Cathay Group Borong Enam Unit Pesawat Kargo Airbus A350F, Mampu Bawa Payload 111 Ton

Cathay Group dari Hong Kong menjadi maskapai terbaru yang memesan A350F, menyusul penandatanganan perjanjian pembelian enam pesawat. A350F akan bergabung dengan divisi kargo maskapai ini, Cathay Cargo, dan akan menjadi elemen sentral dalam armada masa depannya, sehingga menghadirkan tingkat efisiensi baru di seluruh jaringan luasnya.

Baca juga: Emirates Bukukan Pesanan 65 Unit Airbus A350-900, Spesial untuk Penerbangan 15 Jam dari Dubai

Saat ini dalam pengembangan, A350F dapat membawa muatan hingga 111 ton dan dapat terbang hingga 4.700 mil laut/8.700 kilometer dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan kapal barang lain yang tersedia saat ini. Hal ini akan memungkinkannya melayani semua pasar kargo berat, termasuk rute pengangkutan terbesar di dunia antara Hong Kong dan Anchorage.

Chief Executive Officer Cathay Group Ronald Lam berkata: “Saat kita memasuki tahun 2024, perjalanan pembangunan kembali kami mendapatkan momentum. Urutan ini menandai komponen penting lainnya dalam investasi kami untuk masa depan. Hal ini mencerminkan kepercayaan Cathay terhadap hub Hong Kong seiring kami menantikan peluang yang diberikan oleh Sistem Tiga Landasan Pacu.”

“Pesawat kargo generasi mendatang yang sangat hemat bahan bakar ini akan memberikan tambahan kapasitas kargo yang penting, memperluas jaringan global kami, dan berkontribusi terhadap tujuan kepemimpinan keberlanjutan kami.”

Christian Scherer, Chief Commercial Officer dan Head of International Airbus mengatakan: “Ada standar baru di bidang kargo dan kami bersyukur bahwa operator kargo udara global yang cerdas seperti Cathay telah bergabung dengan semakin banyak pemain referensi di bidang angkutan udara. industri memilih A350F.”

“Pesawat ini akan cocok dengan armada penumpang A350 Cathay yang sudah ada, sekaligus menurunkan biaya pengoperasian ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar kargo yang semakin kompetitif. Pada saat yang sama, hal ini akan menghasilkan pengurangan emisi karbon yang sangat signifikan dan berkontribusi langsung terhadap tujuan keberlanjutan.”

Ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Trent-XWB97 berteknologi terkini, pesawat ini akan menghasilkan pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon hingga 40% jika dibandingkan dengan 747F versi lama dan setidaknya 20% lebih efisien dibandingkan pesaingnya.

A350F memiliki pintu kargo dek utama terbesar di industri, dengan panjang badan pesawat dan kapasitas yang dioptimalkan sesuai standar palet dan kontainer industri. Lebih dari 70% badan pesawat terbuat dari bahan-bahan canggih, sehingga menghasilkan bobot lepas landas 46 ton lebih ringan dibandingkan turunan pesaingnya. A350F juga merupakan satu-satunya pesawat kargo yang akan sepenuhnya memenuhi standar peningkatan emisi CO₂ ICAO, yang mulai berlaku pada tahun 2027.

Air France-KLM dan Airbus Bentuk Joint Venture untuk Produksi Komponen A350

Sebagai bagian dari keluarga pesawat berbadan lebar paling modern di dunia, A350F juga menawarkan tingkat kesamaan yang tinggi dengan pesawat penumpang A350, sehingga memberikan manfaat tambahan bagi maskapai penerbangan yang sudah menerbangkan model dari keluarga tersebut.

Cathay sudah menjadi salah satu operator A350 terbesar, dengan armada saat ini sebanyak 47 pesawat. Ini termasuk A350-900 dan A350-1000, yang terutama dioperasikan pada jaringan rute jarak jauh milik maskapai tersebut.

Depo Lokomotif Tanah Abang, Primadona Lokomotif Diesel Hidrolik di Zamannya

Yang suka bepergian naik KRL turun di Stasiun Tanah Abang, pasti mengetahui dengan depo lokomotif yang satu ini. Ya, Depo Lokomotif Tanah Abang yang berdekatan dengan stasiunnya ini masih terlihat ramai hingga kini, meski wilayah PT Kereta Api Indonesia Daop 1 sudah memiliki depo lokomotf paling besar dan luas berada di area Cipinang saat ini.

Depo Lokomotif Tanah Abang masih sibuk dengan aktifitasnya untuk pengecekan, perawatan bahkan perbaikan kecil untuk lokomotif yang singgah. Tak hanya lokomotif, depo ini kerap kali dijuluki sebagai depo kereta penting. Tak heran beberapa rangkaian kereta istimewa juga bertengger disini, seperti Kereta Istimewa, Kereta Inspeksi, dan tentu saja Kereta Penolong.

Cara Mudah Pelajari Kodefikasi Batas Kecepatan Kereta Api

Selain itu Depo Lokomotif Tanah Abang juga digadang – gadang sebagai rumah singgahnya Lokomotif Diesel Hidrolik (DH). Tepat sekali, dahulu depo ini didominasi dengan lokomotif bermesin DH ketimbang Elektrik seperti saat ini dengan seri CC.

Lokomotif dengan tipe mesin DH ini sempat memiliki koleksi seri BB 300, BB 303, BB 304, BB 306, dan D 301. Bahkan ada pula sebagai lokomotif DH dikenal denga usianya yang cukup tua yaitu C 300. Berdasarkan data koleksi lokomotif saat itu berjumlah 19 buah. Rangkaian yang ditarik lokomotif ini pun beragam. Namun biasanya lokomotif DH menarik rangkaian penumpang yaitu KA Lokal Rangkasbitung dan KA Lokal Merak. Bahkan saking masih kuatnya, lokomotif DH ini pernah menarik rangkaian batu bara rute Cigading – Bekasi pp.

Perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Tanah Abang kini relatif lebih bagus. Sudah cukup banyak lokomotif saat ini yang singgah di depo. Rangkaian yang ditarik pun tak hanya wilayah Daop 1 saja, melainkan bisa mencapai berbagai kota di Pulau Jawa.

Depo KRL Terbesar di Asia Tenggara, Ternyata Ada di Depok

Namun, ikonik lokomotif yang keluar dari Depo Lokomotif Tanah Abang lebih dominan angkutan kereta barang, seperti angkutan semen, petikemas, dan tentu saja batu bara. Kru yang bertugas pun sudah siap dari mess atau tempat tinggal sementara di samping depo. Meski wilayah depo tidak terlalu luas, dan tidak memiliki turntable, namun tetap aktif perawatan selama 24 jam demi prioritas utama.

PRAS – Cinta Kereta Api

Melawan Lupa! Hanggar Narrow Body Terbesar di Dunia Ada di Indonesia

Mungkin masih lekat di ingatan Anda tentang hanggar narrow body terbesar di dunia yang ternyata berada di Indonesia. Ya, bergerak di bawah naungan PT GMF AeroAsia milik Garuda Indonesia, hanggar yang berlokasi di kawasan Bandara Internasional Soekarno – Hatta, Cengkareng ini didaulat sebagai hanggar narrow body terbesar yang mengadopsi tipe Butterfly – dimana struktur bangunan ini sendiri terbagi ke dalam tiga bagian; dua wings dan area perkantoran serta workshop pada bagian tengahnya.

“Konsep ini berangkat dari keinginan untuk memiliki Hangar berstandar internasional dengan desain yang kreatif. Selain itu, dari sisi operasional juga dipandang lebih efektif karena movement pesawat lebih flexible,” kata Direktur Utama GMF, Richard Budihadianto, dikutip KabarPenumpang.com dari laman garuda-indonesia.com.

Ini Dia Lima Hanggar Terbesar di Dunia, Hampir Semuanya Ada di Amerika Serikat

Tidak hanya memiliki desain yang unik, Hanggar 4 ini juga disebut-sebut menerapkan konsep ramah lingkungan. “Ini (Hanggar 4) merupakan bentuk kepedulian GMF terhadap bumi. Konsep ini diwujudkan dalam konstruksi khusus pada bagian-bagian Hanggar 4, salah satunya adalah skylight pada atap dan kaca panasap pada sisi samping hangar untuk memaksimalkan pencahayaan,” lanjut Richard. “Kami berharap kedepannya Hangar 4 ini mendapat Sertifikasi Green Building oleh Green Building Council Indonesia, dan diikuti oleh sertifikasi internasional,” tambahnya.

Dibangun sejak Januari 2013 dan rampung pada Septermber 2015, Hanggar 4 ini sendiri berdiri di atas lahan seluas 67.022 meter persegi dengan 64.000 meter persegi area produksi dan 17.600 meter persegi area perkantoran. Adapun area hanggar ini mampu mengakomodir sebanyak 16 pesawat narrow body secara paralel yang meliputi pekerjaan perawatan ringan maupun berat, modifikasi winglet, perbaikan struktur, modifikasi interior pesawat, pengecatan dan perawatan lainnya.

Dengan rampungnya Hanggar 4 ini, maka PT GMF AeroAsia secara resmi menggusur Turkish Technic di negara Turki yang sebelumnya menyandang predikat sebagai hanggar narrow body terbesar di dunia.

Lebih lanjut, Richard mengatakan pembangunan Hanggar 4 ini sendiri dilatarbelakangi oleh dukungan GMF terhadap program Quantum Leap Garuda yang akan mengoperasikan pesawat narrow body, regional jet dan pesawat turboprop sebanyak 241 pesawat yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Citilink di tahun 2020, “dan menangkap pasar perawatan pesawat narrow body di domestik dan regional Asia Pasifik yang akan menjadi pemimpin pasar perawatan pesawat terbesar untuk lima tahun ke depan,” tambah Richard.

Baca Juga: DC-9/MD-80, Pesawat Penumpang yang Mampu Melakukan Self-Pusback!

Kendati memiliki bentuk yang hampir sama, namun sebenarnya hanggar terbagi ke dalam beberapa jenis tergantung dari fungsinya – Hanggar 4 GMF merupakan hanggar maintenance yang ditujukan untuk melakukan perawatan terhadap pesawat. Berbeda dengan hanggar yang dimiliki oleh PT Dirgantara Indonesia yang ditujukan untuk merakit/memproduksi pesawat dan beragam alutsista.

Lori, Si Kereta Tebu Yang Kini Sudah Beralih Fungsi

Pernahkah Anda melihat gerobak yang berjalan di atas rel saat Anda menyambangi salah satu pabrik gula terbesar di Yogyakarta, Madukismo? Ya, Lori merupakan salah satu alat transportasi yang digunakan untuk mengangkut tebu saat musim giling tiba.

Apabila kita mengacu kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi dari kata Lori itu adalah gerobak yang berjalan di atas rel. Memang, bentuk dari Lori ini seperti kerangka gerbong kereta tanpa atap yang memiliki tiang penyekat pada bagian sisinya. Lori ditarik oleh sebuah lokomotif. Bentuk dari Lori inilah yang memudahkan petani untuk mengangkut tebu ke pabrik gula.

Dibangun Tahun 1897, Jalur Kereta Lori Pertama di Indonesia Hubungkan Manggarai-Pulomas

Pada era 90-an, khususnya di daerah Yogyakarta, masih banyak lori yang dapat kita jumpai di daerah Madukismo. Lori-lori ini, dulunya, biasa digunakan untuk mengangkut hasil panen dari perkebunan tebu di seluruh daerah sekitaran Yogyakarta menuju pabrik gula Madukismo. Keberadaan Lori di Yogyakarta mulai tersisihkan karena perkembangan jaman. Pabrik gula lebih memilih untuk menggunakan truk sebagai alat pengangkut tebu ketimbang Lori. Perkembangan jaman seperti inilah yang membuat popularitas Lori mulai menurun.

Namun, dibalik merosotnya nama lori sebagai alat pengangkut tebu, masyarakat Yogyakarta kemudian mengalih-fungsikan Lori sebagai salah satu fasilitas wisata edukasi di kawasan pabrik gula Madukismo. Tentu saja Lori yang digunakan bentuknya tidak seperti pada jaman dulu. Sudah banyak perubahan pada kereta tebu ini, seperti gerbong yang didesain sedemikian rupa sehingga pengunjung dapat duduk nyaman selama melakukan tur ini. Pabrik gula Madukismo sendiri berada Padokan, Tirtonirmolo, Bantul, Yogyakarta.

Lain Yogyakarta lain pula dengan Ibu Kota. Keberadaan Lori di Ibu Kota merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh masyarakat di seputaran Kampung Bandan. Di wilayah yang padat penduduk ini terdapat rel yang menghubungkan Stasiun Tanjung Priok dan Stasiun Kota. Namun sayangnya jalur ini sudah tidak terpakai. Melihat sarana yang mulai terbengkalai ini, warga Kampung Bandan kemudian menciptakan suatu alat transportasi yang murah meriah. Mereka membangun Lori yang memiliki kapasitas 4 hingga 6 penumpang.

Lori di Kampung Bandan digunakan untuk mengangkut penumpang. Sumber: antarafoto.com
Lori di Kampung Bandan digunakan untuk mengangkut penumpang. Sumber: antarafoto.com

Tanpa melenceng dari definisinya di KBBI, Lori di sini berbentuk seperti gerobak yang terbuat dari susunan kayu yang berjalan di atas sebuah rel. roda yang digunakan adalah roda besi yang memungkinkan Lori untuk berjalan di atas rel terbengkalai ini. Sebelum menjadi sebuah alat transportasi, Lori digunakan untuk mengangkut drum air untuk keperluan warga sekitar sehari-hari. Namun lama kelamaan, Lori beralih fungsi untuk alat transportasi warga sekitar.

Vintage Livery, Lori Dresin pun Tak Mau Kalah

Selain memudahkan warga sekitar, keberadaan Lori di sini pun digunakan oleh warga sebagai salah satu peluang untuk mencari nafkah. Dengan tarif yang bisa terbilang murah, warga sekitar lebih memilih untuk naik Lori daripada naik ojek. Dengan tarif terjauh (Pangkalan Lori yang tidak jauh dari stasiun Kota) menuju Pasar Nalo sebesar Rp 15.000, dan tarif terdekat sebesar Rp 5.000, penumpang masih bisa menawar harga tersebut. Hal inilah yang membuat Lori menjadi pilihan bagi warga sekitar.

Berbeda dengan Lori yang berada di Yogyakarta, Lori di Kampung Bandan ini didorong menggunakan tenaga manusia, jadi siapa saja yang mendorong Lori ini, akan mendapat upah dari jerih payahnya mendorong kereta yang sudah beralih-fungsi ini.

Hanya Cerita yang Tersisa dari Terowongan KA Wilhelmina di Pangandaran

Terowongan Wilhelmina, terowongan yang diambil dari nama Ratu Belanda Wilhelmina Helena Pauline Maria. Terowongan ini merupakan terowongan kereta api terpanjang yang ada di Indonesia dengan panjang 1.116 meter. Terowongan ini dibangun oleh perusahaan kereta api zaman Belanda bernama Staats Spoorwegen (SS) tahun 1914 lalu dan mulai digunakan sejak 1 Januari 1924.

Baca juga: KA Pangandaran, Kereta yang Tak Sampai Stasiun Pangandaran

Terowongan ini merupakan salah satu terowongan kereta api jurusan jurusan Pangandaran dari Banjar- Cijulang sepanjang 82 km. Pada masa kejayaannya, terowongan Wilhelmina ini sempat disebut terowongan Sumber. Namun sebutan itu hilang termakan waktu karena jalur kereta Banjar-Cijulang berhenti beroperasi akibat biaya operasional dan sedikitnya pemasukan dari para penumpang kereta api di jalur itu.

Dalam pengerjaannya yang hanya selama empat tahun itu mengisahkan banyak cerita dibalik pembangunannya. Pada 1916, penggalian sempat terhenti karena tidak ada tenaga ahli yang mau melanjutkan pekerjaan untuk pembangunan terowongan Wilhelmina ini. Alasannya adalah jalur dan medan yang dilalui sangat sulit, pekerja banyak yang meninggal karena tiba-tiba sakit. Namun Staats Spoorwegen tetap melanjutkan pembangunan jalur ini.

Dinas Pariwisata kabupaten Pangandaran
Dinas Pariwisata kabupaten Pangandaran

Hal ini dikarenakan jalur ini sangat penting untuk mengangkut hasil bumi berupa kopra/kelapa yang berlimpah pada daerah tersebut. Tak hanya itu, awal pembangunan jalur kereta api Banjar – Cijulang ini melatar belakangi kepentingan ekonomi karena banyaknya perkebunan disekitar daerah itu dan sangat memerlukan transportasi yang memadai untuk pengangkutan.

Hingga akhirnya keberadaan jalur kereta api ini menjadi bagian kehidupan di wilayah Kabupaten Ciamis khususnya Banjar dan Cijulang hingga tahun 1980-an. Terowongan Wilhelmina, berbentuk lurus dan panjang, hingga Anda bisa melihat ujung yang satu dari ujung lainnya di terowongan tersebut berupa setitik cahaya.

Terkadang, Anda mungkin tak membayangkan berapa banyak pekerja untuk membangun dengan memahat batuan keras sepanjang satu kilometer lebih ini. Terowongan ini gelap dan dan panjang, sedikit seram karena cahaya yang ada memang sangat sedikit atau benar-benar tak ada cahaya sama sekali kecuali setitik cahaya dari ujung terowongan satunya. Selain melewati terowongan Wilhelmina, jalur ini pun melalui jembatan layang yang tinggi sebagai penopang jalur terowongan ini.

Baca juga: KA Pangandaran Beroperasi, Kini Jakarta-Banjar Jadi Lebih Mudah

Dua tahun lalu, dilansir dari kompas.com (21/42014), saat kampanye calon gubernur, bupati hingga anggota legislatif pada tahun itu berjanji akan membuka jalur kereta api yang eksotis tersebut. Hal itu sempat didengar oleh masyarakat sekitar terowongan Wilhelmina yang berada di Desa Sumber, Pangandaran, namun hal itu hanya sekedar janji dan tak terealisasikan hingga kini.

Jalur yang dulunya sibuki, kini hanya tersisa peninggalan sejarah. Terowongan gelap, rel-rel yang telah hilang, air yang rembes masuk dalam terowongan hingga dipenuhi semak belukar akibat tak terurus. Padahal, terowongan ini menjadi salah satu bukti sejarah adanya jalur kereta api Banjar – Pangandaran – Cijulang. Tak hanya menjadi bukti sejarah, terowongan Wilhelmina juga bisa dimanfaatkan menjadi tempat wisata karena alam di sekitarnya sangat indah.

Ikuti Aturannya, Laptop Aman Digunakan Dalam Penerbangan

Bepergian menggunakan pesawat baik dalam perjalanan bisnis atau hanya sekedar jalan-jalan memang banyak aturannya. Salah satu aturannya adalah pelarangan menggunakan laptop di dalam pesawat yang sedang mengudara. Selain itu, pemeriksaan laptop yang ketat saat dibandara juga sangat merepotkan, namun untuk memudahkan semuanya ada baiknya Anda mengikuti peraturan yang berlaku.

Baca juga: Pengakuan Seorang Hacker: Bisa Jatuhkan Pesawat Penumpang dari Kamar Tidur

Masih ingin menggunakan laptop saat didalam pesawat yang tengah mengudara? Berikut ada beberapa tips yang dilansir dari dummies.com agar Anda bisa menggunakan laptop dalam penerbangan.

wonderliv
wonderliv

Masukkan laptop dalam tas jinjing
Dengan menggunakan tas jinjing akan memudahkan Anda saat pemeriksaan di bandara. Anda jaddi tidak dua kali mengeluarkan laptop dari tas dan dari tas jinjingnya. Biasanya hal ini hanya terjadi di bandara, setelah di daam pesawat, sebenarnya setiap maskapai memiliki peraturan yang berbeda satu sama lainnya dalam membawa dan menggunakan laptop. Dan beberapa maskapai menganggap laptop bukanlah barang bawaan yang terhitung untuk bagasi.

Matikan laptop saat akan lepas landas dan mendarat
Biasanya setiap kali akan lepas landas dan mendarat, pramugari akan mengingatkan untuk menonaktifkan perangkat elektronik Anda. Bila Anda massih menyalakannya, jangan sampai ditegur oleh pramugari. Sebab penonaktifan perangkat elektronik Anda seperti laptop untukmengurangi radiasi dan mengurangi masalah navigasi dengan bandara tempat tujuan Anda.

Tunggu pengumuman aktifkan perangkat
Laptop hampir sama denngan perangkat elektronik lainnya yang Anda bawa. Aktifkan atau nyalakan laptop Anda saat sudah diperbolehkan. Dalam menyalakan laptop, baiknya Anda melihat dan mendengarkan apakah boleh menggunakan perangkat seperti laptop di maskapai yang Anda naiki. Bila boleh nyalakan dan gunakan. Bila tidak diperbolehkan, baiknya Anda menyimpannya sebelum laptop Anda di ambil oleh pramugari. Namun beberapa maskapai saat ini sudah mengijinkan Anda untuk menyalakan laptop sehingga perjalanan bisnis Anda bisa berjalaan dengan baik.

Baca juga: Apa yang Terjadi Bila Penumpang Tidak Menyimpan Laptop dalam Penerbangan?

InterSwitch Connect
InterSwitch Connect

Gunakan mode pesawat
Karena laptop hampir sama degan gadget Anda yang lain. Baiknya nyalakan laptop Anda pada mode pesawat, ini akan memudahkan Anda dalam mengerjakan pekrejaan untuk bisnis atau sekedar bermain game di laptop Anda. Dikutip dari techrepublic.com, Delta Airlines sejak tahun 2009 lalu telah mengumumkan penawaran konektivitas WiFi pada semua penerbangan domestik.

Tidak Lagi Gunakan Toilet “Bolong,” PT KAI Ganti Dengan Septic Tank

Menahan rasa ingin buang air selama perjalanan, terutama dalam melakukan perjalanan yang panjang dan memungkinkan untuk tidak transit memanglah sangat menyiksa. Perjalanan jadi makin terasa amat lama, dan kita semakin gelisah menantikan kendaraan kita menepi.

Baca juga: Bertarung Melawan Bau Busuk, Inilah Peran Petugas Pembersih Limbah Toilet Kereta

Apabila Anda berkendara menggunakan bis, travel atau mobil pribadi, tentu hal ini bukan menjadi masalah yang serius. Anda dapat meminta sopir untuk menepi di sebuah stasiun isi bahan bakar yang biasanya terdapat WC umum. Tapi apabila Anda menggunakan kereta api, pesawat, atau perahu layar? Tentu saja kendaraan umum seperti kereta, pesawat, dan perahu memiliki toilet yang bisa digunakan sepanjang perjalanan.

Sebagai gambaran, kita ambil contoh toilet di kereta api. Toilet ini berukuran tidak terlalu besar, beralaskan besi dan tentu saja terus bergerak mengikuti gerakan kereta api. Perlu tingkat keseimbangan yang cukup untuk menggunakan toilet di kereta api ini, kalau tidak, bisa saja kita terpeleset karena bahan lantainya yang terbuat dari besi. Biasanya terdapat sebuah jendela yang terbuka di dalamnya, bertujuan agar sirkulasi udara tetap normal, walaupun di toilet kereta api sudah ada exhaust.

Selain itu, di dalamnya juga terdapat sebuah wastafel kecil untuk mencuci tangan lengkap dengan sabunnya. Tepat di atas wastafel, terdapat sebuah cermin apabila kita hendak bersolek, walaupun agak sedikit susah. Juga ada tempat sampah yang sudah diberikan oleh pihak PT KAI agar penumpang yang telah menggunakan toilet tersebut tidak membuang sampah sembarangan. Air di toilet kereta ini juga bisa dibilang bersih, terlihat dari airnya yang bening dan tidak berbau.

Toilet ini biasanya kita temui di kereta yang melakukan perjalanan keluar kota (perjalanan jauh), maka dari itu tidak ada toilet di commuter line. Posisi dari toilet itu sendiri berada di samping pintu kereta, dan setiap gerbong biasanya dilengkapi dengan dua toilet.

Ketika Kabarpenumpang.com mencoba untuk menggunakan toilet tersebut, memang agak sedikit sulit untuk berdiri tegak karena badan kereta yang terus bergerak. Namun tidak ditemukan adanya gambar tempel yang cukup menarik perhatian di dalamnya, yaitu himbauan agar kita menggunakan toilet ini dalam keadaan kereta melaju, bukan saat berhenti.

Ternyata setelah diperhatikan, toilet dalam kereta Argo Parahyangan yang ditumpangi ini sudah berubah menjadi kereta api dengan sistem toilet tampung, bukan lagi toilet yang bolong (tidak memiliki bak penampung) dan langsung dibuang ke rel seperti dulu. Sistem toilet seperti ini tentu saja merugikan warga yang tinggal di sekitaran rel. tidak menutup kemungkinan, mereka mencium bau-bau yang kurang sedap dari sistem toilet yang lama.

penampakan toilet bolong kereta api. sumber: bocahinfo.files.wordpress.com
penampakan toilet bolong kereta api

Baca juga: Mules Saat Kereta Terakhir, Siswa di Jepang Terkunci di Toilet Stasiun

Maka dari itu, pada tahun 2010 silam, PT KAI memberikan solusi untuk masalah toilet tanpa bak penampung yaitu dengan mengoperasikan sistem KA ramah lingkungan, yaitu toilet yang telah dilengkapi dengan bak penampung kotoran (septic tank). Selain itu, bak-bak tersebut rutin dibersihkan agar tidak menimbulkan bau kurang sedap di toilet kereta.

Selain itu, petugas kebersihan kereta pun menambahkan mikroba pengurai, dengan tujuan agar saat bak dibersihkan, kotoran akan berubah menjadi cairan dan tidak menimbulkan bau tak sedap. Terobosan yang dibuat oleh PT. Industri Kereta Api (PT. INKA) bertujuan unuk meningkatkan kualitas pelayanan dari PT. KAI sendiri, bukan hanya terhadap pengguna jasanya, tapi juga pada masyarakat yang tinggal di sekitaran rel, yang mungkin terganggu oleh bau kurang sedap dari sistem toilet kereta api tanpa bak penampung.

MTI Kritisi Janji Anies Bangun Kereta Banjarbaru-Banjarmasin: Jangan PHP Masyarakat

Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengkritisi janji kampanye calon presiden (Carpres) Anies Baswedan. Diketahui Capres nomor urut 1 itu berjanji akan membangun kereta api Banjarbaru-Banjarmasin saat terpilih menjadi Presiden ke-8 nanti.

Baca juga: Kereta Uap Kalimantan, Pelancong Diajak Jelajah Hutan Borneo Tanpa Pendingin Udara

Menurut Djoko, mobilitas di Banjarbaru-Banjarmasin saat ini belum terlalu membutuhkan transportasi berbasis rel. Sebab demand-nya masih rendah. Karenanya, ia menyarankan agar lebih mengedepankan dan mengembangkan transportasi bus atau angkutan perkotaan Trans Banjarbakula (program BTS) yang sudah lebih dahulu ada.

Setelah ekosistem masyarakat untuk menggunakan transportasi umum ini mulai terbentuk dan membudaya, ditandai dengan semakin tingginya okupansi bus, lanjutnya, Wakil Ketua MTI yang juga dosen Teknik Sipil di Universitas Katolik Soegijapranata ini mengungkapkan bukan berarti bisa langsung membangun kereta api, melainkan menambah armada bus dan mengerahkan bus yang lebih besar.

Ia mengingatkan agar tak terlena memberikan janji kampanye. Lebih dari itu, membangun transportasi umum jangan terburu-buru, harus dimulai secara bertahap sampai ekosistemnya terbentuk.

“Kita bertahap saja lah, dilihat demand-nya tinggi yaa tidak ada salahnya (bangun kereta api). Tapi, itu tadi, jangan di-PHP-in masyarakat sana lah. Nanti subsidinya terlalu besar kan negara rugi kan penduduknya belum terlalu banyak. Kalau saya cenderung busnya dulu,” katanya.

“Kurang-kurang sedikit, busnya bus gandeng (setelah ramai peminat). (saat ini) masih pakai bus sedang itu. Itu pun belum penuh. Tetapi dibanding kota-kota lain lumayan,” jelasnya kepada KabarPenumpang.com di sela-sela Rakernas MTI di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Rabu (6/12/2023).

Kantor Pusat SkyWay Technlogies di Rusia Dibekukan, Kalimantan Batal Punya Kereta Langit

Dalam pengamatannya, untuk lima tahun ke depan bukan hal mudah membangun Kereta Api Banjarbaru-Banjarmasin mengingat demand-nya rendah. Kalau pun tetap dipaksakan, lanjut Djoko, bisa saja dalam waktu lima tahun KA tersebut selesai dibangun. Tetapi setelahnya tidak ada penumpang.

Meski begitu, ia tak menampik bahwa mobilitas kota Banjarbaru dan Banjarmasin sangat tinggi layaknya Jakarta dan Bogor sehingga sangat membutuhkan adanya transportasi umum yang layak dan dapat diandalkan masyarakat. Itu bisa dilakukan dengan cara memaksimalkan program BTS Trans Banjarbakula.

Tawarkan Hadiah 30.000 Euro, Airbus dan BMW Group Luncurkan Kompetisi Komputasi Kuantum

Airbus dan BMW Group meluncurkan Tantangan Komputasi Kuantum global bertajuk “The Quantum Mobility Quest” untuk mengatasi tantangan paling mendesak dalam penerbangan dan otomotif yang masih tidak dapat diatasi oleh komputer klasik.

Baca juga: CEO BMW: “Harga Mobil Listrik Tidak Akan Pernah Murah”

Tantangan ini merupakan tantangan pertama yang mempertemukan dua pemimpin industri global untuk memanfaatkan teknologi kuantum untuk aplikasi industri di dunia nyata, membuka potensi untuk menciptakan solusi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan aman untuk masa depan transportasi.

“Ini adalah saat yang tepat untuk menyoroti teknologi kuantum dan potensi dampaknya terhadap masyarakat kita. Bermitra dengan pemimpin industri seperti BMW Group memungkinkan kami untuk mematangkan teknologi seiring dengan kebutuhan kami untuk menjembatani kesenjangan antara eksplorasi ilmiah dan potensi penerapannya. Kami mencari mahasiswa, PhD, akademisi, peneliti, perusahaan rintisan, perusahaan, atau profesional terbaik di bidangnya, di seluruh dunia untuk bergabung dalam tantangan kami guna menciptakan perubahan paradigma besar-besaran dalam cara pembuatan dan penerbangan pesawat terbang,” kata Isabell Gradert, Wakil Presiden Pusat Riset dan Teknologi di Airbus.

“Menyusul kesuksesan Quantum Computing Challenges edisi sebelumnya yang diselenggarakan oleh BMW Group dan Airbus, kami bersiap menyambut gelombang inovasi baru, mengeksplorasi kemampuan teknologi untuk keberlanjutan dan keunggulan operasional.” kata Dr. Peter Lehnert, Wakil Presiden, Teknologi Riset di BMW Group. “BMW Group jelas bertujuan untuk memposisikan dirinya di persimpangan teknologi kuantum, ekosistem global, dan solusi mutakhir. Dengan melakukan hal ini, kami sangat percaya pada kemajuan besar dalam hal bahan ramah lingkungan untuk baterai dan sel bahan bakar, untuk menghasilkan desain yang unik dan efisien, atau untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan pada Produk Grup BMW”.

Komputasi kuantum memiliki potensi untuk meningkatkan kekuatan komputasi secara signifikan dan memungkinkan operasi paling kompleks yang bahkan menantang komputer terbaik saat ini. Khususnya, bagi industri berbasis data seperti sektor transportasi, teknologi baru ini dapat memainkan peran penting dalam simulasi berbagai proses industri dan operasional, sehingga membuka peluang untuk membentuk produk dan layanan mobilitas masa depan.

Kandidat diundang untuk memilih satu atau lebih pernyataan masalah: peningkatan desain aerodinamis dengan pemecah kuantum, mobilitas otomatis masa depan dengan pembelajaran mesin kuantum, rantai pasokan yang lebih berkelanjutan dengan optimalisasi kuantum, dan peningkatan penghambatan korosi dengan simulasi kuantum. Selain itu, kandidat dapat menampilkan teknologi kuantum mereka sendiri yang berpotensi mengembangkan aplikasi asli yang belum dieksplorasi di sektor transportasi.

Tantangan ini diselenggarakan oleh The Quantum Insider (TQI) dan dibagi menjadi dua bagian, fase empat bulan di mana peserta akan mengembangkan kerangka teoritis untuk salah satu pernyataan yang diberikan, dan fase kedua di mana finalis terpilih akan menerapkan dan membandingkan solusi mereka. . Amazon Web Services (AWS) memberikan kandidat kesempatan untuk menjalankan algoritma mereka pada layanan komputasi kuantum cloud.

BMW Hadirkan Dynamic Cargo E-trike yang Tak Perlu Dilipat Ketika Naik Eskalator

Juri yang terdiri dari pakar kuantum terkemuka dunia akan bekerja sama dengan pakar dari Airbus, BMW Group, dan AWS untuk mengevaluasi proposal yang diajukan dan memberi penghargaan kepada satu tim pemenang dengan hadiah €30.000 di masing-masing dari lima tantangan, pada akhir tahun 2024.

Airbus A380 Emirates Rute Perth – Dubai Alami Turbulensi Parah, 14 Orang Cidera Serius

Turbulensi terjadi secara tiba-tiba yang mengakibatkan beberapa penumpang terlempar dari tempat duduknya. Lusinan penumpang dalam penerbangan Emirates dari Perth (Australia) ke Dubai (Uni Emirat Arab) terluka setelah pesawat mengalami turbulensi parah. Pesawat A380 mengalami turbulensi saat mendekati Teluk Persia, menyebabkan 14 orang memerlukan perhatian medis.

Baca juga: Kurangi Efek Turbulensi, Sebaiknya Pilih Kursi di Dekat Sayap

Pada Senin malam, penerbangan Emirates EK421 dari Bandara Perth (PER) ke Bandara Internasional Dubai (DXB) lepas landas sekitar pukul 22:30. Namun, saat mendekati tujuannya, pesawat dilanda turbulensi yang kuat sehingga menyebabkan kekacauan di dalam kabin.

Diberitakan pertama kali oleh The West Australian, turbulensi yang terjadi begitu dahsyat hingga beberapa penumpang menghantam atap kabin, sementara sebanyak 14 orang dilaporkan memerlukan perawatan medis atas luka-luka yang mereka alami. Emirates mengatakan bahwa “sejumlah kecil” penumpang dan awak pesawat terluka akibat turbulensi tersebut.

Menurut pengguna X MattRPD, turbulensi tersebut “muncul begitu saja”, yang sayangnya terjadi saat banyak penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman. Penumpang lain mengatakan pilot meminta semua orang untuk duduk dan memasang sabuk pengaman, namun turbulensi terjadi beberapa saat kemudian.

Penerbangan tersebut akan mendarat tanpa insiden lebih lanjut di Dubai sekitar pukul 04:45 waktu setempat pada Selasa pagi. Pesawat yang terlibat – sebuah Emirates Airbus A380 dengan registrasi A6-EEV – tetap berada di Dubai sejak 4 Desember.

Karena beberapa penumpang dan awak yang terluka memerlukan perhatian medis, awak Emirates dan sukarelawan yang memenuhi syarat secara medis datang membantu mereka saat penerbangan masih mengudara. Selain itu, mereka dibantu oleh para profesional medis terlatih yang memberikan dukungan melalui jaringan satelit.

Enam Jenis Turbulensi Pesawat, Mana yang Paling Sering Terjadi?

Beberapa analis iklim percaya bahwa perubahan iklim yang berkelanjutan akan mengakibatkan lebih banyak gejolak. Tentu saja ada banyak insiden yang cukup buruk untuk menjadi berita utama dalam beberapa bulan terakhir, termasuk insiden yang melibatkan Hawaiian Airlines dan JetBlue, yang menyebabkan beberapa kasus harus dirawat di rumah sakit.