GoJek Fokus di Singapura dan Vietnam, Pasar Thailand Diakuisisi AirAsia

GoJek sebagai salah satu aplikasi ride hailing terbesar di Indonesia dan sudah ekspansi ke beberapa negara di Asia Tenggara rela bisnisnya di akuisisi oleh AirAsia. Namun tidak semuanya, tetapi hanya bisnis GoJek yang ada di Thailand melalui AirAsia Digital.

Baca juga: Samakan Brand di Semua Negara, GoJek Ubah Nama Get di Thailand

Akuisisi ini sendiri sejalan dengan GoJek yang memilih fokus ke pasar Singapura dan Vietnam serta AirAsia yang memang ingin mengekspansi bisnisnya di luar sektor penerbangan. Tony Fernandes CEO AirAsia Group mengatakan, kerja sama ini membuat GoJek memegang saham superapp AirAsia dengan nilai pasar US$1 miliar.

“Nilai dari kerja sama ini dihargai melihat investasi GoJek senilai US$40 juta dan GoPay US$10 juta and nilai itu sudah ditransfer dalam bentuk saham di superapp AirAsia dengan kepemilikan US$1 miliar,” kata Tony yang dikutip KabarPenumpang.com dari cnn.com, Rabu (7/7/2021).

Adanya kerja sama ini diharapkan Tony untuk mempercepat ekspansi superapp AirAsia di ASEAN sekaligus memperkuat investasi dan fokus pengembangan GoJek di Singapura dan Vietnam. Nantinya superapp AirAsia akan mulai beroperasi pada Agustus mendatang dan aplikasi GoJek di Thailand bisa digunakan pelanggan hingga 31 Juli 2021.

Adanya akuisisi ini akan membuat, aplikasi AirAsia akan melanjutkan ekosistem GoJek yang sudah ada, mulai dari mitra driver, merchant dan pelanggan. Layanan akan diperluas ke Chiang Mai dan Phuket dalam waktu dekat. CEO GoJek Kevin Aluwi memastikan kerja sama ini tidak bertentangan dengan ambisi GoJek ekspansi ke luar pasar Indonesia.

Hanya saja, ia mengaku harus memiliki prioritas dan prioritas perusahaan saat ini adalah membesarkan pasar Vietnam dan Singapura. Berdasarkan evaluasi, Kevin mengakui sumber daya yang dimiliki belum maksimal di Thailand. Keputusan melepas bisnis ke AirAsia yang memiliki sumber daya dan data yang lebih besar merupakan keputusan yang tepat.

Baca juga: AirAsia Bisnis Produk Kosmetik di Indonesia, Diskon 80-100 Persen dan Gratis Ongkir Sampai 3 Mei!

“Kami mencermati berbagai pasar internasional yang kami punya dan memutuskan bahwa prioritas kami untuk berinvestasi di Singapura dan Vietnam melihat skala bisnis yang kami miliki di kedua pasar tersebut,” ujarnya.

Perusahaan Jerman Rancang Kursi Penumpang dan Pilot yang Dilengkapi Sensor Detak Jantung

Selain desain reclining, kursi atau bangku pesawat juga identik dengan beragam fasilitas yang memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang. Semisal ada fasilitas audio-video sampai pemijatan otomatis untuk kursi di kelas satu. Namun, di masa pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya, harus diupayakan solusi untuk memberikan fasilitas di kabin yang lebih mengedepankan unsur kesehatan pada penumpang.

Baca juga: Pilot Terkena Serangan Jantung, Aeroflot Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat

Dikutip dari metro.co.uk (16/6/2021), telah dirancang desan kursi pesawat yang mampu secara otomatis memonitor kondisi detak jantung penumpang. Sebuah perusahaan asal Jerman diwartakan punya solusi berupa teknologi kursi yang bisa memantau detak jantung penumpang secara real-time.

Sensor yang ditanam di kursi dapat mengukur detak jantung penumpang tanpa perlu kontak kulit atau kabel. Yang kemudian, hasil perekaman sensor dimuat ke dalam database yang dapat diketahu analisanya untuk memperingatkan kondisi kesehatan penumpang di masa depan.

Kursi pesawat canggih rancangan ACM Aerospace ini diberi label Avital. Menurut pihak pengembang, kursi ini akan ditawarkan untuk pilot dan penumpang. Dengan mengetahui kondisi jantung, maka bisa dipantau masalah kesehatan, seperti kelelahan dan tingkat stres. Di kokpit misalnya, saat pilot terpantau lelah, maka merupakan sinyal bagi kopilot untuk mengambil alih navigasi.

Avital mengadopsi teknik ekokardiogram (EKG), yaitu jenis pemindaian jantung yang paling umum. Sebuah studi di tahun 2013 menemukan, bahwa selama tiga periode, hanya di AS 38 orang mengalami serangan jantung saat berada di udara. Jika Anda memperhitungkan jumlah itu untuk seluruh dunia, kemungkinan ada ratusan kasus serangan jantung di udara setiap tahunnya.

Baca juga: Diduga Serangan Jantung, Penumpang United Airlines Meninggal di Udara

Teknologi pada Avital didasarkan pada sensor kapasitif yang disematkan ke dalam bahan sandaran dan permukaan kursi, mirip dengan teknologi layar sentuh di smartphone. Sensor ini dapat membaca parameter melalui pakaian seseorang, sensor juga mampu membaca kecepatan dan ‘variabilitas’ detak jantung, serta variabel lain seperti laju pernapasan. Dengan banyaknya keadaan darurat medis di udara, deteksi dini adalah kunci keberhasilan pengobatan.

Terus Ditambah, Kini 11 Stasiun Kereta Jarak Jauh Layani Vaksinasi Gratis

Seperti halnya yang sudah dijalankan beberapa maskapai penerbangan, pihak PT KAI juga memberikan vaksinasi gratis untuk calon penumpang. Fasilitas vaksin gratis itu terdapat di sebelas stasiun, yaitu Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Malang dan Jember.

Baca juga: PPKM Darurat Wajibkan Penumpang Tunjukkan Kartu Vaksin Saat Bepergian dengan Bus, Pesawat dan Kereta Api

Bukan hanya berhenti di sebelas stasiun, secara Secara bertahap PT KAI juga akan menambah jumlah stasiun yang melayani vaksinasi. Syarat untuk mengikuti vaksinasi ini yaitu harus berusia 18 tahun ke atas, menunjukkan kode booking tiket yang sudah dibayar atau tiket KA Jarak Jauh yang berlaku, memiliki KTP, dan datang paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan.

Seperti diketahui, mulai 5-20 Juli 2021 pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR maksimal 2×24 jam atau tes Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan, serta menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama.

Dikutip dari liputan6.com (6/7/2021), khusus bagi ibu hamil bisa mendapatkan vaksin di stasiun setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk divaksin Covid-19. “Pada periode 3 s.d 5 Juli 2021 KAI telah melakukan vaksinasi kepada 993 pelanggan KA Jarak Jauh di berbagai stasiun,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, Selasa (6/7).

Baca juga: Catat! Mulai 12 Juli Hanya Hasil PCR dari 742 Lab yang Bisa Dipakai untuk Naik Pesawat

Selain layanan vaksinasi Covid-19 gratis di stasiun, PT KAI juga telah menyediakan 83 Stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp85.000.

Catat, 11 Juli Virgin Galactic Bawa Penumpang Pertama ke Luar Angkasa! Disiarkan Live

Belum juga hilang dari ingatan usai memperoleh sertifikasi Administrasi Penerbangan Federal (FAA) pada 25 Juni lalu, Virgin Galactic kembali membuat publik heboh. Betapa tidak, sempat digadang bakal membawa penumpang pertama tahun depan, perusahaan itu dikonfirmasi akan membawa empat penumpang pertama ke luar angkasa pada 11 Juli mendatang. Salah satunya ialah sang pendiri Virgin Galactic, Sir Richard Branson.

Baca juga: Dapat Izin FAA, Virgin Galactic Siap Bawa Penumpang Wisata ke Luar Angkasa

Dilansir dari New Atlas, penerbangan penumpang pertama itu memang tidak menandakan Virgin Galactic resmi masuk ke ranah komersil. Sebaliknya, ini adalah bagian dari uji coba VSS Unity ke-22 atau penerbangan keempat Virgin Galactic ke luar angkasa.

Uji coba ini ditujukan untuk mengumpulkan data yang lebih banyak tentang pesawat ruang angkasa, termasuk suasana di dalam kabin, kenyamanan kursi, bobot penumpang, dan pemandangan bumi dari kursi penumpang, serta keampuhan program pelatihan di fasilitas Spaceport America bagi para calon penumpang Virgin Galactic ke luar angkasa.

Kehadiran Sir Richard Branson dalam penerbangan penumpang pertama Virgin Galactic ke luar angkasa juga cukup vital.

Selain untuk meyakinkan calon penumpang, bos besar itu juga diminta untuk mengevaluasi pengalaman astronot pribadi (private astronaut experience) sebelum Virgin Galactic benar-benar membawa penumpang ke luar angkasa dan menikmati pemandangan bumi serta alam semesta tanpa perlu repot-repot menggunakan pakaian astronot atau Advanced Crew Escape Suit, dan lain sebagainya.

Misi Unity 22 akan diterbangkan oleh pilot Dave Mackay dan Michael Masucci serta CJ Sturckow dan Kelly Latimer di VMS Eve mothership. Turut hadir pula dalam penerbangan penumpang perdana Virgin Galactic ke luar angkasa yakni Beth Moses, Kepala Instruktur Astronot; Colin Bennett, Lead Operations Engineer; dan Sirisha Bandla, Vice President of Government Affairs and Research Operations.

“Saya benar-benar percaya bahwa ruang adalah milik kita semua. Setelah lebih dari 16 tahun penelitian, rekayasa, dan pengujian, Virgin Galactic berdiri di garda depan industri ruang angkasa komersial baru, yang akan membuka ruang bagi umat manusia dan mengubah dunia untuk selamanya. Ini adalah satu hal untuk diimpikan,” kata Sir Richard.

Baca juga: Virgin Galactic Sukses Terbangkan (Kembali) Pesawat Bertenaga Roketnya ke Antariksa

“Membuat ruang lebih mudah diakses oleh semua orang; ini adalah hal lain bagi tim yang luar biasa untuk secara kolektif mengubah mimpi itu menjadi kenyataan. Sebagai bagian dari kru spesialis misi yang luar biasa, saya merasa terhormat untuk membantu memvalidasi perjalanan yang akan dilakukan astronot masa depan kita dan memastikan pengalaman pelanggan unik yang diharapkan orang dari Virgin,” lanjutnya.

Untuk diketahui, penerbangan penumpang perdana Virgin Galactic ke luar angkasa disiarkan secara live di Twitter, YouTube, and Facebook channel Virgin Galactic mulai pukul 9:00 pagi Eastern Daylight Time (EDT) atau pukul 8 malam WIB. Andai ini berhasil, setidaknya akan ada dua penerbangan uji lagi sebelum memasuki layanan komersial pada 2022 mendatang.

Memiliki Berbagai Alasan, Delapan Negara ini Tak Punya Jaringan Kereta Api

Apakah di dunia ini ada negara atau kota yang tidak memiliki jalur perlintasan kereta api? Bila Anda menjawab tidak ada, itu adalah salah besar. Sebab, pada kenyataannya di dunia ini ada negara populer yang tidak memiliki jalur kereta api.

Baca juga: Australia Punya Jalur Lurus Kereta Api Terpanjang di Dunia

Penasaran di negara mana saja yang tidak ada jalur kereta api? KabarPenumpang.com mengutip dari Instagram @ditjenperkeretaapian ada delapan negara yang tidak memiliki jaringan kereta api. Berikut delapan negara tersebut.

Islandia
Alasan tidak adanya jaringan kereta api di negara ini karena iklim yang keras. Selain itu, populasi yang rendah juga menjadikannya tidak memiliki jaringan kereta api. Namun hal yang paling unik adalah kecintaan para penduduk Islandia pada mobil sebagai sarana angkutan utama juga membuat tidak adanya jaringan kereta api.

Andorra
Salah satu negara kecil di Benua Eropa ini, memiliki alasan yang cukup pasti tidak memiliki jaringan kereta api karena wilayahnya yang bergunung-gunung.

Bhutan
Berada di dekat Pegunungan Himalaya, dan areanya juga banyak bukit membuat salah satu negara yang tidak memiliki polusi udara ini tidak memiliki jaringan kereta api. Selain itu, masalah lainnya karena penduduk yang tersebar tidak merata dan sering berpindah-pindah.

Siprus
Negara ini dulunya pernah memiliki jaringan kereta api. Namun dibongkar dan stasiunnya kini dijadikan perkantoran.

Kuwait
Memiliki alasan yang mirip dengan Islandia. Di mana penduduknya lebih popular dengan mobil sehingga enggan untuk membangun jaringan kereta api.

Malta
Sempat memiliki jaringan kereta api seperti Siprus. Sayangnya jaringan kereta api ditutup karena pengoperasiannya dinilai kurang ekonomis.

Baca juga: Swedia dan Finlandia Putuskan Bangun Jalur Kereta Api

Suriname
Lain lagi dengan negara yang satu ini. Tak adanya jaringan kereta dikarenakan kereta api dinilai sebagai sistem transportasi yang terlalu mahal.

Libya
Sedangkan negara yang sekitarnya gurun ini tidak memiliki jaringan kereta api karena masalah pendanaan.

Nah, apakah Anda tahu negara mana lagi yang tidak memiliki jaringan kereta api seperti delapan negara di atas?

Tiga Terowongan Jalur Ganda ‘Hiasi’ Jalur Kereta Api Lintas Selatan Jawa

Terowongan di jalur kereta api di Indonesia hampir semuanya dibangun pada masa kolonial Belanda. Tiga diantaranya ada di Jawa Tengah dan kini menjadi terowongan berjalur ganda yang dibangun oleh anak bangsa.

Baca juga: Terowongan Notog “Baru,” Siap Tembus Jalur Kereta Purwokerto-Kroya dengan Rel Ganda

Tiga terowongan jalur ganda ini merupakan yang pertama di Indonesia dan bisa dicatatkan sebagai prestasi besar dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Tiga terowongan itu adalah Terowongan Ijo, Notog dan Kebasen.

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber ketiganya berada di jalur lintas selatan Jawa sepanjang 694 km. Penasaran seperti apa perubahan ketiga terowongan ini? Terowongan Ijo dikenal dengan lalu lintas yang tinggi dan sangat padat pesilangan serta persusulan.

Terowongan Ijo lama berada di trase jalur tunggal dan yang baru berada di jalur ganda. Karena dikenal dengan lalu lintas yang tinggi, kehadiran Terowongan Ijo jalur ganda menjadi salah satu terowongan terpanjang di Indonesia yakni 581 meter dengan diameter sembilan meter.

Selain itu, dibangun juga Stasiun Ijo baru untuk menggantikan Stasiun Ijo lama. Sejak 21 April 2020, terowongan dan stasiun baru tersebut diaktifkan sebagian dan baru bisa digunakan sepenuhnya sejak 5 Mei 2020 bersamaan dengan diaktifkannya jalur ganda lintas Kroya–Kutoarjo, sedangkan terowongan dan stasiun lama dinonaktifkan dan dijadikan cagar budaya.

Sedangkan Terowongan Notog pembangunan jalur ganda antara Purwokerto–Kroya sepaket dengan pembangunan jalur ganda Cirebon–Kroya yang nantinya terhubung juga dengan jalur ganda lintas selatan Jawa. Lokasi terowongan berada di sebelah terowongan yang lama serta memuat dua jalur sekaligus dengan panjang 476 meter.

Terowongan ini dibangun menembus perbukitan Gunung Gamping dan memiliki panjang 473 meter. Letaknya sendiri berada di Kecamatan Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah.

Yang ketiga adalah Terowongan Kebasen dan terdiri dari dua bagian yang terpisah. Terowongan Kebasen I memiliki panjang 109 meter, sedangkan terowongan II memiliki panjang 183 meter. Terowongan Kebasen sendiri untuk jalur ganda ini dibangun menembus Bukit Brojol di Kebasen, Banyumas, Jaw Tengah.

Baca juga: 10 Terowongan Kereta Terpanjang di Indonesia, Ada Dimana Saja Ya?

Kehadiran Terowongan Kebasen diharapkan bisa menaikkan kelajuan kereta hingga mendekati kecepatan maksimum kereta di Indonesia yakni 120 km per jam. Terowongan Notog lama dan Kebasen lama, keduanya resmi ditutup pada 15 Februari 2019 dan dijadikan cagar budaya. Penutupan ini menggunakan pintu gerbang berterali untuk menghindari vandalisme di dalam terowongan.

Kereta Api dari Makassar Menuju Parepare Beroperasi Komersial di 2022

Bagaimana kabar pembangunan proyek jalur kereta api dari Makassar ke Parepare? Saat ini dikatakan bahwa proyek tersebut akan mulai beroperasi secara komersial pada 2022 mendatang dan mundur dua tahun dari jadwal sebelumnya yakni tahun 2020.

Baca juga: Jalur Kereta Parepare-Makassar Dicanangkan Beroperasi Pertengahan 2020

Keterlambatan ini karena jalur kereta api tersebut pembiayaannya melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha atau KPBU. Di mana dikatakan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bahwa proyek kereta api Makassar menuju Parepere merupakan yang pertama melibatkan swasta.

“Ini adalah contoh keberhasilan membangun proyek kereta api yang pertama kalinya di bangun oleh swasta, karena selama ini pemerintah yang membangun dengan APBN,” ujar Budi Karya yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber.

Hal ini juga dikatakan direktur Utama PTPP Novel Arsyad, di mana pihaknya pun telah melakukan penandatanganan fasilitas sindikasi pinjaman berjangka senior dan pembiayaan musyarakah mutanaqisah. Untuk diketahui, perjanjian Pembiayaan Proyek Perkeretaapian Umum Makassar-Parepare yang dilakukan antara PT Celebes Railway Indonesia (CRI) dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (PII) PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau SMI.

Novel menjelaskan, nantinya jalur tersebut akan melayani Provinsi Sulawesi Selatan yang meliputi lima Kabupaten atau Kota, yaitu Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare.

“Nantinya, jalur Kereta Api Makassar–Parepare tersebut akan berperan sebagai sarana transportasi untuk mendukung permintaan angkutan penumpang dan perpindahan barang serta membangun konektivitas nasional,” kata dia.

Menurutnya, sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Pemerintah, proyek pembangunan jalur Kereta Api Makassar – Parepare ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung maupun tidak langsung pada percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami yakin dana yang dihimpun dari sindikasi pembiayaan ini akan sangat berguna untuk mempercepat pembangunan proyek jalur Kereta Api Makassar–Parepare beserta infrastruktur pendukungnya. Komitmen perusahaan untuk menyelesaikan program infrastruktur nasional tersebut juga harus dibarengi dengan strategi pendanaan yang konservatif,” pungkasnya.

Melalui perjanjian tersebut, proyek yang dikembangkan CRI ini mendapatkan fasilitas pinjaman sindikasi senilai Rp 693,83 miliar. Pinjaman yang diberikan dengan skema musyarakah mutanaqisah ini akan digunakan untuk dua bagian. Pertama untuk membiayai konstruksi, pengujian dan uji coba, serta penyelesaian Emplasemen Stasiun Pelabuhan Garongkong sebagai salah satu bagian dari Prasarana Perkeretaapian Segmen B dan Prasarana Perkeretaapian Segmen F dari jalur KA Makassar-Parepare.

Kemudian bagian kedua, yakni untuk membiayai bunga selama masa konstruksi, dengan menggunakan skema konvensional maupun syariah. Dalam proyek perkeretaapian ini, Kemenhub mendapat dukungan dari Kemenkeu melalui fasilitas Project Development Facility (PDF), di mana PII ditugaskan sebagai pelaksana fasilitas.

Baca juga: Jalur Kereta di Sulawesi, Nyaris Tak Terdengar Tapi Ada Bukti Jejak Sejarahnya

Fasilitas PDF ini dimulai dari penyusunan Final Business Case (FBC), pendampingan dalam pengadaan badan usaha pelaksana, sampai dengan tahapan pemenuhan pembiayaan (financial close). Menurut Budi Karya, skema pembiayaan ini telah sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta adanya pemikiran kreatif agar proyek bisa tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

Catat! Mulai 12 Juli Hanya Hasil PCR dari 742 Lab yang Bisa Dipakai untuk Naik Pesawat

Di masa PPKM (Pemberlakuan Pemberantasan Kegiatan Masyarakat) Darurat, Pemerintah telah mewajibkan setiap penumpang pesawat dan kereta api untuk melampirkan dan memperlihatkan sertifikat vaksinasi dan hasil tes PCR digital sebagai syarat untuk bisa menikmati moda transportasi. Ada klausul ‘digital’ dikedepankan guna mencegah terjadinya pemalsuan sertifikat.

Baca juga: Biar Nggak Bingung, Ini Bedanya Rapid Tes Antibodi, Rapid Tes Antigen dan Swab PCR

Tapi tidak itu saja, guna menjamin akurasi dan kualitas, mulai 12 Juli 2021, hanya hanya hasil swab PCR/Antigen dari lab yang sudah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan yang bisa dipakai sebagai syarat penerbangan. Saat ini sudah ada 742 Lab yang terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan.

Data hasil pemeriksaan PCR/antigen di 742 lab yang terafiliasi di bawah Kemenkes akan tersimpan di big data Kemenkes yang diberi nama New All Record atau NAR. Seluruh big data NAR ini terkoneksi dengan aplikasi Pedulilindungi.

Proses check-in dengan aplikasi Pedulilindungi ini akan diuji coba untuk penerbangan rute Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta, mulai Senin, 5 Juli 2021 sampai 12 Juli 2021. “Untuk lab-lab yang belum memasukkan data ke NAR, mulai Senin, 12 Juli 2021 hasil swab PCR/antigennya tidak berlaku untuk penerbangan,” demikian keterangan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dikutip dari laman resmi Kemenkes (5/7/2021)

Dengan sistem integrasi, Kemenkes akan membuka akses bagi operator transportasi udara untuk melakukan pengecekan kesehatan penumpang secara otomatis dengan menunjukkan QR code di aplikasi Pedulilindungi atau menunjukkan nomor NIK di counter check-in, sehingga penumpang tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hardcopy.

Dengan mekanisme di atas, maka bisa dipastikan hanya penumpang yang sehat yang bisa masuk ke pesawat. “Dengan mekanisme baru ini, maka pengecekan kesehatan penumpang dilakukan saat keberangkatan dan bukan saat kedatangan, sehingga bisa membuat para penumpang merasa lebih aman dan nyaman.

Mekanisme pengecekan dengan big data NAR ini nantinya akan dilakukan juga pada saat pemesanan tiket di penerbangan maupun secara online, dan akan diperluas ke moda transportasi darat dan laut dalam waktu dekat.

Baca juga: Enak Banget, Penumpang Etihad Bisa Rapid Test dan PCR Test Covid-19 di Rumah! Begini Teknisnya

Sebagai langkah awal, penumpang pesawat udara sebelum melakukan perjalanan udara adalah wajib menginstall aplikasi Pedulilindungi. Selanjutnya penumpang melakukan proses registrasi dan penumpang mendapatkan user account.

Lokomotif CC205 Batch 3 Tiba di Indonesia, Dukung Mobilitas Kereta Barang dan Penumpang

Lokomotif CC205 batch 3 yang dikirim dari Amreika Serikat tiba di Indonesia pada 20 Juni 2021. Lokomotif ini merupakan lokomotif terberat kedua di Indonesia dengan bobot 108 ton. Kehadiranya sendiri untuk menggantikan beberapa tugas lokomotif CC202 yang sudah menua.

Baca juga: General Electric CC206, Generasi Lokomotif Termodern PT KAI

Bahkan dalam hal ini dua lokomotif CC202 bisa diganti dengan satu lokomotif CC205. Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, lokomotif ini tiba di Indonesia tepatnya di Lampung 26 September 2011, karena lokomotif ini hanya dikhususkan untuk menarik rangkaian kereta pengangkut batu bara (Babaranjang) di Divisi Regional III Palembang dan Divisi Regional IV Tanjungkarang.

Lokomotif CC205 merupakan salah satu lokomotif berteknologi modern di Indonesia. CC205 memiliki nomor seri GT38ACe yang berarti lokomotif bisa digunakan untuk keperluan penumpang atau barang. Lokomotif ini memiliki mesin V8 turbo, motor AC dan berconfigurasi Co’Co’.

CC205 menggunakan sistem operasi berbasis mikroprosesor tipe EM2000 yang mengendalikan seluruh fungsi sistem kerja lokomotif, yaitu pengendalian semua komponen yang merupakan subsistem, seperti motor diesel, alternator, motor traksi, kompresor dan lainnya. Semua fungsi dan kerja akan direkam dan dapat diunduh ke laptop.

Sistem juga dapat melakukan self diagnostic bila terjadi gangguan pada lokomotif yang akan direkam dan dapat ditampilkan pada layar monitor, sehingga dapat diketahui penyebab gangguannya. Mesin yang digunakan CC205 adalah EMD 710, salah satu mesin paling handal setelah EMD 645 dan EMD 567.

Mesin seri 710 ini juga digunakan di lokomotif EMD GP22ECO, SD22ECO, SD32ECO, dan lokomotif-lokomotif yang di re-power oleh EMD. Mesin ini tidak seperti mesin EMD 567, EMD 645, dan GE 7FDL karena mesin ini menggunakan teknologi EFI dan exhaust terbaru, sehingga lolos uji emisi EPA Tier-2 dan hemat diesel hingga 25 persen. Lokomotif ini bisa menarik sampai 48 gerbong babaranjang.

Pada tahun 2014, telah datang kembali lima unit CC205 di Pelabuhan Panjang, Lampung. lima unit ini merupakan bonus yang didapatkan secara cuma-cuma oleh PT KAI dari pabrik EMD. Bonus ini adalah bentuk tanggung jawab EMD yang terlambat mengirim 44 unit CC205 tahun 2013. Dengan demikian, lokomotif CC205 sudah berjumlah 55 buah dan siap menarik kereta api Babaranjang.

Pada 16 April 2020, PT Kereta Indonesia telah menandatangani kontrak untuk 36 lokomotif CC205 batch 3 tipe GT38ACe, memperluas armada untuk Angkutan Divisi Regional IV dan III di Pulau Sumatra. 36 lokomotif baru CC205 batch 3 akan digunakan untuk operasi pengangkutan batubara PT KAI di Lampung dan Sumatra Selatan yang sudah bergabung dengan lebih dari 50 lokomotif CC205 batch 1 dan 2 tipe GT38ACe lainnya yang telah beroperasi pada layanan ini sejak tahun 2011, 2013 dan 2014.

Saat ini 79 unit lokomotif CC205 telah datang di Indonesia, ditambah 12 unit lagi yang akan datang pada Juli 2021. Semua lokomotif CC205 ditugaskan untuk menarik kereta api batu bara rangkaian panjang 60 gerbong. Semua lokomotif CC205 sudah menggunakan penomoran terbaru pada sisi samping kabin masinisnya berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No.54/2016.

Baca juga: Produksi Indonesia, Lokomotif CC203 Atau GE U20C Pernah Digunakan di Filipina dan Australia

Mulai Februari 2021, bersamaan dengan lokomotif lainnya di Depo Lokomotif Tanjung Karang, plat nomor lama di dekat lampu kabutnya kini telah dihilangkan. Lokomotif CC205 menggunakan livery Perumka, namun dengan logo PT KAI baru versi 2020.

Berikan Awak Kabin iPhone 12, Delta Airlines Jadi Maskapai Pertama yang Gunakan Konektivitas 5G

Jaringan 5G mulai digunakan di beberapa negara dan perangkat seluler pun akan melengkapi kehadirannya. Seperti Delta Airlines yang telah menandatangani kemitraan baru dengan Apple dan AT&T untuk melengkapi 19 ribu awak kabin dengan iPhone 12s baru. Ponsel pintar ini yang dilengkapi dengan aplikasi SkyPro milik maskapai.

Baca juga: Diberi Jatah iPhone XR, Ini Beragam Tanggapan Awak Kabin British Airways

Peningkatan perangkat seluler ini akan mulai pada akhir musim panas dan semua awak kabin Delta akan memiliki Apple iPhone 12 dengan konektivitas AT&T 5G. Dilansir KabarPenumpang.com dari onemileatatime.com (1/6/2021), Delta bukanlah yang pertama memberikan awak kabinnya iPhone, tetapi ingin mempromosikan bahwa mereka adalah maskapai pertama yang dilengkapi 5G.

Delta Airlines mengatakan, ini adalah bagian dari kolaborasi baru dengan Apple dan AT&T, dan dimaksudkan untuk mempermudah pekerjaan awak kabin, dan membuka jalan bagi interaksi pelanggan yang lebih bermakna. Nantinya awak kabin akan dapat menggunakan iPhone 12 baru untuk mempercepat check in, membantu penumpang, menjawab pertanyaan, dan memeriksa inventaris secara instan.

“Awak kabin kami adalah para profesional terbaik yang turun ke langit hari demi hari, jadi ketika kami mencari produk luar biasa yang memenuhi standar Delta, Apple dan AT&T adalah yang utama. Hubungan ini adalah langkah menuju masa depan pengalaman yang lebih terhubung,” kata SVP of Inflight Service Delta, Allison Ausband.

Kehadiran iPhone 12 konektivitas AT&T 5G dimaksudkan untuk memberikan pengalaman augmanted reality atau relaitas tertambah yang mulus dalam pekerjaan awak kabin dengan informasi saat ini. Delta Airlines menyebutkan, dengan kebijakan yang sering berubah karena pandemi, awak kabin akan memiliki akses yang lebih besar ke pelatihan imersif termasuk video, foto dan AR.

Bahkan dalam hal pelayanan katering akan semakin digital dan dengan cepat menemukan item dengan menggunakan kamera iPhone dan AR untuk memvisualkisasikan di mana item tersimpan. Untuk diketahui dimasukkannya perusahaan jaringan AT&T berarti staf akan dapat menggunakan perangkat itu di mana saja.

Baca juga: Apple Luncurkan iOS 14.4, Aplikasi Waze Tak Bisa Digunakan pada iPhone dan CarPlay

Apple iPhone 12 memiliki layar ukuran 6,1 inci dengan kamera 12 MP serta teknologi jaringan dari 2G hingga 5G. Ponsel pintar besutan Apple ini menggunakan iOS 14,1 dengan RAM 4GB dan ROM hingga 128GB.