Intip Prosedur Cabin Cleaning Pesawat Ala GMF Cegah Covid-19 di Pesawat

Pesawat umumnya diklaim bebas dari patogen berbahaya semisal MERS dan Covid-19 berkat adanya filter HEPA (High Efficiency Particle Filter). Filter HEPA adalah salah satu komponen pesawat yang berfungsi untuk menyaring partikel dari udara dengan diameter sekitar 0.3 mikrometer dengan tingkat filter micron rating yang sangat tinggi (high-efficiency).

Baca juga: Jangan Lupa Cuci Tangan Selesai Bersihkan Ruang Pribadi di Kabin Pesawat

Dalam kondisi normal, kurang dari separuh udara dari kabin masuk ke filter ini dan kembali tersirkulasi. Menurut dokumen manufacture, dengan spesifikasi demikian, filter HEPA mampu menyaring virus MERS dan Covid-19.

Akan tetapi, perlu dicatat, filter HEPA bekerja hanya saat pesawat sedang beroperasi, bukan saat pada posisi non operasi. Oleh karenanya, partikel atau patogen berbahaya yang dibawa oleh penumpang dan tertinggal di pesawat perlu ditangani dengan baik, sebelum pesawat tersebut kembali digunakan melayani penerbangan penumpang.

Sesuai arahan Kementerian Kesehatan dan Karantina Kesehatan Pusat Bandara Soekarno Hatta, setiap operator dan provider harus melakukan tindakan khusus pada semua pesawat terbang sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona. Tindakan khusus tersebut dapat diwujudkan dengan rutin melakukan upaya kebersihan pesawat, baik untuk pesawat yang sudah aktif maupun yang masih standby.

Arahan tersebut biasanya disikapi maskapai dengan cara berbeda-beda, ada yang menangani prosedur kebersihan pesawat sendiri dan ada pula yang ditangani oleh pihak kedua. Salah satu perusahaan yang kompeten menangani prosedur ketat di dunia penerbangan, termasuk kaitannya dengan ini, adalah GMF- Aeroasia.

Dalam mencegah paparan Corona di pesawat, anak perusahaan Garuda Indonesia itu melakukan perawatan PROLONG MAINTENANCE yang di dalamnya terdapat item-item kebersihan dan kondisi general interior-exterior serta menjaga serta mengontrol kelembapan udara (dengan memberikan silica gel).

“Prolong Maintenance tersebut dilakukan secara periodicaly sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dengan masing-masing customer. Hal tersebut dilakukan agar kondisi pesawat tetap terjaga (safety) dan selalu siap apabila sewaktu-waktu pesawat tersebut digunakan,” bunyi keterangan tertulis yang diterima KabarPenumpang.com.

Selain itu, disebutkan, untuk pesawat-pesawat yang statusnya standby, seat cover dan cushionnya juga dilepas dan disimpan dengan baik. Pada saat pesawat akan digunakan untuk terbang kembali, GMF-Aeroasia akan menyiapkan minimum dua hari sebelumnya. Dimulai dari kebersihan cabin, exterior, hingga pemasangan cushion.

Baca juga: Tak Semua Kabin Pesawat Dilengkapi Filter HEPA, Apakah Aman dari Covid-19?

Tak lupa, proses pembersihan kabin pesawat dilakukan dengan menggunakan prosedur disinfeksi ketat, untuk mencegah penyebaran virus Corona di pesawat, baik terhadap awak pesawat maupun penumpang.

Teknisnya, untuk pesawat widebody, GMF biasanya mengerahkan lima orang petugas kebersihan. Adapun pesawat-pesawat narrowbody, perusahaan hanya mengerahkan tiga orang petugas untuk membersihkan secara bertahap dari mulai kabin, kokpit, ruang kargo, dan bagian-bagian pesawat lainnya yang banyak disentuh petugas dan penumpang.

Rute Ekstrim Kereta Bergerigi di Swiss, Kemiringannya Hingga 48 Persen

Perjalanan menuju tempat tujuan menggunakan kereta mempunyai cerita tersendiri dibandingkan alat transportasi lainnya. Suasana dan suara kereta yang khas, ditambah dengan pemandangan yang tersaji di luar menjadi daya tarik tersendiri bagi para penumpang. Namun pernahkah terlintas di benak Anda bahwa kereta yang Anda tumpangi harus melewati sebuah jalur yang ekstrim? Baik itu berupa jembatan yang sangat tinggi atau sebuah daerah tidak berpenghuni?

Baca juga: [Video] Di Jalur Kereta ini, Anda Bisa Rasakan Sensasi Terhempas Ombak

Sebenarnya definsi kata ekstrim dalam lingkup jalur perkereta-apian adalah jalur yang bisa dibilang tidak biasa dijumpai di jalur-jalur biasa. Salah satu jalur ekstrim yang bisa kita jumpai di dalam negeri adalah jalur kereta api yang melewati jembatan Cisomang yang berada di tengah jalur kereta Jakarta-Bandung, tepatnya di daerah Padalarang-Purwakarta. Jembatan ini memiliki panjang 230 meter dengan kedalaman jurang lebih dari 100 meter.

Sedangkan jalur kereta paling ekstrim di dunia jatuh kepada jalur Pilatus yang berada di Swiss. Jalur ini menjadi ekstrim karena tingkat kemiringan yang dilalui oleh kereta ini dengan kemiringan maksimum hingga 48 persen dan kemiringan rata-ratanya adalah 35 persen. Jalur kereta ini membentang sejauh 4,6 km. Kereta yang digunakan untuk jalur ini adalah kereta bergerigi, dimana kereta jenis ini di desain khusus untuk menaklukkan medan-medan terjal seperti perbukitan maupun pegunungan.

kemiringan medan yang ditempuh di jalur pendakian Pilatus. sumber: pilatus.webtuning-cdn.ch
kemiringan medan yang ditempuh di jalur pendakian Pilatus. sumber: pilatus.webtuning-cdn.ch

Akan ada banyak perasaan yang tercampur ketika menaiki kereta ini, dai mulai takut, was-was hingga takjub ketika melihat pemandangan yang terpampang. Dari atas puncak jalur pendakian, Anda dapat melihat hamparan pegunungan khas Swiss hingga puncak gunung Alpen dapat terlihat dari sini. Adalah Eduard Locher, seorang insinyur yang sudah banyak makan asam garam di dunia kereta api yang kemudian menyarankan untuk membangun jalur dengan kemiringan maksimal hingga 48 persen. Ini bertujuan untuk menekan biaya pengerjaan jalur ini. Pada tahun 1873, awalnya jalur ini dibuat dengan rute sedikit memutar dengan kemiringan maksimum 25 persen, namun karena dinilai tidak ekonomis, maka dari itu saran Eduard Locher lah yang dipilih.

sistem gerigi locher. sumber: m.thevintagenews.com
sistem gerigi locher. sumber: m.thevintagenews.com

Pada masa itu, sistem konvensional tidak dapat mengatasi masalah kemiringan yang ada pada ide Locher. Namun karena pengalaman Locher, ia lalu mengusulkan untuk menempatkan rak ganda horizontal di antara dua rel bergerigi yang saling bersebrangan. Dengan menggunakan desain ini akan meminimalisir resiko kereta anjlok dan terguling karena hembusan angin gunung yang terkenal kuat. Jalur ini kemudian dibuka pada 4 Juni 1889, namun pada masa itu masih menggunakan mesin tarik sebagai tenaga penggeraknya. Lalu pada 15 Mei 1937, kereta tersebut mulai mengalami perubahan dengan mengganti tenaga penggeraknya, yang semula mesin tarik menjadi energi listrik.

Pemerintah setempat tidak memberikan subsidi terhadap pembangunan jalur tersebut, namun berbanding terbalik dengan kenyataan, Locher malah membangun perusahaannya sendiri yang bernama “Locher System” untuk memfasilitasi pembangunan jalur ekstrim tersebut. Jalur ini sepenuhnya di bangun dengan modal swasta. Karena pembangunan yang bisa dibilang tidak mudah itulah, pada tahun 2001 sebuah organisasi non-profit bernama American Society of Mechanical Engineers menghadiahi julukan baru terhadap jalur Pilatus ini, yaitu Historic Mechanical Engineering Landmark.

Baca juga: Suhu Panas Ekstrem Melanda Swiss, Lintasan Kereta Api Terpaksa di Cat Putih

Kereta ini tidaklah sama dengan kereta rel bergerigi lainnya. Tidak ada banyak gerbong yang ditarik oleh kereta ini, hanya ada 1. Jalur yang digunakan pun masih jalur original dan masih layak digunakan walaupun umurnya sudah lebih dari 100 tahun. Apabila Anda penasaran untuk menaiki kereta yang melaju maksimal dengan kecepatan 12 km/jam ini, Anda disarankan untuk datang pada bulan Mei dan November, karena pada bulan-bulan inilah kereta beroperasi dan relnya tidak tertutup salju.

Dari Mulai Tanjakan, Hingga Jembatan, 10 Jalur Ekstrim Ini Ada di Indonesia

Bagi Anda yang jeli melihat pemandangan sekitar ketika menuju ke Bandung via tol Cipularang, pasti Anda tidak akan pernah lupa dengan pemandangan jembatan kereta yang beberapa kali terlihat di sekitar daerah Padalarang. Jembatan ini masih aktif dilintasi, contohnya oleh kereta api Argo Parahyangan tujuan Jakarta Gambir menuju Bandung. Mungkin Anda yang melihatnya saja sudah merinding karena ketinggian dari jembatan yang menghubungkan 2 bukit tersebut. Adrenalin lebih terpacu saat Anda menaiki kereta tersebut, dimana Anda dapat melihat betapa tingginya kereta dari permukaan tanah.

Baca juga: Satu-Satunya, Jalur Kereta Api Melintasi Stadion Sepak Bola Hanya Ada di Slowakia

Jalur-jalur ekstrim seperti ini lazim ditemukan di Indonesia, karena Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak gunung dan lembah, sehingga sedikit banyaknya mempengaruhi jalur kereta tersebut. Selain faktor ketinggian, tanjakan di jalur kereta juga bisa dibilang ekstrim karena kereta membutuhkan tenaga yang sangat besar untuk sampai di puncak tanjakkan. Berikut adalah 10 jalur kereta terekstrim di Indonesia.

Yogyakarta

kereta yang melewati perumahan (1)
kereta yang melewati perumahan (1)
kereta yang melewati perumahan (2)
kereta yang melewati perumahan (2)

Mungkin Anda sering melihat foto kereta yang melintasi perumahan ini sebagai bahan bercanda, tapi tahukah Anda kalau foto ini memang benar adanya, tanpa ada rekayasa edit. Jalur ini berada di daerah Pengok, sebuah nama kawasan yang posisinya tidak terlalu jauh dengan stasiun Leumpuyangan. Kereta ini termasuk kereta dengan jalur ekstrim karena jalurnya yang membelah komplek penduduk. Jarak kereta yang lewat dengan rumah warga ini benar-benar sangat dekat. Tapi ini bukanlah jalur kereta umum, kereta-kereta yang melewati jalur ini adalah kereta yang hendak diperbaiki di Balai Yasa Yogyakarta.

Prupuk-Purwokerto

train-station-prupuk-5.456x245
Letak Purwokerto yang berada di kaki gunung Slamet membuat perjalanan menuju kota ini harus menempuh tanjakkan yang terbilang cukup terjal, dengan tanjakan 10-15 permil, yaitu setiap 1 km jalur kereta akan naik setinggi 10-15 meter.

Bandung-Tasikmalaya

Cicalengka-Cipeundeuy-Ciawi
Karena letak Bandung yang dikelilingi oleh gunung, maka tidak heran kalau jalur kereta yang hendak keluar atau masuk ke Bandung akan melewati jalur ekstrim. Seperti di rute Bandung-Tasikmalaya ini, kereta akan menanjak 25 permil, yaitu setiap 1 km jalur kereta akan naik setinggi 25 meter. Tapi jalur ini hanya digunakan untuk menguji coba kereta baru yang hendak beroperasi di pulau Jawa.

Lawang- Bangil

stasiun-bangil
Jalur ini berada di Daerah Operasi 8 (Daop 8) Surabaya. Untuk menuju stasiun Bangil, kereta dipaksa menanjak setinggi 475 meter dalam jarak 31 km. di jalur ini, kereta akan menanjak 15-25 permil, dimana setiap 1 km jalur kereta akan naik setinggi 15 hingga 25 meter.

Indarung-Bukit Putus

84477405
Jalur ini merupakan jalur kereta api non gerigi paling ekstrim yang masih aktif. Setiap hari, jalur kereta ini dilalui oleh Kereta milik PT Semen Padang untuk menangkut semen. Sekitar 20 gerbong tanker turut dibawanya. Karena medan yang amat terjal, kereta ini sampai harus di dorong oleh 2 lokomotif dan ditarik oleh 2 lokomotif juga.

Cipatat – Tagog Apu

jalur menanjak di cipatat-tagog apu
jalur menanjak di cipatat-tagog apu

Karena statusnya yang masih non-aktif, jalur yang menanjak 40 permil ini belum kembali beroperasi. Apabila jalur ini sudah di aktifkan kembali, maka jalur ini akan mengalahkan jalur Indarung-Bukit Putus. Jalur ini juga merupakan jalur kereta non gerigi yang menghubungkan 2 stasiun dengan jarak 12 km. banyak kejadian lokomotif yang tidak kuat menanjak dan akhirnya mogok. Selain tanjakkan yang ekstrim, di ujung lajur pendakian juga terdapat tikungan sangat tajam yang membuat kasus lokomotif mogok semakin bertambah. Jalur kereta legendaris ini merupakan pionir penghubung Jakarta-Bandung.

Jambu – Bedono

jalur jambu bedono
jalur jambu bedono

Jalur yang terletak di kawasan wisata Ambarawa ini menjadi jalur paling ekstrim di Jawa. Bagaimana tidak, kereta akan menanjak 40-65 permil. Tentu saja kereta non gerigi tidak akan mampu untuk menaiki jalur ini. di jalur ini, lokomotif akan pindah ke belakang untuk mendorong kereta guna menghindari kereta mundur saat berada di tanjakan.

Kandang Ampat – Padang Panjang

hipwee-train-11-640x345
Jalur yang masuk ke dalam Divre 2 Sumatera Barat ini memanjang memotong lembah Anai. Jalur ini berstatus non-aktif akibat gempa Padang pada tahun 2009 silam. Salah satu kasus yang paling mencekam dari jalur ini adalah kereta yang “merosot” ke dalam lembah Anai setelah gagal melakukan pengereman.

Padang Panjang – Koto Baru

tanjakkan di jalur padang panjang-koto baru
tanjakkan di jalur padang panjang-koto baru

Jalur dengan tanjakkan 80 permil yang terletak di Sumatera Barat ini sudah tidak beroperasi kembali karena gempa yang menimpa Padang pada 2009 silam. Kereta ini dulunya digunakan untuk mengangkut batu bara, namun karena stok batu bara yang sudah habis, maka habis pula riwayat dari jalur ini.

Padalarang – Purwakarta

jembatan cisomang lama, dan baru
jembatan cisomang lama, dan baru

Ketika Anda berada di dalam kereta dari atau menuju ke Bandung, Anda pasti melewati jembatan Cisomang, dimana jembatan itu merupakan jembatan kereta api aktif tertinggi di Indonesia. Jembatan ini memiliki ketinggian lebih dari 100 meter dengan panjang 243 meter. Jembatan ini sempat mengalami pergantian karena jembatan yang lama sudah tidak layak untuk beroperasi kembali.

Jalur Metro Bawah Tanah di Kairo Melewati Bawah Sungai Nil

Metro yang ada di Kairo, Mesir ini tak berbeda jauh dengan CommuterLine (KRL) di Jakarta. Sebab bentuknya sama-sama berupa rangkaian kereta listrik. Kondisi bagian dalam Metro milik Kairo ini pun sama dengan (KRL) di Jakarta. Hanya saja interval kedatangan Metro yang satu dengan yang lainnya lebih bisa diandalkan yakni 5-10 menit sekali bila dibandingkan dengan (KRL).

Baca juga: Punya 2 Ekstensi Baru, Metro Beijing Kukuhkan Jadi Jaringan Kereta Bawah Tanah Terpanjang

Dengan tepatnya jadwal kedatangan Metro ini, membuat para penumpang tidak perlu naik ke atap kereta seperti di negara Afrika lainnya. Selain itu, perjalanan Metro ini pun sama dengan KRL hanya melayani rute lokal saja. Harga tiket untuk sekali perjalanan baik jarak dekat maupun jarak jauh akan dikenakan tarif EGP1 atau sekitar Rp1.500-Rp2.000 lebih murah di bandingkan KRL di Indonesia yang berbeda jarak makin jauh makin mahal harga tiketnya. Sayangnya tiket untuk Metro ini masih berupa karcis bukan berbentuk kartu yang berisi uang elektronik.

Memang bentuk tiketnya hanya berbentuk karcis dan harganya bisa dikatakan murah untuk setiap perjalannya. Namun, karcis tersebut tidak boleh hilang selama Anda dalam perjalanan, apalagi kondisi untuk masuk ke Metro ini cukup berdesakan.

Metro yang menjadi sebuah sistem angkutan cepat di Kairo ini mencakup 3 jalur dengan total panjang rute 77,9 km dan diresmikan tahun 1987. Ketiga jalur ini memiliki panjang berbeda-beda. Jarak dari Helwan menuju El Marg sepanjang 44,3 km, sedangkan jalur 2 dari Shobra El Kheima ke El Mounib berjarak 21,6 km. Jalur ke 3 yakni dari Attaba menuju Al Ahram memiliki jarak terpendek hanya 12 km. Dari awal diresmikan hingga 2017 ini total stasiun yang dilewati Metro ada 61 dan hampir sebagian besar berada di bawah tanah serta jalur menuju Shorba El Kheima melewati bawah tanah dari Sungai Nil.

Dilansir dari Wikipedia, harga karcis Metro ini dari Oktober 2007 lalu EGP1 untuk tiket normal, anak-anak EGP0,75 dan berkebutuhan khusus EGP0,5 hingga Februari 2017 ini dan naik menjadi EGP2 per 24 Maret 2017 untuk tiket normal. Sedangkan untuk anak-anak akan dikenakan EGP1,5 dan yang berkebutuhan khusus dikenakan tarif EGP1.

Bisyri
Bisyri

Uniknya di Metro ini, gerbong perempuan letaknya di tengah yakni gerbong 4 dan 5, berbeda dengan KRL Jakrta yang letak gerbong perempuannya di awal dan akhir. Gerbong ini sebagai pilihan untuk para wanita yang tidak ingin duduk atau berada di sekitaran laki-laki dan berlaku setiap hari dari pagi hingga malam. Sebenarnya pembedaan gerbong khusus perempuan agar para perempuan terlindung dari pelecehan seksual yang dilakukan laki-laki.

Pada setiap gerbong untuk perempuan diberikan tanda biru di setiap stasiun dan tertulis “Khos Lissayyidat” yang artinya khusus perempuan di keretanya. Ini digunakan agar para perempuan yang ingin menaiki Metro di zona perempuan lebih mudah. Walaupun dibedakan, tidak menutup kemungkinan untuk para perempuan berada di dalam gerbong campur selain gerbong khusus perempuan ini.

Metro ini beroperasi dari pukul 05.00 pagi hingga 01.00 pagi esok harinya, namun saat bulan Ramadhan Metro akan beroperasi dari pukul 05.00 pagi hingga 02.00 pagi esoknya. Sedangkan dari pukul 02.00-04.00 digunakan untuk pemeliharaan kereta ini oleh para pekerja.

Sebagai kota yang memiliki 10 juta penduduk ini, Kairo menjadi salah satu kota terbesar di Afrika dan Arab yang memiliki penduduk terpadat. Awalnya sebelum dibangun Metro, kapastias transportasi umum hanya mampu menampung 20ribu penumpang perjam, kemudian setelah pembangunan Metro ini resmi dibuka jumlahnya meningkat menjadi 60ribu penumpang perjamnya.

Tak hanya itu, dengan adanya Metro, justru mengurangi kemacetan yang setiap harinya terjadi di Kairo. Metro ini akan penuh di waktu pagi hari dari pukul 07.00-10.00 saat anak sekolah dan para pekerja berangkat.

Baca juga: Wujudkan SmartCityBike, Slovakia Hadirkan Sepeda Elektrik di Kereta Bawah Tanah

Pembangunan Metro ini awalnya diusulkan oleh Ir. Sayied Abdel Wahed dari Otoritas Kereta Api Mesir pada tahun 1930 silam. Sayangnya ide tersebut tidak terlaksana dengan baik, hingga setelah revolusi Mesir di tahun 1952 ada hal baru untuk pembangunan ini. Dua tahun kemudian tepatnya 1954, para ahli Perancis membuat catatan tentang masa depan transportasi d Mesir tepatnya di Kairo. Setelah itu, beberapa ahli dunia berkumpul di Mesir untuk memikirkan transportasi bawah tanah. Tahun 1956, Uni Soviet mengirimkan ahlinya dan pada 1960, Jepang turut andil dalam pembangunannya serta Perancis negara yang lama menjajah Mesir pun mengirimkan ahli pengaturan transportasi untuk membangun kereta listrik bawah tanah Mesir dan mulai dikerjakan pada 20 September 1970.

Francisco, Kapal Ferry Wisata dengan Kecepatan 51,8 Knot!

Kapal ferry jelas bukan wahana yang asing di Republik ini, dengan kecepatan maksimal 15 knot kapal ferry telah memberi arti yang begitu penting dalam mendukung sistem transportasi nasional. Diantara tantangan kinerja kapal ferry di Indonesia adalah pada kemampuan kecepatan yang masih lamban. Bila di Tanah Air kapal ferry melaju direntang 8 – 15 knots, maka nun jauh di Argentina ada sosok kapal ferry RoRo (Roll on Roll off) yang sanggup melesat laksana speed boat, yakni 51,8 knot. Tingkat kecepatan yang spektakuler, yang hanya ditempati kelas kapal patroli cepat milik Angkatan Laut.

51,8 knot atau lebih mudahnya dapat disetarakan dengan 95 km per jam, ukuran kecepatan yang fantastis bagi kapal dengan bobot mati 450 ton. Yang dimaksud disini adalah kapal ferry Francisco yang dioperasikan perusahaan Buquebus dari Argentina. Di level kecepatan yang masuk gigi lima pada mobil sedan ini, Francisco bahkan dapat membawa 1.000 orang penumpang plus 150 kendaraan.

3l-image

Dikutip dari ship-technology.com, Francisco dibangun dengan empat dek, untuk dek pertama diperuntukkan untuk parkir kendaraan, di dek pertama (paling bawah) ini setiap kendaraan yang parkir mempunyai space panjang 4,5 meter, lebar 2,5 meter, dan bobot yang sudah ditentukan maksimum 2,5 ton. Kemudian dek kedua, diperuntukkan untuk penumpang kelas ekonomi, meski kelas ekonomi disini disediakan lounge dan bar, bahkan ada duty free shop.

Beranjak ke dek ketiga, di dek ini terbagi ke dalam empat area, daerah pertama ditujukan sebagai ruang wisata bagi para turis, disini dilengkapi baru dan tempat duduk santai. Daerah kedua terdapat ruang tunggu, business lounge, dan toilet. Daerah ketiga ditempati penumpang kelas bisnis, dan daerah keempat menjadi ruang bagi penumpang kelas satu. Sementara di dek keempat menjadi lokasi anjungan kemudi, pompa air, dan penempatan berbagai perangkat navigasi.

Incat-Tasmanias-Ferry-is-Officially-Worlds-Fastest-Ship

Mampu melaju dengan kecepatan begitu tinggi, pastinya Francisco punya mesin khusus. Menurut spesifikasi, Francisco dilengkapi dua mesin waterjet Wartsila LJX 1720 SR, dan dua mesin gas turbin General Electric Energy LM2500. Setiap mesin waterjet dan gas turbin dipasang pada setiap sisi lambung kapal. Menghantarkan kecepatan begitu tinggi, Francisco punya dua tangki bahan bakar yang masing-masing berkapasitas 70.000 liter solar, dua tangki oli generator yang masing-masing berisi 1.240 liter, dan dua tangki LNG dengan kapasitas masing-masing 40m3. Untuk melayani kebutuhan 1.000 penumpang, Francisco sekali berlayar membawa 5.000 liter air tawar.

Kontrol navigasi pada anajungan.
Kontrol navigasi pada anajungan.

Kapal ferry dengan desain katamaran ini punya panjang 99 meter, lebar 26,94 meter, dan garis batas air 90,54 meter. Francisco dibangun oleh galangan Incat dari Hobart Australia, konstruksinya mulai dikerjakan pada November 2010 dan resmi dilunncurkan pada November 2012. Momen sea trial berlangsung pada Maret 2013 dan kemudian diberi label kapal hemat energi pada Juni 2013. Saat ini kapal ferry Francisco melayani rute di Sungai Plate, menghubungkan antara Kota Buenos Aires di Argentina dan Kota Montevideo di Uruguay.

Menara Siger, Ikon Khas Lampung dan Bakauheni yang Jadi Penanda Titik Nol Kilometer Sumatera

Setiap daerah memiliki ikon tersendiri dan biasanya menjadi pilihan destinasi para pelancong untuk berfoto serta menunjukkan mereka pernah ke daerah tersebut. Salah satunya terletak di ujung pulau Sumatera yakni Lampung yang memiliki Menara Siger. Selain sebagai landmark Provinsi Lampung, Menara Siger pun sekaligus menjadi titik nol kilometer Pulau Sumatera.

Baca juga: Mengenal Pelabuhan Merak, Gerbang Penyeberangan Tersibuk di Indonesia

Bangunan setinggi 32 meter panjang 50 meter dan lebar sepuluh meter tersebut terletak tepat menghadap gerbang masuk Pelabuhan Bakauheni dan di resmikan oleh Gubernur Lampung Sjahroedin Z.P pada 30 April 2008. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, Menara Siger memiliki bentuk yang unik dengan sembilan kerucut berwarna kuning keemasan yang berderet memanjang.

Bentuk ini mengadaptasi mahkota pengantin wanita (siger) dalam adat Lampung. Pucuk menara ini berjumlah sembilan yang merupakan simbolisasi sembilan bahasa yang ada dalam masyarakat Lampung. Kerucut pada bagian tengah menara memiliki ukuran lebih besar dan tinggi sehingga menjadi puncak Menara Siger.

Berada di Bukit Gamping, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Menara Siger dibuat oleh arsitek asal Lampung, Ir.H. Anshori Djausal M.T. konstruksinya pun dibuat dengan teknik khusus yang membuatnya tahan guncangan dan terpaan angin. Teknik ini disebut ferrocement yang adalah sistem konstruksi dengan rangka mirip jaring laba-laba yang kokoh.

Menara Siger sendiri memiliki ornamen interior dan eksterior yang diadaptasi bentuk-bentuk dalam motif kain tapis yang juga menjadi ciri khas masyarakat Lampung. Bangunan ini berisi data asta gatra yaitu trigatra mencakup letak geografis, demografis dan kekayaan sumber daya alam (SDA). Berikutnya panca gatra, yaitu berisi ideologi dan hankam, dengan demikian para turis tidak perlu banyak bertanya.

Payung tiga warna (putih-kuning-merah) menandai puncak menara, yang mana payung ini sebagai simbol tatanan sosial. Sedangkan dalam bangunan utama Menara Siger Prasasti Kayu Are sebagai simbol pohon kehidupan. Menara Siger tidak hanya berbentuk sebuah fisik bagunan, tetapi mencerminkan budaya masyarakat dan identitas masyarakat Lampung sesuai dengan filosofi berpikir dan bertindak sesuai visi dan misi mewujudkan Lampung yang unggul dan bardaya saing.

Menara Siger sebagai ikon kebanggaan masyarakat Lampung memang tidak bisa di angap enteng, hal ini di sebabkan hingga saat ini Provinsi yang menjadi pintu gerbang Pulau Sumatra dan jawa ini baru memiliki ikon kebanggaan yang berskala nasional. Sebagai masyarakat Lampung, tentu saja keberadaan menara Siger menjadi sangat layak dan mutlak di banggakan, Menara Siger sangat berpotensi menjadi asset wisata kelas satu di wilayah lampung untuk menuju Visit Wilayah Lampung kedepan, kebudayaan lampung dan agar di kenal oleh tamu tamu dari manca Negara.

Untuk diketahui, belum lama ini Direktur utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan, Menara Siger akan dijadikan wisata baru di wilayah Bakauheni, Lampung Selatan. Dikutip dari antaranews.com (25/7/2020), Ira mengatakan, konsepnya adalah membuat destinasi wisata baru di mana orang yang melintas dari Merak menuju Bakauheni atau sebaliknya bisa menikmati wisata baru ini.

Baca juga: Mengenal Bakauheni, Pelabuhan Utama Penghubung Transportasi ke Sumatera

Dikatakan Ira adanya pembuatan ini karena jumlah penumpang ferry pertahunnya yang mencapai 22 juta jiwa dimana sekitar sepuluh persennya akan menikmati wisata Menara Siger sehingga menjadi magnet ekonomi baru di Provinsi Lampung. Dia mengatakan jika nantinya ini benar-benar terwujud makan pelancong bisa menikmati daerah ini kapan pun mereka inginkan.

Perokok Tak Perlu Khawatir Korek Api yang Dibuang Ketika Naik Pesawat, Bandara ini Siap Ganti dengan yang Baru

0

Anda seorang perokok dan sering bepergian naik pesawat? Bila iya, biasanya korek api akan ditinggalkan atau diambil oleh petugas bandara. Meski begitu tidak semua bandara melarang penumpang membawa korek api mereka. Namun seperti di Bandara Internasional Shanghai Pudong, Cina melarang penumpang membawa korek api mereka.

Baca juga: Kedapatan Menyelundupkan Rokok, Wanita Asal Korea Selatan Dideportasi dari Australia!

Tapi mereka bisa mendapatkan korek api daur ulang ketika tiba di bandara ini jika penumpang telah membuangnya sebelum berangkat. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman shine.cn (27/7/2020), tawaran ini merupakan bagian dari program percobaan yang dimaksudkan untuk mengurangi pemborosan.

(shine.cn)

Sebab penumpang dilarang membawa atau check in korek api di dalam pesawat sesuai peraturan Administrasi Penerbangan Sipil Cina. Ini berarti membuat para penumpang yang merokok harus membuang korek api mereka bersama dengan barang terlarang lainnya sebelum menerima pemeriksaan keamanan sebelum naik pesawat.

Karena peraturan tersebut, otoritas bandara mengatakan, banyak penumpang yang mengeluh harus membeli korek api baru ketika tiba di bandara. Adanya hal ini kemudian membuat otoritas Bandara Pudong menempatkan mesin korek api daur ulang yang di pasang di Terminal 1 untuk uji coba.

Nantinya setelah penumpang meninggalkan korek api mereka di Gate 4 atau jalur keamanan No.4-7 di Terminal 1, maka penumpang akan mendapat kode QR di ponsel. Kemudian setelah tiba, akan menggunakan kode untuk mengklaim korek api gratis yang ditinggalkan oleh penumpang berangkat lainnya.

“Mesin ini dilengkapi dengan sistem suhu dan pemantauan udara yang cerdas untuk memastikan keamanan korek api penumpang,” kata otoritas bandara.

Nantinya jika uji coba berhasil di Terminal 1, otoritas bandara akan mempromosikan ke Terminal 2. Selain itu juga akan bekerja sama dengan bandara lainnya dan para pelancong diharapkan mendapat korek api daur ulang di bandara lainnya juga.

Bandara Pudong telah meluncurkan serangkaian tindakan anti Covid-19 secara teratur di tengah pandemi. Meja layanan pemeriksaan keamanan telah disiapkan untuk membantu para pelancong dan mendisinfeksi peralatan untuk setiap penumpang.

Baca juga: Tiga Kali Hisap Rokok di Toilet, Penumpang Batik Air Tujuan Padang Digelandang Keamanan Bandara

“Panel kaca telah dipasang untuk mengurangi kontak antara staf pemeriksa sertifikat dan penumpang. Bantalan kaki sekali pakai telah disiapkan untuk mereka yang perlu melepas sepatu mereka di pemeriksaan keamanan,” menurut bandara.

29 Juli 2020, Qatar Airways Kembali Terbang ke Helsinki

Pada 29 Juli 2020 kemarin, Qatar Airways menerbangkan kembali armadanya ke Helsinki dan menjadi satu-satunya pengangkut Teluk yang melayani empat ibukota di Nordik. Dimulainya kembali ke Helsinki membuat Qatar akan mengoperasikan 22 penerbangan mingguan ke Nordiks dengan penerbangan harian ke Oslo dan Stockholm serta lima penerbangan mingguan ke Kopenhagen.

Baca juga: Qatar Airways Kembali Layani Penerbangan Setiap Hari ke Denpasar dan Jakarta

KabarPenumpang.com melansir dari siaran pers, rute Helsinki ini akan dioperasikan oleh Airbus A350-900 yang modern dan hemat bahan bakar. Chief Executive Grup Qatar Airways, Akbar Al Baker mengatakan, pihaknya senang melihat Helsinki kembali ke rute tersebut dengan indikator signifikan pemulihan pasar perjalanan Nordik.

“Dengan total 22 penerbangan mingguan ke wilayah kami, kami dengan senang hati menjadi operator Teluk pertama yang menawarkan penerbangan ke empat ibukota Nordik Kopenhagen, Helsinki, Oslo, dan Stockholm. Sementara penurunan permintaan perjalanan udara karena Covid-19 memaksa kami untuk sementara menangguhkan layanan ke Helsinki, kami bangga dapat tidak pernah berhenti terbang ke Kopenhagen, Oslo, dan Stockholm. Saat kami melewati yang terburuk dari krisis, kami berharap dapat meningkatkan layanan kami ke wilayah Nordik untuk mendukung pemulihan pariwisata dan perdagangan di wilayah tersebut,” kata Baker.

Selama pandemi, di samping layanan penumpang terjadwal, Qatar Airways Cargo juga telah mengoperasikan sejumlah besar pengangkut barang terjadwal, charter dan pesawat penumpang untuk mengangkut barang ke Oslo, Stockholm, Kopenhagen, Göteborg dan Helsinki agar mendukung eksportir Nordik dan mengangkut pasokan medis penting serta APD ke daerah.

Dengan dimulainya kembali penerbangan penumpang ke Helsinki, maskapai ini akan mengoperasikan 39 penerbangan mingguan ke wilayah Nordik, menyediakan lebih dari 1.400 ton kapasitas kargo mingguan setiap jalan. Qatar Airways terus memimpin pemulihan perjalanan udara internasional.

Pada awal Agustus, jaringan maskapai akan meluas hingga mendekati 500 penerbangan setiap minggu ke lebih dari 75 tujuan. Penumpang dari Nordik dapat terhubung melalui Bandara Terbaik di Timur Tengah, Bandara Internasional Hamad ke jaringan terbesar dan terluas di wilayah ini dengan lebih dari 30 tujuan di Afrika, Asia dan Timur Tengah.

Pengoperasian Qatar Airways tidak tergantung pada jenis pesawat tertentu, karena berbagai jenis pesawat hemat bahan bakar modern milik maskapai dapat terus terbang dengan menawarkan kapasitas yang tepat di setiap pasar. Karena dampak Covid-19 pada permintaan perjalanan, membuat maskapai ini mengambil keputusan untuk mendaratkan armada Airbus A380-nya karena tidak dapat dibenarkan secara komersial atau lingkungan untuk mengoperasikan pesawat sebesar itu di pasar saat ini.

Armada maskapai yang terdiri dari 49 Airbus A350 dan 30 Boeing 787 adalah pilihan ideal untuk rute jarak jauh yang paling penting dan strategis ke wilayah Amerika, Eropa dan Asia-Pasifik. Langkah-langkah keselamatan penerbangan Qatar Airways untuk penumpang dan awak kabin termasuk penyediaan Personal Protective Equipment (PPE) untuk awak kabin dan kit pelindung gratis dan pelindung wajah sekali pakai untuk penumpang.

Penumpang Kelas Bisnis di pesawat yang dilengkapi dengan Qsuite dapat menikmati privasi yang ditingkatkan yang disediakan oleh kursi bisnis pemenang penghargaan ini, termasuk partisi privasi geser dan opsi untuk menggunakan indikator ‘Jangan Ganggu (DND)’. Qsuite tersedia untuk penerbangan ke lebih dari 30 tujuan termasuk London, Paris, dan Frankfurt. Untuk perincian lengkap dari semua tindakan yang telah diterapkan di kapal dan di HIA, silakan kunjungi qatarairways.com/safety <https://www.qatarairways.com/en/safety-measures.html>.

Untuk memastikan para pelancong dapat merencanakan perjalanan mereka dengan tenang, maskapai ini juga telah memperpanjang kebijakan pemesanannya untuk menawarkan lebih banyak pilihan kepada penumpangnya. Maskapai ini akan memungkinkan perubahan tanggal yang tidak terbatas, dan penumpang dapat mengubah tujuan mereka sesering yang mereka butuhkan jika jaraknya dalam 5.000 mil dari tujuan semula. Maskapai ini tidak akan mengenakan biaya atas selisih tarif untuk perjalanan yang diselesaikan sebelum 31 Desember 2020, setelah itu aturan tarif akan berlaku.

Semua tiket yang dipesan untuk perjalanan hingga 31 Desember 2020 akan berlaku selama dua tahun sejak tanggal penerbitan. Untuk syarat dan ketentuan lengkap, kunjungi qatarairways.com/RelyOnUs <http://www.qatarairways.com/RelyOnUs>. Untuk diketahui, rumah dan hub Qatar Airways, Bandara Internasional Hamad (HIA), telah menerapkan prosedur pembersihan yang ketat dan menerapkan langkah-langkah jarak sosial di seluruh terminalnya.

Baca juga: Qatar Airways Siapkan Face Shield untuk Penumpang

Titik kontak penumpang dibersihkan setiap 10-15 menit dan gerbang boarding dan gerbang bus dibersihkan setelah setiap penerbangan. Selain itu, pembersih tangan disediakan di tempat imigrasi dan pemeriksaan keamanan. HIA baru-baru ini diperingkat “Bandara Terbaik Ketiga di Dunia”, di antara 550 bandara di seluruh dunia, oleh SKYTRAX World Airport Awards 2020. HIA juga terpilih sebagai ‘Bandara Terbaik di Timur Tengah’ untuk tahun keenam berturut-turut dan ‘Staf Terbaik Layanan di Timur Tengah ‘untuk tahun kelima berturut-turut.

Emirates Kini Suruh Pramugari Juga Bersihkan Toilet Demi Penumpang

Emirates dilaporkan mulai mengerahkan pramugari paling junior untuk ikut bersihkan toilet, sebagai pengganti Cabin Service Attendants (CSA). Hal itu dilakukan guna menekan kemungkinan paparan Covid-19 di pesawat.

Baca juga: Emirates Jadi Maskapai Pertama Tawarkan Asuransi Covid-19 Gratis ke Penumpang! Simak Syaratnya

Tak seperti kebanyakan maskapai, salah satu maskapai terbaik dunia itu memang memiliki CSA dalam jumlah besar. CSA tersebut biasanya ditugaskan untuk menjaga kebersihan first class shower spa di armada A380 serta seluruh toilet di pesawat lainnya.

Tetapi, pandemi Covid-19 memaksa perusahaan untuk mem-PHK CSA. Praktis, mau tak mau, peran yang dimainkan CSA sebelumnya akan beralih ke pramugari. Untuk menjaga marwah, sementara waktu ini, hanya pramugari junior saja yang akan ambil bagian dalam tugas baru sebagai petugas kebersihan toilet.

Diberitakan paddleyourownkanoo.com, selama dalam penerbangan, pramugari tersebut hanya fokus membersihkan toilet saja dan terpisah dengan pramugari lainnya yang melayani penumpang.

Para pramugari tersebut setidaknya wajib membersihkan toilet setiap 45 menit sekali. Teknis pembersihannya sendiri ialah mendisfeksi seluruh bagian toilet yang sering dikontak banyak orang. Adapun berapa pramugari yang ditugaskan maskapai untuk bersihkan toilet di setiap penerbangan tidak dijelaskan lebih lanjut.

Selama bertugas, pramugari yang ditugaskan sementara waktu jadi petugas kebersihan toilet itu akan dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, sarung tangan, face shield, dan hazmat, sebagaimana seluruh pramugari yang bertugas.

Di samping itu, untuk melindungi penumpang lain dan pramugari serta para awak pesawat lainnya, Emirates juga telah mewajibkan seluruh penumpang, sekalipun transit, untuk melengkapi perjalanan mereka dengan sertifikat negatif Covid-19 mulai 1 Agustus mendatang.

Sertifikat negatif Covid-19 di sini bukan hasil rapid test, seperti yang diterapkan di Indonesia, melainkan sertifikat negatif Covid-19 hasil PCR test. Pemberlakukan kebijakan itu juga sejalan dengan langkah strategis Emirates lainnya dalam upaya membangun kepercayaan penumpang.

Sebelumnya, Emirates didapuk menjadi maskapai penerbangan pertama yang menawarkan penumpang asuransi Covid-19 gratis senilai hingga $174,000. Asuransi kesehatan Covid-19 gratis Emirates itu menjamin kesehatan penumpang bila mana mereka positif terpapar virus yang diduga bersumber dari Wuhan, Cina, itu setelah menyelesaikan perjalanan bersama maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab tersebut.

Selain itu, seluruh beban biaya yang ditimbulkan akibat penumpang positif terpapar corona setelah menikmati penerbangan Emirates juga akan ditanggung maskapai. Seperti wajib karantina, biaya perawatan, dan PCR test senilai $115 per hari selama 14 hari.

Pendiri merangkap CEO Emirates, Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, menjelaskan, kebijakan tersebut bukan inisiatif perusahaan yang dipimpinnya, melainkan datang langsung dari Perdana Menteri, Wakil Presiden Uni Emirat Arab, sekaligus Emir dari Monarki Absolut atau Kerajaan Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

“Langkah ini akan membantu meningkatkan kepercayaan penumpang di setiap perjalanan dan sekali lagi menempatkan Emirates dan Dubai sebagai pemimpin industri penerbangan,” jelas CEO yang juga presiden Otoritas Penerbangan Sipil Dubai, seperti dikutip dari paddleyourownkanoo.com.

Baca juga: Mengaku Rekam Video Awak Kabin Kirim Pesan Singkat via Ponsel, Penumpang ini Berusaha Peras Emirates

Menariknya, jaminan asuransi Covid-19 gratis Emirates ini berlaku selama 31 hari setelah trip pertama mereka bersama salah satu maskapai terbesar di dunia ini. Bahkan, asuransi tersebut tetap berlaku sekalipun penumpang Emirates sudah wara-wiri ke seluruh penjuru dunia.

Apabila penumpang tersebut divonis positif corona, sekalipun patut diduga mereka tertular di tempat lain dan bukan saat atau beberapa hari pasca terbang bersama Emirates, selama masih di bawah 31 hari, biaya pengobatan dan perawatan penumpang positif Covid-19 akan tetap ditanggung maskapai. Luar biasa, bukan?

Survei Global “Normal Baru”: Orang Asia Lebih Percaya Diri untuk Kembali Melancong

Negara Asia nyatanya lebih bersemangat dibandingkan negara di belahan bumi barat untuk kembali menikmati perjalanan ketika ekonomi seluruh dunia secara bertahap dibuka kembali. Menurut sebuah studi global baru-baru ini, orang-orang Asia menjadi yang paling percaya diri untuk bepergian dalam “normal baru”.

Baca juga: Gegara Covid-19, Kereta Jadi Pilihan Favorit Berlibur Ketimbang Pesawat! Ini Alasannya

Studi yang dilakukan oleh lembaga penelitian sosial terkemuka Blackbox Research, penyedia data Dynata dan mitra bahasa Language Connect bertanya pada 10.195 responden dari 17 negara yang tersebar di empat benua. Para responden ditanyakan terkait ketakutan dan kemungkinan tentang perjalanan di dunia pascaa Covid-19.

Sebagai bagian dari penelitian ini, negara-negara diukur pada Skor Keyakinan Perjalanan, dengan mempertimbangkan dua indikator yakni seberapa nyaman seseorang melakukan perjalanan internasional dalam 12 bulan ke depan dan seberapa siap mereka merasa tentang negara mereka membuka kembali pariwisata dan liburannya. Hasilnya adalah orang Asia lebih positif dimana skor 76 dan menjadi posisi teratas yang percaya diri dalam bepergian di normal baru adalah India dan Thailand.

Tak hanya itu negara Asia bahkan mendominasi daftar negara yang mendapat skor di atas rata-rata global 61 dengan Cina 69, Indonesia 65 dan Singapura 64. Sedangkan untuk Prancis, Jerman dan Denmark juga masuk dalam peringkat di atas rata-rata global. Namun Jepang dinilai paling hati-hati dengan skor 40 dan ini diikuti Filipina 43 serta Hong Kong 50.

Negara lainnya yang berada di bawah rata-rata global adalah Swedia, Selandia Baru, Inggris, Kanada dan Amerika Serikat (AS). Saurabh Sardana, Chief Operating Officer Blackbox Research, mengatakan bahwa skor masing-masing negara mencerminkan tindakan penyeimbangan antara sejumlah pertimbangan yang berbeda seperti pentingnya pariwisata untuk ekonomi suatu negara, manajemen nasional kasus Covid-19 dan pengalaman serupa di masa lalu yakni epidemi.

Skor ini dikatakan Sardana, mengungkapkan sejumlah negara telah memiliki kepercayaan diri terhadap perjalanan yang babak belur dan dapat dikaitkan dengan pelaporan negatif kasus Covid-19. Bagi mereka, kontrol berkelanjutan dalam nomor Covid-19 diperlukan secara domestik dan global sebelum mereka mulai meninjau kembali perjalanan internasional sebagai prioritas gaya hidup.

“Sementara itu, dengan sebagian besar Asia mengalami epidemi serupa, tidak mengherankan bahwa pelancong Asia akan lebih ulet dan optimis melihat cahaya di ujung terowongan. Meskipun negara-negara seperti India dan Indonesia baru-baru ini melihat jumlah kasus yang lebih tinggi, reputasi mereka sebagai kekuatan besar pariwisata berarti akan sulit bagi mereka untuk mengabaikan industri perjalanan dalam jangka panjang,” kata Sardana yang dikutip KabarPenumpang.com dari keterangan tertulis.

“Ketika datang untuk menavigasi perjalanan dalam kondisi normal yang baru, kami memperkirakan orang yang tinggal di Asia akan memiliki permintaan tertinggi untuk perjalanan, tetapi dewan pariwisata dan sektor perjalanan perlu mengevaluasi kembali dan membayangkan kembali seluruh pendekatan mereka terhadap pengalaman perjalanan di masa depan,” tambahnya.

Sebenarnya secara keseluruhan, perjalanan liburan internasional dalam jangka panjang tidak sesuai jadwal bagi kebanyakan orang yang mana 44 persen responden masih ingin menghindari liburan internasional. Di mana Jepang, Filipina, Selandia Baru dan Australia adalah negara yang warganya tidak ingin melakukan perjalanan jarak jauh.

Namun, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa aspirasi untuk perjalanan regional telah menyebabkan tren perjalanan yang muncul di tujuan. Australia dan Jepang muncul sebagai dua tujuan paling populer bagi para pelancong Asia, sementara Spanyol berada di urutan teratas dalam daftar para pelancong Eropa mengingat di Juni memperlihatkan tren penurunan Covid-19.

Negara-negara yang daya tarik pariwisatanya paling terpukul selama pandemi adalah Cina, Italia dan AS. Sardana mengaitkan fenomena ini sebagai cerminan dari apa yang telah dilaporkan di media internasional dan arus utama tentang manajemen krisis Covid-19 masing-masing negara.

Baca juga: “Workcation,” Pilihan Para Pekerja di Jepang Selama Pandemi

“Sentimen perjalanan ke negara-negara seperti AS dan Cina juga sangat dipengaruhi oleh peristiwa-peristiwa penting seperti protes Black Lives Matter, pembekuan visa pekerja asing, dan gelombang infeksi kedua Beijing. Ini memiliki efek peracikan yang pasti telah mengambil tol pada posisi internasional mereka sebagai tujuan wisata. Apa artinya ini adalah bahwa mereka memiliki pekerjaan mereka dipotong untuk mereka memposisikan diri untuk menarik wisatawan pasca Covid-19,” jelas Sardana.