Kentut di Dalam Uber, Penumpang Diadili Plus Kena Denda

Kentut sebenarnya adalah hal wajar dan alami karena dikeluarkan dari dalam tubuh. Namun ternyata kentut juga bisa menjadi masalah bahkan orang yang kentut bisa dikenakan hukuman penjara.

Baca juga: Pengemudi Uber Diserang dan Diejek oleh Penumpang Tak Bermasker

Hal ini terjadi pada dua tahun lalu atau tepatnya pada 2019 dalam sebuah kendaraan ride hailing milik Uber. Di mana saat itu pengemudi bernama Aleksander Bonchev mengambil penumpang dari klub malam di Bristol Inggris.

Penumpang tersebut adalah James Mallett yang naik mobil Uber bersama seorang wanita yang tidak dikenal. Tak lama keduanya naik, Mallett duduk di kursi belakang dan kentut. Bonchev yang mendengarnya marah dengan tindakan yang dilakukan penumpang itu.

Dia menuntut Mallett dan teman wanitanya untuk segera meninggalkan kendaraannya. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman nydailynews.com, pengemudi Uber itu mengatakan kentut merupakan hal yang membuatnya mendapat perilaku kasar dan tercela bahkan membuat dirinya merugi.

Alih-alih memisahkan diri, kedua pria itu justru berkelahi di dalam mobil. Mallet memukul Bonchev dan dia pun membalasnya dengan knockdown. Dari laporan yang didapat, karena perkelahian itu membuat jari Bonchev patah.

Insiden ini diketahui polisi dan menghentikan Mallett serta teman wanitanya setelah perkelahian itu. Masalah ini tak berhenti sampai di situ dan dibawa hingga ke pengadilan agar Mallett mendapat hukuman setimpal.

“(Mallett) diajak bicara, dia terluka dan bibir bawahnya terluka. Dia benar-benar mabuk,” kata jaksa penuntut David Scutt.

Karena cedera tersebut, Bonchev secara fisik tidak mampu bekerja dan akhirnya kehilangan pekerjaannya. Segera setelah itu, dia dilaporkan menjadi tunawisma sebelum kembali ke tanah airnya di Bulgaria. Dalam insiden tersebut di pengadilan, Mallett mengaku bersalah atas penyerangan yang menyebabkan cedera nyata.

Baca juga: Dianggap Rasis Karena Bebaskan Biaya Pengiriman Pada Restoran Milik Kelompok Kulit Hitam, Uber Eats Terima 8500 Tuntutan Arbitrase

Dia dihukum dengan perkiraan denda $650 atau sekitar Rp9,3 juta dan diperintahkan untuk melakukan 120 jam pelayanan masyarakat. Selain itu Mallett juga mendapat hukuman penjara yang ditangguhkan.

Hari Ini, 28 Tahun Lalu, Barbara ‘Penata Rambut’ Harmer Resmi Jadi Pilot Wanita Pertama Concorde

Pada hari ini, 28 tahun lalu, bertepatan dengan 25 Maret 1993, Barbara Harmer mengukuhkan diri sebagai pilot wanita pertama Concorde di dunia. Kepastian itu didapat setelah eks penata rambut ini mendapat type rating pesawat supersonik tersebut.

Baca juga: 51 Tahun Sejak Terbang Perdana, Inilah ‘Jejak’ Supersonik Concorde yang Selalu Dikenang

Dilansir Aerotime Aero, perjalanan Barbara Harmer menjadi pilot wanita pertama Concorde tentu tidaklah mudah. Setelah keluar sekolah saat masih kanak-kanak hingga akhirnya tak melanjutkan ke sekolah manapun, masa depan Barbara menjadi suram.

Guna memenuhi kebutuhan hidupnya, ia pun memilih profesi sebagai penata rambut setelah mengikuti kursus penata rambut sebagai hairdresser. Sebetulnya, ia cukup mencintai pekerjaan ini. Terbukti, ia bisa bertahan sampai lima tahun.

Memasuki tahun keenam, rasa bosan pun menyelimutinya. Ia pun beralih profesi menjadi Trainee Air Traffic Controller dan memperoleh A-level di bidang Geografi, Hukum Inggris, Hukum Konstitusi dan Politik. Ia kemudian ditugaskan sebagai controller di Bandara London Gatwick (LGW). Dari sinilah, karirnya di dunia penerbangan dimulai.

Setelah memakan asam garam di dunia aviasi sebagai controller, Barbara Harmer mulai melirik profesi pilot. Ambisi yang kuat pun memudahkannya mendapat Lisensi Pilot Pribadi (PPL) dan mulai bekerja sebagai instruktur penerbangan di Sekolah Penerbangan Goodwood.

Seolah ingin terus naik sampai ke puncak tertinggi, Barbara Harmer sampai harus meminjam uang ke bank dalam jumlah besar, mencapai US$ 11.700. Uang sebesar itu digunakan sebagai modal mendapat Lisensi Pilot Komersial (CPL). Usahanya pun tak sia-sia, pada bulan Mei 1982, ia resmi mendapat CPL.

Meski sempat kesulitan mendapat pekerjaan sebagai pilot komersial, Barbara Harmer berhasil berlabuh di Genair. Sayangnya, maskapai tersebut bangkrut pada tahun 1984. Beruntung, usai maskapai tersebut bangkrut, Barbara langsung melamar menjadi pilot maskapai British Caledonian dan berhasil.

Bersama British Caledonian, Barbara Harmer berkesempatan terbang antara lain dengan pesawat BAC-111 dan DC-10. Ketika itu, sebagai pilot, ia sangat memimpikan bisa menerbangkan pesawat supersonik Concorde. Tentu saja hal itu juga menjadi impian seluruh pilot di dunia kala itu. Jalan takdir pun membuka kesempatan tersebut untuk Barbara.

Saat itu, usai empat tahun bekerja di British Caledonian, maskapai tersebut kemudian diakuisisi oleh British Airways, yang notabene sudah mengoperasikan Concorde selama 12 tahun. Ketika itu, dari 3 ribu pilot maskapai nasional Inggris itu, hanya sebagian kecil yang diberikan keistimewaan untuk menerbangkan Concorde. Jadi, peluang masing-masing pilot, termasuk Barbara Harmer, sangat kecil. Terlebih, ia adalah seorang pilot wanita yang waktu itu jumlahnya hanya ada 60 orang.

Akan tetapi, nasib berkata lain. British Airways memilihnya untuk menjalani kursus pelatihan enam bulan yang ketat sebelum dia berhasil menerima type rating pada 25 Maret 1993.

Baca juga: Bukan Concorde, Bell X-1A Jadi Pesawat Pertama di Dunia Tembus Kecepatan Mach 2

Kemudian di tahun yang sama, dia menjadi kopilot dalam penerbangan dari Bandara London Heathrow (LHR) ke John F. Kennedy International (JFK), New York. Selain dirinya, ada satu pilot Concorde wanita lainnya, yaitu Béatrice Vialle. Bedanya, ia adalah pilot Concorde Air France.

Setelah British Airways dan Air France mempensiunkan pesawat Concorde pada tahun 2003, Barbara Harmer pun melanjutkan karir penerbangannya dengan menjadi pilot Boeing 777 sampai dia pensiun dari dunia penerbangan pada tahun 2009. Dua tahun berikutnya, ia dinyatakan wafat usai mengidap kanker.

Berada di Yunani, Kanal Korintus Tak Bisa Bebas Dilalui Kapal Modern

Corinth Canal atau dikenal dengan Kanal Korintus berada di Yunani dan menghubungakn Teluk Korintus di Laut Ionia dengan Teluk Saronic di Aegea. Kanal tersebut juga memotong Tanah Genting Korintus yang sempit dan memisahkan Peloponnese dari daratan Yunani yang bisa dikatakan membuat semenjung.

Baca juga: Canangkan Pembangunan ‘Kereta Perdamaian,’ Israel Nantinya Akan Terhubung dengan Sejumlah Negara Teluk

Memiliki panjang 6,4 km dengan lebar 21,4 meter, membuat Kanal Korintus tak bisa dilalui oleh banyak kapal modern. Hal ini juga membuatnya sedikit dilirik oleh para pelancong sehingga perekonomiannya pun sedikit. Dihimpun KabarPenumpang.com dari wikipedia.com, Kanal Korintus hadir setelah adanya usulan pada zaman klasik dan upaya yang gagal dilakukan untuk membangunnya pada abad ke-1 Masehi.

Kemudian konstruksi kembali dimulai tahun 1881 silam. Konstruksi diresmikan secara resmi pada tanggal 23 April 1882 di hadapan Raja George I dari Yunani. Kemudian konstruksi dilanjutkan pada tahun 1890 ketika proyek tersebut dipindahkan ke sebuah perusahaan Yunani, dan selesai pada tanggal 25 Juli 1893 setelah pekerjaan selama sebelas tahun. Sayangnya kanal ini mengalami kesulitan keuangan dan operasional selesai dibangun.

Kanal ini memiliki dinding di kedua sisinya dan cukup tinggi sehingga angin yang mengalir di sana membuat arus pasang surut yang cukup kuat. Karena hal inilah yang membuat operator kapal tidak mau melintas di Kanal Korintus. Selain itu penumpang yang naik kapal dan melintasi kanal tersebut tidak sesuai prediksi alias lebih sedikit dari perkiraan operator kapal.

Tak hanya itu, dindi batu kapur yang terjadi di sisian kanan kiri Kanal Korintus terbukti rentan terhadap longsor. Bahkan kerusakan serius pernah terjadi selama Perang Dunia II tepatnya tanggal 26 April 1941. Yang mana selama Pertempuran Yunani antara pasukan pertahanan Inggris dan pasukan Nazi Jerman hingga penerjun payung berusaha merebut jembatan utama di atas kanal.

Jerman mengejutkan para pembela dengan serangan yang dibawa pesawat layang di pagi hari tanggal 26 April dan merebut jembatan, tetapi Inggris melancarkan serangan dan menghancurkan strukturnya. Jembatan itu diganti dengan jembatan rel atau jalan gabungan dibangun dalam 25 hari oleh IV Kereta Api Insinyur Batalyon, dari Kerajaan Italia Army ‘s Railway Insinyur Resimen .

Tiga tahun kemudian, ketika pasukan Jerman mundur dari Yunani, kanal itu dihentikan oleh operasi ” bumi hangus ” Jerman. Pasukan Jerman menggunakan bahan peledak untuk memicu tanah longsor untuk memblokir kanal, menghancurkan jembatan dan membuang lokomotif, reruntuhan jembatan dan infrastruktur lainnya ke dalam kanal untuk menghambat perbaikan.

The United States Army Corps of Engineers mulai membersihkan kanal pada bulan November 1947 dan dibuka kembali untuk dangkal-rancangan lalu lintas dengan 7 Juli 1948, dan untuk semua lalu lintas dengan itu September. Karena kanal tersebut sulit dinavigasi untuk kapal-kapal besar, kanal ini banyak digunakan oleh kapal-kapal rekreasi berukuran kecil.

Meskipun kanal menghemat perjalanan 700 kilometer di sekitar Peloponnese, kanal itu terlalu sempit untuk kapal kargo laut modern, karena hanya dapat menampung kapal dengan lebar hingga 17,6 meter dan draft hingga 7,3 meter.

Baca juga: Obskaya – Karskaya, Jalur Kereta Paling Utara yang Akan Bawa Anda ke Ujung Dunia!

Kapal pesiar Olsen Cruise Lines berhasil melintasi kanal tersebut untuk mencetak rekor baru kapal terpanjang yang melewati kanal tersebut. Kapal hanya dapat melewati kanal satu konvoi dengan sistem satu arah. Kapal yang lebih besar harus ditarik oleh kapal tunda. Kanal tersebut saat ini digunakan terutama oleh kapal-kapal wisata; sekitar 11 ribu kapal per tahun melakukan perjalanan melalui jalur ini.

Jangan Bawa Ponsel Ketika BAB, Kuman dan Penyakit Mengintai

Ketika buang air besar (BAB), banyak orang yang melakukan kegiatan membaca koran, komik, majalah atau memainkan ponsel mereka. Ini dilakukan demi menghabiskan waktu sembari berjongkok atau duduk di kloset.

Baca juga: Tisu Toilet di Stasiun Tokyo ‘Ingatkan’ Penumpang untuk Tak Gunakan Ponsel Ketika Berjalan

Namun, ternyata menggunakan ponsel tidaklah baik dan membuat seseorang rentan terhadap penyakit menular dan masalah kesehatan yang serius. KabarPenumpang.com menghimpun dari timesofindia.indiatimes.com ada beberapa hal efek buruk bermain ponsel ketika di toilet terlebih lagi di toilet umum.

1. Penyakit menular
Tahu kan kalau toilet atau kamar mandi adalah salah satu tempat paling banyak kuman? Ini karena kamar mandi punya banyak hal yang bisa menampung bakteri untuk tinggal. Saat Anda membawa ponsel ke toilet, Anda akan terpapar banyak kuman dan salmonella seperti bakteri. Berbagai pakar kebersihan telah menyatakan keprihatinannya atas generasi milenial yang membawa tablet mereka ke toilet. Mereka mengatakan bahwa ketika Anda membersihkan bokong dengan tangan Anda sambil menjaga ponsel Anda dalam pengaturan shift dan kemudian memegang telepon lagi, bahkan mencuci tangan menjadi tidak berharga! Ini karena bakteri itu kemudian menempel di ponsel Anda, yang Anda pegang lagi setelah mencuci tangan.

2. Banyak kuman
Sebuah studi yang dilakukan peneliti Universitas Arizona menemukan bahwa ponsel akan membawa bakteri sepuluh kali lebih banyak dari toilet. Ini karena pengguna mencuci tangan mereka tetapi tidak membersihkan ponsel mereka. Sehingga kuman dan bakteri penyebab penyakit tetap menempel dan membuat Anda terinfeksi.

3. Penyakit di bagian anus
Nyatanya lama duduk atau berjongkok di kloset membuat anus bisa menyebabkan sakit. Wasir menjadi salah satunya karna duduk atau jongkok terlalu lama di kloset membuat anus tegang sehingga menyebabkan nyeri, pembengkakakn atau pendarahan di daerah panggul.

4,Picu kecemasan
Teknologi telah membuat hidup kita sangat mudah, tetapi juga menjadi alasan untuk kecemasan dan stres. Semakin sering Anda menggunakannya, semakin Anda cenderung merasa stres. Waktu kamar mandi Anda adalah waktu luang Anda dan saat Anda membawa ponsel ke sana, Anda mengundang lebih banyak stres dan kecemasan ke dalam hidup Anda. Dengan membawa ponsel Anda di kamar mandi, Anda menempatkan otak dan kesehatan Anda dalam bahaya. Beberapa bahkan mengalami kesulitan buang air besar karena hal ini.

Baca juga: Meski Telat Mengadopsi Tangki Limbah, Kereta Greater Anglia di Inggris Kini Dilengkapi Toilet Canggih

Sepertinya, bila Anda masih melakukan hal ini, urungkan dan tinggalkan. Selain itu usahakan bila buang air besar setelah selesai langsung keluar agar tidak menghabiskan banyak waktu. Bahkan para ahli merekomendasikan bahwa seseorang tidak boleh menghabiskan lebih dari sepuluh menit di toilet. Ini jumlah waktu yang sehat untuk tinggal di toilet.

Gegara A380 Tak Terbang, Singapore Airlines Jual Barang Kelas Satu untuk Pelanggan

Apakah Singapore Airlines (SIA) bangkrut? Sebutan ini bisa saja dikatakan karena maskapai asal Singapura tersebut menjual barang-barang yang digunakan di dalam kabin kelas satunya. Namun sepertinya hal ini karena pandemi yang tidak ‘memperbolehkan’ Airbus A380 terbang dan banyak pelancong mengurungkan niat mereka bepergian sehingga kabin kelas satu SIA kosong alias tak ada penumpang yang memilih kelas tersebut.

Baca juga: Boeing Jual Furniture dari Suku Cadang Asli Pesawat 747 hingga F-4 Phantom! Segini Harganya

Meski begitu, dengan penjualan ini, Anda bisa membelinya dan menikmati rasa yang sama ketika terbang dengan kabin kelas satu SIA di rumah. Pasalnya, SIA menjual berbagai macam aksesoris kelas satu dengan pembayaran tunai ataupun miles KrisFlyer di toko online KrisShop. Dilansir KabarPenumpang.com dari executivetraveller.com (18/3/2021), ada pun yang dijual maskapai ini adalah piyama kelas satu merek Lalique.

Ini piyama nyaman dan santai dan dijual seharga SGD45 atau 5.625 miles KrisFlyer. Selain itu juga perlengkapan amenitas kelas satu Lalique untuk pria dan wanita yang masing-masing seharga SGD89 dan SGD99. Mereka juga menambahkan lilin beraroma Sutera Singapura Lalique, sabun beraroma Neroli dan perlengkapan mandi mini seharga SGD79.

Namun ternyata juga ada sisipan dan penutup selimut kelas satu, linen yang digunakan sebagai bagian layanan makan kelas satu. Kain ini didesain khusus dengan motif jacquard tone on tone.

“Linen kami serbaguna dan dapat berfungsi sebagai alas lap, alas piring, serbet, linen keranjang roti bahkan dilipat untuk membentuk saku alat makan. Kami juga menjual satu set handuk muka berbahan katun. Papan kakku untuk menyajikan keju pilihan kelas satu SIngapore Airlines dan mangkuk kaca untuk penyajiian amuse bouche bersera sampanye dan gelas shot,” kata maskapai itu.

Barang-barang yang dijual tersebut saat ini hanya bisa dikirim ke Singapura. Tetapi jika perusahaan Anda memiliki kantor di Red Dot atau memiliki teman serta kolega di Singapura, hal ini bisa di beli dengan pengantaran ke sana. Untuk diketahui, SIA merupakan salah satu maskapai penerbangan pertama yang dengan cerdik beralih dari bencana pandemi ke langkah yang inovatif.

Salah satunya dengan mengubah A380 yang diparkir di Bandara Changi menjadi restoran, menawarkan paket makan bisnis dan kelas satu di rumah dengan menu bertema tujuan yang diantar ke rumah Anda. Ini bukan hanya makan untuk dua orang, tetapi ‘pengalaman bersantap’ lengkap termasuk anggur yang serasi, peralatan makan dan pilihan untuk memesan koki yang akan “memanaskan kembali, menghidangkan dan menyajikan” jamuan Anda bersama dengan peralatan makan yang sama yang akan ditampilkan di penerbangan, perlengkapan amenitas dan piyama, dan bahkan “daftar putar yang dikurasi secara khusus”.

SIAs menggambarkan ini sebagai “hadiah sempurna untuk ulang tahun atau acara khusus, atau cara untuk berterima kasih kepada orang tua atau kakek nenek dengan memberikan sentuhan kemewahan bersantap yang sesungguhnya”. Meskipun semua Airbus A380 Singapore Airlines masih dilarang terbang, maskapai ini bermaksud untuk melihat pengembalian superjumbo.

Baca juga: Dijual Restoran Terbesar Bekas Airbus A340 di Turki Seharga Rp20 Miliar, Berminat?

Banyak dari Boeing 777-nya juga memiliki kabin kelas satu yang ringkas, dengan desain kelas satu yang serba baru untuk Boeing 777-9 generasi berikutnya, yang sebelumnya dijanjikan oleh CEO Goh Choon Phong “akan menetapkan standar industri lagi.”

Lufthansa Luncurkan Corona Lounge di Rusia, Seperti Apa?

Lufthansa tengah bersiap meluncurkan apa yang disebut sebagai ‘Corona Lounge’ di Bandara Domodedovo, Moskow, Rusia untuk para penumpang first class. Saat ini, maskapai nasional Jerman itu tengah bernegosiasi dengan kementerian luar negeri Rusia. Tetapi, sebetulnya, seperti apa Corona Lounge besutan Lufthansa itu?

Baca juga: Jerman Ubah Dua Bandara di Berlin Jadi Pusat Vaksinasi Covid-19, Jadi Vaccine Tourism Hub?

Dilansir Bne Intellinews, banyak negara sudah mulai program vaksinasi. Hal itu ditujukan untuk menekan penularan virus Corona. Lebih dari itu, program vaksinasi juga dimaksudkan untuk melindungi manusia. Tetapi, tidak dengan Jerman.

Negeri Bavaria itu menerapkan prosedur yang ketat. Alhasil, warga Jerman baru bisa disuntik vaksin Covid-19 pada 2022 nanti saat program vaksinasi nasional berjalan. Masyarakat pada umumnya mungkin bisa saja menunggu. Namun, orang kaya tajir melintir pasti mengingikan vaksin Covid-19 segera.

Bak gayung bersambut, Rusia pun membuka memfasilitas kebuntuan itu. Bisa dibilang, Negeri Beruang Merah itu menjalankan program ‘Vaccine Tourism Hub’ atau pusat hub vaksinasi bagi wisatawan. Disebutkan, seluruh warga negara Rusia dan orang asing atau wisatawan yang memiliki izin tinggal di Rusia, bisa mengikuti program vaksinasi nasional Rusia menggunakan vaksin Sputnik V buatan Rusia.

Melihat hal itu, Lufthansa pun bergerak cepat dan berencana memfasilitasi warga negara Jerman, dalam hal ini orang-orang kaya, agar bisa terbang ke Bandara Domodedovo dan disuntik vaksin Sputnik V.

Dmitry Kamenshchik, miliarder pemilik Domodedovo, juga diketahui mendukung layanan Lufthansa. Zona transit pun telah disiapkan di bandara tersebut untuk memuluskan rencana Vaccine Tourism Hub untuk wisatawan.

Kendala terbesar saat ini adalah visa. Diperlukan visa khusus atau sejenis visa transit untuk vaccine tourists atau turis yang ingin divaksin agar program ini bisa berjalan dengan lancar.

Bila berjalan, nantinya, setiap penumpang first class Lufthansa akan disediakan lounge khusus untuk mendapat vaksin Covid-19 Sputnik V. Penumpang tak diizinkan keluar bandara, melainkan harus kembali boarding dan pulang ke Jerman. Beberapa pekan kemudian, yang bersangkutan akan terbang kembali ke Bandara Domodedov untuk mendapatkan suntikan kedua vaksin Sputnik V dan terbang kembali ke Jerman.

Bagi wisatawan yang berminat atas program yang juga disebut paket wisata medis ini, setidaknya harus mengeluarkan kocek sebesar €1.000 atau sekitar Rp17 juta lebih (kurs 17.160). Itu pun baru harga perkiraan. Kemungkinan, harganya bisa jauh di atas itu, mengingat program Vaccine Tourism Hub sangat ditunggu-tunggu warga yang negaranya belum memulai program vaksinasi nasional seperti Jerman.

Selain Rusia, Lufthansa sedang mencoba untuk membuka layanan serupa di berbagai negara, seperti Wina, Austria, dan Zurich, Swiss.

Baca juga: Singapore Airlines Sukses Kirim Vaksin Pfizer-BioNTech Pertama, Makin Dekat Jadi Hub Distribusi Vaksin

Vaksin Covid-19 Sputnik V mungkin tidak sepopuler Pfizer and BioNTech dan AstraZeneca. Tetapi, efikasi atau efektivitas vaksin ini mencapai 91,6 persen. Sudah begitu, harganya juga murah, sekitar US$10 atau Rp144 ribu (kurs 14.371).

Selain Rusia, beberapa negara juga akan dan sudah melayani program Vaccine Tourism Hub untuk wisatawan. Di antaranya, Kuba, tepatnya di Havana, menggunakan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri, Soberna (Sovereign) serta Dubai, menggunakan vaksin Covid-19 Sinopharm.

Geser Gorakhpur, Stasiun Hubballi Bakal Jadi Stasiun dengan Peron Terpanjang di Dunia

Stasiun Gorakhpur pada 6 Oktober 2013 mendapat gelar sebagai stasiun dengan peron terpanjang di dunia, dan langsung diajukan ke Guiness Book of Records untuk diverifikasi tingkat dunia. Pasalnya Stasiun Gorakhpur memiliki panjang peron 1,36 kilometer. Namun ternyata akan ada lagi stasiun di India lain yang akan melengserkan gelar itu dari Stasiun Gorakhpur yakni Stasiun Hubballi.

Baca juga: Stasiun Gorakhpur, Punya Peron Terpanjang di Dunia

Stasiun ini memiliki lima peron yang akan ditingkatkan menjadi delapan untuk memudahkan pergerakan kereta. Saat ini peron terpanjang dari peningkatan tersebut sedang dalam tahap akhir dan kemungkinan akan diresmikan oleh Perdana Menteri Narendra Modi dalam waktu dekat. Peron yang diperpanjang adalan peron No. 1 menjadi 1.505 meter, stasiun tersebut akan menggeser stasiun Gorakhpur, di bawah Zona Kereta Api Timur Laut, yang memiliki panjang platform 1.366 meter.

Dilansir KabarPenumpang.com dari newindianexpress.com (21/3/2021) peron No. 1 tersebut awalnya memiliki panjang 550 meter dan dinaikkan seribu meter sehingga menjadi 1.505 meter dan lebar sepuluh meter. Peron terpanjang ini juga dirancang untuk menampung dua kereta sekaligus. Pada track terpanjang ini akan terdapat dua platform yaitu platform No.1 dan platform No.8.

Untuk memfasilitasi penumpang ke platform No.8, pintu masuk ketiga akan dibuka dan adanya stasiun kereta Hubballi ini akan menjadi salah satu dari sedikit stasiun di tanah air yang memiliki tiga gerbang masuk. Menjadi markas besar zona Kereta Api Barat Daya, persimpangan Hubballi belum melihat perkembangan apa pun.

Dalam sepuluh tahun terakhir, banyak pekerjaan pembangunan telah dimulai seperti pintu masuk utama stasiun telah dibangun sebagai stasiun kereta api model. Stasiun kereta api menghubungkan banyak kereta penumpang dan barang setiap hari dari banyak negara bagian. Karena kurangnya platform, kereta seharusnya menunggu di Stasiun Selatan Hubballi dan di jalur Dharwad.

Kepala Humas SWR E Vijaya mengatakan untuk mengatasi masalah peron dan untuk menangani elektrifikasi dan pekerjaan sipil lainnya, SWR telah menyelesaikan renovasi stasiun kereta api dengan biaya Rs 90 crores. Pembangunan platform terpanjang, pembangunan full yard, persinyalan, pekerjaan listrik, pintu masuk ketiga dan pekerjaan sipil lainnya adalah bagian dari proyek tersebut.

Baca juga: Setelah 56 Tahun, Stasiun Bow Street Dibuka Pertama Kali

“Pekerjaan konstruksi platform terpanjang di dunia sedang dalam tahap penyelesaian yang akan memakan waktu selama seminggu. Segera setelah rampung, kantor pusat akan menerima panggilan peresmian peron tersebut,” ujarnya.

Dalam pembangunan untuk peningkatan di Stasiun Hubballi, dana yang dihabiskan sekitar Rs90 crore.

Kecanduan Film Porno, Petugas Kebersihan Kereta India Simpan Spycam di Toilet

Petugas kebersihan yang bekerja di kereta Badra menuju Bhagat ki Kothi diamankan oleh pihak kepolisian. Dia diduga memasang spycam atau kamera mata-mata di dalam toilet untuk mengambil gambar wanita yang menggunakan toilet di kereta ketika mereka bepergian.

Baca juga: Ketangkap Basah! Pria Paruh Baya Kedapatan Foto Penumpang Wanita yang Tengah Tertidur di MRT

Laporan ini diajukan ke polisi kereta Mehsana pada 17 Maret lalu yang mana insiden ini sendiri terungkap pada empat hari sebelumnya atau 13 Maret. Insiden ini terungkap karena seorang perwira Angkatan Udara India menemukan kamera ketika dia menggunakan toilet.

Dalam laporan itu menyebutkan bahwa penumpang pertama kali melihat spycam yang terpasang dengan powerbank di dalam tempat sampah toilet. Ketika dirinya bertanya tentang hal tersebut pada Zaheeruddin Shaikh selaku petugas kebersihan, Shaikh mengatakan bahwa dia tidak mengetahui hal tersebut dan membawa kamera serta powerbank bersamanya.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman timesofindia.indiatimes.com (22/3/2021), setelah beberapa saat, perwira itu kembali bertanya perihal spycam dan Shaikh mengatakan bahwa dia tak memiliki wewenang untuk menyelidiki dan mengambil tindakan. Kemudian dia membawa spycam tersebut pada pemeriksa tiket perjalanan (TTE).

Shaikh memberi tahu kepada TTE terkait insiden tersebut. Salim Bagwala seorang TTE yang bertugas di kereta itu kemudian menghubungi pihak kepolisian kereta api dan menceritakan insiden tersebut. Hal ini kemudian membuat Pasukan Perlindungan Kereta Api atau RPF menyelidiki hal tersebut.

Selain itu kasus ini juga diajukan ke polisi Mehsana dan saat Shaikh diinterogasi terkait kejadian itu, dirinya terbata-bata saat menjawab. Pada pemeriksaan lanjutan, petugas kebersihan tersebut mogok di depan polisi dan akhirnya mengakui kejahatan yang dilakukannya.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa dirinya membeli kamera dan powerbank senilai Rs2000 dari toko dekat Stasiun Ghatkopar. Dia mengaku bahwa kecanduan menonton film porno sehingga menempatkan kamera tersebut di toilet.

Baca juga: Penumpang Tandai Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dengan Stempel Anti-Groping

Shaikh juga mengaku hal ini dilakukan agar dirinya bisa merekam video setiap kali ada wanita yang masuk dalam toilet. Karena tindakannya ini, polisi mendakwa Shaikh dengan tuduhan voyeurisme dan memulai penyelidikan.

Waduh, Pesawat Pribadi Trump Dibiarkan Mangkrak! Alasannya Bikin Geleng-geleng

Pesawat Boeing 757-200 milik Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45, Donald Trump, dilaporkan mangkrak. Jet pribadi favorit Trump itu dibiarkan rusak di Bandara Orange County, New York, dan harus dilakukan perbaikan besar agar pesawat bisa kembali beroperasi normal.

Baca juga: Potret Pesawat Pribadi Donald Trump, Dahulu Paling Mewah Sekarang Paling Butut

Sebelum dilantik menjadi Presiden AS ke-45 pada 20 Januari 2017, pesawat pribadi favorit Trump yang dilengkapi fasilitas kamar tidur pribadi, TV 57 inci, serta seatbelt belapis emas 24 karat tersebut merupakan pesawat andalan ia dan keluarga bepergian kemanapun, baik untuk tujuan bisnis maupun pariwisata.

Usai dilantik menjadi Presiden AS, pesawat yang dibeli pada tahun 2011 berkapasitas 43 penumpang itu masih kerap digunakan untuk mendukung operasional binsis perusahaan milik Trump sampai tahun 2019 silam. Setelah itu, barulah, pesawat dengan nomor registrasi N757AF itu digrounded jangka panjang di Bandara Internasional Newburgh-Stewart di Orange County, New York, AS.

Selama di-grounded cukup lama, pesawat yang oleh Trump disebut sebagai T-bird ini tak mendapat perawatan dengan baik. Entah mengapa. Sebagian pihak, ketika itu, berpendapat bahwa Trump begitu yakin bahwa dirinya bakal kembali menempati Gedung Putih, sehingga tak begitu mempedulikan pesawat yang kerap disebut Trump Force One ini. Sebab, bila ia kembali melenggang ke Gedung Putih, otomatis, operasionalnya akan disokong oleh Boeing 747 Air Force One.

Setelah Trump dipastikan kalah dari Joe Biden, praktis, salah satu pesawat pribadi termewah itu mau tak mau akan kembali jadi andalan. Tetapi, nyatanya, pesawat justru dibiarkan mangkrak sampai rusak berat oleh Trump.

Sejumlah sepekulasi pun beredar. Beberapa curiga bahwa Trump bangkrut dan kehabisan uang. Namun, itu hanya spekulasi. Bila berkaca pada laporan The Hill, mengutip dari laman Trump Organization, alasan jet pribadi Trump dibiarkan rusak ialah karena biaya operasionalnya mahal. Hal itu pun diperkuat dengan pengakuan salah satu sumber.

“Menerbangkan benda itu sangat mahal. Saya tidak berpikir orang-orang menyadari bahwa hanya dengan mengangkatnya di udara dan membuat satu pemberhentian secara harfiah berarti puluhan ribu dolar,” kata sumber CNN Intenational.

Analis penerbangan CNN, David Soucie mencatat bahwa mengoperasikan Boeing 757 dapat menelan biaya mulai dari US$15.000 hingga US$18.000 atau sekitar Rp260 juta (kurs 14.371) per jam.

Baca juga: Hari Ini, 38 Tahun Lalu, Boeing 757 Terbang Perdana Saat Berkecamuk Krisis Minyak Global

“Ini adalah mesin yang lebih tua dan ketersediaan suku cadang menjadi tantangan sehingga biaya pengoperasian naik secara signifikan. Sebagian besar maskapai menghentikan 757 karena model yang lebih hemat biaya sekarang tersedia,” jelasnya.

Sebagai gantinya, mobilitas Trump didukung oleh pesawat Cessna 750 Citation X tahun 1997. Meski pesawat itu bukanlah favoritnya, namun, menerbangkan pesawat dengan kapasitas sembilan penumpang ini adalah pilihan yang paling rasional.

Untuk Kunjungan Singkat di Singapura, Bandara Changi Siapkan Fasilitas Khusus Pelancong Bisnis

Inisiatif baru dilakukan oleh Bandara Changi untuk pelancong bisnis yang melakukan kunjungan singkat di Singapura. Di mana fasilitas percontohan jangka pendek ini memberikan keamanan antar pelancong internasional dan penduduk Singapura yang melakukan bisnis. Nantinya fasilitas ini dibangun secara khusus sehingga pelancong bisa tinggal hingga 14 hari dan bisa melakukan pertemuan secara leluasa tanpa karantina ketika mereka tiba.

Baca juga: Pembukaan Bandara Changi, ‘Hidup Mati’ Bagi Penerbangan dan Wisata Singapura

Dilansir KabarPenumpang.com dari futuretravelexperience.com, fasilitas ini letaknya dekat dengan Bandara Changi dan menawarkan pengalaman ‘uji-tinggal-kerja-bertemu’ untuk pelancong bisnis yang datang. Berdasarkan skema ini, pelancong dapat bertemu di Singapura di fasilitas yang ditentukan tapi harus tetap berada dalam fasilitas ini selama mereka menginap. Tak hanya itu, pelancong juga harus menjalasi tes Covid-19 secara rutin.

Kamar tidur di fasilitas khusus yang disediakan Bandara Changi (futuretravelexperience.com)

Saat ini fasilitas tersebut memiliki 150 kamar premium dan 40 ruang pertemuan yang tersedia. Nantinya dengan fasilitas ini, diharapkan bisa menampung 1.300 pelancong bisnis ketika selesai sepenuhnya akhir tahun ini. Proyek fasilitas khusus tersebut merupakan bagian dari inisiatif Connect @Singapore yang dikembangkan oleh konsorsium Singapura yang dipimpin oleh Temasek Holding.

“Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk merancang arus yang lancar dan mulus bagi para pelancong Connect @ Changi saat mereka tiba. Dengan dukungan dari Immigrations & Checkpoints Authority, kami dapat mengidentifikasi penumpang yang bepergian dengan program ini saat mereka keluar dari area izin imigrasi. Ini membantu kami memastikan bahwa mereka dikawal dengan aman dan diangkut ke fasilitas Connect @ Changi setelah uji Covid-19 di Fasilitas Pengujian Changi,” jelas Sim Peiwen, Manajer Senior tim Arrival Experience Bandara Changi.

Peiwen menambahkan, pengalaman keberangkatan juga dirancang agar aman dan mulus. Dia menyebutkan, pihaknya juga bekerja sama dengan Ascott sehingga dapat dengan aman mengangkut pelancong Connect @ Changi dari fasilitas ke konter check in dan mengawal ke Imigrasi Keberangkatan untuk penerbangan mereka.

Bandara Changi juga telah meningkatkan pengalaman ritel dan makanan & minuman sebagai bagian dari Connect @ Changi, dengan memperkenalkan berbagai pilihan bersantap dan berbelanja untuk para tamu. Melalui layanan pengiriman makanan Bandara Changi, Changi Eats, para tamu dapat menikmati masakan lokal dan internasional dari pilihan hingga lima restoran dan outlet di Bandara Changi dan Bandara Jewel Changi.

Selain itu, mereka dapat berbelanja berbagai produk bebas bea bandara melalui iShopChangi.com, dengan pengambilan dilakukan di bandara sebelum penerbangan mereka. Tamu Connect @ Changi juga bisa mendapatkan rekomendasi belanja yang dipersonalisasi melalui Changi Shopping Concierge, layanan chat-to-buy.

Baca juga: Kalau ke Bandara Changi Jangan Lupa Coba Glamour Camping

“Kami bertujuan untuk memberikan pengalaman berbelanja yang bebas stres bagi penumpang kami. Melalui layanan Pramutamu Belanja Changi, para tamu Connect @ Changi dapat melihat-lihat rangkaian produk Changi dari kenyamanan kamar mereka dan melihat item dari dekat secara real time melalui video call WhatsApp.