Maret 2024, Turkish Airlines Buka Penerbangan ke Australia dengan Transit 10 Jam di Changi

Maskapai nasional Negeri Ottoman, Turkish Airlines merencanakan untuk membuka penerbangan ke Australia pada Maret 2024. Tidak itu saja, Turkish Airlines akan menggandeng aktris cantik berambut pirang Margot Robbie sebagai Brand Ambassador.

Baca juga: Riyadh Air dan Turkish Air Jalin Kerja sama Codeshare dan Interline 

Turkish Airlines yang berbasis di Istanbul menyatakan bahwa mereka bermaksud untuk meluncurkan penerbangan Australia pada bulan Maret tahun depan. Untuk memajukan pemasaran rute baru dan menarik ini, mereka mendekati kesepakatan dengan aktor terkenal – Barbie kesayangan Australia dan terkenal di dunia, Margot Robbie.

Menurut Hurriyet Daily News, Turkish Airline sedang dalam pembicaraan untuk mengontrak Margot Robbie, bintang film blockbuster terbaru Barbie, sebagai duta merek baru untuk perluasan rute jaringan maskapai tersebut ke Australia.

“Kami akan memulai penerbangan ke Australia antara 15 dan 25 Maret 2024. Saat ini kami sedang berdiskusi dengan aktris Australia Margot Robbie. Kami berencana membawanya ke Türkiye seminggu sebelum penerbangan dan menjelajahi berbagai tempat, termasuk situs bersejarah Göbeklitepe,” kata CEO Turkish Airlines Ahmet Bolat berkomentar:

Turki sudah lama menginginkan hubungan dengan Australia, dan CEO Bandara Instanbul menyatakan pada tahun 2021 bahwa mendapatkan rute Australia untuk Turkish Airlines adalah “prioritas tinggi”, sebuah poin yang ditegaskan kembali dalam sebuah wawancara dengan Simple Flying awal tahun ini.

Terlepas dari semua momentum positif ini, maskapai ini masih mempunyai permasalahan, yaitu tidak ada satu pun armadanya yang dapat terbang langsung ke Australia tanpa mengurangi kapasitas penumpang.

“Penerbangan Australia akan melibatkan persinggahan (transit), dengan persinggahan 10 jam di Singapura, dan kemudian perjalanan tujuh jam berikutnya ke Australia.”

Penerbangan nonstop ke Australia akan memakan waktu sekitar 17 jam, suatu prestasi yang tidak mungkin dilakukan dengan pesawat 787 Dreamliner, 777, dan A350-900 yang saat ini dimiliki Turkish. Namun demikian, penerbangan langsung merupakan ambisi maskapai ini, dan Bolat sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan pilihan antara 777X dan A350-1000 untuk tugas ini. Dengan adanya pesanan Airbus dalam jumlah besar pada minggu ini, tampaknya keputusan telah dibuat, dan pengiriman nonstop pada akhirnya akan dilakukan bersamaan dengan kedatangan A350-1000.

Hari Ini, 97 Tahun Lalu, Penerbangan Pesawat Pertama di Turki Sukses Dilakukan

Hingga pesawat jarak jauh tiba, penumpang akan menghadapi transit yang lama di Bandara Changi. Namun mengingat bandara ini sering menduduki peringkat sebagai bandara terbaik di dunia, maka menghabiskan waktu singgah 10 jam bukan menjadi masalah berarti.

Setelah 31 Tahun, Jalur Kereta Api di Bosnia Dibuka Kembali

Jaringan kereta api Bosnia dan Herzegovina sangat terdampak dari perang saudara yang berkecamuk pada tahun 1992. Dan setelah 31 tahun, jaringan kereta di Negera Balkan dibuka kembali berkat dukungan perusahaan pertambangan Inggris, Adriatic Metals.

Baca juga: AmaMagna, Kemewahan Khas Kapal Sungai di Jalur Balkan

Jalur ini dibuka untuk mengangkut perak, seng, dan bijih timah dari Podlugovi ke Vareš yang ditutup pada tahun 1992 selama perang Bosnia telah kembali beroperasi setelah renovasi selama berbulan-bulan. Jalur ini akan digunakan untuk mengangkut bijih dari tambang terdekat ke jaringan transportasi yang lebih luas.

Sebuah upacara diadakan untuk menandai pembukaan kembali jalur tersebut dengan perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Transportasi Bosnis, Edin Forto dan Duta Besar Inggris merayakan pencapaian tersebut.

Dikutip railway-technology.com (15/12/2023), Edin Forto mengatakan: “Ini momen yang sangat emosional, saya telah melihat banyak orang lanjut usia dan beberapa orang muda berlinang air mata.” Di kawasan ini, jalur kereta api berarti penghubung dengan dunia, peluang kerja, dan simbol kemakmuran.

Upaya pembersihan dan perbaikan jaringan kereta dipimpin oleh perusahaan pertambangan Adriatic Metals dimulai pada bulan Juni dengan pekerjaan pembersihan manual dan mesin, sebelum diserahkan kepada Perkeretaapian Federasi Bosnia dan Herzegovina untuk pekerjaan pemeliharaan dan renovasi pada bulan Agustus.

Jalur Kkreta api sepanjang jalur 24 km akan beroperasi lima kali seminggu, mengangkut bijih perak, seng, dan timah dari Vareš di sepanjang jalur sebelum terhubung ke kereta api lain yang melanjutkan ke pelabuhan Ploče.

Baca juga: Punya Bentang Rel ‘Hanya’ 760 Milimeter, Kereta Tua di Bulgaria Berbelok Laksana Rollercoaster

Jalur antara kedua area tersebut awalnya dibangun pada akhir tahun 1800-an sebagai bagian dari jalur kereta api sempit Bosnia antara Bosanski Brod dan Sarajevo sebelum digantikan oleh jalur pengukur standar pada pertengahan abad ke-20.

Liburan Nataru, Jepang Jadi Pilihan Teratas Destinasi Pelancong dari Indonesia

Menjelang musim liburan nataru (natal dan tahun baru) yang semakin dekat, Airbnb, platform penginapan online, kembali membagikan data tren perjalanan terbaru bagi wisatawan Indonesia. Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan domestik, Jawa Tengah, Bali, atau staycation di Jakarta merupakan destinasi yang paling banyak dipilih oleh wisatawan Indonesia.

Baca juga: Libur Nataru di Jepang, Penumpang Kereta Melonjak Hingga 81 Persen

Untuk destinasi wisata internasional, Jepang menjadi destinasi teratas untuk wisatawan Indonesia. Dengan dilonggarkannya pembatasan kunjungan oleh Jepang pada bulan Oktober 2022 lalu, tidak heran jika salah satu kota yang paling diminati di negara ini, Osaka, menjadi destinasi yang populer saat berkunjung ke negara tersebut untuk musim liburan kali ini. Di sisi lain, banyak keluarga memilih untuk menghabiskan waktu bersantai dengan menjelajahi Tokyo.

Sementara untuk tren perjalanan domestik menunjukkan bahwa pelancong ingin menginap di kota-kota ikonik, dekat dengan tempat wisata, dan pantai yang indah, terutama di daerah-daerah seperti Magelang (Borobudur), Jakarta, dan Bali. Berikut ini adalah beberapa destinasi domestik yang populer di kalangan pelancong Indonesia yang sedang naik daun untuk musim liburan yang akan datang.

– Borobudur, Magelang
– Tanah Abang, Jakarta
– Kuta Selatan, Bali
– Kebayoran Baru, Jakarta
– Central Jakarta, Jakarta
– Gedong Tengen, Daerah Istimewa Yogyakarta
– Kecamatan Ubud, Bali
– Ciwidey, West Java
– Batam, Kepulauan Riau
– Lombok, Nusa Tenggara Barat

Lima Hal ini Terasa Mengesankan Bagi Pelancong yang Datang Kembali ke Jepang

Pencarian penginapan Airbnb di Jepang juga mengalami lonjakan, terutama di Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Musim dingin adalah waktu terbaik untuk menjelajahi Jepang. Pemandangan selama musim dingin memberikan pengalaman baru bagi kita yang terbiasa dengan pemandangan tropis di destinasi domestik. Beberapa destinasi internasional yang sedang populer saat ini sebagai berikut:

– Taito, Tokyo, Jepang
– Kyoto, Jepang
– Shinjuku, Tokyo, Jepang
– Osaka, Jepang
– Hong Kong
– Madrid, Spanyol
– Shibuya City, Tokyo, Jepang
– Sapporo, Hokkaido, Jepang
– Kuala Lumpur, Malaysia
– Khet Ratchathewi, Thailand

Tampilkan Corak Karya Seni Aborigin, QantasLink Terima Unit Perdana Airbus A220

Armada pesawat Qantas identik dengan livery dengan warna dasar merah dan putih. Namun ada sentuhan baru, yakni menyambut unit perdana pesawat terbaru Airbus A220, Qantas memberikan sentuhan baru dengan livery dengan warna dasar hijau dan putih.

Baca juga: Airbus A220 SWISS Dicegat ‘Bersahabat’ oleh Jet Tempur F/A-18 Hornet

Belum lama ini, Qantas telah menerima pengiriman A220 generasi baru pertamanya, dan menjadi operator ke-20 dari jenis tersebut. Pesawat ini adalah yang pertama dari 29 unit A220 yang dipesan oleh Qantas Group untuk dioperasikan oleh QantasLink, maskapai penerbangan regional mereka yang melayani tujuan metropolitan dan regional di seluruh Australia.

Menampilkan corak unik berdasarkan karya seni Aborigin, pesawat ini akan berangkat dari jalur perakitan akhir Airbus di Mirabel dalam beberapa hari mendatang untuk penerbangan pengiriman ke Sydney, dengan pemberhentian di Vancouver, Honolulu, dan Nadi.

A220 secara bertahap akan menggantikan armada Boeing 717 yang ada di QantasLink. Terbang dua kali lebih jauh, A220 dapat menghubungkan dua titik mana pun di seluruh Australia tanpa henti, sekaligus memberikan pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon secara signifikan sebesar 25% dibandingkan pesawat generasi sebelumnya.

A220 juga memiliki kabin, kursi, dan jendela terbesar di kelasnya, sehingga menawarkan kenyamanan superior bagi penumpang. Dengan total 137 kursi, A220 Qantas akan dikonfigurasi dalam tata letak dua kelas yang dapat menampung 10 penumpang bisnis dan 127 penumpang ekonomi.

Dirancang khusus untuk segmen 100-150 kursi, A220 merupakan pesawat paling modern dalam kategori ukurannya. Ditenagai mesin Pratt & Whitney GTF™ generasi terbaru, pesawat ini mampu terbang hingga 3.450 mil laut atau 6.390 kilometer nonstop.

Baca juga: Pesan 30 Unit Tambahan, Airbaltic Jadi Operator Airbus A220 Terbesar di Eropa

Seperti semua pesawat Airbus, A220 sudah mampu beroperasi dengan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) hingga 50%. Airbus menargetkan semua pesawatnya mampu beroperasi dengan SAF 100% pada tahun 2030.

Airbus telah menerima hampir 850 pesanan dari 30 pelanggan untuk A220, dan lebih dari 300 pesanan telah dikirim ke seluruh dunia.

Garuda Indonesia dan The Pokémon Company Rilis Design Livery Tematik “Pikachu Jet”

Garuda Indonesia bekerjasama dengan The Pokémon Company pada hari Sabtu (16/12) secara resmi memperkenalkan desain livery Pikachu Jet yang akan diaplikasikan pada armada B737-800NG Garuda Indonesia. Desain livery Pikachu Jet tersebut merupakan desain pertama dari total 2 (dua) desain yang akan resmi diluncurkan pada bulan Februari 2024 mendatang.

Baca juga: Boneka Pikachu Raksasa Bikin Penumpang Antre di Lorong Kabin

Desain livery tematik tersebut nantinya juga akan menampilkan 10 (sepuluh) Pokémon di kedua sisi pesawat diantaranya Pikachu, Squirtle, Horsea, Eevee, Aipom dan berbagai Pokémon lainnya yang akan diselaraskan dengan aksen tematik yang mengadaptasi tema keindahan budaya serta kekayaan alam dan laut Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa peluncuran desain livery tematik ini merupakan salah satu bentuk komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam menghadirkan excitement pengalaman penerbangan bagi pengguna jasa melalui hadirnya brand Pokémon pada touch point layanan penerbangan Garuda Indonesia.

Kolaborasi dengan pelaku sektor industri kreatif seperti yang kami lakukan bersama The Pokémon Company ini, turut menjadi langkah berkesinambungan kami sebagai national flag carrier dalam memperkenalkan berbagai keunggulan Indonesia dikancah global melalui berbagai kolaborasi strategis yang kedepannya akan kami jalankan bersama The Pokémon Company tersebut.

“Memiliki misi yang sama dengan The Pokémon Company untuk terus menghadirkan greater impact bagi masyarakat, peluncuran design livery special ini diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa yang juga merupakan penggemar Pokémon melalui kehadiran pengalaman penerbangan yang berbeda”, papar Irfan.

“Sebagai salah satu brand yang paling populer di dunia, tentunya livery pesawat yang menampilkan beberapa Pokémon, khususnya Pikachu akan memiliki daya tarik yang besar untuk menarik antusiasme masyarakat, khususnya bagi para penggemar Pokémon untuk terbang bersama Garuda Indonesia,” kata Irfan.

Peluncuran desain livery Pikachu Jet tersebut merupakan bagian dari program “Pokémon Air Adventures” yaitu sebuah pengalaman penerbangan spesial bertemakan Pokémon yang akan dihadirkan mulai dari livery pesawat hingga berbagai produk merchandise kolaborasi bersama yang nantinya akan dapat diperoleh melalui kanal resmi penjualan GarudaShop.

Selain meluncurkan desain spesial livery pada 2 pesawat Garuda Indonesia yang nantinya akan melayani penerbangan domestik dan internasional,  layanan tematik Pokémon nantinya juga akan dihadirkan pada berbagai  touch point penumpang mulai dari pre-flight, in-flight maupun post flight seperti Landing Page khusus di web Garuda Indonesia yang menginformasikan rute penerbangan dengan pesawat yang menggunakan livery Pikachu Jet, LED dengan desain Pokémon pada selected Check-in counter area dan boarding gate,  hingga cabin crew yang akan menyambut penumpang dengan memegang boneka Pokémon, serta tayangan Pokémon Kids TV pada in-flight entertainment di pesawat.

Baca juga: “Pokemon with You Train,” Kereta Tematik Pelipur Duka Anak-Anak Korban Gempa Jepang

Irfan menjelaskan bahwa rangkaian kolaborasi bersama Pokémon ini menjadi bentuk konsistensi pengembangan inovasi Garuda Indonesia, setelah sebelumnya Perusahaan menghadirkan berbagai added value berkelanjutan di antaranya special livery pada armada wide-body dan narrow-body, merchandise eksklusif bertemakan Garuda Indonesia, hingga penyelenggaraan penerbangan tematik “Kepresidenan”.

Yang Serba Unik dari Bandara Abdulrachman Saleh Malang

Berbeda dengan bandar udara (bandara) yang ada di kota-kota besar di Tanah Air, Bandara Abdulrachman Saleh di Kota Malang dari aspek pengelolaan bukan ditangani oleh BUMN PT Angkasa Pura, melainkan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, setelah sebelumnya dikelola TNI AU. Ditangan militer, bandara yang dikenal juga dengan sebutan Pangkalan Udara punya aspek yang strategis bagi TNI AU, pasalnya di Abdulrachman Saleh terdapat tiga Skadron Udara, satu Skadron Teknik, dan Batalyon Paskhas.

Baca juga: Inilah Beragam Metode Boarding di Bandara, Nomer 3 Paling Unik 

Karena sifatnyanya yang khas dan terkait dengan aktivitas strategis dan taktis militer, nuansa dan aturan militer tetap lekat di bandara yang juga berstatus sebagai lanud. Bila ingin dibandingkan, rasanya bisa disebut bandara ini sebagai versi mini dari Bandara (Lanud) Halim Perdanakusuma di Jakarta.

Sebagai informasi, sisi strategis Abdulrachman Saleh dan Halim Perdanakusuma setara bagi TNI AU, kedua obyek vital ini masuk klasifikasi sebagai lanud kelas A, dan dipimpin oleh seorang perwira tinggi bintang satu (Marsekal Pertama).

122834_620

Terkait dengan penerbangan komersial, Bandara Abdulrachman Saleh punya catatan yang unik. Didorong untuk meningkatkan laju transportasi dan wisata ke Malang, akhirnya status Abdulrachman Saleh yang tadinya eksklusif untuk kepentingan TNI AU, mulai dibuka pada tahun 1994. Resminya penerbangan sipil di bandara ini mulai dibuka sejak 1 April 1994 oleh Merpati Nusantara Airlines dengan menggunakan pesawat Fokker F28. Namun akibat sering mengalami keterlambatan (tidak sesuai jadwal) mulai kurun waktu tahun 1996-1997 mengalami penurunan load factor sampai 14,54 persen. Pada tanggal 16 Juni 1997, PT Merpati Nusantara Airlines secara resmi menghentikan kegiatan penerbangannya.

Agak lama vakum dilayani penerbangan komersial, sejak 2005 denyut bandara ini kembali menggeliat dengan masuk maskapai swasta untuk melayani destinasi ke Malang. Pelopor penerbangan adalah Sriwijaya Air, kemudian diikuti maskapai nasional Garuda Indonesia. Dan kini selain kedua maskapai tersebut, Batik Air, Citilink, dan Wings Air sudah mempunyai jadwal penerbangan regular dari dan ke Malang. Pada 30 Desember 2011 penerbangan sipil di Abdulrahman Saleh menggunakan bandar udara yang terpisah dari base ops Lanud Abdulrahman Saleh, maklum sejak 2005 menggunakan fasilitas di dalam Base ops Lanud.

Bangunan terminal lama, kini menjadi terminal khusus kedatangan.
Bangunan terminal lama, kini menjadi terminal khusus kedatangan.

Jika ingin terbang ke Malang, maka jangan harap mendapatkan penerbangan malam. Ini bukan karena alasan bisnis, melainkan di Bandra Abdulrachman Saleh belum dipersiapkan fasilitas ILS (Instrumen Landing System), menjadikan penerbangan paling sore dari bandara ini hanya sampai pukul 17.00.

Landasan
Bandara Abdulrahman Saleh memiliki dua landasan pacu yang pertama untuk pesawat-pesawat kecil seperti Hercules C-130 dengan panjang 1.500 meter, dan yang kedua untuk jenis pesawat besar seperti Boeing 737 dengan panjang 2.300 meter. Ada pemandangan yang berbeda di sekitaran jalur landasan dan apron, selain sarat dengan fasilitas militer, jalur di pinggir landasan terlihat di budidayakan sebagai area tanam sayuran. Bahkan jika berjalan ke arah pintu keluar bandara, dominasi lahan tebu terlihat cukup banyak.

Tidak ada baggage conveyor
Jika Anda tiba di Bandara Abdulrachman Saleh dan menunggu antrian koper dari bagasi (kargo), maka jangan mencari baggage conveyor seperti yang biasa ada di bandara-bandara besar. Di bandara ini semua dilakukan serba sederhana, hanya ada satu lintasan belt pengambilan bagasi. Mungkin mengingat frekuensi penerbangan yang masih rendah, menjadikan penerapan baggage conveyor belum dirasa perlu.

IMG_20170313_205002

Koneksi Angkutas Terbatas
Boleh jadi karena dikelola oleh Pemprov dan berada di kawasan TNI AU, maka untuk urusan transportasi dirasa serba terbatas, alias tidak ada pilihan. Untuk keluar dari bandara, tidak ada angkutan bus bandara seperti halnya bus DAMRI di Jakarta, begitu pun angkot dan ojek dilarang masuk ke area boulevard bandara. Sebagai pilihan satu-satunya adalah menggunakan taksi.

Baca juga: Kota Gudeg Punya Resto Berkonsep Bandara yang Super Unik!

Taksi resmi yang boleh mengantar penumpang dari Bandara Abdulrachman Saleh adalah Taksi Garuda yang dikelola Pusat Koperasi Angkatan Udara (Puskopau). Soal tarif, taksi ini tidak menggunakan argometer namun sudah ada standar tari merujuk ke suatu destinasi. Semisal dari bandara ke kawasan wisata Batu, tarif sudah ditentukan Rp155.000.

Sayangnya sebagian besar armada Taksi Garuda masih menggunakan jenis sedan Hyundai keluaran lama yang tak lagi nyaman. Sebenarnya jauh lebih hemat menggunakan jasa Uber, namun saat penulis melakukan kunjungan ke Malang, sayangnya armada Uber tengah menghilang akibat aksi razia Dishub dan tekanan demo dari pengemudi angkot dan taksi konvensional

Peuyeum Dilarang Masuk Kabin Kereta?

Apabila Anda tengah berjalan-jalan ke kota kembang, Bandung, Anda mungkin tidak akan melewatkan kesempatan untuk memanjakan diri di sana. Tidak hanya terkenal dengan tujuan wisata alam dan belanjanya, kota dengan julukan Paris Van Java ini juga terkenal dengan wisata kulinernya. Ada banyak penganan lokal hingga penganan modern dapat Anda temukan di sana, bahkan penganan lokal yang mendapat sentuhan modernpun dapat Anda temukan di Bandung. Salah satu penganan lokal yang kerap kali menjadi buah tangan para wisatawan yang datang ke Bandung adalah peuyeum.

Baca juga: Kebijakan Unik Ratu Victoria Saat Naik Kereta Kerajaan, Diantaranya Menolak ada Toilet di Gerbong

Makanan yang dikenal oleh masyarakat Ibu Kota dengan nama tape ini merupakan singkong yang telah melewati tahap fermentasi terlebih dahulu.

Namun, apabila Anda yang sudah membeli peuyeum sebagai oleh-oleh, dan Anda hendak pulang menaiki kendaraan umum seperti kereta, sebaiknya Anda membungkusnya terlebih dahulu supaya penganan yang memiliki bau yang khas ini tidak mengganggu penumpang lain di kereta. Pasalnya, tidak semua orang suka dengan bau dari peuyeum.

Hal ini terjadi pada saat kabarpenumpang.com mencoba untuk membawa masuk peuyeum ke dalam kereta. Ketika kami tiba di bagian pengecekan tiket, kami diberhentikan oleh seorang petugas keamanan dan petugas tiket yang mencegah kita untuk membawa peuyeum ke dalam kereta. “Tidak boleh membawa peuyeum ke dalam kereta,” ujar salah satu petugas keamanan dengan badan tegap tersebut seraya tangannya yang seolah menghalangi kita untuk melewati petugas pengecekan tiket.

Kami yang merasa kebingungan lantas menanyakan alasan mengapa makanan khas Bandung ini tidak boleh masuk ke dalam kereta. “Makanan yang berbau tajam tidak boleh masuk, kalau mau, silakan di re-package supaya baunya tidak menyebar,” tutur si petugas tiket.

Alih-alih peuyeum tersebut tidak sampai di tujuan, akhirnya kami pun menuruti arahan dari 2 petugas ini. Packaging dari tempat peuyeum yang terbuat dari anyaman kayupun terpaksa kami bongkar dan memasukannya ke dalam ransel.

Pernyataan kedua petugas PT  KAI ini lalu tidak kami telan mentah-mentah. Kami mencoba untuk mencari informasi tentang kebenaran tidak boleh membawa benda dengan bau tajam ke dalam kereta. Namun alangkah terkejutnya ketika kami menemukan peraturan atau ketentuan umum yang menunjukkan tidak adanya larangan membawa benda atau makanan berbau tajam.

Peraturan tersebut kami dapatkan dari mobile.kereta-api.co.id yang menyebutkan bahwa “Barang yang tidak diperbolehkan diangkut sebagai bagasi tangan adalah binatang, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya, senjata api dan senjata tajam, semua barang yang mudah menyala/meledak, barang-barang yang karena sifatnya dapat mengganggu/merusak kesehatan, berbau busuk, barang-barang yang menurut pertimbangan pegawai karena keadaannya dan besarnya tidak pantas diangkut sebagai bagasi, dan barang-barang yang dilarang undang-undang.”

Baca juga: Mendengkur Keras Selama di Kereta, Pria India Ini Dilarang Tidur Oleh Penumpang Lainnya

Pada peraturan tersebut tercantum larangan membawa benda berbau busuk, bukan benda berbau tajam seperti peuyeum atau bahkan durian. Pada peraturan selanjutnya juga tercantum barang yang menurut pertimbangan pegawai keadaannya tidak pantas diangkut ke dalam bagasipun tidak merujuk bahwa benda/makanan seperti peuyeum tidak boleh masuk ke dalam kabin kereta, ditambah lagi pada bagian “menurut pertimbangan pegawai” tentu saja ini merupakan penilaian subjektif yang bisa saja tiap orang memiliki pandangan yang berbeda.

Kejadian seperti ini tentu saja berbanding terbalik dengan usaha walikota Bandung, Ridwan Kamil yang sedang gencar-gencarnya mengharumkan nama Bandung ke seluruh pelosok negeri, baik itu dari segi wisata, budaya, hingga penganan khasnya.

KMP Legundi – Long Distance Ferry, Kapal RoRo Terbesar di Indonesia

Layanan Long Distance Ferry (LDF) telah digelar PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada awal Desember 2016. Karena ada label “Long Distance” sudah barang tentu kapal ferry yang disiapkan PT ASDP punya spesifikasi unggulan, dari segi kinerja dan kapasitas dipastikan sosok kapal ferry LDF berbeda dengan kapal ferry yang melayani rute pendek seperti Merak – Bakauheni. Dan PT ASDP memang mengerahkan kapal ferry terbesarnya KMP Legundi untuk LDF rute Surabaya ke Pelabuhan Lembar di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Punya Beragam Peran dan Spesifikasi, Inilah Jenis-Jenis Kapal RoRo

Menyandang gelar sebagai kapal ferry RoRo (Roll on Roll off) terbesar di Indonesia sudah pasti membuat banyak orang penasaran, sebesar apakah KMP Legundi ini? Dari spesifikasi, KMP Legundi berbobot 5.000 Gross Tonnage (GT), punya panjang 109,40 meter, lebar 19,60 meter, tinggi geladak utama 5,60 meter, serat air 4,10 meter, dan kecepatan maksimum 17 Knots. Dapur pacu kapal inin disokong mesin dengan daya total 2×3500 HP.

Sementara dari kapasitas angkut KMP Legundi mampu menampung 812 orang, 26 truk kontainer 20 feet, dua unit truk tronton, 37 truk medium, dan 77 sedan/ MPV/SUV. Untuk penumpang, dapat diperinci kapasitasnya sesuai kapasitas kelas, yakni penumpang kelas VIP 18 orang, penumpang dek terbuka 232 orang, penumpang dek kursi baring 324 orang, penumpang kelas kursi sofa 140 orang dan penumpang dek kafetaria 98 orang.

Bicara tentang fasilitas, sebagai LDF KMP Legundi sudah didesain untuk memberikan rasa nyaman kepada penumpangnya. Indahnya panorama laut yang melintasi Surabaya -Lombok bisa dinikmati dari sudut jendela ruang penumpang yang full AC.

KMPLegundi_zps8b7524f1

Bagi yang lapar, jangan takut kehabisan makanan. Ada layanan tambahan berupa satu kali makan yang sudah include tiket pada setiap penumpang. Dan untuk bagi yang ingin memejamkan mata sejenak, tersedia kasur matras yang dapat digunakan dengan cuma-cuma sepanjang perjalanan. Ruang kesehatan dan ruang menyusui juga menjadi sebuah keharusan di kapal Roro dengan nama KMP Legundi itu. Para pengemudi kendaraan yang ingin santai juga ikut dipikirkan. Ada ruang khusus yang bisa digunakan untuk bersantai sejenak. Secangkir teh dan kopi bisa dinikmati di ruang entertainment.

Resminya KMP Legundi mulai dioperasikan sejak September 2014. Pihak pemesan kapal ini adalah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Yang cukup membanggakan, KMP Legundi ternyata dibuat galangan dalam negeri, yaitu oleh PT Dumas Tanjung Perak Perak Shipyard. Meski secara teknis punya kecepatan sampai 17 knot, namun saat uji coba perdana kapal ini melaju lebih lambat dengan kecepatan 15 knot.

maxresdefault

Baca juga: Sebaiknya Anda Tahu, Kapal Ferry Bukan Hanya Jenis Ro-Ro Saja

Dengan kecepatan 15 knot, maka jarak Surabaya – Lembar sejauh 311 mil bisa ditempuh selama 21 jam. “Waktu tempuhnya jauh lebih singkat dibanding dengan jalur darat, dimana memakan waktu 48 jam. Biaya distribusi juga lebih hemat dibandingkan melalui darat,” ujar Faik Fahmi, Pelaksana Tugas Direktur Utama ASDP Indonesia, dikutip dari lamppost.co (4/12/2016).

Sejatinya ada PT ASDP masih mempunyai dua kapal ferry yang sejenis dengan KMP Legundi, yaitu KMP Sebuku dan KMP Batumandi. KMP Sebuku dibangun galangan PT Mariana Bahagia di Palembang dan KMP Batumandi dibangun galangan PT Daya Radar Utama di Lampung.

Mengenal Kereta Api Gajayana

Kereta api Gajayana adalah kereta api kelas eksekutif yang melayani perjalanan kereta api di Pulau Jawa jurusan Malang–Jakarta dan sebaliknya. Rute sepanjang 907 km tersebut dapat ditempuh kereta ini dalam waktu sekitar 14 jam 30 menit. Dalam perjalananya, KA Gajayana hanya berhenti d stasiun-stasiun kota yaitu Stasiun Malang, Kepanjen, Wlingi, Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Madiun, Solo Balapan, Yogyakarta, Karanganyar, Purwokerto, Cirebon, Jatinegara, dan berakhir di Stasiun Gambir.

Baca juga: Sempat Mengular, KA Gajayana Priority Kini Berganti Menjadi Luxury

KA Gajayana resmi beroperasi sejak 28 September 1999. Sempat dirangkaikan dengan kelas bisnis pada awal pengoperasiannya. Nama Gajayana berasal dari seorang raja dari Kerajaan Kanjuruhan yang bernama Sang Liswa (anak dari Dewa Shima) dan terkenal dengan gelar Gajayana yang sangat dicintai oleh para brahmana dan rakyatnya karena membawa ketenteraman di seluruh negeri. Kerajaan Kanjuruhan ini berpusat di wilayah Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Sebagai kereta api kelas eksekutif, KA Gajayana memiliki rangkaian kereta eksekutif terbaru produksi INKA yang didesain layaknya pesawat. Kereta ini juga dilengkapi fasilitas yang lengkap untuk menjamin kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan.

daftar-harga-tiket-kereta-api-gajayana

Rangkaian KA Gajayana terdiri dari 8 gerbong Kereta Kelas Eksekutif K1 Argo, disertai 1 kereta makan bermotif batik (KM1), 1 kereta bagasi pembangkit listrik (P) dan 1 gerbong bagasi (B). Tiap kereta memiliki kapasitas tempat duduk untuk 52 penumpang. Desain interior kereta cukup mewah yang mempertimbangkan aspek estetika, kenyamanan dan keselamatan. Desainya dilengkapi peredam suara dan isolasi panas.

Fasilitas-fasilitas yang disediakan di dalam kabin kereta api kelas eksekutif ini antara lain yaitu set AC, 2 LED TV, audio/video, stop kontak, serta toilet yang bersih dan nyaman. Tempat duduknya didesain ergonomis yang dilengkapi meja statis dan sandaran kaki. Tiap penumpang disediakan bagasi yang aman seperti di kabin pesawat.

Baca juga: Menjajal Sensasi KA Gajayana “Next Generation” dari Malang ke Jakarta

Fasilitas lain dari kereta ini yaitu pintu ruangan yang menggunakan sistem geser otomatis, kaca jendela dupleks dilapisi laminasi isolator panas dan bertirai. Untuk fasilitas keselamatanya dibekali dengan tabung pemadam kebakaran dan emergency brake. Kelebihan lainya yaitu pelayan yang ramah dan hidangan yang lezat dan higienis.

Dengan fasilitas-fasilitas kelas eksekutif tersebut, memang mempengaruhi harga tiket yang relatif lebih maha. Tiket keeta api Gajayana dari Malang menuju Jakarta berkisar antara 350-600 ribu. Namun harga tersebut dirasa cukup sesuai dengan fasilitas dan kenyamanan yang diberikan. Untuk info lebih lengkap mengenai jadwal ataupun pemesanan tiket KA Gajayana, Anda dapat mengunjungi situs resmi PT KAI di www.kereta-api.co.id.

KAI Luncurkan KA Argo Dwipangga “New Generation”, Serba Canggih dan Nyaman

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengoperasikan KA Argo Dwipangga relasi Gambir – Solo Balapan pp dengan menggunakan jenis Kereta Eksekutif New Generation dan Kereta Luxury New Generation, terhitung mulai Rabu (13/12/2023). Kereta New Generation tersebut merupakan bagian dari pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation periode 2023 sampai dengan 2026 yang didatangkan dari PT INKA (Persero).

Baca juga: PT KAI Luncurkan Priority Class di KA Argo Muria, Ini Dia Rinciannya!

“Pengoperasian Kereta Eksekutif New Generation dan Kereta Luxury New Generation ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada seluruh pelanggan menyambut liburan Natal dan Tahun Baru, khususnya pelanggan KA Argo Dwipangga. Selanjutnya, Kereta New Generation ini akan kami operasikan untuk KA-KA lainnya secara bertahap,” ungkap VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, Rabu (13/12/2023).

Keunggulan Kereta Eksekutif dan Luxury New Generation ini di antaranya pintu masuk kereta dan pintu penghubung antar kereta sudah menggunakan pintu elektrik otomatis. Hal ini akan semakin memudahkan pelanggan dalam membuka ataupun menutup pintu tanpa mengeluarkan banyak energi. Suara aktivitas buka-tutup pintu pun menjadi lebih senyap.

Di samping itu, Passenger Information Display System (PIDS) yang tersedia di masing-masing kereta dapat menampilkan informasi stasiun terdekat, kecepatan, dan suhu ruangan. PIDS tersebut membantu menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan menyediakan informasi yang penting bagi pelanggan selama perjalanan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KAI121 (@kai121_)

Jendela Kereta Eksekutif dan Luxury New Generation juga telah di-upgrade menjadi tempered double glass dari sebelumnya tempered glass. Sehingga tingkat keamanan lebih tinggi, membantu mengurangi masuknya panas berlebih dan sinar UV ke dalam ruangan, serta mereduksi kebisingan lebih baik.

Untuk kebutuhan mengecas gadget pelanggan, KAI menambah USB charger port pada masing-masing kursi, di samping stop kontak yang telah tersedia di dinding kereta. Adanya tambahan fasilitas pengisian daya tersebut membuat penumpang dapat terus menggunakan perangkat HP, laptop, dan smart watch mereka tanpa khawatir kehabisan daya, sesuai dengan kebutuhan modern.

Keunggulan lain pada Kereta Luxury New Generation ada penambahan toilet dari Kereta Luxury sebelumnya dari 1 toilet menjadi 2 toilet dan dipisahkan menjadi toilet pria dan wanita.

Baca juga: Misteri Kereta Mewah Orient Express Terpecahkan, Gerbong yang Hilang Berhasil Ditemukan

Kereta Makan di rangkaian New Generation ini juga turut diperbarui menjadi lebih mewah dengan interior dan furnitur premium. Kereta Makan tersebut didominasi sentuhan kayu serta kursi makan yang lebih empuk dan lembut. PIDS yang sama juga tersedia di Kereta Makan.

“Upgrade kenyamanan kereta yang sedang KAI lakukan ini diharapkan dapat membuat transportasi perkeretaapian semakin maju. Sehingga dapat lebih menarik animo masyarakat untuk tetap setia menggunakan jasa kereta api,” tutup Joni.