Hari ini 38 Tahun Lalu, Boeing 737 Air Florida Flight 90 Jatuh di Sungai ‘Es’ Potomac

Hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari Gedung Putih, pada 13 Januari 1982, sebuah pesawat Boeing 737-222 Air Florida Flight 90 dengan registrasi N62AF mencoba mendarat darurat di Sungai Potomac, Washington DC. Namun berbeda dengan pendaratan darurat Airbus A320 milik US Airways Flight 1549 di Sungai Hudson pada 15 Januari 2009, pendaratan Flight 90 di tengah cuaca bersalju ini berujung tragis dengan jatuhnya korban jiwa yang cukup besar.

Baca juga: Satu Dasawarsa Pasca Kejadian, Survivor Tragedi “Miracle on the Hudson” Langsungkan Reuni

Dihimpun dari berbagai sumber, pesawat yang mengangkut sebanyak 74 penumpang dan lima awak kabin tersebut dijadwalkan akan tiba di Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood, sore waktu setempat. Namun, apa daya, beberapa jam setelah mengudara dari Bandara Nasional Washington (sekarang Bandara Nasional Reagan Washington), pesawat gagal mempertahankan ketinggian hingga akhirnya menabrak 14th Street Bridge, yang menghubungkan antara Washington, DC. dan Arlington County, Virginia.

Celakanya, kala itu, kondisi di jembatan tersebut tengah dalam keadaan macet. Situasi yang tenang seketika mulai panik dan menegangkan. Dalam hitungan detik setelah benturan terjadi, kepingan pesawat, material jembatan, kendaraan yang tertabrak dan yang tidak tertabrak pesawat, hingga penumpang dan sejumlah orang di jembatan  jatuh bergelimpangan dari ketinggian 30 meter ke dalam dinginnya Sungai Potomac yang menusuk tulang.

Namun, di balik kecelakaan tragis yang memakan korban sebanyak 70 penumpang dan empat awak kabin tersebut, rupanya menyimpan aksi heroik yang mungkin terkenang hingga di masa mendatang. Kala itu, di tahun 1982, arus infomasi belum terlalu deras seperti sekarang, rupanya tak menghalangi warga untuk bisa segera mengetahui insiden tersebut dan bergegas menolongnya. Misalnya, personel militer dari Pentagon yang tengah bertugas di Gedung Putih segera bergegas ke tempat kejadian untuk membantu menyelamatkan para korban.

Lain lagi dengan Roger Olian, pekerja swasta yang kala itu tengah dalam kemacetan lalu lintas, diyakini sebagai orang pertama yang melompat ke air dengan seutas tali terjalin di pinggangnya, meskipun pada akhirnya ia harus diangkat kembali ketika terjebak di sungai yang membeku.

Ada lagi Bystander Lenny Skutnik, asisten Kantor Anggaran Kongres yang merobek mantel dan sepatu bot koboinya dan terjun ke Potomac, dapat menarik satu penumpang, Priscilla Tirado, ke tepi sungai. Kemudian Don Usher dan Gene Windsor, dua pilot helikopter Kepolisian yang berhasil menarik empat orang.

Namun aksi yang paling heroik adalah ketika seorang korban selamat yang kemudian tewas ketika berusaha menolong korban lainnya. Arland Williams, adalah satu dari enam di dalam pesawat yang awalnya selamat. Tetapi Williams yang hampir selamat secara dramatis menyerahkan tali penyelamat helikopter kepada korban lainnya. Tak lama berselang ia pun menghilang dan ditemukan tewas membeku beberapa jam kemudian.

Baca juga: Mengenal Ditching, Pendaratan Darurat Pesawat di Atas Permukaan Air

Aksi heroik tersebut kemudian sangat dihormati dan dikenang oleh Presiden Amerika Serikat kala itu, Ronald Reagan, dan seluruh warga Amerika. Hal itu dibuktikan dengan diubahnya nama jembatan The 14th Street Bridge menjadi Arland Williams Bridge pada tahun 1985, atau tiga tahun setelahnya.

Dalam musibah ini, 78 orang dilaporkan tewas, termasuk 4 diantaranya adalah orang yang ada di darat. Sedangkan jumlah total yang selamat hanya 5 orang.

Jalur Kereta Parepare-Makassar Dicanangkan Beroperasi Pertengahan 2020

Pemerintah Indonesia sepertinya tengah menggalakkan kereta api sebagai moda transportasi bukan hanya di Jawa dan Sumatera melainkan di Papua dan Sulawesi. Hal ini terlihat dari proyek perkeretaapian yang akan dimulai pada 2020 ini.

Baca juga: Jalur Kereta di Sulawesi, Nyaris Tak Terdengar Tapi Ada Bukti Jejak Sejarahnya

Seperti Papua Barat yang akan mulai dari daerah Sorong dan Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat mengatakan pihaknya sudah melaksanakan studi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) serta land acquisition and resettlement action plan (Larap) atau rencana kerja pengadaan tanah dan pemukiman. Kepala Bidan Perkeretaapian Dishub Prov Papua Barat Max L Sabarofek mengatakan, tahun 2020 sebisa mungkin ground breaking atau peletakan batu pertama akan dilaksanakan dan terus berkoordinasi dengan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub.

(Wikipedia)

“Proyek pembangunan infrastruktur kereta api ini akan dimulai dari kota Sorong hingga Ayamaru di Maybrat dengan jarak sekitar 75 km,” ujar Max yang dikutip KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber.

Dia menjelaskan saat ini tim survey proyek sudah berada di lapangan untuk mendata lahan dan bangunan yang akan di proses pembebasan lahannya. Bahkan untuk pembangunan infrastruktur kereta api ini Pemda setempat berharap ada sharing anggaran antar provinsi, kota/kabupaten serta pemerintah pusat dalam pembebasan lahan.

“Tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan kami berharap pembayaran lahan nanti sesuai NJOP (nilai jual obyek pajak),” ujar Max.

Dia menambahkan, secara keseluruhan jalur kereta api yang akan dibangun dari Sorong menuju Manokwari sepanjang 500 kilometer. Pada proyek ini, Papua Barat menjadi perhatian pusat.

Tak hanya Papua Barat, proyek kereta api Trans Sulawesi pun dipastikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah bisa dioperasikan pertengahan tahun 2020. Nantinya pada tahap awal kereta ini akan digunakan sebagai angkutan logistik semen.

Bahkan Budi Karya mengatakan, target penyelesaian kereta sepanjang 145 km dari Parepare ke Makassar diperkirakan selesai paling lambat tahun 2022. Adapun target lain di Trans Sulawesi yakni pembangunan jalur kereta api dari Manado ke Bitung sejauh 44,27 km.

Proyek pembangunan itu akan dimulai pada 2020 dan Dinas Perhubungan Daerah (Dishubda) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Kepala Bidang Pengembangan Sistem Transportasi Jeffry Worang mengungkapkan proyek ini adalah bagian program ODSK yang dirancang oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Eksekusi proyek itu juga merupakan tindak lanjut kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Proyek kereta api ini juga hair untuk menunjang infrastruktur pariwisata Sulawesi Utara yang juga menjadi satu dari lima destinasi super prioritas. Jeffry mengatakan, jalur kereta api Manado – Bitung menjadi prioritas utama dan akan terhubung dengan kereta api Trans Sulawesi Manado – Makassar yang akan melewati Gorontalo dan Sulawesi Tengah.

“Diharapkan tahun depan (2020) bisa jalan. Total investasi sekitar kurang lebih Rp1,8 triliun. Untuk dokumen perencanaan untuk jalur kereta api Manado – Bitung telah selesai dibuat. Selanjutnya, tinggal menunggu proses pengadaan tanah,” jelas Jeffry.

Dia menambahkan, jalur kereta api ini sangat dibutuhkan khususnya sebagau angkutan barang yang melayani jalur kedua kota sebagai pusat perekonomian. Khususnya jalur ini untuk menunjang kawasan ekonomi Bitung dan Internasional Hub Port Bitung.

Baca juga: General Electric CC206, Generasi Lokomotif Termodern PT KAI

Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen mengatakan pemerintah provinsi mendukung penuh setiap program pembangunan pemerintah pusat, khususnya pembangunan jalur kereta api Manado—Bitung. Apalagi, transportasi masal itu menurutnya telah ditunggu oleh masyarakat Sulut.

Anda Punya Bau Badan Berlebih? Gunakan Deodoran Secara Tepat di Jam Sibuk

Naik transportasi massal ketika jam sibuk sore atau saat pulang kerja pastinya berdesak-desakan. Bahkan penumpang yang berdiri bisa saja berhadapan dengan ketiak penumpang lainnya. Tak jarang ketika berdesakan dan berhadapan seperti itu mencium aroma yang kecut dari tubuh penumpang lain atau diri sendiri.

Baca juga: Inilah yang Bakal Dilakukan Awak Kabin untuk Mengatasi Penumpang yang Bau Badan!

Nah, biasanya untuk mencegah bau badan, penumpang menggunakan deodoran. Selain meminimalisir keringat juga mencegah bau badan tersebar kemana-mana. Tapi, apakah cara Anda menggunakan deodoran sudah benar? KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, berikut ini ada beberapa cara menggunakan deodoran.

#1 Pakai di pagi hari
Setiap selesai mandi pagi dan bersiap ke kantor umumnya orang akan menggunakan deodorant. Tetapi nyatanya menggunakan deodoran di pagi hari sebelum beraktifitas adalah salah satu kesalahan dan belum banyak orang yang tahu. Sebenarnya waktu yang baik menggunakan deodoran ketika malam hari sebelum tidur. Sebab produk deodoran maupun antiperspirant bekerja lebih efektif ketika kelenjar keringat sedang tidak terlalu aktif dan itu saat tidur.

#2 Pakai saat kulit basah dan lembab
Jangan menggunakan deodoran saat kulit basah atau lembab. Pasalnya fungsi deodoran akan berkurang sehingga lebih baik menggunakan di kulit ketiak yang benar-benar kering. Apalagi ketika berkeringat dan mengoleskan deodoran di ketiak, dijamin akan sia-sia untuk mengatasi bau.

#3 Kulit belum dibersihkan
Jangan gunakan deodoran secacra mengulang padahal kulit ketiak belum dibersihkan. Untuk bekerja lebih efektif baiknya bersihkan kulit ketiak baru aplikasikan kembali deodoran agar bekerja dengan baik. Bila memiliki bau badan yang berlebih dan menjadi masalah, pilih deodoran yang tepat alias tidak sembarang pakai.

#4 Setelah bercukur
Selesai bercukur jangan pernah langsung menggunakan deodoran di ketiak. Sebab kulit lebih sensitif dan rentan iritasi maka baiknya tunda dulu. Waktu terbaik menggunakan deodoran setelah bercukur yakni dua jam.

Baca juga: 6 Tips Ampuh Menahan BAB Saat Perjalanan Jauh

#5 Tak bisa bedakan deodorant dan ansiperspirant
Sering kali orang tidak tahu bedanya deodoran dan antiperspirant. Fungsi utama dari memakai deodoran adalah menyingkirkan bau badan. Sedangkan antiperspiran lebih berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan kelenjar keringat. Jika ketiak cenderung mengeluarkan keringat berlebih, maka produk yang sebaiknya dipakai adalah antiperspirant. Tapi bila bau badan yang lebih jadi masalah, pilihan yang lebih tepat adalah memakai deodoran.

Di Changi, Koper dan Barang dari Kargo Berjalan ‘Santun’ di Conveyer Belt

Ketika berada di bandara baik keberangkatan maupun kedatangan, kerap kali membuat penumpang takjub dengan berbagai hal yang ada di dalamnya. Baik itu kebersihan toilet, kursi nyaman di ruang tunggu atau check in yang dimudahkan dengan sensor.

Baca juga: Warga Singapura Suka Berlibur di Bandara, Ternyata ini Alasannya!

Nah, belum lama ini lagi-lagi warganet di kejutkan dengan sebuah video tentang bagasi di conveyer belt Bandara Internasional changi Singapura. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman timesofindia.indiatimes.com (8/1/2020), ternyata koper-koper yang baru dikeluarkan dari bagasi kargo pesawat berjalan begitu teratur.

Mungkin teratur sejajar rapi sudah biasa, yang berbeda di Bandara Changi adalah, di mana koper atau barang-barang ini seperti dapat perintah untuk berhenti menunggu ketika ada koper lain yang melewati. Hal ini seperti barisan orang yang tengah mengantri di pelican crossing menunggu lampu lalu lintas berwarna hijau untuk menyeberang.

Adanya kerapihan ini dibuat oleh otoritas bandara yang menerapkan sistem dengan kecerdasan untuk menghindari tas atau barang bawaan bertabrakan. Dimana kecerdasan yang dibuat oleh otoritas bandara untuk membuat koper-koper tersebut berhenti dan melanjutkan ketika ada bagian yang kosong.

Video ini viral setelah seorang penumpang bernama Channa Prakash mempostingnya di Twitter dengan caption “Bandara Changi Singapura dengan bagasi sopan, memiliki tata krama.” Video tersebut diunggah sejak 2 Desember 2019 kemarin dan sudah dilihat oleh lebih dari 1,1 juta warga net dan di sukai lebih dari 51 ribu orang.

“Ini adalah video asli milik saya,” tulisnya di kolom komentar.

Banyak dari warganet yang mengomentari dengan mengatakan hal tersebut menakjubkan hingga sangat memuaskan untuk di tonton. Bahkan karena ini jadi membandingkan tata krama yang dimiliki manusia dengan koper-koper di conveyer belt.

Viralnya video ini kemudian di balas oleh akun resmi milik Bandara Changi yang menyatakan terima kasih dengan sebuah gif. Diketahui, Bandara Changi Singapura telah dipilih sebagai bandara terbaik dunia. Ini memiliki bioskop, kolam renang, air terjun besar buatan manusia dan taman kupu-kupu!

Baca juga: Bandara Changi Hadirkan Pohon Natal Raksasa dan Karakter Frozen II

Bandara ini juga memiliki toko suvenir khusus yang menjual gaya hidup Changi dan suvenir perjalanan. Cloud9 Piazza adalah titik pandang unik untuk mengklik foto di lokasi bandara. Bandara ini juga dilengkapi permainan arcade retro untuk memudahkan persinggahan bagi para penumpang.

[Video] Ogah Ribet, Penumpang ini Scan Diri Sendiri di Mesin Pemindai

Siapa sih diantara Anda semua di sini yang senang berlama-lama mengantre? Pasti semuanya akan serentak menjawab tidak, bukan? Berdiri untuk waktu yang tidak bisa ditentukan, lelah, jenuh nan suntuk, serta ‘cobaan’ dari pengantre lain yang mungkin akan menggairahkan emosi Anda menjadi sederet tantangan yang harus Anda jabani. Hingga pada satu titik, Anda akan merasa frustasi.

Baca Juga: Pemindai Generasi Baru Siap Deteksi Laptop di dalam Tas

Pada saat frustasi ini, kontrol diri yang ekstra memang dibutuhkan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti halnya seorang penumpang kereta di Cina. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman jacarandafm.com (9/1), seorang komuter yang nampaknya sudah cukup frustasi mengantre menemukan ‘jalan pintas’ untuk mempersingkat waktu antrean, yaitu dengan cara masuk ke mesin pemindai yang lazimnya digunakan untuk memindai barang bawaan penumpang.

Kejadian ini terekam oleh kamera CCTV yang ada di sekitaran lokasi kejadian  – walaupun tidak disertakan dimana kejadian ini tepatnya terjadi. Dalam video yang berdurasi 31 detik ini, tampak si penumpang pria mengenakan sebuah jaket yang cukup tebal dan besar hendak melintasi bagian pemeriksaan.

https://www.youtube.com/watch?v=yVs-oPaOqTA

Selayaknya pemeriksaan di bandara, setiap penumpang diwajibkan untuk menanggalkan semua yang dikenakannya, mulai dari jaket hingga ikat pinggang dan menempatkannya di mesin pemindai. Mungkin karena penumpang berjenis kelamin pria ini enggan melepaskan semua yang ia kenakan (mungkin karena terlalu ribet), akhirnya ia memutuskan untuk masuk ke dalam mesin pemindai untuk barang.

Baca Juga: Pemindai 3D Network Rail Tampilkan Hasil Impresif Untuk Pembangunan Jalur Kereta

Melihat tingkah uniknya ini, seorang pengantre lain pun berteriak seolah berkata, “Lho, kok orang itu masuk ke dalam mesin pemindai?”

Namun pada akhir-akhir video, tampak petugas keamanan hanya bisa terbelalak menyaksikan aksi yang dilakukan oleh penumpang ini.

Ada-ada saja, ya!

Cepirit Saat di Moda Transportasi? Ini Ternyata Penyebabnya!

Kentut merupakan hal yang alamiah di mana gas dari saluran pencernaan akan dikeluarkan. Hal ini pun bisa dikatakan normal dan wajar karena setiap orang pasti kentut baik itu berbunyi atau tidak. Apalagi sebagai penumpang moda transportasi sepertinya kentut juga tidak masalah asalkan tidak berbunyi dan mengeluarkan bau.

Baca juga: Kandungan Gas dalam Usus Meningkat, Inilah Pangkal Fenomena ‘Kentut’ Selama Penerbangan

Namun, sepertinya ketika berada di transportasi umum dan kentut bau, penumpang pun tak lagi memperdulikannya. Tetapi bagaimana ketika kentut dan mengeluarkan kotoran alias cepirit? Bisa jadi Anda panik apalagi jika duduk dan merasa ada yang basah ketika memegang celana bagian belakang.

Pasti sebagai penumpang malu dan bingung bagaimana cara menutupi ketika bangun dari kursi. Tapi, sebenarnya apa yang membuat seseorang bisa cepirit? Ternyata, KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, berikut ini ada beberapa penyebab cepirit yag bisa dialami siapapun dan dimanapun.

1. BAB tidak tuntas
Bila kotoran atau cepirit keluar belum lama setelah buang air besar, bisa jadi BAB belum tuntas. Tak hanya itu bisa juga karena sembelit atau terburu-buru sehingga ketika BAB tanggung.

2. Penyakit
Biasanya karena diare, seseorang bisa cepirit apalagi ketika seseorang tengah minum obat tertentu. Tak hanya itu, pergerakan usus yang lebih cepat seperti Crohn’s disease yang merupakan salah satu penyakit radang usus kronis yang menyebabkan peradangan pada lapisan dinding sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga anus. Bahkan ulcerative colitis atau pembengkakakn yang terjadi di usus besar juga bisa menjadi penyebab cepirit.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang) pada

3. Stres
Banyak hal yang tengah dipikirkan akan membuat tekanan pada fisik dan mental yang bisa mengganggu pencernaan ataupun kram perut. Hal ini kemudian membuat makanan di usus terdorong ke arah anus lebih kuat dari biasanya dan bila tak tertahankan ketika kentut maka sebagain kecilnya akan keluar ketika kentut.

Baca juga: Gara-Gara Jetlag Jadi Susah BAB

4. Salah makan
Salah makan bisa memicu diare yang membuat tinja jadi lebih lembek dan cair. Ini membuatnya bisa keluar lebih mudah termasuk saat kentut.

Bawa Bedak Ketiak, Pelancong Wanita Asal Indonesia Diamankan Polisi Singapura!

Tidak semua orang menggunakan deodorant atau antiperspirant dan biasanya mengganti dengan bedak tawas atau bedak ketiak. Hal ini pun tidak pernah dipermasalahkan karena sama-sama untuk menghilangkan bau. Tapi apa jadinya jika tengah berlibur dituduh membawa dan menggunakan narkoba padahal itu adalah bedak tawas?

Baca juga: KunKun – Alat Pendeteksi Bau Badan, Seperti Apa Cara Kerjanya?

Belum lama ini kesalahan bedak tawas, yang dikira narkoba dirasakan seorang pelancong asal Indonesia ketika berlibur ke Negeri Singa. Perempuan bernama Sharonia Paruntu tersebut diamankan pihak hotel tempatnya menginap selama 14 jam karena dikira menggunakan dan membawa narkoba. Sharonia, padahal telah mengatakan itu adalah bedak tawas tetapi petugas hotel dan polisi tidak mempercayainya sehingga menahannya.

Dilansir KabarPenumpang.com dari kompas.com (26/11/2019), kemudian bedak tawas itu di uji di laboratorium dan Sharonia harus menjalankan tes urin. Namun ternyata hasilnya negatif narkoba serta terbukti bedak tawas, dan Sharonia serta teman-temannya dibebaskan oleh polisi Singapura.

Permasalahannya adalah di negara luar lebih banyak mengenal deodorant berbentuk roll-on atau spray penghilang bau ketiak. Tetapi di Indonesia memiliki ragam yang berbeda salah satunya bedak seperti yang dimiliki Sharonia.

Tawas sendiri merupakan deodorant alternatif yang terbuat dari garam mineral alami bernama potassium alum. Garam mineral ini memiliki efek antimikroba sehingga digunakan selama ratusan tahun sebagai deodorant di negara-negara Asia Tenggara. Biasanya tawas yang berbentuk kristal dibasahi dahulu atau dihaluskan menjadi bedak. Karena fungsinya hanya untuk mencegah pertumbuhan mikroba, tawas tidak menghentikan pengeluaran keringat.

Sehingga bagi pengguna deodorant yang berpindah ke bedak tawas, biasanya akan merasakan ketiak lebih basah. Tak hanya itu, ada juga peningkatan bau badan. Untuk diketahui, bedak ketiak atau bedak tawas sendiri telah banyak dijual secara komersial di Indonesia.

Bedak tawas yang terkenal di Indonesia menambahkan triclosan, talcum dan parfum sebagai kandungan aktif di dalamnya. Triclosan (C12H7Cl3O2) adalah sebuah kandungan yang biasa ditemukan dalam produk-produk kebersihan diri, seperti sabun, krim kulit, pasta gigi dan deodorant dan memiliki fungsi anti bakterial dan antifungal sehingga sangat efektif digunakan sebagai pencegah bau badan.

Triclosan murni biasanya berbentuk bubuk kristal berwarna putih yang memiliki bau dan bisa larut dalam air. Sedangkan Talcum (Mg3Si4O10(OH)2) merupakan bahan yang banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik, mulai dari bedak bayi hingga perona pipi.

Baca juga: Tips, Antisipasi Bau Badan Saat Berlibur di Musim Panas

Selain pada kosmetik, talc juga bisa ditemukan pada makanan dan permen karet atau pembuatan tablet obat. Fungsinya sangat beragam, mulai dari menyerap kelembapan, membuat makeup menjadi lebih padat dan memperbaiki tekstur sebuah produk.

Gaet Gentex, Airbus Siap Tingkatkan Pengalaman Penumpang via Dimmable Windows

Selain turbulensi, satu lagi masalah yang kerap memberikan dampak terhadap penumpang adalah kesulitan beristirahat – terlebih ketika mereka melakoni perjalanan jarak jauh. Bukan melulu karena kurang nyamannya seat yang mereka duduki atau minimnya aktivitas yang dapat dilakukan, tapi ini lebih kepada pancaran sinar matahari yang masuk ke dalam kabin. Ya, memang cara untuk mengatasi masalah ini sebenarnya sudah ada sejak dulu, yaitu dengan menggunakan penutup kaca. Namun apa jadinya jika penumpang ingin meminimalisir cahaya yang masuk ke dalam kabin, namun masih bisa melihat pemandangan di luar? Dimmable windows jawabannya!

Baca Juga: Saat Take Off and Landing, Penutup Jendela Pesawat Wajib Dibuka, Inilah Sebabnya!

Ya, dimmable windows menjadi salah satu jalan keluar bagi penumpang yang kerap kali mengalami masalah seperti yang sudah diuraikan di atas. Dan beruntungnya, pada perhelatan CES 2020 yang diadakan di Las Vegas awal Januari ini, Gentex Corporation mengumumkan bahwa raja produsen kedirgantaraan saat ini, Airbus menawarkan versi terbaru dari dimmable windows.

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman samchui.com (9/1), Gentex mengatakan bahwa Electronically Dimmable Windows (EDW) yang ditawarkan oleh Airbus ini memungkinkan penumpang untuk secara sefektif menggelapkan kaca sesuai yang diinginkan – kendati digelapkan, namun mereka masih bisa melihat pemandangan di luar pesawat. Tidak seperti dimmable windows yang diperkenalkan oleh Boeing 787 Dreamliner, EDW milik Airbus ini mampu menghilangkan lebih dari 99,999 persen visible light secara efektif.

Gentex menjelaskan bahwa EDW yang mereka kembangkan menggunakan gel elektrokromik eksklusif yang dienkapsulasi di antara dua panel kaca.

“Kami bekerja sama dengan Airbus untuk mengintegrasikan teknologi dimmable windows terbaru sambil meningkatkan kualitasnya dengan menggunakan lapisan khusus tambahan,” ujar pihak Gentex.

Baca Juga: Berkat Lubang Kecil Ini, Jendela Pesawat Dipastikan Bebas Kabut

Tidak hanya menguntungkan penumpang, penggunaan EDW ini juga dapat menghemat kas pihak maskapai karena kaca anyar ini masuk ke dalam single line-replaceable unit, sehingga akan menghemat waktu pemasangan dan perawatan.

“EDW ini akan menguntungkan operator pesawat dan penumpang dalam waktu yang bersamaan, yang pada akhirnya akan meningkatkan pengalaman untuk semua orang yang ada di dalamnya,” terang Gentex.

Buktikan Kemandirian Rusia, Putin Resmikan Jembatan Kereta yang Hubungkan Rusia-Crimea

Pada akhir bulan Desember kemarin, Presiden Rusia, Vladirmir Putin membuka rute kereta api yang menghubungkan dua kota terbesar di Rusia menuju ke Crimea. Sehubungan dengan pembukaan rute kereta api ini, Presiden Putin mengatakan bahwa Rusia mampu untuk melakukan sebuah proyek pengadaa infrastruktur kelas raksasa. Sebagai penanda diresmikannya rute ini, Presiden Putin melakoni perjalanan melintasi jalan dan jembatan yang dibangun oleh insinyur asal Rusia. Ya, rute ini akan menghubungkan Crimea ke Rusia bagian selatan setelah rute pra-aneksasi sebelumnya yang melintasi Ukraina ditutup.

Baca Juga: Chenab, Jadi Kondang Karena Ada Jembatan Kereta Tertinggi di Dunia

“Dengan tekad yang bulat, pekerja yang gigih, bakat, serta jalan pikiran yang sentral, kami telah menunjukkan bahwa Rusia mampu melakukan proyek insfrastruktur berskala dunia seperti ini,” ujar Presiden Putin, dikutip KabarPenumpang.com dari laman Reuters.com (23/12).

“Jembatan ini tidak hanya menjadi yang terpanjang di Rusia, melainkan juga di Eropa,” sambungnya.

Perlu diketahui bersama, jalan Rusia untuk membangun jembatan ini tidaklah semudah seperti yang dibayangkan. Pasalnya, sanksi Uni Eropa yang melarang warga dan perusahaan Eropa untuk berinvestasi di Crimea, termasuk dalam urusan transportasi dan infrastruktur di kawasan semenanjung. Tentu saja hal ini mempersulit upaya Rusia untuk membangun jembatan senilai 212 miliar rubel ini.

Jika melihat latar belakang politis yang menyelimuti pembangunan jembatan sepanjang 19 km ini, wajar adanya jika Presiden Putin sangat bangga dengan hasil kerja negaranya sendiri.

“Dan Anda (para pekerja) telah menunjukkan bahwa kami (Rusia) dapat melakukan proyek berskala besar menggunakan kemampuan teknologi sendiri. Ini, tanpa berlebihan, memberi kita semua keyakinan bahwa kita dapat dan pasti akan melakukan proyek serupa di masa depan,” ungkap Presiden Putin.

Baca Juga: Cisomang, Serba-Serbi Jembatan Kereta Tertinggi di Indonesia

“Bukan tidak mungkin jika pada tahun 2020 mendatang, kami akan rute ini akan dilintasi oleh 14 juta penumpang dan 13 juta ton kargo,” imbuhnya.

Sehubungan dengan diresmikannya jembatan ini, per-televisi-an Rusia menyamakan jembatan ini dengan proyek kereta api bernilai miliaran dolar di bawah pimpinan komunis beken, Leonid Brezhnev yang menghubungkan Siberia ke timur jauh Soviet.

Kedapatan Menyelundupkan Rokok, Wanita Asal Korea Selatan Dideportasi dari Australia!

Seorang wanita berkebangsaan Korea Selatan terpaksa ditahan di Perth Immigration Detention Centre (PIDC) setelah dirinya kedapatan menyelundupkan dua ribu batang rokok. Australian Border Force (ABF) berhasil menemukan 10 dus rokok (satu dus berisi 10 bungkus rokok) di selubung koper wanita tersebut. Padahal, batas maksimal bebas bea untuk rokok yang boleh masuk Australia adalah 25 batang saja.

Baca Juga: Dua Batang Emas Senilai Rp897 Juta Diselundupkan di Sol Sandal Penumpang Pesawat

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman miragenews.com (9/1), kejadian ini sendiri terjadi pada Selasa (7/1) kemarin di Bandara Internasional Perth – kala itu, wanita yang identitasnya disamarkan ini terbang dari Singapura. Selain kedapatan menyelundupkan 10 dus rokok, wanita ini juga mengisi Incoming Passenger Card (IPC) dengan data yang tidak valid.

Di IPC, ia menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki 25 batang rokok atau lebih – Ya, memang wanita ini tidak memiliki 25 batang rokok, melainkan 10 dus. Adapun aksi penyelundupan ini berhasil digagalkan oleh petugas Biosecurity Bandara Internasional Perth.

“Penyelundupan tembakau adalah salah satu prioritas operasional ABF,” ujar O’Donnell, komandan ABF.

“Kami tidak memandang bulu, apakah tindakan penyelundupan ini dilakukan oleh sindikat yang terorganisir, individu, atau siapapun. Bagi yang kedapatan melanggar tentu akan dikenakan sanksi,” sambungnya.

Menurut O’Donnell, mungkin 10 dus rokok terlihat tidak terlalu banyak dari segi kuantitas, namun ia menegaskan bahwa apa yang telah dilakukan oleh wanita ini merupakan satu upaya terang-terangan untuk menghindari peraturan impor rokok yang berlaku di Negeri Kangguru.

Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu, Petugas Avsec Adi Sutjipto Diganjar Hadiah dan Penghargaan

“Petugas kami akan terus waspada terhadap para pelancong yang berusaha melanggar persyaratan perbatasan Australia,”

“Bagi mereka yang tertangkap, tentu saja ada konsekuensi yang harus mereka terima … dan itu bisa sangat parah,” tegas O’Donnell.

Mengingat wanita ini telah melakukan pelanggaran, ia sempat ditahan untuk kurun waktu enam hari di PIDC, sebelum pada akhirnya dideportasi ke Singapura pada tanggal 8 Januari kemarin.

Sejatinya, sudah banyak barang yang coba diselundupkan penumpang di luar sana via jalur udara, mulai dari binatang dilindungi, zat adiktif, hingga emas.