Seibu Railway Hadirkan Tokoh Kartun Jepang di Jalur Kereta Saitama
Perusahaan kereta api Jepang Seibu Railway Co., Ltd yang menghubungkan hub di Tokyo yakni Ikebukuro dan Shinjuku ini memiliki tujuan ke Chichibu dan Kawagoe. Keduanya berada di jalur operasional Saitama dan kini tengah menghadirkan sebuah kampanye dengan menggunakan karakter komik ‘Kanahei’s Small animals‘ yang tengah populer di Jepang, Hong Kong dan Taiwan.
Baca juga: Jingle di Stasiun Kereta Jepang, Bangkitkan Semangat Penumpang
Karakter komik ini digambar oleh seorang komikus yang juga ilustrator manga Jepang yang memiliki nama samaran Kanahei. Saat membeli tiket kereta api yakni “Seibu Kawagoe Pass,” penumpang bisa menukarkannya dengan hadiah yakni salah satunya adalah koleksi terbatas seperti sebuah tas untuk botol minum bergambar hewan kecil karakter komik tersebut.
KabarPenumpang.com melansir dari laman eturbonews.com (24/1/2019), kerja sama antara Seibu Railway dan Kanahei dalam bentuk hadiah tersebut penumpang bisa menukarkannya di Stasiun Hon-Kawagoe atau Pusat Informasi Turis Seibu Ikebukuro selama masa kampanye hingga pada 31 Oktober 2019 atau saat hadiah habis. Tak hanya itu kolaborasi keduanya ini, membuat perusahaan kereta Seibu Railway menjalankan kereta mereka dan menghadirkan iklan dengan tema Hewan Kecil Kanahei yang berjalan santai ke Kawagowe dengan naik kereta Seibu di jalur Shinjuku.
Selain itu, para pelancong dapat melihat video animasi asli yang menampilkan dua binatang yang bepergian dengan kereta api dari Ikebukuro ke Hon-Kawagoe, perhentian terakhir di Seibu Shinjuku Line dan stasiun terdekat ke kota kastil tua Kawagoe. Dalam video itu, hewan-hewan berganti kereta di Stasiun Tokorozawa dan menikmati tamasya di Kawagoe.
Baca juga: Agar Tidak Kikuk, Intip Enam Tips Hidup di Jepang!
Jika Anda bepergian dari Tokyo untuk melihat pemandangan ikonik di Kawagoe seperti menara “Toki no Kane (Bell of Time)” dan distrik “Kura no machi” di gudang berdinding tanah, lebih mudah menggunakan Hon-Kawagoe Seibu Railway. Datang dan naik kereta Seibu Railway ke Kawagoe dari stasiun dengan segala cara.
Bukan hanya di Jepang, beberapa negara juga pernah mengadakan kampanye untuk penumpang. Seperti di kota Devon yang berkampanye untuk meningkatkan kesadaran penumpang terkait penyakit kanker.
Robot Vortex – Robot Kecil yang Lakukan Maintenance Pada Badan Pesawat Besar
Tragedi Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang pada akhir tahun 2018 kemarin tentu saja memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang maintenance pesawat. Ya, tersiar kabar bahwa pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 ini sudah tidak laik terbang sejak dua penerbangan sebelumnya. Pemeriksaan kondisi pesawat sebelum mengudara menjadi poin penting yang harus zero mistake.
Baca Juga: Ini Dia, Para Pekerja Ground Support System di Bandara
Ya, perkara human error dalam hal pemeriksaan kondisi pesawat sebelum mengudara ditengarai menjadi penyebab jatuhnya Lion Air JT-610. Nah, guna meminimalisir kesalahan yang disebabkan oleh manusia tersebut, sekelompok peneliti asal Eropa diketahui tengah mengembangkan Robot Vortex – yang menjadi fokus dari proyek CompInnova. Selain untuk meminimalisir kesalahan tersebut, pemeriksaan dengan menggunakan Robot Vortex terhadap pesawat akan memotong waktu kerja dan lebih murah.
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (25/1/2019), robot yang menggunakan empat roda untuk melakukan mobilisasi ini akan dapat bergerak secara nirkabel dan mandiri di seluruh bagian luar pesawat dengan menggunakan sensor terintegrasi seperti kamera termal dan unit ultrasonik untuk mencari bagian yang ‘cacat’. Dalam beberapa kasus, Robot Vortex juga dapat menggunakan sejumlah perkakas seperti bos, laser, atau alat onboard lainnya untuk melakukan reparasi.
Saat ini, prototipe robot ini tengah diujicoba pada pesawat Boeing 737 oleh tim dari Luleå University of Technology Swedia di Cranfield University, Inggris. Robot Vortex memanfaatkan sistem penghisap udara yang berada pada bagian bawahnya, dimana hal ini memungkinkan robot untuk memanjat permukaan pesawat yang licin, terlepas dari sudut kemiringannya – dapat bergerak dalam orientasi apa pun. Khususnya, Robot Vortex ini mampu bergerak melintasi area sayap.
Baca Juga: ETOPS – Sertifikasi Darurat Pesawat Twin Engine Agar Layak Mengudara dengan Satu Mesin
“Visi kami adalah untuk melakukan inspeksi dengan memanfaatkan robot dan untuk melakukan perbaikan pesawat,” tutur Luleå’s Georgios Andrikopoulos, pemimpin teknis proyek.
“Bayangkan jika Anda bisa mengirim beberapa robot dan membiarkan mereka bekerja secara kolaboratif, baik waktu dan uang bisa dihemat sekaligus berpotensi untuk meningkatkan keselamatan di industri dirgantara,” tandasnya.
Resmi, 8 Februari 2019 Citilink Resmi Meniadakan Free Baggage
Penikmat maskapai berbiaya rendah (LCC) Citilink tak lagi bisa menikmati bagasi gratis atau free baggage dalam penerbangan domestiknya. Pasalnya per tanggal 8 Februari 2019 mendatang, maskapai hijau ini akan menerapkan kelebihan biaya untuk setiap bagasi yang akan dibawa penumpang.
Baca juga: Ikuti Jejak Lion Air Hilangkan Bagasi Gratis, Citilink Siapkan Sosialisasi
Sedangkan untuk penumpang yang membeli tiket sebelum tanggal 8 Februari 2019, masih akan mendapat free baggage 20 kg. Namun, tenang saja bagi pelanggan yang sudah menjadi member Supergreen dan Garudamiles akan mendapatkan gratis bagasi sepuluh kilogram.
Untuk menjadi member Supergreen dari Citilink sendiri tak susah, pelancong hanya perlu masuk ke website citilink.co.id atau melalui mobile aplikasi Citilink dengan melakukan log in terlebih dhulu. KabarPenumpang.com mengutip website citilink.co.id, Minggu (27/1/2019), meski begitu untuk penumpang yang bukan member masih bisa membawa tas ke dalam kabin dengan berat tujuh kilogram.
Tak hanya itu, maskapai hijau ini sendiri memberikan pilihan pre booked bagasi untuk penumpang dengan layanan paket-paket bagasi dengan tarif yang lebih hemat dibandingkan dengan tarif per kilogram di check in counter bandara. Pre booked yang diberikan Citilink sendiri adalah paket 5 kg, 10 kg, 20 kg, 30 kg dan 40 kg.
Paket pre booked ini bisa dibeli empat jam sebelum keberangkatan penumpang dan pembeliannya bisa melalui website, call center, mobile apps dan ticketing office. Pemilihan paket bagasi tersebut hanya bisa dilakukan satu kali oleh penumpang. Sedangkan penumpang yang membawa alat olahraga akan dikenakan biaya bagasi khusus alat olahraga.
Member Citisport Citilink, akan mendapat free baggage untuk alat olahraga yang dibawa dengan berat maksimal 20 kg. Sebenarnya bukan hanya keuntungan mendapat free baggage sepuluh kilogram saja, pelancong yang menjadi member diberikan kemudahan khusus yakni mendapat free lounge di Bandara Halim Perdanakusuma.
Baca juga: Sering Naik Lion Air? Per 20 Desember 2018 Free Baggage Allowances Akan Dikurangi
Kemudian, saat dalam penerbangan akan mendapat kompliment seperti air mineral dan snack bar yang bisa dinikmati penumpang selama perjalanan. Tak hanya itu, untuk membeli makanan yang dijual dipesawat pun penumpang akan mendapat harga lebih murah yakni Rp15 ribu hingga Rp25 ribu untuk membeli makanan yang dijual dalam pesawat dengan memesan melalui aplikasi.
Sukses Terbang Perdana, Taksi Udara Uber Mahakarya Boeing Mengudara di Tahun 2023
Raksasa manufaktur pesawat, Boeing dikabarkan semakin mendekati realisasi untuk menghadirkan taksi terbang untuk perusahaan penyedia jasa ride-sharing, Uber. Pernyataan ini dirilis pasca Boeing berhasil melakukan uji coba terbang perdananya. Para eksekutif yang ada di Boeing percaya bahwa mereka masih berada di jalur yang benar dalam mengembangkan taksi udara otonom berdasarkan permintaan.
Baca Juga: Selangkah Lagi, Uber Akan Operasikan Taksi Udara
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman cnbc.com (23/1/2019), Boeing merilis sebuah video yang menunjukkan proses uji terbang tersebut – dimana moda ini berhasil mengudara untuk waktu yang singkat sebelum akhirnya melakukan pendaratan yang terkendali.
“Dalam waktu sekira satu tahun, kami telah berhasil untuk mentransformasikan desain konseptual menjadi sebuah prototipe,” tutur Kepala Teknologi Boeing, Greg Hyslop dalam sebuah pernyataan.
Uji terbang yang dilakukan di Manassas, Virginia ini tidak berlangsung lama. Pesawat hanya mengudara untuk waktu yang singkat dan tidak bergerak maju ke depan. Di situ, Boeing juga tidak menguji bagaimana transisi Personal Air Vehicle (PAV) antara lepas landas vertikal dan terbang ke depan. Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, taksi udara bertenaga baterai ini kelak akan memiliki jarak tempuh sekira 50 mil.
Para eksekutif Boeing mengatakan bahwa mereka yakin pada akhirnya, transisi PAV tersebut dapat digunakan untuk armada taksi udara dan untuk layanan udara komersial lainnya.
Tidak hanya Boeing, banyak perusahaan lain di luar sana yang tengah berjibaku untuk mengembangkan kendaraan semacam ini. Sebut saja anak perusahaan Textron, Bell yang juga sedang menggarap proyek serupa – dimana secara teori, mampu mengantarkan orang dalam jarak pendek di dalam sebuah kota.
Di sini, Boeing dan Bell bermitra dengan Uber karena sama-sama memetakan rencana untuk membuka layanan taksi udara yang disebut Uber Air.
“Tes penerbangan yang sukses ini merupakan sebuah perkembangan yang luar biasa, mentransformasikan layanan ride-sharing menuju udara dengan waktu kurang dari dua tahun sejak Uber Elevate pertama kali dibentuk,” ujar Kepala Uber Elevate, Eric Allison dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Bell Tampilkan Desain Teknologi Taksi Udara
Uber sendiri menargetkan dapat memperkenalkan layanan taksi udara ini pada tahun 2023 mendatang – tentunya setelah regulasi mengenai taksi udara dari Federal Aviation Administration (FAA) ini rampung.
Sementara itu, pesaing Boeing, Airbus juga diketahui tengah dalam kontrak kerja sama dengan Volocopter dalam mengembangkan taksi udaranya sendiri.
Etihad Airways Buka Lowongan Global di 19 Kota Dunia
Etihad Airways membuka lowogan pekerjaan besar-besaran secara global untuk bergabung dalam maskapai tersebut yang dibuka selama tahun 2019 hingga awal Januari 2020 mendatang. Perekrutan sendiri akan berlangsung di 19 kota berbeda di beberapa negara seperti Australia, Eropa, Timur Tengah, Afrika, Inggris, Prancis, Slovakia, Tunisia dan Afrika Selatan.
Baca juga: Etihad dan Emirates, Jadi Maskapai Paling Ramah Bagi Keluarga
Wakil Presiden layanan dan pengiriman Etihad Airways, Linda Celestino mengatakan, di masing-masing kota tersebut, pihaknya akan mengambil 120 kandidat terkuat dengan keterampilan yang luar biasa untuk bergabung di maskapai itu.
“Dalam perekrutan ini akan mendukung pertumbuhan operasional perusahaan kami. Termasuk kedatangan armada generasi baru untuk maskapai kami,” ujar Linda yang dikutip KabarPenumpang.com dari arabianaerospace.aero (24/1/2019).
Tak hanya memberikan pengetahuan terkait informasi lengkap kandidat untuk tinggal di Abu Dhabi, Etihad juga akan menjelaskan dinamika kerja dalam melayani penumpang di ketinggian 30 ribu kaki serta melakukan penilaian mendalam bagi kandidat.
“Di balik kampanye merek kami ‘Select Well’ yang baru diluncurkan, hari-hari terbuka ini lebih dari sekadar dorongan perekrutan. Kami berharap dapat menarik pria dan wanita yang berbakat dan antusias secara global, untuk menginspirasi dan membantu mereka memulai peluang karier dan pengalaman hidup yang luar biasa di UEA bersama kami,” tambahnya.
Kandidat yang berhasil akan menjalani program pelatihan komprehensif di Abu Dhabi, yang mencakup semua aspek keselamatan kabin dan pemberian layanan. Pelatihan akan dilakukan di Zayed Campus, akademi pelatihan maskapai penerbangan.
Awak kabin diberikan pendapatan bebas pajak, asuransi kesehatan perusahaan, manfaat perjalanan konsesi, transportasi, seragam, akomodasi perusahaan berperabotan lengkap di Abu Dhabi, dan diskon untuk makanan dan minuman dan kegiatan rekreasi di lingkungan ibukota yang segar dan bersemangat di ibu kota Uni Emirat Arab (UEA).
Berikut jadwal perekrutan di 19 kota pada negara-negara yang terpilih. London dan Dublin pada Januari, Bratislava (Slovakia), Bukares (Rumania), Beograd (Serbia) dan Beirut pada bulan Februari. Athena di bulan Maret, Kairo, Johannesburg di bulan April, Capa Town, Tunis (Tunisia) bulan Mei.
Baca juga: Etihad ESCO Retrofit Bandara Dubai dengan Energi Tenaga Surya
Australia, Milan dan Roma, Barcelona dan Madrid di bulan Juni, Paris pada bulan Juli. Kemudian di Abu Dhabi sendri dari bulan Oktober, November, Desember 2019 hingga Januari 2020. Amman bulan September dan Amsterdam di bulan Oktober.
Bagaimana sih Cara Kerja WiFi OnBoard? Cek Jawabannya di Sini!
Masih hangat dalam ingatan saat askapai penerbangan berbiaya rendah Citilink yang merilis fitur WiFi onboard pada akhir tahun 2018 kemarin. Meski baru tersedia di satu pesawat, namun dengan hadirnya layanan ini, maka Anda tidak perlu lagi menghidupkan airplane mode selama Anda mengudara – Anda tetap bisa berkomunikasi dengan siapapun walaupun Anda tengah berada di ketinggian puluhan ribu kaki.
Baca Juga: Citilink Hadirkan Fitur WiFi Onboard Pada 2019 Mendatang!
“Ini semata untuk memenuhi kebutuhan konsumen kami yang didominasi kelompok milenial digital di Indonesia,” ujar Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, dikutip KabarPenumpang.com dari laman Detik.com (28/12/2018). Tertanggal 28 Desember 2018 kemarin, sudah ada satu armada Citilink rute Jakarta – Denpasar yang sudah terpasang fitur WiFi onboard yang menggunakan teknologi WiFi GX Aviation System.
Namun, bukan berarti dengan tersambungnya koneksi internet selama mengudara, Anda bisa dengan seenaknya melakukan panggilan suara. Peraturan semacam ini telah dibuat oleh Federal Aviation Administration (FAA) dan berlaku di Negeri Paman Sam. Namun tidak semua mengamalkan regulasi tersebut – sebut saja Virgin Atlantic dan Emirates yang tetap memperbolehkan penumpang untuk melakukan penggilan suara.
Terlepas dari semua itu, mungkin Anda akan bertanya-tanya, “Bagaimana bisa sinyal internet memancar ke sebuah pesawat yang tengah mengudara di ketinggian 35.000 kaki?”
Guna menyederhanakan pertanyaan tersebut, ada dua cara agar sinyal internet mencapai perangkat Anda pada ketinggian 35.000 kaki. Yang pertama adalah melalui menara broadband seluler yang berbasis di darat, dimana menara ini akan mengirim sinyal ke antena pesawat.
Saat Anda melakukan perjalanan ke berbagai bagian wilayah udara, pesawat secara otomatis menghubungkan ke sinyal dari menara terdekat, sehingga (setidaknya secara teori) tidak ada gangguan pada penggunaan internet Anda. Tetapi jika Anda melewati perairan besar atau daerah terpencil, konektivitas bisa menjadi masalah.
Baca Juga: Garuda Indonesia Group Hadirkan WiFi Gratis Dalam Penerbangan Domestik
Lalu metode kedua bisa menggunakan teknologi satelit. Pesawat akan terhubung ke satelit di orbit geostasioner yang jaraknya sekitar 35.786 km dari bumi, yang mengirim dan menerima sinyal ke bumi melalui penerima dan pemancar. Ini adalah satelit yang sama yang digunakan dalam sinyal televisi, prakiraan cuaca, dan operasi militer rahasia. Informasi ditransmisikan ke dan dari ponsel cerdas Anda melalui antena di bagian atas pesawat, yang terhubung ke sinyal satelit terdekat.
Jadi, sekarang sudah paham kan bagaimana cara kerja dari fitur WiFi onboard yang belakanganini tengah ramai diperbincangkan?
HUT ke-70, Garuda Indonesia Hadirkan Anniversary Travel Fair dengan Diskon Hingga 70 Persen
Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 70, Garuda Indonesia menggelar Anniversary Travel Fair 2019 dan menghadirkan penawaran diskon hingga 70 persen. Diskon tersebut berlaku di sejumlah rute favorit dan promo ini berlaku dengan periode pembelian tiket mulai dari 26 Januari hingga 1 Februari 2019.
Baca juga: Baru 2 Minggu Tutup, Garuda Indonesia Buka Kembali Rute Jakarta – Silangit
Pembelian tiket tersebut bisa digunakan dalam periode penerbangan mulai 26 Januari hingga 15 Desember 2019 mendatang. Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengungkapkan bahwa, menjelang peringatan HUT ke 70 Garuda Indonesia Group, pihaknya menghadirkan penawaran khusus potongan harga atau diskon hingga 70 persen untuk seribu kursi penerbangan pada rute-rute tertentu.
“Penawaran khusus tersebut merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia sebagai National Flag Carrier dalam memberikan value added atas pilihan masyarakat untuk selalu menggunakan layanan penerbangan Garuda Indonesia hingga menginjak usia ke-70 tahun ini,” ujar Ari yang dikutip KabarPenumpang.com dari siaran pers yang diterima, Kamis (24/1/2019).
Ari menambahkan, rute-rute yang mendapat potongan diskon mencapai 70 persen diantaranya adalah destinasi Denpasar, Surabaya, Aceh, Padang hingga Yogyakarta. Lebih lanjut, pembelian tiket potongan harga tersebut dapat diakses melalui channel penjualan mobile app, website, dan contact center Garuda Indonesia.
Selain itu, melalui program “GA Group Festival”, jajaran lini anak usaha Garuda Indonesia Group seperti Citilink Indonesia turut memberikan penawaran diskon tiket penerbangan hingga 30 persen. Adapun mitra KSO Garuda Indonesia Group, Sriwijaya Air juga turut memberikan potongan harga hingga 70 persen.
Adapun promo ini tidak berlaku bagi pembelian tiket grup. Sementara itu, untuk proses refund, revalidasi, dan perubahan jadwal akan mengacu pada aturan Garuda Indonesia sesuai sub-class tiket penerbangan dan aturan terkait lainnya.
Baca juga: Demand Kembali Normal Pasca Peak Season, Garuda Indonesia Turunkan Tarif di Rute-Rute Ini
Dalam rangka peringatan HUT ke 70 tersebut, Garuda Indonesia juga memberikan opsi redemption award GarudaMiles hingga mencapai 70 persen, GarudaMiles Tier Upgrade hingga potongan harga untuk fasilitas Garuda Indonesia Travel Insurance.
Diselamatkan ‘Polsuska,’ Pria Tua Selamat dari Terlindas Kereta
Menolong orang dan menjadi terkenal mungkin tidak ada dalam impian setiap orang. Sebab menolong adalah kewajiban setiap manusia apabila manusia lainnya membutuhkan pertolongan dan bantuan. Baru-baru ini seorang Pasukan Perlindungan Kereta Api – Railway Protection Force (RPF) atau di Indonesia Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) menjadi terkenal karena menyelamatkan nyawa seorang penumpang.
Baca juga: Duh! Seorang Penumpang Kereta di India (Kembali) Terseret Rangkaian Kereta
Dilansir KabarPenumpang.com dari laman timesnownews.com (22/1/2019), seorang RPF yang diketahui bernama Harisha C tersebut menyelamatkan seorang penumpang paruh baya ketika dia tergelincir saat akan naik ke dalam kereta api yang tengah bergerak. Kejadian tersebut terjadi di stasiun kereta api Hospet yanga ada di Bangaluru pada Minggu (20/1/2019) sore.
Aksi heroik Harisha tersebut terekam sebuah kamera video yang akhirnya viral di media sosial dan dipuji banyak warganet atas keberaniannya. Dalam video tersebut seorang pria berusia 55 tahun bernama Gaurav tengah naik ke kereta yang sedang berjalan dengan tujuan Hospet menuju ke KSR Bengaluru di platform 1 Stasiun Hospet.
Sayangnya pria tua itu tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan tersandung di pintu kereta saat akan meniaki kereta yang sudah berjalan tersebut. Saat Gaurav terjatuh dibawah jalur kereta, Harisha yang saat itu sadar dan berada dekat peron langsung dengan cepat menolongnya dengan menarik keluar dari celah peron tersebut untuk menyelamatkan.
Karena perlakuan heroik yang dilakukannya, seorang pejabat South Western Railway (SWR) mengatakan Harisha akan diberikan penghargaan atas tindakan cepatnya saat menolong penumpang. Diketahui, Manajer umum SWR, Ajay Kumar Singh yang akan memberikan penghargaan tersebut untuk keberanian yang dilakukan Harisha.
Dalam insiden lain di Ahmedabad awal bulan ini, seorang kepala polisi menyelamatkan nyawa seorang wanita di stasiun kereta api Dahod di Gujarat. Wanita yang diketahui bernama Leela Bai itu tergelincir saat turun dari Awantika Express. Untungnya saat kereta mulai kembali bergerak menuju tujuan berukutnya tiga pria termasuk polisi Bhura Bhai, menyelamatkannya dan berhasil menariknya keluar dari celah antara kereta yang bergerak dan peron.
Baca juga: Sepanjang 2015 – 2017, 50 Ribu Orang Tewas di Jalur Kereta Api India!
Pada Juli 2018 lalu, seorang wanita diselamatkan oleh RPF saat dirinya terjatuh saat turun dari kereta api. Wanita tersebut juga sempat terseret oleh kereta api, untungnya seorang RPF yang dibantu oleh beberapa penumpang lainnya berhasil menyelamatkan nyawa wanita tersebut di Stasiun Kanjurmarg.
PT KAI Perpanjang Tarif Promo KA Galunggung
Kereta api Galunggung yang beroperasi sejak 26 Desember 2018 lalu masih menggunakan tiket gratis dan berlaku hingga 25 Januari 2019 dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru. Namun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) ternyata memperpanjang tiket gratis pada kereta relasi Stasiun Kiaracondong menuju Stasiun Tasikmalaya tersebut.
Baca juga: KA Galunggung Rute Kiaracondong-Tasikmalaya Mulai Beroperasi
Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin mengatakan, tiket kereta gratis yang diluncurkan pada 26 Desember 2018 hingga 25 Januari 2019 tersebut diperpanjang hingga 25 Februari 2019. Perpanjangan promo ini sendiri, Agus berharap minat masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya meningkat dengan kehadiran kereta api Galunggung.
“Masyarakat bisa lebih meningkat dalam beraktivitas menggunakan kereta api, khususnya tujuan Kiaracondong-Tasikmalaya,” ujar Agus. yang dikutip KabarPenumpang.com dari kompas.com, Rabu (23/1/2019).
Meski tiket untuk menaiki kereta Galunggung masih gratis, tetapi penumpang yang hendak menaiki kereta tersebut tetap harus memiliki tiket yang bisa dibeli di loket. Prosedur lainnya adalah membawa kartu identitas baik itu KTP, SIM maupun paspor.
Pembelian tiket tersebut dilakukan tujuh hari sebelum keberangkatan. Satu orang penumpang bisa membeli hingga empat tiket. Sayangnya penumpang tidak bisa mengubah jadwal kereta. Nantinya keberangkatan mulai tanggal 26 Februari 2019 dan selajutnya, penumpang akan dikenakan tarif oleh PT KAI sebesar Rp35 ribu hingga Rp90 untuk jarak leih dari 58 km.
Sedangkan untuk jarak kurang dari 58 km, penumpang akan dikenai biaya sebesar Rp25 ribu hingga Rp75 ribu. Kereta yang berada di Daerah Operasional (Daop) II Bandung tersebut dalam satu rangkaian keretanya memiliki enam gerbong dengan kapasitas 636 kursi.
KA Galunggung akan berangkat setiap hari dari Stasiun Kiaracondong pukul 06.05 WIB dan tiba di Tasikmalaya pukul 09.25 WIB. Sedangkan dari Tasikmalaya pukul 10.35 dan tiba di Kiaracondong pukul 14.11.
Baca juga: KA Pangandaran, Kereta yang Tak Sampai Stasiun Pangandaran
Kereta Galunggung akan berhenti di delapan stasiun dari arah Bandung dan tujuh stasiun dari arah Tasikmalaya. Delapan stasiun itu adalah Stasiun Cimekar, Rancaekek, Cicalengka, Nagreg, Leles, Cibatu, Cipeundeuy, Ciawi. Sedangkan dari Tasikmalaya ke Bandung yakni Stasiun Rajapolah, Ciawi, Cipeundeuy, Cibatu, Leles, Cicalengka dan Rancaekek.
