Baru-baru ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengusulkan kehadiran kelas premium untuk Commuter Line (KRL) Jabodetabek. Ternyata, hal ini disambut baik oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang akan mulai menguji coba kereta tersebut pada pertengahan tahun 2019 mendatang.
Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, PT KAI Usulkan KRL Kelas Premium
Kehadiran KRL premium ini pastinya memiliki perbedaan dengan yang reguler. Nah, apa saja sih perbedaan keduanya? KabarPenumpang.com mengutip laman kompas.com (21/12/2018), bila dilihat dari segi fasilitas, KRL premium akan memiliki kenyamanan yang lebih dibandingkan dengan KRL reguler.
Tempat duduknya pun berbeda, dimana kursi akan memenuhi seluruh rangkaian kereta. Sedangkan KRL reguler hanya sebagian yang memiliki kursi. Rencananya KRL premium ini akan dilengkapi dengan konektivitas internet gratis.
“Posisi rangkaian akan kami gunakan tempat duduk. Mungkin ditambah WiFi, tapi tarifnya masih terjangkau,” ujar Direktur Operasi dan Pemasaran KCI Subakir.
Perbedaan yang jelas terlihat sebelum masuk rangkaian kereta adalah tarif tiketnya yang lebih mahal ketimbang KRL reguler. Biasanya dengan KRL reguler penumpang membayar Rp3 ribu untuk 1-25 km pertama. Sedangkan KRL Premium maksimal akan dikenakan Rp20 ribu.
“Mudah-mudahan tidak lebih dari Rp 20.000,” kata Subakir.
Namun kebijakan skema untuk tarif KRL premium ini sendiri belum dijelaskan secara gambalang oleh KCI. Nantinya, KCI akan membatasi jumlah penumpang yang menaiki KRL tersebut agar tidak terjadi kepadatan penumpang di dalam kereta. KRL premium hanya akan berhenti di sejumlah stasiun tertentu alias tidak di setiap stasiun.
Sehingga ini akan membuat perjalanan kereta akan lebih cepat. Menurut Subakir, pengoperasian KRL premium dilakukan untuk menambah pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat bisa menaiki KRL tersebut selama tiket masih tersedia. Tiket KRL dapat dibeli di loket yang ada di stasiun yang telah ditentukan. KRL premium menggunakan kereta milik KCI yang sudah ada.
Baca juga: Inilah 10 Perilaku Penumpang yang Mengesalkan di KRL Jabodetabek
“Saya hanya ingin menambahkan pelayanan saja. Untuk pemanfaatan seluruhnya (masyarakat) boleh saja, bukan mampu atau tidak mampu. Seluruhnya silahkan menikmati, hanya pilihan saja,” ujar Subakir.
Di dunia aviasi global, ada banyak sekali maskapai yang berkecimpung di dalam bisnis transportasi ini. Kendati hampir semua maskapai memiliki visi yang sama – melayani penumpang dengan pelayanan prima, namun ternyata masih ada saja maskapai yang di cap memiliki pelayanan yang buruk, entah dilihat dari segi ketepatan waktu pemberangkatan atau pelayanan lainnya.
Baca Juga: Minta Maaf Dua Kali, United Airlines Berdamai Dengan David Dao
Sebuah media asing, thetravel.com merangkum sejumlah maskapai yang memiliki pelayanan buruk hingga yang paling baik. Berikut, KabarPenumpang.com sarikan maskapai-maskapai yang tercatat di dalam laman tersebut.
Frontier Airlines
Nama maskapai asal Negeri Paman Sam ini masuk ke jajaran maskapai dengan pelayanan yang buruk. Hampir sama dengan kebanyakan maskapai berbiaya murah (LCC) lainnya, Frontier Airlines juga kerap dilanda masalah delay, pelayanan customer service, hingga tingkat efisiensi boarding penumpang. Wajar saja jika Skytrax hanya menyematkan 1,5 dari 5 bintang untuk Frontier Airlines dalam urusan luggage delay dan pembatalan keberangkatan.
United Airlines
Tanpa perlu dijabarkan lebih panjang, mungkin Anda semua sudah bisa mengkategorikan maskapai ini masuk ke golongan mana – baik atau buruk. Ada banyak kasus dengan penumpang yang menyeret nama maskapai ini. Salah satunya yang paling fenomenal adalah perlakuan kru United Airlines terhadap seoang dokter bernama Dr. David Dao, dimana ia ‘dianiaya’ oleh petugas United lantran tidak mau memberikan bangkunya kepada kru United tersebut.
Lion Air
Nama maskapai yang belakangan tengah hangat diperbincangkan ini juga masuk ke dalam jajaran maskapai dengan pelayanan yang kurang baik. Sering delay hingga yang paling menyita perhatian netizen adalah insiden jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan nomor penerbangan JT610 di perairan Tanjung Kawarang beberapa waktu yang lalu.
Baca Juga: Ada Kisah Antara Wiweko Soepono dan Airbus A300B4 Garuda IndonesiaSingapore Airlines
Jangan kaget, nama flag carrier Singapura ini tidak masuk ke dalam maskapai dengan pelayanan yang buruk. Singapore Airlines masuk ke dalam kategori maskapai dengan pelayanan yang baik menurut laman thetravel.com. Hal ini didukung oleh penghargaan yang menumpuk di lemari Singapore Airlines, seperti Best First Class, Best Airlines in Asia, hingga Best First Class Seat.
Garuda Indonesia
Flag carrier Garuda Indonesia muncul di dalam kategori maskapai dengan pelayanan prima. Geliatnya di sektor aviasi global selalu menunjukkan peningkatan – setidaknya dalam lima tahun ke belakang. Empat tahun berhasil mempertahankan predikat Best Cabin Crew versi SkyTrax menjadi modal berharga bagi Garuda Indonesia untuk terus mengembangkan sayapnya lebih lebar lagi.
Livery pesawat kerap kali bermacam-macam, seperti di AirAsia beberapa waktu lalu memajang ‘Turn Back Crime‘, ribuan foto di KLM dan beberapa maskapai lainnya. Bagaiman bila livery yang ada tak biasa yakni bagian kepala pesawat tergambar wajah seekor macan tutul salju?
Baca juga: Mei 2019, ANA Hadirkan Airbus A380 dengan Motif Unik Kura-Kura
Ya, Embraer salah satu produsen pesawat asal Brasil, menghadirkan livery bertema Ice cool dengan lukisan di salah satu pesawat E190-E2 barunya. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman sumber stuff.co.nz (17/12/2018), pesawat E190-E2 ini ada lima dan armada terbaru untuk maskapai Air Astana yang merupakan maskapai nasional milik Republik Kazakhstan.
Dengan gambar moncong macan tutul salju di bagian hidung pesawat ini. Macan tutul salju merupakan simbol resmi Kazakhstan dan saat ini terancam kepunahan. Macan tutul salju bergabung dengan karya kreatif lain dari karya cat yang terinspirasi hewan pada model Embraer baru termasuk hiu dan harimau yang turun ke langit.
The livery eye-catching adalah bagian dari misi peningkatan kesadaran untuk penderitaan kucing besar yang berasal dari pegunungan Kazakhstan selatan. Peter Foster, Presiden dan CEO Air Astana mengatakan, bahwa pesawat E190-E2 tersebut akan terbang dengan rute baru ke Eropa Timur dan Cina.
“Kami semua di Air Astana dengan senang hati menerima E190-E2 pertama kami, dan kami berharap untuk kelancaran masuk ke layanan dan transisi sederhana untuk pilot kami. Kami tahu Embraer E-Jets dengan baik, dan memiliki harapan yang tinggi untuk mereka yang baru. pesawat generasi dalam hal ekonomi, dampak lingkungan, dan tingkat kenyamanan dan kemudahan bagi pelanggan kami,” ujar Foster.
E190-E2 menghilangkan kursi tengah dan dalam konfigurasi 2-2 serta dapat mengangkut hingga 150 penumpang. Air Astana akan mengoperasikan Embraer 190-E2 pada layanan domestik di Kazakhstan, serta ke tujuan di Rusia, Asia Tengah, Kaukasus dan Cina. Layanan komersial E2 perdana dari Astana ke Almaty dijadwalkan pada 19 Desember 2018.
Embraer mengklaim bahwa 190-E2 baru membakar 17 persen lebih sedikit bahan bakar dibandingkan pendahulunya, E190. E190-E2 telah beroperasi secara komersial dengan Widerøe dari Norwegia sejak April tahun ini.
Baca juga: Mulai dari Kado Hingga Rusa Santa Claus, Ini Dia Livery Pesawat Bertema Natal
“Tiga jet telah terkumpul mendekati dua ribu jam terbang untuk mencapai keandalan jadwal lebih dari 99 persen,” kata Embraer baru-baru ini.
Embraer memperkirakan 2.820 pesawat komersial hingga 150 kursi akan dikirimkan selama 20 tahun ke depan untuk negara-negara Eropa dan CIS (Commonwealth of Independent State bekas republik USSR).
Kecewa, sepertinya kata yang cocok untuk menggambarkan suasana penumpang maskapai Ryanair yang berangkat dari Bandara London Stansted menuju Lisbon, Portugal pada Kamis (13/12/2018). Pasalnya penerbangan tersebut terpaksa kembali ke bandara asal (return to base) dikarenakan dua orang penumpang pria yang bertengkar dan mengeluarkan kata-kata kasar.
Baca juga: Duh, Gara-Gara Satu Penumpang, Frontier Airlines Flight 87 Dibatalkan!KabarPenumpang.com melansir dari laman cambridge-news.co.uk (14/12/2018), seorang saksi mata mengklaim ada pertarungan antar dua penumpang pesawat Ryanair. Keduanya berkelahi sekitar 20 menit dalam perjalanan mereka dan awalnya dikarenkan salah satu diantaranya menginjak kaki yang lain.
“Dari apa yang saya pahami, semuanya dimulai karena salah satu dari mereka sedang menginjak kaki yang satunya. Dia mendorongnya, dan orang itu menjatuhkan teleponnya. Kemudian mereka mulai berdebat,” kata seorang penumpang.
Kedua penumpang yang bertarung tersebut terekam dalam sebuah video dan terlihat berdebat. Mereka dikelilingi awak kabin Ryanair yang berusaha menenangkan situasi. Dalam video itu juga, keduanya saling mengumpat dengan bahasa Portugis yang kasar.
Debat itu semakin menjadi, sehingga awak kabin dalam penerbangan tersebut menghubungi polisi untuk menangani masalah itu saat kembali mendarat di Stansted.
“Penerbangan ini dari London Stansted Airport ke Lisbon kembali ke Stansted tak lama setelah lepas landas setelah sejumlah penumpang menjadi gangguan dalam penerbangan. Pesawat mendarat dengan normal dan disambut oleh polisi pada saat kedatangan. Pesawat akan segera berangkat ke Lisbon. Kami tidak akan mentolerir perilaku yang tidak dapat diatur atau mengganggu setiap saat dan keselamatan dan kenyamanan pelanggan kami, awak dan pesawat udara adalah prioritas nomor satu kami. Sekarang ini masalah polisi lokal,” ujar juru bicara Ryanair.
Setelah mendarat dan berhenti, dua orang polisi bersenjata mengamankan dua penumpang tersebut dari pesawat. Juru bicara polisi mengatakan, mereka dihubungi karena ada penumpang mengganggu dalam penerbangan Ryanair dari Stansted ke Lisbon pukul 12.45 malam. Penerbangan dialihkan kembali ke Bandara Stansted.
“Kami mendirikan di sana memiliki telah menjadi argumen antara dua penumpang. Setelah berbicara kepada kedua individu, seseorang telah dikeluarkan dari penerbangan dan dilaporkan melakukan pelanggaran pesanan publik,” ujar juru bicara polisi.
Di bagian kedua video, petugas polisi terlihat mengawal seorang pria dari pesawat, dengan sorak-sorai dari beberapa penumpang lain ketika dia pergi. Seorang penumpang yang berbicara menyamakan insiden itu dengan sesuatu dari sebuah film dan mengatakan situasinya sangat intens dan menakutkan.
Diduga ada juga konfrontasi antara seorang wanita dan salah satu petugas polisi ketika salah satu pria itu dikeluarkan dari pesawat. Wanita, seorang teman pria itu, berdiri di depan polisi karena pada saat itu diklaim mereka hanya mengeluarkan satu dari dua orang yang terlibat dalam pertarungan.
Baca juga: Disinyalir Rindu Keluarga, Mahasiswa Paruh Waktu ini Coba Curi Pesawat!
Seorang penumpang mengklaim wanita itu mengatakan itu tidak adil bagi mereka untuk hanya memindahkan salah satu orang yang terlibat dalam pertarungan. Penumpang menambahkan bahwa salah satu petugas dilaporkan menantang para wanita itu, menanyakan apakah dia juga terlibat.
“Hanya karena saya tahu dia tidak berarti saya harus terlibat,” ujar wanita itu. “Apakah saya terlihat seperti saya membuat lelucon?” ujar polisi Sebelum juga mengancam untuk menghapus wanita itu dari pesawat.
Pelancong dari Darwin, Australia yang akan menuju ke Bali sebentar lagi bisa lebih berbahagia. Sebab Virgin Australia akan membuka rute penerbangannya dari Darwin, Northern Territory menuju Denpasar, Bali. Penerbangan tersebut akan dimulai pada April 2019 dan akan beroperasi tiga kali dalam seminggu hingga Oktober 2019 mendatang.
Baca juga:Langgar Etika dan Kesopanan, Dua Warga Australia Ditolak Masuk Ke Indonesia
Kehadiran rute Darwin menuju Bali, setelah maskapai berbiaya hemat (LCC) AirAsia terkena restrukturisasi dan kerugian yang disebabkan aktivitas Gunung Agung beberapa waktu lalu. KabarPenumpang.com melansir dari laman abc.net.au (20/12/2018) ini juga membuat Jetstar menjadi operator tunggal yang melayani rute tersebut.
Tak hanya itu, saat Jetstar berada di posisi operator tunggal pada rute Darwin – Bali, harga tiket pun cukup tinggi. Sehingga dengan kehadiran Virgin Australia pada rute tersebut diharapkan bisa menurunkan harga tiket.
Kepala Eksekutif Bandara di Northern Territory, Ian Kew mengatakan, dirinya percaya bahwa rute baru ini dapat membuka pasar pariwisata untuk pelancong internasional. “Kami yakin bahwa melalui dukungan Territorians, akan ada permintaan yang kuat untuk layanan ini,” kata dia.
Virgin Australia general manager network, pendapatan dan manajemen dan aliansi Russell Shaw mengatakan, “Hari ini menandai 17 tahun sejak penerbangan pertama kami ke Darwin dan sejak itu, kami terus membangun keberadaan kami dan membuat perjalanan lebih mudah diakses bagi warga Territory.”
Dia menambahkan, pelanggan akan memiliki banyak pilihan dan fleksibilitas ketika ingin terbang ke Bali dengan Virgin Australia. Sebab, Virgin menawarkan jadwal paling nyaman di rute tersebut dan akan tiba sebelum tengah malam saat melakukan perjalanan dari Darwin ke Bali. Perjalanan dari Darwin ke Denpasar ditempuh dalam waktu 2 jam 30 menit.
Baca juga: Kasus Awak Kabin Jetstar: Tenaga Asing Dibayar Murah dengan Kerja Ekstra
Pada penerbangan rute baru ini, Virgin Australia menambahkan seribu kursi seminggu dan membuat tawaran layanan lengkap. Tiket sudah mulai dijual pada 20 Desember 2018 dengan harga AUS$199 untuk sekali perjalanan.
Penumpang akan mendapatkan layanan penuh yakni makanan, minuman, tunjangan bagasi dan WiFi. Virgin juga terbang ke Bali dari Brisbane, Sydney dan Port Hedland dan ke Darwin dari Alice Springs, Brisbane, Melbourne, dan Perth
Bagi generasi millenia asal Banyuwangi yang ingin ke Malaysia, kini tak lagi perlu repot berangkat melalui Jakarta atau Bali. Pasalnya Citilink, maskapai berbiaya hemat (LCC) ini per 19 Desember 2018 telah membuka rute penerbangan langsungnya dari Banyuwangi menuju Kuala Lumpur.
Baca juga: Dukung Wisata di Kalimantan Timur, Citilink Buka Rute Jakarta-Samarinda
Direktur Utama Citilink, Juliandra Nurtjahjo mengatakan, pembukaan rute Banyuwangi-Kuala Lumpur ini untuk memperluas jaringan penerbangan internasional Citilink. Tak hanya itu, rute baru ini juga untuk memantapkan posisi Citilink sebagai maskapai berbiaya hemat terkemuka di Asia.
“Dengan membuka rute Banyuwangi – Kuala Lumpur, Citilink Indonesia akan semakin memantapkan eksistensinya di kawasan Asia, serta turut memberikan kontribusi nyata dalam mensukseskan program Pemerintah Indonesia untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019,” tambah Juliandra yang dikutip KabarPenumpang.com dari siaran pers, Rabu (19/12/2018).
Citilink Indonesia menerbangi rute Banyuwangi – Kuala Lumpur dengan pesawat Airbus A320. Pesawat ini berkapasitas 180 penumpang dengan frekuensi tiga kali seminggu pada hari Rabu, Jumat, dan Minggu. Penerbangan Banyuwangi – Kuala Lumpur dengan nomor penerbangan QG514, ditempuh dalam 2 jam 50 menit. Jadwal keberangkatan dari Bandara Banyuwangi pukul 08.20 WIB dan tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada pukul 12.10 waktu setempat.
Sedangkan penerbangan Kuala Lumpur – Banyuwangi dengan nomor penerbangan QG515 ditempuh dalam 2 jam 50 menit. Waktu keberangkatan pukul 13.20 waktu setempat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur. Dan, tiba di Bandara Banyuwangi pukul 15.10 WIB. Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat menyambut baik hadirnya penerbangan ini.
“Rute penerbangan Kuala Lumpur – Banyuwangi yang dilakukan oleh Citilink Indonesia, merupakan gerbang bagi Banyuwangi menuju internasional. Sebab, ini adalah rute penerbangan internasional pertama dari dan menuju ke Banyuwangi,” kata Arief Yahya.
Arief menilai, pembukaan rute internasional Kuala Lumpur-Banyuwangi menjadi bukti komitmen Citilink Indonesia. Terutama dalam membantu pengembangan pariwisata Indonesia. Rute ini juga menjadi momen untuk memperkenalkan Banyuwangi sebagai destinasi wisata bertaraf internasional.
Baca juga: Mulai Hari Ini, Batik Air Buka Penerbangan Jakarta – Banyuwangi
Sambutan positif juga diperlihatkan Bupati Banyuwangi Azwar Anas. Menurut Anas dengan dibukanya rute ini akan semakin meningkatkan aksesibilitas menuju Banyuwangi, sehingga bisa mendorong berbagai sektor ekonomi tumbuh, yang ujungnya berkontribusi pada kesejahteraan warga.
“Pembukaan rute ini pasti akan membawa dampak ekonomi yang besar bagi daerah.” kata Anas.
Mungkin sebagian dari Anda masih ingat dengan seorang wanita cantik bernama Amber Scott yang mengubah Convair CV-440 Metropolitan milik Air Atlantique menjadi sebuah salon mewah. Atau mungkin sebuah Boeing 737 yang terletak sekitar 5 km dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang rencananya hendak dijadikan sebuah restoran mewah bernuansa unik, namun kandas begitu saja. Di sekitar kita, ternyata ada banyak orang kreatif yang lalu mentransformasikan sebuah moda transportasi sehingga memiliki fungsi baru.
Baca Juga: Wanita Pirang Ini Sulap Convair CV-440 Jadi Sebuah Salon Mewah!
Di Accra, Ghana, terdapat sebuah DC-10 yang disulap menjadi sebuah restoran unik yang diberi nama La Tante DC-10 Restaurant. Lokasi dari restoran ini sendiri berada di luar Bandara Internasional Kotoka, Ghana. Sebelum ditransformasikan menjadi sebuah restoran, armada DC-10 ini dulunya merupakan bagian dari Ghana Airways. Namun karena sudah termakan usia dan perkembangan pesat di sektor aviasi global, akhirnya pihak Ghana Airways meninggalkannya begitu saja – dengan kondisi mesin yang dicopot dan cat yang sudah mulai pudar akibat cuaca.
Sumber: askthepilot.com
Dirasa pesawat ini masih bisa dialihfungsikan, maka pada tahun 2013 yang lalu, Vindira Company memutuskan untuk membelinya dan memoles ulang pesawat usang ini. Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman askthepilot.com, La Tante DC-10 Restaurant ini mampu menampung 118 pengunjung dan memiliki warna yang cukup unik pula – hijau karena mengikuti permintaan dari pihak sponsor, merk beer lokal di Ghana.
Sumber: askthepilot.com
Ruang makan utama di La Tante DC-10 Restaurant menggunakan ruang yang dulunya digunakan sebagai kabin Economy Class. Untuk segi penganannya, restoran ini menyajikan beragam makanan khas Ghana dengan banderol harga yang cukup ramah dompet. Agar nuansa pesawatnya tetap kental, pramusaji di La Tante DC-10 Restaurant mengenakan seragam khas pramugari – lengkap dengan keramah-tamahannya serta senyum yang tidak pernah pudar.
Baca Juga: Ada Sosok Boeing 737 Misterius di Bali, Kini Jadi Obyek Foto Favorit Para Pelancong
Jika Anda tidak ingin menyantap makanan berat, Anda bisa bersantai di lounge yang terletak di bagian depan pesawat – dulunya digunakan sebagai kabin First Class. Namun berdasarkan perkembangan terakhirnya, La Tante DC-10 Restaurant sudah kehilangan sponsornya dan kini tubuh si mantan armada Ghana Airways ini berubah warna menjadi putih.
Awal Desember 2018 kemarin menjadi sangat berarti bagi salah satu manufaktur pesawat raksasa, Boeing, dimana perusahaan yang dipimpin oleh Dennis Mullenburg ini baru saja mengirimkan armada Boeing 787-900 ke-787-nya kepada China Southern Airlines. Sudah barang tentu, pencapaian ini tidaklah hanya sebatas predikat kosong, melainkan sebuah pertanda bahwa produk Boeing Dreamliner memang diminati oleh banyak maskapai yang tersebar di seluruh penjuru dunia.
Baca Juga: Sah! Singapore Airlines Terima Boeing 787-10 Perdananya
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman australianaviation.com.au (18/12/2018), President & CEO Boeing Commercial Airlines, Kevin McAllister mengatakan bahwa ekspansi bisnis Boeing di sektor pesawat wide body semacam Boeing 787-900 ini juga secara tidak langsung menyiratkan kemampuan perusahaan yang andal dalam membangun moda transportasi udara.
“Pengiriman ini merupakan tonggak penting dalam sejarah perusahaan dan menjadi bukti bagi dunia bahwa tim kami di Boeing sangatlah luar biasa dalam urusan membangun pesawat udara – paling andal di dunia,” ujar Kevin.
“Pengiriman ini juga mencerminkan kemampuan khusus dari 787 Dreamliner. Armada yang terus berkembang akan berimplikasi kepada efisiensi yang tak tertandingi, pembukaan rute baru bagi pihak maskapai, dan memberikan pengalaman penumpang yang luar biasa,” imbuhnya percaya diri.
Jika ditarik mundur ke belakang, armada Boeing 787 pertama kali dikirimkan pihak Boeing kepada All Nippon Airways (ANA) pada September 2011 silam. Sejak saat itu, lanjut Kevin, armada wide body ini telah memboyong lebih dari 300 juta penumpang di lebih dari 1,5 juta penerbangan. Lebih mundur lagi, adapun penerbangan perdana dari Boeing 787 ini terjadi pada 15 Desember 2009.
Baca Juga: Tawarkan Paket Menarik, Scoot Layani Penerbangan Umrah dengan Boeing 787 Dreamliner
Kendati menyandang predikat sebagai perusahaan asal Amerika Serikat, namun hampir 35 persen airframe dari Boeing 787 ini dibuat di daerah Nagoya, Jepang. Selain itu, dua maskapai terbesar di Jepang, ANA dan Japan Airlines juga mengoperasikan lebih dari 100 armada Boeing 787.
“Pesawat ini seperti sudah menjelma menjadi simbol besar yang merepresentasikan hubungan baik antara pihak Boeing dengan Jepang, sumber kemitraan terdepan Boeing di dunia,” tutur Presiden Boeing Jepang, Brett Gerry.
China Southern Airlines resmi mengorder 12 unit Boeing 787-900 senilai US$3,2 miliar, dan pada awal Desember 2018 merupakan pengiriman pesanan terakhir untuk China Southern.
Kentut alias buang angin adalah aktivitas biologis yang lumrah dialami setiap saat. Namun dari kentut pula bisa menjadi pangkal masalah, lantaran bau tak sedap yang dikeluarkan ‘terperangkap’ di dalam gerbong kereta komuter yang padat penumpang di jam-jam sibuk.
Baca juga: Kentut di Tempat Umum Ternyata Ada Aturannya!
Karena menyangkut ‘aib,’ penebar bau kentut rata-rata tidak ada yang berani mengaku. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman soranews24.com (14/12/2018), baru-baru ini ada seorang penumpang pria yang dituduh penumpang wanita bahwa dirinya kentut karena berada didepannya. Kemudian seorang pengguna Twitter di Jepang dengan akun bernama @yyamadada saat itu berada di kereta yang penuh sesak, suasana tiba-tiba pecah karena seorang wanita menuduh pria didepannya kentut.
Akun tersebut menjelaskannya dalam tweet-nya. “Saya berada di kereta api, dan wanita yang berdiri disamping saya melihat ke pria paruh baya yang berdiri di depannya. Anda kentut kan? kata wanita itu dengan marah sambil berkata, baunya sangat tidak enak,” tulis @yyamadada.
Pria paruh baya tersebut kemudian membalas ocehan wanita itu, “Kau yang kentut! Jangan mencoba menyalahkan orang lain!”
Hal itu membuat suasana di kereta yang awalnya tenang jadi ribut. Sampai ada penumpang yang berkata, “Tidak bisakah kita semua tetap tenang dan sabar?”
Dalam celetukan selanjutnya di Twitter @yyamadada membuat pengakuan yang cukup mencengangkan. “Ngomong-ngomong, orang yang benar-benar kentut waktu itu di kereta adalah aku,” tulisnya.
Dalam pembelaan @yyamadada, ketika kereta api dikerumuni di Jepang, tidak ada cara untuk pindah ke gerbong lain, dan dia mungkin terlalu malu untuk mengakui perannya sebagai sumber bau jika dia masih memiliki perjalanan panjang sampai stasiun yanb dituju.
Baca juga: Kandungan Gas dalam Usus Meningkat, Inilah Pangkal Fenomena ‘Kentut’ Selama Penerbangan
Beberapa pengguna Twitter mengomentari tweet tersebut, “Dude, Anda seharusnya minta maaf dan bertanggung jawab dengan memberi tahu mereka agar Anda dan semua orang bisa tertawa bersama-sama.”
Memang, kentut di dalam tempat sempit dan membuat bau merupakan hal yang tidak bisa ditahan, apalagi seperti dalam kereta saat jam sibuk. Nah, buat Anda sendiri, pernahkah kentut di kereta hingga sampai menyebabkan keributan?
Setiap orang memiliki destinasi pilihannya masing-masing, hal tersebut juga dirasakan oleh para awak kabin maskapai internasional yang banyak mendatangi destinasi di manca negara. Mungkin beberapa tempat yang menjadi pilihan awak kabin tersebut menjadi salah satu destinasi favorit Anda.
Baca juga: Inilah 10 Destinasi Favorit Pelancong Milenial Indonesia Versi Scoot
Nah, intip yuk dimana saja sih destinasi favorit para awak kabin? Dirangkum KabarPenumpang.com dari laman thisisinsider.com, berikut sepuluh awak kabin dengan destinasi favorit mereka.
Zanzibar, Tanzania
Salah satu yang disebut pulau terindah di dunia ini berada di Pulau Afrika Timur. Letaknya sangat mudah dijangkau dan kerap kali dipuja oleh awak kabin yang ditugasi ke berbagai tujuan penerbangan. Awak kabin Emirates menyebutkan pulau ini sebagai pulau terindah di dunia karena tidak diragukan lagi pemandangan pantai di pulau tersebut. Bila dalam kata pencarian akan mengungkapkan beberapa pantai yakni Pantai pantai Mangapwani, Pwani, Mchangani dan Uroa.
Maui (Insider)Maui, Hawaii
Seorang awak kabin HQ, Kara Mulder yang juga penulis blog The Flight Attendant Life, mengungkapkan bahwa tempat favoritnya adalah Maui di Hawaii. “Aku tidak bekerja terlalu banyak di malam hari, tapi aku akan sering terbang ke Maui, Hawaii. Aku suka Maui karena pantai, cuaca dan olahraga, seperti kitesurfing dan dayung.”
Bali, Indonesia
Tak perlu diragukan, salah satu destinasi favorit pelancong domestik dan internasional ini berada di Pulau Dewata. Ternyata Ji-Young Kim salah seorang awak kabin yang menulis di blog The Classsy Cloud memilih Bali untuk beristirahat ketika dirinya punya waktu berlibur sendirian. Dia mengatakan selancar, matahari terbenam dan makanan enak sebagai alasannya untuk menentukan peringkat hot spot favoritnya. Spa pun menjadi nilai tambah yang dikatakan oleh Kim.
“Perawatan spa sangat besar di Bali dan saya suka dimanjakan dengan pijatan dan bersantai di bak mandi kelopak bunga. Ada cukup banyak hal hal yang bisa dilakukan semua orang,” tulisnya dalam blog.
Hotel Atlantis (Insider)Nassau, Bahama
Natalie Turner, dalam blog The Odyssey menuliskan bahwa The Atlantis Hotel adalah salah satu tujuan utamanya. Dia mengatakan hotel tersebut bisa dibilang terbaik yang pernah ditinggalinya. Interior yang luar biasa dengan menampilkan dekorasi indah. Eksterior sangat besar dengan beberapa fitur luar biasa dan ada patung kuda laut besar dengan arsitekturalnya.
“Selain arsitekturnya yang mengesankan, fasilitasnya adalah tempat menyenangkan yang sesungguhnya. Atlantis memiliki banyak sumber hiburan yang menawan baik di dalam maupun di sekitar tanahnya, dari perosotan airnya yang sangat besar (menyerupai Aztec Ziggurat) hingga akuarium sub-surficial di mana Anda dapat mengamati kehidupan laut dari perspektif baru (di terowongan bawah laut),” tulis Turner.
Namun, salah satu atraksi yang lebih terkenal adalah kasino mereka. Anda akan memenangkan beberapa, dan Anda akan kehilangan sebagian, tetapi intinya adalah untuk bersenang-senang, dan itu dijamin praktis. Ini bersama dengan layanan top-notch dan cuaca yang fantastis adalah bagaimana hal itu dipadatkan tempatnya di # 1 dalam daftar.
Italia
Negara yang menjadi incaran banyak para pelancong. Ini dikarenakan setiap sudut kota di negara ini luar biasa. Seorang pramugari dan penulis di New York Times, Heather Poole mengatakan, tidak benar-benar memiliki kota favorit. Tapi negara favoritnya adalah Italia. Dia mengaku, setiap kota di Italia membuatnya bahagia.
Dublin (Insider)San Francisco, California
Mary Kalymnou mengatakan, jangan beritahu dunia kalau kota favoritnya adalah San Francisco. Dia berpesan, saat berada di San Francisco jangan lupa mampir ke toko buku lokal dan mengunjungi pasar petani ketika kota tengah ramai.
Dublin, Irlandia
Joe Thomas, menulis beberapa hal yang terbaik di Dublin seperti bangunan bersejarah seperti gedung tertua di Dublin, Gereja Katedral Kristus, Universitas Trinity dan Perpustakaan Lama. Bahkan trotoar tidak rata serta minuman yang lezat pun tak terlewatkan olehnya. Dublin adalah tempat liburan yang sangat baik bagi mereka yang menyukai suasana sosial dan jika Anda dan kru Anda menghargai bir, perjalanan ke Guinness Storehouse Tour akan selesai.
Taman Nasioanl Namib-Naukluft, Namibia
Erika Bisbocci seorang awak kabin memasukkan Namibia sebagai destinasi favoritnya di dunia. Diblognya sendiri, Erika mengatakan, Namibia adalah negara yang indah dan penuh warna dengan lanskap gurun yang tak ada habisnya. Margasatwa yang luar biasa serta kota-kota kolonial yang indah. Tempat favoritnya adalah Sossusvlei, ini adalah sebuah Taman Nasional Namib-Naukluft dan kota terdekatnya Windhoek.
Namibia (Insider)
“Tugas yang menakutkan untuk menangkap kunjungan saya ke Sossusvlei telah menyebabkan saya menunda posting tentang tujuan karena saya tahu bahwa deskripsi saya akan sia-sia,” tulisnya.
Hamburg, Jerman
Elisa Valentiina, seorang pramugari dengan pengikut Instagram yang banyak, mengungkapkan dalam sebuah foto bahwa kota favoritnya adalah Hamburg, Jerman.
“Minggu berjalan melalui kota favorit saya. Cinta berada jauh tetapi selalu baik untuk kembali!” tulisnya.
Valentiina menyarankan, ketika di kota, pastikan untuk mencoba beberapa makanan laut.
Baca juga: Inilah 10 Destinasi Favorit Pelancong Milenial Indonesia Versi ScootBuenos Aires, Argentina
Ximena Eskenazi Rios, seorang awak kabin dari Chili, mengatakan alah satu tempat favoritnya untuk dikunjungi adalah Buenos Aires, Argentina. Dia mengatakan, Puerto Madero memiliki makanan terbaik.
“Restoran di Puerto Madero luar biasa! Saya suka Las Lilas dan Siga la Vaca. Salah satu tempat favorit saya di kota adalah Jardín Japonês, tempat yang magis dan damai. Saya juga merekomendasikan mengunjungi Tigre Delta, yang terletak sekitar 19 mil (30 km) dari Buenos Aires, di mana Anda dapat naik perahu,” akunya.