Banjiri Produk UMKM Indonesia di Luar Negeri, Smartcity.Storage Gandeng PT Mata Pensil Globalindo

Smartcity.Storage menggandeng PT Mata Pensil Globalindo dalam mendorong UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Indonesia Go Internasional, bersama VTP Logistic dan Indonesia In Your Hand. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan bisa membawa lebih banyak produk-produk UMKM di mancanegara.

Baca juga: Dinas Perhubungan dan DPRD Bengkalis Jajaki Teknologi Automatic Vehicle Classification dari PT Mata Pensil Globalindo

“Kami ingin membanjiri luar negeri dengan produk-produk buatan dalam negeri (Indonesia) di masa mendatang,” kata Amiranto Adi Wibowo, saat ditemui di kantor fulfillment center Smartcity.Storage di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis, (16/12).

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini, UMKM di Indonesia pada khususnya dan seluruh pelaku bisnis pada umumnya, mengalami kesulitan dalam memasarkan produk-produknya ke luar negeri, terutama berkenaan dengan gudang atau fulfillment. Karenanya, Smartcity.Storage hadir untuk menjembatani itu.

“Smartcity.Storage adalah sebuah sistem fulfillment center di dalam dan luar negeri khusus produk-produk UMKM Indonesia yang hendak menyimpan stok barang di luar negeri, dimana kami terintegrasi dengan marketplace kenamaan dunia seperti Amazon.com dan Bol.com,” tambahnya.

“Solusi kami berupa pengiriman, penyimpanan produk, promosi, dan penjualan. Keempat itu adalah isu utama bagi pelaku industri dan UMKM. Nah, Smartcity.Storage menjembatani mereka agar mempermudah dalam hal logistik salah satunya pengiriman melalui udara dan laut menggunakan VTP Logistic,” jelasnya.

“Setelah barang sampai di gudang di luar negeri, kami bersama Indonesia In Your Hand akan menjual barang tersebut sesuai dengan kebutuhan di negara tersebut,” tambahnya.

Bagi pelaku UMKM yang ingin mengirimkan ekspor ke luar negeri, mula-mula mereka harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Kemudian produknya dititipkan ke gudang di Jakarta. Data-data dari produk tersebut kemudian dikirim ke luar negeri dan dikurasi oleh Indonesia In Your Hand untuk dicarikan market yang sesuai dengan produk tersebut.

Setelah barang yang hendak diekspor menemui buyer potensial di sebuah negara dan sesuai spek yang dibutuhkan, maka barang tersebut bisa dikirim melalui rekanan Smartcity.Storage. Bagi UMKM yang belum mampu membayar biaya pengiriman, disediakan berbagai solusi untuk itu.

Begitu sampai di gudang di luar negeri, barang dijual di marketplace rekanan seperti Amazon.com dan Bol.com dan ludes terjual.

“Sejauh ini kami sudah pernah mengirim produk-produk dari UMKM Binaan rekanan, seperti peci, tas, tikar rotan, talenan kayu, ke Australia, Belanda, dan Kanada,” tutupnya.

Smartcity.storage disebutnya memiliki warehouse di beberapa negara di antaranya di kota Sydney-Australia, Auckland-New Zealand, Bedeque-Kanada, Madrid-Spanyol, Zutphen-Belanda, Helsinki-Finlandia serta Jakarta dan Makassar-Indonesia yang terintegrasi dengan marketplace setempat sehingga memudahkan proses penjualan yang akan mempertemukan produk-produk UMKM dengan para buyer.

Mengingat besar dan luasnya jangkauan barang yang akan dituju, Smartcity.Storage menggandeng PT Mata Pensil Globalindo dalam management fulfillment center atau multi warehouse baik domestik dan luar negeri secara real time, agar lebih sistematis, aman, dan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan dengan pendekatan teknologi.

Baca juga: PT Mata Pensil Globalindo Raih Hak Cipta Teknologi “Automatic Vehicle Classification”

Pendekatan teknologi yang dimaksud mencakup mentracking barang, manajemen gudang, cloud system peruntukan user dan klien, dan sebagainya.

Ke depan, Smartcity.Storage bertekad ingin membanjiri produk-produk UMKM Indonesia di luar negeri dengan berbagai strategi, seperti pendampingan produk, pengurusan izin ekspor, sertifikat produk, pembiayaan, dan sebagainya.

Buang Makanan dan Sisa Sampah di Lorong Kabin, Penumpang Dihujat Warganet

Perjalanan menggunakan pesawat bisa menjadi salah satu tantangan dan cobaan yang tidak nyaman bahkan melelahkan baik itu jarak pendek atau panjang. Apalagi jika Anda dihadapkan dengan penumpang yang menjengkelkan serta kasar dan harus dihadapi selama penerbangan berlangsung.

Baca juga: Diusir dari Penerbangan, Seorang Penumpang Viral di TikTok. Ternyata Begini Ulahnya

Hal ini biasanya membuat penerbangan tidak menyenangkan dan Anda bisa saja muak karena hal tersebut. Seorang pengguna Reddit merasakan hal tersebut saat dirinya naik pesawat belum lama ini. Dia duduk tepat dibelakang seorang pria yang tampak tidak senang dengan makanan yang disajikan dalam penerbangan tersebut.

Pria itu dicap “tidak dapat dipercaya” dan “berhak”. Foto: reddit.com@Headleygamy

Dilansir KabarPenumpang.com dari mirror.co.uk (9/8/2021), penumpang pria itu sepertinya sudah menikmati makanannya dan kemudian membuang sisa makanan serta bungkus kosong ke lorong samping tempat duduknya. Sehingga area sekitarnya tertutup sampah.

“Pria membuang makanannya ke lorong setelah dia makan apa yang dia inginkan,” ujar pengguna Reddit tersebut.

Postingan itu menerima beberapa komentar dari pengguna lain yang terkejut dengan tindakan pria itu. Bahkan banyak yang menyarankan agar dia dikeluarkan dari semua penerbangan di masa depan.

“Itu seharusnya otomatis ditambahkan ke daftar larangan terbang,” ujar seorang warganet.

Sementara yang lain berkata, “Luar biasa. Saat itulah Anda menepuk bahunya dan berkata, ‘Pak, saya yakin Anda menjatuhkan sesuatu’, atau gunakan metode menggosok hidung.”

Yang lain marah pada perilaku “sampah” pria itu dan bertanya-tanya berapa banyak “mimpi buruk” yang harus dia hadapi setiap hari.

“Mari kita lupakan sejenak betapa sampah ini dan fokus pada kepribadiannya. Bayangkan bekerja dengannya, bayangkan menjadi istri, bayangkan menjadi tetangga, atau siapa saja yang harus berurusan dengannya setiap hari. Sungguh mimpi buruk dari sikap yang buruk,” ujar yang lainnya.

Baca juga: Viral! Ngadu Diperkosa Penumpang, Pramugari American Airlines Malah Dipecat

Tak hanya itu, ada pula yang mengatakan, itu sebuah masalah dan membuat mereka yang juga penumpang pesawat marah.

“Bagaimana dia bisa begitu berhak!?” tulis yang lainnya.

Mengapa Mesin Jet Sangat Andal? Berikut Ulasannya

Meski gagal bersinar, peran pesawat De Havilland Comet dalam mempelopori terbukanya lembaran baru dunia dirgantara global menyambut era mesin jet patut diapresiasi. Sampai saat ini, mesin jet terus diandalkan oleh seluruh jenis dan tipe pesawat. Pertanyaannya, mengapa demikian?

Baca juga: Bagaimana Cara Mesin Pesawat Dipasang? Berikut Ulasannya

Jawaban atas pertanyaan itu sudah pasti tidak begitu mudah tetapi tidak pula begitu sulit sampai tidak bisa dijawab.

Mesin jet adalah bagian yang paling mahal dari sebuah pesawat terbang. Meskipun biaya maintenance, repair, and overhaul (MRO) atau perawatan mesin pesawat tergolong mahal, namun, itu tidak ada harganya bila dibandingkan pesawat mengalami kecelakaan ataupun di-grounded berkepanjangan lantaran kerusakan mesin.

Pasar aero-engine MRO setiap tahunnya bernilai lebih dari US$2,5 miliar atau lebih dari Rp35 triliun (kurs 14.021). Dari jumlah tersebut, maskapai banyak mengeluarkan uang untuk perawatan dan perbaikan bilah turbin, bantalan atau bearings, dan sistem kontrol mesin, dimana ketiganya didapuk sebagai bagian mesin yang paling mahal.

Secara umum, biaya perawatan mesin jet pesawat mencapai US$12 juta hingga lebih dari US$45 juta atau Rp633 miliar (kurs 14.021).

Meskipun didesain untuk bisa beroperasi di segala kondisi, mesin jet pesawat tetap saja sewaktu-waktu bisa mengalami kehausan, hasil dari gesekan, getaran, suhu panas ekstrem, dan korosi atau karat; termasuk di dalamnya akibat benda agak besar masuk ke dalam mesin, seperti burung atau bird strike dan sebagainya.

Dalam keadaan normal, mesin jet pesawat bisa tahan samapi 15 ribu jam terbang. Namun, pada tahun 2019, mesin Rolls-Royce Trent 700 menyelesaikan lebih dari 50.000 jam terbang bersama Aeroflot Airbus A330 tanpa perlu masuk ke hanggar untuk perbaikan, dan berhasil mencatatkan rekor dunia sebagai mesin dengan jam terbang terlama tanpa overhaul. Setelahnya, mesin harus mendapat perawatan berkala untuk keamanan.

Mesin jet, pada umumnya menggunakan turbin sehingga disebut mesin jet turbin atau turbojet atau dikenal juga sebagai turbofan dan turboshaft.

Baca juga: Ternyata Ini Pesawat Narrowbody dengan Mesin Terbesar di Dunia, Dioperasikan Citilink dan Lion Air

Dilansir highskyflying.com, seperti karburator motor, cara kerja mesin jet pesawat terbang juga tentu menggunakan udara. Bedanya ada proses pengompresan, mulai dari menghidap udara, menekan, ledakan, dan menghembuskan.

Langkah pertama adalah menghisap. Kipas di bagian depan mesin jet akan menghisap udara dan 80% dari udara akan melewati mesin dan meniupkan udara keluar dari belakang.

Itulah yang memberikan sebagian besar dorongan, yang mendorong pesawat ke depan. Kipas berputar melalui mesin inti yang mengambil 20 persen bagian udara lainnya dan mengompresnya. Proses pengompresan membuatnya semakin kecil.

Lalu, udara akan bercampur dengan bahan bakar dan kemudian dinyalakan melalui pengapian. Proses itulah yang menyebabkan adanya ledakan.

Bagian terakhir adalah saat kompresor semakin kecil maka turbinnya semakin besar yang menghasilkan lebih banyak tenaga. Udara akan melewati dan berputar di setiap langkahnya.

Mesin jet pesawat sampai bisa diandalkan seperti sekarang ini, tidak terlepas dari investasi dan disiplin terhadap perawatan.

Baca juga: Seberapa Jauh Pesawat Bisa Terbang Saat Mesin Rusak-Kehabisan Bahan Bakar di Udara?

Rolls-Royce, misalnya, sebagai produsen pesawat, mengaku sudah berhasil membangun mesin pertama untuk keperluan testbed, dengan menghabiskan kocek sebesar US$125 juta atau sekitar Rp1,8 triliun (kurs 14.527). Testbed itu dilakukan di fasilitas testbed indoor terbesar di dunia, Testbed 80, milik FINN company atau Farnborough International, Inggris. Itu baru testbed sudah mengeluarkan uang sebanyak itu.

Bagaimana dengan seluruh prosesnya, mulai dari awal sampai akhir dan mesin jet siap dipakai, sudah pasti investasinya sangat besar. Belum lagi MRO-nya yang mencapai US$12 juta hingga lebih dari US$45 juta atau Rp633 miliar (kurs 14.021) per tahun. Inilah yang pada akhirnya membuat mesin jet dapat begitu diandalkan pesawat modern sampai saat ini dan di masa yang akan datang.

Pemerintah Cina Tetapkan Aturan Perusahaan Ride Hailing untuk Berikan Asuransi Sosial dan Pendapatan Pengemudi

Dewasa ini, ride hailing makin banyak dipilih untuk menjadi moda angkutan penumpang. Hal tersebut kemudian membuat Cina mengharuskan operator ride hailing untuk memberikan asuransi sosial dan mengumumkan pendapatan pengemudi.

Baca juga: Didi dalam Masalah, Meituan Kembali Hadirkan Ride Hailing yang Sempat Tertidur

Cina mengatakan, ini untuk melindungi hak-hak pengemudi di industri ride hailing raksasanya. KabarPenumpang.com melansir dari laman reuters.com (30/11/2021), Kementerian transportasi Cina dalam sebuah pernyataan mengatakan, perusahaan ride hailing harus meningkatkan mekanisme distribusi pendapatan.

Dia juga menamambahkan, langkah-langkah anti monopoli akan ditingkatkan terhadap perusahaan-perusahaan semacam itu dan “ekspansi modal yang tidak teratur” akan dicegah di sektor ini. Untuk diketahui, aturan tersebut muncul setelah regulator Cina memberi tahu perusahaan termasuk Didi Global (DIDI.N), Meituan (3690.HK), Ele.me dan Tencent Holdings (0700.HK) Alibaba Group (9988.HK) pada bulan September untuk meningkatkan cara mereka mendistribusikan pendapatan dan memastikan waktu istirahat bagi pengemudi dan pengemudi pengantar makanan.

Mereka datang ketika Presiden Xi Jinping telah menyerukan Cina untuk mencapai “kemakmuran bersama”, berusaha untuk mempersempit kesenjangan kekayaan yang mengancam kenaikan ekonomi negara itu dan legitimasi pemerintahan Partai Komunis. Aturan baru juga bisa meningkatkan biaya bagi pengendara dan memengaruhi pendapatan mereka.

Industri di Cina mencapai volume transaksi keseluruhan 249,91 miliar yuan ($ 39,22 miliar) pada tahun 2020, menurut laporan oleh Internet Society of China. Bahka regulator di Cina telah menjatuhkan hukuman keras pada perusahaan teknologi terbesarnya tahun ini.

Regulator juga mengkritik mereka atas kebijakan yang mengeksploitasi pekerja dan melanggar hak-hak konsumen. Di mana hal tersebut sebagai bagian dari kampanye untuk melakukan kontrol lebih besar atas sebagian besar ekonomi setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan yang tak terkendali.

Baca juga: BYD dan Didi Luncurkan D1, Mobil Listrik Pertama yang Dirancang Khusus untuk Ride Hailing

Pada bulan Agustus, seorang pejabat kementerian transportasi mengatakan regulator akan mengenakan batasan persentase platform ride hailing yang dapat diambil dari biaya pengemudi. Sebelumnya, media pemerintah Cina juga mengkritik Didi, platform ride hailing yang dominan di negara itu, karena tidak membayar pengemudi dengan adil.






















PO Surya Bali – Hadirkan Fasilitas Lengkap, Inilah Bus AKAP Andalan Rute Denpasar – Jepara

Busmania yang akrab dengan rute Jepara-Denpasar tentu sudah asing dengan nama Perusahaan Otobus (PO) yang satu ini, inilah PO Surya Bali yang memang bermarkas di Pulau Dewata yang Beralamatkan di Jalan Pidada 1, Ubung – Denpasar.

Baca juga: Fenomena “Bus Artis” – Dari Loyalis Bus Hingga Bikin Banyak Orang Penasaran

Didirikan oleh I Ketut Nik Suryana, PO Surya Bali awalnya hanya memiliki beberapa armada untuk bisnis pariwisata, sebelum pada akhirnya resmi memiliki trayek reguler Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan jalur Denpasar-Jepara dan juga sebaliknya. Hal ini berangkat dari peluang yang bagus dari jalur tersebut, dimana tingkat peminat transportasi bus dari Denpasar ke Kota Ukir Jepara maupun sebaliknya cukup menjanjikan.

Tagline “First Class Service” yang diusung Surya Bali di setiap armadanya jelas-jelas ingin menunjukkan bahwa pelayanan kepada penumpang adalah hal yang utama bagi perusahaan otobus ini.

Surya Bali hampir setiap tahun melakukan peremajaan pada armada-armadanya sehingga bisa mengikuti tren terkini. Fasilitas armada Surya Bali pun tak luput dari pengawasan manajemen. Mulai dari interior bus yang mewah, kursi dan bantal yang empuk, selimut tebal juga jarak antar kursi yang lega menjadi nilai lebih bagi Surya Bali dan tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang.

Untuk urusan entertainment, bisa dibilang semua serba ada di Surya Bali. Mulai dari LCD TV, WiFi gratis, colokan USB di tiap seat, dan coffee on the bus tersedia di Surya Bali. Dan armadanya sendiri, Surya Bali menggunakan body garapan karoseri Adi Putro dan ditopang dengan sasis Mercedes Benz dan juga Hino.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Setiap harinya bus ini melayani penumpang-penumpang Denpasar – Kudus – Jepara dan juga sebaliknya, melalui jalur utara Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi dan menyebrang ke pulau Bali. Bus ini memiliki banyak penumpang langganan, seringnya adalah pengukir kayu dari Jepara yang bekerja di Pulau Bali.

Salah satu ciri khas yang jarang sekali ditemukan di perusahaan otobus lainnya adalah dimana ketika penumpang istirahat makan, maka crew akan merapihkan semua selimut penumpang seperti semula. Hal ini tentu semakin menunjukkan bahwa Surya Bali merupakan perusahaan otobus yang benar-benar mengutamakan servis dan kenyamanan untuk penumpang.

Baca juga: Jajal Bus Mewah PO Pandawa 87 – Suites Class dengan Rute Terpanjang di Indonesia

Jika kalian berencana menuju ke Pulau Dewata dari Jepara atau sekitarnya, maka Surya Bali adalah bus yang wajib kalian coba. (Senna Aditya – Pecinta Bus Indonesia)

Bagaimana Hitungan Jam Penerbangan Pilot? Ini Jawabannya

Perhitungan jam kerja di masing-masing profesi berbeda-beda. Sebuah karyawan pada umumnya dihitung jam kerja saat absen masuk dan berakhir ketika absen pulang. Tetapi, tidak demikian dengan pilot. Mengingat pilot dibayar berdasarkan jam penerbangan, menjadi penting untuk mengetahui jam kerja pilot se-presisi mungkin. Lantas, bagaimana hitungan jam kerja atau jam penerbangan pilot dihitung?

Baca juga: Covid-19 Bikin Pilot Banyak Nganggur! Masihkah Jadi Profesi Idaman?

Sebelum penerbangan dimulai, pilot bisa dibilang sudah mulai bekerja. Pilot dan kopilot biasanya akan bertemu untuk membahas berbagai hal, seperti rute yang dilalui, bahan bakar minimum (bergantung pada jumlah awak, penumpang, kargo, cuaca, dan kemungkinan rintangan selama penerbangan), informasi cuaca, dan informasi bandara tujuan serta bandara yang dilalui sepanjang perjalanan.

Semua ini menjadi kewajiban pilot sebelum memulai penerbangan dan memegang peran vital terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan.

Menariknya, dalam aturan kerja bagi pilot yang dikeluarkan Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA), semua itu (persiapan pra penerbangan) tidak hitung sebagai jam penerbangan pilot atau bisa dikatakan tak dihitung sebagai jam kerja.

FAA mendefinisikan waktu penerbangan sebagai periode dimana pesawat mempunyai kekuatan dan cukup mampu untuk bergerak. Jadi, tidak terbatas pada saat meluncur di runway dan cruising di udara saja, melainkan berbagai proses sebelum dan setelah itu, seperti taxiing, deicing, dan waiting time di apron.

Selama itu (taxiing, deicing, dan waiting time di apron) menyalakan mesin, maka itu disebut waktu penerbangan.

Berbeda dengan waktu penerbangan, tugas penerbangan atau jam penerbangan (jam terbang) dimulai saat pilot melapor persiapan sebuah penerbangan sampai pesawat terparkir rapi di apron pada penerbangan terakhirnya.

Penjelasan lainnya terkait hitungan jam penerbangan pilot, seperti dikutip dari Quora, itu dimulai saat push back sampai pintu pesawat terbuka. Selama itulah pilot dibayar dan cara mengkalkulasinya pun cukup mudah menggunakan aplikasi khusus, salah satunya LogTen Pro. Tetapi, perlu dicatat, bawah turunan dari itu (hitungan jam kerja pilot) ada lagi dan sudah dijelaskan detail dalam tulisan di bawah ini.

Baca juga: (1) Hidup Bak ‘Raja’, Inilah Rincian Umum Sistem Gaji Pilot! Pantas Saja Bergelimang Harta

Di luar itu, selama pilot memiliki waktu istirahat yang cukup sesuai standar FAA, maka, berbagai aktivitas non-terbang seperti stand by di bandara, pelatihan, terbang sebagai penumpang untuk mengambil sebuah penerbangan di bandara lain dihitung sebagai tugas penerbangan, bukan jam penerbangan.

Sebab, jam penerbangan terbatas pada penjelasan tadi, dimulai saat push-back dan berakhir saat pintu pesawat dibuka kru.

Trafik Penumpang Meningkat, Bandara Hasanuddin Kembali Beroperasi 24 Jam

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin kembali beroperasi 24 jam. Penerapan jam operasional ini telah disepakati oleh sejumlah komunitas bandara seperti AirNav, Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, maskapai, dan ground handling sejak 10 Desember 2021 kemarin.

Baca juga: 10 Kecelakaan di Bandara Sultan Hasanuddin, Lion Air Penyumbang Terbanyak

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan bandara hub atau penghubung transportasi udara antara wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur. Dengan membuka kembali operasional bandara menjadi 24 jam, hal ini tentunya dapat diharapkan membantu meningkatkan trafik penerbangan tak hanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, namun juga di beberapa bandara di Wilayah Tengah dan Timur Indonesia.

Terdapat beberapa bandara Wilayah Timur dan Tengah Indonesia yang berada di bawah naungan PT Angkasa Pura I diantaranya Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Frans Kaisepo Biak, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Sentani Jayapura, Bandara El Tari Kupang dan Bandara Internasional Lombok.

“Pengembalian jam operasional bandara adalah salah satu strategi manajemen untuk memulihkan trafik penerbangan. Saat ini rata-rata penumpang telah naik 1.000 penumpang per hari dari sebelumnya. Kami optimis kondisi penerbangan akan semakin membaik kedepannya,” ungkap Wahyudi, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com.

Setelah penerapan operasional 24 jam, penumpang naik sekitar 7 persen dengan rata – rata 25.000 penumpang per hari dari sebelumnya. Tercatat 5 hari sebelum penerapan operasional 24 jam jumlah penumpang sebanyak 118.706 penumpang dan 5 hari setelah penerapan operasional 24 jam jumlah penumpang sebanyak 127.297 penumpang.

Baca juga: Moda Transportasi di Bandara Ngurah Rai dan Hasanuddin, Antara Fakta dan Harapan

Meningkatnya jumlah penumpang juga diiringi dengan jumlah pergerakan pesawat yang naik sekitar 4 persen. Tercatat 1.068 pergerakan sebelum penerapan operasional 24 jam dan 1.114 pergerakan pesawat setelah penerapan operasional 24 jam.






















Blak-blakan Pramugari Tangani Jenazah di Pesawat: Harus Hormat-Gunakan Kode Khusus

Kematian tak mengenal waktu dan tempat, termasuk di pesawat. Ketika itu terjadi, pramugari dan pramugara sudah pasti sibuk mengurusinya. Terkait jenazah di pesawat, pramugari Virgin Australia, Brieana Young, punya cerita menarik. Menurut pengakuannya, ketika penumpang meninggal di pesawat atau menjadi jenazah, ia harus diperlakukan dengan sehormat mungkin dan mendapat prosedur penanganan VIP.

Baca juga: Viral! Cerita Pramugari Tangani Penumpang Meninggal di Pesawat, Bikin Ngeri

“Kami ingin bersikap sehormat mungkin jika -kematian di pesawat- itu benar-benar terjadi,” katanya dalam podcast news.com.au “I’ve Got News For You,” seperti dikutip nypost.com.

“Mereka ditempatkan di tempat duduk khusus untuk pendaratan guna memastikan mereka aman di dalam pesawat, tetapi yang menarik adalah ketika pesawat mendarat, itu dianggap sebagai (akibat dari tindak) kriminal,” lanjutnya.

“Dengan begitu, polisi datang dan memeriksa seluruh sudut pesawat dan penumpang. Jadi jika -penumpang meninggal di pesawat- itu pernah terjadi dalam penerbangan Anda, perkirakan untuk berada di sana sebentar setelah Anda mendarat,” tambahnya.

Setiap tahun, ada ribuan penumpang meninggal di pesawat saat dalam penerbangan. Itu sebab, bagi Anda yang sering bepergian naik pesawat sesekali pasti pernah terbang bersama jenazah tanpa disadari.

Terlepas dari aware tidaknya penumpang terhadap kondisi penumpang lainnya selama di pesawat, hingga membuatnya tak tahu kalau ia terbang bersama jenazah, pramugari dan pramugara, termasuk pilot dan kopilot, menggunakan kode atau istilah khusus terhadap jenazah di dalam penerbangan.

Tergantung maskapai, kode atau sebutan khusus jenazah di pesawat bisa berbeda-beda. Sebab, itu tidak ada standar baku.

Disebutkan, sebutan atau kode panggil jenazah di pesawat adalah “a Jim Wilson”. Lainnya, ada juga yang menyebut HR atau “human remains.”

Kode tersebut bertujuan agar penumpang lain tak khawatir apalagi merasa takut terhadap arwah jenazah tersebut.

Meski begitu, tetap saja, beberapa insiden penumpang meninggal terdengar dan diketahui oleh penumpang.

Baca juga: Delapan Kisah Penumpang Gelap Sembunyi di Roda Pesawat, Empat Di Antaranya WNI

Suatu ketika, dalam sebuah penerbangan dari Turki ke Rusia, seorang wanita 50 tahun penderita diabetes meninggal di pesawat 45 menit setelah lepas landas dan membuat penumpang lain ketakutan. Ia meninggal lantaran kehabisan insulin. Jenazahnya kemudian dibaringkan di tempat duduk sendirian paling belakang.

Dalam kasus kematian penumpang lain di pesawat, karena tidak adanya kursi kosong, alhasil, penumpang harus rela duduk bersebelahan dengan jenazah dalam penerbangan.

Lama “Dikandang”, Kereta Karya Anak Bangsa Akhirnya Jalan Lagi

Ada pemandangan tak biasa di wilayah Daop 1 Jakarta. Kejadian yang jarang sekali terjadi dan yang begitu diharapkan akhirnya terwujud. Bagaimana tidak, informasi yang dibicarakan oleh penggemar kereta api wilayah Jabodetabek ini sudah ramai di media sosial mereka. Ya, uji coba rangkaian Kereta Inspeksi dan Kereta Ukur akhirnya diuji coba dijalur KA rute Jatinegara – Pasar Senen pp. Informasi terbilang mendadak ini mulai ramai di aplikasi chatting Whatsapp membicarakan soal uji coba rangkaian tersebut. Fakta atau Hoax?

Baca juga: INKA CC300, Mampu Lintasi Banjir, Inilah Lokomotif Diesel Karya Anak Bangsa 

Namun, setelah ditelaah ternyata informasi uji coba yang beredar ternyata fakta. Karena beberapa penggemar kereta api (Railfans) melihat aktifitas langsir di Depo Cipinang, Jakarta Timur dan menanyakan lintas mana yang akan dilewati. Lalu tersebarlah informasi tersebut sampai akhirnya dibeberapa sudut pinggir rel maupun di stasiun yang dilintasi uji coba kereta inspeksi tersebut Railfans sudah menyiapkan posisinya. Sekaligus menyiapkan kamera maupun ponselnya berharap dapat momen yang dijadikan koleksi pribadi.

Kereta Inspeksi Karya Anak Bangsa
Namanya momen Kereta Luar Biasa (KLB), Pasti gak akan ketinggalan terutama bagi penikmat konten kereta api. Kereta api yang diuji cobakan adalah Kereta Inspeksi bertenaga diesel dan juga lokomotif asli buatan Anak Bangsa Indonesia. Kelud merupakan nama gunung di Jawa Timur ini yang dinamai pada Kereta Inspeksi tersebut. Selain Kereta Inspeksi Kelud ada juga Kereta Ukur Galunggung yang juga merupakan nama gunung di Jawa Barat. Rangkaian uji coba berikutnya adalah Lokomotif dengan nomor seri CC 300 yang juga merupakan Karya Anak Bangsa.

Kereta Ukur Galunggung (SU 3 16 01) tiba di Stasiun Pasar Senen. (Foto: Sendy Prasetya)

Kereta dan lokomotif asli buatan PT INKA Madiun ini merupakan inspeksi yang biasanya dilakukan oleh Direkrorat Jendral Perkeretaapian. Atau dengan kata lain dijalankan jika ada inspeksi khusus dari Menteri Perhubungan. Sebagai informasi kereta dan lokomotif buatan INKA ini sudah lama tidak digunakan untuk inspeksi bahkan sudah setahun berdiam diri di Depo Cipinang.

Akhirnya Kembali Uji Coba
Sekian lama tidak hadir dilintas akhirnya kereta dan lokomotif ini uji coba. Uji coba tersebut melintasi rute Jatinegara – Pasar Senen. Namun, tidak sekaligus ketiganya langsung uji coba tapi satu persatu.

Kereta Inspeksi Kelud masuk jalur 5 Stasiun Pasar Senen. (Foto: Sendy Prasetya)

Uji coba pertama dilakukan dengan rangkaian Kereta Ukur Galunggung (SU 3 16 01). Kereta ukur ini berangkat dari Stasiun Jatinegara pada pukul 11.06 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen pukul 11.16 WIB. Kemudian berangkat kembali dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 11.25 WIB dan tiba di Stasiun Jatinegara 11.35 WIB.

Kemudian uji coba kedua adalah lokomotif seri CC 300 12 03 dengan membawa rangkaian Gerbong Datar (GD) dengan rute yang sama. Berangkat dari Stasiun Jatinegara pukul 12.18 WIB tiba di Stasiun Pasar Senen pukul 11.29 WIB. Dan kembali lagi dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 12.25 WIB dan tiba di Stasiun Jatinegara pukul 13.06 WIB.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Baca juga: Ada Kereta Penggaris atau Kereta Ukur? Yuk Kenali Lebih Dekat

Dan uji coba tahap ketiga atau yang terakhir menggunakan rangkaian Kereta Inspeksi Kelud (S1 3 16 01 – S1 3 16 02). Kereta ini berangkat dari Stasiun Jatinegara pukul 13.50 WIB dan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 14.00. Kemudian berangkat lagi dari Stasiun Pasar Senen pukul 14.13 WIB dan tiba di Stasiun Jatinegara pukul 14.25 WIB. Diharapkan dengan adanya uji coba, rangkaian kereta dan lokomotif buatan asli Indonesia ini laik dan berfungsi dengan baik saat melakukan inspeksi. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Singapura dan Malaysia Tingkatkan 50 Persen Jumlah Penumpang Bus Antar Negara

Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura pada Selasa (14/12/2021), mengumumkan bahwa warga Singapura yang divaksinasi bisa memasuki Malaysia mulai minggu depan melalui Causeway dan sebaliknya. Hal ini kemudian membuat dua operator bus di bawah skema Vaccinated Travel Lane atau VTL mengatakan, mereka akan mulai meningkatkan jumlah tiket yang dijual untuk perjalanan bebas karantina antara Singapura dan Malaysia.

Baca juga: Startup Singapura Luncurkan Aplikasi Sewa Minibus untuk Pekerja Migran

Jumlah tiket tersebut sebesar 50 persen yang akan mulai diberlakukan pada 20 Desember mendatang. KabarPenumpang.com melansir straitstimes.com (15/12/2021), saat ini diketahui hanya warga negara, penduduk tetap dan pemegang izin jangka panjang dari negara yang mereka masuki yang dapat melakukan perjalanan melalui VTL darat.

Salah satu operator bus yang ditunjuk, Causeway Link, mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan mengoperasikan sepuluh layanan lagi di setiap arah antara Larkin Sentral di Johor Baru dan Queen Street di Singapura. Peningkatan frekuensi akan dimulai dari 20 Desember dan operator saat ini mengoperasikan 16 layanan di setiap arah setiap hari.

Tiket telah tersedia untuk dibeli di situs web operator sejak pukul 08.00 pagi pada hari Rabu. Seorang juru bicara Causeway Link Handal Indah, mengatakan bahwa kuota tiket untuk pelancong VTL darat telah meningkat sebesar 50 persen. Di bawah aturan VTL saat ini, dua operator bus yang ditunjuk diizinkan untuk masing-masing menjual hingga 1.440 tiket per hari kepada orang-orang yang bepergian antara Malaysia dan Singapura.

Namun mulai minggu depan, Causeway Link mengatakan akan dapat menjual 720 tiket lagi untuk mengakomodasi peningkatan permintaan yang diperkirakan. Operator lain, Transtar yang berbasis di Singapura, mengatakan di halaman Facebook-nya pada hari Rabu bahwa mereka juga akan mengoperasikan lebih banyak layanan mulai 20 Desember.

Saat ini mengoperasikan 16 bus di setiap arah antara Woodlands dan Larkin Sentral. Mulai minggu depan, ia akan menyediakan delapan layanan bus lagi setiap hari di setiap arah. Namun MTI tidak memberikan rincian spesifik ketika ditanya pada hari Selasa apakah batas harian wisatawan VTL darat akan ditingkatkan mulai 20 Desember.

“Kami memantau permintaan VTL (darat) dengan hati-hati, dan akan menyesuaikan dan meninjau kapasitas VTL (darat) yang sesuai, dengan mempertimbangkan situasi kesehatan masyarakat di kedua negara,” ujar seorang juru bicara.

Semua pelancong yang memasuki Singapura harus mematuhi protokol pengujian yang berlaku dan langkah-langkah manajemen yang aman, kata MTI. Misalnya, semua pelancong yang memasuki Singapura harus menjalani tes antigen rapid test (ART) Covid-19 tujuh hari setelah kedatangan.

Baca juga: Imbas Lockdown, Singapura Sediakan Kamar Hotel untuk Pengemudi dan Teknisi Bus Asal Malaysia

Mereka harus meminum ART yang diberikan sendiri setiap hari sampai hari ketujuh setelah kedatangan mereka. Tes pada hari ketiga dan ketujuh harus dilakukan di pusat pengujian. Pelancong yang memasuki Malaysia akan dikenakan rezim pengujian Covid-19 setiap hari selama enam hari, di bawah aturan negara saat ini.