Metro Shanghai, Jaringan Kereta Terpanjang di Dunia, Punya 18 Jalur!

Metro Shanghai memiliki total jalur sepanjang 438 mil atau sekitar 705 km dan dibuka tahun 1993 lalu. Bisa dikatakan, Metro Shanghai memiliki sistem transit cepat terbesar di dunia berdasarkan panjang rutenya. Bahkan Metro Shanghai menjadi sistem transit tercepat tertua ketiga di Cina daratan setelah Beijing Subway dan Tianjin Metro. Baca juga: Inilah 10 Stasiun Bawah Tanah Terpadat di Dunia KabarPenumpang.com merangkum dari wikipedia, saat ini sudah ada 18 jalur Metro Shanghai yang mana jalur ke 18 dibuka pada Desember 2018 kemarin. Meski begitu, tampilan tujuan bukan hanya menggunakan Bahasa Cina sederhana tetapi bagi pelancong juga dimudahkan dengan bahasa Inggris. Bahkan pengumuman dalam kereta pun mengunakan dua bahasa yakni Mandarin dan Inggris. Metro Shanghai sendiri beroperasi pukul 05.00 hingga 22.30 waktu setempat atau pukul 06.00 hingga 23.00 waktu setempat. Menjadi jaringan kereta terpanjang di dunia, Metro Shanghai memiliki sistem tiket yang sama dengan metro lain di dunia yang menggunakan tarif berbasis jarak. Dimana jaringan satu tiket ini bisa dilakukan antara semua stasiun pertukaran. Namun ini tidak termasuk beberapa stasiun yang mentransfer ke jalur lain atau harus meninggalkan zona tarif. Sebab ada dua jenis stasiun transfer yakni yang hanya menggunakan kartu transit yang mana penumpang dapat berpindah antar jalur kereta bawah tanah tanpa keluar zona tarif. Jenis lainnya stasiun transfer dengan kartu transit dimana penumpang harus keluar dan masuk kembali ke zona tarif saat mereka berpindah dari satu jalur kereta bawah tanah ke jalur kereta bawah tanah lainnya. Untuk tarif dasar Metro Shanghai sendiri dikenakan tiga Yuan untuk perjalanan di bawah enam kilometer dan satu yuan setiap tambahan sepuluh kilometer. Pengguna Metro Shanghai bisa menggunakan SPTC yakni kartu transportasi umum Shanghai dan mendapat diskon sepuluh persen. Selain itu juga ada tiket perjalanan tunggal atau Tiket Single-Journey yang dapat dibeli dari mesin penjual tiket di beberapa stasiun. Tiket sekali pakai ini bila dikembalikan nantinya bisa digunakan kembali. Bahkan ada kartu transportasi umum Shanghai yang mirip dengan kartu Octopus MTR Hong Kong. Kartu ini bisa dibeli di bank tertentu atau mini market serta stasiun metro lainnya dengan harga 20 Yuan. Selain untuk Metro Shanghai kartu ini bisa digunakan untuk membayar tarif pada moda lainnya seperti taksi atau bus. Untuk memudahkan penumpang, Metro trans dilengkapi dengan layar plasma pada platform yang menunjukkan kepada penumpang pada saaat dua kereta datang dan dilengkapi iklan serta layanan publik. Kereta bawah tanah berisi layar LCD yang menampilkan iklan dan pada beberapa baris, pemberhentian berikutnya, sementara kereta di atas tanah memiliki layar LED yang menunjukkan pemberhentian berikutnya. Baca juga: Inilah 10 Kereta Bawah Tanah Paling Keren di Dunia! Pada 2019, Shanghai memiliki lebih dari 120 km (75 mil) metro yang sedang dibangun. Pada akhir 2020, jaringan akan terdiri dari 19 baris (Baris 1–18 dan Pujiang Line) yang membentang 804 kilometer (500 mil). Selain itu, ada rencana untuk menghubungkan Metro Shanghai dengan Transit Kereta Suzhou di provinsi Jiangsu yang berdekatann penjual otomatis, tetapi harus dibeli di Pusat Layanan di stasiun metro.

Rilis “Park and Ride South Quarter,” MRT Jakarta Kolaborasi dengan Intiland Development

PT MRT Jakarta kembali melakukan penandatanganan kerja sama dan kolaborasi dengan PT Intiland Develpoment Tbk untuk mengembangkan Park and Ride, fasilitas parkir khusus bagi penumpang MRT Jakarta, di kawasan bisnis terpadu South Quarter, Jakarta Selatan pada Kamis (15/8). Baca Juga: “Bebas,” Jadi Film Pertama yang Dibuat dengan Latar MRT Jakarta Penandatanganan di lakukan di South Quarter yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, dan Direktur Utama PT Putra Sinar Permaja, Utama Gondokusumo, dan Direktur PT Putra Sinar Permaja, B. Chandra Maulana Makmoen. Kerja sama ini ditandai dengan peresmian dan pengoperasian fasilitas Park & Ride oleh jajaran pejabat Pemerintahan Provisi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta, Manajemen Intiland, dan PT Transportasi Jakarta. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari siaran pers yang diterima, PT MRT Jakarta dan manajemen Intiland berpandangan penyediaan fasilitas Park and Ride memudahkan masyarakat mencari area parkir terdekat dengan stasiun-stasiun MRT Jakarta. Ketersediaan Park and Ride South Quarter memberikan manfaat bagi masyarakat dan para pekerja kantor di sekitar area Lebak Bulus yang ingin menggunakan fasilitas MRT Jakarta dari Stasiun Lebak Bulus Grab dan Stasiun Fatmawati, Jakarta Selatan. Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, Permadi Indra Yoga, menyambut baik kerja sama ini. Kolaborasi ini menjadi bagian dari sejumlah kerja sama mutual dengan pihak MRT Jakarta, sekaligus wujud komitmen bagi kedua belah pihak untuk mendorong kesadaran publik menggunakan transportasi umum. Kenyamanan dan keamanan menjadi faktor penting bagi masyarakat untuk mau berpindah dan menggunakan transportasi publik, termasuk dalam mencari fasilitas parkir kendaraan. “Penyediaan fasilitas ini juga menjadi komitmen kami untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang setiap harinya beraktivitas menggunakan moda transportasi umum. Ini juga bentuk dukungan dan social movement untuk secara bertahap mengurangi tingkat polusi di Jakarta,” ucap Yoga. “Sepanjang koridor Lebak Bulus dan Bundaran HI ini, terdapat setidaknya dua titik park and ride. Satu di area Lebak Bulus dan di South Quarter ini. Kami berharap dengan tersedianya fasilitas park and ride ini, makin banyak masyarakat yang beralih dari pengguna kendaraan pribadi menjadi pengguna transportasi publik, seperti MRT dan Transjakarta,” ucap Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar. “Dengan menggunakan transportasi publik sebagai moda transportasi sehari-hari, kita telah berkontribusi pada banyak hal, misalnya menurunkan tingkat polusi udara, pengurangan kepadatan lalu lintas, hingga menurunkan emisi kendaraan. Kualitas hidup masyarakat akan menjadi lebih baik,” lanjut ia. Fasilitas Park and Ride ini berlokasi di kawasan perkantoran terpadu South Quarter, Jakarta Selatan. Lokasi kawasan ini sangat strategis karena berada di koridor utama TB Simatupang dan berada di antara Stasium MRT Fatmawati dan Stasiun MRT Lebak Bulus Grab. Lokasi Park and Ride ini mudah dijangkau hanya berjarak sekitar 700 meter dari Stasiun MRT Fatmawati dan sekitar satu kilometer dari Stasiun Lebak Bulus Grab. Perseroan mengalokasikan lahan untuk area Park and Ride seluas 3.500 meter persegi. Area parkir yang mampu menampung sebanyak 75 mobil dan sekitar 30 unit sepeda motor ini dikelola secara profesional dengan perusahaan pengelola parkir terkemuka nasional. “Adanya fasilitas parkir yang layak sangat berguna bagi masyarakat untuk pindah dari kendaraan pribadi ke moda transportasi publik, khususnya naik MRT Jakarta. Ini dapat menjadi gaya hidup masyarakat urban yang baru, lebih aman, lebih cepat, dan lebih efisien dalam beraktivitas setiap harinya kota Jakarta,” ujar Yoga lebih lanjut. Selain dilengkapi fasilitas parkir yang baik dan nyaman, juga tersedia layanan bis TransJakarta yang akan mengantar para penumpang dari halte Park and Ride menuju stasiun MRT terdekat. Ketersediaan layanan bisa ini tentu akan memudahkan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memarkir kendaraan di area Park and Ride South Quarter. Baca Juga: MRT Jakarta Libatkan 16 UMKM di Lima Stasiun Keunggulan lain dari Park and Ride South Quarter adalah penerapan tarif parkir khusus. Berbeda dengan tarif parkir yang berlaku reguler, tarif parkir di Park and Ride jauh lebih murah, yakni hanya senilai Rp5.000 per hari untuk mobil dan Rp2.000 per hari untuk sepeda motor. “Tarif khusus ini hanya berlaku bagi para penumpang MRT Jakarta pada hari tersebut,” ungkap Yoga. Manajemen Intiland dan MRT Jakarta optimis fasilitas Park and Ride memberikan kenyamanan dan nilai tambah bagi para penumpang MRT Jakarta. Layanan ini juga sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan selatan Jakarta, Fatmawati, Cilandak, Lebak Bulus, Cinere dan kawasan sekitarnya.

Mesin Dihantam Bird Strike, Airbus A321 Ural Airlines Hard Landing di Ladang Jagung

Bertabrakan dengan burung alias bird strike adalah momok yang menakutkan bagi setiap pesawat saat proses lepas landas dan mendarat. Bila kejadian burung masuk ke air intake mesin jet, maka bisa berakibat sangat fatal. Seperti hari ini ada kabar dari Ural Airlines Penerbangan U6178, disebutkan pesawat yang diketahui dari jenis Airbus A321 ini mengalami bird strike sesaat setelah lepas landas dari Bandara Zhukovsky, Moskow, dimana pesawat sejatinya akan terbang menuju Simferopol di Krimea. Baca juga: Dihantam Bird Strike, Hidung Airbus A380 Singapore Airlines Berlumuran Darah Mengutip sumber dari flightglobal.com (15/8), disebutkan pesawat mendapat serangan dari kawanan burung yang mengarah ke bagian mesin. Atas kejadian tersebut, pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di sebuah ladang jagung. Lantaran melakukan pendaratan darurat, pesawat dikabarkan mengalami kerusakan serius akibat hard landing di ladang jagung di distrik Ramenskoye. Ada 226 penumpang dan tujuh awak ketika pesawat jatuh dengan sedikitnya 23 orang terluka. Informasi penerbangan resmi dari Bandara Zhukovsky menyatakan bahwa penerbangan U6178 berangkat ke Simferopol pada pukul 06:05 waktu setempat. Data meteorologi dari Zhukovsky menunjukkan bahwa kondisi cuaca baik. Komite Penerbangan Rusia belum memberikan rincian lebih lanjut tentang kecelakaan ini, timm investigasi diwartakan telah dibentuk untuk menyelidiki lebih lanjut tentang kecelakaan ini. FlightGlobal.com mengidentifikasi pesawat yang mengalami nahas ini dengan kode VQ-BOZ. Cirium’s Fleets Analyzer menyebutkan Airbus A321 Ural Airlines menggunakan mesin CFM56. Status pesawat ini adalah disewa dari perusahaan leasing Aviation Capital Group. Sebelum ini, pesawat yang sama pernah mengalami insiden pada 2013, yaitu ada kerusakan pada sayap akibat menghantam antena di tarmak pada Bandara Kazan. Baca juga: Terdampak Bird Strike, Cathay Pacific Terpaksa Return to Base Bird strike pada pesawat dapat berakibat pada struktur badan pesawat maupun pada mesin pesawat itu sendiri, khususnya pada bagian mesin jet pesawat. Bila burung terkena mesin pesawat, mesin akan kehilangan daya dorong dan burung akan terbawa ke intake udara mesin. Hal tersebut akan berakibat fatal dan memungkinkan terjadinya kecelakaan fatal akibat mesin mati dan terbakar.

Pelajari Keunggulan Seoul Metro, MRT Jakarta Kembangkan Kapasitas Operasi dan Sistem Pemeliharaan

Guna mengembangkan kapasitas operasi dan sistem pemeliharaan perkeretaapian di kota besar, PT MRT Jakarta perlu mengadaptasi dan mempelajari sistem di luar negeri yang telah mapan dan maju, sebagai wujudnya PT MRT Jakarta telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Seoul Metro. Baca Juga: Gandeng ITDT, MRT Jakarta Siap ‘Manjakan’ Pejalan Kaki dan Pesepeda Sebagaimana siaran pers yang diterima oleh KabarPenumpang.com (15/8), ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi pengeksplorasian dalam pengembangan pengoperasian dan pengelolaan pusat kendali operasi (OCC); pengembangan kemampuan perawatan rolling stock dan depo; pengembangan pengetahuan atas kemampuan SAMBA (Smart Automatic Mechanical Big data Analysis-system) dan smart station; pengelolaan automatic fare collection (AFC); serta berbagai kegiatan knowledge sharing terkait lainnya. Rencananya Nota Kesepahaman ini akan berlaku selama dua tahun ke depan. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, dan Chief Executive Officer Seoul Metro, Taeho Kim. “Penandatanganan Nota Kesepahaman ini adalah kunjungan balasan sebagai tindak lanjut benchmarking PT MRT Jakarta pada Juni 2019 lalu di Korea Selatan, di mana kami melihat bahwa Seoul Metro sebagai salah satu operator kelas dunia yang mengelola delapan jaringan dengan 340 kilometer jalur, kami menganggap perlu mendapatkan pengetahuan dari keandalan operasional mereka, terutama terkait penggunaan teknologi data raksasa (big data) dalam aspek operasional stasiun dan menjalankan rangkaian kereta,” ujar William Sabandar. “Kami berharap kompetensi operasionalisasi MRT Jakarta dapat meningkat dengan baik melalui kerja sama ini,” lanjut ia. Baca Juga: BlueBird dan MRT Jakarta Sepakat Lakukan Studi Integrasi Layanan dalam Enam Bulan Seoul Metro dikenal sebagai peraih penghargaan Operational and Technological Excellence dari UITP (Union Internationale des Transports Publics) adalah the International Association of Public Transport untuk proyek “Introducing Observer Pattern-based system for failure prediction of railway facilities (SAMBA)”    

Gunakan CCTV di Ruang Tunggu dan Kabin, Cathay Pacific Tingkatkan Keamanan Penerbangan

Jikalau penumpang Singapore Airlines sempat mengeluhkan perihal kamera pengintai yang terletak di atas layar hiburan salah satu pesawatnya, kini berita lain terkait eksistensi kamera datang dari flag carrier Hong Kong, Cathay Pacific yang dengan sengaja menggunakan kamera di dalam pesawat untuk merekam aktivitas penumpang ketika tengah mengudara. Menurut pihak maskapai, apa yang dilakukannya ini sudah sesuai dengan kebijakan privasi yang diperbarui pada bulan Juli kemarin. Baca Juga: Blunder Beruntun! Cathay Pacific ‘Diskon’ Hampir 90 Persen Tiket Penerbangan Portugal – Hong Kong Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman channelnewsasia.com (6/8), pihak Cathay Pacific juga telah menuturkan bahwa mereka telah mencatat aktivitas penumpang yang berada di ruang tunggu bandara melalui kamera CCTV. Wah, itu berarti gerak-gerik Anda akan diperhatikan oleh pihak maskapai nih! Tapi jangan salah sangka dulu, karena pihak Cathay Pacific menggunakan kamera CCTV yang terpasang di ruang tunggu bandara dan salah satu sudut pesawat untuk merekam aktivitas penumpang – tepatnya berada di dekat pintu kokpit. Pihak maskapai menekankan bahwa, “sistem hiburan dalam penerbangan kami tidak memiliki kamera, mikrofon, atau sensor untuk memonitor penumpang, juga di masa lalu.” “Ini sejalan dengan praktik standar dan untuk melindungi pelanggan dan staf kami,” tutur pihak maskapai, Selasa (6/8). “Kami memasang satu kamera di dekat pintu kokpit untuk tujuan keamanan,” tandasnya. Kendati begitu, pihak Cathay Pacific juga tetap bisa memantau penggunaan sistem hiburan di dalam pesawat yang dilakukan oleh penumpang. “Kami akan menyimpan data pribadi selama diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Informasi yang tidak lagi dibutuhkan akan dianonimkan atau dihancurkan,” tandasnya. Menurut kebijakan privasi yang diperbarui, pihak Cathay Pacific juga mengumpulkan data seperti jadwal perjalanan penumpang, rincian bagasi yang hilang dan klaim lainnya, serta pembelian produk bebas bea. Baca Juga: Cathay Pacific Hong Kong, Ternyata Didirikan oleh Orang Australia dan Amerika Sebelumnya, Cathay Pacific dikecam pada Oktober tahun 2018 lalu setelah terungkap bahwa pihak maskapai membutuhkan waktu sekira lima bulan untuk mengakui bahwa laman web mereka telah diretas. Walhasil, sebanyak 9,4 juta data pelanggan berada dalam bahay, termasuk nomor paspor dan detail kartu kredit.  

Hemat Devisa, GMF dan Lion Air Group Bangun Delapan Hanggar Perbaikan di Bandara Hang Nadim

Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia mencanangkan pembangunan delapan hanggar untuk dapat menampung 24 pesawat Boeing 737 dan Airbus 320 di Bandara Hang Nadim Batam. Kedelapam hanggar ini diproyeksikan untuk meningkatkan serapan perawatan pesawat baik dalam dan luar negeri, serta meminimalisir jumlah pekerjaan yang dikirim ke luar negeri. Baca juga: Bertandang ke Batam, Airbus Mau Investasi? Langkah GMF tersebut tidak sendiri, perusahaan yang menginduk ke Garuda Indonesia Group ini menggandeng Batam Aero Technic (BAT) untuk mewujudkan proyek tersebut. Sementara BAT sendiri merupakan perusahaan penyedia jasa perawatan dan perbaikan pesawat atau Maintenance Repair and Overhaul (MRO) yangtergabung dalam Lion Air Group seperti Lion Air, Wings Air, Batik Air, Lion Bizjet, Malindo Air, Thai Lion Air serta Angkasa Aviation Academy (sekolah pilot). Dikutip dari siaran pers Lion Air Group (14/8/2019), penandatanganan prasasti dan peletakkan batu pertama pembangunan hanggar tahap III dan hanggar joint venture dilakukan oleh Menteri Perekonomian Darmin Nasution. Sedangkan penandatanganan prasasti fasilitas bengkel perbaikan komponen pesawat diwakili oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama BAT I Nyoman Rai Pering Santaya dan Plt. Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan, disaksikan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Kepulauan Riau Isdianto, Pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara, Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait. BAT dan GMF bersama mitra pabrikan ban pesawat juga menandatangani kesepahaman pembangunan pabrik dan vulkanisir ban pesawat (tire retread). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan penyerapan karet dalam negeri, mendorong efisiensi maskapai, serta meningkatkan devisa negara. Direktur Utama Batam Aero Technic, I Nyoman Rai Pering Santaya mengatakan, “BAT dengan bangga melakukan pengembangan usaha bersama GMF dengan tujuan sinergi mendukung bidang aviasi. Iklim usaha yang diciptakan oleh pemerintah sangat mendukung pertumbuhan dan pengembangan di Indonesia. sebagai pelaku usaha dibidang industri penerbangan khususnya jasa angkutan udara sangat merasakan bantuan dan dukungan dari pemerintah dalam rangka pengembangan dan pertumbuhan bidang usaha industri penerbangan.” Dengan kerjasama ini akan ada konsolidasi antara GMF dan BAT untuk melakukan pemilahan kapasitas dan kapabilitas antara GMF dan BAT untuk menghindari adanya double investment pada sektor perawatan pesawat. Selain itu, kerjasama ini diharapkan mampu mendorong ke dua belah pihak untuk terus meningkatkan utilisasi dan optimalisasi dari kapabilitas yang dimiliki saat ini sembari meningkatkannya seiring berjalannya waktu. Sehingga dalam 10 tahun ke depan, diharapkan dapat terwujud perawatan pesawat yang terintegrasi agar dapat menekan angka outsource pekerjaan ke luar negeri hingga hanya 10 persen saja. Baca juga: Melawan Lupa! Hanggar Narrow Body Terbesar di Dunia Ada di Indonesia Dengan berjalannya sinergi ini, diharapkan dapat menciptakan semakin tersedianya lapangan pekerjaan, menghemat devisa yang keluar dari Industri Penerbangan Nasional, menarik devisa dari luar dengan memasarkan dan menjual jasa perbaikan pesawat ke negara-negara lain, mengefisienkan dan mengurangi beban biaya industri angkutan udara.

Rayakan HUT RI Ke-74, PT KAI Gratiskan Seluruh KA Lokal di Jawa Timur

Tarif nol rupiah atau gratis kembali diberikan PT Kereta Api Indonesia (KAI) bagi para pengguna setianya khusus untuk perjalanan kereta api lokal Jawa Timur. Pemberian tiket gratis tersebut diberikan untuk menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2019 mendatang. Baca juga: Napak Tilas Jalur Madiun-Ponorogo. Dulu Primadona, Sekarang Menebar Dilema “Kebijakan promo ini merupakan bentuk partisipasi KAI untuk menyemarakkan HUT ke-74 Kemerdekaan Indonesia dan berlaku untukKA lokal atau komuter PSO bersubsidi dan perintis,” kata Manajer Humas Daop VII Madiun, Ixfan Hendriwintoko yang dikutip KabarPenumpang.com dari kompas.com (14/8/2019). Tarif nol rupiah atau gratis ini bisa dirasakan penumpang ketika berangkat naik KA Dhoho relasi Blitar-Kertosono-Surabayakota kemudian KA Penataran relasi Surabayakota-Malang-Blitar dan KA Penataran relasi Blitar – Surabaya Gubeng serta kereta ekonomi lokal relasi Kertosono – Surabayakota. Semua kereta api ini nantinya akan melayani pergi dan pulang. Ixfan mengatakan, untuk menikmati tarif nol rupiah ini, penumpang tetap harus memiliki tiket yang bisa didapatkan di stasiun-stasiun kereta api keberangkatan. “Meski gratis, masyarakat tetap harus memiliki tiket dengan nominal Rp0 yang bisa didapatkan di loket stasiun keberangkatan secara go show, mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA,” kata Ixfan. Dijelaskan, sepanjang masih tersedia kuota atau kapasitas kursi penumpang, masyarakat masih bisa mendapatkan layanan tersebut. Para pelanggan kereta api diharapkan bisa memanfaatkan fasilitas itu dengan baik. “Adapun kuota tiket gratis ini sesuai dengan toleransi kapasitas maksimum masing-masing kereta api,” tambah Ixfan. Sementara itu, bagi penumpang yang sudah memesan tiket dengan tarif normal, bisa menukarkannya dengan tiket gratis. Pengembalian uang tiket, diberikan tenggat waktu hingga tiga hari setelah perjalanan. Bea tiket tersebut bisa diambil di stasiun kedatangan penumpang maksimal tiga hari sejak kedatangan KA. Syaratnya, penumpang harus menunjukkan tiket/ boarding pass/ e-boarding pass ke petugas di stasiun. Baca juga: Kerjasama dengan Pemprov Jatim, Daop VII Berikan Tiket Gratis Mudik dan Balik Untuk Lebaran 2019 Adapun kereta api lokal yang mengular di Jawa Timur selain yang disebutkan diatas adalah KA Komuter (Surabayakota – Porpng), KRD Bojonegoro (Sidoarjo – Bojonegoro), KA Pandanwangi (Kalibaru – Jember) dan KA Probowangi (Surabaya – Probolinggo). Selain itu KA Jenggala (Sidoarjo – Mojokerto) dan KA Tumapel (Malang-Surabaya Gubeng-Surabaya Kota). Enam KA yang baru disebutkan ini tidak termasuk dalam tiket gratis yang diberikan PT KAI untuk penumpang.

Anda Harus Kontak Mata dengan Awak Kabin di Pintu Masuk Pesawat, Ini Alasannya

Derap langkah kaki penumpang mengantarkan mereka masuk ke dalam pesawat seketika setelah gerbang keberangkatan dibuka. Sejengkal setelah ujung jempol kaki masuk ke dalam tubuh pesawat, Anda akan disambut oleh beberapa awak kabin berbalut seragam necis dan senyum yang seolah tak pernah luntur kendati penerbangan Anda bukanlah yang pertama di hari itu. Di balik senyum simpul dan gerak tangan yang seolah menyambut Anda sebagai penumpang, ada beberapa poin yang ternyata tidak luput dari pandangan awak kabin. Baca Juga: Sedikit Rahasia Yang Terlupakan dari Sosok Awak Kabin Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman designtaxi.com (13/8), tidak hanya penampilan dan gaya masing-masing penumpang saja yang menjadi fokus dari awak kabin yang berjaga di pintu masuk pesawat, melainkan banyak aspek – mulai dari tabloid yang dibawa, postur tubuh masing-masing penumpang, hingga kontak mata dengan awak kabin. Bagi penumpang yang masuk ke dalam kategori sehat, maka awak kabin biasanya akan meminta bantuan mereka untuk menangani kondisi darurat. Begitu pun halnya ketika ancaman muncul dari penumpang mabuk di dalam penerbangan, biasanya awak kabin akan meminta bantuan kepada penumpang yang memiliki postur tubuh besar dan otot tangan yang kekar – setidaknya itu ampuh untuk menahan amukan dari si penumpang mabuk ini. Jika ada penumpang yang kedapatan membawa bahan bacaan seputar medis, maka awak kabin sudah tahu akan mencari siapa jika ada kondisi darurat medis. Tidak hanya menyoal apa yang diperhatikan oleh awak kabin saja, seorang awak kabin sekaligus founder dari blog Fly Guy, Jay Robert mengatakan bahwa ada makna tersembunyi di balik sapaan sederhana dan senyum simpul yang dilakukan oleh awak kabin. “Sebenarnya itu (senyum dan sapa) dilakukan untuk meminimalisir keterlambatan pemberangkatan,” ujarnya. Baca Juga: Tipping Layakkah Diberikan Pada Awak Kabin? Lalu, sebagai penumpang, sebisa mungkin Anda melakukan kontak mata dengan awak kabin yang menyambut Anda di pintu masuk pesawat, “karena jika tidak, kami akan senantiasa mengawasi Anda, alih-alih ada sesuatu yang disembunyikan,” bocor Stephanie Mikel, awak kabin dari Southwest Airlines. Terlepas dari semua yang sudah di bahas di atas, tujuan dari ‘pengawasan’ yang dilakukan oleh awak kabin ini, “semata-mata untuk meningkatkan kenyamanan penumpang saat mengudara.” tutup Stephanie.

Tinta Merah Tercoreng di Laporan Keuangan Uber Kuartal Kedua

Tinta merah terlihat pada laporan pendapatan kuartal kedua Uber sebagai raksasa ride hailing. Pasalnya laporan keuangan yang dibeberkan memperlihatkan kerugian sebesar $5,24 miliar atau setara dengan Rp72 triliun. Baca juga: Punya Rating Rendah, Penumpang Uber Bisa Kesulitan Dapatkan Kendaraan Penyebab kerugiannya karena ada kompensasi berbasis saham yang dibayarkan Uber pada karyawan setelah IPO dengan nilai $3,9 miliar. Di kuartal ini, Uber sendiri berhasil mendapatkan pendapatan $3,1 miliar atau naik 14 persen dari tahun sebelumnya. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman wsj.com (13/8/2019), CEO Uber Dara Khosrawshahi mengatakan pihaknya bahkan berpikir tahun 2019 menjadi puncak investasi mereka. Selain itu juga dirinya ingin memastikan bahwa pertumbuhan Uber adalah pertubuhan yang sehat. “Strategi platform kami terus memberikan hasil yang kuat, dengan Trips naik 35 persen dan Pemesanan Bruto naik 37 persen dalam mata uang konstan, dibandingkan dengan kuartal kedua tahun lalu. Pada bulan Juli, platform Uber mencapai lebih dari 100 juta Konsumen Aktif Bulanan untuk pertama kalinya, karena kami menjadi bagian yang lebih dan lebih integral dari kehidupan sehari-hari di kota-kota di seluruh dunia,” ujar Dara. Kerugian Uber kuartal ini jauh melebihi estimasi analis dan membuat banyak pihak meragukan kemampuan Uber mencetak laba karena kebijakan mereka yang gencar dalam membakar uang. Perusahaan harus konsisten memberikan insentif dan diskon tarif untuk menarik penumpang dan driver yang menghadapi persaingan. Bahkan karena adanya kerugian ini, kabarnya Uber membatalkan interview beberapa posisi dan calon karyawan baru karena adanya kebijakan menghentikan perekrutan. Bulan Juli silam, Uber juga memangkas ratusan karyawannya di bidang marketing. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) itu dilakukan secara global. Juni lalu Dara Khosrawshahi menggeser chief operating officer dan chief marketing officer dan memecat 400 staf pemasaran. Dara Khosrawshahi mengatakan perang diskon tarif telah mereda namun perusahaan masih harus bersaing ketat dalam bisnis pengiriman makanan dan berencana untuk mengucurkan investasi secara agresif pada sektor ini. Baca juga: Di 2020, Uber dan Volvo Siap Uji Mobil Otonom Generasi Ketiga “Banyak dari tim kita terlampau besar, yang menciptakan overlappping, keputusan tidak jelas dan bisa berujung pada hasil medioker,” cetus Dara.

Bosan Tunggu Lepas Landas, Penumpang Bermain dengan Petugas Tarmak

Menunggu pesawat hingga lepas landas dari bandara bisa menjadi hal yang membosankan dan membuat penumpang lelah. Sebab dari penumpang naik ke pesawat di tarmak hingga lepas landas bisa memakan waktu sekitar 15-30 menit. Baca juga: Atasi Kejenuhan Penumpang, Awak Kabin EasyJet Lakukan Atraksi “Tisu Gulung” Selain menunggu semua penumpang masuk, juga untuk menunggu ATC mempersilahkan pesawat untuk lepas landas dari landasan agar tidak terjadi tabrakan antar pesawat yang mendarat atau pesawat lainnya yang hendak lepas landas. Namun bila hal ini terjadi apa sih yang Anda lakukan selama masa menunggu tersebut? Mungkin Anda akan membaca buku yang di bawa atau majalah yang disediakan oleh maskapai. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman usatoday.com (13/8/2019), ternyata banyak penumpang yang melakukan berbagai cara untuk menghilangkan kebosanan mereka ketika menunggu pesawat lepas landas dari tarmak. Salah seorang penumpang yang juga pengguna Twitter dengan akun @bricheeseyy memposting video sang kekasih ketika menunggu lepas landas. Dalam video singkat tersebut Brianna Kolbe memperlihatkan Robert Meadows yang bermain gunting, batu dan kertas bersama seorang petugas tarmak sembari menunggu pesawat mereka lepas landas dari Atlantic Citi, New Jersey. Caption video tersebut yang diunggahnya ke Twitter yakni “Pacarku benar-benar tidak punya masalah berteman dengan siapa pun…” Video telah ditonton lebih dari enam juta kali dan telah di-retweet lebih dari 150 ribu kali. video tersebut bahkan telah disukai lebih dari 900 ribu kali pada Senin malam. Dalam sebuah wawancara, Meadows mengatakan dia siap untuk pertandingan ulang dengan pekerja tarmak, yang diidentifikasi itu sebagai pekerja Spirit Airlines, Allain Bantaya. Bantaya berbagi foto dirinya Senin sore dengan kapten: “Beberapa pahlawan tidak mengenakan jubah.” Dia menjawab video Kolbe dengan “saudara laki-lakimu adalah trashinggg aku.” “Orang-orang selalu memiliki anak di dalamnya dan Anda hanya perlu menemukan landasan bersama. Saya merasa seperti menembakkan batu-kertas-gunting-gunting adalah landasan bersama yang mudah bagi semua orang untuk berhubungan. Semua orang hanya perlu bersenang-senang,” kata Meadows. Pengguna Twitter lain menjawab video Kolbe dengan video lain Bantaya bermain gunting kertas batu dengan orang lain. Baca juga: Laksana Cahaya Bintang, Inilah Arti Kelap-Kelip Lampu di Ujung Sayap Pesawat Video Kolbe menghasilkan beberapa hal positif di Twitter pada hari Senin. Beberapa menjawab Kolbe tahu kontennya adalah apa yang mereka sukai untuk dilihat di platform media sosial, dan banyak yang setuju bahwa videonya lucu.