Jeger Taksi, Layanan Ojek dengan Argometer yang Kini Tinggal Cerita

Bisnis ojek online di Indonesia sudah ada sejak tahun 2011 lalu yang dimulai oleh GoJek. Namun peluncurannya di Andorid dan iOS sejak tahun 2015. Meski pada tahun itu, ojek online menjamur, tahukah Anda bahwa ada ojek lainnya yang bukan berbasis online ikut meramaikan pasar perojekkan Indonesia?

Baca juga: AirAsia Ride Masuk Pasar Asia Tenggara, Siap Tandingi GoJek dan Grab

Beberapa di antara Anda mungkin tahu dengan kehadirannya yakni Jeger Taksi. Namanya memang taksi, tetapi bukan mobil seperti taksi konvensional pada umumnya, sebab menggunakan motor. Penasaran kenapa bernama Jeger Taksi?

Ojek yang satu ini disebut taksi karena dilengkapi dengan argometer sehingga mirip taksi. Karena menggunakan argometer, maka penumpang saat naik di motor argo akan mulai dari angka Rp4.800 dan perkilometernya Rp2.800.

Ketika perjalanan penumpang berakhir, maka pengemudi Jeger Taksi akan menyelesaikan perjalanan dengan memberikan struk sehingga pelanggan yang berprofesi sebagai karyawan bisa menggunakannya untuk reimbures kantor atau bukti perjalanan mereka. Jeger Taksi sendiri mengusung warna kuning baik untuk motor, jaket, helm dan kelengkapan lainnya.

Sebagaimana dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Jeger Taksi melengkapi motor pengemudi dengan sensor mirip lampu taksi yang menandakan ojek tersebut sudah atau belum dipesan oleh pelanggan. Bahkan pelanggan bisa menggunakan Jeger Taksi layaknya taksi konvensional biasa yang bisa dihentikan di mana pun di pinggir jalan.

Meski begitu, Jeger Taksi ini bukan hanya mengantarkan orang, melainkan mengirim barang atau dokumen layaknya seorang kurir ekspedisi. Bahkan untuk itu, Jeger Taksi dilengkapi dengan box atau kotak multi fungsi di belakang untuk menyimpan keperluan pengemudi maupun barang atau berkas yang akan dikirim.

Hal unik lainnya dari Jeger Taksi, ternyata bisa digunakan secara borongan. Di mana calon penumpang dan pengemudi Jeger Taksi bernegosiasi tarif untuk tujuan tertentu. Penumpang Jeger Taksi akan mendapat fasilitas selain helm yakni, shower cap, jas hujan dan masker.

Baca juga: Puji UMKM di Indonesia, Ratu Maxima Sebut GoJek dalam KTT G20 Roma

Untuk diketahui Jeger Taksi perusahaannya diprakarsai oleh Vicky Wijaya dan memiliki kantor di Jalan Karya Usaha, Srengseng, Jakarta Barat. Jeger taksi juga baru memiliki 31 unit armada. Sayangnya saat ini, keberadaan Jeger Taksi meredup dan tak lagi terdengar kabarnya. Bahkan sisa peninggalannya pun tak terlihat lagi di jalanan ibu kota Jakarta.

Lampu Kaca Gantung, Bikin Penumpang di Stasiun Otaru Merasakan Nostalgia

Stasiun di setiap negara memiliki ciri khas mereka masing-masing. Biasanya ini akan menunjukkan seberapa spesialnya stasiun itu dibandingkan dengan stasiun lainnya. Bahkan stasiun di daerah perkotaan dan pinggiran pun memiliki ciri bangunan yang berbeda satu dengan lainnya.

Baca juga: Hanya Punya Dua Stasiun, Jalur Shibayama Adalah Yang Terpendek di Jepang

Di Jepang Stasiun JR Otaru menghadirkan lampu kaca yang bisa membangkatitkan nostalgia. Stasiun yang berada di Hokkaido itu dikenal sebagai pintu gerbang kota pelabuhan di Jepang bagian utara.

Lampu kaca tergantung di depan jendela dan langit-langit yang mana Anda akan melihatnya ketika sudah memasuki ruang tengah stasiun. Sebagaimana diwartakan KabarPenumpang.com dari laman mainichi.jp (3/1/2022), lampu kaca gantung ini membuat stasiun memiliki bayangan indah saat sinar matahari masuk.

Stasiun JR Otaru dibuka pada 28 Juni 1903 silam sebagai Stasiun Pusat Otaru di kota Otaru. Dulunya menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di Hokkaido. Bangunan stasiun stasiun dalam iterasi ketiganya selesai pada tahun 1934.

Ini merupakan bangunan stasiun beton bertulang berbingkai baja pertama di prefektur paling utara Negeri Sakura. Selain itu juga menjadi contoh langka secara nasional dari bangunan stasiun kerja dengan metode konstruksi ini dari zaman Showa awal tahun 1926-1989.

Eksteriornya simetris dan dimodelkan setelah Stasiun Ueno di Tokyo. Otaru adalah kota berbukit, dan stasiunnya yang terletak di atas bukit, memanfaatkan topografi secara maksimal. Tangga dari gerbang tiket lantai satu mengarah ke peron di lantai dasar, yang setara dengan lantai dua gedung stasiun.

Lampu di stasiun tersebut disumbangkan pada tahun 1987 oleh Kitaichi Glass Co., produsen lokal dan penjual kaca buatan tangan, sebagai tanggapan atas permintaan dari kepala stasiun saat itu untuk memberikan tampilan yang khas pada stasiun tersebut. Dua belas tahun kemudian, lebih banyak lampu disumbangkan, sehingga totalnya menjadi 333.

Baca juga: Stasiun Seiryu Miharashi di Jepang, Stasiun Unik Tanpa Pintu Keluar

Lampu menambah sentuhan nostalgia pada suasana sejarah stasiun. Untuk diketahui, stasiun ini terdiri dari dua peron pulau yang melayani empat jalur. Stasiun ini memiliki mesin tiket otomatis, pintu putar otomatis yang menerima Kitaca dan kantor tiket dengan staf ” Midori no Madoguchi”.

Kata Pramugari: Tugas di Kabin Kelas Ekonomi Jauh Lebih Nyaman Ketimbang di Kelas Satu, Ini Sebabnya!

Ketika banyak orang berpikir menjadi seorang pramugari yang menangani kelas satu adalah hal paling menyenangkan. Namun nyatanya bagi pramugari, kelas satu bukanlah tempat bertugas yang menyenangkan, bahkan mereka lebih memilih ditempatkan di kelas ekonomi.

Baca juga: Viral! Ruang Rahasia Pramugari di Pesawat Boeing 777, Tepat di Atas Penumpang

Hal tersebut diakui oleh seorang mantan pramugari bernama Kat Kamalani. Dia mengungkapkan bahwa bagian yang paling dibenci awak kabin saat mereka bekerja adalah di bagian depan pesawat. Dia mengklaimnya dalam sebuah video di TikTok.

“Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana rasanya menjadi pramugari di kelas satu atau bisnis? Kami akan memberi tahu Anda. Jadi untuk perusahaan tempat saya bekerja, semua orang memenuhi syarat untuk menjadi pramugari di kelas satu dan itu berarti jika Anda terbang domestik atau di AS, Anda bisa menjadi pramugari kelas satu dan Anda benar-benar menawar untuk posisi itu,” ujar Kalani yang dikutip KabarPenumpang.com dari thesun.co.uk (10/1/2022).

“Tapi izinkan saya memberi tahu Anda bahwa sebagian besar pramugari tidak menyukai posisi itu,” tambahnya.

Perkataan Kalani bahkan disetujui oleh Heather Wilde yang juga mantan anggota awak kabin. Wilde mengatakan, bahwa pekerjaan mereka lebih mudah di bidan ekonomi. Wilde mengaku bila bekerja di kelas satu membuatnya merasa seperti “pelayan langit”.

“Saat terbang di kelas ekonomi, semuanya mudah dan pramugari paling senior di pesawat akan menangani semua pengumuman, dokumen dan stok, disamping tugas semua orang untuk menyelesaikan makan/minuman ringan, pemeriksaan lorong dan lainnya,” kata dia.

Dia mengatakan, dalam pengalaman kelas satu, tidak ada waktu untuk istirahat karena Anda harus dapat melayani setiap penumpang setiap menit penerbangan. Pramugari juga harus memastikan segala sesuatunya pada kesiagaan tingkat tinggi dengan penanganan pada waktu yang tepat.

“Sejujurnya itu membuatku merasa seperti pelayan langit,” tambah Wilde.

Baca juga: Tak Lagi di Gulf Air, Pramugari Ini Buka Toko Kelontong di Kenya

Pramugari Nuralia Mazlan, melayani 100 orang di kelas ekonomi lebih baik daripada melayani 16 orang di kelas bisnis kapan saja. Dia mengaku, penumpang ekonomi makan dan tidak banyak mengeluh. Mazlan mengatakan, dia dan pramugari lainnya bila berada di kelas ekonomi selesai mengumpulkan sampah akan meredupkan lampu kabin dan bersiap tidur.

Pramugara Senior Maskapai Singapura Dituntut Gegara Tabok Bokong Pramugari Junior

Seorang pramugara senior berusia 50 tahun dituntut ke pengadilan akibat pelecehan yang dilakukannya terhadap pramugari junior. Namun, terdakwa atau pelaku menolak disebut melakukan pelecehan karena ia hanya mengoreksi pose membungkuk dengan bokong seksinya yang disebut menggoda.

Baca juga: Ngeri, Ternyata Ini Cara Terlarang Pramugari American Airlines Hasilkan Uang Tambahan!

Dilansir Channel News Asia, dalam persidangan yang digelar baru-baru ini di Singapura, korban menceritakan kronologinya dengan gamblang. Sebelum itu, pengadilan telah mengeluarkan perintah pembungkaman kepada semua pihak untuk tidak menyebut nama maskapai penerbangan agar identitas korban tidak terungkap.

Disebutkan, insiden pramugara senior menabuh bokong pramugari junior terjadi pada 3 Mei 2019 saat korban dan terdakwa menjalani penerbangan dari Singapure ke Manila, Filipina. Sekali lagi tak disebutkan dengan jelas maskapai penerbangan apa yang melibatkan kejadian tersebut.

Saat dalam penerbangan, korban tengah melayani penumpang di kabin first class yang ingin membeli sesuatu dan otomatis tubuh dan lututnya membungkuk ke arah tempat duduk penumpang, meninggalkan bokongnya yang sedikit menghalangi aisle atau lorong.

Dalam pengakuannya, ia melihat terdakwa berjalan ke arahnya dan tiba-tiba menabok bokongnya dengan kencang sampai membuatnya kaget dan berdiri tegap. Namun, ketika itu ia tidak bisa berbuat banyak karena mencoba profesional dihadapan penumpang. Sebaliknya, terdakwa dengan lantang berbicara, “jangan, lah, berdiri seperti ini dengan cara nakal atau main-main”.

Saat transit di Manila, ia langsung menceritakan insiden tersebut ke pramugari lain yang lebih senior. Tak lama kemudian, terdakwa pun menghampiri korban dan meminta maaf. Ia mengaku tidak punya niatan untuk melakukannya dan tentu saja korban tidak percaya begitu saja.

Kemudian, terdakwa juga meminta maaf dihadapan korban dan pramugari/pramugara lain saat penerbangan turn around dari Manila ke Singapura. Saat itu, korban berseloroh bahwa dari sikap dan pembawaan diri terdakwa dalam menghadapi pelecehan ini, terindikasi insiden ini bukanlah yang pertama.

Akan tetapi, terdakwa dengan cepat membela diri dan bersumpah dengan nama Tuhan bahwa ini adalah yang pertama kalinya.

Baca juga: [18+] Hampir Separuh Pramugari di Jerman Pernah Alami Pelecehan Seksual!

Setibanya di Singapura, terdakwa melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian dua hari kemudian dan menjalani persidangan baru-baru ini. Agenda persidangan kemarin adalah mendengarkan kesaksian korban.

Di persidangan selanjutnya pada Maret 2022, pengadilan mengagendakan vonis yang bakal dijatuhkan pada terdakwa. Dikenai pasal menghina kerendahan hati seseorang, ia terancam penjara selama dua tahun dan denda dengan nominal yang tak disebutkan jumlahnya.

Stasiun Cikarang Kini Punya Fasilitas Baru untuk Penumpang KA

Penumpang kereta api kini tak perlu repot lagi menggunakan kereta api lokal menuju Purwakarta. Karena Stasiun Cikarang sudah memiliki pembelian tiket KA Lokal sendiri. Sebelumnya pembelian tiket KA Lokal di Stasiun Cikarang menyatu dengan loket Commuter Line yang membuat penumpang cukup bingung untuk membeli tiket.

Baca juga: Depo Bekasi Ditutup, KRL Menginap di Cikarang

Selain loketnya bersebelahan dengan Commuter Line, penumpang juga melakukan boarding pass hanya memikiki satu akses pintu masuk yang cukup sempit dan berbaur dengan penumpang KRL. Kereta api lokal saat memasuki Stasiun Cikarang pasti masuk di jalur 1 dan penumpang yang berada di peron 1 – 2 khusus untuk penumpang kereta api lokal dengan rute Cikarang, Cikampek sampai dengan Purwakarta.

KA Lokal Walahar Pertama Kali Stabling di Jalur Baru
Tepat di hari Senin (17/1) Stasiun Cikarang resmi menggunakan fasilitas baru yang tersedia untuk perjalanan KA Jarak Jauh maupun Lokal. Fasilitas ini disediakan dengan mudah bagi para penumpang yang akan menggunakannya. Fasilitas yang disediakan adalah cetak tiket mandiri, pembelian tiket di loket baru, timbangan barang bawaan, boarding pass, toilet dan beberapa fasilitas penunjang lainnya untuk penumpang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Kereta api yang melintas dan berhenti si Stasiun Cikarang pun sudah digunakan. Contohnya Kereta Api Lokal Walahar yang sudah masuk dijalur 5. Sebelumnya kereta ini masuk di jalur 1 dan lokomotif langsir pada jalur 2. Namun sekarang jalur 5 sudah digunakan untuk KA lokal tersebut dan merupakan perdana jalur itu digunakan.

Meski sudah disediakan loket khusus kereta api jarak jauh di stasiun ini , namun perjalanan KA jarak jauh belum bisa digunakan untuk naik dan turun penumpang. Pelayanan loket KA Jarak Jauh tetap bisa dipesan, namun naik dan turun sementara di Stasiun Bekasi atau dari stasiun keberangkatan awal. Nantinya beberapa kereta api jarak jauh yang sekiranya penumpang lebih banyak, akan berhenti di stasiun ini.

Baca juga: Stasiun Citayam Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial Belanda

Sebagai informasi, sebelumnya Stasiun Cikarang akan diresmikan fasilitas barunya oleh Direktur Utama PT KAI beserta jajarannya. Berhubung tidak kunjung tiba fasilitas tersebut langsung bisa digunakan. Seperti diketahui Stasiun Cikarang memiliki 8 jalur. 4 jalur diantaranya khusus untuk penumpang KRL di peron jalur 1 sampai dengan jalur 4, jalur 5 sampai jalur 8 khusus untuk kereta lokal dan jarak jauh. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Bos Maskapai di AS Ramai-ramai Surati Gedung Putih Soal Bahaya 5G Bagi Penerbangan

CEO beberapa maskapai di Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam Airlines for America ramai-ramai mengingatkan bahaya teknologi 5G bagi penerbangan. Mereka mengingatkan adanya potensi puluhan ribu orang Amerika yang terdampar di luar negeri karena pesawat tidak bisa beroperasi akibat adanya gesekan dengan jaringan 5G yang aktif di bandara-bandara mulai Rabu besok.

Baca juga: Airbus-Boeing Kompak Ingatkan AS Terkait Bahaya 5G, Pengusaha: Jangan Putar Balikkan Fakta!

Dalam surat yang ditujukan ke Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Brian Deese, Sekretaris Transportasi Pete Buttigieg, Administrator Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Steve Dickson, dan Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Jessica Rosenworcel, tersebut layanan C-Band 5G oleh perusahaan AT&T dan Verizon pada Rabu besok diperkirakan bisa membuat 1.100 penerbangan dan 100 ribu penumpang mengalami pengalihan, penundaan, atau bahkan pembatalan.

Karenanya, surat yang ditandatangani bersama oleh CEO maskapai American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines, Southwest Airlines, UPS Airlines, Atlas Air, JetBlue Airways, dan FedEx Express itu mendesak pihak-pihak yang dituju tersebut agar segera mengambil tindakan konkret dalam mencari win-win solution.

Dilansir CNBC International, AT&T dan Verizon, yang memenangkan hampir semua spektrum C-Band 5G di AS dalam lelang senilai US$80 miliar tahun lalu, pada 3 Januari kemarin sepakat untuk mencari anternatif lain untuk mengurangi potensi interferensi 5G di sekitar 50 bandara selama enam bulan ke depan.

Selain itu, perusahaan tersebut juga sepakat menunda layanan C-Band 5G di seantero AS selama dua pekan atau hingga Rabu besok, untuk mencari jalan di tengah kebuntuan penerapan teknologi 5G di AS.

Sampai saat ini, menjelang dibukanya layanan 5G di seantero AS oleh AT&T dan Verizon pada Rabu besok, belum ada pernyataan apapun dari otoritas.

Yang pasti, pada hari Minggu lalu, CEO Boeing, Dave Calhoun telah melakukan kontak telepon dengan Buttigieg dan Dickson untuk memperingatkan krisis yang akan dihadapi industri penerbangan dan turunannya saat layanan 5G resmi dimulai.

Sebetulnya, maskapai-maskapai di AS yang bernaung di bawah Airlines for America tidak masalah dengan spektrum C-Band 5G. Masalahnya terletak pada seberapa dekat menara pemancar 5G terlalu dekat dengan runway bandara. Ini yang pada akhirnya jadi polemik.

Mereka meminta agar menara 5G terletak 2 mil (3,2 km) dari landasan pacu bandara agar tak menggangu jalannya penerbangan. Terlebih, baik Boeing maupun Airbus, sudah mengingatkan ke maskapai agar menggrounded pesawat dalam jangka waktu yang bisa ditentukan saat teknologi 5G mulai diterapkan.

FAA sendiri pada hari Minggu lalu sudah mengizinkan 45 persen dari armada pesawat komersial AS untuk mendarat dengan visibilitas rendah di banyak bandara dimana layanan 5G C-band akan dimulai pada Rabu besok.

Baca juga: Otoritas Penerbangan Sipil Perancis: Ponsel 5G Wajib Dimatikan Karena Ganggu Instrumen Ketinggian Pesawat

Jaringan 5G dinilai dapat menggangu kinerja radar altimeter pesawat, yang berfungsi untuk mengukur ketinggian pesawat dari atas tanah. Radar ini sangat penting dalam memandu pilot saat mendarat.

Belakangan, bukan hanya radar altimeter yang terganggu kinerjanya akibat teknologi 5G, tetapi juga sistem keamanan dan keselamatan modern lainnya di pesawat yang disebut tidak dapat digunakan, sehingga memaksa maskapai untuk menggrounded sebagian besar armadanya dan ini tentu saja merugikan.

Neochiru, Layakan Taksi Tidur Gratis dan Nyaman dari Tokyo

Sebuah taksi dirancang untuk melayani penumpang yang ingin menikmati perjalanan larut malam dan tidur di dalamnya. Layanan taksi tersebut namanya Neochiru Taxi atau Nap Taxi. Taksi ini sepenuhnya membantu untuk membuat tidur dengan nyaman dan membawa Anda pulang dengan gratis alias tanpa biaya sekalipun.

Baca juga: Belajar Selama Empat Tahun, Pengemudi Taksi Jepang Fasih Berbahasa Inggris

KabarPenumpang.com melansir soranews24.com (1/9/2021), Taksi Neochiru ini sayangnya hadir hanya sebentar yakni sampai 3 September 2021. Tetapi saat itu, taksi tidur ini dilengkapi dengan masker mata, musik relaksasi, aromaterapi, minuman hingga tempat tidur. Taksi dengan layanan unik ini diproduksi oleh perusahaan Chill Out, minuman yang memiliki empat bahan penenang berbeda untuk membantu penumpang relaksasi.

Taksi dengan layanan tidur tersebut beroperasi mulai pukul 22.00 hingga 02.00 waktu setempat. Sama dengan namanya, taksi khusus tersebut membantu Anda bersiap-siap untuk tidur dalam perjalanan pulang setelah hari yang panjang. Semua orang yang menggunakan layanan Taksi Neochiru ini akan diberikan sekaleng Chill Out dingin.

Untuk menambahkan ketenangan, penumpang akan menikmati aromaterapi yang menenangkan yang dipilih dan dikembangkan oleh teknologi AI. Film yang menenangkan dan musik yang lembut akan membuat penumpang nyaman serta mengantuk. Tak lupa masker mata sekali pakai gratis akan membantu menenangkan mata yang lelah.

Semua itu, dikombinasikan dengan jeda mobil yang melaju di jalan dan pasti akan membuat siapapun tidur nyenyak. Selain itu juga ada port pengisian daya untuk ponsel penumpang. Maka, dengan melakukan perjalanan pulang tanpa stres dengan Taksi Neochiru, dan bersiaplah untuk tidur setelahnya.

Taksi Noechiru bisa ditemukan di pangkalan taksi di depan Jalur Ginza di Stasiun Shibuya. Taksi ini akan membawa kamu ke mana saja di dalam 23 distrik Tokyo, benar-benar gratis! Jika bekerja lembur hingga larut malam, rasanya menyenangkan untuk membayangkan bisa naik mobil dan tidur sejenak. Kemudian saat terbangun sudah ada di depan rumah.

Baca juga: Totalitas Horor, Jepang Hadirkan Taksi ‘Berhantu’ di Osaka Tiap Musim Panas

Enaknya lagi, jika tidak berada di area Shibuya, penumpang juga dapat memanggil taksi dimanapun posisi kamu. Namun layanan ini hanya tersedia antara pukul 23.00 sampai 01.00 pagi dan mungkin tidak selalu mendapatkannya, tergantung pada ketersediaan mobil dan kondisi lalu lintas. Tetap saja, ini adalah layanan hebat yang harus dimanfaatkan saat tersedia.

Ngeri, Ternyata Ini Cara Terlarang Pramugari American Airlines Hasilkan Uang Tambahan!

Kejahatan bukan datang karena niat dari pelakunya, tetapi juga karena adanya kesempatan. Kira-kira begitulah hal yang bisa mewakili cara pramugari maskapai American Airlines dalam mencari uang tambahan. Cara ini sangat berisiko dan maskapai tidak akan segan-segan memecat pramugari yang bersangkutan andai ketahuan menggunakan cara ini dalam menghasilkan uang lebih.

Baca juga: Imbas Penerbangan Sepi, Bagaimana dengan Gaya Hidup Glamor Pramugari?

Pramugari biasanya dibayar berdasarkan salah satu dari tiga ini, away from base, duty time, dan actual flight time. Tiga itu sangat erat kaitannya dengan schedule pramugari atau schedule crew. Agar semuanya terakomodir, biasanya schedule crew sebuah maskapai diatur by sistem.

Semuanya ditujukan agar awak kabin dapat mencapai tujuan berupa rata destinasi, rata jam terbang, dan rata pendapatan dimana aplikasi akan memproses CROPA mengikuti kaidah tersebut.

Tetapi, bagi para pramugari senior, termasuk pramugari senior di American Airlines, mereka biasanya memiliki power untuk menentukan schedule berdasarkan keinginannya. Tentu schedule yang terbaik dari segi pengalaman maupun sisi gaji atau take home pay, entah itu rata destinasi, rata jam terbang, dan rata pendapatan atau away from base, duty time, dan actual flight time.

Dalam kondisi normal, biasanya pramugari senior mengambil rata destinasi atau away from base yang berarti mendapatkan rute-rute paling menarik dan eksotik di internasional, seperti di Amerika Selatan dan Asia.

Adapun pramugari junior, biasanya mereka terpaksa mengambil rute-rute lokal dengan durasi pendek. Jadi, frekuensi terbangnya lebih banyak dibanding pramugari senior yang mengambil penerbangan panjang di rute internasional dengan frekuensi yang lebih sedikit, namun pendapatan yang lebih kecil dari pramugari senior.

Sebab, di rute internasional, pramugari senior mendapatkan travel allowance atau sejenis tunjangan perjalanan.

Dengan benefit berupa pendapatan lebih besar dan kesempatan jalan-jalan di luar negeri selama layover, menjadi pramugari senior tampak sangat menguntungkan.

Namun, bagi beberapa pramugari senior American Airlines, itu bukalah hal istimewa. Ada hal lain yang lebih istimewa dibanding itu, yakni uang tambahan. Di sinilah celah pramugari ‘bermain’ dengan cara yang kotor.

Dilansir Paddle Your Own Kanoo, pramugari senior American Airlines disebut memanfaatkan keuntungan berupa jalan-jalan ke luar negeri saat layover usai terbang di rute internasional, dengan ‘menjualnya’ ke pramugari junior, yang sudah pasti tak akan mendapatkan pengalaman tersebut dalam waktu dekat.

Di saat yang bersamaan, pramugari junior tentu sangat ingin merasakan hal tersebut sekalipun harus menyetorkan sejumlah uang ke pramugari senior, semata demi mendapatkan pengalaman menarik nan eksotik.

Baca juga: Positif Negatif Menjadi Pramugari, Gaji Rendah hingga Jadi ‘Pemain’ Cadangan

Pada tahun 2018, American Airlines menemukan ada oknum pramugari yang berhasil membawa uang US$200 per penerbangan dari praktik kotor di atas.

Seiring temuan tersebut, American Airlines berupaya membenahi sistem dan diharapkan hal serupa tak terulang kembali. Bila ditemukan kasus serupa, maskapai mengaku tak segan-segan dalam menerapkan hukum tegas.

Inilah Airbus UK Broughton FC, Tim Sepak Bola Resmi Airbus Berjuluk “Sang Pembuat Sayap”

Sebagai produsen pesawat terbesar di dunia bersama Boeing, Airbus ternyata tak melulu soal industri dirgantara global, melainkan juga terkait dengan sepak bola profesional. Usut punya usut ternyata Airbus punya tim sepak bola bernama Airbus UK Broughton FC. Tim sepak bola ini bahkan sudah lebih dahulu ada, jauh sebelum Airbus didirikan pada 18 Desember 1970.

Baca juga: Gagahnya Airbus A320 Eurowings Livery Klub Sepak Bola Borussia Dortmund 

Tim sepak bola Airbus UK Broughton FC diketahui sudah berdiri sejak 1946. Di tahun-tahun awal berdiri, namanya tak langsung dikenal seperti sekarang, mengingat Airbus baru berdiri puluhan tahun setelah itu.

Dilansir laman resmi Airbus UK Broughton FC, awalnya klub bernama Vickers-Armstrong. Klub ini didirikan sebagai wadah silaturrahmi para pekerja pabrikan pesawat tersebut. Seiring berjalannya waktu, nama klub beberapa kali berubah mengikuti perusahaan yang menempati pabrik tersebut, mulai dari de Havillands, Hawker Siddeley, British Aerospace , dan BAE Systems.

Lama bermain di kasta terbawah Liga Wales, tim tersebut perlahan bangkit dan berhasil memenangkan gelar pada musim 1991-92. Ketika itu, tim bisa dibilang sangat on fire, dengan memenangkan 28 dari 34 pertandingan dan mencetak 130 gol dan merengkuh gelar juara dengan jarak 19 poin dari peringkat kedua. Sangat superior.

Usai naik ke divisi satu, tim cukup kesulitan dan membutuhkan empat tahun untuk bisa naik ke divisi utama Liga Wales dengan menjadi runner-up musim 1995–96.

Di divisi utama pun demikian, butuh waktu empat tahun sebelum akhirnya promosi ke Cymru Alliance pada musim 1999-2001. Tak lama setelah promosi, barulah tim berganti nama menjadi Airbus UK

Sekali lagi, tim sepak bola Airbus UK hanya mampu bersaing di papan tengah klasmen. Begitu juga di tahun kedua. Barulah di tahun ketiga, tim mampu merangsek ke papan atas dan berhasil finish di urutan ke-5 klasmen akhir liga.

Di tahun ke-4, Airbus UK mampu memenangkan gelar juara liga dan untuk pertama kalinya promosi ke Liga Premier Wales, kasta tertinggi liga utama nasional di negera tersebut, pada musim 2003–04.

Debut tim yang bermarkas di Hollingsworth Group Stadium Broughton, sebuah stadion yang terletak tak jauh dari pabrik Airbus di Broughton, di Liga Premier tak berjalan mulus.

Di akhir musim, tim berjuluk “The Wing Makers” itu bahkan nyaris saja terdegradasi dan turun kasta ke divisi utama. Sudah begitu, pelatih yang membawanya promosi ke Liga Premier mengundurkan diri. Beruntung, dewi fortuna masih membersamai mereka dan berhasil terhindar dari jurang degradasi.

Pada musim 2007-08, tim yang menyematkan pesawat Airbus A380 di logonya itu sekali lagi mengubah namanya menjadi Airbus UK Broughton FC. Namun, karena peraturan UEFA, ketika bermain di kompetisi Eropa, klub ini dikenal sebagai AUK Broughton.

Baca juga: Satu-Satunya, Jalur Kereta Api Melintasi Stadion Sepak Bola Hanya Ada di Slowakia

Musim 2015-2016 menjadi musim terbaik Airbus UK Broughton FC selama berkarir di Liga Premier. Ketika itu, klub untuk pertama kalinya berhasil mencapai final Piala Welsh sebelum akhirnya kalah 2-0 dari The New Saints di Wrexham’s Racecourse Ground.

Di musim berikutnya, Airbus UK Broughton FC melempem dan menghuni dasar klasmen, memaksanya harus terdegradasi.

Kabar Gembira! Ini Daftar PSO (Subsidi) Kereta Api Ekonomi dan Perintis Tahun 2022

Ada kabar gembira bagi masyarakat setia pengguna kereta api khususnya ekonomi dan perintis/kereta lokal. Pasalnya tarif PSO (Public Service Obligation) sudah diresmikan dan ditandatangani oleh Ditjen Perkeretaapian dan PT KAI.

Baca juga: Punya Tarif Paling Murah Diantara Kereta Perintis, KA Cut Meutia Dapat Subsidi Rp18,8 Miliar

Tarif PSO ini nantinya akan dirasakan masyarakat pengguna kereta api saat melakukan perjalanan lokal, menengah maupun jarak jauh. Meski di Instagram: Ditjen Perkeretaapian sempat dihapus postingan awal diumumkan PSO KA Lokal dan Perintis 2022 yang sempat pengikutnya heboh, namun keesokan harinya muncul kembali.

Ditandatanganinya Kontrak PSO dan Perintis yang diberikan kepada KAI, akan memberikan nilai lebih kepada masyarakat akan layanan kereta api yang semakin andal, efisien, dan terjangkau. Hal tersebut juga akan membantu KAI dalam mempercepat pemulihan perusahaan akibat tekanan pandemi Covid-19 yang menyebabkan terjadinya penurunan jumlah pelanggan pada layanan angkutan penumpang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemberian alokasi anggaran tersebut telah melalui proses diskusi yang panjang dengan KAI dan dilakukan secara selektif, agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Begitu pula Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Ditjen Perkeretaapian, yang telah mendukung operasional Kereta Api Indonesia dengan adanya kompensasi pemerintah dalam bentuk PSO maupun Perintis.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Railfans: Akhirnya Masih Ada PSO Juga
Seperti diketahui postingan Instagram dari Ditjen Perkeretaapian sempat dihapus dan kembali muncul keesokan harinya. Penghapusan postingan PSO 2022 untuk kereta api ternyata adanya kesalahan pada nama kereta dan rute yang ditempuh. Salah satunya kesalahan pada Kereta Api Penataran yang semestinya melintasi stasiun Surabaya ke Malang, namun tertulis rute Stasiun Cibatu ke Padalarang.

Sempat diketahui juga oleh railfans mengenai hal itu. Namun masih bertanya – tanya apakah benar kereta tersebut pindah wilayah atau adanya kesalahan. Setelah postingan dihapus dan dicantumkan kembali ternyata memang benar adanya kesalahan antara nama kereta dan rute.

Baca juga: Tepis Tarif KRL Jabodetabek Naik Rp2.000 Bikin Penumpang Kabur, Pengamat: “Kalau Beralih Moda Lain Malah Lebih Mahal”

Ada beberapa kereta api yang sudah tidak PSO dan ada yang masih bertahan untuk harga PSO di tahun 2022 ini. Beberapa kereta yang sudah tidak mendapat PSO biasanya kereta yang tadinya kelas ekonomi, beralih atau meningkat kelasnya jadi ekonomi dan eksekutif. Sedangkan untuk harga tiket yang ditetapkan nantinya bisa melihat di aplikasi atau website KAI yang tersedia. (PRAS – Cinta Kereta Api)