Setiap Nama Kereta Ternyata ada Filosofinya

Sering naik kereta, tapi tahukah Anda berasal dari mana nama-nama kereta itu? Soalnya setiap kereta punya mana yang berbeda-beda, tapi apakah ada arti dan maksudnya atas penamaan itu? Ternyata bila ditelisik, nama kereta memiliki makna tersendiri.

Baca juga: KA Argo Bromo Anggrek, Sejarah Pertama Varian Keluarga Kereta “Argo”

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, penamaan kereta-kereta yang ada di Indonesia sendiri diambil dari berbagai legenda daerah setempat, ikon daerah, akronim hingga bahasa Sansekerta. Ini semua untuk meningkatkan daya jual, memudahkan mengingat nama kereta dan menghilangkan cerita buruk. Nah apa saja sih nama-nama kereta yang ada di Indonesia?

#1 Sungai
KA Progo yang merujuk pada Sungai Progo, KA Cisadane, KA Brantas, KA Logawa, KA Serayu, KA Bengawan, KA Gajahwong dan KA Bogowonto. Semua nama kereta ini diambil dari nama sungai yang dilewati atau mengalir dekat kota dimana ada stasiun pemberhentian.

#2 Hewan
Pernah numpang di KA Sembrani? Ya, salah satu kereta ini berasal dari nama kuda terbang. Selain itu ada KA Turangga (kuda), Taksaka (naga), Sancaka (ular), Harina (kijang). Gumarang (kuda), Lodaya (macan) dan Dwipangga (gajah). Seluruh nama hewan yang dijadikan nama kereta ini diambil dari bahasa kuno atau Sansekerta. Adapula yang diambil dari cerita rakyat daerah atau sejarah Mahabarata.

#3 Gunung
Biasanya kereta yang menggunakan nama-nama gunung ini digunakan untuk kelas eksekutif seperti Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Parahyangan, Argo Lawu, Argo Bromo, Argo Wilis, Argo Jati. Namun ada juga yang tidak digunakan untuk kelas eksekutif atau penamaan pada kelas bisnis dan ekonomi seperti KA Malabar, KA Krakatau dan Ciremai Express.

#4 Sejarah kota yang dilewati
Adapula kereta yang diambil dari nama sejarah atau legenda yang dilewati kereta-kereta tersebut. Seperti Sri Tanjung dan Tawangalun yang diambil dari legenda rakyat Banyuwangi. Kertajaya nama dari Raja Kediri, Gajayana adalah kerajaan di kota Malang, Kahuripan adalah nama ibukota Kerajaan Airlangga. Tegalarum adalah situs maka Amangkurat, Sawunggalih nama lain daerah Kutoarjo zaman dulu. Adapula Senja Singosari, Rapih Dhoho, Pasunda dan Panataran.

#5 Tokoh Populer
Ternyata nama kereta juga diambil dari tokoh pewayangan atau tokoh populer loh seperti KA Kamandaka, KA Ajisaka, KA Kalijaga, KA Kiansantang, KA Siliwangi dan KA Joko Tingkir.

Baca juga: KA Ekonomi Matarmaja, Kondang Berkat Jadi Latar Film “5 Cm”

#6 Akronim kota atau gabungan kata
Selain lima diatas, adapula yang merupakan gabungan kata seperti Tawangjaya (TAWANG semarang – JAYAkarta), Kutojaya (KUTOarjo – JAYAkarta), Purwojaya (PURWOkerto – JAYAkarta), Purbaya (PURwokerto – suraBAYA), Matarmaja (MAlang-bliTAR-MAdiun-JAkarta) dan Bangunkarta (jomBANG, madiUN, dan jaKARTA). Untuk Jayakarta sendiri adalah sebutan kota Jakarta di masa lalu.

Nah, sudah kenal kan dengan nama-nama kereta ini? Jadi Anda sering menggunakan kereta yang mana?

Harley Davidson Luncurkan “The Iron,” Sepeda Keseimbangan Buat Anak 3 Tahun!

Harley Davidson kadung kondang seantero jagad sebagai brand motor gede yang legendaris, tapi bagaimana jika Harley Davidson juga membuat sepeda untuk anak-anak? Apakah hal ini salah? Sepertinya tidak, sebab Harley Davidson baru-baru ini menggeluarkan sepasang sepeda keseimbangan listrik yang akan hadir di Amerika. Sepeda ini dirancang untuk anak usia 3-5 tahun dan 5-7 tahun.

Baca juga: Himo C16, Sepeda Listrik Xiaomi Meluncur 19 September 2019

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (20/8/2019), ada dua jenis yang dibuat oleh Harley Davidson yakni The IronE12 untuk anak usia 3-5 tahun dan IronE16 untuk anak usia 5-7 tahun. IronE12 sendiri memiliki roda 12 inchi atau diameter 30 cm dengan ketinggian kursi 13 inci atau 33 cm dan berat 7,7 kg. Sedangkan Iron E16 memiliki roda 16 inci atau 40 cm dengan tinggi kursi 43 cm dan berat 8,6 kg.

(newatlas)

Kedua jenis sepeda keseimbangan listrik ini menggunakan garpu kaku, motor hub listrik dan baterai kecil yang dapat dilepas yang memberi Anda 30-60 menit shenaigans per 30-60 menit pengisian daya. Harley dalam menghadirkan sepeda keseimbangan listrik ini tidak memberikan angka daya apapun tetapi memberikan tanda mode daya dengan warna.

Adapun warna itu yakni merah, kuning dan hijau, ini dengan pembatas kecepatan masing-masing Iron. sSeperti IronE16 bila mode hijau akan keluar kecepatan 11 mph atau 17,7 km per jam.

Di masa depan, mungkin anak-anak akan tumbuh dan ketika memikirkan motor listrik maka berpikir ke Harley. Perusahaan ini tentu saja abru merilis streetbike listrik Livewire yang harganya sangat mahal.

Tetapi juga menggoda mesin lain yang jauh lebih kecil dan lebih dekat dengan skuter serta ebike untuk mengisi listrik. Sepeda keseimbangan ini menunjukkan Harley Davidson mau menyambut pelanggan baru yang lebih muda.

Baca juga: Wiz, Skuter Listrik Wanita yang Mampu Melaju 80 Kilometer Per Jam

Hal ini mungkin dalam upaya untuk menurunkan rata-rata usia pelanggannya. Harga sepeda keseimbangan listrik ini untuk usia 3-5 tahun US$649 atau Rp9,2 juta dan usia 5-7 tahun US$699 atau Rp9,9 juta. Skuter IronE akan menjadi stuffer stocking yang bagus musim liburan ini.

Beli Laptop Lenovo Bisa Dapat Tiket AirAsia Gratis? Inilah Syaratnya!

Wah, kesempatan ini tidak boleh disia-siakan begitu saja, nih! Ya, persahaan asal Amerika Serikat, Intel dan perusahaan teknologi multinasional asal Cina, Lenovo dikabarkan baru saja bekerja sama untuk memberikan manfaat lebih kepada konsumennya yang ada di Indonesia. Kendati tengah terbelit Perang Dagang yang tak kunjung usai, namun kedua perusahaan beda negara ini telah berkomitmen untuk memberikan kesempatan liburan gratis kepada setiap konsumen yang membeli laptop Lenovo berbasis Intel model terbaru.

Baca Juga: Ekspansi Bisnis Besar-Besaran, AirAsia Berencana untuk Ganti Slogan!

Di sini, Intel dan Lenovo menggaet maskapai penerbangan berbiaya rendah asal Malaysia, AirAsia dalam penyediaan kesempatan liburan gratis tersebut. Dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers yang diterima, nantinya para pembeli laptop Lenovo berbasis Intel model terbaru ini akan mendapatkan AirAsia BIG Points yang dapat ditukarkan dengan tiket penerbangan gratis, upgrade kelas penerbangan ke lebih dari 150 destinasi di AirAsia.com, akomodasi hotel, kunjungan ke objek wisata, hingga penawaran menarik lainnya dari mitra BIG Loyalty.

Ini merupakan bagian dari AirAsia 816 BIG World Campaign yang dimulai sejak 16 Agustus kemarin hingga tanggal 16 September mendatang di seluruh Asia.

Nah, bagi Anda yang kebetulan sedang ingin membeli laptop, berikut adalah model laptop Lenovo berbasis Intel yang akan memberikan Anda peluang untuk mendapatkan tiket terbang bersama AirAsia secara cuma-cuma:

Seri ThinkPad T : model T480
Seri ThinkPad E : model E480, dan E470
Seri ThinkPad X : model X1 carbon, X280, X270, dan X1 Yoga
Seri ThinkPad L : model L380, L390 Clam, dan L390 Yoga
Seri ThinkBook : model ThinkBook 13s.

Baca Juga: AirAsia ‘Hilang’ dari Traveloka dan Tiket.com, Alasan Teknis atau Ada Tekanan?

Namun, mengingat promo ini cukup menggiurkan, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang dapat Anda baca di sini.

Jadi, siapa bilang beli laptop dapat tiket pesawat itu cuma mimpi?!

 

 

Kurangi Emisi Karbon, Lufthansa Jual Tiket Penerbangan ‘Ramah Lingkungan’

Selain kendaraan bermotor yang dijumpai di jalanan, salah satu moda transportasi yang turut menyumbang emisi terbesar adalah pesawat. Kendati sudah disematkan beragam teknologi mutakhir, namun ini bukanlah sebuah jaminan pesawat dapat mengudara tanpa meninggalkan emisi karbon di angkasa luas. Maka tidak heran jika di luar sana, ada beberapa maskapai yang sudah mulai memutar otak untuk bisa menekan atau setidaknya meminimalisir pencemaran udara.

Baca Juga: Virgin Atlantic Sukses Terbangkan Boeing 747 dengan Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Cara yang dilakukan oleh tiap maskapai pun beragam, seperti yang dilakukan oleh Virgin Atlantic yang mencampur avtur dengan bahan bakar ramah lingkungan yang diproduksi oleh LanzaTech – walaupun ini sifatnya masih uji coba dan telah berhasil digunakan untuk menghubungkan Orlando, Florida dengan London pada akhir tahun 2018 lalu. Namun lain ceritanya dengan jalan yang ditempuh oleh maskapai penerbangan asal Jerman, Lufthansa.

Dikutip KabarPenumpang.com dari laman usatoday.com (19/8), flag carrier Jerman ini meluncurkan laman web yang memungkinkan para pelanggannya untuk membeli tiket penerbangan yang menggunakan bahan bakar pesawat ramah lingkungan untuk mengurangi emisi yang ditimbulkan oleh penerbangan mereka. Menurut Lufthansa, setiap Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang dibeli, itu akan ditambahkan ke salah satu pesawat mereka – dimana ini akan berimplikasi pada pengurangan emisi rumah kaca sebesar 80 persen per penerbangan.

Sebelumnya, industri aviasi global telah mendapat kecaman dari para pemerhati lingkungan yang menyebutkan bahwa ratusan hingga ribuan burung besi yang melayang bebas di udara telah menyumbang emisi karbon dengan jumlah yang sangat-sangat besar – walaupun pada akhirnya pihak maskapai berdalih bahwa mereka hanya menyumbangkan dua persen dari total emisi karbon yang dihasilkan oleh manusia di seluruh dunia.

Namun agaknya upaya yang dilakukan oleh Lufthansa ini bukanlah jalan yang mudah untuk ditempuh, mengingat harga bahan bakar yang ditawarkan oleh pihak maskapai kepada pelanggannya ini tidaklah murah. Sebut saja satu tiket penerbangan kelas ekonomi dari Frankfurt menuju New York dibanderol dengan harga US$414 atau yang berkisar Rp5,9 juta kurs sekarang. Jika penumpang ingin menggunakan bahan bakar ramah lingkungan di penerbangan mereka, maka penumpang akan dikenakan biaya tambahan sebesar US$183 atau yang berkisar Rp2,6 juta.

Baca Juga: Ini Nih Yang Perlu Diketahui Seputar Tangki Bahan Bakar Pesawat!

Mahal, bukan? Lalu jika Anda sudah memilih untuk membeli tiket dengan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, bagaimana Anda mengetahui apakah penerbangan tersebut benar-benar menggunakan bahan bakar itu? Wah, agaknya ini akan menjadi permasalahan tersendiri, ya!

 

Aplikasi Ride Hailing Kedatangan Pemain Baru, Anterin dan BitCar

GoJek dan Grab sebagai layanan ride hailing yang sudah cukup lama meluncur di Indonesia akan kehadiran penantang baru. Penantang tersebut diantaranya adalah Anterin dan BitCar yang kini aplikasinya sudah ada di Play Store dan bisa di unduh.

Baca juga: Ternyata di Ride Hailing Banyak Kecurangan yang Dilakukan Pengemudi Online

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Anterin sendiri sudah beroperasi di Indonesia dan BitCar akan mulai menapaki pada akhir bulan Agustus 2019. Kedua aplikasi ini berbeda yang mana Anterin merupakan layanan ojek online dan BitCar adalah taksi online.

Aplikasi Anterin merupakan besutan asal Indonesia yang menyediakan jasa angkutan ojek motor, transportasi mobil, on-demand kurir dan truk. Ternyata perusahaan Anterin sudah berdiri sejak tahun 2016 lalu di Jakarta oleh Imron Hamzah dan Rachmat Efendi.

Memang, tak jauh berbeda dengan aplikasi ride hailing lainnya, tapi aplikasi ini memiliki keunikan dengan menggunakan sistem lelang dimana pelanggan bisa memilih layanan Anterin berdasarkan pengemudi (pria atau wanita), jenis kendaraan dan harga terbaik.

Di Play Store, aplikasi Anterin sudah diunduh hingga sekitar 100 ribu kali dengan rating 4,2. Nah, bagaimana dengan yang akan baru meluncur akhir Agustus ini? Ya, BitCar memiliki asal negara yang sama dengan Grab yakni Malaysia dan apakah ada hubungannya dengan BitCoin?

Aplikasi ini tidak ada sangkut pautnya dengan BitCoin, sebab di Malaysia sendiri namanya adalah BitCar Malaysia Sdn Bhd yang juga sebagai pengembang aplikasi BitCar. Berdiri April 2019 di Malaysia, dan di Indonesia awalnya ingin menggunakan nama perusahaan PT BitCar Transport Indonesia tetapi tidak jadi.

Chief Operational Officer (COO) Bitcar Indonesia, Christiansen Wagey mengatakan, PT Bitokenpay Digital Indonesia didirikan sebab ingin pengelola merek BitCar di dalam negeri merupakan murni Indonesia. Dia mengatakan, saat meluncur akhir Agustus ini, sudah ada seribu pengemudi BitCar Indonesia yang siap bekerja.

Baca juga: S.Ride, Aplikasi dari Sony untuk Taksi Hailing di Jepang

Menurut Christiansen, Bitcar Indonesia bukan hadir menjadi pesaing buat Gojek dan Grab melainkan memberi alternatif. Salah satu kekuatan Bitcar Indonesia, dijelaskan Christiansen, yaitu ‘menguasai’ komunitas sopir taksi online. Komunitas ini dikatakan salah satu unsur yang bikin Gojek dan Grab besar seperti sekarang.

[Bagian 1] Fakta Unik Kereta Cepat di Cina – Punya Jaringan Terbesar di Dunia dan Angkut 2 Juta Penumpang Per Hari

Cina terkenal dengan keberadan Panda raksasa imut di Chengdu dan ini menarik banyak pelancong setiap tahunnya. Namun ternyata bukan hanya Panda yang di cari pelancong tetapi pengalaman berpetualang dengan China High Speed Train dengan kecepatan 310 kilometer per jam adalah sensasi tersendiri kala bertandang ke Negeri Tirai Bambu ini.

Baca juga: Kebut Olimpiade Musim Dingin, Cina Produksi Massal Kereta Cepat Akhir Tahun ini

Cina dapat disebut memiliki jaringan High Speed Rail (HSR) terbesar di dunia. KabarPenumpang.com merangkum laman chinadiscovery.com, ternyata kereta api kecepatan tinggi Cina mengangkut hampir dua juta orang setiap harinya dan merupakan sekitar sepertiga dari jumlah total penumpang kereta api negara.

Bahkan kereta berkecepatan tinggi lebih dikagumi karena nyaman dan efisien dibandingkan penerbangan. Tak hanya itu, dengan tiba sepuluh menit sebelum keberangkatan membuat penumpang lebih hemat waktu dibandingkan satu jam saat menunggu di bandara.

Apalagi perjalanan dengan kereta api yang melaju 320 kilometer per jam dirasa seperti tidak sedang bepergian. Karena minat pelancong dengan kereta cepat dan panda cukup tinggi, China Discovery menawarkan tur kereta Panda paling populer ke Chengdu dan situs terdekat Buddha Raksasa Leshan serta Gunung Emei. Tetapi sebelum menikmati kereta cepat milik Cina, pelancong diharapkan juga untuk mengecek fasilitas, makanan dan layanan yang dibutuhkan.

Baca juga: Cina Canangkan Kereta Cepat Maglev dengan Kecepatan 800 Kilometer Per Jam!

Diketahui, hingga tahun 2018, panjang trek HSR di Cina mencapai 29 ribu kilometer yang mana menyumbang 66,3 persen dari trek kereta cepat di seluruh dunia. Saat ini, Cina merupakan negara dengan jalur kereta kecepatan tinggi terpanjang karena pengembangan skala besar dari 2018-2017.

Kini lebih dari seratus kota di Cina sudah terhubung dengan kereta api kecepatan tinggi dan hampir setiap ibu kota provinsi di Cina memiliki stasiun kereta api kecepatan sendiri kecuali Yinchuan dan Lhasa. Tetapi ada rencana ekspansi lanjutan bahwa hanya dua kota yang diharapkan akan dicakup oleh kereta kecepatan tinggi pada tahun 2020 dan 2025 dan lebih banyak kereta api kecepatan tinggi sedang direncanakan dan konstruksi untuk menghubungkan lebih banyak kota di Cina.

Selain Cina ada tiga negara lain yang memiliki kereta api kecepatan tinggi yakni Perancis, Jepang dan Inggris dengan masing-masing memiliki kecepatan 477, 401 dan 330 yang semuanya dalam hitungan kilometer per jam. Menurut stastistik yang diterbitkan oleh international union of railways (UIC) pada April 2017, ada 2425 kereta api berkecepatan tinggi selain di Cina, padahal Cina memiliki lebih dari 2500 kereta api berkecepatan tinggi.

Setelah ini masih fakta unik tentang kereta cepat di Cina, nantikan kelanjutannya pada tautan artikel di bawah ini.

[Bagian 2] Fakta Unik Kereta Cepat di Cina – Lima Jalur Kecepatan Tinggi Pemecah Rekor Dunia

 

Beragam Alasan Mengapa Orang Jepang Fanatik Pada Sosok Kereta

Jepang, Negara yang amat menjunjung tinggi ketepatan waktu memiliki banyak sarana dan prasarana transportasi yang menunjang masyarakatnya untuk bepergian tepat waktu. Sebut saja bus, taksi, dan kereta selalu penuh dikala rush-hour. Diantara sekian banyak alat transportasi di sana, kereta menjadi alat transportasi yang paling digandrungi oleh masyarakat Jepang.

Orang-orang di kota Jepang rela berdesak-desakan di dalam kereta agar mereka bisa sampai ditujuan tepat waktu, sampai-sampai konduktor kereta akan menundukan kepala kepada para penumpangnya apabila terjadi keterlambatan, bahkan keterlambatan yang masih dalam hitungan detik.

Karena perannya yang begitu vital, banyak masyarakat Jepang yang menggemari si ular besi ini. ada beberapa istilah atau sebutan yang mereka gunakan untuk merepresentasikan kegemaran mereka terhadap kereta. Sekumpulan orang yang akhirnya menemukan kegemaran yang sama lantas seolah membuat suatu komunitas untuk mempertegas keberadaannya.

Sebut saja tori-tetsu (tori artinya ambil ; tetsu artinya kereta), sebutan ini disematkan pada mereka yang gemar mengabadikan kereta dalam bentuk foto. Ada juga nori-tetsu dimana orang-orang ini gemar menikmati perjalanan menggunakan kereta. Yomi-tetsu, sebutan untuk orang-orang yang gemar membaca segala sesuatu tentang kereta, terutama jadwal kereta. Oto-tetsu, sebutan untuk orang-orang yang senang merekam bunyi dari kereta api. Sharyo-tetsu adalah sebutan untuk orang-orang yang menggemari desain kereta. Eki-tetsu adalah sebutan untuk orang-orang yang mempelajari tentang stasiun. Bahkan ada orang-orang yang gemar makan makanan yang dijual di stasiun kereta, sebutannya adalah ekiben-tetsu.

Memang terdengar agak aneh mengenai kegemaran orang Jepang, namun semua itu benar-benar ada. Bahkan seorang jurnalis Jepang, Junichi Sugiyama mengatakan sulit untuk menemukan seseorang yang tidak suka dengan kereta di Jepang. “Sistem perkereta-apian di Jepang dikembangkan dengan sangat baik, dan hampir semua orang di sini pernah naik kereta,” tutur Junichi.

Sumber: cdn-img.pressreader.com
Sumber: cdn-img.pressreader.com

Tetsuya Suzuki, seorang yomi-tetsu berusia 48 tahun mengoleksi lebih dari 660 volume jadwal keberangkatan kereta api terhitung sejak April 1980. Ditemui di apartemennya, Tetsuya mengatakan ia bisa melakukan kegemarannya dimanapun. “Walaupun saya sedang berjalan-jalan ataupun sedang di rumah, saya tetap punya buku jadwal perjalanan kereta, jadi hobi saya bisa tetap dilakukan,” ungkap Suzuki, dikutip dari stuff.co.nz 21 Maret 2017 kemarin.

Suzuki juga mengaku pernah mendapatkan tawaran dari salah satu stasiun televisi di Jepang untuk menunjukkan rute tercepat untuk sampai di 7 toko ramen dalam 10 hari, dan berkat kegemarannya tersebut, ia berhasil menunjukkan 20 rute unik dan tentu saja lebih cepat dari rute biasa.

Sumber: indolah.com
Sumber: indolah.com

Kegemaran lain yang juga tidak kalah unik adalah tori-tetsu atau orang yang suka memotret kereta api, bagaimana tidak, kereta api di Jepang memiliki beberapa jenis kereta spesial yang beroperasi di sini, seperti kereta The Retro, kereta bergaya mobil tahun 50-an, dan juga kereta dengan motif Hello Kitty dan Pokemon. Tentu, para tori-tetsu juga mengabadikan foto kereta lainnya seperti komuter.

Kereta hello kitty di Jepang
Kereta hello kitty di Jepang

Seorang tori-tetsu bernama Watanabe kebingungan ketika ditanya mengenai hobinya tersebut. ia mengaku tertarik dengan seni foto kereta api sejak kecil. “Menurut orang tua saya, mungkin ini (hobi memotret kereta) karena rumah kakek saya berada dekat dengan rel,” tutur Watanabe yang merupakan sales dari salah satu hotel di Jepang ini, seperti yang dikutip dari stuff.co.nz.

Kegilaan Watanabe ini seolah menular kepada tetangga-tetangganya, “kalau kereta langka lewat sini, ratusan warga berbondong-bondong untuk mendirikan tenda agar lokasi yang mereka anggap strategis untuk mengabadikan momen tersebut tidak diambil orang,” katanya sambil tertawa kecil.

Sumber: cookingideas.es
Sumber: cookingideas.es

Sejatinya, tidak ada yang bisa menahan hobi kita, karena itu merupakan salah satu cara agar kita dapat memuaskan diri sendiri. Walaupun budget yang dikeluarkan untuk hobi beragam, terkadang masalah tersebut bukanlah menjadi penghalang bagi orang yang sudah tergila-gila akan suatu hal. Apabila Anda merupakan salah satu dari penggila kereta api, silakan Anda datang ke Jepang untuk saling bertukar pengalaman dengan maniak kereta api di negeri sakura tersebut.

Kereta Bandara Masih Saja Sepi, Kenapa Ya?

Apa kabar kereta bandara yang ada di Indonesia? Apakah masih sepi peminat dan terus beroperasi? Ternyata beberapa kereta bandara ada yang mengalami penurunan dan sepi dari buka hingga saat ini.

Baca juga: Kamboja Punya Kereta Bandara yang Unik, Mirip Railbus Batara Kresna di Solo

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, kereta Bandara Kualanamu yang dikelola PT Railink sempat sepi penumpang. Hal ini dikarenakan mahalnya tiket pesawat. Untungnya kereta Bandara Kualanamu sudah mulai mencapai keterisian 60 persen. Adanya peningkatan ini pun diharapkan datang dari pola diskon yang ditawarkan seperti diskon 50 persen periode Juli hingga Agustus 2019 dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan.

Masalah ini pun sempat dialami oleh kereta Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Penumpang kereta BIM turun 23 persen sejak Januari 2019 atau sekitar 470 penumpang perbulan. Hal tersebut berakibat PT KAI Divre II Sumbar mengalami kerugian yang cukup besar. Padahal dalam sehari BIM berangkat lima kali perjalanan pergi pulang dalam sehari.

Mungkin masalah di dua bandara terkait keretanya dikarenakan mahalnya tiket pesawat yang mana maskapai hampir semua menerapkan tarif batas atasnya. Nah, bagaimana nasib kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)?

Ternyata masih minim penumpang padahal sudah setahun beroperasi, tak hanya itu PT Railink pun sudah banyak memberikan kemajuan pada layanan kereta Bandara Soetta tersebut. Padahal pembelian tiket pembayarannya sudah melalui kartu debit, area stasiun disediakan fasilitas yang memadai.

Ada WiFi gratis, ruang tunggu yang nyaman, toilet yang bersih dan berbagai fasilitas penunjang lainnya seperti mushola dan ruang laktasi. Bahkan kini waktu kedatangan kereta pun tepat dan berangkat sesuai jadwal.

Apalagi bila dibandingkan dengan moda transportasi lain seperti bus Damri, dimana kereta bandara memakan waktu 46 menit berangkat dari Stasiun BNI City hingga tiba di Stasiun Bandara Soetta. Sedangkan Damri memakan waktu 40-60 menit perjalanan.

Alasan sepinya selain perbedaan waktu tempuh dengan Damri atau moda transportasi lain, adalah harga tiket, dimana lebih mahal Rp30 ribu dari Damri. Selain itu penumpang kereta bandara masih harus transit menggunakan kereta layang saat di Bandara Soetta.

Baca juga: NYIA Kulon Progo Beroperasi Pertengahan 2019, Inilah Kesiapan Kereta Bandaranya

Sayangnya dengan fasilitas yang ada tidak sebanding dengan keterisian penumpang selama setahun beroperasi, tingkat okupansinya masih jauh dari ideal. Tak hanya itu hal ini pun membuat banyak kursi kosong dalam kereta bandara.

Anda Bosan Jadi Penumpang? Inilah Cara Cepat Jadi Pengemudi GoJek

Sebagai penumpang kendaraan yang dipesan dengan online, terkadang membuat penumpang juga berpikir untuk menjadi pengemudi. Ini tidaklah salah, karena setiap orang boleh memilih pekerjaan yang mereka inginkan. Bahkan bisa dikatakan, kini ojek online menjadi salah satu pilihan transportasi favorit salah satunya adalah GoRide dari GoJek.

Baca juga: GoJek Punya Logo Baru, Ungkap Bentuk Universal dari Beragam Solusi

Karena banyaknya permintaan menjadi driver dan partner GoJek, ternyata masih banyak yang belum memahami cara pendaftaran menjadi pengemudi. KabarPenumpang.com yang membuka laman website gojek.com, kemudian memilih cara daftar, sebab kini tak lagi daftar melalui SMS melainkan mengisi formulir pendaftaran secara online.

Pertama yang dilakukan adalah calon pegemudi mengisi formulir pendaftaran dengan masuk ke laman https://daftar.go-ride.co.id baik dari ponsel pintar Anda ataupun melalui komputer. Kedua yakni calon pengemudi mengisi kolom-kolom yang berada di laman pendaftaran pertama seperti nama depan, nama belakang, alamat email (Gmail), nomor HP yang akan digunakan dan kota pilihan tempat bekerja.

Sebelum ke bagian lanjutan, periksa semua data sudah sesuai atau belum. Bila Anda masih bingung dalam pendaftaran, pojok kanan atas ada pilihan Panduan Pendaftaran. Nantinya ada sebuah video singkat yang akan membantu dalam mengisi formulir dan berkas kelengkapan untuk pendaftaran.

Ketiga, sebagai calon pengemudi yang sudah selesai mendaftar tak lupa mengecek ponsel untuk mendapatkan empat digit kode dari GoJek. Kemudian masukkan empat digit kode itu dalam halaman pendaftaran. Nah, nanti akan ada formulir yang diisi secara lebih rinci dibandingkan halaman awal.

Laman ini terdiri dari empat sub laman yang mana ada sub laman data diri, dimana Anda harus memasukkan dua nomor darurat yang bisa dihubungi selain nomor utama. Mengisi alamat tempat tinggal dan pilih pekerjaan di kolom pekerjaan sebelumnya. Masuk laman kedua, menggunggah (upload) dokumen seperti SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), KTP, SIM dan STNK motor.

Saat men-scan, jangan lupa dicek yakni tidak buram dan bisa dibaca. Ukuran filenya pun tak lebih dari 10 MB dan dalam format .jpg, .jpeg, .gif, .png. Dalam sub-laman ketiga, Anda akan ditunjukkan sebuah video pelatihan pengemudi GoJek. Hingga pada sub-laman ke empat, jika Anda sudah mengisi semua persyaratan, Anda bisa memulai menjadi pengemudi GoRide dengan mengunduh aplikasi GoJek Driver.

Baca juga: Sebelum Dijual, PCX Electric Milik Astra Akan Diuji Coba Mitra GoJek Jemput Penumpang

Nomor ponsel utama sangat diperlukan selama Anda menjadi pengemudi Go-Ride, karena setelah mengisi persyaratan diatas, Anda akan menerima sebuah SMS berisi konfirmasi atas pendaftaran yang Anda lakukan. Jika data Anda sudah terverifikasi, Anda akan menerima SMS yang akan menuntun Anda ke kantor operasional GOJEK untuk menyelasikan proses pendaftaran Anda.

Tim MapsOps Grab Ternyata Ada Dibalik Kemudahan Penjemputan

Siapa yang tak kenal Grab? Ya, salah satu aplikasi ride hailing ini membantu memudahkan setiap orang dalam melakukan perjalanan mereka. Bahkan para mitra Grab siap mengantarkan tepat waktu dengan jalur pemetaan yang akurasi.

Baca juga: Grab Uji Coba Kenakan Denda Pembatalan Order di Lampung dan Palembang

Ternyata waktu pengantaran yang tepat ini dibaliknya ada tim pemetaan yang bikin penumpang anti ngaret atau terlambat saat akan melakukan aktivitas. Tim MapsOps Grab yang menjadi salah satu kunci sukses Grab dalam membangun Point of Interest (POI) dan titik hijau sebagai lokasi penjemputan untuk memudahkan proses perjalanan mitra dan penumpang.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari grab.com, awalnya tim ini hanya berjumlah lima orang, tetapi semakin ke sini sudah menjadi 90 orang yang di pimpin oleh Bayu Yanuargi, Regional Operations Lead of Southeast Asia MapsOps Grab. Tim ini membantu penumpang tak lagi perlu mencantumkan keterangan alamat lokasi penjemputan, karena Grab menyediakan berbagai pilihan titik penjemputan secara spesifik dan akurat.

“Dengan adanya POI dan titik hijau yang akurat, para penumpang dapat memesan layanan transportasi Grab secara lebih mudah karena dapat langsung memilih titik penjemputan dengan deskripsi lokasi yang lengkap. Selain waktu tunggu yang lebih singkat, tentu rute yang diarahkan juga lebih efisien dan estimasi waktu tiba menjadi lebih akurat. Hal ini sejalan dengan komitmen Grab untuk terus berusaha memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi mitra pengemudi maupun para penumpang,” kata Bayu.

Bukan hanya tim Indonesia yang dipimpin oleh Bayu, tetapi delapan negara lainnya di Asia Tenggara dan menjadi tantangan tersendiri. Apalagi kondisi geografis dan peraturan lalu llintas yang berbeda di setiap negara menjadikan Tim MapsOps Grab lebih kreatif menciptakan beragam strategi pemetaan yang tepat dan akurat untuk menentukan titik penjemputan yang memudahkan penumpang dan pengemudi.

Saat ini sudah ada pengembangan sistem pemetaan Grab sebanyak 350 ribu titik hijau yang tersebar di Asia Tenggara. Indonesia sebagai pasar terbesar menyumbang 250 ribu titik hijau atau 75 persen dari total yang tersebar di Asia Tenggara tahun 2019 ini. Bahkan ada lima juta POI sebagai titik penjemputan bagi pengguna Grab.

“Pencapaian luar biasa dari Grab ini tidak terlepas dari masukan peranan komunitas Grab, baik mitra pengemudi maupun penumpang yang terus membantu kami menemukan titik-titik lokasi yang memerlukan perbaikan atau pembaruan. Di Grab, kami percaya bahwa kenyamanan perjalanan penumpang merupakan hal utama bagi bisnis kami. Penting bagi kami untuk memastikan bahwa para penumpang dan mitra pengemudi kami dapat bertemu di lokasi yang tepat. Kami juga merasa sangat senang karena kami sadar bahwa upaya kami dalam membangun sistem peta Grab dapat memberikan dampak yang luar biasa dalam membantu para pengguna kami mendapatkan pengalaman berkendara yang menyenangkan,” jelas Bayu.

Baca juga: 60 Armada GrabBajay Kini Siap Melayani dari Lima Titik di Jakarta Pusat

Sebagai bagian dari pengembangan peta tersebut, Grab bekerja sama dengan komunitas OpenStreetMap dalam menyelenggarakan program pemetaan khusus (Maphaton) untuk mitigasi bencana di Bali, Aceh, dan Yogyakarta. Berkolaborasi dengan OpenStreetMap, Grab melakukan pemetaan fasilitas kesehatan di Jakarta Utara pada akhir tahun 2018 lalu untuk mendaftarkan seluruh fasilitas kesehatan yang tersedia di wilayah untuk memudahkan masyarakat sekitar menemukan lokasinya ketika dibutuhkan.