompa ASI, Senator Tammy Duckworth Prakarsai Ruang Laktasi di Bandara Amerika Serikat

Ruang laktasi tersebut dirancang oleh perusahaan rintisan lokal Go!Mama. CEO dan salah satu pendiri Go!Mama yakni Vivian Lee mengatakan, hadirnya pod laktasi ini memberikan ibu menyusui atau memeras susu dengan lingkungan yang bersih, pribadi serta aman.

Interior dan aplikasi untuk menggunakan pod laktasi. Foto: Go!Mama

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman channelnewsasia.com (8/12/2021), ada dua pod uji coba di Sentosa Express (Resorts World Station). Kemudian ada satu pod masing-masing di halte bus Stasiun Pantai, Pantai Siloso dan Pantai Palawan.

Cara penggunaan pod laktasi ini cukup mudah yakni pengguna mengunduh aplikasi Go!Mama yang memungkinkan mereka untuk memeriksa pod mana yang tersedia dan di mana lokasinya. Aplikasi tersebut juga menyediakan daftar ruang laktasi di seluruh Singapura.

Setelah mengunduh dan mulai menggunakan aplikasi, pengguna juga akan mendapatkan PIN untuk mengakses pod setelah profil diverifikasi melalui SingPass. Pod telah dirancang untuk memudahkan pembersihan dan disinfeksi. Proses desinfeksi UV dipicu setelah setiap penggunaan.

Selama uji coba, petugas kebersihan akan melakukan “pembersihan rutin” pada pod. Pod dapat dipindahkan ke lokasi yang berbeda, hanya membutuhkan power point untuk listrik.

“Ini sangat cocok untuk operator yang tidak mampu membangun ruang laktasi di dalam lokasi,” kata Go!Mama.

Pod tersebut dikembangkan oleh Ms Lee dan Eunice Lim, yang “berjuang dalam perjalanan menyusui mereka”.

“Mereka mengkaji tantangan yang mereka hadapi, serta mewawancarai beberapa ibu menyusui untuk merancang dan mengembangkan pod laktasi Go!Mama,” tambah mereka.

“Menyusui adalah cara alami dan luar biasa bagi ibu untuk memelihara, mengimunisasi, dan menjalin ikatan dengan bayi mereka. Kami bertujuan untuk memberikan dukungan lingkungan praktis untuk ibu menyusui, untuk membuat menyusui tidak terlalu membuat stres dan lebih mudah dikelola,” kata Lee.

Dia menambahkan bahwa perusahaan berencana untuk menguji lebih banyak polong laktasi di lokasi lain tahun depan.

Baca juga: Tujuh Bandara Ini Jadi Yang Terbaik Untuk Fasilitas Nursery Room

“Ke depan, kami akan mengeksplorasi fitur-fitur baru di pod laktasi kami, termasuk AC untuk kenyamanan pengguna yang lebih baik, serta menggabungkan panel surya sehingga mereka dapat menjadi unit yang benar-benar berdiri sendiri, menggunakan energi berkelanjutan,” kata Lee.

Tiga Kapal Penumpang Milik PT Pelni Kembali Beroperasi di Pelabuhan Agast Asmat Papua

Pandemi yang berjalan hampir dua tahun ini, membuat banyak perusahaan transportasi menutup berbagai rute perjalanannya demi pencegahan penularan Covid-19. Kini, ketika pandemi mulai berangsur membaik, perusahaan transportasi membuka diri kembali.

Baca juga: Hari ini, 9 Tahun Lalu, Kapal MV Rabaul Queen Tenggelam di Papua Nugini, Ratusan Penumpang Tewas

PT Pelni yang baru saja mengoperasikan kembali kapal penumpangnya dari Pelabuhan Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Kepala PT Pelni Cabang Timika Edwin Kurniansyah di Timika mengatakan, pelayaran perdana kapal penumpang Pelni sandar di Pelabuhan Agats Asmat akan dilakukan pada tanggal 5 atau 6 Januari 2022.

“KM Tatamialau akan kembali melakukan pelayanan pelayaran ke Pelabuhan Agats Asmat dari Timika tanggal 5 Januari. Dengan waktu tempuh pelayaran selama 12 jam, kapal itu diperikirakan baru akan sandar di Pelabuhan Agats sekitar tanggal 6 Januari,” jelas Edwin yang dikutip KabarPenumpang.com dari republika.co.id.

Dia juga mengatakan, dua kapal penumpang lainnya juga akan singgah di Pelabuhan Agats Asmat yakni KM Sirimau sekitar tanggal 11 Januari dan KM Leuser pada tanggal 15 Januari. Nantinya ketiga kapal tersebut akan melanjutkan pelayarannya ke tujuan akhir di Merauke sebelum memulai ke rute yang sama.

Untuk diketahui, ketiga kapal penumpang milik Pelni ini terakhir melakukan pelayarannya ke Pelabuhan Agast Asmat pada Maret 2020 lalu sebelum pandemi melanda daerah tersebut. Tidak adanya pengoperasian tiga kapal penumpang ke sana, karena ada surat dari Pemkab Asmat.

Kemudian setelah kasus Covid-19 mulai mereda di Asmat pada Oktober 2021 lalu, Bupati Asmat Elisa Kambu menyurati pimpinan PT Pelni untuk meminta pengoperasian kembali kapal penumpang ke wilayahnya.

“Kami menerima surat dari Bupati Asmat pada bulan Oktober 2021. Beliau meminta KM Tatamailau untuk singgah di Pelabuhan Agats. Selanjutnya pada bulan Desember 2021 lalu Bupati Asmat kembali mengirim surat meminta agar tiga kapal penumpang Pelni sudah bisa beroperasi kembali ke Pelabuhan Agats mulai awal Januari ini,” tutur Edwin.

PT Pelni menjamin bahwa semua pelaku perjalanan menggunakan kapal penumpangnya harus mematuhi protokol kesehatan, antara lain dibuktikan dengan surat keterangan sudah divaksin dan negatif hasil pemeriksaan antigen. Dengan akan segera beroperasinya kembali kapal penumpang PT Pelni ke Pelabuhan Agats, Asmat, menurut Edwin, warga memiliki cukup banyak pilihan untuk bisa bepergian baik menggunakan pesawat terbang, kapal penumpang dan kapal perintis yang dioperasikan PT Pelni, kapal ferry yang dioperasikan oleh PT ASDP maupun angkutan komersial lainnya terutama perahu motor.

Baca juga: Ikuti Lion Air, PT Pelni Terapkan Sistem Bagasi Berbayar, Cek Ketentuannya di Sini!

Waktu dan jarak tempuh yang cukup singkat dari Pelabuhan Pomako Timika ke Pelabuhan Agats membuat arus penumpang antarkedua kabupaten bertetangga itu selama ini sangat tinggi, terutama melalui jalur laut, mengingat sebagian besar barang kebutuhan pokok untuk masyarakat di Kabupaten Asmat disuplai dari Timika. Edwin menyebut untuk tiket penumpang dari Pelabuhan Pomako ke Pelabuhan Agats ditetapkan sebesar Rp103 ribu untuk orang dewasa dan bayi Rp16 ribu.

Bak Bidadari, Ini Rahasia Kecantikan Pramugari Singapore Airlines

Kecantikan seolah harga mati bagi pramugari. Tetapi, cantik itu relatif dan bagi beberapa penumpang, tidak semua pramugari cantik. Karenanya, pramugari melakukan satu dan lain hal untuk bisa terlihat cantik sempurna bak bidadari tanpa terkecuali, seperti yang dilakukan pramugari Singapore Airlines.

Baca juga: Diskriminasi Kebijakan Antara Pramugari Singapore Airlines dan Maskapai Asing, Menteri Transportasi Singapura ‘Diserang’

Pramugari maskapai nasional Singapura tersebut diketahui memiliki sederet rahasia kecantikan sehingga seluruhnya rata terlihat cantik. Apa saja rahasia kecantikan dari pramugari Singapore Airlines? Dilansir dari berbagai laman sumber, berikut ulasannya.

1. Kulit terhidrasi dengan baik

Udara di kabin pesawat biasanya kering dan didukung sistem humidity untuk menjaga kelembaban. Tetapi, tetap saja itu tak cukup. Karenanya, pramugari selalu memperhatikan kelembaban pada kulitnya agar tidak kering dan terlihat pucat saat dipandang.

2. Skincare sesuai cuaca

Produk skincare yang dibutuhkan selama musim dingin di Eropa bisa sangat berbeda dengan saat musim liburan di Maladewa. Karenanya, pramugari memiliki kiat khusus untuk memilih skincare yang sesuai dengan cuaca tempat dimana mereka berada.

3. Pakar kecantikan

Menyambung rahasia kecantikan pramugari Singapore Airlines dalam memilih skincare sesuai cuaca, mereka biasanya diarahkan oleh pakar kecantikan, bukan secara individu memutuskan skincare apa yang ingin dipakai. Semuanya sudah diatur sedemikian rupa oleh pakar kecantikan dan jangan heran kalau pramugari selalu tampil oke saat dihadapan penumpang.

4. Makeup berbahan skincare

Pramugari akan memilih makeup seramah mungkin pada kulit bahkan punya kandungan yang seperti skincare dan kebanyakan produk water-based.

Sedangkan untuk lipstik mereka lebih suka menggunakan produk dengan kandungan baik seperti argan oil untuk menambah kelembapan bibir. Mereka juga memilih menggunakan lip balm sebagai foundation sebelum lipstik dipoles pada bibir untuk memberikan kelembapan.

5. Memilih makanan yang tepat

Tidak banyak studi tentang makanan dapat mempengaruhi kulit, tetapi diperkirakan beberapa makanan seperti cabai, coklat atau yang berminyak tidaklah terlalu baik untuk kulit wajah. Sedangkan untuk mempertahankan dan memperbaiki kondisi kulit, pramugari Singapore Airlines merawat kulit dengan minuman mengandung kolagen serta makanan dengan antioksidan tinggi.

6. Menghapus makeup di tengah perjalanan

Sebagian pramugari menghapus riasan mereka untuk memungkinkan kulit bernafas selama masa istirahat. Selain itu, mereka juga memanjakan kulit dengan pelembab. Perawatan ini berguna untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.

Baca juga: Bak Tanpa Riasan Penuh, Inilah Rahasia Cantik ala Pramugari Singapore Airlines

7. Perawatan kulit

Begitu banyak paparan udara kering di kabin, kulit cenderung membentuk lapisan yang bisa menyebabkan tiga masalah, yakni pori-pori tersumbat, permukaan kasar, dan skincare tak menyerap sebagaimana mestinya.

Exfoliate kulit atau merawat kulit setidaknya seminggu sekali untuk mengangat sel kulit mati jadi satu perawatan yang tak bisa ditawar. Anda bisa menggunakan scrub atau produk dengan kandungan AHA maupun BHA.

Mau Miniatur Bus Murah? Papercraft Bisa Jadi Solusi

Penggemar bus memiliki berbagai cara untuk memperlihatkan kecintaan mereka pada bus. Bukan hanya touring naik bus, hunting foto, ikut komunitas saja, tetapi mereka juga mengoleksi miniatur bus kesukaan. Uniknya miniatur bus ternyata juga banyak macamnya.

Baca juga: Bagi Penggemar Bus, Sebutan Mudik adalah Touring

Bahkan miniatur tersebut bahan pembuatannya pun berbagai macam yakni dari kayu, resin bahkan kertas tebal. Untuk miniatur yang terbuat dari kertas biasa disebut dengan papercraft. Bahkan dalam proses pembuatannya pun terbilang cukup cepat dan mudah.

Selain itu dari sisi harga pun lebih murah ketimbang yang terbuat dari resin atau kayu. Inilah kemudian yang membuat papercraft bus lebih laris manis di pasaran. Pembelinya beragam dan bukan hanya dari kalangan penggemar bus saja.

Tak haya itu, ternyata perusahaan otobus (PO) juga biasanya memesan papercraft dari para pengrajin untuk dijadikan hiasan di armada bus mereka. Biasanya miniatur tersebut diletakkan di dashboard dan terkadang untuk suvenir kolega pemilik PO.

Tim KabarPenumpang.com berkesempatan melakukan wawancara dengan salah satu pengrajin papercraft yang juga merupakan seorang penggemar bus. Pamungkas Budhi Hermawan adalah seorang penggemar bus yang juga seorang pengrajin papercraft bus.

Berasal dari Jogja, Pamungkas memiliki usaha papercraft bus dengan akun Instagram @pamungkaspaperbus. Usaha ini sudah ditekuninya sejak tahun 2015 tahun dan mulai berani menjual karyanya akhir tahun 2015. Pamungkas mengatakan kesukaannya terhadap bus lah yang membawa dirinya menjadi seorang pengrajin papercraft bus. Dirinya melihat peluang bisnis dari apa yang menjadi hobinya.

“Awalnya saya kan memang ikut komunitas penggemar bus, lalu ada teman yang buat papercraft bus, dari situ saya mulai ikut buat juga,” ungkap Pamungkas.

“Kalo pembelinya sebelum pandemi ada dari penggemar bus, owner perusahaan otobus, biro wisata. Kalau untuk sekarang, pembelinya lebih banyak dari suporter klub bola Liga Indonesia,” tambahnya.

Baca juga: Rela Ndlosor, Inilah Hunting Foto Ala Busmania

Pamungkas menjelaskan bahwa kerajinan papercraftnya bisa dipesan secara pre-order, dirinya juga menyediakan papercraft yang ready stock. Kerajinan papercraft karya Pamungkas ini dihargai mulai dari Rp65 ribu. (Senna Aditiya – Penggemar Bus)






















TransJakarta Sesuaikan Jam Operasional Pada PPKM Level 2

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 kini kembali ditetapkan untuk DKI Jakarta dan sekitarnya. Hal ini kemudian membuat PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menyesuaikan jam operasionalnya. Di mana TransJakarta akan mulai mengoperasikan armadanya untuk mengangkut masyarakat mulai pukul 05.00 – 21.30 WIB dan layanan angkutan malam hari mulai pukul 21.31 – 22.30 WIB.

Baca juga: PPKM Level 2, TransJakarta Mulai Berlakukan Kapasitas Angkut Penumpang 100 persen

Kebijakan ini menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta No.3/2022 Tentang Petunjuk Teknis Pengaturan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi di PPKM Level 2 Covid–19. Penyesuaian jam operasional tersebut mulai efektif berlaku Jumat (7/1/2022).

“Untuk hari ini masih beroperasi normal yakni mulai pukul 05.00 – 22.00 WIB dan layanan angkutan malam hari beroperasi mulai pukul 22.01 – 00.00 wib serta layanan Non BRT dan Mikrotrans pukul 05.00 – 20.00 wib,” ujar Plt. Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT TransJakarta, Angelina Betris di Jakarta, Kamis (6/1/22) yang dikutip dari siaran pers.

Betris mengatakan untuk hari ini dalam rangka sosialisasi, perusahaan melalui petugas di lapangan akan menginformasikan secara langsung kepada pelanggan serta pemberitahuan melalui media sosial resmi milik TransJakarta maupun media massa. Harapannya, agar masyarakat yang biasa menggunakan layanan TransJakarta dalam aktivitasnya bisa terinfo secara menyeluruh dan menyesuaikan perjalanan sebagaimana mestinya.

“Perubahan lainnya akan terus kami update secara berkala agar masyarakat bisa mengetahui info terkini mengenai layanan Transjakarta,” katanya.

Selain jam operasional lanjut Betris, kapasitas angkut Transjakarta sejauh ini tidak mengalami perubahan dan siap melayani pelanggan 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Baca juga: PPKM Level 3, Jumlah Penumpang Naik, MRT Jakarta Fase 2 CP203 Mulai Rekayasa Lalu Lintas

“Kami tetap berupaya melayani dengan maksimal. Kami menghimbau masyarakat untuk bisa mematuhi semua peraturan yang berlaku sehingga bisa beraktivitas bersama Transjakarta dengan aman dan nyaman tentunya,” tuturnya.






















Ridwan Kamil Naik Kereta Inspeksi Tinjau Stasiun Garut

Rangkaian Kereta Inspeksi 4 berada di Stasiun Garut, Kamis (6/1) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kereta inspeksi tersebut diberangkatkan dari Depo Lokomotif Tanah Abang pada Rabu siang menuju Stasiun Bandung. Sesaat tiba di Stasiun Bandung, rangkaian Kereta Inspeksi 4 ini lakukan pengecekan lebih dulu di Depo Lokomotif Bandung karena keesokan paginya akan digunakan inspeksi ke Stasiun Garut.

Baca juga: Empat Dekade Tak Beroperasi, Stasiun Garut Akhirnya Direaktivasi

Tak hanya kereta inspeksi yang datang ke Kota Kembang ini, rangkaian Rail Clinic yang didatangkan dari Kota Solo pun turut hadir melengkapi. Rangkaian Rail Clinic ini juga dilalukan pengecekan di Depo Lokomotif Bandung.

Perjalanan Bandung – Garut
Tepat dipagi hari rangkaian Kereta Inspeksi 4 dikeluarkan dari Depo Lokomotif Bandung memasuki peron Stasiun Bandung. Kereta inspeksi ini diberangkatkam dari Stasiun Bandung pada pukul 08.25 WIB membawa rombongan pejabat kereta api, perhubungan dan tak ketinggalan dengan pria yang biasa disapa Kang Emil ini.

Kereta Inspeksi 4 dari Jakarta ke Bandung bakalan kunjungan kerja ke Garut, Jawa Barat

Saat diperjalanan, Kang Emil sempat kagum dengan pemandangan yang disuguhkan. Pemandangan indah yang dilihat membuat bangga dirinya secara langsung. Saat melewati petak Cibatu – Garut, Kang Emil juga mengatakan bahwa kereta inspeksinya beberapa kali berhenti di Staisun Pasir Jengkol dan Wanaraja. “Stasiunnya bagus, keren, saya bangga sekali. Insya Allah Pelayanannya Modern Sekali,” katanya.

Kereta Inspeksi 4 yang melakukan perjalanan dari Bandung ke Garut ini merupakan kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat dan DJKA (Direktorat Jendral Kereta Api). Tak hanya Kereta Inspeksi 4, rangkaian Rail Clinic juga turut hadir dalam kunjungan kerja ini sampai Stasiun Garut.

Alasan Kang Emil Stasiun Garut Belum Bisa Diresmikan
Menurut pantauan di Stasiun Garut, Kang Emil juga sempat ngobrol dengan warga yang berdomisili di Garut. Bahwa warga yang berdomisili di Garut dan sekitarnya berharap betul agar stasiun ini untuk segera dibuka dan diaktifkan. Namun, Kang Emil masih meninjau beberapa tempat di area Stasiun Garut, bahwa masih belum optimal pengoperasiannya karena masih menunggu penyelesaian secara finalisasi dari pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dan juga harus dilakukan pengecekan terutama kondisi rel dibeberapa titik yang harus diremajakan.

Kang Emil menambahkan, belum diresmikannya Stasiun Garut karena terkendala administrasi dan permasalahan investasi yang sedang Kemenhub hitung. Terutama jalur petak Cibatu – Garut, biaya operasional yang dikeluarkan nantinya juga untuk perawatan rel dan juga beberapa titik stasiun yang harus dilengkapi fasilitasnya untuk masyarakat pengguna kereta api.

Baca juga: Stasiun Payakabung Jadi Tempat Unboxing Kereta Ukur Terbaru

Jika selesai dan rampung 100 persen digunakan oleh masyarakat, Kang Emil akan menyampaikan berita baik di 2022 ini dan dilakukan peresmian Stasiun Garut dalam waktu dekat. (PRAS – Cinta Kereta Api)






















Daftar Maskapai yang Melarang Penumpang Minum-minuman Beralkohol dalam Penerbangan

Maskapai penerbangan sejatinya harus melayani penumpang, apapun latar belakangnya. Namun, bagi sebagian maskapai, itu dikecualikan untuk alkohol. Bersandar pada hukum negara mereka, maskapai-maskapai tersebut melarang secara halus ataupun terang-terangan penumpang domestik ataupun internasional minum-minuman beralkohol.

Baca juga: Daftar Maskapai Terdepan yang Gunakan Bahan Bakar Berkelanjutan, Tak Satupun dari Asia

Bagi sebagian orang, mungkin tidak minum-minuman beralkohol dalam penerbangan tidak jadi masalah. Tapi, bagi sebagian lainnya, itu akan menjadi masalah dan bukan tidak mungkin menjadi alasan untuk memilih maskapai lain.

Belum lama ini, beberapa maskapai di Amerika Serikat (AS) dilaporkan mulai melarang penumpang minum-minuman beralkohol atau minuman keras dalam penerbangan. Pemicunya adalah keonaran demi keonaran dari penumpang yang mengonsumsi minuman keras.

Ini tentu menjadi masalah tersendiri bagi maskapai dan penumpang di negara tersebut mengingat minum-minuman beralkohol sudah menjadi tradisi atau dengan kata lain bak minum air putih atau air mineral.

Dalam penerbangan domestik di bawah tiga jam, tidak mengonsumsi minuman beralkohol mungkin masih bisa ditolelir, tetapi pada penerbangan internasional, beberapa penumpang sangat merasa kesulitan sekalipun dalam beberapa riset menunjukkan mengonsumsi alkohol dalam penerbangan membuat tubuh dehidrasi dan jetlag.

Akan tetapi, prinsip tetaplah prinsip. Itu di atas segalanya, bahkan terhadap penumpang sekalipun yang dalam sebuah pepatah dianggap sebagai ‘raja’. Umumnya, maskapai yang melarang penumpang minum-minuman keras dalam penerbangan datang dari maskapai-maskapai di negara Islam.

Sebut saja Afriqiyah Airways, Air Arabia, Ariana Afghan, Biman Bangladesh, Iran Air, Jazeera Airways, Kuwait Airways, Mahan Air, Pakistan International Airlines, Saudi Arabian Airlines, dan Tunisair.

Kesemuanya melarang penumpang minum-minuman beralkohol dalam penerbangan, baik membawa sendiri ataupun beli di pesawat, baik dalam penerbangan domestik maupun penerbangan internasional.

Namun, ada juga maskapai dari negara Islam lainnya yang lebih moderat. Tengok saja Emirates, Qatar Airways, dan Etihad Airways. Tiga maskapai terbesar di Timur Tengah itu sudah kondang dikenal sebagai maskapai dengan jaringan internasional terbesar dan terus membakar uang untuk mencapai layanan terbaik.

Tak ayal, tiga maskapai tersebut membarenginya dengan memperbolehkan penumpang minum-minuman beralkohol dalam penerbangan internasional. Tetapi tidak dengan penerbangan domestik, tidak spesifik pada lama penerbangannya. Intinya penerbangan domestik. Begitu juga dengan Turkish Airlines, yang dicap negatif di dalam negeri akibat mengizinkan penumpang minum-minuman keras.

Lain cerita dengan Malaysia Airlines. Maskapai nasional Malaysia, yang notabene sebagai berpenduduk mayoritas Islam, tersebut melarang penumpang mengonsumsi minuman beralkohol dalam penerbangan di bawah tiga jam untuk setiap keberangkatan dari Kuala Lumpur.

Baca juga: Emirates Hilangkan Pajangan Botol Sampanye Mewah di Bar Pesawat Kelas Satu

Beberapa maskapai lainnya dari negara Islam, seperti Royal Brunei Airlines dan Egyptair punya kebijakan tersendiri terkait minuman beralkohol bagi penumpang. Disebutkan, maskapai tersebut mengizinkan penumpang minum-minuman beralkohol dalam penerbangan dari yang mereka bawa sendiri atau bring your own (BYO).

Jadi maskapai tidak menyediakan minuman keras dan tidak melarang mereka minum, baik dalam penerbangan domestik maupun internasional. Tetapi, sebagaimana dikutip dari Simple Flying, mereka bisa membawanya sendiri dan meminumnya dalam penerbangan.